Home Blog Page 187

Harga Emas Antam Hari Ini 15 April 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

0

Bogordaily.net – Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada Rabu, 15 April 2026, menunjukkan tren yang relatif stabil pada awal perdagangan.

Mengacu pada data resmi dari platform Logam Mulia, harga emas pada pagi hari belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Hingga pembaruan terakhir, harga emas Antam masih mengacu pada posisi Selasa, 14 April 2026.

Pada awal hari, harga emas berada di kisaran Rp2.818.000 per gram. Namun, setelah pembaruan harga, logam mulia tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp45.000 dan kini diperdagangkan di level Rp2.863.000 per gram

Perlu diketahui, pembaruan harga emas Antam biasanya dilakukan setiap hari sekitar pukul 08.30 WIB. Oleh karena itu, harga di pagi hari umumnya masih mengacu pada data perdagangan sebelumnya.

Dalam setiap transaksi emas batangan, terdapat ketentuan pajak yang harus diperhatikan oleh pembeli. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Besaran pajak yang dikenakan meliputi:

  • 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP
  • 0,9 persen bagi pembeli tanpa NPWP

Setiap pembelian emas akan disertai bukti potong Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 yang dapat digunakan sebagai dokumen pelaporan pajak.

Harga Emas Antam Hari Ini 15 April 2026

Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan investasi jangka panjang maupun lindung nilai terhadap inflasi.

Berikut rincian harga emas Antam terbaru per Rabu, 15 April 2026:

0,5 gram: Rp1.481.500

1 gram: Rp2.863.000

2 gram: Rp5.666.000

3 gram: Rp8.474.000

5 gram: Rp14.090.000

10 gram: Rp28.125.000

25 gram: Rp70.187.000

50 gram: Rp140.295.000

100 gram: Rp280.512.000

250 gram: Rp701.015.000

500 gram: Rp1.401.820.000

1.000 gram (1 kg): Rp2.803.600.000

Stabilnya harga emas Antam menunjukkan bahwa logam mulia ini masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat. Selain relatif aman, emas juga dikenal tahan terhadap gejolak ekonomi.

Dengan pilihan ukuran yang beragam, masyarakat dapat menyesuaikan pembelian sesuai kemampuan finansial masing-masing.

Bagi investor pemula maupun berpengalaman, memantau pergerakan harga emas secara berkala menjadi langkah penting untuk menentukan waktu terbaik dalam membeli atau menjual aset.

Cegah Anak Stunting, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Hadirkan Poliklinik Anak

Bogordaily.net – Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tapi juga berpengaruh pada perkembangan otak dan masa depan anak

Di Indonesia, masih banyak anak berisiko stunting. Tapi kabar baiknya, stunting bisa dicegah sejak dini.

Yuk lakukan langkah sederhana ini, pantau tumbuh kembang rutin, penuhi gizi seimbang lengkapi imunisasi berikan stimulasi optimal

RSUD Bakti Pajajaran hadir untuk buah hati, melalui layanan Poliklinik Anak, kami siap membantu, konsultasi dokter spesialis anak, monitoring tumbuh kembang dan konsultasi gizi anak

Jangan tunggu sampai terlambat!

Yuk, jadwalkan pemeriksaan sekarang dan pastikan si kecil tumbuh sehat dan cerdas

Sementara itu, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

Direktur RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, dr Yukie Meistisia Ananda Putri Satoto, berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Bakti Pajajaran Cibinong terus berupaya memaksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Salah satunya melalui program “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine dan home care yang dimiliki oleh RSUD Bakti Pajajaran juga dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.

Serta mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dokter Yukie menyebut layanan CAGEUR sudah berbasis aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat di www.cageur.rsudcibinong.com .

Di dalamnya terdapat layanan tele konsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan layanan pre Hospital, Hospital Without Wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.

Albin

Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini Rabu 15 April 2026: Pagi Cerah Berubah Hujan Siang Hari, Warga Diminta Waspada

0

Bogordaily.net – Warga Kota Bogor yang berencana menjalani aktivitas di luar ruangan pada Rabu, 15 April 2026, disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca yang cukup signifikan sepanjang hari.

Berdasarkan prakiraan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di wilayah Kota Hujan diperkirakan akan mengalami peralihan dari cerah di pagi hari menjadi hujan dengan intensitas ringan saat memasuki siang hingga sore.

Pagi Hari Cerah, Cocok untuk Aktivitas Awal

Memasuki pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, sejumlah wilayah seperti Kecamatan Tanah Sareal terpantau berada dalam kondisi cerah berawan. Suhu udara berkisar di angka 26 derajat Celcius dengan kelembapan yang masih relatif nyaman.

Kondisi ini menjadi momen ideal bagi masyarakat yang ingin berolahraga pagi, melakukan aktivitas luar ruangan, atau menyelesaikan pekerjaan rumah seperti menjemur pakaian.

Meski demikian, udara sejuk khas Bogor masih terasa, sebagai dampak dari hujan yang mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya.

Perubahan Cuaca Mulai Terjadi Menjelang Siang

Namun kondisi cerah tersebut diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Memasuki pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, awan mendung mulai muncul dan menutupi sebagian besar wilayah Kota Bogor.

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan mulai turun secara merata di sejumlah kecamatan, seperti Bogor Selatan, Bogor Timur, hingga Tanah Sareal.

Curah hujan yang turun diperkirakan berlangsung cukup konsisten hingga sore hari, sehingga masyarakat yang memiliki aktivitas di luar rumah perlu mempersiapkan diri dengan perlengkapan seperti payung atau jas hujan.

Saat hujan turun, suhu udara diperkirakan akan mengalami penurunan, berada di kisaran 21 hingga 30 derajat Celcius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara akan meningkat cukup signifikan, bahkan mencapai hingga 97 persen.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan rasa gerah sekaligus meningkatkan risiko jalanan licin, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Sore hingga Malam Berawan

Memasuki sore hingga malam hari, intensitas hujan diperkirakan mulai berangsur mereda. Cuaca di wilayah Kota Bogor cenderung berubah menjadi berawan dengan suhu yang lebih sejuk.

Fenomena ini menjadi ciri khas Kota Bogor setelah diguyur hujan, di mana udara terasa lebih segar dan dingin pada malam hari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi, mengingat perubahan cuaca di wilayah Bogor dapat terjadi secara cepat dan tidak menentu.

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Rabu 15 April 2026

0

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Rabu 15 April 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Rabu 15 April 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di halaman parkir Mall Jambu Dua dan Lippo Plaza Keboen Raya mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

  • Foto kopi KTP yang masih berlaku
  • Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
  • Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Komit Pindah Ke Pasar Jambu Dua, Pedagang Minta Parkir Digratiskan 3 Bulan dan Rerouting Angkot

0

Bogordaily.net – Tokoh pendamping para pedagang di Pasar Bogor, yang akrab disapa Bung Eeng, berkomitmen untuk keluar dari Pasar Bogor dan siap pindah ke Pasar Jambu Dua.

Ia menegaskan sejak aksi demo terakhir bersama para pedagang di Balai Kota Bogor, semua sepakat pindah dan keluar dari Pasar Bogor.

“Sejak demo terakhir pada 2 September 2025, kami semua berkomitmen pindah setelah lebaran 2026,” kata Bung Eeng

Oleh karena itu, kata Eeng, semua yang sudah berkomitmen bisa keluar dari Pasar Bogor dan mengikuti aturan yang sudah berlaku.

Namun Eeng meminta ketegasan dari Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk menutup segera parkir yang ada di Pasar Jambu Dua agar digratiskan selama tiga bulan.

“Setelah pedagang pindah, saya minta agar tidak ada pungutan apapun dulu selama tiga bulan ke depan,” jelas Eeng

Setelah itu, lanjut Eeng, Perumda Pasar Pakuan Jaya silahkan melakukan apa yang berhak dilakukan sesuai dengan perarturan.

“Saya juga ingin agar Angkot menjangkau Pasar Jambu Dua,” tegas Eeng.***

Muhammad Irfan Ramadan

Ketua PPPAU Atang Sandjaya Dukung Revitalisasi GOR Pajajaran, Doakan Target 100 Emas di Porprov 2026 Tercapai

0

Bogordaily.net — Dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota Bogor dalam mempercepat revitalisasi sarana olahraga di Kompleks Olahraga Pajajaran terus mengalir.

Ketua Persatuan Putera Puteri Angkatan Udara (PPPAU) Atang Sandjaya, H. Deni Irawan, menyatakan apresiasi atas upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang tengah menyiapkan tahap kedua pembenahan fasilitas tersebut.

Menurut Deni, revitalisasi ini menjadi kunci penting dalam mendukung kesiapan Kota Bogor sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Ia menilai seluruh pihak perlu bersinergi agar target prestasi atlet dapat tercapai secara maksimal.

“Langkah ini sangat strategis. Kita ingin atlet Kota Bogor tampil optimal dan mampu mencapai target 100 medali emas sesuai dengan semangat ‘Bogor 100 Menyala Terus’,” ujarnya.

Tak hanya berorientasi pada prestasi, pembenahan fasilitas olahraga juga dinilai berdampak langsung pada masyarakat. Dengan sarana yang lebih modern dan nyaman, warga diharapkan semakin terdorong untuk berolahraga dan menjalani pola hidup sehat.

Sebagai informasi, Kota Bogor akan menjadi tuan rumah bersama Porprov XV Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026. Dalam ajang tersebut, Kota Bogor menargetkan raihan 100 medali emas.

Pemerintah daerah juga telah menetapkan 24 cabang olahraga (cabor) dan 28 sub-cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Hingga Maret 2026, progres persiapan venue dan kontingen dilaporkan telah mencapai sekitar 70%.

Dengan percepatan revitalisasi dan dukungan lintas pihak, Kota Bogor optimistis mampu menyelenggarakan ajang olahraga tingkat provinsi ini sekaligus mencetak prestasi gemilang.***

BRI Hadirkan Kemudahan Tebus Gadai Pegadaian Melalui BRImo, Dilengkapi Promo Cashback Menarik

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang praktis dan bernilai tambah bagi masyarakat. Terbaru, BRI menghadirkan kemudahan layanan pembayaran tebus gadai Pegadaian melalui aplikasi Super App BRImo, yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara cepat, aman, dan nyaman tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Melalui inovasi ini, nasabah dapat menyelesaikan kewajiban pembayaran tebus gadai kapan saja dan di mana saja hanya melalui BRImo. Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendorong digitalisasi layanan keuangan serta memperluas akses transaksi yang lebih efisien bagi masyarakat.

Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa kehadiran fitur ini merupakan langkah strategis BRI dalam memperkuat ekosistem layanan digital yang terintegrasi.

“BRI terus berupaya menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui BRImo, kami memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan pembayaran tebus gadai secara praktis tanpa harus datang ke kantor, sekaligus memastikan transaksi tetap aman dan efisien,” ujar Aquarius.
Tidak hanya menghadirkan kemudahan, BRI juga memberikan nilai tambah melalui program promo cashback bagi nasabah.

Dalam program ini, nasabah berkesempatan memperoleh cashback sebesar 10% untuk setiap transaksi tebus gadai melalui fitur Tagihan di BRImo, dengan minimum transaksi Rp300 ribu dan maksimal cashback Rp50 ribu per nasabah.

Program promo ini berlangsung mulai 1 April hingga 30 Juni 2026, dengan ketentuan antara lain berlaku untuk 20 nasabah tercepat setiap harinya, transaksi dilakukan pada pukul 08.00–16.00, serta setiap pengguna berhak memperoleh satu kali reward setiap bulan.

Aquarius menambahkan bahwa inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen BRI dalam mendorong inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem digital yang terintegrasi, termasuk sinergi dalam Ekosistem Ultra Mikro bersama Pegadaian dan PNM.

“Ke depan, BRI akan terus mengembangkan fitur dan layanan digital yang memberikan kemudahan serta manfaat nyata bagi nasabah, sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia,” tambahnya.
Adapun, untuk informasi lebih lanjut terkait program ini dapat mengunjungi bbri.id/promotebusgadai.***

Fusi Nasdem – Gerindra, Wacana Blok Politik Baru yang Mengguncang Peta Kekuasaan

0

Bogordaily.net – Fusi Nasdem – Gerindra. Istilah itu kini mulai beredar pelan, tapi dampaknya bisa keras. Bukan sekadar rumor politik biasa. Ia seperti angin yang belum tentu terlihat, tetapi terasa arah hembusannya.

Wacana menyatukan Partai NasDem dengan Partai Gerindra tidak lagi dianggap angin lalu. Sejumlah elite mulai bicara, meski dengan nada hati-hati. Mereka menghindari satu kata: merger.

Di situlah menariknya.

Ketua DPP NasDem, Willy Aditya, memilih istilah lain. Ia menyebut gagasan Surya Paloh sebagai “political block”. Blok politik. Bukan penggabungan partai secara formal.

“Nah, apa yang ditawarkan oleh seorang Surya Paloh adalah political block. Blok politik, bukan merger,” katanya di kompleks parlemen.

Kalimat itu sederhana. Tapi maknanya dalam.

Blok politik bukan sekadar koalisi. Bukan juga sekadar bagi-bagi kursi. Dalam penjelasan Willy, ini adalah upaya menyatukan visi dalam satu tarikan napas. Tidak transaksional. Tidak musiman seperti koalisi menjelang pemilu.

Indonesia, kata dia, selama ini terlalu akrab dengan istilah koalisi. Padahal sistemnya presidensial. Koalisi sering selesai saat pencalonan. Setelah itu, arah politik kembali cair.

Di sinilah fusi Nasdem – Gerindra menemukan konteksnya.

Belum ada detail. Belum ada peta jalan. Tapi sejarah Indonesia memberi cermin.

Kita pernah punya blok politik bernama Front Nasional. Dibentuk oleh Sukarno lewat Perpres Nomor 13 Tahun 1959. Tujuannya besar: menyelesaikan revolusi, membangun negara, dan menyatukan ideologi.

Nasakom—nasionalisme, agama, komunisme—dipaksa duduk satu meja.

Tapi sejarah juga mencatat: tidak semua yang disatukan bisa berjalan searah. Front Nasional justru menjadi arena tarik-menarik kekuatan. Militer dan Partai Komunis Indonesia saling menguatkan sekaligus melemahkan.

Hasil akhirnya: krisis.

Lalu lahir tandingan. Sekretariat Bersama Golkar. Yang kemudian menjelma menjadi Golongan Karya. Kuat. Terorganisir. Dan akhirnya dominan.

Sejarah lain muncul pada 1973. Fusi partai. Penyederhanaan paksa.

Empat partai Islam dilebur menjadi Partai Persatuan Pembangunan. Lima partai nasionalis dan lainnya digabung menjadi Partai Demokrasi Indonesia.

Semua demi stabilitas. Atau setidaknya, itu yang dikatakan.

Di balik itu, banyak yang melihatnya sebagai rekayasa kekuasaan.

Hari ini, kita mendengar lagi istilah yang hampir serupa: blok politik.

Bedanya, ini tidak dipaksakan negara. Ini lahir dari inisiatif elite.

Dan di situlah letak pertanyaannya.

Apakah fusi Nasdem – Gerindra akan menjadi jalan baru bagi konsolidasi politik yang lebih sehat? Atau justru mengulang pola lama—penyatuan yang rapuh di dalam?

Belum ada jawaban.

Yang pasti, wacana ini sudah membuka satu kemungkinan: lahirnya poros baru dalam politik Indonesia. Poros yang tidak sekadar berkoalisi, tapi berupaya menyatu—meski belum berani menyebut dirinya satu.***

Bahan Bakar Bobibos Diklaim RON 98 dari Jerami, Siap Uji Jalan dan Bidik Pasar Energi Nasional

0

Bogordaily.net – Bahan bakar Bobibos kembali menjadi perbincangan hangat di sektor energi nasional setelah kemunculannya disebut-sebut sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti BBM fosil.

BBM berbasis nabati ini pertama kali diluncurkan pada 2 November 2025 dan diklaim memiliki Research Octane Number (RON) 98. Bahan bakar Bobibos disebut sepenuhnya berasal dari bahan alami, yakni jerami, yang selama ini kerap dianggap limbah pertanian tanpa nilai ekonomi tinggi.

Tak hanya mengusung konsep energi hijau, bahan bakar ini juga digadang-gadang memiliki harga lebih terjangkau dibandingkan BBM konvensional. Hal ini membuatnya berpotensi menjadi solusi baru di tengah tekanan harga energi global.

Namun demikian, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa bahan bakar tersebut masih harus melalui serangkaian pengujian ketat sebelum dapat dipasarkan secara luas.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa uji jalan menjadi tahapan krusial untuk memastikan performa dan keamanan penggunaan bahan bakar tersebut.

“Nanti dilakukan tes pada kendaraan mobil dan motor. Kita fokuskan di sana,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bahan bakar Bobibos harus memenuhi seluruh standar teknis dan regulasi yang berlaku, termasuk pengujian performa mesin hingga aspek lingkungan.

Untuk mempercepat proses tersebut, Kementerian ESDM telah menunjuk tim teknis yang dipimpin Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, guna mengkaji kebutuhan uji serta aspek teknis lainnya bersama pihak pengembang.

Selain pengujian teknis, aspek perizinan juga menjadi perhatian utama. Produk ini diwajibkan mengantongi izin edar sebelum bisa dipasarkan ke masyarakat luas.

Di sisi lain, pihak pengembang mengklaim kesiapan penuh dalam menghadapi tahapan tersebut. Founder Bobibos, Iklas Thamrin, menyebut bahwa produk mereka telah melewati uji internal di berbagai jenis kendaraan.

“Kami sudah tes jalan di berbagai merek motor, mobil, diesel, bahkan truk,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Bobibos, Mulyadi, menyoroti dampak ekonomi dari inovasi ini, khususnya bagi sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa jerami yang selama ini dibakar petani kini dapat diolah menjadi bahan bakar bernilai tinggi.

“Dengan hadirnya Bobibos, petani senyum dua kali. Saat panen ada beras, setelah panen jeraminya punya nilai ekonomi,” katanya.

Jika seluruh tahapan uji dan regulasi berhasil dilalui, kehadiran bahan bakar ini berpotensi menjadi game changer dalam transisi energi nasional, sekaligus membuka peluang baru bagi ekonomi berbasis pertanian dan energi terbarukan.***

Lapak Catur di Bogor, Oase Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Kota

0

Bogordaily.net – Lapak Catur di Bogor itu bukan sekadar permainan. Ia sudah menjadi denyut kecil kehidupan kota yang sering luput dari perhatian.

Jika menyusuri trotoar di Jalan Ir. H. Juanda, Bogor. Ada yang berbeda. Tidak seperti trotoar lain yang riuh oleh pedagang kaki lima, di sini justru bersih. Sunyi—tapi hidup. Bukan oleh teriakan penjual, melainkan oleh diam yang tegang.

Dua lelaki sepuh duduk berhadapan. Usianya yang satu 65 tahun. Sementara satunya lagi sekitar 71 tahun. Mata mereka tajam. Bukan menatap lawan, tapi papan di antara mereka. Di situlah pertempuran sesungguhnya terjadi.

Satu langkah menentukan segalanya.

Kuda tumbang. Benteng meluncur tanpa ragu. Menyerang langsung ke jantung pertahanan. Selesai sudah. Tapi tidak ada amarah. Tidak ada kecewa.

Yang ada—tawa.

Begitulah wajah lain dari lapak catur di Bogor. Kompetitif, tapi hangat. Serius, tapi santai.

Komunitas ini tidak dirancang. Tidak dibuat dengan proposal. Ia lahir dari kebiasaan. Dari iseng. Dari orang-orang yang membawa papan catur, lalu duduk, lalu kembali lagi keesokan harinya.

Sejak 2019, mereka berkumpul. Kini jumlahnya sekitar 30 orang. Tidak ada struktur. Tidak ada iuran. Tidak ada kewajiban.

Yang ada hanya satu: kesenangan.

“Hiburan saja,” kata Andon yang biasa main catur di lapak ini.

Setiap hari mereka datang. Pagi, siang, bahkan malam. Sekitar 10 papan catur memenuhi trotoar. Jika hujan turun, mereka pindah ke gang atau warung. Lebih sempit. Hanya muat lima papan. Tapi permainan tidak pernah berhenti.

Catur tidak mengenal cuaca.

Yang menarik, tempat ini terbuka untuk siapa saja. Tidak ada biaya. Tidak ada syarat. Siapa pun boleh duduk dan menantang.

Bahkan turis asing pun sering ikut.

Mereka lewat. Melihat. Lalu tertarik. Duduk. Bermain.

Tanpa bahasa yang sama—mereka tetap bisa bertanding.

Itulah bahasa catur.

Bagi Andon, papan catur adalah tempat pelarian. Dari sepi. Dari stres. Dari pikiran yang terlalu ramai.

“Kalau stres, saya main catur,” katanya.

Murah. Bahkan gratis. Tidak seperti olahraga lain yang butuh biaya sewa lapangan. Di sini, paling hanya beli kopi.

Yang lain sepakat. Di usia yang tidak lagi muda, catur menjadi pilihan yang pas. Tidak butuh tenaga besar, tapi tetap menguras pikiran.

Budi, 57 tahun, menambahkan satu hal penting: suasana.

Trotoar yang rindang. Terbuka. Orang lalu-lalang. Semua itu memberi energi.

“Bisa ngurangin stres,” katanya.

Di tengah kota yang semakin sibuk, lapak catur di Bogor ini seperti oase kecil. Tanpa gemerlap. Tanpa fasilitas mewah.

Hanya papan kayu. Bidak hitam putih. Dan orang-orang yang datang dengan satu tujuan sederhana: menikmati hidup, satu langkah demi satu langkah.***