Home Blog Page 146

Wajah Ayah Kandung Syifa Hadju Disorot Usai Pernikahan

0

Bogordaily.net – Wajah ayah kandung Syifa Hadju—itulah yang ramai dicari. Bukan soal gaun. Bukan dekorasi. Bukan juga kemewahan pesta. Tapi satu sosok yang justru tak terlihat di hari paling sakral itu.

Tanggal 26 April 2026 menjadi hari bahagia bagi Syifa Hadju dan El Rumi. Mereka resmi menjadi suami istri. Publik menyambut. Media sosial riuh. Tapi, seperti biasa, publik tak pernah benar-benar diam.

Ada yang kurang.

Sorotan kemudian berbelok. Tajam. Mengarah ke satu hal: wajah ayah kandung Syifa Hadju.

Pernikahan selebriti memang selalu punya “cerita kedua”. Kadang justru itu yang lebih menarik. Kali ini bukan gosip murahan. Ini tentang asal-usul. Tentang keluarga. Tentang ruang kosong yang terasa nyata.

Keduanya—Syifa dan El—punya latar belakang yang mirip. Sama-sama tumbuh dalam keluarga yang tidak utuh. Publik sudah lama tahu kisah orang tua El. Perceraian Maia Estianty dan Ahmad Dhani bukan cerita baru.

Tapi Syifa? Berbeda.

Nyaris tak ada jejak.

Nama ibunya, Shendy Hadju, dikenal. Tapi ayahnya? Seperti sengaja hilang dari panggung publik.

Di situlah rasa penasaran itu tumbuh. Membesar. Lalu meledak di hari pernikahan.

Paman Syifa, Adhyaksa Dault, memberi sedikit petunjuk. Tidak banyak. Tapi cukup untuk memantik spekulasi.

“Karena bapaknya tidak hadir,” katanya singkat.

Kalimat pendek. Tapi dampaknya panjang.

Publik langsung merangkai cerita sendiri. Kenapa tidak hadir? Di mana posisinya selama ini? Dan yang paling banyak ditanyakan: seperti apa wajah ayah kandung Syifa Hadju?

Tidak hadirnya sang ayah membuat akad nikah menggunakan wali hakim. Sebuah keputusan yang sah secara hukum. Tapi tetap menyisakan tanya secara emosional.

Yang menarik—atau mungkin sengaja—Syifa tak pernah membuka identitas ayahnya ke publik. Tidak di wawancara. Tidak di media sosial. Seolah ada garis batas yang tak boleh dilanggar.

Dan publik? Selalu ingin melampaui batas itu.

Di era digital, misteri justru menjadi magnet. Semakin disembunyikan, semakin dicari. Semakin tak terlihat, semakin ingin diketahui.

Kini, di balik kebahagiaan pernikahan itu, satu cerita tetap menggantung. Tentang sosok ayah yang tak hadir. Tentang masa lalu yang belum sepenuhnya terbuka.

Dan tentang satu hal yang terus berulang di kepala publik: wajah ayah kandung Syifa Hadju.***

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Rabu 29 April 2026

0

Bogordaily.net-Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Rabu 29 April 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Rabu 29 April 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Mall Jambu Dua dan Lippo Plaza Keboen Raya mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.***

Muhammad Irfan Ramadan

Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman mengajak pengusaha UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara optimal sebagai pengungkit pengembangan usaha.

“Saya berpesan kepada pengusaha UMKM di NTT untuk disiplin dalam menggunakan dana KUR sebagai modal usaha, mengelola usaha dengan baik, dan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar,” ujar Menteri Maman saat membuka Sosialisasi dan Akad Massal KUR Provinsi Nusa Tenggara Timur di Labuan Bajo, Selasa (28/4).

Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi dan akad massal ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan KUR, sekaligus mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM dalam rangka mencapai target proporsi pembiayaan perbankan sebesar 25 persen bagi UMKM.

“Momentum ini merupakan upaya percepatan realisasi target penyaluran KUR tahun 2026, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung pembiayaan UMKM,” katanya.

Secara nasional, penyaluran KUR hingga 26 April 2026 telah mencapai Rp91,6 triliun kepada 1,4 juta pengusaha UMKM. Kualitas penyaluran juga terus membaik, tercermin dari 63,12 persen KUR yang telah tersalurkan ke sektor produksi.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, penyaluran KUR telah mencapai Rp898 miliar kepada lebih dari 19 ribu pengusaha UMKM. Capaian ini menunjukkan akses pembiayaan di NTT terus berkembang dan perlu terus dioptimalkan, sejalan dengan potensi ekonomi daerah sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan nasional yang memiliki peluang besar bagi pengembangan UMKM dan integrasi ke pasar global.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi UMKM, serta memberikan dampak langsung bagi penguatan ekonomi daerah,” ujar Menteri Maman.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) KUR antara Kementerian UMKM selaku Kuasa Pengguna Anggaran KUR dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur sebagai penyalur KUR.

Menteri Maman mengapresiasi kesiapan Bank NTT yang kembali dapat menyalurkan KUR dengan nilai sekitar Rp350 miliar, setelah sebelumnya sempat tidak menyalurkan.

“Saya berharap peran bank tidak hanya menyalurkan KUR, tetapi juga memberikan pendampingan dan literasi keuangan kepada nasabah agar usaha mereka semakin berkembang dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melki Laka Lena yang hadir bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere menekankan pentingnya tata kelola yang baik dari seluruh bank penyalur.

“KUR harus menjadi instrumen penggerak ekonomi kerakyatan, sehingga cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat benar-benar terwujud,” ujarnya.***

Undian Debit FC Barcelona Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Nonton Eksklusif Langsung di Camp Nou

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menggelar pengundian Program BRI Debit FC Barcelona di Kantor Pusat BRI, Jakarta (28/4) sebagai bentuk apresiasi bagi nasabah.

Program ini memberikan kesempatan bagi nasabah untuk memenangkan pengalaman eksklusif melalui berbagai hadiah yang ditawarkan.

Dalam program ini, nasabah berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa once in a lifetime experience perjalanan eksklusif ke Spotify Camp Nou yang mencakup tiket pertandingan kandang FC Barcelona, tur museum, serta akomodasi yang telah disiapkan. Program perjalanan ini direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026.

Direktur Network and Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas nasabah dalam menggunakan layanan dan produk BRI.

“Program BRI Debit FC Barcelona kami hadirkan sebagai wujud komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah. Tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai pengalaman eksklusif yang relevan dengan minat masyarakat, khususnya penggemar sepak bola,” ujarnya.

Program BRI Debit FC Barcelona merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam memperkuat akuisisi dan aktivasi nasabah melalui produk kartu debit co-branding. Kartu ini tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga menghadirkan berbagai benefit tambahan bagi nasabah.

BRI Debit FC Barcelona menghadirkan berbagai manfaat eksklusif, mulai dari kartu co-branding edisi terbatas dengan desain ikonik FC Barcelona hingga diskon 20% untuk bergabung sebagai Culers Premium Membership yang memberikan akses ke beragam privilese resmi klub.

Selain itu, tersedia potongan harga untuk pembelian tiket pertandingan, tur stadion, museum, serta merchandise resmi, termasuk tambahan diskon di online store dan kesempatan mendapatkan akses lebih awal dalam pembelian tiket.

Selain hadiah utama tersebut, BRI juga menghadirkan beragam hadiah menarik, mulai dari jersey bertanda tangan pemain FC Barcelona, topi bertanda tangan legenda klub, hingga merchandise resmi lainnya. Seluruh proses pengundian dilaksanakan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku dan disaksikan oleh pihak terkait.

Nasabah tetap dapat mendaftar Program BRI Debit FC Barcelona melalui unit kerja BRI maupun website resmi BRI sesuai ketentuan yang berlaku, meskipun pengundian telah dilakukan.

Program BRI Debit FC Barcelona tahap 1 merupakan bagian dari rangkaian program yang berlangsung sejak Januari hingga 20 April 2026. Pengundian tahap pertama ini menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah yang telah berpartisipasi aktif dalam program.

“Program ini akan terus berlanjut melalui tahapan pengundian berikutnya serta berbagai penawaran dan benefit menarik lainnya bagi nasabah, sejalan dengan komitmen BRI untuk menghadirkan program inovatif yang memberikan nilai tambah bagi para pemegang kartu. Melalui program ini, BRI juga mendorong peningkatan transaksi non-tunai sekaligus memperkuat interaksi dengan nasabah sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan yang mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah,” pungkas Aquarius.***

 

 

Dheri Wiriadirama Beberkan Tantangan Bogor Tengah, Dari Kenaikan Kasus Stunting hingga Penertiban PKL

0

Bogordaily.net – Kecamatan Bogor Tengah terus memperkuat langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan, mulai dari penanganan stunting, penataan pedagang kaki lima (PKL), hingga penguatan konsep Kota Layak Anak.

Sebagai wilayah yang berada di pusat aktivitas Kota Bogor, Bogor Tengah disebut memegang peran penting karena menjadi kawasan yang mencakup pusat pemerintahan, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kawasan Istana Kepresidenan.

Di tengah posisi strategis tersebut, berbagai persoalan perkotaan dinilai memerlukan penanganan lintas sektor yang terintegrasi.

Hal tersebut disampaikan Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, dalam kegiatan press gathering bersama insan pers yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Bogor Tengah, Selasa, 28 April 2026

Dalam pemaparannya, Dheri menegaskan bahwa sinergi antar sektor menjadi kunci untuk menjaga citra Bogor Tengah sebagai representasi wajah Kota Bogor.

Salah satu isu yang disorot adalah perkembangan program penanganan stunting. Ia mengungkapkan adanya peningkatan jumlah kasus berdasarkan hasil penimbangan dari Agustus 2025 hingga Februari 2026.

“Kenaikan hampir 122 anak memang menjadi catatan yang cukup berat bagi kami. Namun di sisi lain, ada 90 anak yang berhasil keluar dari status stunting, ini tentu menjadi hal yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Menurutnya, lonjakan angka tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kegagalan program, melainkan juga dipengaruhi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan balita ke Posyandu. Hal ini membuat data yang sebelumnya belum tercatat kini mulai teridentifikasi.

“Banyak balita yang baru terdata di Februari karena sebelumnya belum pernah datang ke Posyandu, padahal usianya sudah di atas tiga tahun. Kami mengimbau para orang tua untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu,” tambahnya.

Selain sektor kesehatan, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) juga menjadi perhatian serius. Beberapa titik seperti Jalan Pedati, Saketeng, Jalan Roda, dan kawasan Alun-Alun Bogor terus dipantau agar tidak kembali dipadati aktivitas jual beli di area yang tidak semestinya.

Sebagai langkah pengendalian, pemerintah kecamatan akan memasang papan peringatan di sejumlah lokasi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menegaskan bahwa area tersebut bukan diperuntukkan bagi aktivitas berdagang.

“Penempatan plang ini menjadi bentuk penegasan aturan. Kami juga sudah menyiapkan opsi relokasi bagi para pedagang ke Pasar Sukasari dan Pasar Warung Jambu,” jelasnya.

Ia pun mengakui bahwa proses penataan tidak bisa instan, mengingat adanya kebiasaan yang sudah berlangsung lama. Oleh karena itu, patroli rutin dilakukan secara bergilir dengan melibatkan seluruh kelurahan di wilayah Bogor Tengah.

Terkait upaya mewujudkan Kota Layak Anak, Dheri menyebutkan bahwa langkah awal difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Sejumlah kantor kelurahan dan kecamatan kini mulai dilengkapi fasilitas ramah anak, seperti area bermain.

“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat yang membawa anak saat mengurus administrasi bisa merasa lebih nyaman. Ini bagian dari komitmen kami mendukung Kota Layak Anak,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Kecamatan Bogor Tengah berharap hubungan baik dengan media dapat terus terjaga, sehingga informasi pembangunan dapat tersampaikan secara luas dan berimbang kepada masyarakat.

(Fikri)

Kontingen Kota Bogor Terus Berlatih Keras Hadapi Porprov Jawa Barat XV

0

Bogordaily.net – Para atlit dari 54 Cabang Olahraga (cabor) kontingen Kota Bogor yang akan bertanding untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026 terus berlatih keras.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menerima paparan terkait kesiapan kontingen Kota Bogor untuk menghadapi ajang olahraga tersebut.

“Ini tindak lanjut dari rapat kerja sebelumnya yang digelar pada bulan puasa lalu,” kata Jenal Mutaqin

Jenal menyampaikan bahwa dari mulai Februari sampai hari ini intensitas latihan atlit di 54 cabor sedikit meningkat.

Dengan durasi per minggu hampir 5 kali latihan para atlet tapi tentu tidak terlalu meporsil.

“Kita ingin mengukir bahwa peningkatan dan ketahanan fisik dan kesehatan mereka betul-betul handal dan siap untuk mengahadapi pertarungan nanti di bulan November di porprov 2026,” ujarnya.

Selain evaluasi program latihan, terang Jenal, rapat juga membahas berbagai usulan dari masing-masing cabang olahraga.

Beberapa di antaranya telah mulai mengikuti program try in dan try out melalui keikutsertaan dalam berbagai ajang kompetisi.

“Mereka mulai ikut pertandingan di beberapa even seperti Judo kemarin di Penang mendapat 2 emas alhamdulillah sebagai permulaan. Kemudian sepeda di Filipina dapat perak juga,” jelas Jenal

Ia menerangkan, beberapa event try in try out ini akan diberikan kesempatan kepada masing-masing cabor untuk coba melati diri lebih awal.

Hal tersebut bertujuan untuk menguji mental dan fisik ketangkasan serta kemampuan agar persiapannya lebih matang lagi.

“Dan kita juga tadi membahas SOP tentang administrasi dan organisasi agar tertib hukum dan tertib regulasi dan semua tentu semua berjalan dengan lancar,” tutup Jenal

(Muhammad Irfan Ramadan)

Daftar Nama Korban Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur, 14 Meninggal dan 84 Luka Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit

0

Bogordaily.net – Duka mendalam menyelimuti insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026.

Kecelakaan besar yang mengguncang jalur perkeretaapian padat di wilayah Bekasi itu menyebabkan korban jiwa dan puluhan korban luka.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia tercatat 14 orang, sementara 84 korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Kota maupun Kabupaten Bekasi.

Proses evakuasi korban telah dilakukan petugas gabungan, sementara penanganan medis masih terus berlangsung.

Selain fokus pada penyelamatan dan penanganan korban, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian.

Seluruh barang tersebut kini ditempatkan dalam layanan lost and found serta didata bersama kepolisian guna membantu proses identifikasi.

KAI Buka Posko Informasi untuk Keluarga Korban

Untuk membantu keluarga korban mendapatkan informasi, KAI juga membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di area stasiun.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait penumpang dapat mengakses Contact Center KAI 121 atau mendatangi posko yang tersedia.

Langkah ini dilakukan untuk membantu keluarga korban memperoleh informasi resmi di tengah proses identifikasi yang masih berjalan.

Dari seluruh fasilitas kesehatan yang menangani korban, RSUD Kota Bekasi tercatat menerima korban paling banyak. Rumah sakit ini menampung total 50 korban, termasuk tiga korban meninggal dunia.

Pihak rumah sakit juga telah membuka posko informasi untuk memudahkan keluarga mencari data korban.

Korban Meninggal Dunia di RSUD Kota Bekasi:

  • Nuryati
  • Nurlaela
  • Enggar Retno Krisjayanti

Korban Luka-Luka di RSUD Kota Bekasi:

Desvita, Ahmad Nur Syahril, Subur, Shofi Salsabila, Siti Maryam, Rifan Mandhara, Anggita R. Utami, Hari Septiansyah, Dwi Apriliana, Ratri Intan, Andi Saputra, Sausan Sarifah, Dinasti Kusumawardani, Yuliana, Ira Indira Putri, Hari Septiansyah, R. Rustiati, Amalia Khazanah Ulfa, Vira Oktaviani Putri, Yuliana Nur Pratama, Nuryati, Nuriyah Indah Rahmawati, Stefani Sofia, Iis Suendi, Fitria Husni, Dewi Sagita, Afna Regita, Anggita, Alfiana, Yunita Endang, Leni Julianti, Ricky, Purwanti, Laily, M. Anwar, Ester Rajagukguk, Eri Rustiati, Evy, Suryati, Mustika Ayu Pujiana, Dewi Suryani, Despita, Ayunda Rahmawati, Choirunnisa Rahmadhani, Rista Triana, Pamilang Rani Situmorang, Muchlis, Nurul, Mia Citra, Endang Kuswati.

Korban di Rumah Sakit Lain

RS Bella Bekasi

  • Luka: Michele Chan, Suwanto, Ratna Purnama Sari, Ayu P
  • Meninggal: Ristuti Tustirahato

RS Bhakti Kartini

  • Luka: Nasyfa Juliani

RS Hermina Bekasi

  • Luka: Alvala, Cinda Poppy

RS Mitra Keluarga Bekasi Timur

  • Luka: Safira Anastasya (pulang), Emi (pulang), Satanti Puji Vestari, Sonia Artiela Pratiwi, Hendro Efendi
  • Meninggal: Adelia Rifani

RS Mitra Plumbon

  • Luka: Dofo Herwanto, Rini Hutani, Safia Mutiara, Jaenudin (pulang)

RS Primaya

  • Luka: Ny. Qonita, Ny. Allana, Tn. Vebrian (pulang), Dinda Aulia, Sabrina, A. Siska Nur (pulang), Risky Mardiyanti (pulang), Adhe Jesica, Bayu Kurniawan (pulang), Elizabeth Rouli Artha

RS Siloam Bekasi Timur

  • Luka: Imam Bukhori, Heni Fitrianj

RSUD Kabupaten Bekasi

  • Luka: Siti Fatonah

RS Mitra Bekasi Barat

  • Luka: Nadindravela Azzahra (pulang), M. Nauval Akbar Ramadhan

 

Strategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot

0

Bogordaily.net – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media sosial resmi, Tim Teknik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bergerak melakukan penelusuran serta penanganan terhadap gangguan distribusi air bersih.

Dan hasil monitoring dilapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air di sepanjang jalur distribusi Metro – Cibinong, yang berdampak langsung kepada 1.021 pelanggan di wilayah Tarikolot.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, menyampaikan berbagai langkah strategis untuk percepatan penanganan. Di antaranya pembangunan jaringan pipa baru sepanjang ± 683 meter dengan diameter 6 inch dari Booster Citeureup menuju Tarikolot melalui jalur Cibinong – Citeureup (Booster Pump Sukaraja), yang telah diselesaikan pada 10 April 2026.

“Selain itu, dilakukan pula optimalisasi sistem distribusi melalui penambahan debit inlet, pemasangan valve untuk pengaturan aliran, serta peningkatan tekanan pompa pada Booster Pump Citeureup. Upaya ini diperkuat dengan penambahan suplai dari Booster Az-Zikra Sentul guna mendukung kebutuhan air di wilayah Tarikolot.” ucapnya.

Pada Jumat, 17 April 2026, petugas Tirta Kahuripan juga melaksanakan pemasangan gate valve untuk pengaturan aliran serta pekerjaan tapping pipa pada jalur Pondok Citeureup dan Tarikolot.

Pekerjaan dilakukan sejak malam hingga pagi hari sebagai bagian dari upaya optimalisasi jaringan distribusi, sehingga tekanan dan debit air yang diterima pelanggan dapat meningkat secara maksimal.

Saat ini, Tim Distribusi Tirta Kahuripan terus melakukan berbagai langkah teknis untuk meningkatkan debit dan suplai air, guna memenuhi kebutuhan pelanggan secara bertahap.

Upaya ini meliputi pengaturan sistem distribusi serta optimalisasi sumber pasokan yang tersedia. Dengan harapan pelanggan di wilayah Tarikolot kembali dapat kembali menikmati layanan air bersih dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang terjaga.

Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pengaliran yang tidak sebentar di wilayah tarikolot dikarenakan membutuhkan waktu untuk melakukan step test evaluasi pengaliran dari hulu ke hilir.

Dan apresiasi kepada pelanggan yang aktif menyampaikan laporan melalui media sosial, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta respons terhadap kebutuhan pelanggan.

 

2 Tim Damkar Kabupaten Bogor Masuk Babak ke 6 Besar di Ajang National Firefighter Skill Competition 2026

0

Bogordaily.net – Dua tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan asal Kabupaten Bogor mengikuti ajang National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 yang di Kota Palembang, sejak 27 hingga 29 April 2026.

Adapun, tim Damkar meraih poin yang cukup besar dalam National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 kategori Ladder Pitching.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan bahwa, dua tim terbaiknya itu telah menorehkan sekitar 1.700 poin.

“Ladder Pitching itu Kabupaten Bogor yang tim 1 meraih 1.763 poin, dan yang tim 2 meraih 1.762 poin,” kata Yudi kepada wartawan, Selasa, 28 April 2026.

Menurutnya, torehan poin itu membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor tembus ke 6 besar perhitungan poin terbesar dengan wilayah lainnya.

“Menurut perhitungan normal itu kita masuk final, 6 besarnya itu ada Kota Bekasi tim 1 dan 2, Provinsi Kalimantan Selatan, Bandung, dan kita Kabupaten Bogor tim 1 dan 2,” jelasnya.

Kemudian, melihat hasil positif itu, Yudi optimis dua timnya tersebut bisa tembus ke babak final dan meraih gelar juara.

“Kita optimis bisa masuk final dan beberapa nomor bisa kita rebut karena setiap nomor itu ada pemain terbaik dan sebagainya, saya yakin dan harapan kita jadi juara umum masih terlihat dan kita yakini bisa capai itu,” ujar Yudi.

Sebagai informasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor di hari kedua ini tengah mengikuti pelaksanaan NFSC 2026 dalam kategori Hose Laying dan Survival.(Albin)

Tuntut Penyelesaian Bankeu 2025, Warga Tonjong Geruduk Kantor Desa

0

Bogordaily.net – Warga Desa Tonjong, khususnya di wilayah RW 06, kembali menggelar aksi protes terkait belum selesainya program Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun 2025 serta pembangunan yang kini belum selesai.

Setelah aksi pertama tidak mendapat respon dari pihak pemerintah Desa, warga kembali menggeruduk kantor Desa Tonjong dilanjut ke Kantor Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor pada Selasa 28 April 2026.

Aksi ini menjadi bentuk kekecewaan warga terhadap lambannya penyelesaian proyek yang seharusnya rampung pada Desember 2025.

Warga menanti akan pembangunan jalan yang akan dibangun melelui bankeu tersebut tidak dapat diselesaikan dengan baik, maka bankeu selanjutnya Desa Tonjong serta warga yang merugi.

Terkait hal itu karena pembamgunan yang mangkrak membuat lembar pertanggung jawaban (LPJ) bankeu tidak bisa diajukan di tahun selanjutnya.

Namun warga tetap pada intinya dengan ingin segera menyelesaikan apa yang sudah dijanjikan bankeu 2025 ini melalui pembangunan yang nyata.

Dalam wawancara, Hasan Ocim selaku perwakilan warga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kejelasan terkait kelanjutan program tersebut.

Padahal, bankeu tersebut dinilai sangat penting bagi kebutuhan infrastruktur dan kepentingan masyarakat setempat.

“Kami warga Desa Tonjong, khususnya RW 06, menuntut Bankeu 2025 yang seharusnya selesai di Desember, tapi sampai sekarang belum ada penyelesaian,” ujar Hasan Ocim.

Ia menjelaskan, aksi yang dilakukan warga bukanlah yang pertama. Sebelumnya, warga telah melakukan aksi serupa, namun tidak mendapat tanggapan dari pihak terkait.

Kondisi tersebut membuat warga kembali turun untuk kedua kalinya guna menuntut kejelasan.

“Kami sudah melakukan aksi pertama, tapi tidak ada respon. Maka dari itu kami melakukan aksi kedua, mulai dari tingkat desa hingga ke kecamatan, untuk menuntut penyelesaian Bankeu tersebut,” lanjutnya.

Meski demikian, aksi yang dilakukan warga mulai mendapat tanggapan dari pemerintah.

Hasan Ocim menyebutkan bahwa, pihak pemerintah akhirnya membuka ruang untuk mediasi ulang guna mencari solusi bersama.

“Alhamdulillah, dari pemerintah menerima untuk mediasi ulang, dengan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk pelaksana proyek, CV Kunci, serta PJ lama yang terlibat dalam pelaksanaan Bankeu tersebut,” jelasnya.

Warga berharap, melalui mediasi yang akan dilakukan, persoalan ini dapat segera menemukan titik terang dan proyek Bankeu 2025 bisa diselesaikan sesuai harapan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu realisasi dari hasil mediasi yang dijanjikan pemerintah, sekaligus menaruh harapan besar agar pembangunan yang tertunda segera dilanjutkan dan diselesaikan.(Fikri)