Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 145

Sempat Kabur, Polisi Tangkap Pria Pencuri Emas di Pasar Cibinong

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil menangkap seorang pria yang melakukan pencurian emas di salah satu toko emas di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor

Kapolsek Cibinong, AKP Johny Handoko menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Rabu 14 Januari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.

Awalnya, pelaku datang dan ingin membeli kalung dan gelang emas dengan alasan untuk ibunya yang berukuran 5 gram.

Kemudian, setelah pelapor mengambilkan barang yang diminta oleh pelaku, pelaku menunjuk 2 buah gelang yang berukuran kurleb 5 gram.

“Pelapor mengambilkan gelang tersebut, kemudian saksi kembali mengambilkan gelang yang diminta oleh pelaku tetapi sebelum mengambil gelang,” kata AKP Jhony Handoko, Kamis 15 Januari 2026.

Selanjutnya, pelapor menyimpan kalung yang sebelumnya pelapor pegang, setelah itu pelapor mengambilkan gelang yang diminta oleh pelaku dan pelaku meminta 2 buah gelang dengan alasan untuk disandingkan.

“Setelah pelapor menunjukan 2 gelang tersebut, pelaku langsung merampas gelang tersebut dan pergi melarikan diri ke arah motor milik pelaku, lalu pelapor langsung meneriaki pelaku,” jelasnya.

Akhirnya warga yang mendengar teriakan tersebut langsung mengejar pelaku serta warga berhasil mengamankan pelaku.

Sementara itu, pelaku berikut barang bukti diamankan oleh anggota polsek dan dibawa ke Polsek Cibinong, untuk diproses beserta 2 (dua) buah gelang emas kurang lbh 9,61 gram.***

Albin

Akun Instagram Yulianti Wijaya Diserbu, Disebut Roby Tremonti di Tengah Viral Buku Broken Strings

0

Bogordaily.net – Akun Instagram Yulianti Wijaya tiba-tiba ikut terseret ke pusaran cerita yang sedang panas. Bukan karena unggahan sendiri, melainkan karena disebut-sebut oleh aktor Roby Tremonti di tengah viralnya buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans.

Nama Roby Tremonti kembali jadi buah bibir. Aktor 45 tahun itu disorot publik setelah Broken Strings beredar luas di media sosial. Buku tersebut memuat kisah seorang perempuan muda dengan luka masa lalu—tentang trauma, child grooming, dan relasi yang beracun. Di dalamnya ada sosok pria bernama Bobby, mantan kekasih tokoh utama perempuan yang tak lain adalah Aurelie sendiri.

Netizen bergerak cepat. Sosok Bobby langsung disangkutpautkan dengan Roby Tremonti. Alasannya sederhana: Roby memang pernah menjalin hubungan dengan Aurelie Moeremans di dunia nyata. Dugaan pun berkembang, spekulasi mengalir tanpa henti.

Roby akhirnya angkat suara. Ia membantah tuduhan tersebut. Ia mengaku terganggu. Drama yang menurutnya tak kunjung reda itu membuatnya memilih muncul ke publik. Dari situlah muncul satu nama baru yang justru menambah tanda tanya: Yulianti Wijaya.

Dalam sebuah unggahan Instagram Story yang kemudian dikutip akun TikTok @leylemager2, Roby menulis kalimat yang memantik rasa penasaran. “Mau denger cerita tentang artis berdarah Jawa Belgia bernama Yulianti Wijaya gak versi saya?” tulisnya. Kalimat itu pendek. Tapi efeknya panjang.

Sejak saat itu, Akun Instagram Yulianti Wijaya langsung dicari. Warganet bertanya-tanya: siapa dia sebenarnya? Apakah ia tokoh nyata? Atau hanya simbol dalam cerita versi Roby? Roby sendiri menambahkan ancaman halus—jika drama ini tak selesai-selesai, ia akan mulai bercerita.

Masalahnya, sosok Yulianti Wijaya belum jelas. Roby hanya menyebut satu hal: artis berdarah Belgia dan Jawa. Deskripsi itu mengingatkan publik pada Aurelie Moeremans, yang juga memiliki garis keturunan serupa. Kemiripan itulah yang membuat spekulasi kian liar.

Namun hingga kini, Akun Instagram Yulianti Wijaya belum ditemukan. Tidak ada verifikasi. Tidak ada jejak digital yang bisa dipastikan milik sosok tersebut. Nama itu masih menggantung—antara nyata dan narasi.

Di tengah hiruk-pikuk itu, satu hal menjadi jelas: cerita Broken Strings tak berhenti di halaman buku. Ia merembet ke media sosial, ke unggahan Instagram, ke TikTok, bahkan ke pencarian tentang Akun Instagram Yulianti Wijaya yang sampai hari ini masih menjadi misteri. Seperti senar gitar yang putus—bunyi nyaringnya belum juga hilang.***

Malari: Gerakan Anti Penjajahan

0

Penjajahan harus di hapuskan dari muka bumi karena tidak sesuai dengan Peri Kemanusiaan dan Peri Keadilan. Tetapi kalimat tersebut memakan dirinya sendiri. Orde Baru tidak bergeming. Maka MALARI jawabannya. Malapetaka 15 Januari 1974. Demo pemuda mahasiswa anti modal asing saat PM Jepang Tanaka tiba di Jakarta. Demo menentang Rezim Soeharto yang lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan segelintir elite dari pada pemerataan keadilan sosial rakyat Indonesia. Gerakan yang dimotori aktivis demokrasi Hariman Siregar, Gurmilang Kartasasmita, Judilherry justam, Salim Hutajulu(Alm), dan banyak lagi lainnya mempunyai fokus issue yg jelas yaitu Anti Penjajahan. Gerakan ini pada akhirnya berdampak luas, menimbulkan korban harta dan jiwa serta berakhir dengan dipenjarakan para aktivis nya.

Gerakan anti penjajahan mahasiswa/pemuda di negeri ini setidaknya sudah mengakar sejak jaman penjajahan Belanda mulai Gerakan Kebangkitan Nasional Boedi Oetomo 1908 dan Sumpah Pemuda 1928 sampai terjadi nya Revolusi Pemuda 1944-1946(Ben Anderson). Meskipun sebelumnya juga banyak gerakan melawan penjajah, seperti Fatahillah (1448-1570) yang mengusir portugis dari sunda kelapa Jakarta 1527, Sultan Agung (1593-1645), Perang Diponegoro 1825-1830 , Perang Padri 1803 – 1838, Perang Atjeh 1873 – 1904, dan banyak lagi perang / gerakan anti penjajahan lain nya.

Setelah zaman revolusi kemerdekaan 1945, issue Gerakan anti penjajahan baru muncul kembali saat Peristiwa Malari 1974. Bahwa setelah Malari memang masih berlangsung aksi seperti Gerakan Mahasiswa 1978 dengan issue Anti Rezim Soeharto / Anti Militerisme yang melahirkan tokoh Sukmadji Indro Tjahyono dengan Perlawanan nya ” Indonesia di bawah Sepatu Lars”, Rizal Ramli(Alm.), Heri Akhmadi dan lainnya. Selanjutnya Gerakan Mahasiswa 80 an hingga 90 an yang melahirkan Revormasi. Gerakan Reformasi 98, adalah berbeda dengan Malari. Meskipun gerakan revormasi 1998 juga memakan korban mahasiswa pemuda dan akhirnya dengan berbagai tekanan Rejim Orba jatuh dengan mundur nya Soeharto, namun gerakan tersebut tidak memunculkan issue Anti Penjajahan dan tidak menimbulkan efek Malapetaka laksana Malari. Gerakan Mahasiswa pemuda 98 lebih fokus untuk menuntut Rejim Soeharto mundur. Begitu juga sebelumnya di jaman orla, Rejim Soekarno di jatuhkan bukan hanya dengan Demo Angkatan 66, tetapi merupakan konspirasi banyak pihak, sipil, Tentara, Jenderal Soeharto dan Asing. Meski sangat banyak korban harta jiwa rakyat tak berdosa lebih dari Malari tetapi isue nya fokus Anti Komunis (PKI) dan menggulingkan Rezim Soekarno.

Kemudian juga Aksi ditahun 2000 an termasuk Aksi 212 tahun 2016 yg melibatkan “jutaan” rakyat berlangsung damai dan hanya fokus utk menghukum seorang penista agama, meski diduga gerakan tersebut untuk menggulingkan presiden Jokowi. Dan walaupun saat ini dominasi asing makin bercokol tetapi Aksi 212 (maupun reuni 212), berbeda isue dan dampak, sehingga tidak bisa dibandingkan dengan gerakan Malari. Bahwa memang tidak menutup kemungkinan Gerakan 212 menjadi gerakan fenomenal apabila para tokoh gerakannya seperti Habib Rizieq, KH. Bachtiar Nasir, AA. Gym dan lainnya, saat itu “menggelorakan hasrat yang lebih besar” menuju issue Gerakan Anti Penjajahan / Gerakan Anti Neo Imperialisme / Anti Neo Kolonialisme. Namun apapun itu gerakan 212 tersebut telah berhasil membangkitkan solidaritas ummat Islam yang luar biasa, dan tentu saja takdir gerakan nya telah berkata lain.

Hakekat Malari adalah Gerakan Anti Penjajahan. Saat orde baru dominasi ekonomi politik asing makin menguat terutama Jepang dan Kapitalis Barat. Dominasi Kapital Asing adalah Penjajahan dalam bentuk baru yg ternyata berdampak lebih kompleks runyam bagi kesengsaraan nasib Rakyat Indonesia. Saat ini setelah Orde Revormasi negeri kita ternyata semakin dicengkeram oleh Dosa Kapital. Perusahaan Asing baik Jepang, China, Eropa, Amerika Zionis dan banyak lagi lainnya makin merajalela menguasai aset hajat hidup orang banyak mulai dari hulu sampai ke hilir. Mulai Multi National Corporation (MNC) yg besar, sedang, sampai kecil. Mulai bisnis tambang minyak, emas, mobil, air, online, satelit informasi, kontraktor, rumah sakit, pharmasi, dokter, lawyer, sampai ke dagangan rakyat kecil. Misal nya saja seperti Freeport, Exxon, Fox, CNN,Toyota, Mitsubishi, Sony, Samsung, Shiomi, Vivo, Wuling, Alibaba, google, Ford, BMW, de beers, microsoft, Aqua, McD, Starbuck, KFC, Uber Grab, laundry 5 asec, carefour, sampai ke retail macam Circle K, dan banyak macam lainnya.

Kemudian warisan Utang negara kita lebih dari Rp. 9000 Triliun pada era kekuasaan Jokowi dan pada masa pemerintahan Prabowo Subianto menuju lebih 9600 T pada awal 2026. Dan akan terus bertambah, karena kita berhutang lagi hanya untuk membayar Bunga Utang yg itu pun makin membengkak bahkan bisa tidak terbayar. Belum lagi tekanan tinggi nya nilai kurs dollar dan suku bunga dunia. Problematikanya juga adalah Utang yang selalu digunakan sebagai Rente Korupsi. Utang inilah senjata para pemilik Kapital yg sengaja terus di jejalkan agar bisa menjadi rentenir bagi negeri kita. Kapital ini pemiliknya mayoritas kaum “kapitalis barat-yahudi zionis”, seperti The FED, IMF, ADB, World Bank, dan banyak lembaga keuangan termasuk “kapitalis timur” yang didominasi OBOR China dan Jepang. Bahkan lembaga PBB pun notabene dalam cengkeraman oligarki para bankir vampir penghisap darah anti kemanusiaan. Homo homini lupus, segelintir manusia borjuis yang menjadi srigala bagi manusia manusia proletar tertindas. Merekalah sejati nya Penjajah Dunia yang tidak berperikemanusiaan. Kapital tidak lain adalah imperialis gaya baru yang lebih kejam.

Bahkan munculnya Populisme di dunia saat kemenangan Donald Trump di Amerika serikat tidak luput dari Capital Effect yg notabene adalah konspirasi para pemilik modal dalam menciptakan dasamuka kapital berupa wajah baru penjajahan dengan teknik rasa rupa berbeda namun tetap satu tujuan yaitu Kapital. Dan dengan Demokrasi Kapital Amoral maka Tatanan Dunia Baru akan berada dibawah Kekuasaan Penjajah yang lebih keji dari penjajah manapun yang pernah ada di muka bumi ini. Jika dianggap munculnya Populisme merupakan Antitesa dari Kapitalisme Global maka Sintesa nya adalah Imperialis Zionis Devilis. Terbukti saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump memporakporandakan tatanan dunia dengan menjadikan Yerussalem sebagai Ibukota “Imperialis Zionis Izrahell Devilis”. Tatanan yang bermula dari Penghapusan Palestina – Al Quds. Tatanan Imperialis Kolonialis mendunia yang menancapkan kekejaman zaman. Sebuah Tatanan baru New World Order yg melampaui batas batas Perikemanusiaan dan Perikeadilan. Sebuah tatanan ultra ekstrem yg sangat mengerikan. Sebuah tatanan yg melampaui ramalan Zaman Edan nya Ronggowarsito. Sebuah Perang dashyat. Perang Kapital menuju Tatanan Penjajahan Zaman Anti Kemanusiaan. Dari sinilah munculnya konflik dunia dan dari sini pulalah akan muncul perdamaian dunia.

Lalu bagaimanakah bentuk Gerakan Perlawanan Anti Penjajahan kita saat ini.
Setidak nya gerakan “kata kata Kebenaran” adalah bentuk perlawanan kita dalam menentang segala bentuk penjajahan. Kebenaran akan meruntuhkan sistem Demokrasi Kapital Amoral menuju Sistem Demokrasi yang Beradab dan berkeadilan sosial. Dan dari gerakan kata kata Kebenaran dan Kebaikan dengan nurani yang tulus inilah nantinya akan menuju Revolusi Gerakan Anti Penjajahan mengembalikan Era Kemanusiaan yang Adil dan Beradab berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Akhirnya, hanya Tuhan Maha Kuasa yang dapat mengalahkan jiwa jiwa iblis. Hanya Yang Kuasa sebagai pemberi petunjuk bagi para insan dalam rangka Perdamaian Alam Semesta. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.***

Ditulis Oleh: Moh. Syafiq Khan
(Aktivis INDEMO (Indonesian Democracy Monitor), dan Ketua Presidium Forum Alumni Universitas Mataram /FAUM Indonesia.

Libur Isra Miraj, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Reschedule Layanan Poliklinik Reguler 

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong menginformasikan reschedule jadwal pelayanan Poliklinik Reguler sehubungan dengan libur Isra Miraj Jum’at 16 Januari 2026.

Adapun, untuk seluruh pasien Poliklinik Reguler yang telah memiliki surat kontrol dengan jadwal 16 Januari 2026, agar melakukan perubahan jadwal (reschedule).

Untuk periode reschedule mulai tanggal 13 hingga 15 Januari 2026, melalui admin surat kontrol, sesuai jam pelayanan di RSUD Bakti Pajajaran Cibinong.

Pasien dihimbau untuk segera menghubungi atau datang langsung ke admin surkon guna melakukan penyesuaian jadwal Poliklinik.

Jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran menyampaikan terima kasih dan menyampaikan permohonan maafnya kepada para pasien.

Sementara itu, jadwal layanan termasuk jadwal dokter di Poliklinik RSUD Bakti Pajajaran, beroperasi mulai hari Senin hingga Jum’at, pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi langsung nomor pelayanan di 0218753487 atau 08111191987.***

Albin 

Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Pada 15 Januari

0

Bogordaily.net – Kado awal tahun berupa pembayaran dividen dibagikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada para pemegang saham pada Kamis, 15 Januari 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (17/12), BBRI telah menetapkan dividen interim tunai untuk Tahun Buku 2025 sekurang-kurangnya Rp20,6 triliun atau setara dengan Rp137 per saham, dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 2 Januari 2026 (recording date).

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa pembayaran dividen ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham yang didasarkan pada kinerja keuangan perseroan yang solid, didukung oleh pertumbuhan pembiayaan UMKM serta pengelolaan risiko yang terjaga secara konsisten.

Berdasarkan struktur kepemilikan saham, dari total dividen interim tersebut, BRI akan menyetorkan dividen kepada Negara Republik Indonesia sebesar Rp11 triliun.

Sementara itu, sisanya akan dibagikan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham publik yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date.

Adapun, pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan BRI per 30 September 2025 di mana secara konsolidasian laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp41,23 triliun.

Pembagian dividen interim ini telah memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perseroan Terbatas, Peraturan OJK terkait keterbukaan informasi, serta Anggaran Dasar Perseroan yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

“Melalui pembayaran dividen interim ini menjadi bukti nyata kinerja solid BRI serta fundamental bisnis yang kuat, sejalan dengan strategi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya melalui penguatan pembiayaan UMKM dan transformasi berkelanjutan BRI ke depan. Selain itu sebagai bank milik negara, pembagian dividen interim ini juga menjadi wujud kontribusi nyata BRI dalam mendukung pembangunan nasional,” tutup Dhanny.

Siapa Sosok Kelly dalam Buku Broken Strings? Disebut Jodohkan Aurelie Moeremans dengan Bobby

0

Bogordaily.net – Buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans masih terus memancing rasa penasaran publik.

Tak hanya soal sosok Bobby yang disebut-sebut meninggalkan luka mendalam, perhatian pembaca juga tertuju pada satu nama lain yang tak kalah penting dalam alur cerita, yakni Kelly.

Nama Kelly muncul sebagai salah satu figur terdekat Aurelie di masa remaja. Dalam buku tersebut, Kelly digambarkan sebagai sahabat yang awalnya terlihat suportif, bahkan terlibat langsung dalam hubungan Aurelie dengan Bobby. Perannya itulah yang kemudian memicu perdebatan dan kemarahan sebagian pembaca.

“Ia (Kelly) selalu mendukung kami, bahkan sampai berbicara dengan Bobby di belakangku,” tulis Aurelie dalam buku tersebut, seperti dikutip Poskota pada Rabu, 14 Januari 2026.

Pernyataan itu membuat banyak pembaca menilai Kelly sebagai sosok yang secara tidak langsung “menjodohkan” Aurelie dengan Bobby, meski relasi tersebut kemudian berujung pada pengalaman pahit bagi sang penulis.

Dalam Broken Strings, Bobby digambarkan sebagai pria yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan Aurelie saat ia masih berusia sangat muda.

Hubungan keduanya disebut penuh dinamika, manipulasi emosional, hingga meninggalkan trauma berkepanjangan.

Di media sosial, warganet ramai berspekulasi bahwa sosok Bobby merujuk pada Roby Tremonti, mengingat keduanya diketahui pernah menjalin hubungan dan memiliki perbedaan usia yang cukup jauh.

Namun hingga kini, dugaan tersebut tidak pernah dikonfirmasi secara resmi oleh Aurelie.

Peran Kelly yang Bikin Pembaca Geram

Pertanyaan besar tentang siapa sebenarnya Kelly semakin menguat saat Aurelie menceritakan momen ketika ia telah memutus seluruh kontak dengan Bobby.

Aurelie bahkan mengganti nomor ponselnya demi benar-benar menjauh dari masa lalu tersebut.

Namun, ia dibuat terkejut ketika Bobby kembali menghubunginya menggunakan nomor baru yang seharusnya hanya diketahui orang-orang terdekat.

Bagaimana dia (Bobby) bisa dapat nomorku yang baru? Hanya beberapa orang yang tahu. Mama, Jeremie, dan sahabatku, Kelly,” cerita Aurelie dalam bukunya.

Rasa curiga pun muncul, hingga akhirnya Aurelie menghubungi Kelly untuk meminta penjelasan.

“Dadaku langsung terasa kosong. Aku menelepon Kelly, secepatnya. Aku ingin sekali percaya aku salah curiga, tapi dia mengaku,” lanjutnya.

Siapa Sosok Kelly dalam Buku Broken Strings?

Diceritakan dalam buku tersebut, Aurelie dan Bobby sempat berpisah. Bahkan, perempuan tersebut memutuskan seluruh kontak dari mantan kekasihnya itu.

Namun, Aurelie terkejut ketika Bobby mengetahui nomor barunya yang padahal hanya ia bagikan ke beberapa orang terdekatnya saja.

Bagaimana dia (Bobby) bisa dapat nomorku yang baru? Hanya beberapa orang yang tahu. Mama, Jeremie, dan sahabatku, Kelly,” cerita Aurelie dalam bukunya.

Usut punya usut, sosok Kelly adalah orang yang memberikan kontak Aurelie kepada Bobby setelah keduanya berpisah.

“Dadaku langsung terasa kosong. Aku menelepon Kelly, secepatnya. Aku ingin sekali percaya aku salah curiga, tapi dia mengaku,” lanjutnya.

Sosok Kelly pun membuat para pembaca geram karena memberikan  nomor Aurelie kepada Bobby tanpa persetujuannya.

Warganet pun dengan cepat menelusuri siapa sosok Kelly yang dimaksud dalam buku tersebut. Berdasarkan penelusuran, Kelly diduga adalah Kimberly Ryder.

Namun, baik Kimberly Ryder maupun Aurelie Moeremans tidak mengonfirmasi mengenai isu yang beredar itu.

Sosok Kelly Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Aurelie Moeremans

Berdasarkan informasi terbaru, Aurelie melalui saluran Instagram nya mengungkapkan bahwa sosok Kelly dalam ceritanya itu baru-baru ini menghubunginya.

Perempuan  berdarah Indonesia-Belgia itu mengatakan, Kelly sudah meminta maaf atas perbuatannya dulu kepadanya.

“Ternyata memang tidak pernah niat jahat, semuanya terjadi karena kepolosan kami saat itu. Kamu sama-sama masih remaja, aku juga tidak menyangka ia akan membaca bukuku,” tulis Aurelie di saluran Instagram nya.

Lebih lanjut, Aurelie menjelaskan jika ia sudah memaafkan Kelly sejak lama sebelum orang tersebut meminta maaf padanya.

“Sebenarnya aku sudah memaafkan sejak lama, tapi aku bersyukur akhirnya masa itu bisa terselesaikan dengan baik dan jelas,” lanjutnya.

Dari pengakuan tersebut, terungkap bahwa Kelly-lah yang memberikan nomor baru Aurelie kepada Bobby tanpa seizin dirinya. Tindakan itu membuat banyak pembaca geram, karena dianggap melanggar batas kepercayaan dan privasi.

Dugaan Identitas Kelly

Seiring ramainya pembahasan Broken Strings, warganet pun mulai melakukan penelusuran. Berdasarkan berbagai kecocokan yang beredar di media sosial, Kelly diduga merujuk pada Kimberly Ryder.

Namun, dugaan tersebut hanya sebatas spekulasi publik. Hingga kini, baik Kimberly Ryder maupun Aurelie Moeremans tidak pernah memberikan konfirmasi resmi terkait identitas Kelly yang sebenarnya.

Menariknya, dalam perkembangan terbaru, Aurelie mengungkapkan bahwa sosok Kelly dalam kisah hidupnya tersebut akhirnya menghubunginya secara langsung. Hal itu disampaikan Aurelie melalui saluran Instagram pribadinya.

Aurelie mengungkapkan bahwa Kelly telah menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya di masa lalu. Menurut Aurelie, kejadian tersebut terjadi bukan karena niat jahat, melainkan karena kepolosan usia mereka saat itu.

“Ternyata memang tidak pernah niat jahat, semuanya terjadi karena kepolosan kami saat itu. Kamu sama-sama masih remaja, aku juga tidak menyangka ia akan membaca bukuku,” tulis Aurelie di saluran Instagram nya.

Lebih lanjut, Aurelie juga menyampaikan bahwa dirinya sejatinya telah memaafkan Kelly sejak lama, bahkan sebelum permintaan maaf itu disampaikan.

“Sebenarnya aku sudah memaafkan sejak lama, tapi aku bersyukur akhirnya masa itu bisa terselesaikan dengan baik dan jelas,” lanjutnya.

Pengakuan tersebut menutup satu bab penting dalam kisah Broken Strings. Bagi banyak pembaca, cerita tentang Kelly menjadi pengingat bahwa luka masa lalu tak selalu berakhir dengan dendam, tetapi bisa diselesaikan melalui refleksi, permintaan maaf, dan proses saling memaafkan.

 

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 15 Januari 2026 Naik, Cek Daftar Lengkap Raja Emas dan Lakuemas

0

Bogordaily.net – Pergerakan harga emas perhiasan hari ini, Kamis 15 Januari 2026, kembali menjadi sorotan masyarakat dan pelaku investasi.

Tren kenaikan harga emas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir masih berlanjut, seiring kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

Kenaikan harga emas ini tercatat di sejumlah toko perhiasan ternama di Indonesia. Baik emas perhiasan maupun emas logam mulia dinilai tetap menarik sebagai instrumen lindung nilai (safe haven), terutama di tengah fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Memantau harga emas secara rutin menjadi langkah penting, baik bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan maupun investor yang menjadikan emas sebagai aset jangka panjang.

Berdasarkan pantauan di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan 24 karat dengan kemurnian 100 persen hari ini tercatat naik sebesar Rp5.000, dari sebelumnya Rp2.420.000 per gram menjadi Rp2.425.000 per gram.

Sementara itu, di toko Lakuemas, harga emas perhiasan 24 karat dengan kadar kemurnian 99 persen juga mengalami kenaikan.

Hari ini, emas perhiasan 24 karat di Lakuemas dibanderol Rp2.222.000 per gram, naik dari harga kemarin yang berada di level Rp2.210.000 per gram.

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Januari 2026

Bagi masyarakat yang berencana membeli emas perhiasan hari ini atau dalam waktu dekat, berikut perbandingan daftar lengkap harga emas perhiasan di dua toko perhiasan ternama, yakni Raja Emas dan Lakuemas.

Harga Emas Perhiasan di Raja Emas

Berikut daftar harga emas perhiasan di Raja Emas berdasarkan informasi yang tertera di situs resminya:

K24 Murni: Rp 2.425.000

K24: Rp 2.305.000

K23: Rp 1.987.000

K22: Rp 1.900.000

K21: Rp 1.815.000

K20: Rp 1.728.000

K19: Rp 1.641.000

K18: Rp 1.556.000

K17: Rp 1.469.000

K16: Rp 1.382.000

K15: Rp 1.297.000

K14: Rp 1.210.000

K13: Rp 1.123.000

K12: Rp 1.038.000

K11: Rp 951.000

K10: Rp 864.000

K9: Rp 779.000

K8: Rp 692.000

K7: Rp 605.000

K6: Rp 520.000

K5: Rp 433.000

Harga Emas Perhiasan di Lakuemas

Sementara itu, berikut daftar harga emas perhiasan hari ini di Lakuemas:

K24 (99%): Rp. 2,222,000

23K: Rp. 1,989,000

22K: Rp. 1,902,000

21K: Rp. 1,819,000

20K: Rp. 1,731,000

19K: Rp. 1,643,000

18K: Rp. 1,555,000

17K: Rp. 1,467,000

16K: Rp. 1,379,000

15K: Rp. 1,293,000

14K: Rp. 1,206,000

13K: Rp. 1,119,000

12K: Rp. 1,031,000

11K: Rp. 943,000

10K: Rp. 857,000

9K: Rp. 769,000

Perlu dicatat bahwa harga emas perhiasan yang disajikan di atas dapat berbeda-beda di toko yang dikunjungi masyarakat.

 

Pembangunan Jembatan Kaca Sukamahi Puncak Bogor Jadi Sorotan, Ditargetkan Rampung Pertengahan 2026

Bogordaily.net – Proyek pembangunan Jembatan Kaca Sukamahi yang berlokasi di kawasan Puncak Bogor terus menyita perhatian publik.

Infrastruktur wisata yang digadang-gadang sebagai jembatan kaca terpanjang di Indonesia ini berdiri di wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, tepatnya di sekitar kawasan Bendungan Sukamahi.

Di tengah progres pembangunan yang semakin mendekati tahap akhir, pemerintah desa setempat menegaskan pentingnya keberpihakan proyek tersebut terhadap masyarakat lokal, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja.

Kepala Desa Sukakarya, Hasan, menekankan bahwa warga sekitar harus menjadi prioritas utama ketika jembatan kaca mulai beroperasi dan membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah besar.

“Nanti setelah beroperasi, tentunya proyek strategis Jembatan Kaca Sukamahi akan membutuhkan banyak tenaga kerja. Kami berharap warga sekitar diutamakan,” ujar Hasan.

Progres Pembangunan Capai 81,3 Persen

Hasan mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pembangunan jembatan kaca komersial tersebut telah mencapai sekitar 81,3 persen. Artinya, proyek strategis ini tinggal menyisakan tahap penyempurnaan dan penyelesaian akhir sebelum resmi dibuka untuk umum.

Ia memperkirakan, setelah jembatan kaca rampung dan mulai beroperasi, kawasan sekitar Bendungan Sukamahi akan mengalami perkembangan pesat, terutama dari sisi ekonomi dan pariwisata.

Berbagai fasilitas pendukung wisata diproyeksikan akan tumbuh, mulai dari restoran, kafe, hingga penginapan yang menyasar wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke kawasan Puncak.

Ikon Ekowisata Baru di Puncak Megamendung

Jembatan kaca Sukamahi tidak hanya dirancang sebagai destinasi wisata biasa, tetapi juga diproyeksikan menjadi ikon ekowisata baru di wilayah Puncak Megamendung.

Keberadaannya diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata alam sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, pemerintah desa menaruh harapan besar agar dampak ekonomi dari proyek ini dapat dirasakan secara langsung oleh warga lokal, bukan hanya oleh investor atau pelaku usaha dari luar daerah.

“Yang paling penting, setelah selesai nanti penyerapan tenaga kerja dari warga sekitar harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Ditargetkan Rampung Pertengahan 2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek Jembatan Kaca Sukamahi kini telah memasuki tahap akhir pengerjaan dan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026.

Jika sesuai rencana, jembatan ini akan menjadi salah satu destinasi unggulan baru di Kabupaten Bogor.

Hasan optimistis kehadiran jembatan kaca tersebut akan membawa dampak positif jangka panjang, khususnya bagi perekonomian masyarakat desa di sekitar Bendungan Sukamahi.

“Pastinya Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi akan menjadi destinasi ekowisata unggulan. Harapan kami manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ungkap Hasan.

Tak hanya menyerap tenaga kerja, kawasan di sekitar jembatan kaca juga akan dikembangkan sebagai zona usaha wisata. Hasan menyebutkan, rencana pengembangan meliputi pembangunan restoran serta berbagai fasilitas penunjang wisata lainnya.

Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi warga lokal, mulai dari sektor kuliner, jasa, hingga pengelolaan homestay.***

Usai Diduga Terima Ancaman, Hesti Purwadinata Berikan Sindiran soal Klarifikasi Roby Tremonti

0

Bogordaily.net – Nama presenter sekaligus komedian Hesti Purwadinata mendadak ikut terseret dalam polemik yang melibatkan buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans.

Hesti disebut-sebut menerima ancaman dari Roby Tremonti setelah secara terbuka menunjukkan dukungannya kepada Aurelie.

Dukungan tersebut disampaikan Hesti setelah membaca buku Broken Strings, memoar yang mengisahkan pengalaman pahit Aurelie di masa remaja, termasuk relasi yang oleh banyak pembaca dinilai mengandung pola child grooming.

Situasi memanas ketika Roby Tremonti dikabarkan melayangkan ancaman kepada Hesti melalui sang suami, Edo Borne.

Roby disebut merasa tidak terima karena namanya kerap dikaitkan oleh warganet dengan sosok “Bobby” dalam Broken Strings, karakter pria dewasa yang diduga melakukan child grooming terhadap Aurelie.

Dugaan Warganet Mengarah ke Roby Tremonti

Dalam buku Broken Strings, Aurelie memang tidak pernah menyebutkan nama asli siapa pun.

Namun demikian, spekulasi warganet berkembang luas dan mengarah pada Roby Tremonti, yang diketahui pernah menjalin hubungan asmara dengan Aurelie beberapa tahun silam.

Saat hubungan tersebut terjadi, Roby disebut berusia hampir dua kali lipat dari Aurelie yang kala itu masih di bawah umur.

Fakta ini kemudian menjadi bahan diskusi publik, meski hingga kini tidak pernah ada pernyataan resmi yang menyebut Roby sebagai sosok “Bobby” dalam buku tersebut.

Sindiran Hesti di Threads Jadi Perbincangan

Terkini, usai kabar ancaman tersebut mencuat, Hesti Purwadinata menuliskan sebuah kalimat bernada sindiran melalui akun Instagram Threads miliknya. Unggahan singkat itu langsung menarik perhatian warganet.

“ketika klarifikasi jadi konfirmasi #leboktahsia,” tulis hestipurwadinata.

Unggahan tersebut dinilai banyak pihak sebagai respons tidak langsung terhadap Roby Tremonti, yang belakangan terlihat aktif memberikan klarifikasi kepada sejumlah awak media.

Meski tidak pernah disebutkan namanya secara eksplisit dalam Broken Strings, Roby menyatakan keberatan karena merasa nama baiknya tercemar akibat spekulasi yang berkembang.

Sikap Roby yang rajin memberikan klarifikasi justru memicu tanda tanya di kalangan warganet. Sebagian netizen mempertanyakan alasan Roby begitu gencar membela diri, meski tidak pernah disebut secara langsung sebagai pelaku dalam buku Aurelie.

Bahkan, tak sedikit warganet yang menilai klarifikasi tersebut justru berbalik arah dan dianggap sebagai bentuk pengakuan tidak langsung.

Unggahan Hesti pun langsung dibanjiri komentar bernada satire dan dukungan. Beberapa komentar warganet yang ramai disorot.

“Disuru klarifikasi malah verifikasi 2 langkah,” tulis akun @vi_prav****.

“wkwkw padahal di buku itu dia gak mention siapapun, tapi si Roby ini tiba-tiba BLARRRR konfirmasi,” tulis akun @vdy****.

“makin dia berkoar makin kita menyamakan dgn yg di buku hasilnya emg sama,” tulis akun @maris****.

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 15 Januari 2026 Masih Stabil, Cek Rinciannya di Sini

0

Bogordaily.net – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau masih stabil pada perdagangan hari ini Kamis, 15 Januari 2026.

Hingga pukul 07.16 WIB, harga emas Antam berada di level Rp 2.665.000 per gram, belum mengalami perubahan dibandingkan posisi sehari sebelumnya.

Mengacu pada data yang tercantum di laman resmi Logam Mulia, harga tersebut masih sama dengan harga penutupan Rabu, 14 Januari 2026.

Dengan demikian, harga emas Antam yang berlaku pada pagi hari ini masih mengacu pada update terakhir yang dirilis pada Rabu kemarin.

Sebelumnya, pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, harga emas Antam tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp 13.000 per gram. Harga naik dari posisi sebelumnya Rp 2.652.000 menjadi Rp 2.665.000 per gram.

Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Variasi ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan investasi jangka panjang, tabungan emas, maupun koleksi logam mulia.

Dengan pilihan ukuran yang beragam, investor pemula hingga investor besar dapat menyesuaikan pembelian sesuai dengan kemampuan dan strategi keuangan masing-masing.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini 16 Januari 2026

Berikut rincian harga emas batangan Antam terbaru:

0,5 gram: Rp 1.382.500

1 gram: Rp 2.665.000

2 gram: Rp 5.270.000

3 gram: Rp 7.880.000

5 gram: Rp 13.100.000

10 gram: Rp 26.145.000

25 gram: Rp 65.237.000

50 gram: Rp 130.395.000

100 gram: Rp 260.712.000

250 gram: Rp 651.515.000

500 gram: Rp 1.302.820.000

1.000 gram (1 kg): Rp 2.605.600.000

Perlu dicatat, harga emas batangan Antam di atas belum termasuk pajak penghasilan (PPh) 22 bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP.

Selain itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga dapat berbeda tergantung kebijakan perusahaan dan kondisi pasar pada hari berjalan.

Investor disarankan untuk terus memantau pembaruan harga resmi yang biasanya dirilis pada pagi hari, serta mempertimbangkan tujuan investasi sebelum melakukan transaksi pembelian maupun penjualan emas.