Home Blog Page 198

Wamenkop Dorong Koperasi Saling Bekerja Sama Membentuk Jaringan Ekosistem

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong koperasi saling bermitra dan bekerja sama. Kerja sama ini akan mendorong peran koperasi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Koperasi bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan koperasi lain. Koperasi adalah jaringan ekosistem,” kata Wamenkop Farida Farichah saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2025 Koperasi Astra, Jumat 10 Mei 202 di Jakarta.

Wamen mengatakan saat ini ada 131 ribu koperasi yang sudah berjalan dan ditambah 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ini adalah jumlah yang sangat besar untuk meningkatkan peran koperasi bagii kesejehateraan masyarakat.

Dia menegaskan pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto nyata memberikan keberpihakan untuk mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Karena itu Wamen juga mendorong Koperasi Astra juga dapat menjalin kerja sama dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam sambutannya Wamen mengapresiasi kinerja Koperasi Astra yang menunjukkan pertumbuhan positif tahun 2025. Ia menegaskan pertumbuhan kinerja koperasi menunjukkan adanya kepercayaan anggota kepada pengurus.

“Koperasi Astra sudah 36 tahun, dan terus bertahan sampai sekarang karena ada rasa kepemilikan anggota untuk membangun koperasi,” kata Wamenkop.

Wamenkop mengatakan RAT bukan sekadar bagi-bagi Sistem Hasil Usaha (SHU) namun merupakan forum tertinggi koperasi.

Dalam RAT, setiap anggota dapat memberikan hak suaranya untuk merencanakan pengembangan koperasi ke depan.

“Koperasi Astra yang anggotanya 62 ribu orang, inilah forum semua anggota. Inilah bedanya koperasi dengan badan usaha lain. Semua anggota memiliki hak suara yang sama, meski hanya anggota yang simpanannya kecil,” kata Wamenkop.

Ketua Pengawas Koperasi Astra Endro Wahono mengatakan Koperasi Astra sudah membuktikan ketangguhan sejak berdiri tahun 1990.

Pertumbuhan Koperasi Astra sangat membanggakan dan berharap kinerja tahun 2026 semakin baik meski banyak tantangan.

Endro mengatakan Koperasi Astra menjalankan berbagai inovasi untuk memudahkan layanan anggota dan melakukan penguatan kolaborasi untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang.

“Dengan integritas dan terus memperkuat tata kelola, koperasi Astra akan terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” kata Endro.

Laporan keuangan Koperasi Astra dan enstitas anak tahun 2025 menunjukkan kinerja yang positif.

Pendapatan usaha tahun 2025 mencapai Rp510,43 miliar meningkat 12,41% dari tahun 2024. Adapun Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 sebesar Rp82,10 miliar meningkat 9,33% dibanding tahun 2024 yang besarnya Rp75,09 miliar.

Aset Koperasi Astra dan entitas anak tahun 2025 tercatat Rp1,71 triliun, naik 5,77% dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp1,62 triliun.***

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor Hari Ini, Sabtu 11 April 2026

Bogordaily.net – Jadwal dan lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor dari Sat Lantas Polres Bogor,  Sabtu 11 April 2026

Untuk lokasi pelayanan perpanjangan SIM hari ini sendiri yakni, berada di Yamaha Mekar Cibinong.

Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi syarat wajib berkendara. SIM ditujukan bagi para pengendara jika berada di jalan raya baik pengendara roda dua maupun empat.

Segera lakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) apabila masa berlakunya sudah akan habis dalam waktu dekat ini.

Melalui pelayanan SIM Keliling, Anda tidak perlu datang ke SATPAS atau Polres terdekat untuk melakukan proses perpanjangan SIM.

Berdasarkan ketentuan hukum, SIM memiliki masa berlaku selama lima tahun. Pelayanan ini sendiri adalah salah satu kegiatan yang dilakukan Polres Bogor untuk memudahkan masyarakat.

Perlu diingat, pelayanan SIM di Kabupaten Bogor ini hanya untuk melayani perpanjangan SIM A dan SIM C. Pelayanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM.

Apabila melewatkan satu hari untuk memperpanjang SIM, maka Anda tidak dapat melakukannya melalui pelayanan SIM keliling. Melalui pelayanan SIM keliling Anda tidak perlu datang ke Polres terdekat untuk melakukan perpanjangan SIM.

SIM keliling merupakan layanan perpanjangan masa berlaku yang digelar pihak kepolisian untuk masyarakat dengan menggunakan mobil khusus yang berada di lokasi khusus.

Kemudian, jadwal SIM keliling di Kabupaten Bogor fokus melakukan pelayanan selama lima hari berturut-turut. Mulai dari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Selain itu, untuk jam operasional dimulai dari pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WIB.

Jadi, bagi warga Kabupaten Bogor yang ingin melakukan perpanjangan SIM dengan mudah, bisa mengunjungi layanan SIM Keliling (Simling) yang telah tersedia.

Biaya Perpanjangan SIM

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. Biatanya Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A. Lalu Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi. Ketentuan tersebut diatur sesuai Pasal 281.

Syarat dan Ketentuan

Adapun syarat dan ketentuan yang harus dibawa saat melakukan perpanjangan SIM keliling di Kabupaten Bogor:

  • Khusus Perpanjangan SIM A dan SIM C
  • Membawa KTP asli dan fotocopy
  • Membawa SIM asli yang masih berlaku
  • Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani

Apabila masa berlaku SIM habis maka akan, diberlakukan penerbitan SIM Baru. Anda bisa langsung merapat ke lokasi SIM Keliling yang tertera.

Disamping itu, pelayanan SIM Keliling ini sewaktu-waktu dapat berubah lokasi dan jam pelayanannya.

(Albin)

Pansus DPRD Kota Bogor Rampungkan Perubahan OPD, Dorong Reformasi Kelembagaan dan Percepatan Layanan Publik

0

Bogordaily.net – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor resmi merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Pansus, Wishnu Ardiansyah, menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari reformasi kelembagaan Pemerintah Kota Bogor dengan pendekatan “ramping struktur, kaya fungsi” guna meningkatkan efektivitas birokrasi dan kualitas pelayanan publik.

“Pansus memastikan bahwa perubahan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wishnu Ardiansyah pada Jum’at 10 April 2026.

Salah satu poin penting dalam perubahan tersebut adalah penyesuaian kedudukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang tidak lagi menjadi perangkat daerah tersendiri, melainkan sebagai unit organisasi khusus (UOBK) di bawah Dinas Kesehatan.

Kebijakan ini diyakini akan meningkatkan integrasi layanan kesehatan serta mempercepat pengambilan keputusan dalam pelayanan medis.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Bogor juga melakukan restrukturisasi RSUD melalui penyederhanaan organisasi, pengurangan jabatan struktural, serta penguatan fungsi pelayanan dan manajemen rumah sakit.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi anggaran, memperjelas koordinasi, serta menghadirkan layanan kesehatan yang lebih profesional dan responsif.

Selain sektor kesehatan, penguatan kelembagaan juga dilakukan melalui integrasi beberapa urusan pemerintahan yang memiliki keterkaitan erat, yaitu peningkatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menjadi tipe A.

Penguatan ini dinilai sangat strategis mengingat kompleksitas isu perempuan, anak, serta kependudukan yang semakin meningkat.

Dengan status tipe A, DP3AP2KB diharapkan memiliki kapasitas kelembagaan yang lebih kuat, baik dari sisi struktur organisasi, sumber daya manusia, maupun dukungan anggaran.

Hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas perlindungan perempuan dan anak, percepatan penanganan kasus kekerasan, serta penguatan program keluarga berencana dan pengendalian penduduk.

Selain itu, peningkatan ini juga memungkinkan penguatan fungsi pencegahan dan edukasi di tingkat masyarakat, sehingga upaya perlindungan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan.

Perubahan signifikan juga terjadi pada sektor infrastruktur, dimana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ditingkatkan menjadi tipe A serta berubah nomenklatur menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Penguatan ini mencerminkan besarnya peran strategis pembangunan infrastruktur dan penataan ruang dalam mendukung pertumbuhan Kota Bogor.

Dengan peningkatan tipologi tersebut, Dinas PUTR diharapkan mampu lebih optimal dalam menangani pembangunan jalan, drainase, bangunan publik, serta pengendalian tata ruang secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Sementara itu, Dinas Perumahan dan Permukiman juga mengalami peningkatan menjadi tipe A dan berubah nomenklatur menjadi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).

Perubahan ini disertai dengan penambahan urusan pertanahan yang selama ini menjadi isu krusial di tengah masyarakat.

Dengan kewenangan baru tersebut, DPKPP akan menangani berbagai aspek strategis, mulai dari pengadaan tanah untuk kepentingan umum, penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan, hingga pengelolaan kawasan permukiman dan infrastruktur lingkungan.

Pansus menekankan bahwa dengan penguatan kelembagaan tersebut, akselerasi pelayanan kepada masyarakat menjadi keharusan, khususnya dalam merespons pengaduan, mempercepat proses administrasi, serta memberikan kepastian layanan yang lebih cepat dan transparan.

“Dengan struktur yang lebih kuat dan fungsi yang lebih jelas, kami mendorong agar ke depan pelayanan publik benar-benar lebih cepat, terintegrasi, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Wishnu.

Secara keseluruhan, perubahan OPD ini diharapkan memberikan dampak positif berupa peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, penguatan koordinasi antar perangkat daerah, serta optimalisasi penggunaan anggaran.

Seluruh hasil pembahasan Pansus telah diselaraskan dengan hasil fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan akan segera disampaikan kepada Badan Musyawarah DPRD Kota Bogor sebagai tahapan sebelum penetapan dalam rapat paripurna.

Dengan rampungnya pembahasan ini, DPRD Kota Bogor berharap perubahan OPD dapat segera diimplementasikan dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Muhammad Irfan Ramadan)

DPRD Kota Bogor Serahkan Pokir untuk RKPD 2027

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sekaligus Kick Off Bogor Innovation Award (BIA) 2026 di ICC Botani Square.

​Dalam kesempatan tersebut, DPRD Kota Bogor menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) sebagai sarana penting untuk memastikan pembangunan tahun 2027 tepat sasaran.

​Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengungkapkan bahwa DPRD telah menyerap ribuan aspirasi masyarakat dari berbagai wilayah melalui hasil reses dan serap aspirasi lainnya.

Tercatat, ada ribuan asprasi yang kini telah diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

​”Pokir ini kan salah satu instrumen penyusunan RKPD. Dalam hal ini, DPRD sudah menyampaikan pokok-pokok pikiran kepada Pemerintah Kota dan sudah kita sampaikan,” ujar Adityawarman.

Ia menjelaskan bahwa Pokir merupakan langkah yang penting agar program pembangunan yang direncanakan pemerintah selaras dengan kebutuhan rill di tingkat akar rumput.

”Tentu kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dalam penganggarannya, serta melakukan crossing untuk prioritas-prioritas pembangunan di Kota Bogor. Dan Pokir tahun lalu dan sekarang tidak berbeda jauh ya, hampir sama,” tambahnya.

Selain fokus pada perencanaan anggaran, Ketua DPRD juga memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperinda) Kota Bogor yang memulai Kick Off Bogor Innovation Award (BIA) 2026.

Menurutnya, inovasi bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan harus menjadi jiwa dalam setiap pengambilan kebijakan publik.

Ia berharap melalui semangat inovasi ini, kualitas pelayanan kepada masyarakat Bogor dapat terus meningkat dan menjadi lebih efektif.

​DPRD Kota Bogor berharap Pemkot Bogor dapat mengakomodasi usulan-usulan strategis yang tertuang dalam Pokir tersebut, sehingga RKPD 2027 benar-benar mencerminkan harapan dan kebutuhan warga Kota Hujan.(Muhammad Irfan Ramadan)

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Sabtu 11 April 2026

0

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Sabtu 11 April 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Sabtu 11 April 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Mall Jambu Dua dan Mall BTM mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Proyek Renovasi Pasar Merdeka Kota Bogor Capai 65 Persen

0

Bogordaily.net – Proyek renovasi Pasar Merdeka yang dikelola Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus dikebut. Progres pembangunan pasar yang dibangun oleh investor PT FAM saat ini telah mencapai 65 persen.

Manager Divisi Teknik Pembangunan dan Pemeliharaan Perumda PPJ Kota Bogor, Ruly Indrawan, menjelaskan capaian progres tersebut tercatat sebelum periode Lebaran.

Ia memprediksi angka progres saat ini kemungkinan besar telah bertambah seiring penambahan pengerjaan.

“Terakhir sebelum libur Lebaran kami diundang rapat progres sekitar 65 persen. Tapi sekarang mungkin lebih karena sudah penambahan pekerjaan,” ujarnya

Ruly mengatakan bahwa seluruh tahapan renovasi sejauh ini berjalan sesuai dengan timeline yang telah direncanakan.

Pengerjaan pasar ini merupakan proyek renovasi struktur bangunan, bukan pembongkaran total.

Rencananya, Pasar Merdeka akan memiliki total empat lantai dengan rooftop atau area atap.

Adapun area yang sebelumnya merupakan basement kini diubah fungsinya menjadi lantai dasar yang diperuntukkan untuk pedagang basah.

Sementara lantai satu difungsikan khusus untuk area kios-kios pedagang onderdil kendaraan. Sedangkan lantai dua mengusung konsep area hobi dan gaya hidup.

Ia menambahkan, untuk bagian atap bangunan akan dimanfaatkan sebagai kantor pengelola dan area kuliner atau food court.

Salah satu keunggulan area ini adalah suguhan pemandangan langsung ke arah Gunung Salak dan Gunung Gede bagi para pengunjung.

Selain Pasar Merdeka, pihak Perumda PPJ juga terus memantau progres penataan pasar lainnya di Kota Bogor.

Berdasarkan data terbaru, progres pembongkaran Pasar Bogor telah menyentuh 85 persen dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada bulan Juli mendatang.

Sementara itu, untuk area Plaza Bogor, progres pembongkaran saat ini berada 35 persen.

Pihaknya mencatat bahwa sisi selatan bangunan telah berhasil dirubuhkan, namun pengerjaan di sisi utara masih terus berlangsung karena adanya struktur bangunan di area tersebut.(Muhammad Irfan Ramadan)

Hari Kanker Tulang Sedunia, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Peduli Kesehatan Tulang

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Tulang Sedunia 11 April 2026, yuk lebih peduli dengan kesehatan tulang kita

Kanker tulang memang tergolong jarang, tapi bisa menyerang siapa saja. Gejala awal seperti nyeri berkepanjangan, bengkak, atau nyeri di malam hari sering diabaikan, Ingat, deteksi dini bisa menyelamatkan hidup!

Poliklinik Orthopedi RSUD Bakti Pajajaran siap membantu Anda dengan, konsultasi dokter spesialis orthopedi, Pemeriksaan nyeri tulang & sendi dan Deteksi dini kelainan tulang

Sementara itu, informasi & pendaftaran:

0811 1938 694 (Klinik Eksekutif Azalea)

0811 1191 987 (Poliklinik Reguler). Jangan tunggu parah, cek kesehatan tulang Anda sekarang.

Sementara itu, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

Direktur RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, dr Yukie Meistisia Ananda Putri Satoto berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Bakti Pajajaran Cibinong terus berupaya memaksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Salah satunya melalui program “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine dan home care yang dimiliki oleh RSUD Bakti Pajajaran juga dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.

Serta mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dokter Yukie menyebut layanan CAGEUR sudah berbasis aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat di www.cageur.rsudcibinong.com .

Di dalamnya terdapat layanan tele konsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan layanan pre Hospital, Hospital Without Wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.

 

Albin

 

 

Selangkah Lagi, Kalimantan Timur Punya Setem Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

0

Bogordailt.net – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), mempercepat pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kalimantan Timur.

Proyek tersebut dibagi ke dalam dua kawasan aglomerasi, yakni Balikpapan Raya dan Samarinda Raya. Percepatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Gubernur Kalimantan Timur dengan para bupati dan wali kota di wilayah tersebut, yang berlangsung di Kantor KLH, Jakarta, Jumat 10 April 2026.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa pemerintah akan segera melaporkan hasil kerja sama tersebut kepada Menteri Koordinator terkait untuk diproses lebih lanjut sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.

“Proses pengadaan barang dan jasa (PBJ), pembangunan, hingga operasional akan berada di bawah koordinasi yang telah ditetapkan dalam peraturan tersebut,” ujar Hanif.

Ia menegaskan, Presiden menargetkan penyelesaian persoalan sampah secara nasional dalam waktu tiga tahun. Meski demikian, Hanif mengakui target tersebut merupakan tekanan besar, mengingat banyak negara membutuhkan waktu hingga 10–15 tahun untuk menyelesaikan masalah serupa.

“Secara fisik mungkin bisa selesai dalam hitungan tahun, tetapi persoalan budaya membutuhkan waktu lebih panjang,” katanya.

Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya menghentikan praktik open dumping pada 2026 serta mendorong pemilahan sampah dari hulu.

Menurut Hanif, penutupan open dumping akan meningkatkan capaian pengelolaan sampah hingga 57 persen. Sementara itu, sisa persoalan akan ditangani melalui penutupan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang selama ini menyumbang sekitar 30 persen permasalahan.

“Kami memberi batas waktu hingga Juli 2026 bagi seluruh kepala daerah untuk menghentikan praktik open dumping. Setelah itu, akan ada sanksi pidana bagi yang tidak mematuhi,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga mewajibkan seluruh daerah untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya guna meningkatkan efisiensi biaya dan membuka potensi nilai ekonomi dari sampah.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam menyelesaikan persoalan sampah di daerahnya.

Ia menjelaskan, aglomerasi Balikpapan Raya akan mencakup wilayah Balikpapan, Muara Jawa, Samboja, Samboja Barat, serta kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sedangkan aglomerasi Samarinda Raya meliputi Samarinda, Kutai Kartanegara, Marangkayu, Muara Badak, dan Anggana.

“Kami ingin menjadikan sampah bukan lagi sebagai masalah, tetapi sebagai solusi melalui pemanfaatan menjadi energi,” ujar Rudy.

Terkait pengelolaan sampah di IKN, pemerintah menekankan pentingnya efisiensi dengan memusatkan fasilitas waste-to-energy di lokasi terdekat, yakni Balikpapan. IKN juga diharapkan menjadi percontohan nasional dalam penerapan pemilahan sampah dari hulu.

“Kapasitas pengolahan PSEL di Balikpapan diperkirakan di bawah 1.000 ton per hari. Skema ini berlaku untuk kota-kota dengan timbulan sampah antara 500 hingga 1.000 ton per hari, termasuk Balikpapan dan Samarinda,” pungkasnya.***

Pasien Sekarat, RS Hermina Diduga Abaikan Keselamatan Korban

0

Bogordaily.net -Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan akibat bertabrakan denan sebuah Truk Box di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, pada Senin, 6 April 2026. Kondisinya cukup parah. Ironisnya pihak Rumah Sakit Hermina, tidadk cepat tanggap mengambil Tindakan medis bagi sang korban. sampai akhirnya adu mulit yang dipicu dugaan pembiaran pasien karena berkutat masalah admistrasi.

Setelah adu mulut antara pihak keluarga korban dengan pihak rumah sakit, pihak korban akirnya memposting kejadian tersebut ke mediasosial. dalam sejurus pasien korban tabrakan langsung segera ditangani, tanpa tending aling-aling.

“Harus viral dulu badu ditangani,” ujar salah seorang keluarga korban, kepada bogordaily Kamis 9 April 2026, memastikan jika pihak rumah sakit menangani pasien dengan baik.

Peristiwa terjadi pasca korban tengah mengendarai sepeda motor dan menabrak sebuah mobil yang sedang berhenti di badan jalan.

Akibatnya, korban mengalami luka pada baian mulut dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak RS Hermina.

Pegawai rumah sakit lebih mengurusi administrasi dibanding nyawa manusia.

Karena RS Hermina mensyaratkan adanya surat dari kepolisian untuk proses lanjutan kepada korban menerima perawatan medis.

Sementara itu, keluarga korban sebelumnya telah menyepakati penyelesaian secara damai dengan nominal sebesar Rp15 juta.

Kesepakatan tersebut diambil dengan pertimbangan untuk kebutuhan awal pengobatan.

Namun, berdasarkan estimasi, biaya operasi yang dibutuhkan korban diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Berdasarkan foto yang diterima bogordaily, kondisi korban terlihat mendapatkan perban pada bagian wajah hingga leher.

Kemudian tangan korban mendapatkan infusan sebagai awal penanganan.

Sementara itu kondisi kendaraan motor korban mengalami kerusakan pada bagian depan.

Motor jenis matic berwarna merah tersebut terlihat nampak tidak berbentuk bagian depan akibat mengalami tabrakan dengan kendaraan lain.

Sampai berita ini diterbitkan, Bogordaily masih berusaha menghubungi pihak RS Hermina untuk mengkonfirmasi perihal tersebut.***

Irfan Ramadhan

Hadirkan Konsep Sanctuary Modern, Nawana by Alana Sentul City Resmi Dibuka

0

Bogordaily.net – Archipelago International, grup manajemen hotel swasta terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, secara resmi membuka Nawana by Alana di Sentul City, Kabupaten Bogor, pada Jum’at 10 April 2026.

Adapun, Hotel bintang 4 ini menggantikan Hotel Neo+ Green Savana dan menjadi properti yang mengusung konsep sanctuary modern yang mengutamakan ketenangan, eksklusivitas, dan harmoni.

Dengan 142 kamar, Grand Ballroom berkapasitas 800 tamu, serta restoran premium Tanna Restaurant, Nawana by Alana hadir sebagai destinasi akomodasi dan MICE unggulan di kawasan Bogor dan sekitarnya.Transformasi Strategis: Dari Neo+ Green Savana Menjadi Nawana by Alana.

Dalam pembukaan resmi pada 10 April 2026 ditandai dengan pertunjukan seni tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya lokal Jawa Barat, serta prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya era baru.

CEO Archipelago International John Flood menyampaikan bahwa, transformasi ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan peningkatan kelas (rebranding) yang komprehensif, mencakup renovasi desain interior, penambahan tipe kamar premium, perluasan fasilitas MICE, dan pembangunan infrastruktur pendukung.

“Saat ini, kemewahan tidak lagi identik dengan sesuatu yang berlebihan, tetapi tentang pengalaman untuk beristirahat dan melepaskan diri. Nawana by Alana hadir sebagai pilihan hotel bintang 4 di Sentul City bagi para tamu yang tidak mengutamakan kuantitas, melainkan kualitas pengalaman yang lebih baik, mulai dari privasi, ketenangan, hingga pengalaman menginap yang lebih bermakna,” kata John Flood.

“Dengan mengutamakan hal-hal yang benar-benar penting, Nawana by Alana di bawah naungan Archipelago International diharapkan dapat menjadi standar baru dalam industri perhotelan di Sentul City, menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman, relevan, dan berkesan bagi setiap tamu.” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, President Director PT Gunung Geulis Elok Abadi Jeyson Pribadi menegaskan bahwa, transformasi ini tidak hanya berfokus pada pembaruan fisik, tetapi juga pada penciptaan nilai jangka panjang bagi
kawasan.

“Tahap transformasi Nawana by Alana bukan hanya tentang menghadirkan properti baru, tetapi tentang menciptakan destinasi yang memiliki nilai jangka panjang bagi kawasan Sentul City,” ujar Jeyson.

Dirinya percaya bahwa konsep sanctuary yang telah diusung akan memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi setiap tamu.

“Serta menghadirkan sebuah tempat untuk beristirahat, terhubung kembali dengan alam, dan menikmati kualitas layanan yang semakin premium,” sambungnya.

Sementara itu, kedepan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan Nawana by Alana sebagai ikon hospitality baru di Kabupaten Bogor yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Sebagai informasi, fasilitas Unggulan Nawana by Alana Sentul City Nawana by Alana dirancang untuk memenuhi kebutuhan tamu leisure dan korporat dengan fasilitas komprehensif:

Diantaranya, 142 Kamar Termasuk Junior Suite: desain elegan dengan sentuhan alam Sentul yang menenangkan, dilengkapi fasilitas modern berstandar bintang 4.

Kemudian, Grand Ballroom (kapasitas 800 tamu): venue MICE premium yang akan segera hadir ini dirancang untuk mengakomodasi pernikahan berskala besar, konferensi nasional.

Serta berbagai acara korporat bergengsi, sekaligus memperkuat posisi Nawana by Alana sebagai salah satu wedding venue dan MICE terbesar di Bogor.

Selain itu, ada Modern Meeting Room: ruang pertemuan fleksibel yang dilengkapi teknologi presentasi terkini, ideal untuk rapat perusahaan, pelatihan, dan workshop.***

Albin