Home Blog Page 191

Penertiban Parkir Liar Makin Tegas, Pemkab Bogor Pastikan Kawasan Pakansari Tertib Total

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perhubungan bersama Polres Bogor dan Kodim 0621 terus memperketat penertiban parkir liar di kawasan Gelora Pakansari, Minggu 12 April 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya saat akhir pekan dan pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Berdasarkan hasil pemantauan, penertiban dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aktivitas CFD.

Petugas baru melakukan tindakan setelah kegiatan berlangsung agar tidak mengganggu masyarakat yang berolahraga maupun menikmati suasana pagi di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Hengky menjelaskan, pelanggaran parkir saat ini sudah menurun signifikan.

Dari yang sebelumnya cukup tinggi, kini hanya tersisa sekitar 5 persen pelanggar, yang mayoritas merupakan pengunjung baru.

“Kalau yang sudah sering beraktivitas di Pakansari, baik olahraga maupun sekadar berkumpul, sekarang sudah tertib dan memarkirkan kendaraan di tempat yang disediakan. Artinya, sosialisasi yang kita lakukan sudah sangat efektif,” ujar Dadang.

Dadang mengungkapkan, untuk meningkatkan kedisiplinan, Dishub juga mulai menerapkan sanksi bertahap.

Jika sebelumnya petugas masih melakukan pengempesan ban kendaraan, mulai hari berikutnya akan ditingkatkan dengan penggembokan kendaraan.

Selanjutnya, penindakan akan berlanjut hingga tahap penilangan yang melibatkan pihak kepolisian.

Pada penertiban hari ini, petugas menindak sekitar lima kendaraan yang kedapatan parkir sembarangan, terdiri dari tiga sepeda motor dan dua mobil. Meski demikian, respons masyarakat dinilai sangat positif.

“Tidak ada komplain, justru dukungan masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tambahnya.

Ia menambahkan Dishub juga mencatat bahwa pelanggaran yang masih terjadi didominasi oleh kendaraan roda dua, meskipun jumlahnya relatif kecil, kedepan, pemerintah optimistis kawasan Pakansari dapat sepenuhnya tertib.

Untuk memperkuat upaya penertiban, rambu larangan parkir telah dipasang secara masif dengan jarak sekitar 50 meter antar titik, sehingga mudah terlihat oleh masyarakat.

Selain itu, sosialisasi juga terus dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.

Di sisi lain, Pemkab Bogor juga melakukan penataan terhadap juru parkir ilegal yang terdampak.

Sebagian telah direkrut oleh pengelola resmi, sisanya masih dalam proses pembahasan agar dapat direkrut seluruhnya oleh pihak pengelola.

Tak hanya itu, rekayasa akses juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Salah satunya dengan rencana pembukaan barier di sejumlah titik agar kendaraan dapat langsung masuk ke kawasan Pakansari tanpa harus berputar.

Hal ini juga dilakukan karena kapasitas parkir di Laga Tangkas mulai tidak mencukupi.

Pemkab Bogor berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi aturan yang berlaku dengan memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah disediakan.

Dengan demikian, kawasan Pakansari dapat tetap tertib, nyaman, dan aman untuk seluruh aktivitas masyarakat.

“Harapan kami, tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan dan mengganggu aktivitas. Semua harus tertib agar Pakansari benar-benar menjadi ruang publik yang nyaman bagi semua,” tutupnya.***

Viral Sampah Menumpuk di Gunung Gede, Ulah Pendaki Tak Bertanggung Jawab Bikin Relawan Turun Tangan

0

Bogordaily.net – Kawasan Gunung Gede kembali menjadi sorotan publik setelah ditemukannya tumpukan sampah yang ditinggalkan oleh pendaki.

Temuan ini memicu keprihatinan sekaligus kemarahan warganet terhadap rendahnya kesadaran sebagian oknum pendaki dalam menjaga kelestarian alam.

Fenomena ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi jalur pendakian dipenuhi sampah viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat berbagai jenis limbah seperti plastik, sisa makanan, hingga kemasan instan berserakan di beberapa titik jalur.

“Lagi Sampah Ditemukan di Gunung Gede, Ulah Pendaki Tak Bertanggung Jawab” tulisnya dalam keterangan video dikutip pada Selasa, 14 April 2026.

Akibat ulah tersebut, petugas taman nasional bersama relawan terpaksa kembali turun tangan melakukan aksi bersih-bersih di kawasan gunung.

Padahal, secara prinsip, setiap pendaki memiliki kewajiban untuk membawa kembali sampah yang mereka hasilkan selama perjalanan.

Kondisi ini menjadi ironis karena kegiatan pendakian seharusnya identik dengan kecintaan terhadap alam, bukan justru meninggalkan jejak kerusakan.

Para relawan mengaku, kegiatan pembersihan seperti ini bukan pertama kali dilakukan. Bahkan dalam beberapa kesempatan sebelumnya, mereka juga menemukan volume sampah yang tidak sedikit, terutama saat musim liburan atau akhir pekan.

Ancaman Serius bagi Ekosistem Gunung

Keberadaan sampah di kawasan pegunungan bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga berdampak langsung pada ekosistem.

Sampah plastik yang sulit terurai dapat mencemari tanah dan sumber air, serta membahayakan satwa liar yang hidup di sekitar kawasan tersebut.

Selain itu, sisa makanan yang dibuang sembarangan juga berpotensi mengubah perilaku hewan, membuat mereka terbiasa dengan kehadiran manusia dan makanan instan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka keseimbangan alam di Gunung Gede bisa terganggu dalam jangka panjang.

Kembali ditemukannya sampah dalam jumlah cukup banyak menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesadaran para pendaki.

Padahal, berbagai aturan dan imbauan terkait kebersihan sudah sering disampaikan oleh pengelola kawasan, termasuk prinsip “leave no trace” atau tidak meninggalkan jejak.

Namun, kenyataannya masih ada saja oknum yang mengabaikan tanggung jawab tersebut.

Aksi ini pun menuai berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan perilaku tidak bertanggung jawab tersebut dan berharap ada tindakan tegas terhadap pelanggar.

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Selasa 14 April 2026

0

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Selasa 14 April 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Selasa 14 April 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di halaman parkir Lotte Grosir Sholeh Iskandar dan Mall Boxies Tajur 123, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

  • Foto kopi KTP yang masih berlaku
  • Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
  • Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

 

Cek Harga Emas UBS Selasa 14 April 2026, Berapa?

0

Bogordaily.net – Berikut daftar harga emas logam mulia (LM) UBS terbaru yang dijual Pegadaian per gram Selasa 14 April 2026.

UBS tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Selasa 14 April 2026

Segini harga emas produksi UBS:

Harga Emas 0,5 gram Rp 1.542.000
Harga Emas 1 gram Rp 2.853.000
Harga Emas 2 gram Rp 5.662.000
Harga Emas 5 gram Rp 13.991.000
Harga Emas 10 gram Rp 27.834.000
Harga Emas 25 gram Rp 69.448.000
Harga Emas 50 gram Rp 138.612.000
Harga Emas 100 gram Rp 277.115.000
Harga Emas 250 gram Rp 692.584.000
Harga Emas 500 gram Rp 1.383.540.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM UBS per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Selasa 14 April 2026***

BIGBANG Comeback Spektakuler di Coachella 2026, Tampil Perdana Setelah 10 Tahun

0

Bogordaily.net – Grup legendaris K-Pop BIGBANG resmi membuka proyek comeback anniversary ke-20 mereka dengan cara yang tak biasa, langsung mengguncang panggung festival musik paling bergengsi di dunia, Coachella 2026.

Tiga member yang tampil, yakni G-Dragon, Taeyang, dan Daesung, sukses menghidupkan kembali euforia penggemar saat tampil di Outdoor Theatre, Indio, California, pada 12 April 2026.

Penampilan ini bukan sekadar show biasa, melainkan menjadi momen bersejarah yang telah lama dinantikan para VIP (sebutan penggemar BIGBANG) di seluruh dunia.

Penampilan di Coachella 2026 menjadi momen reuni panggung pertama BIGBANG setelah hampir satu dekade tidak tampil bersama sebagai grup.

Terakhir kali mereka tampil dalam tur “LAST DANCE” pada 2017 di Seoul dan Tokyo. Sejak saat itu, aktivitas grup terhenti akibat berbagai faktor, termasuk wajib militer dan aktivitas solo masing-masing member.

Kehadiran mereka di Coachella bukan hanya sekadar nostalgia, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa BIGBANG benar-benar kembali.

Comeback ini sekaligus menjadi pembuka proyek besar anniversary ke-20 BIGBANG.

Dalam momentum ini, mereka dijadwalkan merilis album terbaru dan menjalani tur dunia sebagai bagian dari perayaan dua dekade perjalanan karier.

Langkah ini menunjukkan bahwa BIGBANG tidak hanya ingin bernostalgia, tetapi juga kembali bersaing di industri musik global.

17 Lagu dalam 60 Menit

Selama kurang lebih 60 menit, BIGBANG menyuguhkan penampilan yang intens dan nyaris tanpa jeda.

Sebanyak 17 lagu dibawakan dalam satu setlist yang padat, dimulai dari lagu-lagu ikonik seperti:

“BANG BANG BANG”

“Fantastic Baby”

“Sober”

Ketiga lagu tersebut langsung membakar suasana sejak awal, membuat penonton larut dalam euforia.

Suasana kemudian dibuat lebih emosional lewat lagu-lagu seperti:

“A Fool of Tears”

“Loser”

“Haru Haru”

“Lies”

Perpaduan antara energi dan emosi ini menjadi bukti kekuatan musikal BIGBANG yang masih relevan hingga kini.

Tak hanya tampil sebagai grup, masing-masing member juga menunjukkan karakter mereka lewat penampilan solo.

Taeyang membuka segmen solo dengan “Ringa Linga”, disusul G-Dragon yang membawakan “Power”.

Keduanya kemudian tampil bersama dalam lagu duet “Good Boy” yang langsung disambut sorakan meriah penonton.

Sementara itu, Daesung mencuri perhatian dengan penampilan uniknya membawakan lagu trot:

“Hando-Chogua”

“Look at Me, Gwisun”

Penampilan ini menjadi momen spesial karena Daesung disebut sebagai artis K-Pop pertama yang membawa genre trot ke panggung Coachella.

’Kehadiran’ T.O.P di Coachella

Salah satu momen paling emosional terjadi saat BIGBANG menutup penampilan mereka dengan lagu “Still Life”.

Dalam lagu tersebut, vokal T.O.P tetap diperdengarkan, meskipun ia tidak tampil secara langsung.

Momen ini sukses membuat para penggemar terharu, seolah menghadirkan kembali formasi lengkap BIGBANG di atas panggung.

Penampilan BIGBANG di Outdoor Theatre diperkirakan dihadiri sekitar 40.000 penonton.

Meski kapasitas maksimal mencapai 60.000 orang, suasana terlihat hampir penuh berdasarkan dokumentasi yang beredar di media sosial.

Hal ini menjadi bukti bahwa popularitas BIGBANG masih sangat kuat, bahkan setelah bertahun-tahun vakum.

Tolak Promosi Media Barat

Di tengah sorotan global, BIGBANG justru mengambil langkah tak biasa dengan menolak wawancara dari sejumlah media Barat.

Hal ini diungkap oleh seorang jurnalis yang pernah bekerja untuk media besar seperti The New York Times, Forbes, hingga Rolling Stone.

Ia bahkan mengaku, “Apa aku sudah bilang kalau BIGBANG adalah satu-satunya artis K-Pop yang pernah menolak permintaanku untuk wawancara? Biasanya, aku yang menolak permintaan wawancara dari mereka,”

Keputusan ini justru semakin memperkuat citra eksklusif BIGBANG di mata publik.

Penampilan BIGBANG di Coachella 2026 bukan hanya tentang reuni, tetapi juga pernyataan bahwa mereka masih menjadi salah satu ikon terbesar dalam industri musik global.

Dari setlist yang solid, konsep panggung yang matang, hingga respons luar biasa dari penonton, semuanya menunjukkan bahwa BIGBANG masih memiliki tempat istimewa di hati penggemar.

Comeback ini pun menjadi awal dari perjalanan baru yang sangat dinantikan.

 

16 Mahasiswa FH UI Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dihadapkan ke Massa, Dekan Siap Rekomendasikan Sanksi DO

0

Bogordaily.net – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) memicu kemarahan publik kampus.

Situasi memanas ketika para terduga pelaku dihadapkan langsung kepada massa yang telah berkumpul, hingga berujung ricuh.

Sejumlah mahasiswa dan elemen massa yang sejak awal menunggu di lokasi langsung meluapkan emosi mereka saat para pelaku muncul. Teriakan kecaman hingga aksi dorong-dorongan tak terhindarkan, bahkan situasi sempat berubah menjadi anarkis.

Ketegangan yang terjadi mencerminkan besarnya kekecewaan terhadap tindakan yang dinilai mencoreng nama baik institusi pendidikan sekaligus melukai nilai-nilai etika akademik.

Dalam situasi penuh tekanan tersebut, masing-masing dari 16 mahasiswa akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan massa. Meski demikian, permintaan maaf itu belum sepenuhnya meredakan amarah publik.

Massa tetap mendesak agar pihak kampus tidak hanya berhenti pada klarifikasi, tetapi juga menjatuhkan sanksi tegas kepada para pelaku.

Dekan Siapkan Sanksi DO

Tuntutan tersebut mendapat respons langsung dari pihak fakultas. Dekan FH UI, Parulian Paidi Aritonang, yang turut hadir dalam aksi tersebut, menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penanganan kasus ini secara serius.

Ia bahkan menyatakan tidak akan ragu untuk merekomendasikan sanksi paling berat kepada para mahasiswa yang terbukti bersalah.

“Saya memastikan mereka akan diproses, kita semua akan kawal, dan saya tidak raguuntuk merekomdasikan sanksi DO ke Rektor,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pihak fakultas tidak akan mentolerir tindakan yang melanggar norma dan etika, khususnya dalam lingkungan akademik.

Awal Mula Kasus Mencuat

Kasus ini sendiri mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan dalam sebuah grup chat yang diduga berisi mahasiswa FH UI. Dalam percakapan tersebut, ditemukan berbagai komentar yang mengandung unsur pelecehan seksual.

Isi chat tersebut memuat candaan vulgar, objektifikasi terhadap tubuh perempuan, hingga komentar tidak pantas terhadap foto-foto mahasiswi yang diambil dari media sosial. Bahkan, beberapa percakapan juga menyasar dosen perempuan dengan narasi yang tidak pantas.

Temuan ini langsung memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak, baik dari internal kampus maupun publik luas.

Pada hari yang sama, pihak fakultas melalui dekanat langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras tindakan tersebut. Fakultas menegaskan bahwa perilaku seperti itu tidak hanya melanggar norma sosial, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai dasar dunia akademik.

Selain pihak fakultas, berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan FH UI, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan badan semi otonom lainnya, juga menyampaikan sikap tegas.

Mereka mengutuk keras tindakan pelecehan seksual dalam bentuk apa pun dan menyatakan dukungan penuh terhadap proses penanganan yang transparan dan berkeadilan.

Kronologi Yai Mim Meninggal Dunia di Polresta Malang Kota, Sempat Dinyatakan Sehat Sebelum Tiba-Tiba Lemas saat Akan Diperiksa

0

Bogordaily.net – Kabar meninggalnya mantan dosen UIN Malang, Imam Muslimin alias Yai Mim, mengejutkan publik.

Ia dilaporkan meninggal dunia saat berada dalam tahanan Polresta Malang Kota pada Senin, 13 April 2026, setelah kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah proses hukum yang tengah dijalani Yai Mim terkait kasus dugaan pornografi dan pelecehan seksual.

Ia mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 13.45 WIB, hanya beberapa jam setelah dinyatakan dalam kondisi sehat oleh tim medis kepolisian.

Kronologi Meninggalnya Yai Mim

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobikin, menjelaskan bahwa sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik, Yai Mim sempat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Sidokkes Polresta Malang Kota.

Pemeriksaan tersebut dilakukan pada pagi hari, tepatnya sekitar pukul 08.59 WIB, di ruang tahanan Sat Tahti sebelum yang bersangkutan dipindahkan ke ruang pemeriksaan Satreskrim.

“Tadi pukul 08.59 WIB, itu telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Sidokkes Polresta Malang Kota dengan hasil kesehatan yang bersangkutan dalam kondisi baik-baik saja,” kata Lukman Shobikin.

Namun, situasi berubah secara drastis saat Yai Mim hendak dibawa dari ruang tahanan menuju ruang pemeriksaan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Di tengah perjalanan tersebut, ia mendadak terlihat lemas, kemudian terjatuh dalam posisi duduk, dan sempat kehilangan kesadaran. Kondisi ini mengejutkan petugas yang saat itu tengah mendampinginya.

“Kondisinya tadi ya sangat mengejutkan bagi kami semua karena tiba-tiba kondisinya lemas, terus duduk kondisi terjatuh dalam kondisi duduk. Kemudian tiba-tiba lemas, kemudian kita angkut pakai ambulans kita, dibawa ke Saiful Anwar,” terangnya.

Melihat kondisi yang memburuk secara mendadak, petugas segera mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi Yai Mim menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Meski sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, nyawa Yai Mim tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB oleh tim medis di RSSA.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Yai Mim masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Proses ini dilakukan untuk memastikan apakah ada faktor medis tertentu atau penyebab lain yang berkontribusi terhadap meninggalnya yang bersangkutan.

“Untuk penyebab kematiannya masih penyelidikan. Yang jelas yang bersangkutan sempat mendapat perawatan dan berada di kamar jenazah RSSA Malang,” pungkasnya.

Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini Selasa 14 April 2026: Pagi Cerah, Hujan Ringan Diprediksi Turun Sejak Menjelang Siang

0

Bogordaily.net – Warga Kota Bogor diimbau untuk mempersiapkan aktivitas hari ini dengan lebih matang.

Pasalnya, berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, Selasa 14 April 2026, kondisi cuaca di Kota Hujan diprediksi akan mengalami perubahan signifikan dari pagi hingga malam hari.

Prakiraan Cuaca Kota Bogor

Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Kota Bogor terpantau cerah. Kondisi ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan dengan nyaman, terutama pada rentang waktu pukul 07.00 hingga sekitar pukul 09.00 WIB.

Pantauan di wilayah sekitar Ciawi, Kabupaten Bogor, sejak pagi hari menunjukkan langit relatif cerah dengan suhu udara yang masih sejuk. Situasi ini menjadi momen yang cukup ideal bagi warga yang ingin berolahraga, berangkat kerja, atau melakukan aktivitas lainnya di luar ruangan.

Namun, kondisi tersebut diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Memasuki pukul 10.00 WIB, awan mulai menebal dan hujan ringan diprediksi mulai turun di sejumlah wilayah Kota Bogor.

Intensitas hujan diperkirakan akan meningkat secara bertahap, meskipun masih berada dalam kategori ringan hingga sedang. Hujan ini diprediksi akan berlangsung hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, bahkan berpotensi berlanjut hingga sore hari sekitar pukul 15.00 WIB.

Seluruh kecamatan di Kota Bogor diprediksi akan merasakan dampak hujan tersebut, meskipun dengan intensitas yang bervariasi.

Hujan Sedang Mengguyur Bogor

Wilayah Bogor Selatan diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang, sementara wilayah lain seperti Bogor Timur, Bogor Tengah, Bogor Barat, Bogor Utara, hingga Tanah Sareal cenderung mengalami hujan ringan.

Dari sisi suhu udara, Kota Bogor hari ini berada pada kisaran yang cukup nyaman, yakni antara 22 hingga 30 derajat Celsius. Sementara tingkat kelembaban udara terpantau cukup tinggi, berkisar antara 67 persen hingga 95 persen, yang menjadi salah satu faktor pendukung terbentuknya hujan di wilayah tersebut.

Memasuki sore hingga malam hari, kondisi cuaca diperkirakan akan berangsur membaik. Hujan mulai mereda dan langit cenderung berawan di sebagian besar wilayah Kota Bogor.

Meski demikian, potensi hujan lokal tetap perlu diwaspadai, mengingat karakteristik cuaca Bogor yang kerap berubah secara cepat.

Dengan kondisi cuaca yang fluktuatif ini, masyarakat disarankan untuk tetap waspada dan mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan pada siang hingga sore hari.

Selain itu, pengendara juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalan raya, mengingat kondisi jalan yang licin saat hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) merencanakan membuka kesempatan kerja bagi 15-18 orang dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH), untuk bekerja sebagai karyawan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini menjadi strategi optimalisasi pemberdayaan masyarakat khususnya dari masyarakat desil 1 dan seterusnya.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan bahwa rencana pembukaan kesempatan kerja di KDKMP bagi para penerima manfaat bantuan sosial seperti PKH ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Prabowo Subianto nomer 8 tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Hari ini kami bicarakan bagaimana penerima PKH menjadi pengelola atau bekerja di Koperasi Desa. Harapannya di setiap koperasi dapat membuka kesempatan bagi sekitar 15–18 orang dari keluarga penerima manfaat dari tiap desa,” ujar Menkop Ferry usai menerima kunjungan dari Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di kantornya, Senin (13/4).

Dengan skema tersebut, Kemenkop memperkirakan hampir 1,4 juta penerima PKH bisa terserap sebagai tenaga kerja di koperasi desa. Hal ini didasarkan dengan asumsi apabila 83 ribu KDKMP yang tersebar di seluruh Indonesia beroperasi dengan menyerap tenaga kerja antara 15-18 orang dari keluarga PKH.

Menkop Ferry menekankan bahwa langkah ini juga dapat membantu para keluarga penerima manfaat PKH dapat keluar dari kategori masyarakat miskin ekstrem. Oleh karena itu Kemenkop akan segera menerbitkan aturan khusus untuk mempermudah penerima dari keluarga penerima manfaat PKH untuk menjadi karyawan di KDKMP.

Ia juga menjelaskan bahwa Kemenkop juga akan menerbitkan aturan baru terkait dengan beban kewajiban anggota KDKMP dari keluarga penerima manfaat PKH agar lebih ringan. Pasalnya di dalam koperasi terdapat ketentuan untuk membayar iuran wajib, iuran pokok dan iuran sukarela.

“Payung hukum ini penting agar penerima manfaat tidak terbebani biaya keanggotaan. Kami ingin mereka mandiri, bukan hanya bergantung pada bantuan sosial,” tegasnya.

Menkop Ferry menambahkan bahwa dengan masuknya keluarga penerima manfaat PKH menjadi anggota koperasi dan sebagai karyawan maka tingkat pendapatan mereka diharapkan lebih baik. Manfaat lainnya, yaitu di setiap akhir tahun para keluarga penerima manfaat PKH dapat menerima sisa hasil usaha (SHU).

“SHU ini akan menjadi tambahan pendapatan yang signifikan bagi keluarga penerima manfaat. Dengan SHU, mereka bisa keluar dari desil 1 dan naik kelas,” kata Menkop Ferry.

Sebagai upaya mengimplementasikan seluruh gagasan besar ini, Kemenkop akan melakukan pembahasan lebih mendalam dengan Kemensos termasuk melakukan integrasi data para keluarga penerima manfaat PKH. “Data tersebut akan digunakan untuk menentukan siapa saja penerima PKH yang layak bekerja di Koperasi Desa,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menambahkan, perekrutan tenaga kerja sebanyak 15–18 orang per KDKMP sedang dimatangkan. Posisi yang dibutuhkan antara lain sopir, satpam, dan penjaga gudang. Ia menekankan pentingnya integrasi dengan data Kemensos, khususnya penerima manfaat desil 1–4. Dengan begitu, tenaga kerja yang direkrut benar-benar sesuai kebutuhan. “Konsepnya milik warga dan kelurahan, sehingga tenaga kerja diprioritaskan dari domisili setempat,” jelasnya.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menyebut bahwa saat ini ada sekitar 8 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dari Kementerian Sosial yang akan didorong menjadi anggota KDKMP. Dari jumlah itu, tidak semuanya direkrut untuk menjadi karyawan KDKMP namun semuanya didorong menjadi anggota.

“Untuk menjadi karyawan di Koperasi Desa diprioritaskan usia produktif sesuai kapasitas dan kemampuan dari para penerima manfaat. Kami akan petakan kepada keluarga penerima manfaat kemudian kita akan melakukan pelatihan tenaga kerja,” kata Mensos Saifullah Yusuf.

Mensos Saifullah Yusuf menegaskan bahwa KDKMP menjadi lembaga ekonomi yang tepat untuk pemberdayaan masyarakat agar khususnya dari KPM PKH. Ia optimis bahwa kolaborasi antara Kemenkop dan Kemensos ini akan mempercepat pengentasan kemiskinan.

“Dengan kerja sama ini kita bisa ukur berapa banyak penerima PKH yang berhasil menjadi keluarga mandiri dan keluar dari kemiskinan ekstrim,” katanya.***

Diduga Korban Kecelakaan, Sesosok Mayat Ditemukan di Bawah Flyover R.E. Martadinata

0

Bogordaily.net-Diduga korban kecelakaan, sesosok mayat manusia tergeletak di rel kereta api di bawah flyover R.E. Martadinata, Kota Bogor, pada Senin 13 April 2026, malam hari.

Berdasarkan video yang diterima tim media sosial Bogordaily, terlihat mayat tersebut tidak mengenakan pakaian atau baju.

“Info nih bang di bawah flyover R.E. Martadinata ada mayat,” ucap seorang dalam video tersebut

Terlihat banyak warga mengerumuni lokasi penemuan mayat tersebut. Mereka turut merekam dengan kamera ponselnya kejadian tersebut.

Dengan suasana gerimis dan gelapnya malam, warga setempat belum bisa memastikan info dalam video mengenai jenis kelamin dan identitas lainnya dari mayat tersebut.

Mayat yang tergeletak di rel kereta tersebut nampak masih belum mendapatkan penanganan dari petugas setempat.

Warga masih mengerumuni mayat tersebut sambil melihat-lihat kondisi mayat tanpa baju tersebut.

Sementara itu, saat mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, pihaknya masih memonitor kejadian tersebut.

“Belum monitor (mengenai identitas mayat tersebut),” kata Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo saat dikonfirmasi Bogordaily.net Senin 13 April 2026.

Sampai berita ini diterbitkan, Bogordaily masih berusaha menggali informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut kepada petugas yang berwajib.***

Muhammad Irfan Ramadan