Home Blog Page 1540

KemenKopUKM Rilis 7 Buku Serial Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UMKM

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) merilis 7 buku serial bertajuk Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UMKM yang mengulas dan mengupas beragam strategi yang sudah digulirkan KemenKopUKM dalam perkuatan koperasi dan UMKM di Indonesia.

Tujuh buku tersebut mencakup Buku 1 yang merupakan ringkasan dari seluruh program dan semua inovasi yang dilakukan KemenkopUKM 2019-2024 dalam upaya memodernisasi koperasi dan meningkatkan daya saing UMKM.

Buku 2 mengupas tentang Rumah Produksi Bersama dan Minyak Makan Merah. Buku 3 korporatisasi petani dan Koperasi Multi Pihak membahas bagaimana upaya KemenKopUKM dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Buku 4, berkenaan transformasi pembiayaan UMKM. Buku 5 program Solusi Nelayan atau Solar Untuk Koperasi (Solusi). Buku 6 mengenai Entrepreneur Hub dan Digitalisasi, hingga embrio pengembangan Start Up. Buku 7, berisi reformasi BLU (LPDB-KUMKM dan Smesco Indonesia).

“Ada harapan akan keberlanjutan dari sebuah program, serta upaya perbaikan ke depannya. Salah satu ikhtiar yang KemenkopUKM lakukan adalah menerbitkan 7 buku yang kami dedikasikan untuk membangun awareness kita semua akan pentingnya koperasi dan UMKM dalam membangun perekonomian dan kesejahteraan,” ucap Plh. Sekretaris Kementerian KemenKopUKM Ahmad Zabadi pada acara Forum Tematis Bakohumas KemenkopUKM di Tangerang Selatan, Rabu (25/9).

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Fiki Satari menambahkan bahwa inti dari 7 buku ini adalah konsolidasi, agregasi, dan transformasi. “Ke depan, UMKM tidak lagi hanya menjadi penyelamat di saat krisis ekonomi. Harus lebih dari itu, yaitu UMKM naik kelas,” kata Fiki.

Dijabarkan, kata kunci yang penting dalam buku ini yaitu ada konsolidasi, ada proses agregasi, bisnis model, UMKM produksi, produsen, koperasi di sektor riil, koperasi multi pihak, koperasi modern, digitalisasi, kemitraan dengan rantai pasok dan rantai nilai global, UMKM ekspor, hingga memastikan supply demand dari produksi dan pasar atau offtaker.

Buku ini dibuat sepopuler mungkin, mudah dibaca, desain menarik, hingga banyak infografis, yang diharapkan bisa menjadi referensi. Bukan hanya untuk pemerintahan, dinas-dinas di daerah, tapi juga bisa menjadi referensi di kelas dan kampus-kampus terkait dengan mata kuliah UMKM, koperasi, kewirausahaan, hingga ekonomi digital.

Terkait sosialisasi buku ke publik, Fiki menjelaskan, akan ada rangkaian bedah buku yang diinisiasi KemenkopUKM dan bekerjasama dengan stakeholder lain, hingga menyelenggarakan lomba resensi buku untuk kalangan umum dan jurnalis.

“Tujuannya, agar buku ini dibaca lebih banyak kalangan. Langkah lain, kami sudah siapkan konten-konten menarik di media sosial,” kata Fiki.

Referensi Pengembangan Koperasi dan UKM

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Dr. Prabunindya Revta Revolusi berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.

“Melalui Forum Tematik Bakohumas ini, kita berharap dapat menyosialisasikan langkah-langkah yang telah dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada,” kata Prabu yang juga Ketum Bakohumas.

Oleh karena itu, Prabu menyebutkan perlunya mendukung kampanye ini dengan melaksanakan beberapa strategi komunikasi. Mulai dari memanfaatkan media sosial instansi anggota Bakohumas secara optimal dengan kampanye hashtag yang menarik, serta konten edukatif yang relevan dan inspiratif, serta bekerja sama dengan influencer yang memiliki pengaruh besar di kalangan UMKM untuk meningkatkan jangkauan pesan. Ketiga, membuka kerja sama dan relasi media dengan media lokal untuk menjangkau UMKM di daerah-daerah.

“Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat dari seluruh anggota Bakohumas, saya yakin kita dapat membawa sektor koperasi dan UMKM menuju masa depan yang lebih cerah,” ucap Prabu. ***

Nikmati Sajian Khusus Nasi Tempong di Bogor Valley Hotel, Dijamin Manjakan Lidah

0

Bogordaily.net – Nasi Tempong salah satu sajian khas nusantara bisa dinikmati di Bogor Valley Hotel.

Nasi Tempong bisa dinikmati di Arunika Restaurant lantai 6 Bogor Valley Hotel. Kamu bisa menikmati menu makan siang ini dengan view pegunungan.

Bahkan Bogor Valley Hotel memberi promo dengan harga terjangkau yakni Rp40 ribu saja. Nasi tempong merupakan makanan khas Banyuwangi, Jawa Timur.

Terdiri dari nasi, ayam goreng, sambal tempong, peyek kacang, tahu tempe, ikan jambal goreng. Ada pula lalapan seperti terong, labu siam, kacang panjang tomat, bayam, timun.

“Rasakan kelezatan autentik Nasi Tempong kami! Setiap gigitan adalah petualangan rasa yang tak terlupakan. Promo spesial untuk pengalaman kuliner yang memikat hati dan lidah Anda. Segera datang ke Arunika Restaurant lantai 6 Hotel Bogor Valley dengan harga Rp. 40.000 dan nikmati kelezatan yang menggoda!” demikian keterangan yang disampaikan di Instagram @bogorvalleyhotel.

Tak hanya itu kamu juga bisa menikmati sajian lainnya di Bogor Valley Hotel. Seperti minuman Sunburst Fusion yang merupakan perpaduan jus pepaya dan jeruk yang menyegarkan. Minuman ini dibanderol dengan harga Rp30 ribu.

Lalu ada bandrek susu atau bansu. Bandrek susu adalah minuman kesehatan yang diracik dari bahan rempah-rempah cengkeh, jahe, gula merah dan kayu manis. Di Bogor Valley Hotel, minuman yang dapat menghangatkan tubuh ini dapat dinikmati dengan harga Rp25 ribu.

Tentang Bogor Valley Hotel
Bogor Valley Hotel merupakan hotel potel paling trendi di Bogor yang berlokasi di Jalan Sholeh Iskandar Nomor 5, Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Berada di pusat kota, Bogor Valley Hotel cukup strategis dan dekat dengan sejumlah lokasi kuliner.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi nomor telepon 0251 – 7552111 atau 081295673606. Cek juga yuk website www.bogorvalleyhotel.com dan Instagram @bogorvalleyhotel. (Muhammad Irfan Ramadan)

PULDAPII Susun Strategi Program Solutif, Multaqo ke-14 Dihadiri Dubes Arab dan Sudan

0

Bogordaily.net — Kurang lebih 300-an lebih dai, pengurus pondok pesantren, dan pengurus lembaga pendidikan Islam dari seluruh Indonesia berkumpul di Al Wafi Islamic Boarding School (IBS), Pengasinan, Sawangan, Depok, pada Rabu, 25 September 2024. Mereka hadir untuk menggelar Multaqo (Bahasa Arab: bertemu/berjumpa) yang ke-14.

Multaqo ke-14 bertajuk ‘meningkatkan partisipasi menguatkan kolaborasi’ ini dihelat Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam Indonesia (Puldapii).

Multaqo kali ini dihadiri Direktur Atase Pendidikan dari Kedutaan Besar Arab Saudi dan Sudan, Lurah Pengasinan Asep Wisnu, Dr KH Agus Hasan Bashori (Ketua Pembina PULDAPII), KH Ahmad Dimyati (MUI Depok), Kapolsek, Koramil, serta undangan lainnya.

Multaqo ini merupakan pertemuan rutin enam bulanan antarlembaga pendidikan Islam dan lembaga dakwah untuk membahas dan merumuskan persoalan umat/agama.

Selama satu dekade berkiprah, PULDAPII memiliki peran penting dalam mencetak generasi Islam berkualitas dan unggul dalam berbagai aspek kehidupan.

Diakui Ketua Umum PULDAPII, Ustadz Aslam Muhsin Abidin, Lc, mengatakan, tantangan dunia pendidikan Islam semakin kompleks, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi serta bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini.

Menyongsong Indonesia Emas 2045, kekuatan SDM menjadi pondasi yang diharapkan tidak hanya unggul secara akademik dan skill, sekaligus juga berkarakter akhlaqul karimah.

Multaqo ke-14 ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar strategis untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan partisipasi seluruh anggota PULDAPII yang tersebar dari Aceh sampai Papua. Saat ini, PULDAPII memiliki 111 anggota yang terdiri dari pondok pesantren, sekolah, yayasan Islam, lembaga dakwah dan media Islam baik televisi maupun radio. Sedangkan jumlah santri yang tergabung di PULDAPII, dari tingkat PAUD sampai Perguruan Tinggi ada 90 ribu orang.

“Sebagai implementasi dari program Muktamar ke-2 tahun lalu, Multaqo ke-14 ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif anggota dan memperkuat kolaborasi dalam merespons berbagai persoalan dan dinamika perkembangan yang terjadi begitu cepat,” ungkap Ketua Umum PULDAPII Ustadz Aslam Abidin, Lc.

Lurah Pengasinan yang hadir dan membuka acara Multaqo ke-14 ini menyebutkan bahwa Wali Kota Depok mengapresiasi peran dan kiprah PULDAPII yang telah mencapai satu dekade dalam mencetak generasi unggul berakhlakul karimah.

“Satu dekade telah dibuktikan PULDAPII lewat kontribusi yang besar dalam peningkatan mutu lembaga pendidikan yang berakreditasi standar nasional dan internasional sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki keunggulan kompetitif siap bersaing di dalam dan luar negeri,” paparnya.

Sekjen PULDAPII Ustadz Basuni Iskandar menyebutkan sejumlah pembahasan Multaqo seputar pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi dan hukum. Di antaranya, mulai dari pengembangan mutu pendidikan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, pemerataan akses pendidikan antardaerah, finansial –fundraising kelembagaan, sharing pengasuhan pesantren, problematika dunia dakwah hingga meningkatkan peluang kerja sama dengan mitra terkait.

Wakil Ketua MUI Pusat Ust. Dr. H. Anwar Abbas, M. M. M. Ag. berharap melalui Multaqo ke-14 persaudaraan sesama muslim dapat ditingkatkan, sehingga sinergitas bisa terbangun maksimal. “PULDAPII baru 10 tahun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diperbaiki secara kelembagaan. Untuk itu, kami terus berikhtiar dan komit PULDAPII dapat memberikan kontribusi maksimal agar pilar bangsa ini semakin kuat dan tangguh untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Terutama yang menjadi fokus utama, lanjut Ustadz Basuni, Iskandar adalah lulusan pesantren di bawah naungan PULDAPII yang bermanhaj Ahlussunnah wal Jama’ah harus memiliki kompetensi yang unggul. “Kami menyusun program-program kurikulum agar lulusan sekolah, madrasah atau pesantren yang menginduk pada Departemen Agama menunjukkan prestasi menjanjikan. Alhamdulillah lulusan lembaga pendidikan anggota PULDAPII semakin banyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) unggulan, seperti Universitas Indonesia (UI) ITB, IPB, Universitas Diponegoro (UNDIP). Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Universitas Padjajaran (UNPAD), dan sebagainya. Bahkan tidak sedikit juga yang mendapatkan beasiswa dari negera Timur Tengah antara lain di Madinah, Riyadh, Mesir, Turki dan Yordania,” sebutnya.

Melalui pembinaan yang simultan dilakukan di lembaga pendidikan, Ustadz Basuni menyebutkan ada 21 pesantren yang telah berhasil melewati akreditasi persamaan (Mu’adallah) dengan Universitas Islam Madinah (UIM) sehingga santri bisa langsung melanjutkan ke jenjang Sarjana (S1) melalui ijazah dan pengantar lembaga serta mendapatkan prioritas utama tanpa harus melalui berbagai tahapan ekstensi bahasa lagi.

Di antara pesantren tersebut yaitu Islam Al Irsyad Tengaran (Semarang), Al-Andalus (Bogor), Al-Wafi Islamic Boarding School (Depok), Future Gate Islamic Boarding School (Bekasi), Pesantren Al-Lu’lu’ wal Marjan (Magelang), Ibnu Abbas As Salafy (Sragen), Imam Syafi’I (Aceh), Al Binaa Islamic Boarding School Pebayuran (Bekasi), Ma’had Ihya As Sunnah (Tasikmalaya), Ma’had Al Ma’tuq (Sukabumi ), Ma’had Al Ukhuwwah (Sukoharjo), Ma’had Ibnu Taimiyah (Bogor), Al Furqon (Magelang), Al Furqon Paser, Rahmatika Al Atsari (Subang), Wisata Al Islam (Jonggol), Cahaya Islam (Papua), Minhaj Shahabah (Bogor) dan Hidayatu Sunnah (Majalengka).

Tiap tahun secara berkala, menurut Sekjen PULDAPII, tim dari Universitas Madinah mengunjungi sejumlah pesantren di berbagai daerah. Hal ini semakin membuka kesempatan bagi pesantren-pesantren mendapatkan akreditasi tersebut.

Penguatan kapasitas lembaga pendidikan, dilakukan di berbagai leveL, mulai dari siswa, guru, hingga pimpinan. Tenaga pengajar yang masih S1 difasilitasi mendapatkan akses melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi S2 dan S3. Para da’i di pesantren pun berkesempatan meningkatkan keilmuannya di dalam dan luar negeri. Daurah-daurah diadakan dengan mengundang narasumber yang kompeten di bidangnya baik dari dalam maupun luar negeri. PULDAPII juga aktif menggelar Jambore yang diikuti santri dari Aceh sampai Papua untuk memperkuat ukhuwah dan mendidik mental dalam menghadapi isu-isu seperti bullying, LGBT dan permasalahan sosial remaja lainnya.

Selain itu, PULDAPII juga melakukan pembinaan dan pendampingan kepada anggotanya agar semua lembaga yang berada di bawah naungannya bisa mendapatkan legalitas dari Kemenag dan Kemendikbud. “Ini menjadi bagian penting agenda kami ke depannya, agar semua lembaga pendidikan dibawah PULDAPII mendapat legalitas dan menjadi lembaga yang kredibel dan bermutu,” tandasnya.

Ketua Pembina PULDAPII, Dr KH Agus Hasan Bashori, menambahkan bahwa Multaqo menjadi ajang penyetaraan persepsi tentang kurikulum pendidikan semua lembaga pendidikan islam dan pesantren, konsultasi, serta pemecahan kendala yang dihadapi termasuk advokasi.

“Persoalan umat yang paling krusial dan menjadi keprihatinan saat ini adalah masalah pendidikan dan dakwah, saat kita sangat membutuhkan pendidikan Islam dan akhlak, di mana saat ini begitu mudahnya orang melakukan kejahatan, membunuh, dan sejenisnya. Makanya perlu ditingkatkan kualitas internalnya, karena yang tidak bisa membaca Alquran juga banyak, sekolah yang tidak punya guru agama juga banyak,” tukasnya.

PULDAPII, kata Agus Hasan Bashori, juga menyoroti fenomena bullying atau kekerasan di beberapa pondok pesantren. “Makanya melalui pembinaan kualitas pendidik dan pengurus pondok pesantren termasuk para ahli sebagai upaya untuk meminimalisir hal-hal tersebut,” tutupnya.
(Acep Mulyana)

Review The Village Resort Bogor : Fasilitas, Lokasi dan Biaya Akomodasi

0

Bogordaily.net – The Village Resort Bogor menjadi salah satu tempat healing yang kini banyak didatangi para pelancong dari luar Bogor dan berikut fasilitas serta lokasinya.

Terletak di Jalan Pasar Cikreteg KM 3.5 Pancawati Caringin Bogor, The Village Resort Bogor dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas.

Tentunya dengan berbagai macam fasilitas yang tersedia, membuat siapa saja betah dan ingin berlama-lama saat menghabiskan waktu di The Village Resort Bogor.

Village Resort Bogor dilengkapi dengan 15 tipe kamar dengan model villa yaitu Prasanti, Prasanti 10, Jiwanta Garden.

Kemudian, Jiwanta Pool, Kartala, Puri Kahyangan, Puri Kahyangan 5 pax, Tirta Hara 2-5 pax, Hassya, Villa Sakala, Villa Sakala Family, Villa Amala, Villa Nirwana.

The Village Resort Bogor juga memiliki tiga meeting room, dua kolam renang, karaoke room, camp fire, restaurant.

Dan juga beberapa outbound area seperti, paint ball, rafting, tracking, api unggun, juga disediakan shuttle bus (pulang-pergi) dengan kapasitas 29-59 seats.

Untuk biaya akomodasi dan pemesanan online anda bisa mengunjungi website www.waringinhospitality.com untuk mendapatkan promo diskon 15 persen untuk hari Minggu sampai dengan hari Kamis.

Informasi dan promo menarik lainnya, anda dapat menghubungi nomor telepon (0251) 829 3094 atau melalui WA di 0812 1397 1627. Selain itu, kamu juga bisa follow akun Instagram @thevillageresortbywh. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

Review The Sahira Hotel : Fasilitas Lengkap Untuk Staycation Anda

0

Bogordaily.net – The Sahira Hotel yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Kota Bogor memiliki fasilitas yang lengkap dan cocok untuk Staycation..

Hotel mewah yang memiliki rating bintang empat ini menyediakan empat pilihan kamar untuk para pengunjung hotel. Ada 122 kamar yang tersedia.

Diantaranya yakni Deluxe Room, Deluxe Family, Junior Suite, dan Sahira Suite. Dan masing-masing tipe kamar tersebut sudah tersedia WiFi.

Semua tipe kamar yang disediakan sendiri dilengkapi dengan kasur yang empuk dan nyaman serta kamar mandi yang bersih dan wangi.

Pemandangan yang disuguhkan dari dalam kamar hotel sendiri sangat amat indah dan menawan.

Sensasi yang ditawarkan dari balik jendela hotel bintang empat ini langsung menawarkan panorama gunung salak yang gagah serat rimbunnya pepohonan dari Kebun Raya Bogor yang terpampang jelas

Selain itu, jika kamu menginap di sini jangan lupa untuk mencicipi berbagai menu makanan dan minuman yang disajikan oleh Rahisa Restaurant yang memiliki kapasitas hingga 157 untuk indoor dan 108 untuk outdoor.

Kemudian, bila kamu ingin menyegarkan tubuh dan pikiran setelah lelah beraktivitas mengahadapi berbagai deadline pekerjaan, The Sahira Hotel Bogor juga memiliki fasilitas kolam berenang outdoor yang berada di lantai 3.

Untuk kamu yang penasaran ada keseruan dan fasilitas lainnya, buruan telusuri Instagram Sahira Hotels di @thesahirahotel.

Kemudian @Sahirabutikhotel dan @sahirabutikpakuan atau Facebooknya di The Sahira Hotel & Restaurant, Sahira Butik Hotel dan juga Sahira Butik Pakuan.

Reservasi dengan menghubungi The Sahira Hotel di nomor 0251-7552-181 atau via Whatsapp 0819-5080-500.

Kamu juga dapat mengunjungi websitenya di www.sahirahotels.com (Muhammad Irfan Ramadan)

RS Azra Gelar Seminar Edukasi Tentang Optimalisasi Peran Bidan Dalam Pelayanan KIA dan Kegawatdaruratan Maternal

0

Bogordaily.net – Peran bidan sangatlah penting dalam menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak, terlebih dalam hal kegawatdaruratan maternal.

Rumah Sakit AZRA menyelenggarakan seminar edukasi dengan tema ‘Optimalisasi Peran Bidan dalam layanan KIA (Kesehatan Ibu Anak) dan kegawatdaruratan Maternal’ pada hari Rabu, 25 September 2024 di Ruang Training Center Rumah Sakit AZRA.

Seminar edukasi ini sebagai ajang edukasi yang diberikan oleh Rumah Sakit AZRA secara cuma-cuma guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada tenaga medis dalam pelayanan terhadap pasien.

Seminar edukasi yang dihadiri sekitar 30 orang terdiri dari para bidan mandiri maupun bidan dari fasilitas kesehatan di Kota Bogor.

Pembahasan hari ini cukup menarik yang dibawakan oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit AZRA, dr Rizkha Adistyatama, SpOG dengan diselingi sesi tanya jawab interaktif dari bidan seputar pelayanan KIA dan kegawatdaruratan maternal.

“Bahwa peran bidan dalam hal ini mencakup dalam pelayanan prenatal seperti pemeriksan kehamilan, edukasi tentang nutrisi dan tanda bahaya serta mendukung kesehatan mental ibu. Selain itu pun terdapat pelayanan post natal yaitu pemantauan kesehatan ibu dan bayi, serta edukasi tentang perawatan bayi,” kata Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit AZRA, dr Rizkha Adistyatama, SpOG.

Adapun peran bidan dalam layanan KIA dan kegawatdaruratan maternal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup bagi ibu dan bayi dengan pelayanan kesehatan yang komprehensif, berkesinambungan serta menurunkan angka kematian maternal.

Untuk mencapai tujuan di atas, tentunya para bidan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, pelatihan serta ketrampilan dalam penanganan kegawatdaruratan yang di dukung oleh penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Diharapkan dengan adanya seminar edukasi ini akan menciptakan bidan- bidan yang profesional dan handal dalam bidangnya. ***

The Sahira Hotel Bogor Sajikan Menu Santapan Sunda Untuk Pengunjung

0

Bogordaily.net – Selain pesona tempat wisata dan budayanya, ragam kuliner merupakan daya tarik utama kota Bogor bagi para wisatawan.

Saat berkesempatan mengunjungi atau berlibur ke kota hujan ini, mengeksplorasi makanan khas harus jadi agenda yang tidak boleh terlewatkan.

Salah satu jajanan tradisional yang wajib dicoba adalah Doclang. Konon, penamaannya merupakan singkatan dari “medok kacang” yang artinya bumbu kacang yang kental.

Sesuai namanya, menu ini terdiri dari lontong, telur rebus, kentang rebus, dan tahu kuning goreng yang disajikan dengan siraman bumbu kacang kental.

Sebagai bentuk kebanggaan akan kekayaan kuliner lokal khas Sunda sekaligus melestarikannya, The Sahira Hotel, Bogor turut menyajikan doclang pada sudut Sunda di menu rotasi prasmanan makan siang.

Jika beruntung, tamu yang sedang berlibur ataupun mengadakan pertemuan di hotel bintang empat yang ramah muslim ini, bisa langsung menyantap menu legendaris tersebut.

Tak sedikitpun tamu luar kota yang mengira doclang sebagai kupat tahu karena kemiripannya.

Tentang The Sahira Hotel

The Sahira Hotel merupakan hotel yang mengusung konsep madani elegan dan memadukan design kontemporer dengan sentuhan Khas Timur Tengah.

Berlokasi di salah satu area utama pusat Kota Bogor, hotel dikelilingi oleh gedung-gedung pusat pemerintahan, kuliner sampai oleh-oleh khas Bogor sehingga memiliki akses mudah ke destinasi yang wajib dikunjungi.

Terletak di Jl Ahmad Yani no 17-23 Kota Bogor ini memiliki 122 kamar dengan 4 tipe berbeda, 12 ruang pertemuan dengan ballroom yang berkapasitas maksimal 250 orang. (Muhammad Irfan Ramadan)

10 Kelebihan Gelar Wedding di Sahira Group Hotel, Yuk Simak

0

Bogordaily.net – Simak ada beberapa kelebihan jika Anda ingin merayakan wedding di Sahira Group Hotel. Apa saja? simak di bawah sini.

Pernikahan adalah momen bersejarah dalam kehidupan setiap pasangan, dan memilih tempat yang sempurna untuk merayakan hari besar ini adalah salah satu langkah awal dalam perjalanan menuju kebahagiaan abadi.

Sahira Group Hotel, dengan bangga, mempersembahkan 10 kelebihan yang akan memastikan pernikahan Anda menjadi peristiwa yang tak terlupakan dan spektakuler.

10 Kelebihan Wedding di Sahira Group Hotel

1. Lokasi yang Sangat Strategis

Sahira Group Hotel terletak di Jalan Ahmad Yani No. 17-23, Bogor yang sangat strategis, memudahkan tamu Anda untuk mengakses hotel dari berbagai penjuru kota Bogor.

2. Parkir Mobil & Motor yang Sangat Luas

Kenyamanan tamu adalah yang utama. Sahira Group Hotel menawarkan area parkir yang sangat luas, sehingga tamu Anda tidak perlu khawatir tentang tempat parkir yang sulit ditemukan.

3. Masjid yang Indah

Untuk pasangan yang ingin mengadakan pernikahan dengan nuansa religius, Sahira Group Hotel memiliki sebuah masjid yang indah, sehingga tamu Anda dapat menjalankan ibadah dengan khusuk dan khidmat.

4. Cita Rasa Makanan yang Sudah Dikenal Sejak Tahun 2005

Sahira Group Hotel telah dikenal dengan cita rasa makanan yang lezat dan berkualitas sejak tahun 2005. Kami memiliki tim koki berpengalaman yang siap memanjakan lidah Anda dan tamu Anda dengan hidangan istimewa.

5. Sales dan Staff yang Sangat Ramah

Staf kami yang ramah dan profesional selalu siap membantu Anda dalam merencanakan pernikahan Anda, menjawab pertanyaan Anda, dan memastikan bahwa setiap detail tersusun dengan sempurna.

6. Harga yang Sangat Bersahabat

Kami mengerti bahwa pernikahan adalah investasi besar. Oleh karena itu, Sahira Group Hotel menawarkan paket pernikahan dengan harga yang sangat bersahabat tanpa mengorbankan kualitas.

7. Venue yang Banyak Pilihan & Ukuran

Kami memiliki berbagai venue yang dapat diatur sesuai dengan tema dan ukuran pernikahan Anda, mulai dari outdoor yang indah hingga ruang indoor yang elegan.

8. Acara di Sahira Sangat Fleksibel

Kami memahami bahwa setiap pernikahan adalah unik. Oleh karena itu, kami menyediakan fleksibilitas dalam merencanakan acara Anda sehingga Anda dapat mewujudkan impian pernikahan Anda.

9. Mudah Diakses

Sahira Group Hotel mudah diakses dari berbagai titik masuk Bogor, sehingga tamu Anda dapat tiba dengan mudah tanpa hambatan.

10. Memiliki Brand yang Sudah Terkenal

Sahira Group Hotel adalah merek yang sudah terkenal dan memiliki reputasi yang solid dalam industri perhotelan. Anda dapat mempercayakan pernikahan Anda kepada kami dengan keyakinan.

Jika Anda berminat dan ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau melakukan pemesanan, jangan ragu untuk menghubungi kami di nomor 0812-9479-079. (Muhammad Irfan Ramadan)

Pimpinan Definitif DPRD Kota Bogor 2024-2029 Resmi Dilantik

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna dengan agenda pengucapan sumpah janji Pimpinan DPRD Kota Bogor periode 2024 – 2029, Selasa 24 September 2024.

Hal itu Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat, tentang jabatan Ketua DPRD Kota Bogor diemban oleh Adityawarman Adil dan jabatan Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor diemban oleh M. Rusli Prihatevy.

Ketua DPRD kota Bogor Adityawarman mengatakan saat ini penting untuk berkolaborasi dengan pemerintah kota Bogor dan masyarakat untuk bisa mengemban amanah aspirasi rakyat.

Terdapat beberapa program yang harus tetap mendapatkan prioritas seperti program penebusan ijazah dan bantuan rumah tidak layak huni kepada rakyat untuk bisa menyelesaikan permasalahan kehidupan.

“Untuk menjalankan program untuk rakyat maka harus ada sinergitas dan kolaborasi bersama seluruh elemen pemerintah daerah Kota Bogor dan semua pemangku kebijakan lainnya,” ujarnya.

Dalam rapat paripurna itu dilanjutkan dengan adanya pembukaan masa sidang ke-1 tahun 2024.

Berdasarkan hasil rapat pimpinan sementara DPRD Kota Bogor terdapat delapan fraksi di DPRD Kota Bogor, yakni Fraksi PKS, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PDI-P, Fraksi PAN, Fraksi Aswaja (Gabungan PKB dan PPP), Fraksi Demokrat Solidaritas Indonesia (Gabungan Demokrat dan PSI) dan Fraksi NasDem.

Selanjutnya juga membentuk alat kelengkapan dewan berupa komisi dan badan-badan agar bisa segera melakukan tugas dan fungsi mengemban amanat aspirasi rakyat. (Muhammad Irfan Ramadan)

Praktisi Mengajar dan Quo Vadis Pendidikan Vokasi Profesi di Civitas Kampus

0

Bogordaily.net – Tidak terasa, Program Praktisi Mengajar yang diinisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI dengan menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI telah memasuki Angkatan ke-5.

Sudah dua tahunan program yang mengelaborasi profesional karir di dunia korporasi dan civitas akademika kampus ini telah terselenggara dengan baik.

Namun, apakah Program Praktisi Mengajar ini sudah berhasil melahirkan talenta baru bagi output kampus? Benarkah Praktisi Mengajar menjadi jawaban atas quo vadis Pendidikan vokasi profesi di dunia civitas?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2024, jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2024 sebanyak 149,38 juta orang, naik 2,76 juta orang dibanding Februari 2023.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,50 persen poin dibanding Februari 2023. Sementara, Penduduk yang bekerja pada Februari 2024 sebanyak 142,18 juta orang, naik sebanyak 3,55 juta orang dari Februari 2023.

Lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar adalah Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum sebesar 0,96 juta orang. Pada Februari 2024 sebanyak 58,05 juta orang (40,83 persen) bekerja pada kegiatan formal, naik sebesar 0,95 persen poin dibanding Februari 2023.

Namun, persentase setengah pengangguran pada Februari 2024 naik sebesar 1,61 persen poin, sementara pekerja paruh waktu turun sebesar 0,73 persen poin dibanding Februari 2023.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2024 sebesar 4,82 persen, turun sebesar 0,63 persen poin dibanding Februari 2023.

Angka ini sebenarnya masih sangat merisaukan mengingat jumlah output atau lulusan kampus baik yang berada di strata sarjana, master sampai jenjang doktor, setiap tahun meningkat drastis tanpa perimbangan atau linieritas
peluang pekerjaan baru.

Tidak sedikit lulusan kampus akhirnya menambah tingkat pengangguran di Indonesia. Jika melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 memperlihatkan masih ada ratusan ribu lulusan S1, S2, dan S3 rentang usia 15 sampai 24 tahun yang tidak bekerja, sekolah, atau mendapat pelatihan (not in employment, education, and training/ NEET).

Dikutip dari laman Satu Data Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), BPS mendata, pada Agustus 2023, tercatat ada 452.713 orang lulusan S1, S2, dan S3 yang tergolong NEET, sedangkan lulusan diploma ada 108.464 orang.

Sementara untuk jenjang S1, S2, S3, 452.713 orang. Sementara itu, secara total jumlah anak muda berusia 15 sampai dengan 24 tahun yang tergolong NEET ada 9,9 juta atau setara 22,25 persen dari 44,7 juta anak muda golongan Gen Z.

Lahirnya Program Praktisi Mengajar pada Tahun Anggaran 2022 sebenarnya telah sedikit banyak memberi manfaat kepada lulusan kampus-kampus di Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa bisa mengenal dan menjajaki dunia kerja lebih awal.

Tidak sedikit mahasiswa akhirnya bisa mendapatkan tempat magang dari program ini. Civitas akademika mulai dari
Rektor, Dekan dan Kaprodi juga turut menikmati efektifitas Program Praktisi Mengajar ini karena anak-anak didiknya bisa menggambarkan bagaimana kerasnya persaingan di dunia kerja.

Hal lain yang perlu menjadi interospeksi, otokritik dan overview dari Program Praktisi Mengajar ini adalah minimnya kelas praktik dan kelas bakat yang diselenggarakan di kampus-kampus di Indonesia.

Padahal, jika setiap kampus bisa membuat bank talenta atau big data mengenai bakat serta ketrampilan mahasiswa, tidak sulit bagi korporasi di Indonesia untuk merekrut menjadi professional karir.

Beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebenarnya telah memulai melakukan penjaringan talenta professional karir ini dari jenjang lulusan baru (fresh graduate) melalui beberapa program diklat ODP (Officer Development Program), MDP (Management Development Program) dan MT (Management Traine).

Melalui program ini, fresh graduate ini akan mengikuti diklat berjenjang untuk menjadi calon leader di korporasi. Adanya Program Praktisi Mengajar, sebenarnya sudah menjadi bagian dari pengenalan dasar program diklat tersebut.

Profesional praktisi sudah seharusnya memberi pemahaman skill, keahlian, kompetisi dan jenjang karir di dunia korporasi bagi mahasiswa. Sehingga, mahasiswa juga terpacu untuk menambah dan mengasah ketrampilan serta bakat mereka dengan mengikuti kursus-kursus keahlian di luar mata kuliah yang diajarkan di kelas kampus.

Tantangan terbesar dunia korporasi ke depan adalah transisi dunia digital yang mengharuskan digitalisasi di semua transaksi. Baik transaksi jual beli, negosiasi hingga lelang pengadaan
barang dan jasa. Kondisi ini tentunya harus dimaknai Sumber Daya Manusia (SDM) kampus sebagai tantangan berat dan besar yang harus dihadapi. Jika tak siap mengikuti arus digitalisasi, semakin sulit lulusan kampus di Indonesia menjadi generasi yang siap kerja.

Digitalisasi tidak hanya menjadi keharusan dan dialami korporasi saja. Kita bisa lihat hari-hari ini, semua instansi pemerintah baik Kementerian/Lembaga dan Pemda telah berlomba-lomba melakukan berbagai inovasi di dunia digital pelayanan. Talenta-talenta birokrasi baru sudah tak lagi melulu dituntut untuk bisa melayani publik saja. Namun, juga dituntut untuk melek digital dan mampu mengoperasikan seluruh platform digital sebagai bagian dari
transparansi dan inovasi.

Dengan melihat kondisi tersebut, sudah sedianya Program Praktisi Mengajar harus berhasil menjadi jembatan bagi civitas akademika dengan dunia korporasi dalam menyalurkan bakat
mahasiswa. Koneksitas dan kausalitas antara dunia korporasi dengan jejaring civitas akademika juga harus terbentuk melalui program ini. Dengan begitu, Program Praktisi Mengajar bisa menjadi jawaban atas quo vadis Pendidikan vokasi di dunia kampus. ***

Penulis: Yuska Apitya Aji Iswanto, S.Sos.,M.H (Dosen Praktisi Mengajar Kemendikbud Ristek-LPDP RI)