Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 1528

Weekday’s Coffee & Eatery Hadir di Lobby RSUD Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Weekday’s Coffee & Eatery Hadir di Lobby RSUD Kota Bogor.

Ada pemandangan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor. Kehadiran Gerai Weekday’s Coffee & Eatery di lobby RSUD Kota Bogor membuat suasana rumah sakit plat merah ini menjadi sedikit berubah.

Ketika masuk ke ruang lobby RSUD, jauh dari kesan seram dan sedih. Namun sebaliknya laiknya masuk ke sebuah kafe.

Gerai Weekday’s menyajikan makanan dan jajanan pasar yang higienis, dan tentunya dengan harga yang sangat terjangkau.

Owner Weekday’s Coffee & Eatery,  Ahmad Ikhsan Ramadan mengatakan, hadirnya Weekday’s di RSUD Kota Bogor ini untuk mempermudah masyarakat ketika menunggu pasien kemudian mencari makan atau minum tidak perlu jauh-jauh harus ke luar rumah sakit, karena sudah ada di lingkungan RSUD.

“Alhamdulillah, hari ini kita launching dan dihadiri langsung oleh Pak Ilham selaku Dirut RSUD Kota Bogor,” ujar Ikhsan seusai launching Weekday’s Coffee & Eatery, Minggu (7/7/2024).

Ikhsan menjelaskan, biasanya secara umum cafe itu menyediakan kopi dan roti atau kue saja, tetapi di Weekday’s semua jajanan pasar ada di sini. Makanan dengan nuansa prasmanan lengkap tersedia seperti karedok, nasi liwet, maupun nasi goreng, dengan harga yang tentunya sangat terjangkau, sehingga semua kalangan bisa menikmatinya.

“Kenapa namanya Weekday’s, karena kita buka di hari kerja dari Senin sampai Jumat. Sedangkan jam operasionalnya mulai pukul 07.00-22.00 WIB. Untuk harganya dari Rp3.000 sampai Rp20 ribuan saja,” ujarnya.

Weekday's Coffee & Eatery Hadir di Lobby RSUD Kota Bogor

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr Ilham Chaidir menyambut baik hadirnya Weekday’s Coffee & Eatery di RSUD. Dia pun menyampaikan bahwa pihaknya ingin memajukan UMKM Kota Bogor.

“Memang ada prosedural melalui proses yang adil dan saya meminta syarat bahwa menu yang disiapkannya harus menunjang dengan layanan masyarakat, dan terakhir tentu harganya yang terjangkau,” kata dr Ilham Chaidir.

Selain itu, pihaknya juga menekankan kepada pengelola untuk mengedepankan infak sodaqoh kepada anak yatim, karena di sini bukan cuma membuka usaha bagi pengelola, tetapi harus ada sisi ibadahnya.

“Koperasi juga akan kita majukan di RSUD. Ini sebenarnya untuk meningkatkan mutu layanan, dan hadirnya gerai Weekday’s untuk memuliakan masyarakat yang menunggu pasien. InsyaAllah, ada beberapa gerai lagi yang akan buka, yang tentunya seusai dengan ketentuan,” pungkasnya.***

(Acep Mulyana)

Pj Bupati Bogor Boyong Semua OPD untuk Pikirkan Penataan Puncak

0

Bogordaily.net – Pasca pembongkaran kios liar 500-an pedagang di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, masih menyisakan sederet persoalan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih harus memikirkan sederet solusi agar usaha ratusan pedagang yang dipindah ke Rest Area Gunung Mas bisa hidup kembali.

Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu pun gerak cepat (gercep) untuk mengatasinya. Ia memboyong semua pemangku kepentingan ke Rest Area Gunung Mas untuk duduk bersama dalam acara Ramah Tamah dan Penyampaian Kebijakan Penataan Kembali Puncak yang Berwawasan Lingkungan, Minggu (7/7/2024).

Mereka yang diboyong adalah semua Pejabat dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Hikal Kurdi, Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Forkopimda, perwakilan Kementerian PUPR, PTPN 1 Regional 2 Gunung Mas, PT SSBP, PT Telkom dan Telkomsel, Bank Jabar Banten, PHRI, ASITA, Kadin, Camat Cisarua, Camat Megamendung, para Kepala Desa se-Cisarua, Kepala UPT terkait, Ketua MUI Cisarua dan tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, koordinator pedagang, Kerukunan Wargi Puncak, pengurus komunitas, Pengurus Desa Wisata, dan lainnya.

Dalam acara tersebut, Asmawa Tosepu langsung menjadi pimpinan rapat sekaligus moderator. Ia bahkan mengabsen satu per satu semua pimpinan OPD dan pihak-pihak yang diundang. Asmawa pun terlihat kecewa karena beberapa pimpinan OPD tidak hadir tanpa pemberitahuan kepada dirinya.

Dalam kesempatan tersebut, Asmawa Tosepu menegaskan bahwa penanganan kawasan Puncak khususnya Rest Area tidak ingin lagi parsial. Akan tetapi harus terintegrasi dengan baik.

“Saya tidak ingin semua yang disepakati dalam notulensi ini tidak hanya jadi penghias di laci atau di lemari-lemari arsip itu. Karena hasil hari ini akan saya presentasikan di depan Menteri PUPR dan akan saya laporkan ke Penjabat Gubernur Jawa Barat dan Direktur PTPN,” ungkap Asmawa Tosepu.

Deretan Persoalan dan Solusi

Usai dibuka Asmawa Tosepu, acara langsung digas dengan pemaparan inventarisasi persoalan yang selama ini terjadi di Rest Area Gunung Mas berikut solusi-solusi yang diharapkan oleh Direktur PT Sayaga Wisata Supriadi Jufri selaku pengelola Rest Area Gunung Mas. Yakni;

1. Para pedagang yang sudah masuk ke Rest Area meminta dibuat tangga karena selama ini banyak kios yang terhalang pagar.
2. Di Rest Area Gunung Mas terdapat 516 kios tetapi tidak ada tempat untuk atraksi wisata. Sehingga.
3. PT Sayaga wisata meminta agar ada penambahan luas lahan Rest Area dari saat ini 7 hektar menjadi minimal 10 hektar.
4. Akan merelokasi komunitas pedagang bunga ke Rest Area.
5. Pedagang berharap ada rekayasa arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak saat buka tutup jalur dan dialihkan ke Rest Area.
6. Banyak komunitas pelaku UMKM yang berharap Rest Area menjadi pusat kegiatan UMKM namun perlu bantuan fasilitasi peralatan atau mesin untuk memproduksi kerajinan.
7. Diharapkan kegiatan ekstrakurikuler 3.000 sekolah se-Kabupaten Bogor dapat dipusatkan di Rest Area Puncak setiap minggunya, namun masih terkendala area tempat tampil untuk beragam lomba dan pentas seni budaya dan kreativitas pelajar.
8. Di Rest Area Gunung Mas sudah tersedia tempat atau gerai pelayanan publik dari beberapa dinas namun masih perlu penambahan klinik kesehatan.
9. PT Sayaga Wisata punya mimpi jangka panjang di mana ke depan ingin membangun suspensions bridge atau jembatan rawayan yang terkoneksi dari bukit Gantole ke Rest Area Gunung Mas sebagai atraksi wisata untuk menyedot wisatawan.
10. Rest Area Gunung Mas bisa dijadikan tempat hajatan bagi warga se-Kecamatan Cisarua dan gratis sesuai permohonan Camat dan pada Kepala Desa se-Cisarua.
11. PT Sayaga Wisata punya 57 karyawan tetapi tidak mampu meng-handle kebersihan di Rest Area Gunung Mas.
12. Ada harapan Kantor Samsat Cisarua dipindahkan ke Rest Area Gunung Mas jika memungkinkan.
13. Diharapkan ada pos bersama untuk Satpol PP, polisi, dan Dishub.
14. Ada penambahan MCK/toilet dan mushola.
15. Dari total 516 kios, terdapat 400-an kios kering dan 100-an kios basah. Namun tidak ada saluran air bersih dan air kotor untuk keperluan mencuci setiap pedagang.
16. Diharapkan dibangunnya kantor bersama pelaku wisata seperti HPI, PHRI, ASITA, dan Badan Promosi Wisata. Terutama yang mendesak kantor seperti ini diminta oleh Asosiasi Sopir Wisatawan Arab yang memiliki 800 mobil.
17. Harus tersedianya bengkel dan SPBU.
18. Dibentuk Satgas bersama menegakkan program nobat atau nongol babat agar pedagang yang sudah masuk ke Rest Area tidak kabur karena iri masih ada pedagang yang berjualan di luar Rest Area.
19. Perluasan area parkir.
20. Diminta peran Kadin agar ada swastanisasi pengolahan sampah termasuk perbanyakan atraksi wisata.
21. Harus dibangun gerai OKB atau oleh-oleh khas Bogor.
22. Ada permohonan dari warga agar ada rebranding dari semula Rest Area menjadi nama lain yang sesuai dengan kearifan lokal.
23. Rest Area menjadi home base semua komunitas (pesepeda/goweser, crosser, komunitas mobil motor, offroader, musisi, seniman, budayawan, dll).
24. Kepada PDAM Tirta Kahuripan diminta memperbaiki semua saluran air karena dalam waktu empat sejak tahun dibangun terdapat banyak kebocoran pipa.***

(Acep Mulyana)

PKS Kota Bogor Gelar Apel Siaga Pemenangan Pilkada 2024

0

Bogordaily.net Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor menggelar Apel Siaga Pemenangan Pilkada 2024, Minggu 7 Juli 2024.

Apel Siaga dihadiri oleh seluruh pimpinan, pengurus, anggota fraksi PKS, serta ratusan kader PKS.

Adityawarman Adil, Ketua Satuan Tugas (SATGAS) Jabar Putih Kota Bogor menyampaikan bahwa Apel Siaga Pemenangan ini sebagai langkah awal untuk persiapan Pilkada 2024.

“Apel Siaga ini kami mengumpulkan semua struktur pemenangan untuk bersiap menghadapi Pilkada 2024. Target kami hanya satu, memenangkan Kang Atang sebagai walikota Bogor 2024” jelas Kang Adit, panggilan akrabnya.

Selepas pelaksanaan Apel Siaga, secara serentak ribuan kader PKS Kota Bogor sambangi 799 RW sekota Bogor. Kader PKS kembali menyapa warga, mengadakan beragam kegiatan bersama warga.

“Turun ke wilayah, adakan kegiatan bersama warga, sebenarnya bukan aktifitas yang baru bagi PKS. Sepanjang tahun, sepanjang bulan, ada atau tidak ada Pilkada, PKS selalu bersama dengan warga. Yang membedakan giat hari ini adalah, para kader kompak mengenalkan Kang Atang sebagai calon walikota Bogor,” tutup Kang Adit.

Seperti yang diketahui, Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPW PKS Jawa Barat Iwan Suryawan menyampaikan, PKS satu suara mengusung Atang Trisnanto untuk maju menjadi cawalkot Bogor, melihat pengalaman dan kapabilitas Atang di DPD PKS dan DPRD Kota Bogor.

“PKS satu suara mengusung kader terbaiknya, Atang Trisnanto untuk maju sebagai cawalkot Bogor. Terkait pengalaman dan kapabilitas beliau sudah tidak diragukan lagi. Prestasi yang diraih baik sebagai ketua DPD PKS Kota Bogor juga sebagai Ketua DPRD Kota Bogor jadi bukti Kang Atang mampu untuk memimpin Kota Bogor,” kata Iwan. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

Jangkau Wilayah Bogor Secara Merata, Ade Wardhana Siap Sejahterakan Babinsa hingga Bhabinkamtibmas

0

Bogordaily.net – Calon Bupati Bogor 2024 Ade Wardhana akan menyejahterakan Babinsa hingga Bhabinkamtibmas agar mampu menjangkau wilayah Bogor secara merata.

Hal itu mengingat luas wilayah Kabupaten Bogor sehingga membuat sejumlah aspek masih butuh lebih banyak perhatian. Salah satunya, faktor keamanan yang seharusnya bisa dimaksimalkan lewat personel TNI maupun Polri.

Beberapa polsek menghadapi keterbatasan dalam hal jumlah personel dan peralatan yang tersedia untuk menangani berbagai kasus dan situasi darurat. Keterbatasan ini dapat mengurangi efektivitas respons polisi terhadap insiden yang terjadi.

Total sebanyak 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Namun, hanya 32 Polsek yang berada di bawah komando Polres Bogor.

“Idealnya, setiap kecamatan memiliki Polseknya masing-masing dengan jumlah personel memadai. Dengan begitu, keamanan warganya pun bisa terjamin dengan optimal,” tutur Bakal Calon Bupati Bogor, Ade Wardhana Adinata.

Menurut Ade, kesejahteraan personel kepolisian itulah yang harus diperhatikan. Ia menilai, personel yang sering turun dan bersosialisasi dengan masyarakat harus mendapatkan lebih banyak apresiasi.

Hal itulah yang akan disasar Ade Wardhana Adinata dalam upayanya memperbaiki Kabupaten Bogor. Sebagai bakal calon bupati yang mengusung slogan NgahADEkeun, ia bakal menjembatani kesejahteraan personel kepolisian tersebut, termasuk bhabinkamtibmas.

“Kesejahteraan teman-teman personel keamanan ini yang memang harus kita perhatikan. Peran mereka tidak bisa kita nafikan sangat penting untuk menjaga Kabupaten Bogor tetap kondusif hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau,” papar lelaki yang juga eksportir asal Bogor ini.

Ade mencontohkan, kantor Polsek Rancabungur yang justru berlokasi di Semplak. Seharusnya, personel kepolisian mendapatkan kantor yang layak dengan fasilitas memadai.

“Hal ini kan bisa mempengaruhi kinerja dan kenyamanan petugas serta masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan,” tandasnya lagi.

Bagi Ade, rehabilitasi kantor kepolisian di setiap wilayah menjadi salah satu targetnya dalam membangun Kabupaten Bogor. Ia pun siap memprioritaskan pembangunan polsek-polsek jika terpilih menjadi Bupati Bogor.

Tak hanya bhabinkamtibmas, Ade juga siap meningkatkan kesejahteraan para personel Korem, termasuk Babinsa. Merekalah yang juga bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dalam menyentuh langsung masyarakat.

“Kabupaten Bogor punya wilayah yang luas dan bervariasi, termasuk daerah pegunungan dan pedesaan yang terpencil. Polsek di daerah-daerah ini sering kali menghadapi tantangan dalam hal aksesibilitas dan komunikasi,” bebernya.

Seperti diketahui, Ade Wardhana menjadi salah satu bakal calon bupati yang akan bertarung dalam Pilkada 2024. Ia pun siap memperbaiki daerah kelahirannya itu agar menjadi lebih baik lagi.***

Duduk Perkara Nur Aty, Jebolan D Academy yang Dilapor  ke Polda Sulsel 

0

Bogordaily.net – Nur Aty atau Aty Kodong dilaporkan ke Polda Sulsel. Dia Dilaporkan atas dugaan kasus penggelapan dan pencemaran nama baik, Kamis  4 Juli 2024.

Aty Kodong dilaporkan oleh Kuasa Hukum Korban dengan inisial R, Rahwan Akhir Priono bersama Muhammad Bakri.

Kasus dugaan penipuan itu terjadi 2022. Aty Kodong diduga mengambil barang milik R.

“Kasus dugaan penipuan Aty Kodong telah mengambil barang milik klien kami sejak Agustus 2022 hingga Juli 2024 dan belum juga melunasi barang tersebut,” jelas Rahwan dalam keterangannya.

Selain itu, terkait kasus pencemaran nama baik, masalah bermula ketika kuasa hukum Aty menuduh R melakukan penipuan terkait barang yang dibeli.

 “Aty melalui kuasa hukumnya menyampaikan melalui media dan media sosial bahwa klien kami menipu Aty karena telah memberikan barang palsu dan tidak sesuai dengan yang dia pesan,” kata Rahwan.

Rahwan menegaskan, bahwa klien mereka tidak pernah menjanjikan keaslian barang yang dijualnya melalui media sosial kepada Aty Kodong.

Rahwan menilai bahwa Aty telah menyebarkan fitnah terhadap R, terutama setelah kasus ini menjadi viral di media sosial.

“Kami menganggap itu hanya sebagai akal-akalan karena tidak mau membayar,” lanjut Rahwan.

Rahwan menekankan bahwa kuasa hukum Aty Kodong harus memberikan keterangan yang jelas, dengan mengaitkan antara alat bukti dan keterangan yang dimiliki.

Profil Nur Aty 

Aty Kodong atau Nur Aty merupakan penyanyi dangdut jebolan D’Academy Season 1.

Aty lahir di Tongke-Tongke, 25 Desember 1986.

Wanita berusia 38 tahun merupakan runner up D’Academy Season 1.

Dalam ajang itu, Aty merupakan rekan seperjuangan Lesti Kejora.

Keduanya tampil di babak grand final untuk memperebutkan juara pertama.

Pada malam kemenangan jumlah sms yang diterima oleh keduanya adalah Lesti 52.70 persen sedangkan Aty 47.30 persen.

Sehingga Aty dinobatkan menjadi runner-up. 

Tak hanya itu, Aty juga merupakan finalis D’Academy Asia bersama Danang, Lesti, Evi Masamba, dan Irwan Krisdiyanto.

Kehidupan Pribadi

Aty Kodong menikah dengan seorang pengusaha asal Sulawesi Selatan bernama Andri Tandiary Putra pada tahun 2017.

Pasangan ini dikaruniai seorang anak perempuan bernama Amara Pipiyati.

Penghargaan

Aty Kodong telah menerima berbagai penghargaan bergengsi sepanjang karirnya, antara lain:

  • SCTV Awards (2014, 2015, 2016)
  • Anugerah Musik Dangdut Indonesia (2015, 2016, 2017)
  • Indonesian Dangdut Awards (2015, 2016)
  • Populer Award (2016). 

itulah informasi dan ulasan mengenai Nur Aty pedangdut jebolan yang Dilapor  ke Polda Sulsel.***

Dukung Jenal Mutaqin Cawalkot, 35 Mantan Caleg 2024 Bentuk Paguyuban Abdi Bogor

0

Bogordaily.net – Sebanyak 35 orang Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Gerindra di Kota Bogor, membentuk paguyuban Abdi Bogor untuk mendukung Jenal Mutaqin (JM) jadi Walikota Bogor 2024.

Mereka sepakat memenangkan kader internal Partai Gerindra yakni Jenal Mutaqin (JM) yang akan maju di Pilwalkot November 2024 mendatang.

Deklarasi Paguyuban Abdi Bogor dilakukan sekaligus dalam acara launching 6 mobil ambulance gratis dari Jenal Mutaqin, serta pengobatan gratis 150 orang, dan penyerahan 30 kursi roda.

Ketua Paguyuban Abdi Bogor, Taufik Syam mengatakan, cikal bakal paguyuban Abdi Bogor ini merupakan wadah para Caleg-caleg 2024 lalu.

Semuanya bergabung dan bersatu untuk mendukung dan membantu kader internal partai Gerindra yakni Jenal Mutaqin yang akan maju di Pilwalkot 2024.

“Kehadiran Paguyuban Abdi Bogor ini untuk mendukung, membantu, memperjuangkan dan menenangkan Jenal Mutaqin sebagai kader terbaik internal Gerindra Kota Bogor yang akan maju di Pilwalkot,” ungkap Taufik usai acara deklarasi Paguyuban Abdi Bogor di wilayah Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, pada Minggu 7 Juli 2024.

Taufik menjelaskan, selama ini para Caleg-caleg, baik yang terpilih ataupun tidak terpilih, selalu berkumpul, diskusi dan bersilaturahmi.

Dengan wadah Paguyuban Abdi Bogor, semua ide, gagasan dan aspirasi dari kawan-kawan, bisa ditampung dan diakomodir.

Terutama jelang Pilwalkot Bogor, partai Gerindra sebagai partai Presiden Prabowo Subianto, akan memperjuangkan memenangkan Pilwalkot nanti.

Tentunya, kader terbaik internal partai diharapkan yang direkomendasikan dan maju menjadi calon, baik untuk calon Walikota ataupun Wakil Walikota.

“Kita semua sangat berharap agar DPP Gerindra mengeluarkan rekomendasi kepada kader terbaik internal partai untuk maju di Pilwalkot. Ini sebuah momentum, dimana Prabowo Subianto sebagai ketua umum kami, terpilih menjadi Presiden, maka kader internalnya di daerah-daerah juga harus menjadi calon dan memenangkan Pilkada.
Paguyuban Abdi Bogor akan terus bekerja, melakukan sosialisasi dan memperjuangkan memenangkan Gerindra pada kontestasi Pilwalkot Bogor 2024,” tegas mantan Caleg Gerindra dari Dapil Bogor Utara ini.

Lanjut Taufik, selama ini Paguyuban Abdi Bogor juga rutin melakukan berbagai kegiatan, terutama kepedulian sosial kemasyarakatan.

Dengan disiapkannya 6 mobil ambulance oleh Calon Walikota Jenal Mutaqin, merupakan bukti bahwa Jenal Mutaqin memberikan porsi perhatian bagi dunia kesehatan dan memenuhi kebutuhan warga yang selama ini kesulitan mendapatkan bantuan ambulance.

“Hari ini merupakan bukti bahwa Cawalkot Jenal Mutaqin dari Partai Gerindra serius dan mewujudkan kepeduliannya kepada masyarakat. Mobil ambulance ini gratis dan bisa dipergunakan oleh seluruh warga. Petugas akan bersiaga selama 24 jam penuh bagi warga yang akan menggunakan mobil ambulance. Paguyuban Abdi Bogor juga rutin melakukan kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat, dan kami siap memenangkan Pilwalkot Bogor nanti,” jelasnya.

Sementara, Ketua Bappilu DPC Gerindra Kota Bogor, Said Muhammad Mohan mengapresiasi terbentuknya Paguyuban Abdi Bogor, sebagai wadah perjuangan kepada masyarakat.

Memang Paguyuban Abdi Bogor ini banyak kegiatan kemasyarakatannya, tetapi saat ini, akan fokus pada perjuangan memenangkan Pilwalkot Bogor.

Salah satunya yakni mendukung penuh Jenal Mutaqin sebagai kader terbaik internal untuk maju di Pilwalkot.

“Kenapa kader internal yang harus maju di Pilwalkot nanti?, karena DPP Gerindra berkepentingan untuk mengamankan program program besar pak prabowo sebagai Presiden, agar bisa linear berjalan aman lancar di daerah masing-masing. Sehingga kami masih meyakini rekomendasi dari DPP Gerindra itu nantinya jatuh kepada kang JM salaku kader internal Gerindra. Paguyuban Abdi Bogor ini juga akan menjadi mesin perjuangan bagi Kang JM dalam memenangkan Pilwalkot nanti,” katanya.

Ditempat yang sama, Jenal Mutaqin selaku Cawalkot dari internal Partai Gerindra mengatakan bahwa Paguyuban Abdi Bogor merupakan sayap pergerakan untuk memperjuangkan kader internal di Pilwalkot Bogor.

Apalagi didalamnya merupakan orang-orang hebat yang kemarin bertarung di Pileg 2024. Berkumpulnya mereka dalam satu wadah ini, akan menjadi pendongkrak spirit serta perjuangan di Pilwalkot nanti.

“Saya sangat mengapresiasi Paguyuban Abdi Bogor yang terbentuk dari orang-orang hebat pada Pileg lalu. Ini juga menjadi daya dorong dan kekuatan bagi partai Gerindra untuk memenangkan Pilwalkot nanti. Terima kasih sudah bergabung bersama-sama dan siap berjuang bersama saya di Pilwalkot nanti,” pungkasnya.***

(Ibnu Galansa)

Satpol PP Kota Bogor Razia Miras, Ratusan Botol Disita

0

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor kembali menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Jambu Dua, Sabtu 6 Juli 2024 malam hari.

Razia miras tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menduga salah satu warung di wilayah Jambu Dua, menjadi tempat menjual miras berbagai merk.

Kasi Operasional Satpol PP Kota Bogor Surya Darma mengatakan, petugas berhasil mengamankan atau merazia ratusan botol miras yang siap edar.

“Dari berbagai merk. Untuk jumlah botol yang diamankan atau ditertibkan 528 botol,” kata Kasi Operasional Satpol PP Kota Bogor Surya Darma kepada Bogordaily.net, Minggu 7 Juli 2024.

Kegiatan razia miras yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor tersebut dapat dilihat oleh masyarakat melalui video di instagram resmi @satpolpp_kotabogor.

Dalam video tersebut memperlihatkan petugas mendatangi satu warung yang diduga menjual minuman keras.

Razia tersebut juga berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya warung penjual miras di wilayah Jambu Dua, Kota Bogor

Hasilnya, setelah petugas mendatangi warung itu, ditemukan minuman keras berbagai merk, seperti anker, vodka, ice land, vibe, civas, dan yang lainnya, berhasil diamankan petugas.

Pemilik warung tidak bisa berbuat banyak dan berkata apa-apa saat kardus-kardus berisi miras yang akan ia jual disita petugas.

Minuman keras tersebut kemudian dibawa petugas beserta kardusnya ke dalam mobil Satpol PP Kota Bogor.***

Muhammad Irfan Ramadan

Prahara FC Turunkan Semua Tim Kelompok Usia Pada Ajang BJL 2024

0

Bogordaily.net – Prahara FC adalah salah satu klub dan SSB sepakbola hebat dan ternama yang sangat dikenal di Kabupaten Bogor. Banyak prestasi dan gelar juara diraih klub yang bermarkas di Ciampea ini.

Hal tersebut dikatakan Fauziah AM salah satu pengurus Prahara FC yang sangat aktif mendampingi semua skuad dari berbagai Kelompok Usia (KU) di Prahara FC dalam semua event yang diikuti

Fauziah yang akrab disapa Uzzy mengatakan, saat ini Prahara FC tengah ikut dalam semua KU pada ajang Bogor Junior League ( BJL) yang jadi program PSSI Askab Bogor.

” Prahara FC menurunkan semua tim kelompok usia pada ajang BJL 2024 dan semua KU punya target yang jelas,” ucap Uzzy, Minggu, 7 Juli 2024

Uzzy mengatakan, skuad KU -19 Prahara FC juga mentargetkan hasil maksimal pada BJL 2024 .

” Skuad KU -19 Prahara FC berhasil menahan imbang Saradan 1 -1 dalam Match ke -1 BJL KU -19,” tegas Uzzy anak dari mantan kiper era Galatama yakni Yudi Agus Soleh ( YAS) yang saat ini jadi dalah satu penasehat dalam keluarga besar Prahara FC.

Yudi Agus Soleh yang terus memantau kebangkitan Prahara FC mengatakan, Klub dan SSB Prahara FC sudah banyak melahirkan para pemain hebat yang berkiprah pada beberapa tim Liga 3, Liga 2 dan Liga 1 seperti sosok Saepuloh Maulana atau yang akrab Wak Haji ini adalah alumni Prahara FC yang sukses bersama klub kluh ternama seperti Persikabo, Semen Padang, Mitra Kukar, Badak Lampung dan Persib Bandung.

Saat ini Wak Haji masuk dalam salah satu jajaran pelatih di skuad Porprov Kabupaten Bogor.

Yudi menilai Prahara FC adalah salah satu klub yang punya sejarah dalam kancah sepakbola Kabupaten Bogor dan juga tanah air.

Pasalnya, kata Yudi Agus Soleh, banyak alumni Prahara FC tersebar dibeberapa klub yang ada di Indonesia terutama Liga 3 dan Liga 2.

” Saya sepakat kalau Prahara FC saat ini tengah menuju kebangkitan kedua dalam sepakabola Kabupaten Bogor,” pungkas Yudi Agus Soleh.***

Gibran

Jenal Mutaqin Launching Mobil Ambulance dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

0

Bogordaily.net – Bakal Calon Walikota Bogor, Jenal Mutaqin, meresmikan mobil ambulance dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Lapangan Majlis Ta’lim Al Hasaniyah, RW 01, Sindangrasa, Bogor Timur, Kota Bogor pada Minggu, 7 Juli 2024.

Acara ini diawali dengan deklarasi Paguyuban Abdi Bogor, yang merupakan pengesahan semangat bersama dari para mantan caleg Gerindra se Kota Bogor, didukung oleh struktur partai, untuk membentuk satu sayap pergerakan Paguyuban Bogor.

“Insya Allah, kami berkolaborasi dan siap memenangkan serta mendukung kader internal dari Partai Gerindra dalam kontestasi Pilkada 2024,” ujar Jenal Mutaqin.

Dalam acara ini, disediakan layanan pengobatan gratis dengan 100 kupon untuk pengecekan kesehatan. Namun, lebih dari 160 orang hadir tanpa kupon untuk memeriksakan kesehatan.

Selain itu, pria yang akrab disapa Kang JM ini mengatakan, ia meluncurkan enam unit ambulance yang akan didistribusikan ke masing-masing Kecamatan di Kota Bogor.

Ambulance ini akan dikelola oleh korcam dan Paguyuban Abdi Bogor di tiap Kecamatan, dan diharapkan beroperasi 24 jam.

“Nomornya nanti kita share di media sosial kita masing-masing. Harapan kami, ini bisa menjadi fasilitas yang memberi manfaat bagi warga dalam hal armada mobil siaga atau ambulance gratis,” kata Kang Jenal.

Selain itu, ada juga pembagian kursi roda, hasil dari reses tahun 2023 yang baru bisa dianggarkan tahun ini.

Sebanyak 34 unit kursi roda disediakan, dan 20 unit di antaranya dibagikan secara simbolis kepada warga sekitar.

“Setiap rupiah yang kita anggarkan, kami berharap dapat memberikan manfaat untuk warga Kota Bogor,” tambahnya.

Kang Jenal mengenang bahwa pada periode pertama 2011, ia hanya memiliki satu unit ambulance.

“Kebutuhan warga sekota Bogor, terutama dari para simpatisan relawan Partai Gerindra, sangat tinggi. Maka, hari ini kita sediakan antisipasi enam unit per Kecamatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya advokasi dan pendampingan bagi warga dalam urusan administrasi rumah sakit, seperti pembuatan BPJS.

“Masih banyak yang belum paham membuat BPJS. Bahkan baru saja saya melayani dua orang yang mengatakan ‘Pak, saya belum punya BPJS sama sekali dalam satu keluarga’. Ini adalah kewajiban jika warga PBI atau mandiri, setiap mereka berobat sudah ada kepastian pembiayaan yang di-cover oleh pemerintah atau pribadi,” kata Kang Jenal.

Selain armada antar jemput pasien atau jenazah, disiapkan juga advokasi pendampingan ketika warga kesulitan dalam hal administrasi rumah sakit.

“Ambulance tidak hanya sekadar mengangkut, tapi ada kesempatan untuk mensosialisasikan pentingnya BPJS, data KTP, dan berkomunikasi dengan kader wilayah pos yandu. Peran posyandu ke depan perlu ditingkatkan untuk memberikan edukasi bagi warga yang belum mengetahui hal-hal seperti itu,” tutupnya.***

(Ibnu Galansa)

Harlah ke-31 Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Didatangi Ulama Mesir

0

Bogordaily.net – Perayaan Hari Lahir ke-31 Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami ditunjuk secara resmi oleh panitia penyelenggara acara Ziarah Ilmiyah Maulana Syekh ‘Ala Muhammad Musthafa Na’imah untuk mengorganisir jadwal kegiatan beliau selama 14 hari di Indonesia.

Karena itu Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami mendapatkan keistimewaan untuk menjadi yang terlama sebagai tuan rumah dari dauroh ilmiyah beliau yaitu selama 3 Hari.

Dengan rangkaian acara beliau ‘Ziarah Ilmiyah’ di beberapa pesantren di Indonesia dan Malaysia, yaitu; di Pesantren Darul Ulum Malaysia (26-27 Juni), Pesantren Prenduan Al-Amien Madura (28-29 Juni).

Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto (30 Juni), Pesantren Al-Musthofa Banyuwangi (1-2 Juli), Pesantren Darul Ulum Lido Bogor (3 Juli), PM.

Ummul Quro Al-Islami (4-6 Juli), Pesantren Mukhtar Bekasi (7 Juli), Majlis Sirajul Munir Majalengka (8 Juli), dan Pesantren Al Amanah Al Gontori (9 Juli).

Syekh ‘Ala Muhammad Musthafa Na’imah adalah seorang ulama muda asal Mesir yang lahir di kota bersejarah Alexandria ini merupakan salah satu alumni terbaik al-azhar dan murid dari ulama besar Maulana Syeikh Ibrahim Abdul Ba’ist Al-Kattani juga Maulana Syeikh Abdussalam Ali.

Beliau sampai di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami pada hari Jumat, 6 Juni 2024. Sekitar pukul 10 Siang, menjelang sholat Jum’at dengan sambutan yang meriah. Karena itu beliau menyempatkan diri untuk menjadi Khotib sholat jumat di Masjid Jami’ Ummul Quro Al-Islami.

“Barangsiapa yang ada sebesar biji zarah saja keyakinan pada Allah, maka Allah sendiri yang akan menolongnya, Allah sendiri yang akan menunjukan jalan kepadanya,” sebut beliau dalam khutbahnya.

Setelah sholat Jumat beliau ikut beramah tamah di kediaman Ustadzah Ummu Hafsoh dan berbincang banyak dengan ahlul bait Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami.

Selain itu beliau juga dipertemukan dengan Pimpinan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami yaitu KH. Helmy Abdul Mubin, Lc., yang masih terduduk di kursi roda karena sakit. Karena itu beliau juga mendoakan kesembuhan Kiayi Helmy.

Selain mengisi dauroh kitab Asy-Syamail Muhammadiyah beliau juga rencananya akan memimpin Hadroh Kubro pada hari puncak perayaan Harlah ke-31 Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami yang jatuh pada hari Minggu, 8 Juni 2024.***

Muhammad Irfan Ramadan