Home Blog Page 1365

Rayakan HUT ke-129, BRI Tawarkan Progam Special BRIguna, Suku Bunga Mulai dari 8,129% dan Diskon biaya Provisi 50%

0

Bogordaily.net –  Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-129 yang jatuh pada 16 Desember 2024, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mempersembahkan program spesial pinjaman BRIguna, yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial dengan lebih mudah.

Program ini menawarkan gimmick menarik berupa suku bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan, khususnya kepada nasabah yang menggunakan rekening payroll di BRI.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan BRIguna hadir sebagai solusi finansial yang fleksibel dan mudah diakses.

“Produk BRIguna dirancang sebagai solusi untuk nasabah dalam memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, renovasi rumah, hingga modal usaha. Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan proses yang sederhana dan transparan, melalui fitur BRIguna secara digital yang dapat diakses pada aplikasi BRImo. Kami berharap, melalui produk BRIguna, nasabah dapat meraih masa depan finansial yang lebih cerah dengan langkah yang lebih ringan dan aman bersama BRI,” ujarnya.

BRI senantiasa mengedepankan customer experience dalam setiap layanan. Oleh karena itu, perseroan terus memperhatikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang tentunya semakin beragam.

Di sisi lain, transformasi digital yang semakin maju telah mendorong perbankan untuk menghadirkan transaksi yang lengkap hanya menggunakan smartphone.

Promo BRIguna berlaku hingga 31 Desember 2024, dan diharapkan dapat membantu masyarakat mencapai tujuan finansial yang telah lama diimpikan. Beberapa promonya antara lain:

• Bebas Biaya Administrasi
• Diskon Provisi 50%
• Suku bunga mulai dari 8,129% per tahun
• Tenor hingga 15 tahun

BRIguna adalah produk pinjaman yang ditawarkan oleh BRI, khusus nasabah yang memiliki rekening gaji di BRI, untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah, baik itu untuk kebutuhan konsumtif, pendidikan, renovasi rumah, maupun modal usaha.

Dengan proses yang cepat dan syarat yang mudah, BRIguna memberikan fleksibilitas kepada nasabah untuk memilih tenor yang sesuai dengan kemampuan pembayaran.

Proses pengajuan pinjaman BRIguna kini sangat mudah, cukup melalui aplikasi BRImo tanpa perlu datang ke kantor cabang. Dengan syarat yang ringan dan proses pengajuan yang tidak berbelit-belit, layanan ini cocok untuk semua kalangan.

Semua kemudahan fitur Briguna Digital dapat diakses pada aplikasi supper app BRI yaitu BRImo.

Calon nasabah wajib memiliki akun dan telah terdaftar dalam aplikasi BRImo. Selanjutnya, pilih menu “lainnya”, kemudian melalui Produk BRI pilih icon “Pinjaman”, selanjutnya klik “Briguna”.

Dalam pengajuan kredit ini, persyaratan yang dibutuhkan antara lain, E- KTP, rekening gaji BRI, akses BRIMo, serta face compare.

Nantinya, pengajuan kredit hanya dapat dilakukan oleh nasabah yang bersangkutan, dan selanjutnya pencairan akan langsung dilakukan ke rekening gaji terdaftar.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai BRIguna, syarat dan ketentuan, serta cara pengajuan, silakan kunjungi situs resmi kami atau hubungi BRI Contact Center di 1500017.***

Rayakan HUT ke-129, BRI Tawarkan Progam Special BRIguna, Suku Bunga Mulai dari 8,129% dan Diskon Biaya Provisi 50%

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-129 yang jatuh pada 16 Desember 2024, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempersembahkan program spesial pinjaman BRIguna, yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial dengan lebih mudah.

Program ini menawarkan gimmick menarik berupa suku bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan, khususnya kepada nasabah yang menggunakan rekening payroll di BRI.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan BRIguna hadir sebagai solusi finansial yang fleksibel dan mudah diakses. “Produk BRIguna dirancang sebagai solusi untuk nasabah dalam memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, renovasi rumah, hingga modal usaha. Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan proses yang sederhana dan transparan, melalui fitur BRIguna secara digital yang dapat diakses pada aplikasi BRImo. Kami berharap, melalui produk BRIguna, nasabah dapat meraih masa depan finansial yang lebih cerah dengan langkah yang lebih ringan dan aman bersama BRI,” ujarnya.

BRI senantiasa mengedepankan customer experience dalam setiap layanan. Oleh karena itu, perseroan terus memperhatikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang tentunya semakin beragam. Di sisi lain, transformasi digital yang semakin maju telah mendorong perbankan untuk menghadirkan transaksi yang lengkap hanya menggunakan smartphone.

Promo BRIguna berlaku hingga 31 Desember 2024, dan diharapkan dapat membantu masyarakat mencapai tujuan finansial yang telah lama diimpikan. Beberapa promonya antara lain:

Bebas Biaya Administrasi
Diskon Provisi 50%
Suku bunga mulai dari 8,129% per tahun
Tenor hingga 15 tahun

BRIguna adalah produk pinjaman yang ditawarkan oleh BRI, khusus nasabah yang memiliki rekening gaji di BRI, untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah, baik itu untuk kebutuhan konsumtif, pendidikan, renovasi rumah, maupun modal usaha. Dengan proses yang cepat dan syarat yang mudah, BRIguna memberikan fleksibilitas kepada nasabah untuk memilih tenor yang sesuai dengan kemampuan pembayaran.

Proses pengajuan pinjaman BRIguna kini sangat mudah, cukup melalui aplikasi BRImo tanpa perlu datang ke kantor cabang. Dengan syarat yang ringan dan proses pengajuan yang tidak berbelit-belit, layanan ini cocok untuk semua kalangan.

Semua kemudahan fitur Briguna Digital dapat diakses pada aplikasi supper app BRI yaitu BRImo. Calon nasabah wajib memiliki akun dan telah terdaftar dalam aplikasi BRImo. Selanjutnya, pilih menu “lainnya”, kemudian melalui Produk BRI pilih icon “Pinjaman”, selanjutnya klik “Briguna”.

Dalam pengajuan kredit ini, persyaratan yang dibutuhkan antara lain, E- KTP, rekening gaji BRI, akses BRIMo, serta face compare. Nantinya, pengajuan kredit hanya dapat dilakukan oleh nasabah yang bersangkutan, dan selanjutnya pencairan akan langsung dilakukan ke rekening gaji terdaftar.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai BRIguna, syarat dan ketentuan, serta cara pengajuan, silakan kunjungi situs resmi kami atau hubungi BRI Contact Center di 1500017.***

Mengenal Lebih Dekat Sosok Sesjen Wantannas Laksamana Madya TNI Dr T.S.N.B Hutabarat, M.M.S.

0

Bogordaily.net – Bukan berasal dari keluarga militer dan juga tak pernah berangan-angan terjun ke dunia militer, siapa sangka masa depan Laksdya TNI T.S.N.B Hutabarat kini berlabuh di Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI.

Bercita-cita menjadi arsitektur di masa belianya, garis hidup justru membawa Laksdya Hutabarat menjadi Sekretaris Jenderal (Sesjen) Wantanas sekarang ini.

Sebagai satu-satunya anak laki-laki dari empat bersaudara, rasa bangga dan harga diri untuk tampil berbeda dibanding saudaranya yg kuliah dengan biaya orang tua, maka dirinya lalu mendaftar sebagai Taruna Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), setelah menamatkan SMA di Jakarta, kota kelahirannya. Dari sinilah awal karir militer Hutabarat dimulai.

Rupanya, AL bukanlah pilihan utama Hutabarat, saat mengikuti tes AKABRI. Justru dari ketidakpahamannya tentang militer menghantarkan dia pada karir cemerlang di AL sekarang ini.

Masuk AKABRI

Dalam wawancara khusus dengan Netralnews di Kantor Wantannas RI, Jakarta, Selasa 26 November 2024, Laksdya Hutabarat yang lebih dikenal dengan panggilan Cokky ini menceritakan, saat tes masuk AKABRI ia diminta untuk memilih matra pilihannya. Karena tidak paham, ia memilih semua matra ABRI termasuk Kepolisian.

Ternyata dari hasil tes masuk tersebut, ia dinilai secara fisik maupun psikologis layak masuk AL. Sejak itulah ia mulai menjalani pendidikan kemiliteran dan menjadi Taruna AL di Surabaya.

“Kalau kita kembali ke masa itu, jujur orang masuk TNI itu inginnya angkatan darat, secara umum ya. Waktu itu saya ditanyakan mau penempatan di mana, ya karena tidak paham saya isi semuanya baik itu AD, AL, AU dan Kepolisian. Lalu waktu saya dipanggiil katanya psikotes saya lebih ke AL, akhirnya saya tanda tangan,” ujar Laksdya Hutabarat.

Meskipun tidak dibentuk dari keluarga militer, rupanya karakter disiplin yang kuat sudah melekat pada diri Hutabarat.

Disiplin inilah yang ia terapkan dalam kehidupan pribadi maupun pekerjaannya sebagai abdi negara.

Menurutnya, disiplin seharusnya menjadi bagian dalam kehidupan kita. Setiap orang harus punya disiplin apapun profesinya. Karakter inilah yang dia harapkan juga bisa diterapkan oleh para ASN di Wantanas RI.

Karir Melesat

Berkat kedisiplinannya yang tinggi, Hutabarat terus menanjak dalam karir. Hutabarat merupakan Pati TNI AL yang cukup cemerlang dan berprestasi. Dia memiliki rekam jejak yang sangat bagus selama mengabdi di militer.

Sejumlah jabatan strategis pernah diemban lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1989 dari satuan Korps Pelaut ini.

Diantaranya, Komandan KRI Siribua, kemudian Palaksa KRI Sultan Thaha Syaifudin-367, dan Komandan Teluk Cirebon-543. Dia juga pernah menjabat sebagai Komandan KRI Karel Satsuit Tubun-356.

Setelah menjabat di berbagai komandan kapal perang, Hutabarat menduduki jabatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) di Bengkulu. Kemudian menjabat sebagai Asops Danlantamal III/Jakarta.

Dari Jakarta, dia dipercaya menduduki jabatan sebagai Padiklat pada proyek pengadaan KRI dr. Soeharso (SHS) di Korea Selatan (Korsel). Kemudian menjadi Asops Danguspurlabar dan Dankolat Koarmabar.

Dedikasi dan loyalitas Hutabarat saat menjalankan tugas membawanya masuk ke dalam lingkaran Istana.

Ajudan Presiden SBY

Hutabarat kemudian dipercaya menjadi Ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua setengah tahun pada 2012-2014.

Karier militernya terus meningkat. Dia kemudian diangkat menjadi Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlabar) sekarang bernama Koarmada I.

Saat menjabat sebagai Danguspurlabar, Hutabarat dipercaya menjadi komandan Satgas atau Commander Task Group (CTG) Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2016 yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di Padang, Sumantra Barat.

Latihan multilateral yang mengangkat tema Maritime Peace Keeping Operation (MPKO) itu diikuti lebih dari 50 kapal perang dari 39 negara sahabat, diantaranya AS, Cina, Rusia, Jepang, Perancis dan Australia, adalah latihan angkatan laut berskala multilateral pertama di dunia yag dilaksanakan di Samudera Hindia.

Tak heran jika latihan laut non combatan yang juga dipadukan dengan kegiatan Fleet Review dan Western Pacific Naval Symposium (WPNS) tersebut dihadiri oleh 29 kepala staf Angkatan Laut dari berbagai belahan negara.

Menjabat sebagai Wadanseskoal

Dari Danguspurlabar, Hutabarat kemudian menjabat Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Wadanseskoal).

Dari sini Hutabarat kemudian diangkat menjadi Kaskoarmada I kemudian Deputi Bidang Opslat Bakamla. Pada saat tersebut, dirinya menjadi salah satu tokoh pada peristiwa pengusiran kapal ikan asing yang memasuki wilayah Laut Natuna Utara. Selanjutnya dia dipercaya menjadi Koorsahli KSAL.

Tidak hanya itu, jabatan strategis lainnya yang pernah diemban Hutabarat adalah sebagai Pangkoarmada II yang bermarkas di Surabaya, Jawat Timur.

Saat menjabat sebagai PangkoarmaII, Laksda TNI Cokky dipercaya menjadi Satuan Tugas Laut (Satgasla) yang menjamin keamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT) G20 dari sektor laut.

Sebanyak 14 kapal perang canggih memagari laut seperti perisai yang melindungi pantai Hotel Apurva Nusa Dua Bali, tempat para pemimpin negara dan organisasi dunia bertemu.

Bukan hanya kapal perang kelas Frigate dan Corvet dengan segala senjata dan peralatan canggihnya, tapi Kapal Latih Layar KRI Bima Suci juga melengkapi jajaran kapal yang menjadi perhatian para peserta G20.

Selepas memimpin Koarmada II, Hutabarat kemudian diangkat menjadi Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas sebelum akhirnya diangkat menjadi Sesjen Wantannas.

Dilantik Jadi Sesjen Wantannas RI

Dirinya dilantik menjadi Sesjen Wantannas RI berdasarkan Keputusan Presiden R.I No. 16/TPA Tahun 2024 tanggal 8 Maret 2024.

Adapun pelantikan dilakukan oleh Menkopolhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mewakili Presiden R.I selaku ketua Wantannas R.I.

Dalam bidang akademisi, Hutabarat juga merupakan perwira TNI AL yang sangat berprestasi dan banyak mengikuti pendidikan di dalam maupun luar negeri. Berbagai pendidikan militer dan umum pernah dilaluinya.

Pendidikan militer yang pernah dijalaninya antara lain Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1989, Dikspespa Arteleri, Diklapa II Koum Angkatan-13, Sekolah Staf dan Komando (Seskoal) dan Sekolah Staff dan Komando (Sesko) TNI pada 2012.

Dia juga pernah mengikuti pendidikan militer di luar negeri seperti Principal Warfare Officer Course, Royal Navy, Inggris. Kemudian Anti Submarine Warfare Course, Royal Navy, Australian Command and Staff Course. Termasuk Maritime Component Commander Course di Pearl Harbor Hawai.

Untuk pendidikan umum, ia meraih gelar Doktor bidang Strategik Manajemen dari Sekolah Bisnis IPB, dan Systemic Strategic Thinking Management and Planning Course, Naval Post Graduate School, Amerika Serikat. Selain itu, International Security Studies Course, G.C. Marshal CSS, Garmisch, Germany dan Lemhannas.

Ia meraih gelar Magister (S2) Maritime Studies, University of Wollongong, Australia. Termasuk lulusan S2 Strategi dan Kampanye Militer, Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia serta S1 Defense Studies, University of New South Wales, Australia.

Di sela sela padatnya aktivitas sebagai abdi negara, Hutabarat menyempatkan waktu untuk menyenangkan diri sendiri dengan melakukan sejumlah hobinya, seperti bertaman, berenang dan seni lukis.

Kadang dia tidak sungkan bergabung dengan para pelukis jalanan, salah satunya di Kota Tua. Dia mengajak mereka untuk ikut dalam berbagai pameran. (Gibran)

Honor Ratusan KPPS di Caringin Belum Dibayar

0

Bogordaily.net — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Bogor pada Rabu, 27 November 2024, masih menyisakan sejumlah masalah. Selain rendahnya tingkat partisipasi masyarakat pemilih, di sejumlah desa malah Anggota Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) belum menerima honorarium yang menjadi haknya.

Ratusan Anggota KPPS yang belum menerima honorarium terjadi di beberapa desa di Kecamatan Caringin. Yaitu di Desa Pancawati, Desa Cinagara, Desa Cimande, dan Desa Pasir Buncir.

Padahal, anggaran yang digelontorkan Pemkab Bogor untuk KPU sebesar Rp131 miliar.

Sesuai Surat Kementerian Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022, gaji KPPS Pilkada 2024, yakni Ketua KPPS Rp900.000/orang/bulan, Anggota KPPS Rp850.000/orang/bulan, dan Pengamanan TPS/Satlinmas Rp650.000/orang/bulan.

Bukan saja kesal dan jengkel, sejumlah Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga mengancam ‘boikot’ tidak akan menghadiri Rapat Pleno terbuka rekapitulasi suara yang digelar PPK Caringin.

“PPS Pancawati tong haladir pleno lah mun Mun can beres masalah honor KPPS” (PPS Pancawati jangan hadir Pleno kalau belum beres masalah honor KPPS)”, demikian cuitan sejumlah anggota PPS dalam Grup WhatsApp PPS Pilkada 2024 Kecamatan Caringin.

Selain soal honorarium KPPS, anggota PPS juga mengeluhkan pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara yang digelar PPK Caringin.

“Masa selama rapat pleno dari pagi sampai malam tidak dapat makan. Anggaran konsumsinya ke mana?” ungkap seorang anggota PPS yang tak bersedia namanya disebutkan.

Tokoh masyarakat Bogor Selatan, H Acep Misbahussudur mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. “Saya miris mendengarnya. Memang betul banyak anggota KPPS dan PPS yang mengadu DNA mengeluhkan belum dibayar honornya,” ujarnya.

Tokoh yang akrab disapa H Bono ini menegaskan, seharusnya KPU khususnya Ketua PPK Caringin peka dengan kondisi tersebut. “Anggarannya kan sangat besar, Rp131 miliar. Kenapa bisa terlambat. Masalahnya pekerjaan mereka sudah selesai. Bayarlah sesuai hak mereka tepat waktu. Anggota PPS yang hadir di Rapat Pleno juga sedang bertugas berjam-jam menghabiskan energi dan pikiran, masa tidak diberi makan. Bagaimana ini,” tandasnya.
(Acep Mulyana)

Ini Alasan Buat Kamu Jadi Gak Ragu Staycation di Sahira Butik Pakuan, Cek di Sini

0

Bogordaily.net – Inilah alasan kenapa staycation di Sahira Butik Hotel Pakuan Bogor paling recommended apalagi bersama keluarga tercinta.

Menemukan tempat staycation yang sempurna untuk keluarga gampang-gampang sudah. Namun hotel Sahira Butik Pakuan adalah pilihan yang sangat direkomendasikan.

Hotel ini tidak hanya menawarkan pengalaman menginap biasa, tetapi juga menyajikan beragam alasan mengapa menjadi tempat yang sempurna untuk liburan bersama keluarga.

Hotel Kids Friendly atau Ramah Anak

Salah satu keunggulan utama hotel ini adalah suasana ramah anak.

Fasilitas dan aktivitas khusus untuk anak-anak membuat pengalaman menginap lebih menyenangkan dan tak terlupakan bagi buah hati Anda.

Lokasi Strategis dekat dengan Pusat Kota

Dengan lokasinya yang sangat dekat dengan pusat kota, hotel ini memberikan akses mudah ke berbagai kegiatan dan tempat menarik di sekitarnya.

Menjadikan setiap momen staycation lebih seru dan praktis.

Dengan lokasinya yang sangat dekat dengan pusat kota, hotel ini memberikan akses mudah ke berbagai kegiatan dan tempat menarik di sekitarnya.

Menjadikan setiap momen staycation lebih seru dan praktis.

Dekat dengan Pusat Kuliner dan Oleh-oleh

Keberadaannya yang dekat dengan pusat kuliner dan tempat oleh-oleh menjadi nilai tambah.

Menikmati kelezatan kuliner khas daerah atau membawa pulang oleh-oleh untuk keluarga, semuanya dapat dengan mudah diakses dari hotel ini.

Itulah beberapa alasan mengapa staycation di Sahira Butik Hotel Pakuan Bogor menyenangkan bersama keluarga tercinta. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Berikut Fasilitas Lengkap di The Sahira Hotel yang Cocok Untuk Staycation Anda

0

Bogordaily.net – The Sahira Hotel yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Kota Bogor memiliki 122 kamar, sangat cocok untuk menjadi pilihan tempat staycation saat liburan.

Hotel mewah yang memiliki rating bintang empat ini menyediakan empat pilihan kamar untuk para pengunjung hotel.

Diantaranya yakni Deluxe Room, Deluxe Family, Junior Suite, dan Sahira Suite. Dan masing-masing tipe kamar tersebut sudah tersedia WiFi.

Semua tipe kamar yang disediakan sendiri dilengkapi dengan kasur yang empuk dan nyaman serta kamar mandi yang bersih dan wangi.

Pemandangan yang disuguhkan dari dalam kamar hotel sendiri sangat amat indah dan menawan.

Sensasi yang ditawarkan dari balik jendela hotel bintang empat ini langsung menawarkan panorama gunung salak yang gagah serat rimbunnya pepohonan dari Kebun Raya Bogor yang terpampang jelas

Selain itu, jika kamu menginap di sini jangan lupa untuk mencicipi berbagai menu makanan dan minuman yang disajikan oleh Rahisa Restaurant yang memiliki kapasitas hingga 157 untuk indoor dan 108 untuk outdoor.

Kemudian, bila kamu ingin menyegarkan tubuh dan pikiran setelah lelah beraktivitas mengahadapi berbagai deadline pekerjaan, The Sahira Hotel Bogor juga memiliki kolam berenang outdoor yang berada di lantai 3.

Untuk kamu yang penasaran ada keseruan dan fasilitas lainnya, buruan telusuri Instagram Sahira Hotels di @thesahirahotel.

Kemudian @Sahirabutikhotel dan @sahirabutikpakuan atau Facebooknya di The Sahira Hotel & Restaurant, Sahira Butik Hotel dan juga Sahira Butik Pakuan.

Reservasi dengan menghubungi The Sahira Hotel di nomor 0251-7552-181 atau via Whatsapp 0819-5080-500.

Kamu juga dapat mengunjungi websitenya di www.sahirahotels.com.***

Muhammad Irfan Ramadan

Difasilitasi Kadinsos, Awak Media Terima Permintaan Maaf Ketua IPSM Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net– Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bogor, Supiah, menyatakan secara terbuka permintaan maafnya ke hadapan ratusan massa awak media di depan gerbang Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, di Cibinong, Kamis (28/11/2024).

Supiah meminta maaf atas pernyataannya beberapa hari lalu yang membuat ketersinggungan awak media.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman wartawan atas ucapan saya di Facebook. Perkataan saya itu tidak benar-benar dari pikiran maupun hati saya. Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bagi saya ke depan dan kami siap bermitra dengan wartawan,” ungkapnya di tengah-tengah aksi awak media.

Permintaan maaf Supiah tersebut tak lepas dari fasilitasi yang dilakukan Kepala Dinsos (Kadinsos) Kabupaten Bogor Farid Ma’rup. Di mana IPSM merupakan mitra strategis Dinsos dalam menjalankan program-programnya di lapangan selama ini seperti juga kader PKH, TKSK, LK3, maupun LK2S.

“Sebanyak 133 orang unsur relawan Dinsos seperti TKSK, PSM, Pendamping PKH, LK3 dan LK2S yang mengikuti bimtek psikososial pasca Bencana Bali sudah dianggarkan sejak tahun 2023 dan perannya sangat strategis. Saya juga sudah melakukan teguran kepada Ketua IPSM atas ucapannya,” ungkap Farid Ma’rup saat berorasi di hadapan ratusan awak media.

Bahkan, mantan aktivis Kabupaten Bogor ini juga mempersilakan sekitar 10-an awak media untuk duduk satu meja di ruangannya dalam upaya mediasi.

Usai mendapat fasilitasi dan penjelasan dari Kadinsos, ratusan awak media memahami dan menerima permintaan maaf Ketua IPSM Kabupaten Bogor.

Dalam aksinya, sejumlah organisasi media juga menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi kepada Kadinsos Kabupaten Bogor yang sudah memfasilitasi perdamaian dengan IPSM.

“Terlebih lagi kita semua peserta aksi diterima dengan baik oleh Kadinsos, dengan ikut hadir dan mau menemui serta berdialog dengan kawan-kawan ketua-organisasi media peserta aksi damai ini,” ujar Harun, Korlap aksi.
(Acep Mulyana)

Menkop Sepakat Gapoktan Bertransformasi Menjadi Koperasi Dalam Penyaluran Pupuk Bersubsidi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi bersepakat bahwa Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) harus berubah atau bertransformasi menjadi badan hukum koperasi dalam menyalurkan pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia.

“Karena, koperasi itu sebuah badan usaha, sedangkan Gapoktan adalah LSM atau ormas,” ucap Menkop, pada acara audiensi dengan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi, di Jakarta, Kamis (28/11).

Dalam audiensi membahas kelembagaan Gapoktan dalam penyaluran pupuk bersubsidi tersebut, Menkop Budi Arie menjelaskan bahwa kondisi saat ini penyaluran pupuk bersubsidi sudah terpangkas jauh dari pabrik langsung ke pengecer.

Intinya, sudah ada perubahan kebijakan distribusi pupuk bersubsidi tidak lagi melalui agen atau dealer, namun langsung ke penerima manfaat seperti Gapoktan. “Oleh sebab itu Gapoktan harus segera mengurus badan hukum koperasi sebagai prasyarat penyaluran pupuk dari produsen,” tegas Menkop Budi Arie.

Dijelaskan, saat ini, ada sekitar 64.629 Gapoktan di seluruh Indonesia, dan 27.000 kios atau pengecer pupuk yang sudah berbadan hukum. Dari jumlah Gapoktan tersebut, tercatat sekitar 4000-an sudah berbadan hukum koperasi. Jadi, tinggal sekitar 52.300 Gapoktan yang belum menjadi koperasi.

“Dalam hal ini, Gapoktan dan kios atau pengecer bisa bergabung mendirikan koperasi,” ucap Menkop Budi Arie.

Terkait langkah piloting koperasi penyalur pupuk bersubsidi, Menkop Budi Arie menerangkan, saat ini pihaknya memiliki anggaran pengembangan bagi 500 koperasi. “Jadi, kita bisa melakukan piloting di 500 Gapoktan yang akan didorong untuk menjadi koperasi,” ucap Menkop Budi Arie.

Selain itu, lanjut Menkop, pihaknya juga sudah bekerja-sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dalam menerapkan standar pelaporan keuangan koperasi secara sederhana. “Kita juga memiliki 1200 Penyuluh Koperasi semacam pendampingan bagi Gapoktan nantinya. Ada juga Sarjana Penggerak Koperasi atau SPK, dimana kita membutuhkan sekitar 9000 SPK,” ucap Menkop.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo memaparkan proses bisnis tata kelola pupuk bersubsidi berdasarkan Rancangan Peraturan Presiden (R-Prepres). Diungkapkan, Gapoktan dapat membentuk koperasi yang akan bertanggungjawab dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

“Dimana koperasi yang dibentuk Gapoktan memiliki landasan hukum yang kuat dan jelas, serta dapat meningkatkan peran koperasi dalam mendukung Program Ketahanan Pangan,” kata Kartika.

Oleh karena itu, lanjut Wamen BUMN, dalam rangka percepatan pelaksanaan Perpres Tata Kelola Pupuk Bersubsidi untuk meningkatkan kapasitas Gapoktan, maka diperlukan dukungan Kemenkop untuk percepatan perubahan bentuk kelembagaan Gapoktan menjadi koperasi.

Tugasnya, pertama, pendampingan teknis dan administrasi terkait proses perubahan kelembagaan Gapoktan, termasuk pendaftaran massal Gapoktan sekaligus pembukaan rekening bank untuk pengelolaan keuangan operasional koperasi Gapoktan.

Kedua, membantu percepatan proses legalitas dan pengesahan koperasi Gapoktan. “Ketiga, menyediakan pelatihan dan pembinaan bagi pengurus dan anggota koperasi dalam Gapoktan,” ucap Wamen BUMN.

Kartika berharap perubahan kelembagaan Gapoktan menjadi koperasi tersebut, dapat selesai maksimal pada April 2025 sejalan dengan timeline masa transisi yang tercantum dalam R-Prepres Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, atau enam bulan sejak diundangkan.

Acara audiensi ini dihadiri juga Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Plt. Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, dan Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi. ***

SOIna Kabupaten Bogor Mantapkan Persiapan Event PESOKAB 2024

0

Bogordaily.net – Jajaran pengurus Special Olympic Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor tengah memantapkan persiapan event Pekan Special Olympic Kabupaten (Pesokab) Bogor 2024.

Rencanannya, pelaksanaan Pesokab pertama di Kabupaten Bogor ini akan dilangsungkan pada 10 Desember 2024 dan akan terpusat di kawasan Cibinong

Ajang Pesokab 2024 ini adalah event perdana yang akan dilakukan SOIna Kabupaten Bogor dan menggelar enam cabang olahraga seperti Atletik, Bocce, Badminton, Renang, Seven A Side Ball dan Tenis Meja.

“Insya Allah SOIna Kabupaten Bogor akan menggelar event Pesokab ke – 1 dan akan mempertandingkan enam cabang olahraga,” ujar Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwari, Kamis (28/11)

Rapat pemantapan lanjutan ajang Pesokab ke -1 akan kembali dilakukan jajaran pengurus SOIna Kabupaten Bogor pada Jumat (29/11).

Ary menegaskan, perhelatan Pesokab yang akan dilakukan SOIna Kabupaten Bogor ini sebagai ajang seleksi para atlet yang akan tampil membela Kabupaten Bogor pada ajang Pesoda Jabar 2025.

Hingga saat ini, Ary terus mematangkan persiapan kepanitiaan pelaksanaan Pesokab ke – 1 yang akan menjadi sejarah bagi SOIna Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan yang sama, sambung Ary, SOIna Kabupaten Bogor juga akan mengirimkan wakilnya dan partisipasi pada Hari Disabilitas Internasional ( HDI) yang akan digelar Kemensos pada tanggal 1 sampai 3 Desember 2024.

“SOIna Kabupaten Bogor juga akan partisipasi pada acara “Festival Kreasi dari Tepian” salah satu kegiatan yang akan dilakukan Dinsos Kabupaten Bogor. Insya Allah kami akan ikut dalam kegiatan di Jonggol dan Jasinga,” kata mantan perenang peraih medali emas ajang Asean Para Games 2021 lalu. ***

Dishub Kota Bogor Siap Koordinasi dengan Pemprov Jabar Soal Macet di Dramaga

0

Bogordaily.net – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor siap melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (jabar) untuk mencari solusi atas macet yang kerap terjadi di wilayah Dramaga, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Marse Hendra Saputra mengatakan, macet di wilayah tersebut disebabkan karena angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang kerap mengetem.

“Sementara, kewenangan penertiban AKDP berada di pemerintah provinsi. Nanti coba kami koordinasikan kembali,” kata Marse

Marse mengatakan, titik macet di Dramaga berada di perbatasan antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Oleh karenanya, diperlukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Batasan kemacetan masuk wilayah kabupaten, sebelah-sebelahan dengan kota. Pastinya harus dikoordinasikan dengan Dishub Kabupaten juga,” ujarnya.

Marse mengaku telah mengajukan pembahasan terkait penanganan kemacetan di Dramaga kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Namun, hingga saat ini, pembahasan persoalan tersebut belum terealisasi. “Saya pernah minta dibahas dengan provinsi dan kabupaten tapi sampai saat ini belum berjalan,” kata dia.

Adapun kemacetan di Jalan Dramaga kerap dikeluhkan oleh banyak warga, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja.

Kemacetan ini dipicu oleh angkutan umum yang berhenti sembarangan di sepanjang jalan menuju Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga. ***

Muhammad Irfan Ramadan