Home Blog Page 1378

Guru Honorer Supriyani Divonis Bebas, Tidak Terbukti Lakukan Kekerasan Anak

0

Bogordaily.net – Guru Supriyani divonis bebas Majelis hakim Pengadilan Negeri Andoolo.

Hakim menjatuhkan vonis bebas kepada guru honorer Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Supriyani pada Senin (25/11/2024) hari ini.

Anggota majelis hakim PN Andoolo Vivi Fatmawaty Ali saat membacakan amar putusan mengatakan, bahwa dalam fakta-fakta persidangan, terdakwa Supriyani dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sebagaimana yang telah didakwakan jaksa penuntut umum dalam dakwaan alternatif kesatu dan alternatif kedua.

“Maka majelis hakim sependapat dengan nota pembelaan terdakwa maka majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan penuntut umum, menimbang bahwa oleh karena terdakwa dibebaskan, maka haruslah dipulihkan hak-hak terdakwa,” kata Vivi sebagaimana dilansir Antara.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Hakim PN Andoolo Stevie Rosano juga mengungkapkan bahwa terdakwa Supriyani tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana, sehingga pihaknya memutuskan untuk membebaskan terdakwa dari semua dakwaan penuntut umum.

“Dan memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat, serta martabatnya. Menetapkan barang bukti berupa satu pasang baju seragam SD dan baju lengan pendek, motif batik dan celana panjang warna merah dikembalikan kepada saksi Nur Fitriana, satu buah sapu ijuk dikembalikan kepada saksi Lilis Sarlina Dewi,” ujar Stevie Rosano.

Dia juga menyampaikan bahwa seluruh pembiayaan persidangan tersebut akan dibebankan kepada negara.

“Demikian diputuskan dalam musyawarah majelis hakim Pengadilan Negeri Andoolo, Pada hari Senin, tanggal 25 November 2024,” jelasnya.

Putusan bebas guru honorer Supriyani itu disambut ucapan syukur dari para rekan-rekan dan keluarga Supriyani di dalam ruangan sidang.

Usai divonis bebas, guru honorer Supriyani tampak menangis terharu sembari memeluk rekan-rekannya yang selama ini turut serta memberikan dukungan kepadanya.(suarar.com)

Pilkada Jadi Lebih Seru, The Jungle Bogor Hadirkan Promo Spesial untuk Pemilih

0

Bogordaily.net – The Jungle Bogor meramaikan momen Pilkada dengan promo unik dan menarik. Taman rekreasi populer ini menawarkan promo spesial bagi para pemilih yang telah menggunakan hak suaranya pada 27 November 2024.

Dengan semangat “Pilihan Keluarga Anda” (PAKET PILKADA), promo ini menjadi kesempatan sempurna untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga atau orang tersayang setelah menyukseskan pesta demokrasi.

Cara Mendapatkan Promo

Promo ini sangat mudah diikuti. Berikut langkah-langkahnya:

  • Tunjukkan Jari Bertinta: Cukup perlihatkan jari bertinta ungu sebagai bukti telah mencoblos di TPS.
  • Untuk 5 Orang: Satu jari bertinta berlaku untuk 5 tiket masuk sekaligus.
  • Harga Spesial: Dapatkan harga tiket Rp 200 ribu untuk 5 orang.
  • Hanya 1 Hari: Promo ini eksklusif berlaku pada 27 November 2024.
  • Tidak Bisa Digabung: Promo ini tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.

Liburan Seru Usai Pilkada

Program ini adalah ajakan bagi masyarakat untuk merayakan Pilkada dengan cara menyenangkan.

Setelah menjalankan tanggung jawab sebagai warga negara, Anda bisa langsung menikmati liburan seru di The Jungle Bogor.

Promo ini dirancang untuk mendorong partisipasi pemilih sekaligus menghadirkan momen kebersamaan yang berkesan.

Ayo Manfaatkan Kesempatan Ini!

Dengan fasilitas yang lengkap dan wahana yang menarik, The Jungle Bogor siap menjadi tempat liburan ideal bagi Anda dan keluarga.

Jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk menggabungkan keseruan demokrasi dengan liburan hemat.

Bagi Anda yang ingin menikmati promo ini, jangan lupa siapkan jari bertinta dan ajak hingga 4 orang lainnya untuk bersenang-senang bersama. Yuk, pilih The Jungle Bogor sebagai destinasi liburan Pilkada Anda!.***

Sosok Brigjen Elphis Rudy, Paman AKP Ulil di Kasus Polisi Tembak Polisi

0

Bogordaily.net – Brigjen Elphis Rudy murka atas terjadinya kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan, Sumatera Barat. Bagaimana tidak, peristiwa itu menewaskan keponakan kesayangannya, AKP Ulil Ryanto.

AKP Ulil meninggal dunia akibat dua luka tembak di kepala. Adapun tembakan maut itu dilepaskan oleh AKP Dadang Iskandar, rekan AKP Ulil di Polres Solok Selatan.

Tragedi itu membuat Jenderal TNI Elphis Rudy tidak tinggal diam. Dengan marah, ia menuntut keadilan atas kematian tragis keponakannya.

Sosok Elphis Rudy sendiri bukan orang sembarangan. Ia memiliki karier mentereng di dunia militer. Tak terkecuali rekam jejak pendidikan cemerlang.

Profil Brigjen Elphis Rudy

Riwayat pendidikan Brigjen Elphis Rudy sangat cemerlang. Ia merupakan tamatan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993.

Selain Akmil, ia juga menempuh pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Ia juga bersekolah di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dan Sesko Singapura.

Sosok Elphis Rudy juga mengikuti sejumlah tambahan pendidikan spesialisasi untuk menunjang kariernya di dunia militer. Salah satunya mengikuti Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) Kementerian Pertahanan (Kemenham).

Elphis juga menjalani sejumlah program spesialiasi luar negeri. Salah satunya adalah Command and Staf Operation Law Course dari Australia. Masih dari negara yang sama, ia turut menjalani pendidikan Lifecicle Of Strategic Procurement Manegement.

Selanjutnya, Elphis juga menjalani dua pendidikan spesialisasi dari Amerika Serikat. Kedua program ini adalah Legalaspect in Combating Corruption dan Defence International Security Assistance Management.

Kini, Brigjen Elphis Rudy berniat menuntut keadilan atas kematian AKP Ulil. Ia juga menyatakan bahwa kasus polisi tembak polisi ini telah membuat Polri kehilangan aset berharga mereka.***

Pasien Penderita Gagal Ginjal Kini Bisa Gunakan Layanan CAPD di RSUD Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Pasien penyakit ginjal di Kota Bogor kini bisa mendapatkan pelayanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Teknologi CAPD ini diluncurkan pada acara seremonial Pengampuan Multidisiplin Peritoneal Dialisis Program Proctorship Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) sekaligus peresmian aplikasi layanan RSUD berbasis digital, yaitu Kardex ICU ICVCU Digital, di Aula RSUD Kota Bogor, Jumat (23/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang telah mempercayakan Pemkot Bogor sebagai tuan rumah kegiatan Proctorship CAPD.

Menurut Hery, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya di bidang uronefrologi.

“Kami sangat memperhatikan dan memprioritaskan pelayanan kesehatan dengan mengimplementasikan transformasi kesehatan enam pilar. Pilar pertama adalah transformasi integrasi layanan primer, pilar kedua transformasi layanan rujukan, dan pilar ketiga transformasi sistem ketahanan kesehatan, pilar keempat transformasi sistem pembiayaan kesehatan, pilar kelima transformasi SDM kesehatan, dan pilar keenam transformasi teknologi kesehatan,” kata Hery.

Hery memaparkan bahwa 2023, gagal ginjal kronis menempati urutan kelima kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Bogor setelah hipertensi, diabetes melitus, jantung, dan stroke.

Dalam tiga tahun terakhir, kasus gagal ginjal kronis mengalami peningkatan. Pada 2021 tercatat sebanyak 1.141 kasus, meningkat menjadi 1.408 kasus pada 2022, dan terus naik menjadi 1.895 kasus pada 2023.

Akibatnya, setiap tahun biaya perawatan dan penanganan penyakit ini terus bertambah, menciptakan tantangan besar bagi sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Di tengah tantangan tersebut, Pemerintah Pusat telah menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 8 Tahun 2022, khususnya bagian 4g, yang mewajibkan setiap rumah sakit dan klinik utama yang memiliki sertifikat standar dalam pelayanan dialisis untuk menyelenggarakan layanan Hemodialisis (HD) dan Dialisis Peritoneal,” kata Hery.

Ia melanjutkan, bahwa peraturan ini tidak hanya menetapkan kewajiban, tetapi juga memberikan panduan yang sangat jelas mengenai pentingnya pengembangan layanan CAPD sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Pemkot Bogor sangat memperhatikan dan mendukung sepenuhnya implementasi layanan CAPD. Selain itu, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi erat antara rumah sakit, pemerintah, dan masyarakat.

“Salah satu target utama program ini adalah memastikan minimal lima persen dari keseluruhan pasien dialisis dapat mengakses terapi CAPD. Ini adalah langkah penting untuk memastikan pemerataan layanan di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Bogor,” ucap Hery.

Selain itu, bagian dari rangkaian acara ini, dilakukan pula kegiatan skrining penyakit gagal ginjal pada anak dengan metode ‘carik celup’. Skrining ini dilaksanakan pada 1.000 siswa kelas 6 SD dari 25 sekolah dasar di wilayah Kota Bogor.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam pengembangan layanan ini, terutama RS Hasan Sadikin dan RS Cipto Mangunkusumo sebagai tim pengampu. Terima kasih pula kepada dinas kesehatan, dinas pendidikan, serta puskesmas yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan skrining penyakit ginjal pada anak,” ucap Hery.

“Semoga kolaborasi yang kita bangun hari ini menjadi landasan yang kokoh untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa mendatang,” sambungnya.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ini merupakan komitmen bersama melalui transformasi pelayanan kesehatan dalam program pengampuan, di mana RS Hasan Sadikin sebagai RS vertikal mempunyai tugas dan kewajiban untuk mengembangkan kemampuan rumah sakit di Provinsi Jawa Barat dalam empat hal, yaitu kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi.

Nadia, sapaan akrabnya, juga mengatakan bahwa keberhasilan membangun jejaring pengampuan ini memerlukan dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam hal penguatan sumber daya manusia. Dengan menjadikan RSUD Kota Bogor sebagai rumah sakit rujukan untuk pelayanan penyakit ginjal, beban rumah sakit di Jakarta dan Bandung dapat dikurangi, sekaligus mendekatkan akses pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Seseorang yang menderita penyakit ginjal akan sangat terpengaruh kualitas hidupnya. Jadi, dengan adanya alternatif cuci darah CAPD ini, meskipun bukan teknologi baru, sangat memudahkan pasien karena alat cuci darah dipasang langsung di dalam tubuh,” kata Nadia.

Namun, ia menegaskan bahwa hal terpenting adalah edukasi kepada masyarakat. Meskipun prevalensi penyakit ginjal saat ini baru mencapai 0,18 persen, trennya terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Jadi, kita juga sekaligus melakukan kegiatan di sisi hulu, yaitu skrining tes ginjal melalui metode carik celup kepada anak-anak SD di Kota Bogor,” terangnya.***

Presiden Prabowo Subianto Nyoblos di Bojongkoneng, Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto akan mencoblos di TPS 08 yang dekat dengan kediamannya di Bojongkoneng, Kabupaten Bogor.

Pemkab Bogor menyiapkan fasilitas lengkap, termasuk ambulans, toilet, dan posko pengamanan gabungan untuk menjamin kelancaran proses pencoblosan.

Prabowo dijadwalkan mencoblos untuk memilih calon Gubernur dan Wagub Jabar, serta Cabup dan Wabup Bogor. Menjelang hari pencoblosan, Pemerintah Kabupaten Bogor bersiap memberikan pelayanan terbaik kepada Presiden dengan menyediakan fasilitas lengkap di TPS.

“Pemkab Bogor menyiapkan ambulans beserta tim kesehatan, kemudian toilet umum, karena lokasinya di lahan kosong. Kemarin saya meninjau, Selasa juga rencananya akan ke sana lagi untuk finalisasi,” kata Penjabat Bupati Bogor, Bachril Bakri.

Selain itu, Pemkab Bogor juga tengah membangun posko pengamanan gabungan berjarak beberapa meter dari kediaman Prabowo Subianto.

“Progresnya sudah 95 persen ya, lahannya juga sudah 95 persen. Kami sedang merapikan tanam tanamannya,” ujar Bachril.

Pos pengamanan gabungan ini memiliki konstruksi permanen dua lantai, dilengkapi dengan beberapa ruangan, termasuk ruang VIP.

“Nanti ada ruang VIP. Juga ada barak penjaga keamanan pasukan,” kata Bachril.

Pemkab Bogor memastikan bahwa semua persiapan telah dilakukan dengan matang untuk menjamin kelancaran dan keamanan proses pencoblosan di TPS Prabowo Subianto.***

Lirik Lagu Memori Baik Sheila On 7

0

Bogordaily.net – Lirik lagu Memori Baik Sheila On 7 featuring Aishameglio berhasil memancing reaksi publik.

Berbeda dengan lagu-lagu Sheila on 7 sebelumnya yang bertema asmara, lagu ‘Memori Baik’ menceritakan kasih sayang orang tua pada anaknya.

Liriknya sendiri dibuat oleh Eross Candra dan Diaransemen oleh Eross Candra, Duta Modjo dan Adam Subarkah

Lirik Lagu Memori Baik Sheila On 7

Album foto berdebu
Memori membawaku kembali
Di saat muda pula bodoh
Indah penuh cerita

Senyum bahagia di setiap lembarnya
Ku simpan hingga ku menua
Walau selalu abaikan
Semua yang ditulis bintang

Ternyata semua bertumbuh pada akhirnya

Segenap cinta yang kau berikan
Tak akan hilang ditelan zaman
Kau yang terbaik
Memori baik

Melangkah dengan pilihan yang kau punya
Kami di sini kirim rindu yang sama
Tak mudah kadang tak mudah jalannya

Segenap cinta yang kau berikan
Tak akan hilang ditelan zaman
Kau yang terbaik
Memori baik

Semoga doa yang tersampaikan
Jadi cahaya jalan di depan
Kau yang terbaik
Memori baik

Segenap cinta yang kau berikan
Tak akan hilang ditelan zaman
Kau yang terbaik
Memori baik

Semoga doa yang tersampaikan
Jadi cahaya jalan di depan
Memori baik
Memori baik

Seperti bintang tertutup awan
Cerita kita selalu di sana
Seperti terang menuju malam
Cerita kita satu takdir yang indah

Kenapa Featuring Aishameglio?

Lagu ‘Memori Baik’ ini juga terasa spesial karena Sheila on 7 mengajak Aishameglio Duta Chiara, putri sulung dari Duta.

Sosok Aisha tentu tak asing, karena sejak awal tahun, ia hampir selalu ikut tampil bersama Sheila on 7 di panggung musik sebagai backing vocal (penyanyi latar).

“Keikutsertaan Aisha itulah juga yang membuat Eross ingat kalau punya materi lagu baru yang memang dipersiapkan untuk format featuring. Lagu itu tak lain dan tak bukan adalah ‘Memori Baik’,” ujar Adam menambahkan.

Diakui Eross, sebenarnya ‘Memori Baik’ sejak awal memang ia siapkan untuk format featuring. Eross membayangkan, apa pun temanya, apa pun yang dibicarakan di situ, lagu itu nantinya tidak hanya dipresentasikan oleh satu orang saja.

“Dan kenapa lagu ini sampai muncul ke permukaan dan diperdengarkan ke teman-teman lain, karena Aisha sudah ikut manggung bantuin Sheila on 7 jadi backing vocal. Di situ saya mikir, ‘Oh iya, aku punya lagu yang konsepnya memang featuring, gitu’. Lalu, terjadilah apa yang kita dengarkan sekarang. Selamat menikmati. Semoga ‘Memori Baik’ bisa membuat hari-harimu menjadi lebih baik. Amin,” tutup Eross.

Lagu Untuk Anak

Secara umum, ‘Memori Baik’ cukup berbeda dengan lagu-lagu Sheila on 7 lainnya. Jika sebelumnya tema lagu-lagu Sheila on 7 lebih didominasi tentang asmara, lagu ‘Memori Baik’ terasa lebih emosional karena menceritakan tentang rasa perhatian dan kasih sayang orang tua pada anaknya.

“Kalau yang didengar sekarang memang itu spesifik ya. Bahwa orang tua pada saatnya nanti harus merelakan anaknya menjadi dewasa dan mempunyai jalan hidup sendiri. Intinya seperti itu,” ujar Eross mengawali.

Ditambahkan oleh Duta, lirik ‘Memori Baik’ bisa ditafsirkan bahwa setiap orang, cepat atau lambat, harus mempersiapkan diri untuk legawa ketika suatu saat nanti orang-orang terdekat, apakah itu keluarga, sahabat, atau pun teman masa kecil, harus menjalani kehidupan ini dengan cerita dan cara mereka sendiri.

“Kebetulan yang diceritakan di ‘Memori Baik’ adalah bagaimana orang tua berusaha untuk ikhlas menghadapi kenyataan bahwa anaknya telah tumbuh dan mulai merangkai perjuangan dan kisah hidupnya sendiri. Karena semuanya bisa saja berubah pada waktunya, dan pada akhirnya akan selalu bisa jadi memori, kan?” papar Duta.***

Cara Cek DPT Online 2024 Pilkada. Klik di Sini

0

Bogordaily.net – Cara cek Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara online menjelang Pilkada 2024 dapat dilakukan dengan cukup mudah.

Calon pemilih dapat mengakses laman cekdptonline.kpu.go.id, berikut ini panduannya.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih.

Masyarakat dapat mengecek sendiri apakah sudah terdaftar atau belum di Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024. KPU juga meminta agar masyarakat melindungi hak pilihnya di Pemilu 2024 dengan memastikan apakah nama sudah tertera di DPT.

Sebab, ada beberapa orang yang sudah sesuai dengan syarat menjadi pemilih, tetapi namanya belum terdaftar di DPT.

Masyarakat diimbau mengecek status tersebut secara teknis melalui situs KPU atau infopemilu.kpu.go.id atau bisa akses langsung ke cekdptonline.kpu.go.id.

Cara Cek DPT Online 2024 Pilkada

Untuk melakukan cek dpt bisa dilakukan dengan sebagai berikut:

Kunjungi laman resmi KPU, atau klik tautan infopemilu.kpu.go.id

Pilih “Cek DPT Online” atau Akses laman cekdptonline.kpu.go.id Akan muncul “Pencarian Data Pemilih” Masukkan data berupa -Kabupaten/kota sesuai KTP -Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berjumlah 16 digit Bisa juga melakukan pengecekan dengan memasukkan nama lengkap dan tanggal lahir.

Pastikan seluruh data diri yang tercantum sudah benar Klik “Pencarian” Jika sudah terdaftar akan muncul nama dan TPU sesuai data yang telah dimasukkan.

Jika data Anda tidak terdaftar, maka akan ada peringatan dengan bunyi, “Data yang Anda masukkan keliru/belum terdaftar!” Anda dapat menghubungi Kantor Komisi Pemilihan Umum terdekat guna memastikan dan meminta dicantumkan ke daftar pemilih tetap jika Anda memenuhi syarat sebagai pemilih.***

Pemkab Bogor Raih Dua Penghargaan Sekaligus di Tingkat Jawa Barat

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali membuktikan komitmennya dalam pengembangan sektor industri. Hal itu terbukti dengan raihan prestasi juara satu dua kategori sekaligus yakni, kategori Capaian Target SIINas Tercepat dan Kategori Capaian Target SIINas Terbanyak di Jawa Barat, pada ajang Penganugerahan Penghargaan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) yang diselenggarakan di Halaman Gedung Sate, Bandung.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin kepada Pj. Bupati Kabupaten Bogor yang diwakili oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Arif Rahman.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor Arif Rahman menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kerja keras seluruh pihak yang berkontribusi pada keberhasilan ini.

“Penghargaan ini adalah hasil sinergi yang luar biasa dari seluruh elemen di Kabupaten Bogor. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan implementasi SIINas demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Lanjut Arif Rahman bahwa, keberhasilan Kabupaten Bogor dalam mencapai target implementasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) secara cepat dan menyeluruh, tidak terlepas dari peran aktif berbagai sektor industri kecil dan menengah di daerah tersebut. Program ini juga mendukung transformasi digital dalam pelayanan industri yang menjadi prioritas nasional.

Menurutnya, selain sebagai ajang penghargaan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal melalui penggunaan kain sarung tenun, yang dikenakan oleh seluruh peserta acara.

“Dengan prestasi ini, Kabupaten Bogor semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah inovatif dan berkomitmen dalam mendukung pengembangan industri nasional,” tandasnya. (Abdul Karim)

Mahasiswa Analis Kimia IPB University Angkatan 60 Dorong Inovasi Pengelolaan Limbah Melalui Pembuatan Nata de Banana

0

Bogordaily.net – Mahasiswa Program Studi Analis Kimia angkatan 60 dari Sekolah Vokasi IPB University berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari mata kuliah Mikrobiologi.

Bertempat di SMP Negeri 5 Bogor, Jalan Raya Tajur Nomor 12, acara ini dirancang sebagai program edukasi yang melibatkan siswa kelas 7, dengan total peserta mencapai 350 orang.

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan inovasi dalam pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa IPB University memperkenalkan proses pengolahan limbah kulit pisang menjadi produk bernilai tambah, yaitu nata de banana. Produk ini merupakan inovasi yang terinspirasi dari nata de coco, dengan tekstur serupa yang kenyal serta kaya nutrisi.

Pengolahan kulit pisang menjadi nata de banana tidak hanya memberikan solusi dalam memanfaatkan limbah organik yang kerap dianggap sebagai sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik. Selain itu, kami berharap dapat menanamkan semangat kreativitas kepada siswa untuk menciptakan inovasi yang ramah lingkungan,” ungkap salah satu mahasiswa yang terlibat dalam program ini.

Dimulai pukul 08.00 WIB, kegiatan ini diawali dengan sesi pemaparan materi mengenai konsep dasar fermentasi. Para mahasiswa menjelaskan peran bakteri Acetobacter xylinum sebagai mikroorganisme utama dalam proses pembuatan nata. Pengetahuan tersebut disampaikan secara sederhana agar siswa mudah memahami.

Setelah sesi teori, siswa diajak langsung mempraktikkan pembuatan nata de banana, mulai dari tahap persiapan bahan baku, pencampuran larutan gula, hingga proses fermentasi.

“Sesi praktik ini bertujuan agar siswa dapat merasakan pengalaman langsung mengolah limbah menjadi produk bernilai guna. Kami ingin mereka tidak hanya memahami konsepnya, tetapi juga mampu mempraktikkannya di kehidupan sehari-hari,” ujar koordinator kegiatan.

Antusiasme para siswa tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas 7 mengungkapkan kegembiraannya.

“Saya baru tahu kalau kulit pisang yang biasa dibuang bisa diolah jadi makanan. Ini pengalaman baru dan sangat bermanfaat.”

Melalui program ini, mahasiswa IPB University tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Kulit pisang, yang seringkali hanya dianggap limbah, diubah menjadi produk bernilai ekonomis yang berpotensi menjadi peluang usaha.

Dengan mengedukasi siswa tentang konsep ekonomi sirkular, diharapkan mereka dapat mengembangkan ide serupa di masa depan.

“Kami berharap ilmu yang mereka dapatkan hari ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi juga diterapkan di rumah. Siapa tahu, mereka bisa menjadikan nata de banana sebagai peluang bisnis kecil-kecilan yang menguntungkan,” ujar salah satu mahasiswa pendamping kegiatan.

Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat. Mahasiswa IPB University menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui solusi berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan ilmu mikrobiologi secara kreatif, mereka membuktikan bahwa pengelolaan limbah bisa menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan pembagian hasil olahan nata de banana yang telah difermentasi sebelumnya. Hasil fermentasi ini dijadikan contoh bagi siswa, agar mereka dapat melihat hasil nyata dari proses yang telah mereka pelajari.

Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi inspirasi untuk inisiatif serupa, baik di lingkungan sekolah maupun komunitas lainnya. Melalui inovasi sederhana seperti nata de banana, mahasiswa IPB University kembali membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi alat untuk menciptakan perubahan nyata dalam masyarakat.

Semoga langkah ini menjadi awal dari terciptanya kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya pengelolaan limbah organik dan inovasi berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik. ***

 

Dari Desa ke Kancah Nasional, BRI Berdayakan Kacang Nepo Menjadi Camilan Khas yang Diminati

0

Bogordaily.net – Desa Nepo di Kecamatan Malusetasi Kabupaten Barru Sulawesi Selatan menyimpan kekayaan alam yang melimpah. Namun, hasil bumi yang biasanya dijual mentah kini telah diolah menjadi produk siap konsumsi berkat inovasi dari Suparman, pengusaha lokal yang memproduksi camilan “Kacang Nepo”.

Kacang Nepo hadir dalam berbagai varian rasa unik, seperti kacang crispy, kacang sembunyi dengan gula pasir, kacang disco, kacang tempe, dan lainnya yang menghadirkan cita rasa gurih dan renyah.

Menurut Suparman, ide awal usahanya muncul pada 2022. “Saya melihat banyak hasil bumi di desa ini dijual mentah ke luar, sehingga tercetus ide untuk mengolahnya agar punya nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dengan kemasan awal yang sederhana, produk ini kemudian mendapat dukungan dari BRI melalui program Desa BRILiaN di tahun 2023.

BRI memberikan pelatihan dalam bidang pemasaran, kemasan, hingga penggunaan teknologi digital. Berkat pemberdayaan ini, produk Kacang Nepo kini tampil lebih menarik dan dikenal luas.

Program Desa BRILiaN dari BRI memberikan dampak signifikan bagi perkembangan usaha Suparman.

Pelatihan khusus dari BRI dan kolaborasi dengan Politeknik Pariwisata membantu Suparman meningkatkan kualitas produk, terutama pada aspek rasa dan pengemasan, sehingga lebih kompetitif di pasar.

Selain itu, BRI juga membekali UMKM Desa Nepo dengan teknologi digital seperti QRIS, yang memungkinkan sistem pembayaran non-tunai dan memudahkan akses ke pasar yang lebih luas.

“Untuk pemasaran di toko lokal dan supermarket, sekarang semakin mudah dengan QRIS,” jelas Suparman.

Ia menambahkan, penggunaan teknologi ini membuat proses transaksi lebih cepat dan memudahkan konsumen dalam berbelanja.

Saat ini, Kacang Nepo yang telah menghasilkan pendapatan hingga belasan juta per bulan menjadi sumber pendapatan utama bagi Suparman dan beberapa warga yang ia pekerjakan.

Dengan semakin banyaknya permintaan, Suparman berharap bisa memperluas tim dan mengajak lebih banyak warga terlibat dalam produksi.

“Harapannya, UMKM di desa kami semakin maju dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya penuh semangat.

Suparman juga menyampaikan harapannya agar produk lokal seperti Kacang Nepo tidak hanya dikenal di lingkup lokal, tapi bisa menjadi ikon kuliner khas Desa Nepo yang dikenal lebih luas.

“Kami ingin kacang yang keluar dari desa ini dalam bentuk kemasan yang punya nilai tambah, bukan sekadar bahan mentah lagi,” tegasnya.

Dengan produk yang semakin diminati, Suparman bermimpi membawa Kacang Nepo ke pasar nasional.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menegaskan komitmen BRI sebagai bank yang memiliki fokus kepada segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Peran BRI tidak terbatas sebagai lembaga intermediary keuangan, yang memberikan value secara ekonomi namun juga memberikan social value berupa aksi pemberdayaan baik kepada individu pelaku usaha maupun pemberdayaan lembaga desa,” ujarnya.

“Pemberdayaan wilayah pedesaan menjadi isu yang perlu diperhatikan, mengingat perkembangan desa di Indonesia relatif belum merata dan menjadi tantangan bersama. Kami berharap program ini menjadi salah satu wadah yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh desa-desa beserta seluruh UMKM yang ada didalamnya yang pada akhirnya mampu mendorong kemajuan desa-desa di Indonesia,” tegas Supari. ***