Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 1553

KemenKopUKM Dorong Tiga Perubahan Struktural Dukung Visi Indonesia Emas 2045

0

Bogordaily.net Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) mendorong tiga perubahan struktural yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk mendukung Visi Indonesia Emas Tahun 2045.

Kepala Biro Manajemen Kinerja, Organisasi, dan SDM Aparatur KemenKopUKM Ruli Nurdina Sari, menjelaskan tiga perubahan tersebut. Pertama, penciptaan tenaga kerja melalui perubahan struktur pelaku usaha melalui adanya korporatisasi dan hilirisasi UMKM berbasis komoditas unggulan.

“Ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi UMKM, sehingga turut meningkatkan kebutuhan tenaga kerja. Harapannya, sektor UMKM dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja yang produktif dan berkualitas,” kata Ruli.

Ia juga membacakan kesimpulan hasil Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan dan Jaring Masukan Dalam Pengembangan Koperasi, UMKM, dan Kewirausahaan Tahun 2025-2029, di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Selasa, 25 Juni 2024.

Kemudian perubahan kedua yang dapat dilakukan yakni ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan digital yang harus mendorong peningkatan nilai tambah bagi koperasi dan UMKM melalui pemanfaatan pengetahuan, informasi, dan modal intelektual.

“Harapannya, UMKM dan koperasi dapat memanfaatkan teknologi bukan hanya di sektor hilir seperti e-commerce, melainkan juga sebagai penunjang produksi,” kata Ruli.

Ketiga, meningkatkan jumlah wirausaha di sektor pertanian dan perikanan. Dimana proporsi pemuda di sektor pertanian tahun 2021 sebesar 19,8 persen, sangat rendah dibandingkan proporsi di sektor jasa sebesar 55,8 persen.

“Sesuai dengan Visi Indonesia Emas Tahun 2045 yaitu meningkatkan produktivitas sektor riil, maka perlu adanya gerakan untuk mempopulerkan sektor pertanian dan perikanan di kalangan anak muda yang diharapkan dapat mempercepat perkembangan sektor riil,” jelas Ruli.

Terkait dengan program yang akan dilakukan, Ruli menyatakan, perlu diperhatikan kebutuhan dari koperasi, UMKM, dan kewirausahaan sesuai dengan isu yang berkembang hingga tahun 2045 nanti.

Ruli menambahkan, beberapa program utama yang dapat dikembangkan adalah pendekatan berbasis data, program microfinance, program pengembangan keterampilan, hingga pembangunan infrastruktur.

Selain itu, ujar Ruli, ada juga target indikator kinerja bidang koperasi, UMKM, dan kewirausahaan yang tercantum dalam Rancangan Akhir RPJPN Tahun 2025-2045 yang nantinya akan diturunkan dalam target RPJMN Tahun 2025-2029.

Yaitu, rasio volume usaha koperasi terhadap PDB dengan target pada tahun 2045 sebesar 10 persen, proporsi jumlah UKM dengan target pada tahun 2045 sebesar 5 persen, dan rasio kewirausahaan dengan target pada tahun 2045 sebesar 8 persen.

Ruli mengakui, target tersebut merupakan target yang sangat besar dan tidak dapat dicapai dengan program/kegiatan yang sudah ada.

“Perlu ada transformasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan, agar hasil yang dicapai menjadi maksimal,” imbuhnya.

Namun, kata Ruli, transformasi tidak hanya dilakukan pemerintah pusat saja, tetapi juga pemerintah daerah dan pihak swasta yang berperan dalam pengembangan koperasi, UMKM, dan kewirausahaan.

Di samping itu, ada juga usulan daerah yang disampaikan, di antaranya terkait dengan Bimbingan Teknis bagi Jabatan Fungsional Pengawas Koperasi dan Implementasi Tata Kelola Koperasi kepada Deputi Perkoperasian.

Usulan lainnya, terkait standardisasi dan sertifikasi usaha mikro serta layanan Rumah Kemasan kepada Deputi Usaha Mikro, hingga fasilitasi perluasan akses pemasaran produk UKM dan bantuan peralatan kepada Deputi UKM.

Berikutnya, usulan fasilitasi inkubasi usaha dan pendampingan wirausaha kepada Deputi Kewirausahaan, fasilitasi akses pembiayaan dan sosialisasi program kepada LPDB-KUMKM, hingga fasilitasi promosi produk UMKM kepada LLP-KUKM.

Ruli berharap, hasil dari rapat ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat ditindaklanjuti daerah dengan memperhatikan catatan pada setiap poin usulan dan ditindaklanjuti unit teknis terkait dalam penyusunan dan pelaksanaan program kegiatan tahun 2025.

“Adapun berbagai masukan yang belum dapat diakomodir, menjadi catatan bagi kami dalam perencanaan program kegiatan ke depan,” ujar Ruli.***

Voting Masih Dibuka, Ayo Dukung Pilihan Favoritmu di Indonesian Television Awards 2024

0

Bogordaily.net Indonesian Television Awards 2024 kembali hadir di tahun 2024 sebagai ajang penghargaan terbesar dan paling prestisius bagi program televisi dan insan pertelevisian Indonesia yang sudah memasuki tahun ke-9 penyelenggaraannya.

Tahun ini terdapat 12 Kategori penghargaan yang dimana terbagi menjadi 8 kategori program televisi dan 4 kategori individu. Survei dilakukan di 22 kota besar di Indonesia dengan jumlah sample mencapai 1.500 responden yang dilakukan oleh lembaga independent Roy Morgan Research.

Keterlibatan pemirsa juga sangat penting untuk menentukan penerima penghargaan “Terpopuler” di ITA 2024, melalui voting sosial media (Instagram dan Facebook) serta melalui aplikasi RCTI+ yang dibuka mulai 14 Juni sampai dengan 7 Juli 2024 (Pukul 23.59 WIB).

Berikut nominasi Indonesian Television Awards 2024:

Program Prime Time Drama Terpopuler (Kode A)

A1. Aku Mencintaimu Karena Allah

A2. Bidadari Surgamu

A3. Cinta Tanpa Karena

A4. Magic 5

A5. Tertawan Hati

Program Prime Time Non Drama Terpopuler (Kode B)

B1. Arisan

B2. Family 100

B3. Lapor Pak!

B4. On The Spot

B5. Super Deal Indonesia

Program Non Prime Time Drama Terpopuler (Kode C)

C1. FTV Pagi

C2. FTV Siang

C3. Kisah Nyata

C4. TOP : Tukang Ojek Preman

C5. Tukang Bubur Pengen Naik Haji

Program Non Prime Time Non Drama Terpopuler (Kode D)

D1. Brownis Obrowlan Manis

D2. Dream Box Indonesia

D3. Makan Receh

D4. Si Bolang Bocah Petualang

D5. Silet

Program Akhir Pekan Terpopuler (Kode E)

E1. Celebrity on Vacation

E2. Mancing Mania Strike Back

E3. Masak-Masak

E4. Masterchef Indonesia Season 11

E5. Tonight Show

Program Ramadan Drama Terpopuler (Kode F)

F1. FTV Ramadan

F2. Layangan Terbang

F3. Para Pencari Tuhan Jilid 17

F4. Ramadan Pertama

F5. TKP Para Wali

Program Ramadan Non Drama Terpopuler (Kode G)

G1. Aksi Asia 2024

G2. Hafiz Indonesia 2024

G3. Pesbukers Ramadan

G4. Sahur Lebih Segerrrr

G5. Saurans di NET.

Program News Siang Terpopuler (Kode H)

H1. Fokus

H2. Kabar Siang

H3. Lintas iNews Siang

H4. Liputan 6 Siang

H5. Seputar iNews Siang

Pembawa Acara Televisi Terpopuler (Kode I)

I1. Desta

I2. Gilang Dirga

I3. Irfan Hakim

I4. Raffi Ahmad

I5. Ruben Onsu

I6. Surya Insomnia

Aktris Televisi Terpopuler (Kode J)

J1. Basmalah Gralind

J2. Lesti Kejora

J3. Naysilla Mirdad

J4. Ochi Rosdiana

J5. Salshabilla Adriani

J6. Sridevi

Aktor Televisi Terpopuler (Kode K)

K1. Jonas Rivanno

K2. Raden Rakha

K3. Rangga Azof

K4. Rizky Billar

K5. Rizky Nazar

K6. Samuel Zylgwyn

Artis Televisi Terpopuler (Kode L)

L1. Andre Taulany

L2. Ayu Ting Ting

L3. Irfan Hakim

L4. Lesti Kejora

L5. Surya Insomnia

L6. Wendi Cagur

Jadwal Indonesian Television Awards 2024

Pastikan kamu terus mendukung program dan insan televisi favoritmu dan membawa pulang piala ITA 2024.

Nantikan dan saksikan Malam Puncak Indonesian Television Awards 2024 yang akan disiarkan secara langsung di RCTI dan GTV pada 10 Juli 2024.

Concert Celebration Indonesian Television Awards 2024 pada 11 Juli 2024 secara GRATIS di kanal digital RCTI 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek. Pasang STB/TV digital dan arahkan antena ke pemancar RCTI.

Gunakan STB, antena, kabel dan konektor yang berfungsi dengan baik. Jika mengalami gangguan hubungi RCTI Layanan Solusi Digital 08569003900 dan Instagram @officialRCTI.***

SesKemenkopUKM Tekankan Pentingnya Kualitas, Kompetensi, dan Spesialisasi Tenaga Pendamping Koperasi dan UMK di Daerah

0

Bogordaily.net – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenkopUKM) Arif Rahman Hakim menekankan pentingnya kualitas, kompetensi, dan spesialisasi bagi para Tenaga Pendamping bagi koperasi dan UMKM di daerah, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil, dalam mengembangkan usahanya.

“Namun, pola pendampingan yang diberikan harus keluar dari cara yang
biasa. Pendampingan harus secara intensif diberikan sesuai dengan kebutuhan, skala, dan karakter dari usahanya,” tandas SesKemenkopUKM, saat membuka acara Diklat Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi Tenaga Pendamping Provinsi Maluku Tahun 2024, di PLUT KUMKM Kota Ambon, Provinsi Maluku, Selasa (25/6).

Arif mendorong agar para Tenaga Pendamping perlu memiliki spesialisasi tertentu. Hal ini mengingat cakupan bidang bisnis yang relatif luas.

“Para pendamping dapat diarahkan untuk memilih spesialisasi bidang pendaftaran legalitas usaha, bidang produksi, bidang keuangan, bidang SDM dan kelembagaan, hingga bidang pemasaran,” ucap SesKemenkopUKM.

SesKemenkopUKM mengungkapkan catatan Evermos dan Shopee (2021) yang menyebutkan bahwa UMKM di Indonesia mayoritas berada pada tahap ‘New Comer’ dengan karakter tidak memiliki perancanaan bisnis yang baik, sulit memahami target pasar yang tepat, sulit mendalami jenis produk yang sesuai pasar dan sulit memenuhi permintaan secara efektif dan efisien.

Menurut Arif, peran Tenaga Pendamping sangat dibutuhkan dalam mengaddress tantangan tersebut, sekaligus menghubungkan mereka dengan kebijakan dan program strategis pemerintah.

“Maka, para Tenaga Pendamping diharapkan dapat berkomunikasi secara baik dengan para pelaku usaha mikro dan kecil,” imbuh Arif.

Pasalnya, lanjut SesKemenkopUKM, kemampuan berkomunikasi ini menjadi kunci sukses bagi tugas Tenaga Pendamping.

“Tenaga Pendamping juga bisa secara mandiri meningkatkan kualitas dan kompetensi dirinya, agar tercipta kemampuan spesialisasi tadi,” tukas Arif.

Lebih dari itu, bagi SesKemenkopUKM, para Tenaga Pendamping butuh pemahaman lebih tentang networking atau relasi agar produk yang dihasilkan pelaku usaha mikro dan kecil bisa mengakses pasar yang lebih luas. “Itu semua ada ilmunya yang bisa dipelajari,” tegas Arif.

Bahkan, menurut Arif, karena penyusunan business plan sesuai dengan skala usahanya penting, ke depan akan disiapkan aplikasinya.

Di sisi lain, ini juga akan memudahkan akses UMKM ke kalangan investor dan perbankan.

Oleh karena itu, SesKemenkopUKM berharap agar para Tenaga Pendamping terus meningkatkan pengetahuannya, melalui handphone yang dimiliki. Dengan begitu, bisa menjadi anggota perpustakaan nasional yang memiliki ratusan ribu buku pengetahuan, secara virtual.

Arif juga berharap peran tenaga pendamping dapat menciptakan ekosistem usaha yang inklusif melalui peningkatan kualitas usaha dalam hal perencanaan bisnis, hingga pencatatan pelaporan usaha untuk memudahkan akses pembiayaan.

“Sehingga, ke depan bisa membangun dan mengembangkan produk-produk unggulan sesuai kearifan lokal yang ada di wilayahnya,” ujar SesKemenkopUKM.***

3.720 Warga Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Keranjingan Judi online

0

Bogordaily.net – Pemkot Bogor melakukan upaya setelah mengetahui 3.720 warga Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Keranjingan Judi online.

Untuk melakukan pencegahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membentuk Satuan Tugas (Satgas) Judi Online.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan, tujuan satgas tersebut untuk menyusun solusi dan pencegahan berbagai bentuk modus judi online atau daring di masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN).

Hery mengaku kaget dan menyesalkan terkait fenomena nasional judi online ini. Termasuk Kecamatan Bogor Selatan, yang menjadi kecamatan dengan jumlah pelaku judi online atau penjudi daring terbanyak, sebanyak 3.720 orang dan transaksi Rp 349 miliar.

“Satgas Judi Online ini melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, baik langsung maupun tidak langsung,” kata Hery

Satgas tersebut dibentuk buntut dari pernyataan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) sekaligus Ketua Satgas Judi Online Hadi Tjahjanto yang menyebut bahwa Kota Bogor menjadi kota kedua dengan jumlah penjudi daring terbanyak dengan nilai transaksi Rp 612 miliar.

Oleh karena itu, kata Hery, langkah awal pihaknya sudah berkoordinasi dengan stakeholder Pemkot untuk menyusun inisiasi membuat Satgas Judi Online.

“Dan surat edaran (SE) kepada seluruh ASN dan masyarakat mengenai bahaya dan larangan judi online dengan berbagai modus bentuknya,” jelas Hery

Ia mengaku memahami fenomena nasional ini tengah menjadi perhatian dari pemerintah pusat hingga ke lingkup perkotaan, termasuk di Kota Bogor.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

Caption : Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Irfan/bogordaily.net)

Wujudkan Ketahanan Pangan, KemenKopUKM Siap Adopsi Tata Kelola Peternakan Austrex

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menyatakan Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mewujudkan program ketahanan pangan salah satunya melalui optimalisasi sektor usaha/industri peternakan.

Untuk itu KemenKopUKM mengajak Austrex, sebuah perusahaan peternakan asal Australia untuk dapat menjalin kemitraan demi perbaikan tata kelola usaha/industri peternakan Indonesia.

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah dalam kunjungannya ke Australia berharap kemitraan dan kerja sama dengan Austrex dapat membawa perubahan besar bagi tata kelola usaha/industri peternakan yang ada di Indonesia. Terlebih Austrex selama ini dikenal sebagai perusahaan ekspor ternak hidup terbesar di dunia yang beroperasi di berbagai negara, termasuk Rusia, China, Amerika Serikat, Uruguay, Turki, Indonesia, dan Selandia Baru.

Selain itu, Austrex yang sudah beroperasi lebih dari 50 tahun ini, membuktikan pola kerjasama dan pengelolaan hubungan dengan peternak dilakukan dengan sangat baik dan berkelanjutan.

“Dengan segala potensi yang ada, kami berharap melalui pertemuan ini dapat terjalin kemitraan yang kuat dengan Austrex dalam mengembangkan potensi wirausaha dan keberlanjutan industri peternakan di Indonesia,” kata Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah dalam keterangan resminya, Rabu (26/06).

Siti Azizah menegaskan bahwa sektor peternakan berperan besar bagi terwujudnya program ketahanan pangan baik di lingkungan global atau bagi Indonesia. Untuk itu sektor ini perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak agar keberlangsungan dan keberlanjutan usaha/industri peternakan tetap dapat terjaga dengan baik.

“Sektor ini memerlukan perhatian khusus, terutama dalam konteks isu ketahanan pangan dunia saat ini,” kata Siti Azizah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Siti Azizah melihat cara model bisnis industri peternakan yang dilakukan oleh Austrex. Dia berharap sistem pengelolaan usaha/industri peternakan yang diterapkan Austrex dapat diadopsi di Indonesia sehingga lebih maju dan berkembang.

“Meskipun tantangan di Indonesia dan Australia berbeda, kami berharap dapat pengalaman dan belajar dari praktik baik Austrex dalam pengelolaan usaha peternakan untuk dikembangkan di Indonesia,” kata Siti Azizah.

Menurut Siti Azizah, untuk di mengembangkan sektor peternakan di Indonesia, para peternak lokal di berbagai daerah di Indonesia perlu didorong untuk membentuk atau bergabung dalam wadah koperasi. Dengan berkoperasi, para peternak kecil yang jumlahnya sangat banyak di Indonesia, dapat lebih mudah mendapatkan akses pemasaran, pelatihan, serta pembiayaan yang terjangkau, salah satunya pembiayaan dari LPDB.

Lebih lanjut, Siti Azizah memaparkan beberapa program strategis yang dijalankan KemenKopUKM untuk mengembangkan koperasi dan UKM, termasuk di dalamnya bagi pelaku usaha sektor agribisnis, yaitu Rumah Produksi Bersama (Factory Sharing), Revitalisasi Pasar Rakyat, Modernisasi Koperasi, Pusat Pelayanan Usaha Terpadu (PLUT-KUMKM) dan Layanan Rumah Kemasan.

Kemudian KemenKopUKM juga memiliki target dalam mencapai target kenaikan rasio kewirausahaan nasional, melalui beberapa program pendampingan berkelanjutan berupa Entrepreneur Development, program peningkatan ekosistem kewirausahaan berupa Entrepreneur Hub, program kemudahan akses pembiayaan berupa Entrepreneur Financial Fiesta dan program pendataan lengkap KUMKM melalui Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) KUMKM.

Dengan berbagai program-program tersebut, Siti Azizah berharap sinergi dan kerja sama dengan Austrex dapat dilakukan di masa mendatang sehingga target membangun ketahanan pangan dan peningkatan rasio kewirausahaan nasional dapat tercapai.

“Dalam kesempatan ini, kami ingin mengajak Austrex untuk berkolaborasi dalam mengoptimalkan program Kementerian Koperasi dan UKM di Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing sektor peternakan Indonesia,” kata Siti Azizah.

*Australia, 26 Juni 2024*
*Humas Kementerian Koperasi dan UKM*
*Medsos resmi: @Kemenkopukm*

Berlaku Mulai 1 Juli 2024, Tiket Masuk Taman Safari Bogor Dibagi Dua Klaster; Reguler dan Premium!

0

Bogordaily.net – Taman Safari Bogor akan memberlakukan sistem tiket masuk baru mulai 1 Juli 2024. Tiket masuk Taman Safari Bogor dibagi menjadi dua jenis yakni Tiket Premium dan Tiket Reguler.

“Pemberlakukan tiket baru ini akan dimulai 1 Juli 2024. Di mana untuk Tiket Masuk Premium dibanderol Rp255 ribu di weekend untuk dewasa dan Rp230 ribu di weekday. Sementara untuk Tiket Masuk Reguler dibanderol lebih murah yakni Rp210 ribu di weekend dn Rp195 ribu di weekday,” ungkap General Manager (GM) Taman Safari Bogor, Lies Yuwati, Rabu (26/6/2024).

Lies menjelaskan, untuk Tiket Masuk Reguler harganya memang lebih murah karena ada beberapa spote wahana yang harus membeli tiket terusan terpisah yakni Istana Panda, wahana permainan dan Curug Jaksa.

“Harga tiket terusan visit Istana Panda kita banderol Rp60 ribu di weekend dan weekday. Sementara untuk wahana permainan Rp25 ribu di weekday dan Rp35 ribu di weekend. Untuk visit Curug Jaksa harga tiket masuknya Rp15 ribu di weekday dan Rp25 ribu di weekend,” ungkap Lies.

Aturan baru harga tiket ini juga berlaku untuk anak-anak usia 1-5 tahun. Yakni, untuk Tiket Masuk Reguler dibanderol Rp150 ribu untuk weekday dan Rp175 ribu di weekend. Sementara untuk Tiket Masuk Premium harganya Rp195 ribu untuk weekend dan Rp185 ribu untuk weekday.

“Kami menyarankan pengunjung untuk update informasi tiket ini di sosial media resmi Taman Safari Bogor atau menghubungi call centre sales kami,” ungkap Finance Control (FC) Manager Taman Safari Bogor, Jumartono Kusaputro, Rabu (26/6/2024).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo-promo tiket masuk Taman Safari Bogor, bisa klik DI SINI.***

RSUD Kota Bogor Luncurkan Pelayanan Penyakit Jantung Pediatrik

0

Bogordaily.net – RSUD Kota Bogor sedang gencar-gencarnya mempersiapkan peluncuran dan pengoperasian keberhasilan Pelayanan Penyakit Jantung dengan Tindakan (Cath Lab) pada Mei 2023.

Penambahan transformatif pada kemampuan pelayanan penyakit kardiovaskular di RSUD Kota Bogor ini
telah membawa dampak yang signifikan pada kehidupan pasien-pasien berusia dini dengan kondisi penyakit jantung.

Dalam Bulan pertama pengoperasian, Pelayanan Penyakit Jantung dengan
Tindakan (Cath Lab) telah berhasil melakukan prosedur pada 4 pasien
pediatrik, termasuk 3 kasus penutupan ductus arteriosus paten (PDA)
transkateter dan 1 kasus kateterisasi pra-operasi untuk Tetralogi Fallot (TOF).

Selain itu, tim juga dapat dengan cepat dan efektif menangani dua kasus
darurat tamponade jantung pada bayi berusia 6 dan 5 bulan.

“Kami sangat bangga dengan kemajuan Pelayanan Penyakit Jantung dengan Tindakan (Cath Lab) kami dalam waktu singkat ini,” kata dr Ilham, Direktur RSUD Kota Bogor.

Kemampuan baru ini memungkinkan untuk memberikan pelayanan dengan alat yang canggih yang menyelamatkan nyawa anak-anak dengan kondisi penyakit jantung yang kompleks tanpa perlu memindahkan pasien.

Ini merupakan bukti dedikasi dan keahlian tim kami yang luar biasa.

”Untuk lebih mendukung Pelayanan Penyakit Jantung dengan Tindakan (Cath Lab) dan layanan kardiologi pediatrik yang semakin berkembang di rumah sakit, mesin ekokardiografi canggih terbaru juga telah terpasang,” jelasnya.

Teknologi pencitraan mutakhir ini akan memainkan peran penting dalam diagnosis, perencanaan pengobatan, dan pemantauan berkelanjutan pada pasien jantung.

“Saya sangat bersyukur atas dukungan yang tak kenal lelah yang telah kami
terima selama 10 tahun terakhir,’’ lanjut dr. Ilham.

“Pencapaian ini tidak akan
mungkin terjadi tanpa dorongan dan bantuan dari rekan-rekan kami dan
Masyarakat. Kami berharap dapat terus memperluas kemampuan kami dan menyentuh lebih banyak kehidupan di tahun-tahun mendatang,” sambungnya.

RSUD Kota Bogor tetap teguh dalam komitmennya unntuk menyediakan
perawatan kardiovaskular berkualitas tertinggi bagi anak-anak di wilayah ini.

Peluncuran keberhasilan Pelayanan Penyakit Jantung Pediatrik dengan
Tindakan (Cath Lab) menandai tonggak pencapaian yang signifikan dalam perjalanan yang sedang berlangsung, dan rumah sakit membangun momentum
ini untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan pasien-pasien berusia dini.***

(Ibnu Galansa)

RSUD Kota Bogor Meluncurkan Pelayanan Penyakit Jantung
Pediatrik dengan Tindakan (Cath lab). (Istimewa/bogordaily.net).

Melihat Rest Area Gunung Mas Puncak Pasca Penertiban PKL

0

Bogordaily.net – Situasi pasca penataan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang tak berizin di kawasan Puncak sudah kembali kondusif pada Rabu 26 Juni 2024.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net dilokasi terlihat lalu lintas kembali lancar dan puing sisa bangunan sudah mulai dibersihkan.

Adapun Rest Area Gunung Mas Puncak, sebagian pedagang sudah mulai kembali berdagang di area tersebut, rest area pun mulai ramai dikunjungi wisatawan.

Salah satu penjual di kios Rest Area Gunung Mas Puncak, Risa mengatakan bahwa sudah cukup lama ia berjualan di rest area sangat nyaman dan aman.

Namun butuh dukungan kuat dari Pemkab Bogor agar pengunjung rest area lebih ramai.

“Kalo disini hari Sabtu minggu suka rame ya, sedangkan hari biasa lebih sepi. Semoga aja nantinya akan semakim ramai pengunjung uang datang ke sini,” kata Risa, Rabu 26 Juni 2024.

Salah satu Wisatawan mengatakan, ia beberapa kali pernah berkunjung ke Puncak, namun setelah adanya penertiban PKL, ia melihat jalan di sekitar puncak jadi lebih lega, dan lebih bersih.

“Diharapkan Puncak bisa lebih indah dan keasriannya bisa terjaga, dan untuk para pedagang bisa lebih tertata misalnya di rest area Puncak, sehingga wisatawan pun bisa tetap berwisata kuliner di Puncak,” kata Nur, Rabu 25 Juni 2024.

Selanjutnya, wisatawan asal Jakarta, yakni Fandy mengungkapkan, untuk orang yang berkunjung ke Puncak salah satunya untuk menikmati pemandangan yang indah.

“Setelah ada penertiban, sekarang sudah lebih terlihat pemandangan Puncak yang indah, karena sebelumnya kan terhalang oleh bangunan pedagang. Dan kalau ada rest area Puncak itu lebih bagus jadi sambil istirahat menikmati pemandangan, kita juga bisa jajan,” ungkap Fandy.***

(Albin Pandita)

Siapkan Pencegahan, Pemkot Bogor Bentuk Satgas Judi Online

0

Bogordaily.net – Untuk melakukan pencegahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membentuk Satuan Tugas (Satgas) Judi Online.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan, tujuan satgas tersebut untuk menyusun solusi dan pencegahan berbagai bentuk modus judi online atau daring di masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN).

Hery mengaku kaget dan menyesalkan terkait fenomena nasional judi online ini. Termasuk Kecamatan Bogor Selatan, yang menjadi kecamatan dengan jumlah penjudi daring terbanyak, sebanyak 3.720 orang dan transaksi Rp 349 miliar.

“Satgas Judi Online ini melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, baik langsung maupun tidak langsung,” kata Hery.

Satgas tersebut dibentuk buntut dari pernyataan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) sekaligus Ketua Satgas Judi Online Hadi Tjahjanto yang menyebut bahwa Kota Bogor menjadi kota kedua dengan jumlah penjudi daring terbanyak dengan nilai transaksi Rp 612 miliar.

Oleh karena itu, kata Hery, langkah awal pihaknya sudah berkoordinasi dengan stakeholder Pemkot untuk menyusun inisiasi membuat Satgas Judi Online.

“Dan surat edaran (SE) kepada seluruh ASN dan masyarakat mengenai bahaya dan larangan judi online dengan berbagai modus bentuknya,” jelas Hery.

Ia mengaku memahami fenomena nasional ini tengah menjadi perhatian dari pemerintah pusat hingga ke lingkup perkotaan, termasuk di Kota Bogor.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

 

Pemasangan Garis Polisi di Lahan Pertani Properti Bikin Resah Warga

CIAWI, Bogordaily.net — Seutas garis polisi membentang di pintu masuk sebidang tanah milik PT Pertani Properti di bibir Jalan Veteran II, Kampung Babakan, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Terpasangnya police line (garis polisi) sejak Selasa, 25 Juni 2024 tersebut membuat resah warga.

Warga mempertanyakan pemasangan garis polisi tersebut sebab tidak ada peristiwa tindak pidana atau kejadian sebelumnya.

“Kok dipasang garis polisi, padahal tidak ada kejadian di sini. Garis polisi tersebut biasanya dipasang oleh polisi agar tidak ada pihak lain yang tidak berwenang yang menerobos masuk ke area yang dapat mengganggu penyelidikan kepolisian,” kata Iwan, warga Babakan, Desa Banjarwaru, Rabu, 26 Juni 2024.

Sekadar informasi, berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang KUHAP, UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana, tujuan dari kegiatan garis polisi merupakan sebagai pedoman bagi petugas penanganan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam melaksanakan tindakan pertama tempat kejadian perkara dan pengolahan TKP.

Akibat pemasangan garis polisi tersebut, warga sekitar ikut resah. Sebab warga berpuluh tahun memarkir kendaraannya di lahan milik Pertani tersebut.

Anehnya, Ketua RT, RW, Kepala Desa, tak mengetahui adanya pemasangan garis polisi tersebut. “Biasanya aparat di wilayah diberitahu kalau ada pemasangan garis polisi. Saya saja tidak diberitahu, makanya bingung kalau ada warga yang menanyakan,” ucap Kepala Desa Banjarwaru, Abdurahman.

Bhabinkamtibmas Desa Banjarwaru, Brigadir Arie, mengaku tak tahu menahu soal pemasangan garis polisi tersebut.

Demikian pula Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana. “Wah maaf kurang tahu yah, yang jelas ada perkara dan lebih jelasnya itu Mabes Polri yah,” tulisnya yang dihubungi via WhatsApp, Rabu, 26 Juni 2024.

Dari informasi yang diperoleh, pemasangan garis polisi tersebut dilakukan atas dasar pelaporan pihak Pertani dan APJ dengan alasan adanya pengrusakan portal dan dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan perizinan.
(Acep Mulyana)