Home Blog Page 1392

Komunitas Milenial Bogor Dukung Dokter Rayendra dan Eka Maulana, Diskusi Berantas Gengster Sampai Sarana Olahraga

0

Bogordaily.net – Komunitas milenial Kota Bogor memberikan dukungan kepada Dokter Rayendra dan Eka Maulana di Pilwalkot Bogor 2024, Senin 18 November 2024.

Komunitas milenial yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bogor menyatakan dukungannya terhadap pasangan ini karena visi dan program-program mereka yang dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda, Senin 18 November 2024.

Beberapa pertanyaan diskusi Dokter Rayendra – Eka Maulana dengan anggota milenial Kota Bogor salah satunya tentang gangster sampai dengan pembangunan sarana positif di Kota Bogor bagi kaula muda.

“Membasmi gengster di Bogor dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih positif melalui pembangunan sarana olahraga seperti arena Muay Thai dan skate park.” ucap Eka Maulana.

Fasilitas ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi mereka secara konstruktif dan kreatif, menjauhkan mereka dari aktivitas negatif.

Olahraga seperti Muay Thai tidak hanya mengasah fisik, tetapi juga membentuk disiplin dan rasa tanggung jawab, sementara skate park menjadi wadah ekspresi diri yang bebas dan aman.

Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan positif ini, Bogor dapat membangun komunitas yang lebih sehat, produktif, dan harmonis ketimbang melakukan hal yang negatif seperti tawuran dan lain sebagainya.

Selain soal gengster, Dokter Rayendra juga membahas tentang pembenahan drainase di Kota Bogor memerlukan pendekatan holistik, mulai dari perbaikan gorong-gorong hingga pengelolaan sampah yang terintegrasi.

“Gorong-gorong yang sering tersumbat harus dibersihkan secara rutin, sementara sistem drainase perlu diperluas dan ditingkatkan untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang kerap menyebabkan banjir.” ucap Dokter Rayendra.

“Selain itu, pengelolaan sampah harus ditingkatkan dengan menyediakan fasilitas pemilahan sampah, memperbanyak tempat pembuangan sampah sementara, dan mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.” terangnya.

Dokter Rayendra, berhasil memenangkan hati milenial berkat kontribusinya dalam literasi kesehatan dan beberapa dukungannya terhadap kaum muda.

Ia aktif membagikan informasi kesehatan yang mudah dipahami melalui media sosial, sampai membangun sarana dan prasarana untuk anak muda Bogor.

Selain itu, Dokter Rayendra juga mendukung pengembangan potensi anak muda di Bogor dengan berbagai program edukasi dan kolaborasi di bidang kesehatan, olahraga, dan kewirausahaan.

Sikapnya yang ramah, komunikatif, dan peduli terhadap isu-isu kaum milenial menjadikannya panutan serta tokoh yang dicintai oleh masyarakat, khususnya generasi muda di kota ini. ***

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Bogor Utara, Anggota Komisi II DPRD Sutisna Dorong Pemkab Bogor untuk Segera Operasikan RSUD Parung

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Sutisna, mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera mengoperasikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Bogor Utara.

Diketahui sebelumnya, pembangunan gedung RSUD Parung atau RSUD Bogor Utara sudah selesai. Namun saat ini, Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) hanya mengoperasikan RSUD dengan menjadikannya sebagai klinik.

Oleh karena itu, ia meminta upaya serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Bupati terpilih nantinya untuk menyegerakan perubahan dari klinik menjadi RSUD Parung.

“Pembangunanya kan sebelumnya memang sudah dipersiapkan buat rumah sakit, hanya memang informasi yang ada bangunan yang ada ini peruntukannya bukan buat rawat inap entah untuk manajemen atau apa. Kalo dari sisi luasnya yang ada sudah bisa dimulai RSUD walaupun gradenya C atau D,” kata Sutisna kepada wartawan, Senin 18 November 2024.

Kemudian, Ia mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor pada tahun 2025 nanti, agar dapat membangun gedung baru untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan rawat inap khususnya bagi masyarakat Bogor Utara.

“Memang harapanya juga selain gedung yang sudah ada ini ditahun 2025 kita berharap ada lagi pembangunan gedung baru yang memang gedung tersebut dipersiapkan untuk rawat inap,” jelasnya

“Gedung itu memang harus ada untuk memperkuat fasilitas yang ada,” tambah Sutisna.

Lebih lanjut kata dia, saat ini masyarakat di Bogor Utara khususnya wilayah Gunung Sindur, Parung, Ciseeng dan sekitarnya  selama ini lebih banyak berobat ke RSUD Cibinong, RSUD kota Bogor, ke Tangerang dan RSUD Sawangan Depok yang dinilai pengurusan administrasi nya cukup jauh.

Maka dari itu, pihaknya ingin mendekatkan pelayanan kesehatan ini sangat membantu kepada masyarakat di Bogor Utara agar mereka mendapatkan fasilitas yang layak.

“Yang penting sekarang kebijakan dulu dari klinik menjadi RSUD nantinya akan mengikuti yang dibutuhkan apa. Harapan saya yang paling utama itu biar rumah sakit ini segera beroperasi tetapi bukan klinik kalo klinik kan sekarang sudah,” ujarnya.

Selain itu, keberadaan RSUD Parung dinilai sangat dibutuhkan karena beberapa wilayah di Kabupaten Bogor telah memiliki RSUD masing masing. Sehingga jika nantinya RSUD Parung beroperasi pelayanan kesehatan khususnya bagi masyarakat Bogor Utara akan merata.

“Karena RSUD di Timur sudah ada di Selatan sudah ada Barat ada dan Tengah sudah ada tetapi di Utara belum ada padahal masyarakat di Utara urbanya tinggi dan padat penduduknya,” ucap Sutisna.

Ssmentara itu, nantinya DPRD Kabupaten Bogor akan sangat konsen untuk mendorong apapun yang dibutuhkan oleh Dinas Kesehatan, untuk meningkatkan fasilitas pelayanan di RSUD Parung.

“Tentu semua itu berawal harus dari kebijakan yang nanti akan diproses oleh pimpinan terpilih,” tuturnya. (Albin Pandita)

Warga Babakan Baru Serahkan Bukti Kavling ke Pemkot Bogor

0

Bogordaily.net – Warga Babakan Baru (BBR) Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, didampingi oleh kuasa hukum dan Ketua Sosial Justice Defender (SJD), kembali mendatangi kantor Balaikota Bogor pada Senin 18 November 2024.

Kedatangan mereka kali ini untuk menyerahkan berkas terkait surat kuasa sebagai bukti kuat bahwa tanah di wilayah Babakan Baru adalah tanah kavling.

Kuasa Hukum warga Babakan Baru (BBR), Santi Chintya Dewi, menyatakan bahwa mereka telah memenuhi janji untuk menyerahkan berkas penting tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan pada 11 November 2024 dengan Penjabat (PJ) Walikota Bogor.

“Hari ini saya sebagai kuasa hukum bersama Ketua SJD dan perwakilan warga Babakan Baru menyerahkan berkas surat kuasa sebanyak 219, yang terdiri dari 7 item atau 7 berkas. Berkas ini menjadi alat bukti bahwa tanah BBR adalah tanah kavling,” kata Santi.

Menurut Santi, dari data yang diserahkan tersebut, terdapat 226 kavling yang tercatat, termasuk tambahan 26 kavling yang hilang dan sedang dalam proses pengurusan.

Ia juga mengungkapkan adanya kendala di tingkat kelurahan Cipaku yang menjadi perhatian dalam proses ini.

“Berkasnya sudah diterima oleh pihak Pemkot Bogor. Kami mendesak adanya percepatan perubahan regulasi terkait status tanah ini, meskipun ada mekanisme yang harus ditempuh. Namun, berdasarkan alat bukti dan fakta yang ada, sebaiknya proses ini dipercepat karena warga sangat membutuhkan kepastian hukum,” katanya.

Warga Babakan Baru berharap, dalam waktu 14 hari ke depan, Badan Aset Daerah segera menerbitkan surat pencabutan sewa lahan tersebut.

Menurut Santi, selama ini warga tidak membayar sewa karena meyakini bahwa status tanah tersebut adalah tanah kavling berdasarkan bukti yang dimiliki.

“Kami berharap keputusan yang diambil pada akhir Desember ini akan menjadi momen bersejarah bagi PJ Walikota Bogor dan dinas terkait. Kami ingin agar aspirasi dan tuntutan warga untuk menghentikan sewa dan mengembalikan tanah Babakan Baru menjadi tanah kavling dapat dipenuhi sesuai dengan prinsip pemerintahan yang baik,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

DPRD Kota Bogor Minta TPS Rawan Bencana Direlokasi

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M Rusli Prihatevy memberikan beberapa catatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menjelang penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Pertama, Rusli Prihatevy meminta KPU Kota Bogor untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara saat Pilkada bisa aman dari bencana dengan memastikan relokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan bencana.

Kedua, ia juga meminta KPU untuk memperhatikan kesehatan para petugas di TPS. Rusli menekankan bahwa KPU Kota Bogor harus bertanggungjawab atas suplai suplemen, vitamin dan logistik penunjang petugas di TPS.

“Yang paling terpenting adalah kondisi kesehatan. Nah ini yang terjadi karena situasi logistik turun itu sebelum hari H pencoblosan, tentunya stamina daripada penyelenggara di tingkat TPS ini mudah-mudahan bisa terjaga dan bisa saling mengingatkan,” tegas Rusli.

Ia juga memastikan bahwa Pilkada di Kota Bogor diselenggarakan secara inklusif, dimana para penyandang disabilitas bisa terfasilitasi hak suaranya.

“Untuk disabilitas, yang sakit, dan juga sudah disampaikan bahwa ada bilik suara yang terpisah. Sehingga semuanya komprehensif,” jelasnya.

Rusli juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan petugas yang akan bekerja di TPS.

Ia meminta KPU untuk menyediakan suplemen, vitamin, dan logistik lain yang diperlukan untuk menjaga stamina para petugas, sehingga proses pemungutan suara dapat berjalan lancar dan tanpa gangguan kesehatan.

“Yang paling terpenting adalah kondisi kesehatan. Nah ini yang terjadi karena situasi logistik turun itu sebelum hari H pencoblosan, tentunya stamina daripada penyelenggara di tingkat TPS ini mudah-mudahan bisa terjaga dan bisa saling mengingatkan,” tegas Rusli. (Muhammad Irfan Ramadan)

BRI Bagikan Strategi Pengelolaan Keuangan dan Investasi Bagi Generasi Muda 

0

Bogordaily.net — Tren gaya hidup kekinian yang semakin berkembang membuat banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat. Setiap generasi memiliki kondisi dan kebutuhan berbeda yang memunculkan tren keuangan baru terutama di kalangan anak muda.

Di tengah pesatnya perkembangan ini, muncul juga tantangan yang harus dihadapi anak muda dalam mengelola keuangan. Salah satunya adalah pinjaman online atau pinjol. Menanggapi fenomena ini, BRI menghadirkan berbagai strategi untuk memberikan solusi keuangan yang berpihak pada nasabah sekaligus membantu mereka dalam mengelola keuangan.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan saat ini banyak anak muda yang terjebak dalam tren Latte Factor. “Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pengeluaran kecil yang terlihat sepele seperti kopi, langganan streaming, atau makanan kekinian.  Meski terlihat sepele, jika dijumlahkan nilainya bisa bikin dompet jebol,” ungkapnya.

Kurangnya literasi keuangan membuat anak muda banyak yang terjebak dengan pemborosan. Hal ini pun mempengaruhi kondisi keuangan secara keseluruhan. Meskipun memiliki gaji yang cukup, namun masih banyak dari mereka yang tidak memiliki tabungan, dana darurat, bahkan investasi. Di sinilah pentingnya untuk mulai melakukan perencanaan keuangan sedini mungkin.

Handayani memberikan contoh bahwa perencanaan keuangan bisa dimulai dari hal yang sederhana, yaitu membedakan kebutuhan dan keinginan. “Kebutuhan adalah hal-hal mendasar yang penting untuk kelangsungan hidup. Jika tidak ada, tidak bisa menjalani kehidupan sehari-hari. Contohnya rumah, pakaian, makanan dan minuman, biaya kesehatan dan lain-lain. Sementara itu, keinginan adalah hal-hal yang masih bisa diganti dengan barang lainnya. Jika tidak ada, tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Misalnya saja barang branded, gadget keluaran terbaru, dan sebagainya,” lanjutnya.

Fenomena lain dalam tren keuangan di era modern ini adalah maraknya pinjaman online atau pinjol. “Saat ini cukup banyak generasi muda yang terjerat pinjol. Berdasarkan data OJK karyawan dan pelajar merupakan profesi yang banyak terjerat pinjol (12%), di mana didominasi oleh generasi muda.” jelas Handayani.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat khususnya anak muda terjebak pinjol, salah satunya karena kemudahan akses teknologi dan internet.

“Pinjaman online biasanya menawarkan skema pengajuan yang praktis, syarat mudah, dan approval instan sehingga lebih banyak diminati. Selain itu, kondisi finansial yang tidak stabil membuat mereka tidak siap dengan adanya kebutuhan mendesak. Belum lagi gaya hidup konsumtif yang membuat pengaturan keuangan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Akses informasi terkait pinjaman formal dan edukasi keuangan yang kurang membuat mereka dengan mudah tergiur untuk mengajukan pinjol,” jelas Handayani.

Peluang dan Tantangan bagi Industri Perbankan

Kehadiran pinjaman online pada akhirnya dapat mengubah lanskap industri perbankan di tanah air. Namun, hal ini juga menjadi peluang untuk mempercepat transformasi digital di perbankan. “Bank harus semakin gesit dalam mengembangkan produk digital untuk menyaingi platform pinjaman online yang menawarkan kemudahan akses dan kecepatan layanan. Hal ini mendorong bank untuk terus berinovasi dalam layanan fintech, seperti mobile banking atau pinjaman digital berbasis aplikasi,” tambah Handayani.

Tantangan maraknya pinjaman online ini juga yang ingin dijawab oleh BRI lewat berbagai strategi mereka yang berpihak pada masyarakat. BRI telah meluncurkan BRIGuna Digital melalui platform BRImo sebagai bagian dari strategi untuk menarik kembali nasabah yang mungkin beralih ke pinjol.

BRImo merupakan super apps BRI yang memiliki lebih dari 100 fitur untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan perbankannya. Nasabah tak hanya bisa menabung, tapi juga terintegrasi dengan ekosistem digital seperti belanja online, transportasi, dan hiburan sehingga menarik lebih banyak pengguna muda yang ingin solusi perbankan sekaligus gaya hidup hanya dalam satu aplikasi saja.

BRImo juga menghadirkan fasilitas kredit konsumtif dan produktif dengan sumber pembayaran dari penghasilan tetap atau fixed income. Lewat fitur ini, pengguna bisa mendapatkan akses pinjaman yang mudah sekaligus melakukan pengelolaan dengan bijak.

Pengajuan pinjaman di BRImo bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja (24/7), prosesnya dilakukan secara digital dengan cepat hanya sekitar 15 menit saja, bunga yang ditawarkan pun kompetitif.

Tak berhenti sampai di situ, BRI juga terus menghadirkan program edukasi bagi masyarakat untuk mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. “Tentu saja, BRI senantiasa memberikan literasi keuangan ke beragam segmen khususnya nasabah BRI mulai dari anak muda yang masih sekolah sampai dengan nasabah yang sudah pensiun. BRI juga rutin berkeliling universitas dalam rangka meningkatkan pemahaman anak muda dalam cara mengelola keuangan khususnya dalam memilih instrumen investasi dan menghindari pinjaman online,” pungkas Handayani. ***

RSUD Kota Bogor Gelar Podcast Kesehatan Bahas Soal Penyakit PPOK

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Bogor akan menggelar podcast kesehatan yang bertema’ Napas Anda berbunyi ngik ngik? Waspadai Mengidap PPOK’.

Podcast kesehatan ini akan dilaksanakan secara live streaming melalui kanal Youtube RSUD KOTA BOGOR DAILY.

Kamu bisa mengikuti podcast ini pada Selasa 19 November 2024. Mulai pukul 11.00 WIB sampai selesai.

Podcast RSUD Kota Bogor tersebut akan diisi oleh narasumber yang ahli dalam bidang kesehatan yaitu dr. Evelsha Azzahra, SpP (pembicara) dr. Dwi Endraningtias (moderator).

Seperti yang diketahui, Penyakit paru obstruktif kronis atau biasa disingkat dengan PPOK adalah masalah kesehatan kronis yang terjadi karena paru-paru mengalami peradangan dalam jangka waktu lama. Kondisi ini dapat mengakibatkan penderitanya sulit untuk bernapas.

Dua kondisi medis yang paling umum terjadi dan termasuk ke dalam jenis PPOK adalah bronkitis kronis serta emfisema.

PPOK adalah penyakit progresif. Artinya kondisi medis ini dapat memburuk seiring dengan berjalannya waktu.

Bahkan, WHO menyebutkan bahwa PPOK adalah penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak ketiga di dunia dengan total 3,23 juta kasus kematian pada tahun 2019 silam.

Walau demikian, penderita PPOK tetap bisa mengontrol gejala serta meningkatkan kualitas hidupnya melalui penanganan medis yang tepat. (Muhammad Irfan Ramadan)

Jelang Debat Kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Besok, Jaro Ade : Mengalir Aja

0

Bogordaily.net – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) mengaku siap mengikuti pelaksanaan debat kedua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor besok Selasa 19 November 2024.

Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mempersiapkan adanya pelaksanaan debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati. Oleh karena itu, ia akan mengikuti debat tersebut dengan baik dan sesuai aturan.

“Ngga ada biasa aja, mengalir aja, karena bicara debat sebetulnya kewajibanya kpu untuk melaksanakan debat karena anggaran sudah dipersiapkan,” kata Jaro Ade kepada wartawan, Senin 18 November 2024.

Ia menjelaskan, untuk beberapa bahasan dalam debat nanti ia akan terus mempelajari lebih lanjut, dan dinilai akan menyampaikan berbagai pemahaman ide maupun gagasan dalam pelaksanaan debat nantinya.

“Tetapi untuk memberikan pemahaman ide gagasan didalam debat dengan waktu yang sangat singkat mau kandidat manapun itu kadang kadang kesulitan,” jelasnya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Bogor telah menetapkan tiga tema untuk debat kedua Pemilihan Bupati dan Calon Wakil Bupati Bogor yang akan dilaksanakan pada Selasa 19 November 2024 di Jakarta.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia mengatakan bahwa, pihaknya sudah menetapkan tiga tema untuk pembahasan debat kedua yakni tata kelola pemerintahan, budaya dan lingkungan.

“Terkait pembahasan debat sudah ada tema nya, jadi ada tiga bahasan tema yang akan kita laksanakan untuk debat tata kelola pemerintahan, budaya dan lingkungan termasuk terkait sampah,” ujar M Adi Kurnia.

Menurutnya, dalam debat nanti Calon Bupati akan mendominasi jalannya debat untuk saling beradu gagasan dan memaparkan sejumlah ide ide yang telah dibuat untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kita rencana debat kedua visi misi akan dipaparkan oleh wakil Bupati dan awal per jawaban akan dijawab oleh wakil Bupati dilanjut ketika ada seling dijawab oleh Calon Bupati,” ungkapnya. (Albin Pandita)

Digelar Besok di Jakarta, KPU Kabupaten Tetapkan 3 Tema Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor

0

Bogordaily.net – Komisi Pemilihan Umum Daerah atau KPU Kabupaten Bogor telah menetapkan tiga tema untuk debat kedua Pemilihan Bupati dan Calon Wakil Bupati Bogor yang akan dilaksanakan pada Selasa 19 November 2024 di Jakarta.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia mengatakan bahwa, pihaknya sudah menetapkan tiga tema untuk pembahasan debat kedua yakni tata kelola pemerintahan, budaya dan lingkungan.

“Terkait pembahasan debat sudah ada tema nya, jadi ada tiga bahasan tema yang akan kita laksanakan untuk debat tata kelola pemerintahan, budaya dan lingkungan termasuk terkait sampah,” kata M Adi Kurnia, Senin 18 November 2024.

Menurutnya, dalam debat nanti Calon Bupati akan mendominasi jalannya debat untuk saling beradu gagasan dan memaparkan sejumlah ide ide yang telah dibuat untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kita rencana debat kedua visi misi akan dipaparkan oleh wakil Bupati dan awal per jawaban akan dijawab oleh wakil Bupati dilanjut ketika ada seling dijawab oleh Calon Bupati,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Adi, pihaknya telah berkoordinasi dengan salah satu media penyelenggara untuk menghindari jika terjadinya gesekan antar pendukung dan membatasi jumlah masing-masing pendukung

“Kalo untuk mitigasi terkait antara gesekan pendukung kita juga sudah berkordinasi dengan Polres Jakarta Barat KPU dan Metro TV sudah berkordinasi dengan Polres Jakarta Batas. Untuk pendukung dibatasi masing-masing paslon seratus dan undangan dari KPU hanya 50,” ungkap M Adi Kurnia. (Albin Pandita)

Buktikan Niat Baik, Paslon No 2 Beri Klarifikasi ke Bawaslu Kota Bogor, Soal Apa?

0

Bogordaily.net – Sebagai bentuk tanggung jawab pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Atang Trisnanto, bersama tim, memenuhi undangan Bawaslu Kota Bogor, untuk mengklarifikasi tudingan Ketua Gama Pena, Desta Lesmana, pada Minggu, 17 November 2024.

Saat dikonfirmasi Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian, menuturkan Paslon nomor urut 2 Atang Trisnanto hadir memenuhi undangan Bawaslu, untuk memberi klarifikasi atas dugaan pelanggaran kampanye oleh pihak Gema Pena.

“Ya, benar. Hari ini, Paslon nomor urut 2 (Atang Trisnanto), beserta tim suksesnya hadir memberikan keterangan terkait dugaan yang diadukan Gema Pena,” kata Supriantona, Minggu 17 November 2024.

Pada kesempatan itu, Bawaslu melontarkan 15 pertanyaan yang dijawab pihak Paslon No 2.

Pasca pertemuan itu Supriantona, menyatakan bahwa informasi tersebut masih bersifat internal dan perlu dibahas lebih lanjut di Sentra Gakkumdu.

“Hasilnya masih belum bisa dipublikasikan karena prosesnya masih internal dan harus dibahas di Sentra Gakkumdu,” katanya.

Terpisah Ketua Gama Pena, Desta Lesmana, menyampaikan apresiasinya atas langkah Bawaslu, yang telah meminta Paslon No Urut 2 untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran kampanye Pilkada 2024.

“Kami mengapresiasi langkah Bawaslu. Hingga saat ini, kami meyakini Bawaslu akan menangani kasus ini dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi,” ujar Desta.

Desta juga menegaskan bahwa kampanye yang dilakukan di area masjid, tidak dapat ditoleransi karena jelas melanggar prinsip demokrasi.

“Ini pelanggaran yang melukai hakekat demokrasi. Gama Pena akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan terang benderang,” tegas Desta.

Hingga berita ini diturunkan, Paslon No 2, belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi yang dikirimkan oleh media melalui pesan WhatsApp.***

Peran AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan bagi Masyarakat di Kabupaten Rejang Bengkulu 

0

Bogordaily.net – Desa Sentral Baru Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Provinsi Bengkulu kini memiliki akses ke layanan perbankan yang lebih dekat dan lebih mudah berkat keberadaan AgenBRILink milik Riswan Nurhadi.

Awalnya, Riswan membuka warung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Namun, seiring waktu, ia melihat peluang untuk menghadirkan layanan perbankan di desanya yang jauh dari pusat kabupaten.

“Awalnya saya ragu untuk menjadi AgenBRILink karena tidak terbiasa dengan mesin EDC, namun berkat pembelajaran mandiri melalui video tutorial, saya kemudian berhasil menguasai operasional perangkat tersebut,” ujar Riswan.

Keputusan ini terbukti tepat, karena kini masyarakat Desa Sentral Baru dapat melakukan transaksi perbankan tanpa harus menempuh perjalanan 40 menit ke pusat kabupaten.

Riswan juga menjelaskan beberapa tantangan yang dihadapinya, terutama dalam hal promosi dan membangun kepercayaan di kalangan warga desa. “Karena kami warga baru, masyarakat awalnya ragu. Tapi, melalui promosi langsung di warung dan dengan bantuan spanduk resmi BRI, akhirnya warga mulai percaya dan bertransaksi di AgenBRILink kami,” ujarnya.

Warung dan AgenBRILink milik Riswan memiliki keunikan yang saling melengkapi. Ketika masyarakat datang untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, mereka juga bisa melakukan transaksi seperti tarik tunai dan transfer. Dengan layanan ini, masyarakat desa tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota untuk keperluan keuangan dan belanja.

Mengenai keuntungan menjadi AgenBRILink, Riswan menyatakan bahwa kerja sama dengan BRI telah memberikan banyak manfaat. Selain mendapatkan penghasilan tambahan, Riswan mendapatkan pengetahuan bisnis, partisipasi dalam berbagai program BRI, serta penghargaan dari acara-acara yang diadakan BRI. “Saya berharap kerjasama dengan BRI ini terus berlanjut dan bahkan diperluas melalui pertemuan rutin untuk mempererat silaturahmi antar-agen dan pihak BRI,” imbuh Riswan.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa perseroan terus berupaya mengakselerasi inklusi keuangan, serta menciptakan sharing economy bagi masyarakat. Salah satunya, melalui AgenBRILink.

Supari mengungkapkan bahwa hingga akhir September 2024, BRI tercatat memiliki lebih dari 1,02 juta AgenBRILink di lebih dari 62 ribu desa di seluruh Indonesia. “Dari Januari hingga September 2024, para AgenBRILink berhasil mencatatkan total transaksi sebesar Rp1.170 triliun”, jelasnya. ***