Home Blog Page 1606

Penurunan Anggaran KemenkopUKM 2025 Picu Kekhawatiran di Komisi VI DPR

0

Bogordaily.net – Sejumlah anggota Komisi VI DPR RI menyuarakan keprihatinan mendalam atas penurunan pagu anggaran Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) untuk tahun 2025.

Anggaran yang ditetapkan sebesar Rp937,166 miliar, turun 37,44 persen dari tahun sebelumnya, memicu pertanyaan tentang komitmen bersama dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan khususnya koperasi dan UMKM.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki pada Rabu (4/9), anggota Komisi VI dari berbagai fraksi menyampaikan pendapat dan kekhawatiran mereka.

Subardi, dari Fraksi Partai Nasdem, menyebut penurunan anggaran ini sebagai “anomali” dan mendesak agar usulan penambahan anggaran menjadi prioritas utama.

“Ini seharusnya menjadi prioritas agar program-program pemberdayaan koperasi dan UMKM bisa berjalan semestinya. Kalau tidak, yang rugi adalah rakyat,” katanya.

Subardi bahkan mengusulkan agar KemenkopUKM mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp650 miliar, seperti yang pernah diajukan sebelumnya, atau setidaknya agar anggaran tahun 2025 sama dengan tahun sebelumnya.

Herman Khaeron dari Fraksi Partai Demokrat juga mempertanyakan penurunan anggaran ini. “Ketika ada 65 juta pelaku UMKM bergantung kepada KemenkopUKM, anggarannya kok malah turun,” katanya.

Ia menekankan perlunya “affirmative budget” untuk kepentingan masyarakat, mengingat mayoritas sangat bergantung pada UMKM.

Herman yakin bahwa dengan anggaran yang terbatas, pengembangan koperasi dan UMKM tidak akan optimal.

Ia mendesak agar hal ini dibicarakan kembali dan ada keputusan politik yang berpihak kepada rakyat, khususnya pelaku UMKM.

Anggota Komisi VI lainnya, Muslim dari Fraksi Partai Demokrat, juga mempertanyakan penurunan anggaran ini dan meragukan efektivitas program KemenkopUKM dengan anggaran yang terbatas.

Sonny T Danaparamita dari Fraksi PDI Perjuangan dan Gde Sumarjaya Linggih dari Fraksi Partai Golkar turut mendukung usulan penambahan anggaran.

Gde Sumarjaya bahkan menyatakan keprihatinannya, mengingat KemenkopUKM memiliki peran penting dalam pembinaan UMKM di berbagai kementerian dan lembaga.

RDP ini menyoroti kekhawatiran serius di kalangan anggota Komisi VI DPR RI tentang dampak penurunan anggaran KemenkopUKM terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan.

Mereka mendesak pemerintah untuk mengusulkan penambahan anggaran minimal sama dengan tahun sebelumnya demi kepentingan jutaan pelaku UMKM di Indonesia. ***

Innalillahi… Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan Motor vs Truk di Cigombong Bogor

0

Bogordaily.net – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Ciawi, tepatnya di pertigaan lampu merah exit tol Cigombong, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Rabu dini hari 4 September 2024.

Diketahui, kecelakaan yang melibatkan sebuah truk dan sepeda motor di Cigombong ini menyebabkan satu korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Kapolsek Cijeruk AKP Didin Komarudin menjelaskan bahwa, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB, berdasarkan laporan yang diterima Unit Gakkum Ciawi.

Adapun pengemudi sepeda motor tanpa nomor polisi, yang diketahui bernama Rizki Maulana Saputera (21) asal Sukabumi, meninggal dunia di lokasi akibat luka serius di kepala.

“Korban sempat mengalami benturan keras dengan truk yang belum diketahui identitas pengemudinya, karena truk tersebut meninggalkan lokasi kejadian,” kata AKP Didin Komarudin, Rabu 4 September 2024.

Menurut Kapolsek, kecelakaan terjadi ketika truk yang melaju dari arah Sukabumi menuju Ciawi menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai oleh korban.

“Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dan meninggal dunia di tempat. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari informasi lebih lanjut mengenai identitas pengemudi truk yang melarikan diri dari lokasi,” jelasnya.

Lebih lanjut Polisi mengatakan, kecelakaan ini diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi truk yang tidak menjaga jarak aman serta kurang berkonsentrasi saat berkendara.

“Tindakan Kepolisian telah dilakukan dengan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk mendalami kejadian ini,” ujar AKP Waluyo.

Sementara itu, pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke Polsek Cijeruk atau ke pihak berwajib lainnya.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di wilayah Bogor, khususnya di Jalan Raya Sukabumi-Ciawi yang memang dikenal sebagai salah satu jalur yang rawan kecelakaan.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (Albin Pandita)

Sempat Melarikan Diri, Maling Motor Apes Ditangkap Polisi di Cibinong Bogor

0

Bogordaily.net – Maling motor yang beraksi di wilayah Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor berhasil ditangkap polisi pada Rabu 4 September 2024.

Pelaku yang diketahui bernama DS alias D, berhasil ditangkap pada Selasa malam 3 September 2024 setelah sempat melarikan diri.

Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo  menjelaskan bahwa, kejadian bermula pada Minggu, 25 Agustus 2024, ketika sepeda motor Yamaha RX King dilaporkan hilang dari bengkel sepeda motor di Kampung Tarikolot, Kelurahan Nanggewer.

“Motor tersebut sebelumnya dititipkan kepada pelapor, Eka Jati Sumardono, untuk diperbaiki. Namun, saat hendak dicek pada pagi hari, kendaraan tersebut sudah tidak ada di tempat,” kata Kompol Waluyo, Rabu 4 September 2024.

Kemudian, setelah dilakukan pelacakan, pelaku maling motor tersebut akhirnya terpantau melintas di Jalan Raya Pemda, Karadenan, dan berhasil dihentikan di Kampung Setu Sela, Kecamatan Cibinong.

“Pelaku yang mengaku bernama DS, kemudian mengakui atas perbuatannya dimana Pelaku diduga mencuri sepeda motor tersebut dengan menggunakan kunci palsu,” jelasnya.

Lebih lanjut polisi menjelaskan, saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polsek Cibinong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Polsek Cibinong terus melakukan pengembangan kasus untuk memastikan apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian ini,” ungkap Kompol Waluyo.

Sementara itu, polisi juga turut menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor kepada pihak berwajib jika melihat hal-hal mencurigakan dalam tindakan kriminalitas di sekitar lingkungan ataupun di jalanan. (Albin Pandita)

Azan Magrib Diganti Running Text Saat Misa Paus Fransiskus, PD Muhammadiyah Bogor : Toleransi Kebablasan

0

Bogordaily.net – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bogor menanggapi imbauan azan magrib yang diganti running text di seluruh tv nasional saat perayaan Misa Paus Fransiskus, pada Kamis 5 September 2024 besok.

Diketahui, Paus Fransiskus datang ke Indonesia akan melakukan Misa di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, pada Kamis 5 September pada pukul 17.00 – 19.00 WIB

Penayangan Misa nantinya akan disiarkan di televisi nasional tanpa putus, sehingga berbentrokan dengan azan maghrib yang juga selalu disiarkan di televisi dengan audio visual.

Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo memberikan imbauan kepada tv untuk mengingatkan waktu salat magrib dengan running teks.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhamaddiyah Kabupaten Bogor, Ahmad Yani mengatakan bahwa, pihaknya menyesalkan adanya keputusan tersebut.

Menurutnya, rencana tersebut merupakan salah satu bentuk pelanggaran toleransi beragama karena dibuat adanya agama lain yang disiarkan.

“Pada prinsipnya kami dari Muhammadiyah sangat menyesali atas keputusan itu, karena menurut kami toleransi itu bukan pada batas itu,” kata Ahmad Yani kepada wartawan, Rabu 4 September 2024.

“Justru ini adalah pelanggaran toleransi, jadi saya sangat menyesali keputusan adzan melalui running text pada saat acara agama lain,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya juga meminta agar toleransi beragama tetap terjaga sesuai dengan kaidah yang berlaku.

“Ini adalah sebuah toleransi yang kebablasan, dan ini sesuatu yang sangat sesali,” ungkap Ahmad Yani. (Albin Pandita)

Sidak ke Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Pansus Haji Sebut Distribusi Kuota Haji Tidak Merata

0

Bogordaily.net – Panitia Khusus (Pansus) Angket Penyelenggaraan Haji 2024 melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pelayanan Haji dan Umrah di kawasan Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu, 4 September 2024.

Ketua Pansus Angket Penyelenggaraan Haji 2024, Nusron Wahid mengatakan bahwa, dalam sidak tersebut dirinya menemukan ketidakmerataan kuota haji di Kabupaten Bogor.

“Kami temukan disini adalah ada temuan ketidakmerataan dan ketidakadilan dalam distribusi terhadap alokasi 10.000 yang reguler itu,” kata Nusron Wahid kepada wartawan, Rabu 4 September 2024.

Adapun tambahan 10.000 kuota haji tersebut sama dengan 4,5 persen dari 221.000 kuota haji reguler nasional.

Menurut Nusron, seharusnya masing-masing daerah mendapatkan tambahan 4,5 persen dari kuota haji reguler yang telah ditetapkan.

“Ternyata ada Kabupaten yang mendapat, ada Kabupaten yang numpuk gemuk dapatnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Nusron mengatakan, mengenai alokasi kuota haji tambahan yang berubah dari 92 persen untuk jamaah haji reguler dan 8 persen untuk jemaah haji khusus berubah menjadi 50 persen untuk jemaah haji reguler.

Kemudian, pihaknya akan mendalami peran Kemenag dan penyelenggara swasta.

“Itu dalam hal mengalokasikan kuota haji tambahan yang harusnya digunakan untuk reguler malah dipakai untuk jemaah haji khusus,” ungkap Nusron Wahid.

Sementara itu, Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menanggapi hasil temuan sidak Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI. Pihak Kemenag Kabupaten Bogor meluruskan data yang sebelumnya dipaparkan.

“Kita hanya ada penambahan 136 kuota haji reguler, bukan 512 seperti disebutkan tim Pansus di awal. Karena datanya baru keluar pukul 15.00 WIB ini setelah sidak, maka datanya sudah disusulkan ke staf pansus,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Syukri Ahmad Fanani.

Syukri juga menanggapi soal kelebihan 1,1 persen kuota haji tambahan yang disampaikan Pansus Haji. Dia mengatakan bahwa porsi tersebut bukan atas permohonannya. (Albin Pandita)

KemenkopUKm Tuntaskan Program #kitahalalin2024 Percepat Sertifikasi Halal Usaha Mikro

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menggelar acara “Roadshow #kitahalalin2024” berupa sosialisasi dan fasilitasi pendampingan sertifikat halal bagi 1.000 usaha mikro yang merupakan rangkaian dari program Transformasi Formal Usaha Mikro (Transfumi) 2024.

“Secara keseluruhan, kami telah menyosialisasikan dan memberikan pendampingan halal kepada 15 ribu pelaku usaha mikro dengan capaian penerbitan sertifikat halal sebanyak lebih dari 40 ribu sertifikat,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM Yulius dalam keterangan resminya, Rabu (4/9/2024).

Acara Roadshow #kitahalalin2024 tersebut telah buka secara resmi oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin di Provinsi Banten

Kegiatan seperti ini telah dilaksanakan di 15 wilayah yaitu Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banyuwangi, Jembrana, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Trenggalek, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, NTB, Surakarta dan Sukoharjo, serta Kota Salatiga.

“Provinsi Banten menjadi wilayah penutup dari seluruh rangkaian roadshow di tahun 2024. Dan kita bersinergi dengan BPJPH, Pemerintah Daerah Provinsi Banten, KDEKS Banten, serta para mitra perbankan,” ucap Yulius.

Yulius berharap, kegiatan Roadshow Kita Halalin 2024 ini, bisa menjadi sebuah momentum bersama untuk memperkokoh sinergi lintas pemangku kepentingan. “Tujuannya, agar target percepatan sertifikasi halal dapat dicapai tepat waktu,” kata Yulius.

Menurut Yulius, kebijakan penundaan Wajib Halal merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku UMK. “Selain itu, dengan penundaan ini, pelaku UMK diberi kesempatan untuk mengurus dan mengajukan sertifikasi halal sampai Oktober 2026,” kata Yulius.

Melalui program sinergi Roadshow #Kitahalalin2024, Yulius juga berharap dapat mengakselerasi percepatan realisasi fasilitasi halal bagi usaha mikro dan mendukung program Wajib Halal Oktober 2026.

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikat halal di Provinsi Banten dirangkai dengan kegiatan launching Kawasan Halal di Modern Cikande dan Ground Breaking Pembangunan Masjid AS Salam kampus II Universitas Negeri Islam Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Sementara pejabat Gubernur Provinsi Banten, Al Muktabar menjelaskan, dengan kepemilikan sertifikasi halal, usaha lebih mudah berkembang dan dengan kawasan yang terus tumbuh. “Terkait UMKM, yang akan bergerak ke ekonomi yang meningkat dan besar, akan kami pedomani arahan Wapres terkait halal dan syariat,” kata Al Muktabar.

Dalam sambutan pembukaannya, Wapres KH Ma’ruf Amin mengatakan, halal saat ini menjadi isu global, bukan hanya di negara mayoritas Muslim. Oleh karena itu, kalau tidak mendorong halal, maka pasar halal akan dibanjiri produk luar negeri.

Bahkan, ujar Wapres, saat ini produsen halal terbesar adalah Brazil. “Bagi umat Islam, halal menjadi sesuatu yang wajib dikonsumsi, bahkan bukan hanya untuk Islam, namun universal bagi umat manusia,” ucap Wapres.

Bagi Indonesia, bukan hanya masyarakat mengonsumsi halal, namun Indonesia ingin menjadi produsen halal terbesar di dunia. “Yang nantinya akan memberikan kontribusi besar bagi PDB nasional,” kata Wapres. ***

Terkait Azan Magrib pada 5 September 2024 Diganti Running Text, Ini Penjelasan Kemenag

0

Bogordaily.net – Kementerian Agama atau Kemenag telah bersurat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait penyiaran Azan Magrib dan Misa Akbar bersama Paus Fransiskus.

Surat yang ditandatangani oleh Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dan Dirjen Bimas Katolik Suparman ini merupakan respons atas surat yang disampaikan oleh Panitia Kedatangan Paus Fransiskus.

Surat Kemenag ke Kominfo bersifat permohonan dan memuat dua substansi. Pertama, saran agar Misa bersama Paus Fransiskus pada 5 September 2024 disiarkan secara langsung pada pukul 17.00 WIB – 19.00 WIB di seluruh televisi nasional.

Kedua, agar penanda waktu magrib ditunjukkan dalam bentuk running text sehingga misa bisa diikuti secara utuh oleh umat Katolik di Indonesia.

“Jadi substansinya, pemberitahuan waktu Magrib di TV disampaikan dengan running text. Sementara, panggilan azan di masjid dan musala tetap dipersilakan,” jelas Juru Bicara Kementerian Agama, Sunanto, di Jakarta, Rabu (4/9/20240).

Sunanto menegaskan bahwa surat itu hanya berkenaan dengan siaran azan Magrib di televisi yang biasanya mengacu hanya pada waktu magrib di Jakarta (WIB).

“Azan Magrib di wilayah Indonesia Timur, tetap bisa disiarkan karena sudah masuk waktu sebelum pelaksanaan Misa,” sebutnya.

Sunanto yakin secara umum warga Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang religius dan menjunjung toleransi sehingga dapat memahami upaya yang dilakukan Kementerian Agama ini. Ini jalan tengah sebagai wujud hidup dalam kemajemukan.

“Semua bisa menjalankan ibadahnya. Misa berjalan. Pemberitahuan masuk waktu Magrib disampaikan lewat running text dan tetap Azan berkumandang di masjid dan musala. Umat Katolik beribadah dalam Misa, umat Islam tetap melaksanakan ibadah Salat Magrib. Ini potret toleransi dan kerukunan umat di Indonesia yang banyak dikagumi dunia,” tegasnya. Sekaligus “Ini juga kontribusi besar umat Islam untuk toleransi di Indonesia dan dunia,” lanjutnya.

Sunanto menambahkan, hakikatnya azan Magrib disiarkan melalui televisi untuk mengingatkan umat Islam yang sedang menonton televisi agar menunaikan salat.

“Saya tidak tahu apakah pada saat Misa bersama Paus Fransiskus ada umat Islam yang ikut menonton melalui siaran televisi? Jika pun ada, kita sudah mengingatkan waktu Magrib masuk melalui running text tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya ramai jadi pembahasan di media sosial soal azan magrib yang diganti running text saat misa Paus Fransiskus berlangsung pada Kamis 5 September 2024 besok. ***

Billboard Paslon Walikota Bogor Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin Jadi Pusat Perhatian di Jalan Padjadjaran

0

Bogordaily.net – Billboard pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin, menjadi pusat perhatian para pengendara yang melintasi Jalan Padjadjaran.

Penempatan unik billboard kedua tokoh tersebut menarik perhatian banyak orang karena terpampang secara terpisah di sisi jalan yang berbeda.

Billboard Dedie A Rachim, dipasang di sisi kiri jalan, tepatnya Lampu Merah Lodaya. Sementara itu, billboard Jenal Mutaqin, berada di sisi kanan jalan sebelum Lampu Merah Lippo Plaza Kebun Raya.

Fenomena ini memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat dan pengendara yang melewati kawasan tersebut.

Salah satu pengendara roda empat, Fanisa merasa bahwa penempatan terpisah ini memberikan kesan kuat.

“Billboard Paslon ini sangat unik.
Penempatan terpisah ini dinilai menarik karena kedua tokoh yang berpasangan ini biasanya terlihat bersama dalam satu frame,” ujar Fanisa, Rabu 4 September 2024.

Namun, satu hal yang pasti, billboard di Jalan Padjadjaran telah berhasil mencuri perhatian dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga Kota Bogor.

Seperti diketahui, pasangan Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin secara resmi daftar sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor tahun 2024.

Pendaftaran dilakukan di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor pada hari terakhir masa pendaftaran, Kamis 29 Agustus 2024.

Kedatangan Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin untuk daftar sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2024 ke KPUD Kota Bogor ini disambut Ketua KPUD Kota yang kemudian menerima berkas pendaftaran pasangan tersebut.

“Kami telah melengkapi seluruh berkas yang dibutuhkan untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2024 ini. Tidak ada lagi yang perlu dilengkapi, ditambahkan, atau dikoreksi,” ungkap Dedie Rachim saat memberikan keterangan kepada media usai pendaftaran.

Dedie juga berharap agar proses Pilkada Kota Bogor tahun 2024 ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Semoga semuanya berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” tambahnya.

Dengan pendaftaran ini, Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin siap memasuki tahapan berikutnya dalam Pilkada Kota Bogor 2024 dan berkompetisi dengan calon-calon lain untuk meraih dukungan masyarakat. (Ibnu Galansa)

RSUD Kota Bogor Gelar Podcast Kesehatan Mengenali Serangan Jantung

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Bogor akan menggelar podcast kesehatan (podkes) yang bertema ‘Mengenali serangan jantung dan pertolongan pertama pada pasien henti jantung bagi awam (BHD)’.

Podcast kesehatan atau podkes tentang mengenali serangan jantung ini akan dilaksanakan secara live streaming melalui kanal Youtube RSUD KOTA BOGOR DAILY.

Kamu bisa mengikuti podcast ini pada Jumat 6 September 2024. Mulai pukul 13.30 WIB sampai selesai.

Podcast RSUD Kota Bogor tersebut akan diisi oleh narasumber yang ahli dalam bidang kesehatan yaitu dr. Indera Noor Achmad Sp.JP FIHA (pembicara) dr. Radya Adiwiguna (moderator).

Seperti yang diketahui serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat akibat penyumbatan pembuluh darah.

Gejala serangan jantung bisa berbeda-beda pada setiap orang, namun ada beberapa gejala umum yang bisa dikenali, yaitu:

Nyeri dada yang terasa seperti terbakar atau tertekan benda berat. Nyeri dada yang menjalar ke punggung, dada/ulu hati, leher, bahu, dan lengan kiri.

Detak jantung tidak beraturan, sesak napas, tubuh terasa lemas disertai pusing
mual, muntah, dan nyeri pada ulu hati
mengeluarkan keringat dingin.

Pada wanita, gejala serangan jantung bisa bersifat atipikal, misalnya nyeri singkat atau tajam yang terasa di leher, lengan, atau punggung.

Beberapa wanita juga mengeluhkan perasaan tidak enak badan yang tidak diketahui penyebabnya sebelum mengalami serangan jantung. (Muhammad Irfan Ramadan)

Maarten Paes Main Lawan Arab Saudi, Shin Tae-yong Fokus Tingkatkan Performa Timnas Indonesia

0

Bogordaily.net – Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Vincent Paes dipastikan bisa memperkuat tim saat berlaga di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Jumat 6 September 2024 nanti.

Hal ini disampaikan oleh manajer Timnas Sumardji seusai kegiatan Match Coordination Meeting di Jeddah, Rabu 4 September 2024.

“Hari ini sudah selesai kegiatan MCM untuk pertandingan Arab Saudi kontra Indonesia. Pada saat MCM disampaikan dan disahkan bahwa Paes bisa dimainkan di laga tersebut,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh penggemar atas doa dan dukungan. Begitu juga untuk Ketua Umum PSSI, Erick Thohir atas kerja kerasnya sehingga hal ini bisa terwujud.

“Terima kasih sebesar-besarnya untuk Pak Erick Thohir atas usaha yang sudah dilakukan untuk bisa membuat Maarten Paes bisa dimainkan secepatnya,” tutur Sumardji.

Pelatih Shin Tae-yong mengatakan para pemain timnas Indonesia dalam kondisi yang cukup baik meski saat Latihan diguyur hujan deras.

Sementara itu jelang laga melawan Arab Saudi pada Kamis (5/10), Timnas Indonesia terus melakukan persiapan dan fokus. Laga Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tersebut akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Pada Senin (2/9), Indonesia melakukan latihan di Stadion King Abdullah Sports City termasuk Maarten Paes.

Pelatih Shin Tae-yong mengatakan para pemain timnas Indonesia dalam kondisi yang cukup baik meski saat Latihan diguyur hujan deras.

“Memang kondisi para pemain baik-baik saja, tetapi memang sudah dua hari latihan, dan hari kedua ini hujan deras. Ini hal unik di Arab dan hujan. Paling penting performa pemain, apakah meningkat atau tidak. Itu yang jadi perhatian utama saya saat ini,” kata Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong juga memberikan update terkait kondisi kiper Maarten Paes cukup baik.

“Maarten (Paes) kondisinya tidak jelek, pastinya dia capek karena lama di perjalanan. Saya masih belum bisa cek kondisi Paes, karena tidak masuk ke sesi latihan utama,” tambah Shin.

Setelah menghadapi Arab Saudi, Indonesia akan menantang Australia pada laga kedua Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (10/9). ***