Home Blog Page 196

BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi ISO/IEC 25000

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali meraih pencapaian penting dalam memperkuat transformasi digitalnya. BRI kini menjadi bank pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 25000, standar yang menitikberatkan pada pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak.

ISO/IEC 25000 adalah standar internasional yang termasuk dalam kerangka Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE) dimana standar ini membantu organisasi mendefinisikan, mengukur dan mengevaluasi kualitas perangkat lunak secara sistematis.

Penerapan standar ini dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari analisis awal kondisi sistem, penyusunan kerangka kerja evaluasi kualitas perangkat lunak, hingga asesmen terhadap implementasi standar tersebut.

Selama proses implementasi, BRI didampingi oleh Robere & Associates sebagai konsultan yang membantu penerapan kerangka kerja evaluasi kualitas perangkat lunak.

Direktur Teknologi Informasi BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menyatakan pencapaian ini adalah salah satu langkah strategis BRI untuk memperkuat fondasi teknologi informasi yang mendukung operasional perusahaan.

“Inii menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital bagi masyarakat. Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital” ungkapnya.

Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan digital, penerapan standar kualitas perangkat lunak menjadi kunci untuk menjaga keandalan sistem dan meningkatkan kepercayaan nasabah.

Saladin menambahkan bahwa penerapan standar ISO/IEC 25000 juga membuat perusahaan bisa menilai kualitas sistem digital secara lebih objektif dan terukur.

Dengan pendekatan ini, BRI memastikan setiap aplikasi yang dikembangkan memenuhi berbagai aspek kualitas, seperti keandalan sistem, efisiensi kinerja, keamanan informasi, serta kemudahan pemeliharaan dan pengembangan perangkat lunak di masa depan.

Selain itu, penerapan standar ini juga memenuhi ketentuan ISO/IEC 25001:2014, yang merupakan bagian dari kerangka kerja pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak. Sertifikasi ini mencakup SQuaRE for the Provision of Planning and Management of BRImo Application, yang berfokus pada perencanaan dan pengelolaan kualitas perangkat lunak untuk aplikasi BRImo, salah satu layanan digital utama BRI.

“Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan didukung ekosistem digital yang andal bagi semua lapisan masyarakat. Kami akan terus memperkuat kualitas perangkat lunak agar aplikasi dapat berjalan stabil, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Dengan fondasi teknologi yang kuat BRI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang lebih baik bagi seluruh nasabah,” tegasnya.***

Dedie Rachim Ingatkan Peserta Pelatihan Tokutei Ginou Manfaatkan Kesempatan Bekerja di Jepang

0

Bogordaily.net – Sebanyak 63 peserta mengikuti sosialisasi program pelatihan Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW) Jepang Batch II di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Jalan Pahlawan, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (10/4/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah untuk maju, tidak hanya bekerja tetapi juga belajar kedisiplinan dan etos kerja.

“Intinya ambil kesempatan ini. Selain bekerja, gunakan juga untuk belajar. Presentasikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang bersahabat dengan Jepang. Pelajari dan kuasai dasar bahasa serta hargai budaya di Jepang. Ini penting, karena orang Indonesia harus memiliki level peradaban. Setelah pulang dari Jepang, bawa nilai-nilai positif, seperti kebersihan, kedisiplinan, etos kerja, dan hal baik lainnya,” ujar Dedie Rachim.

Program pelatihan ini berlangsung selama enam bulan dengan frekuensi lima kali per minggu. Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor melalui BLK yang telah membuka peluang kerja ke luar negeri, khususnya Jepang.

Program ini telah berjalan sejak Oktober 2025 dan terus dikembangkan pada 2026, termasuk melalui kolaborasi dengan LPK Megumi Mitra Mandiri dan para mitra terkait.

Menurut Dedie Rachim, tantangan ketenagakerjaan saat ini, khususnya bagi usia produktif yang belum sepenuhnya terserap akibat terbatasnya lapangan kerja dan semakin ketatnya persaingan, menuntut peningkatan kompetensi, keterampilan, dan daya saing sumber daya manusia, khususnya warga Kota Bogor.

“Pemerintah Kota Bogor mendukung program peningkatan kualitas tenaga kerja seperti ini. Program Tokutei Ginou bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja di Jepang, membuka peluang kerja yang legal dan aman, serta berkontribusi dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dedie Rachim.

Ia menambahkan, pelatihan tidak hanya berfokus pada penguasaan bahasa Jepang, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman budaya dan etos kerja masyarakat Jepang. Hal ini dinilai memberikan manfaat besar, seperti transfer ilmu, teknologi, dan budaya kerja, peningkatan keterampilan teknis dan bahasa, serta dampak ekonomi bagi Kota Bogor melalui peningkatan pendapatan dan devisa.

“Pemerintah Kota Bogor berharap program ini terus berlanjut dan berkembang. Kami juga berharap kerja sama dengan berbagai sektor semakin luas, sehingga membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. Lulusan program ini diharapkan menjadi duta tenaga kerja profesional yang membanggakan Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.***

Menteri LH Sebut TPA Talang Gulo Salah Satu Terbaik, Jambi Siap Bangun PSEL

Bogordaily.net – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau lokasi pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo, Sabtu (11/4/2026).

Dalam kunjungannya, Hanif yang didampingi Gubernur Jambi, H. Al Haris, serta Wali Kota Jambi, H. Maulana memberikan apresiasi terhadap kondisi TPA Talang Gulo. Ia menyebut TPA tersebut sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, baik dari sisi desain maupun operasional.

“Saya sudah berkeliling ke banyak TPA di Indonesia, dan TPA Talang Gulo ini termasuk yang paling baik dari segi desain dan operasionalnya. Bahkan mungkin lebih baik dari beberapa daerah lain seperti Malang dan Balikpapan,” ujar Hanif.

Meski demikian, Hanif menekankan masih diperlukan sejumlah peningkatan, khususnya pada pengelolaan di bagian hulu. Menurutnya, keunggulan Jambi justru terletak pada pengelolaan TPA, berbeda dengan daerah lain yang masih menghadapi kendala di hilir.

“Jambi ini keunggulannya ada di TPA, tinggal bagaimana penguatan di hulu. Ini menjadi tenaga dorong kita bersama untuk menyelesaikan persoalan sampah,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Kota Jambi dapat meraih predikat Adipura pada 2026, mengingat volume sampah harian yang relatif tidak terlalu besar, yakni sekitar 600 ton per hari.

Selain itu, Hanif juga mengungkapkan bahwa pembangunan PSEL merupakan bagian dari program nasional atas arahan Presiden. Jambi termasuk dalam 33 aglomerasi yang ditargetkan segera melaksanakan proyek tersebut.

“Untuk Jambi, penandatanganan MoU akan dilakukan dalam waktu dekat. Kesiapan lahannya sangat baik, sehingga ini menjadi keunggulan tersendiri,” jelasnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan hingga operasional PSEL membutuhkan waktu sekitar tiga tahun. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta tidak menunggu dan tetap memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya.

Dalam kesempatan itu, Hanif juga menegaskan target pemerintah untuk mengakhiri praktik open dumping secara nasional pada 2026. Ia meminta pemerintah daerah segera merespons sebelum batas waktu Agustus 2026.

“Setelah Agustus, kami akan melakukan pendekatan penegakan hukum terhadap praktik open dumping,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, menyambut baik kunjungan Menteri LH dan memastikan kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan PSEL di Talang Gulo.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebahagiaan bagi kami. Insyaallah Jambi akan membangun waste to energy di lokasi ini,” ucapnya.

Wali Kota Jambi, Maulana, juga menyampaikan komitmen pemerintah kota dalam memperkuat pengelolaan sampah dari hulu melalui program berbasis masyarakat.

Ia menjelaskan, melalui program “Kampung Bahagia”, pemerintah akan mengalokasikan dana Rp100 juta per RT untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Salah satu fokusnya adalah peningkatan layanan pengangkutan sampah menggunakan bentor yang dikelola oleh masyarakat.

“Target kami adalah 100 persen sampah rumah tangga terangkut. Tidak ada lagi sampah dibakar, dibuang sembarangan, atau ke sungai,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah Kota Jambi juga akan menertibkan tempat pembuangan sampah liar serta menerapkan sanksi tegas sesuai peraturan daerah, dengan denda hingga Rp20 juta.

“Untuk sektor usaha, pengelolaan sampah akan dilakukan melalui sistem retribusi langsung ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) TPA Talang Gulo,” pungkasnya.***

PLN Sambungkan Daya 250 MVA untuk PT IKPP Karawang, Terbesar di Jawa Barat

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri nasional dengan berhasil melakukan penyambungan listrik pelanggan tegangan tinggi kepada PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) – Karawang Mills dengan kapasitas daya 250.000.000 VA (250 MVA).

Penyambungan ini menjadi yang terbesar di wilayah PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, sekaligus menandai langkah strategis dalam mendukung operasional industri berskala besar yang menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa keberhasilan penyambungan ini merupakan bentuk kesiapan PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik industri dengan standar keandalan tinggi.

“PLN berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penyediaan listrik yang andal, berkualitas, dan tepat waktu. Penyambungan daya 250 MVA untuk PT IKPP Karawang ini menjadi bukti bahwa PLN siap menjadi mitra strategis bagi dunia usaha,” ujar Adi.

Senada, Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu, menyampaikan bahwa kolaborasi antara PLN dan sektor industri menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kebutuhan listrik industri yang terus meningkat merupakan peluang sekaligus tanggung jawab bagi PLN. Kami akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan agar investasi di Indonesia dapat tumbuh optimal,” ungkap Jisman.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan kesiapan sistem kelistrikan di Jawa Barat dalam mendukung pelanggan berdaya besar.

“PLN UID Jawa Barat memastikan kesiapan infrastruktur dan keandalan sistem untuk melayani pelanggan dengan kebutuhan daya besar seperti Indah Kiat Karawang. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan industri di Jawa Barat secara berkelanjutan,” ujar Sugeng.

Dari sisi pelanggan, Mill Head PT IKPP Karawang, Hendri Gunawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam proses penyambungan listrik tersebut.

“Acara peresmian ini bukan sekadar seremoni operasional, tetapi merupakan tonggak penting kolaborasi strategis antara PLN dan IKPP Karawang untuk mendukung keberlanjutan dan kemajuan industri ke depan. Kami juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PLN atas kerja sama dan dedikasi seluruh tim sehingga proyek ini dapat direalisasikan dengan baik,” ujarnya.

Dengan kapasitas daya sebesar 250 MVA, PT IKPP Karawang diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi *untuk produk Industrial brown dan industrial white*, serta membuka potensi penyerapan tenaga kerja hingga *2,500* orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Produk yang dihasilkan oleh PT IKPP Karawang dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor sehingga turut berkontribusi terhadap peningkatan daya saing industri nasional di pasar global.

PLN UID Jawa Barat memastikan bahwa penyambungan ini telah melalui proses perencanaan dan penguatan sistem kelistrikan secara menyeluruh, sehingga mampu memberikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi pelanggan.

Ke depan, PLN akan terus berkomitmen untuk mendukung kebutuhan energi sektor industri melalui layanan yang semakin cepat, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan, sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.***

KPK OTT Bupati Tulungagung, 13 Orang Digelandang ke Jakarta

0

Bogordaily.net – KPK OTT Bupati Tulungagung kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Dalam keterangan resminya, KPK mengonfirmasi bahwa sebanyak 13 orang, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan tersebut merupakan bagian dari operasi yang digelar pada Jumat (10/4).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa total ada 18 orang yang sempat diamankan dalam operasi tersebut.

Namun, setelah proses awal, 13 orang diputuskan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK secara bertahap.

“Dari total 18 orang yang diperiksa dan diamankan, selanjutnya 13 orang dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu.

Dalam perkembangan KPK OTT Bupati Tulungagung ini, KPK menyebut mayoritas pihak yang diamankan berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Selain itu, terdapat satu pihak dari luar unsur pemerintah daerah yang turut diperiksa.

Tak hanya mengamankan para pihak, tim penyidik juga menyita sejumlah barang bukti. Salah satu yang menjadi perhatian adalah uang tunai yang diduga terkait dengan perkara yang tengah diselidiki.

Seluruh pihak yang telah dibawa ke Jakarta kini menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Operasi ini sendiri menambah daftar panjang kegiatan OTT KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, pada hari yang sama, KPK sempat mengamankan total 16 orang dalam operasi di wilayah Tulungagung.

Dengan demikian, KPK OTT Bupati Tulungagung ini tercatat sebagai OTT kesepuluh yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut sepanjang tahun 2026, menegaskan komitmen KPK dalam memberantas praktik korupsi di tingkat daerah.***

Hasil MPL ONIC vs Dewa: Raja Langit Kembali Dominan, Dewa United Belum Mampu Tumbangkan Juara

0

Bogordaily.net – Hasil MPL Onic vs Dewa menjadi sorotan utama dalam lanjutan kompetisi Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia, saat Fnatic ONIC kembali menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan usai menundukkan Dewa United Esports dalam duel sengit penuh strategi.

Pertarungan Fnatic ONIC kontra Dewa United Esports memang selalu menghadirkan tensi tinggi.

Sebagai penguasa liga, ONIC tampil dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Dewa United terus berupaya membuktikan diri sebagai penantang serius di papan atas.

Dalam hasil mpl Onic vs Dewa kali ini, dominasi ONIC terlihat sejak awal laga. Koordinasi tim yang solid serta penguasaan makro permainan menjadi pembeda utama.

Kairi dan rekan-rekannya mampu mengontrol tempo sejak early game, terutama lewat pengamanan objektif penting seperti Turtle dan Lord.

Sebaliknya, Dewa United Esports bukan tanpa perlawanan. Mereka sempat menciptakan tekanan di beberapa momen krusial.

Namun, pertahanan disiplin yang dibangun oleh Kiboy dan Sanz membuat upaya penetrasi Dewa United kerap kandas sebelum mencapai momentum kemenangan.

Secara statistik performa, ONIC unggul dalam hampir ყველა aspek. Kontrol objektif berada di level sangat tinggi, sementara agresivitas early game mereka tampil dominan.

Di sisi lain, Dewa United cenderung bermain reaktif dengan pendekatan utility dan fighter yang belum cukup efektif meredam agresi lawan.

Keunggulan ONIC juga tercermin dari fleksibilitas draft pick serta eksekusi team fight yang nyaris tanpa celah.

Meski demikian, ada catatan kecil terkait potensi overconfidence yang bisa menjadi titik lemah di laga-laga berikutnya.

Adapun Dewa United memiliki kelebihan dalam semangat juang dan kemampuan menciptakan serangan kejutan.

Namun, konsistensi terutama saat memasuki fase late game masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Dengan demikian, hasil mpl Onic vs Dewa kembali menegaskan bahwa pengalaman serta mentalitas juara menjadi faktor kunci di panggung MPL.

ONIC masih menjadi standar emas kompetisi, sementara Dewa United menunjukkan potensi besar yang membutuhkan pematangan lebih lanjut.

Bagi penggemar esports, laga ini menjadi tontonan berkualitas tinggi yang menyajikan perpaduan mekanik individu, disiplin tim, serta strategi rotasi cepat khas level profesional.***

Kabupaten Bogor Dipilih Jadi Lokasi Sport Center Terbesar di Dunia

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, Kabupaten Bogor kembali mendapat kepercayaan dalam pengembangan kawasan strategis nasional dari pemerintah pusat. Kecamatan Rancabungur akan dijadikan sebagai lokasi pembangunan kawasan olahraga nasional atau sport center dengan luas mencapai sekitar 500 hektar tersebut, dan ini jadi yang terbesar di dunia.

Presiden Republik Indonesia telah menyiapkan lahan seluas 500 ha untuk pembangunan Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Latihan Tim Nasional. Fasilitas ini akan menjadi kawasan terpadu tempat student-athlete dapat bersekolah sekaligus berlatih dalam satu lingkungan. Area ini akan diprioritaskan untuk 21 cabang olahraga unggulan. Proses yang sedang berjalan adalah pemilihan arsitek yang paling tepat untuk merancang kawasan tersebut.

Kawasan Pusat Pelatihan Tim Nasional dan Akademi Olahraga dirancang sebagai ekosistem pembinaan atlet terpadu yang mengintegrasikan pendidikan adaptif, pelatihan berstandar tinggi, hunian atlet, serta fungsi manajemen dan pendukung dalam satu kawasan. Pendekatan ini memastikan proses train-learn-live-recover berjalan utuh, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi serta legacy jangka panjang.

Rencana pembangunan kawasan olahraga berskala besar ini menjadi bagian dari upaya peluang mendorong pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai salah satu pusat kegiatan nasional di sektor olahraga.

Dalam paparan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, disampaikan bahwa pembangunan kawasan olahraga nasional di Rancabungur diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi wilayah sekitar.

Selain menjadi pusat kegiatan olahraga berskala nasional hingga internasional, kawasan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pendukung seperti pariwisata, perhotelan, perdagangan, hingga UMKM di wilayah sekitar.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan kawasan olahraga nasional di Rancabungur merupakan peluang besar bagi Kabupaten Bogor untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan sport center berskala nasional tersebut akan mendorong munculnya berbagai aktivitas ekonomi baru di wilayah sekitar, mulai dari sektor jasa, perdagangan, hingga pariwisata.

“Pembangunan kawasan olahraga nasional ini tentu akan memberikan dampak besar bagi Kabupaten Bogor, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Kita berharap kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga nasional, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan kawasan strategis yang mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, sehingga pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Keberadaan Sport center di Rancabungur diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembinaan atlet nasional, tetapi juga mampu menarik berbagai event olahraga berskala nasional maupun internasional,” tandas Rudy.

Dengan adanya pengembangan kawasan olahraga nasional di Rancabungur, diharapkan akan tercipta multiplier effect yang luas, mulai dari peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, hingga pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata di Kabupaten Bogor.***

Isu Perceraian Sherina Munaf dan Baskara Mahendra Ramai Dibahas, Muncul Dugaan Perselingkuhan

0

Bogordaily.net – Kehidupan pribadi pasangan selebritas Sherina Munaf dan Baskara Mahendra kembali menjadi perhatian publik.

Kali ini, sorotan muncul setelah beredarnya berbagai spekulasi di media sosial terkait kandasnya hubungan rumah tangga keduanya.

Perbincangan tersebut mencuat usai Sherina diketahui mengunggah ulang sebuah konten dari platform TikTok yang membahas tentang rasa sakit akibat menjadi korban perselingkuhan.

Unggahan tersebut kemudian memicu beragam tafsir dari warganet yang mengaitkannya dengan kondisi pernikahan mereka.

Spekulasi Warganet Makin Meluas

Isu ini semakin berkembang setelah sejumlah akun di media sosial, termasuk di platform X (dulu Twitter), mulai membahas dan berspekulasi mengenai penyebab keretakan hubungan keduanya.

Salah satu unggahan yang dikutip dari akun Instagram @gosip_danu memperlihatkan beragam komentar warganet yang menyoroti perubahan persepsi publik terhadap Baskara Mahendra.

“Kita memang enggak tahu ya 5 menit kemudian dalam hidup kita, kayaknya baru-baru kemarin Baskara dipuja-puja. Sekarang sudah dihujat aja, behave guys!” tulis akun @hm**lg.

Tak hanya itu, muncul pula tudingan yang lebih jauh, yang mengaitkan perceraian tersebut dengan dugaan adanya pihak ketiga.

“Karena punya pacar ya? Tetapi, aslinya semenjak sama Sherina, Baskara memang selingkuh kok. Penyebab mereka cerai salah satunya karena Baskara selingkuh. Complicated, tetapi Sherina memilih diam aja selama ini,” tulis akun @p****tr**t.

Komentar yang sama juga memunculkan klaim lain yang bersifat sangat personal terkait kehidupan rumah tangga pasangan tersebut.

“Masalah sepele jadi ke arah perselingkuhan, hanya karena enggak bisa kalau enggak have sex (HS) akhirnya dia selingkuh. Ini bukan fitnah ya, tetapi berita valid dari temannya Baskara sendiri. Alasan enggak hs karena awalnya juga ada masalah antara Baskara dan Sherina, itu bikin mood Sherina untuk hs berkurang mungkin ya,” lanjutnya.

Namun demikian, hingga saat ini, tidak ada bukti konkret yang dapat mengonfirmasi kebenaran klaim tersebut. Informasi yang beredar masih sebatas spekulasi dan pernyataan sepihak dari pengguna media sosial.

Muncul Isu Open Relationship

Selain dugaan perselingkuhan, sebagian warganet juga menyinggung kemungkinan adanya dinamika hubungan yang tidak biasa dalam pernikahan keduanya, seperti konsep open relationship.

“Berarti sebelum Sherina memutuskan buat fokus ke Baskara, mereka sama-sama open relationship? Selama lebih dari 4 tahun pernikahan itu?” tanya netizen pemilik akun @drth****l.

“Kurang tahu mereka open relationship di tahun pernikahan ke berapa. Mereka lakuin biar enggak bosan aja katanya, tetapi kayaknya mereka membatasi apa yang boleh dilakuin dan enggak,” balas akun @p****tr**t..

Pernyataan tersebut semakin memperkeruh suasana dan memicu perdebatan di kalangan warganet.

Di tengah derasnya arus spekulasi, baik Sherina Munaf maupun Baskara Mahendra belum memberikan pernyataan resmi terkait isu yang berkembang.

Ketiadaan klarifikasi ini membuat ruang spekulasi semakin terbuka lebar di media sosial.

Polisi Amankan Dua Perempuan Terkait Video Viral Injak Al Quran di Lebak Banten, Kasus Diduga Bermula dari Tuduhan Pencurian

0

Bogordaily.net – Kasus video viral yang memperlihatkan aksi sumpah dengan cara menginjak Al-Qur’an di wilayah Lebak kini memasuki tahap penanganan aparat kepolisian.

Dua perempuan yang terekam dalam video tersebut telah diamankan oleh pihak berwenang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan dilakukan oleh Polres Lebak melalui Satuan Reserse Kriminal pada Jumat malam, 10 April 2026. Kedua perempuan berinisial NL dan MT saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Lebak.

Kronologi Aksi dalam Video Viral

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat dua perempuan berada di dalam sebuah ruangan. Salah satu perempuan yang mengenakan kaos garis hitam putih tampak mengarahkan perempuan lain yang mengenakan daster untuk melakukan sumpah.

Perempuan berdaster tersebut kemudian berdiri dan menginjak Al-Qur’an yang diletakkan di lantai. Aksi itu dilakukan sambil mengucapkan sumpah yang dipandu oleh perempuan lainnya.

“Atuh ijak heula tepeelu nantung (injak dulu tak perlu berdiri). Nantung injak Quran (berdiri injak Quran),” kata perempuan yang menenakan kaos garis hitam dan putih dalam video itu.

Video tersebut memicu reaksi luas dari masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Diduga Dipicu Tuduhan Pencurian

Pihak keluarga dari salah satu perempuan berinisial MT, yakni Edi Setiawan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal dari tuduhan pencurian barang kosmetik.

Menurutnya, MT dituduh mengambil bedak dan parfum tanpa adanya bukti maupun saksi yang jelas. Dalam situasi tersebut, MT diminta untuk mengakui perbuatannya, namun ia tetap bersikeras tidak melakukan pencurian.

“MT diminta mengakui perbuatannya, tetapi ia bersikeras tidak melakukan pencurian. Karena tidak ada pengakuan, kemudian diminta untuk bersumpah,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa MT sebelumnya telah bersumpah dengan menyebut nama Allah, namun sumpah tersebut tidak dipercaya oleh pihak yang menuduh.

Situasi kemudian berkembang ketika salah satu pihak mengambil Al-Qur’an untuk dijadikan alat sumpah. Dalam kondisi tertekan, MT disebut akhirnya mengikuti permintaan tersebut.

“Dalam prosesnya, MT diduga dipaksa menginjak Al-Qur’an sebagai bentuk pembuktian. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, MT akhirnya mengikuti permintaan tersebut meski tanpa adanya bukti yang menguatkan tuduhan pencurian,” katanya.

Pihak keluarga juga menyebut bahwa nilai barang yang dipermasalahkan relatif kecil, yakni sekitar Rp250 ribu.

Mereka menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan tindakan yang terjadi merupakan bentuk tekanan psikologis terhadap MT.

“Kami menilai MT tidak bersalah karena semua dilakukan dalam keadaan terpaksa,” ucapnya.

Keluarga berharap agar MT segera mendapatkan perlindungan hukum serta penanganan yang adil. Mereka juga meminta agar pihak yang diduga melakukan pemaksaan dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kasus ini dinilai bukan sekadar persoalan tuduhan pencurian, tetapi juga menyangkut dugaan pemaksaan dalam praktik sumpah yang tidak sesuai dan berpotensi menimbulkan persoalan serius,” tuturnya.

Polisi Masih Dalami Kasus

Sementara itu, Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, menyampaikan bahwa pengamanan kedua perempuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa keduanya diamankan oleh jajaran Polsek Malingping dan Polsek Wanasalam sebelum dibawa ke Polres Lebak.

“Berkat bantuan masyarakat, dua terduga sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” tuturnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

“Kami meminta masyarakat bersabar dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian,” pungkasnya.

Universitas Islam Bogor Resmi Diluncurkan, Siapkan Fakultas Baru dan Program Beasiswa Jabodetabek

0

Bogordaily.net – Momentum penting dalam dunia pendidikan kembali hadir di Kabupaten Bogor dengan diluncurkannya Universitas Islam Bogor (UIB Bogor).

Peresmian kampus ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis nilai keislaman sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Peluncuran UIB Bogor dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, hingga perwakilan legislatif, yang turut memberikan dukungan dan harapan besar terhadap perkembangan kampus tersebut ke depan.

Rektor Tekankan Dukungan Semua Pihak

Rektor Universitas Islam Bogor, Syamsul Rizal, dalam sambutannya menegaskan bahwa berdirinya kampus ini tidak lepas dari peran serta berbagai elemen masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa doa dan dukungan dari tokoh agama, masyarakat, serta civitas akademika menjadi faktor utama dalam mewujudkan berdirinya UIB Bogor.

Tak hanya itu, pihak kampus juga telah menyiapkan langkah pengembangan ke depan, salah satunya dengan menghadirkan empat fakultas baru guna memperluas pilihan pendidikan bagi mahasiswa.

Selain pengembangan akademik, UIB Bogor juga berkomitmen membuka akses pendidikan melalui program beasiswa.

Program ini tidak hanya ditujukan bagi warga Bogor, tetapi juga terbuka bagi calon mahasiswa dari seluruh wilayah Jabodetabek yang ingin melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.

Yayasan Dorong Inovasi dan Target Rumah Sakit Kampus

Ketua yayasan pendidikan UIB Bogor, Saiful Falah, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan kampus.

Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk jajaran rektor dan pengurus kampus, menjadi kunci dalam membangun institusi pendidikan yang berkualitas.

Salah satu target besar yang tengah direncanakan adalah pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai bagian dari pengembangan kampus.

“Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kami untuk mencapai cita-cita kamu yaitu RS. Universitas Islam Bogor (UIB Bogor),” ujar Saiful Falah.

Selain itu, ia juga menegaskan dukungannya terhadap program “Satu Mahasiswa Satu Desa” yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi mahasiswa di masyarakat.

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dalam pengelolaan kampus.

Pemkab Bogor Apresiasi dan Dorong Minat Kuliah

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas berdirinya UIB Bogor.

Menurutnya, pembangunan lembaga pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan daerah.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Barat, untuk mendorong anak-anak mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Jika hanya mewariskan yang lain nya itu akan habis akan tetapi jika mewariskan ilmu apalagi di universitas Islam Bogor itu tentu menjadi investasi yang luar biasa,” ujar Wakil Bupati Bogor.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat atas peluncuran kampus tersebut.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat dan sukses untuk universitas Islam Bogor (UIB),” lanjutnya.

Anggota DPR RI Komisi IX, Ahmad Rukhiat, turut menyampaikan harapannya terhadap pengembangan UIB Bogor, khususnya di bidang kesehatan.

“Nanti di Universitas Islam Bogor hadir Fakultas Kedokteran dengan harapan layanan kesehatan di wilayah Bogor Barat dapat dilayani dengan sebaik-baiknya, dan juga saya menyuarakan pemekaran Bogor Barat ini suatu hal yang sangat kaya karena penduduk Kabupaten Bogor diangkat dari dunia pendidikan dan sangat penting untuk mendekatkan pelayanan untuk menjadi percepatan pembangunan dan tentunya juga untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga di Bogor Barat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Wihara, menyampaikan bahwa kehadiran UIB Bogor diharapkan menjadi lembaga pendidikan yang inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Ia menilai bahwa kampus ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Bogor, tetapi juga dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa dari berbagai daerah, seperti Papua, Kalimantan, dan wilayah lainnya.

Peluncuran Universitas Islam Bogor menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.