Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 183

PLN UP3 Bogor Gelar Apel Siaga Nataru 2026 dan Doa Bersama untuk Korban Banjir & Longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026), PLN UP3 Bogor menggelar Apel Siaga Nataru 2026 yang diikuti oleh seluruh unsur kesiapsiagaan, mulai dari pegawai PLN, petugas Pelayanan Teknik (Yantek), hingga para mitra kerja/vendor KHS.

Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan doa bersama untuk para korban musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa apel siaga ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel, peralatan, serta sistem kelistrikan berada dalam kondisi siap menghadapi meningkatnya kebutuhan listrik selama periode Nataru.

“Apel siaga ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Bogor. Seluruh personel telah kami siapkan, mulai dari tim teknik hingga para mitra KHS. Kami juga turut memanjatkan doa untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Semoga mereka diberi kekuatan dan keselamatan,” ujar Gumelar.

PLN UP3 Bogor saat ini memiliki kemampuan daya salur sebesar 1.950 MW, jauh di atas beban puncak wilayah Bogor yang sebesear 570 MW. Dengan demikian, PLN Bogor memiliki cadangan daya yang memadai dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut menyampaikan apresiasi atas kesiapan PLN UP3 Bogor dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode libur akhir tahun ini.

“Kami mengapresiasi seluruh jajaran PLN UP3 Bogor yang telah mempersiapkan personel dan peralatan secara optimal. Cadangan daya yang tersedia sangat mencukupi, dan kami berkomitmen memberikan layanan terbaik agar masyarakat dapat menikmati momen Natal dan Tahun Baru tanpa gangguan listrik. Semoga seluruh proses pelayanan dan pengamanan berjalan lancar serta seluruh petugas diberikan keselamatan dalam bertugas,” ungkap Sugeng.

Melalui apel siaga ini, PLN UP3 Bogor menegaskan kesiapannya dalam memberikan pelayanan prima serta menjamin keandalan sistem kelistrikan selama Natal & Tahun Baru 2026 berlangsung, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir & tanah longsor yang sedang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Siaga Keandalan Listrik PLN UP3 Bogor untuk Mendukung Sidang Promosi Doktor Wakil Menteri Pertanian RI di IPB

0

Bogordaily.net – PLN UP3 Bogor memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sidang terbuka promosi doktor Wakil Menteri Pertanian RI Bapak Sudaryono, B.Eng.,M.M.,MBA yang digelar di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Untuk memastikan kelancaran kegiatan akademik tersebut, PLN UP3 Bogor melakukan penambahan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 250 kVA guna menjaga keandalan pasokan listrik selama acara berlangsung.

Dengan dukungan pengamanan sistem kelistrikan tersebut, acara yang turut dihadiri oleh Direktur Utama PLN, Bapak Darmawan Prasodjo, berjalan khidmat, lancar, dan tanpa kendala kelistrikan.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memastikan keandalan listrik pada berbagai kegiatan strategis, termasuk kegiatan akademik.

“Kami merasa bangga dapat berkontribusi dalam mendukung kelancaran sidang doktoral ini. Penambahan UPS 200 kVA merupakan langkah teknis untuk memastikan keandalan pasokan listrik, sehingga seluruh proses acara dapat berjalan tanpa gangguan. Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Maman atas pencapaian akademik yang luar biasa ini,” ujar Gumelar.

Selain memastikan kesiapan sistem kelistrikan, PLN UP3 Bogor juga menyiagakan petugas di lapangan serta melakukan pemantauan beban secara berkala untuk meminimalkan potensi gangguan.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas kinerja jajaran PLN UP3 Bogor.

“Dukungan PLN terhadap kegiatan akademik seperti ini mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan listrik yang andal bagi seluruh aktivitas masyarakat. Kami berharap keandalan layanan kelistrikan dapat terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” ungkap Sugeng.

Melalui langkah ini, PLN UP3 Bogor kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan listrik yang prima, aman, dan andal bagi seluruh pelanggan, termasuk pada kegiatan akademik maupun kegiatan masyarakat lainnya.

PLN juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana utama dalam mendapatkan berbagai layanan kelistrikan secara mudah, cepat, dan terintegrasi.

Jadwal One Way Puncak Bogor 2,3, 4 Januari 2026 Apakah Diterapkan? Simak Skema Lalu Lintas Terbarunya

Bogordaily.net – Memasuki awal tahun 2026, kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, kembali menjadi primadona bagi warga Jabodetabek yang ingin menutup rangkaian libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Lonjakan kendaraan diprediksi masih terjadi pada 2, 3, hingga 4 Januari 2026, sehingga pemahaman terhadap skema lalu lintas terbaru menjadi kunci agar perjalanan liburan tidak berakhir dengan macet horor berjam-jam di Simpang Gadog.

Lalu, bagaimana aturan ganjil genap Puncak dan sistem one way pada awal Januari 2026? Berikut panduan lengkapnya.

Ganjil Genap Puncak Resmi Ditiadakan

Kabar baik bagi wisatawan. Sistem ganjil genap di jalur Puncak dipastikan ditiadakan sejak 20 Desember 2025 dan masih berlaku hingga 2 Januari 2026.

Kebijakan ini ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Polres Bogor, sebagai bagian dari penanganan arus lalu lintas selama Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, menegaskan bahwa peniadaan ganjil genap dilakukan demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Kami ingin memberikan kemudahan bagi wisatawan maupun warga lokal agar perjalanan ibadah dan wisata berjalan lancar tanpa terhalang sekat aturan pelat nomor,” ujar Rizky saat ditemui di Pospol Hoegeng, Simpang Gadog.

Dengan demikian, kendaraan berpelat ganjil maupun genap bebas melintas menuju Puncak pada 2 Januari 2026.

Menariknya, meski Operasi Lilin secara resmi berakhir pada 2 Januari, pihak kepolisian membuka kemungkinan perpanjangan peniadaan ganjil genap hingga Minggu, 4 Januari 2026.

Keputusan tersebut bersifat situasional, tergantung pada tingkat kepadatan kendaraan yang masuk dari arah Ciawi dan Tol Jagorawi.

One Way Tetap Jadi Andalan Polisi

Meski ganjil genap ditiadakan, bukan berarti jalur Puncak sepenuhnya bebas hambatan.

Rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) tetap menjadi andalan Satlantas Polres Bogor untuk mengurai kepadatan, terutama saat volume kendaraan melonjak drastis.

Berbeda dengan ganjil genap yang berbasis tanggal, penerapan one way dilakukan secara fleksibel dan melihat kondisi lapangan secara real time.

Berdasarkan pola pengaturan lalu lintas selama libur panjang akhir 2025 hingga awal 2026, berikut jadwal one way Puncak yang perlu diantisipasi:

One Way Arah Atas (Menuju Puncak)

  • Pukul 07.30 – 10.00 WIB
  • Prioritas kendaraan dari Jakarta, Tol Jagorawi, dan Ciawi menuju kawasan Puncak

One Way Arah Bawah (Menuju Jakarta)

  • Pukul 12.30 – 15.30 WIB
  • Diberlakukan untuk mengurai arus balik wisatawan dari Puncak, Cipanas, dan Cianjur

Normal Dua Arah

Biasanya kembali normal setelah pukul 16.00 WIB, tergantung situasi lalu lintas

Pengendara diimbau tidak memaksakan perjalanan saat one way berlangsung karena penutupan total bisa berlangsung cukup lama.

Rekomendasi Jalur Alternatif Hindari Simpang Gadog

Bagi wisatawan yang ingin tetap bergerak meski one way diberlakukan, tersedia sejumlah jalur alternatif yang bisa dipertimbangkan, khususnya untuk mobil kecil dan sepeda motor.

Jalur Sukabumi (Ciawi – Caringin)

Cocok bagi pengendara yang ingin menuju Cisarua bagian bawah dengan memutar dari arah selatan.

Jalur Sentul – Babakan Madang

Rute ini tembus ke Pasir Angin dan Megamendung, sering dipilih untuk menghindari kepadatan utama di Simpang Gadog.

Jalur Jonggol

Sangat direkomendasikan bagi wisatawan dari Bekasi dan Jakarta Timur yang ingin langsung menuju Puncak atas, Cipanas, atau Cianjur tanpa melewati Kota Bogor.***

Sambut 2026, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Publik dan Sinergi Jadi Prioritas

Bogordaily.net – Memasuki Tahun 2026, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan serangkaian harapan dan komitmen besar bagi masa depan Kabupaten Bogor.

Ia menegaskan bahwa pergantian tahun bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Bogor yang lebih maju dan berdaya saing.

Menurut Rudy, tantangan pembangunan ke depan menuntut kekompakan seluruh elemen. Pemerintah dan masyarakat, kata dia, harus berjalan seiring sebagai satu kesatuan yang saling mendukung demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan merata hingga ke pelosok wilayah Kabupaten Bogor.

Ia menilai sinergi yang solid antara pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan stabilitas sosial, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup warga.

Pelayanan Publik Jadi Prioritas Utama

Dalam menyongsong 2026, Bupati Bogor menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan disebut menjadi fokus utama agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Pemerintah daerah, lanjut Rudy, harus hadir lebih dekat dengan warga, tidak hanya dalam program pembangunan fisik, tetapi juga dalam mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat.

“Di Tahun 2026 ini, kami berharap masyarakat Kabupaten Bogor semakin kompak dan solid. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Bogor yang lebih baik,” ujar Bupati Bogor.

Ia menekankan bahwa pelayanan publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

ASN Diminta Profesional dan Humanis

Bupati Bogor juga menaruh perhatian besar pada kinerja aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan daerah untuk bekerja secara profesional, humanis, dan melayani dengan sepenuh hati.

Menurutnya, kualitas pelayanan pemerintah sangat ditentukan oleh integritas dan dedikasi para ASN di lapangan.

Oleh karena itu, ia mendorong budaya kerja yang berorientasi pada solusi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan empati.

Tak hanya internal pemerintahan, Rudy Susmanto juga berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Bogor, TNI-Polri, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan dapat semakin diperkuat di Tahun 2026.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kelancaran pembangunan di Kabupaten Bogor.

Dengan kerja sama yang solid, berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun keamanan diyakini dapat dihadapi secara lebih efektif dan terkoordinasi.

Bupati Bogor optimistis, dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, Kabupaten Bogor akan terus tumbuh menjadi daerah yang semakin aman, nyaman, dan sejahtera.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Tahun 2026 sebagai tahun penuh harapan baru, semangat baru, dan kerja nyata untuk kemajuan bersama.

“Semoga di Tahun 2026 Kabupaten Bogor semakin maju, aman, dan nyaman. Mari kita wujudkan Kabupaten Bogor yang lebih istimewa dan gemilang,” pungkasnya.

 

Tarif Listrik Stabil di Januari hingga Maret 2026, Berlaku untuk Pelanggan Subsidi dan Non-Subsidi

0

Bogordaily.net – Kabar positif datang bagi masyarakat Indonesia di awal tahun 2026. Pemerintah memastikan tarif listrik tidak mengalami kenaikan sepanjang triwulan pertama 2026, yakni periode Januari hingga Maret.

Kebijakan ini menjadi angin segar di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian serta tekanan biaya hidup yang dirasakan sebagian besar rumah tangga.

Dengan keputusan tersebut, pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Tak hanya rumah tangga, kepastian tarif ini juga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha, khususnya sektor bisnis dan industri, agar tetap dapat menjalankan aktivitas produktif tanpa tambahan beban biaya operasional.

Berlaku untuk 13 Golongan Pelanggan Non-Subsidi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa tarif listrik periode Januari–Maret 2026 tidak mengalami perubahan.

Kebijakan ini berlaku bagi 13 golongan pelanggan non-subsidi, mulai dari rumah tangga, bisnis, industri, hingga instansi pemerintah.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan kepentingan masyarakat luas.

“Berdasarkan perhitungan parameter makro, tarif listrik sebenarnya berpotensi mengalami penyesuaian. Namun, pemerintah memutuskan untuk menahannya guna menjaga momentum pemulihan ekonomi,” ujar Tri.

Sempat Berpotensi Naik, Pemerintah Pilih Menahan Tarif

Penetapan tarif listrik sendiri mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, yang mengatur evaluasi dan penyesuaian tarif setiap tiga bulan sekali. Penyesuaian tersebut didasarkan pada sejumlah indikator ekonomi makro, antara lain:

  • Nilai tukar rupiah
  • Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP)
  • Tingkat inflasi nasional
  • Harga Batubara Acuan (HBA)

Meski perhitungan formula tersebut menunjukkan adanya peluang kenaikan tarif, pemerintah memilih pendekatan keberpihakan sosial dengan menahan tarif agar tidak menambah beban masyarakat.

Langkah ini dinilai strategis untuk meredam potensi lonjakan inflasi serta menjaga stabilitas konsumsi domestik di awal tahun.

Pelanggan Bersubsidi Juga Aman

Tak hanya pelanggan non-subsidi, pemerintah juga memastikan tarif listrik untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi tetap tidak berubah.

Subsidi listrik akan terus disalurkan kepada kelompok masyarakat rentan agar tetap memiliki akses energi yang terjangkau.

Kebijakan ini dipandang krusial dalam menjaga keseimbangan sosial sekaligus mendukung aktivitas ekonomi skala kecil yang bergantung pada biaya listrik yang stabil.

Pemerintah berharap kebijakan penahanan tarif listrik ini dapat memperkuat optimisme ekonomi di awal 2026 serta memberi ruang bagi masyarakat dan dunia usaha untuk beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi terkait kebijakan energi melalui kanal Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero).

Durian Jatuh Saat Ziarah, Momen Khidmat Berubah Jadi Tawa dan Viral di Media Sosial

0

Bogordaily.net – Sebuah momen tak terduga yang terjadi di tengah suasana ziarah mendadak mengundang tawa dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Keheningan yang biasanya menyelimuti aktivitas ziarah makam tiba-tiba pecah setelah sebuah buah durian jatuh di sekitar lokasi.

Peristiwa unik ini terekam dalam sebuah video yang diunggah akun @Mygigsmedia pada Kamis, 1 Januari 2026. Dalam rekaman tersebut, tampak empat orang peziarah, terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan tengah khusyuk berada di depan sebuah makam.

Mereka terlihat larut dalam suasana doa dan ziarah, sebelum tiba-tiba sebuah suara keras terdengar dari arah belakang kamera.

Durian Jatuh, Spontan Ucap Alhamdulillah

Suara benturan yang cukup keras terdengar jelas dalam video, menyerupai bunyi benda berat jatuh ke tanah. Reaksi para peziarah pun sontak menarik perhatian.

Alih-alih terkejut atau panik, keempatnya justru serempak mengucapkan kata “Alhamdulillah”, seolah sudah menantikan kejadian tersebut sejak awal.

Tak berselang lama, satu laki-laki dan dua perempuan langsung berlari ke arah sumber suara. Kamera ponsel yang merekam tetap menyorot suasana dengan tawa yang tak tertahankan.

Pengunggah video mengaku momen tersebut jauh lebih lucu jika direkam dari sudut berbeda.

“Seandainya ada kamera satu lagi sa pegang, betulan sa video mereka. Aslinya sa ngakak wkwkwk,” tulisnya dalam keterangan video tersebut.

Beberapa saat kemudian, para peziarah itu kembali ke arah kamera sambil membawa sebuah buah durian. Raut wajah mereka tampak sumringah dan penuh tawa.

Dalam video tersebut, mereka bahkan mengucapkan terima kasih kepada sosok bernama Leo, yang disebut-sebut sebagai pihak yang “mengabulkan doa” mereka.

Momen spontan ini pun langsung mencairkan suasana dan menjadikan aktivitas ziarah yang awalnya khidmat berubah menjadi pengalaman tak terlupakan.

Viral dan Bikin Netizen Terhibur

Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung menyebar luas dan menuai beragam komentar dari netizen. Banyak warganet mengaku terhibur dengan reaksi spontan para peziarah yang justru bersyukur ketika durian jatuh di dekat mereka.

Sebagian netizen menyebut momen tersebut sebagai “rezeki tak terduga”, sementara yang lain menilai kejadian itu sebagai pengingat bahwa kebahagiaan bisa datang dari hal-hal sederhana dan tak direncanakan.

Hingga berita ini ditulis, video durian jatuh saat ziarah tersebut terus dibagikan ulang di berbagai platform media sosial dan menjadi hiburan ringan di awal tahun 2026.

Ramalan Hard Gumay 2026 Bikin Geger, Empat Artis Top Diramal Cerai karena Perselingkuhan hingga KDRT

0

Bogordaily.net – Dunia hiburan Tanah Air kembali diguncang ramalan kontroversial dari peramal ternama Hard Gumay.

Memasuki awal 2026, pernyataan terbarunya kembali viral dan memantik perdebatan panas di media sosial.

Dalam ramalan Hard Gumay 2026 yang beredar luas, ia menyebut akan ada sejumlah selebritas papan atas Indonesia yang rumah tangganya diprediksi berakhir di tahun ini.

Tak main-main, jumlahnya disebut mencapai empat orang figur publik dengan nama besar yang dikenal lintas generasi.

Pernyataan tersebut sontak mengundang reaksi warganet. Pasalnya, selama ini ramalan Hard Gumay kerap dianggap “kena” dan beriringan dengan sejumlah peristiwa besar di dunia selebritas.

Ramalan tersebut disampaikan Hard Gumay saat menjadi bintang tamu di podcast Curhat Bang Denny Sumargo, yang tayang di kanal YouTube milik aktor sekaligus YouTuber tersebut.

Dalam perbincangan santai namun serius itu, Denny Sumargo secara langsung menanyakan peluang terjadinya perceraian di kalangan artis pada 2026. Pertanyaan tersebut dilatarbelakangi banyaknya kasus perceraian selebritas yang terjadi sepanjang 2025 lalu.

“Perceraian itu kan di 2025 ada banyak ya, 2026 piye (bagaimana)?” tanya Denny Sumargo kepada Hard Gumay, seperti dikutip dari channel YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.

Menjawab pertanyaan tersebut, Hard Gumay langsung melontarkan pernyataan yang membuat suasana podcast berubah tegang.

“Kalau selebritis yang sangat-sangat terkenal, yang namanya sangat besar yang istilah kata itu dari gen lawas sampai Gen Z itu semua kenal, sosok-sosok selebritis ini perceraian di 2026 itu 4 orang,” kata Hard Gumay.

Sosoknya Tak Disebut, Tapi Disebut Sangat Terkenal

Meski menyebut jumlah selebritas yang diramal akan bercerai, Hard Gumay sengaja tidak mengungkap identitas para figur publik tersebut.

Ia hanya memberikan gambaran bahwa keempatnya merupakan sosok yang sangat populer dan dikenal luas oleh berbagai generasi masyarakat Indonesia.

Pernyataan tersebut justru memicu spekulasi liar di kalangan warganet. Berbagai nama artis papan atas mulai ditebak-tebak di kolom komentar media sosial, meski belum ada klarifikasi dari pihak mana pun.

Perselingkuhan Jadi Pemicu Utama Perceraian

Lebih lanjut, Hard Gumay mengungkap bahwa penyebab perceraian keempat selebritas tersebut bukanlah masalah sepele. Ia menyebut faktor orang ketiga atau perselingkuhan menjadi pemicu utama kandasnya rumah tangga mereka.

“Semuanya perselingkuhan, semua karena orang ke-3,” ujar Hard Gumay.

Pernyataan ini semakin memperkeruh suasana, mengingat isu perselingkuhan kerap menjadi topik sensitif yang berdampak besar terhadap citra publik figur.

Tak berhenti sampai di situ, Hard Gumay juga mengungkap ramalan yang lebih mengejutkan. Ia menyebut bahwa salah satu dari empat artis tersebut diduga mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan kondisi yang cukup serius.

“Satu di antaranya KDRT sampai berdarah-darah,” jelasnya.

Pernyataan tersebut sontak memicu keprihatinan publik. Banyak warganet berharap ramalan tersebut tidak benar, terutama jika menyangkut keselamatan dan kesehatan korban.

Meski ramalan Hard Gumay kembali menjadi viral dan menuai perhatian luas, hingga kini belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi dari pihak selebritas mana pun terkait isu perceraian tersebut.

Sebagaimana ramalan-ramalan sebelumnya, Hard Gumay juga kerap menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan merupakan pandangan spiritual, bukan pernyataan hukum atau tuduhan faktual.

 

Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil Kembali Mencuat, Kuasa Hukum Tegaskan Arkana Tak Terkait dengan Aura Kasih

0

Bogordaily.net – Proses perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya di Pengadilan Agama Bandung kembali menjadi perhatian publik.

Di tengah jalannya sidang, ruang publik justru diramaikan oleh rumor liar yang menyebut anak angkat pasangan tersebut, Arkana Aidan Misbach, merupakan hasil hubungan gelap antara Ridwan Kamil dan artis Aura Kasih.

Isu sensitif tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam spekulasi. Tak sedikit warganet yang mengaitkannya dengan keretakan rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat tersebut, meski tanpa bukti yang jelas.

Menanggapi rumor yang kian liar, kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang dinilainya menyesatkan.

Bantahan Tegas Kuasa Hukum

Wenda Aluwi menyampaikan klarifikasi tersebut usai menghadiri sidang perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya yang digelar pada Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menegaskan bahwa isu yang mengaitkan Arkana Aidan Misbach dengan pihak lain sama sekali tidak benar dan tidak memiliki dasar hukum.

Sebagai kuasa hukum, Wenda menekankan bahwa pihaknya memiliki akses resmi terhadap dokumen-dokumen legal kliennya, termasuk data hukum yang berkaitan dengan status Arkana.

“Kami mempunyai privilege untuk melihat dokumen-dokumen tersebut, termasuk dokumen hukum Ananda Arka. Sehingga kami bisa memastikan bahwa Ananda Arka ini enggak ada kaitannya, atau apa yang beredar di berita-berita di luar itu tidak benar,” tegas Wenda Aluwi.

Menurutnya, seluruh dokumen resmi, termasuk akta kelahiran dan administrasi hukum Arkana, tidak menunjukkan keterkaitan dengan sosok lain seperti yang ramai diperbincangkan publik.

“Dokumennya mengatakan demikian (bukan anak Aura Kasih),” tambahnya.

Tak Ada Pihak Ketiga dalam Gugatan Cerai

Lebih lanjut, Wenda juga membantah anggapan bahwa isu perselingkuhan menjadi faktor dalam gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya.

Ia menegaskan, dalam berkas perkara perceraian tersebut tidak tercantum nama pihak ketiga maupun tuduhan hubungan terlarang.

Hal ini sekaligus menepis asumsi publik yang kerap mengaitkan isu anak angkat dengan konflik rumah tangga Ridwan Kamil dan Atalia.

Selain rumor perselingkuhan, Wenda turut meluruskan anggapan lain yang berkembang di masyarakat, yakni anggapan bahwa Arkana diadopsi sebagai pengganti mendiang Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

Menurut Wenda, asumsi tersebut keliru jika dilihat dari kronologi waktu.

“Kalau kita lihat timeline-nya, duluan loh (Arka). Hadir dulu Ananda Arka, kemudian ada musibah yang terjadi untuk Eril. Jadi kayaknya enggak cocok kalau misalnya disebutkan sebagai substitute,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran Arkana dalam keluarga Ridwan Kamil bukanlah bentuk pelarian atau pengganti atas kehilangan, melainkan keputusan yang telah diambil jauh sebelumnya.

Pola Asuh Pasca-Perceraian

Terkait pengasuhan anak setelah perceraian, Wenda memastikan bahwa Ridwan Kamil dan Atalia Praratya sepakat menjalani pola co-parenting atau pengasuhan bersama.

Namun, dalam kondisi saat ini, Arkana lebih banyak menghabiskan waktu bersama Ridwan Kamil.

“Saat ini kehadiran Ananda Arka masih sangat dibutuhkan oleh Pak Ridwan Kamil. Jadi kayak temannya bermain, temannya salat bareng, dan temannya ngobrol,” imbuh Wenda.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa meski tengah menghadapi proses perceraian, kedua pihak tetap mengutamakan kepentingan dan kenyamanan anak.

 

Candaan Jurnalis TV Nasional soal Teror Ayam Bumbu Viral, Singgung Intimidasi Kritik Penanganan Bencana

0

Bogordaily.net – Jagat media sosial kembali diramaikan oleh potongan video yang menampilkan candaan seorang jurnalis televisi terkait isu teror terhadap pengkritik penanganan bencana.

Video tersebut viral setelah menampilkan pernyataan jurnalis SINDOnews TV, Yudi Handoyo, yang diduga menyindir praktik intimidasi dengan gaya bercanda.

Dalam video yang beredar luas, Yudi Handoyo tampak menanggapi fenomena pengiriman paket bangkai ayam berbumbu yang belakangan dikaitkan dengan teror terhadap pihak-pihak yang vokal mengkritik penanganan bencana.

Candaan singkat itu justru memantik reaksi luas dari publik.

“Kalau dikritik dikirim ayam bumbu, enak juga,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Yudi menerima paket serupa di dalam studio. Meski bernada santai, ucapannya dinilai menyentil persoalan serius, yakni intimidasi terhadap kebebasan berekspresi dan upaya pembungkaman kritik publik.

Sindiran Halus di Balik Candaan

Sejumlah warganet menilai candaan tersebut bukan sekadar guyonan, melainkan sindiran tajam terhadap situasi yang tengah ramai diperbincangkan.

Yudi disebut secara tidak langsung mengaitkan peristiwa teror tersebut dengan kondisi kebebasan berpendapat di Indonesia, khususnya bagi mereka yang bersuara kritis terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani bencana.

Dalam konteks jurnalistik, kritik terhadap penanganan bencana merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial. Namun, munculnya teror berupa pengiriman bangkai ayam berbumbu justru memunculkan kekhawatiran akan adanya intimidasi terhadap suara kritis.

Candaan yang disampaikan Yudi pun dipersepsikan sebagai bentuk perlawanan simbolik, sekaligus kritik terhadap upaya-upaya yang dianggap ingin membungkam kritik publik.

Reaksi Netizen Beragam dan Pedas

Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Reaksi yang muncul beragam, mulai dari komentar bernada sinis, satire, hingga umpatan keras yang mencerminkan kekecewaan publik.

“Kelas,” kata seorang netizen.

“Pemerintah jancuk,” timpal netizen lainnya.

“Mending dikirim KFC bucket gak sih,” sahut netizen lagi.

Komentar-komentar tersebut menunjukkan bagaimana isu teror terhadap pengkritik bencana menyentuh emosi publik. Banyak yang menilai praktik intimidasi semacam itu sebagai ancaman serius terhadap demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Kasus ini kembali membuka diskusi luas mengenai batas-batas kebebasan berekspresi di ruang publik.

Teror terhadap pengkritik, apa pun bentuknya, dinilai tidak sejalan dengan semangat demokrasi dan transparansi, terlebih dalam situasi bencana yang menuntut evaluasi terbuka dari berbagai pihak.

Meski hanya berupa candaan, pernyataan Yudi Handoyo justru dianggap merepresentasikan kegelisahan banyak orang. Bahwa kritik terhadap penanganan bencana semestinya dijawab dengan perbaikan kebijakan, bukan intimidasi atau teror simbolik.

Hingga kini, video tersebut masih terus beredar dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Publik pun menanti apakah akan ada respons resmi atau klarifikasi dari pihak-pihak terkait mengenai fenomena teror yang menyasar para pengkritik penanganan bencana.

Harga Durian Musang King Anjlok Parah, Pekebun Rugi Besar

0

Bogordaily.net – Harga durian Musang King di Malaysia dilaporkan jatuh ke level terendah dalam sepuluh tahun terakhir. Pada Rabu, 31 Desember 2025, durian premium ini hanya dihargai sekitar RM 10 per kilogram atau setara Rp 41.000 per kg.

Angka tersebut menjadi pukulan berat bagi para pekebun yang selama ini mengandalkan Musang King sebagai komoditas unggulan bernilai tinggi.

Penurunan harga ini terjadi sangat drastis dalam waktu singkat. Dalam kurun satu bulan, harga Musang King merosot lebih dari 60 persen.

Padahal pada November 2025 lalu, durian ini masih diperdagangkan di kisaran RM 20 per kg atau sekitar Rp 82.000 per kg.

Bagi banyak pemilik kebun, harga tersebut sebenarnya sudah tergolong rendah dengan margin keuntungan yang sangat tipis.

Kondisi ini membuat para pelaku industri durian menyebutnya sebagai fenomena “tsunami durian”.

Sepanjang Desember, banyak pekebun mengalami kerugian besar karena hasil panen tidak sebanding dengan biaya perawatan kebun, tenaga kerja, hingga distribusi. Harga jual yang terus turun membuat sebagian petani kesulitan menutup biaya operasional bulanan.

Anjloknya harga Musang King diduga dipicu oleh kombinasi beberapa faktor. Salah satunya adalah melemahnya permintaan pasar domestik yang dipengaruhi oleh masa libur sekolah.

Selain itu, penurunan signifikan pesanan dari China, yang selama ini menjadi pasar ekspor utama durian Musang King, turut memperparah kondisi pasar.

Berkurangnya permintaan ekspor membuat pasokan durian menumpuk di pasar lokal. Ketidakseimbangan antara stok yang melimpah dan daya serap pasar yang menurun akhirnya menekan harga hingga ke titik terendah.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha durian, terutama jika kondisi serupa berlanjut hingga musim panen berikutnya.

Para pekebun berharap adanya pemulihan permintaan, khususnya dari pasar ekspor, agar harga Musang King dapat kembali stabil.

Jika tidak, penurunan harga berkepanjangan dikhawatirkan akan mengancam keberlangsungan kebun durian premium yang selama ini menjadi kebanggaan industri hortikultura Malaysia.***