Home Blog Page 236

Sekolah Daring Batal, Skema Hybrid Belum Jadi Prioritas Saat Ini

0

Bogordaily.net – Sekolah daring batal menjadi sinyal kuat arah kebijakan pemerintah di sektor pendidikan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar harus tetap berlangsung optimal melalui skema tatap muka.

Pernyataan itu merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 13 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, pemerintah menekankan bahwa tekanan krisis global justru harus dimanfaatkan sebagai momentum percepatan transformasi nasional, termasuk di sektor pendidikan.

Pratikno menjelaskan, pemerintah menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), di samping agenda strategis seperti swasembada pangan dan energi.

Dalam konteks ini, sekolah daring batal dipilih sebagai langkah untuk mencegah penurunan kualitas pembelajaran atau learning loss.

“Proses pembelajaran harus semakin optimal dan tidak boleh terganggu. Oleh karena itu, diutamakan tetap berjalan secara luring atau tatap muka,” ujar Pratikno dalam keterangannya.

Ia mengakui bahwa opsi pembelajaran hybrid—kombinasi daring dan luring—sempat dibahas lintas kementerian.

Namun, hasil koordinasi menunjukkan bahwa metode tersebut belum menjadi kebutuhan mendesak saat ini.

Pemerintah menilai interaksi langsung di kelas masih menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pendidikan.

Lebih lanjut, Pratikno menegaskan bahwa prioritas pemerintah terhadap pendidikan sangat tinggi, tercermin dari berbagai program seperti revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, hingga Sekolah Unggul Garuda. Karena itu, kebijakan sekolah daring batal dinilai sejalan dengan upaya percepatan peningkatan mutu pendidikan nasional.

Di sisi lain, transformasi tetap dilakukan dalam sektor pemerintahan. Digitalisasi melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), efisiensi birokrasi, hingga penerapan flexible working arrangement (FWA) terus didorong untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

“Pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan kualitas SDM harus diperkuat dengan cara yang lebih efisien dan cerdas,” kata Pratikno.

Dengan kebijakan ini, pemerintah menegaskan bahwa meski dunia menghadapi tekanan global, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama—dan sekolah daring batal menjadi bagian dari strategi menjaga kualitas generasi masa depan.***

Pep Guardiola dan 40 Trofi: Dari Era Emas Barcelona hingga Dinasti Manchester City

Bogordaily.net – Pep Guardiola. Nama itu seperti tidak pernah selesai dibicarakan. Ia bukan sekadar pelatih. Ia adalah bab tersendiri dalam sejarah sepak bola modern.

Di tengah situasi Manchester City yang belakangan tidak sepenuhnya mulus—baik dari sisi performa maupun dinamika manajemen—pelatih asal Spanyol itu tetap berdiri tegak. Reputasinya sudah telanjur kokoh. Sulit digoyahkan.

Pep Guardiola adalah tentang jejak. Tentang kemenangan. Tentang cara mengubah permainan menjadi karya seni.

Semua bermula di FC Barcelona. Ia datang bukan dengan nama besar sebagai pelatih. Tapi ia membawa filosofi. Ia membangun generasi emas: Lionel Messi, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, hingga Sergio Busquets.

Hasilnya luar biasa. Dalam periode 2008–2011, Barcelona menjelma menjadi tim nyaris tanpa cela. Enam trofi dalam satu musim—sextuple—menjadi penanda. Sesuatu yang sampai hari ini masih sulit ditiru siapa pun.

Tiga gelar La Liga. Dua UEFA Champions League. Deretan trofi domestik dan internasional lain melengkapi. Barcelona saat itu bukan hanya menang. Mereka mendikte cara sepak bola dimainkan.

Lalu ia pergi. Tidak lama. Tapi cukup untuk membuat penasaran.

Jerman menjadi tujuan berikutnya. Di FC Bayern Munich, Guardiola melanjutkan eksperimen. Hasilnya tetap sama: gelar demi gelar. Tiga Bundesliga beruntun. Trofi piala domestik. Bahkan hingga panggung dunia.

Namun, cerita terbesar belum selesai.

Inggris menjadi panggung berikutnya. Bersama Manchester City, ia tidak hanya membangun tim kuat. Ia membangun dinasti. Permainan cepat, penguasaan bola ekstrem, dan fleksibilitas taktik menjadi ciri khas.

Enam gelar Premier League. UEFA Champions League akhirnya juga diraih pada 2022/23. Total 19 trofi ia persembahkan untuk klub ini.

Dan di titik ini, angka itu menjadi penting: 40 gelar sepanjang karier kepelatihannya.

Pep Guardiola tidak hanya menang. Ia mengubah standar. Ia membuat sepak bola terasa berbeda—lebih cerdas, lebih rapi, lebih indah.

Kini, bahkan saat timnya tidak selalu tampil meyakinkan, warisannya tetap berdiri. Sepak bola modern, dalam banyak hal, adalah cerminan dari ide-idenya.***

Ratusan PKL Direlokasi ke Pasar Jambu Dua Dimulai Hari Ini

0

Bogordaily.net – Ada yang berubah di jantung Kota Hujan. Bukan sekadar lalu lintas, tapi wajah pasar yang selama ini riuh oleh pedagang kaki lima.

Pemerintah Kota Bogor memastikan relokasi PKL dari kawasan Pasar Bogor menuju Pasar Jambu Dua akan segera dieksekusi. Bukan lagi wacana. Ini soal komitmen.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan fase sosialisasi sudah lewat. Kini masuk tahap yang lebih tegas: pelaksanaan.

“Bukan sosialisasi lagi, tapi penetapan komitmen dari pedagang. Mereka akan pindah pasca Lebaran,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Nada bicaranya tidak lagi mengajak. Lebih pada memastikan. Karena kesepakatan, katanya, sudah lama dibangun bersama para pedagang.

Relokasi ini bukan sekadar memindahkan lapak. Ini bagian dari upaya menata pusat kota agar lebih tertib dan representatif. Kawasan yang selama ini padat, semrawut, ingin diubah wajahnya.

“Insya Allah besok (hari ini, red) kita lakukan langkah teknis di lapangan,” kata Dedie.

Di lapangan, peta sudah digambar. Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, menyebut penertiban akan menyasar sejumlah titik: Jalan Pedati, Lawang Seketeng, Jalan Roda, hingga Jalan Bata.

PKL dari titik-titik itu akan diarahkan ke Pasar Jambu Dua. Waktunya jelas: setelah Idulfitri. Sebuah kelonggaran yang sebelumnya sudah disepakati bersama.

“Persiapan teknis sudah matang. Koordinasi dan sosialisasi juga sudah dilakukan intensif,” ujarnya.

Data pun sudah di tangan. Pelaksana Tugas Kasatpol PP Kota Bogor, Pupung W. Purnama, merinci jumlah pedagang yang akan terdampak.

Di Jalan Pedati ada 119 pedagang. Lawang Seketeng dan Kampung Cincau 496 pedagang. Kawasan Suryakencana 83 pedagang. Sekitar Plaza dan Pasar Bogor 619 pedagang.

Angkanya besar. Lebih dari 600 pedagang akan bergeser.

Namun, yang menarik justru satu hal: resistensi tampak mereda.

Paguyuban Persatuan Pedagang Pasar Bogor disebut sudah memberi lampu hijau. Bahkan, mereka telah menandatangani surat pernyataan.

Isi komitmennya jelas: pindah pada H+2 Idulfitri.

Relokasi selalu sensitif. Menyentuh perut banyak orang. Tapi kali ini, pemerintah kota tampaknya ingin memastikan—perubahan tidak lagi ditunda.***

Kraken Rilis Album Kedua “KALIYUGA”, Potret Realitas Zaman dan Perlawanan

0

Bogordaily.net – Band metal asal Bogor, Kraken, resmi merilis album penuh kedua mereka yang berjudul Kaliyuga. Album ini menghadirkan narasi utuh tentang kebangkitan, kemarahan, hingga perlawanan terhadap berbagai bentuk penindasan di tengah realitas zaman yang semakin kompleks.

Album Kaliyuga dibuka dengan lagu “Awakening”, yang memperkenalkan karakter musik Kraken yang tegas, agresif, dan sarat distorsi. Dari titik ini, pendengar dibawa memasuki fase kesadaran yang kemudian berkembang menuju konflik batin dan realitas sosial yang semakin brutal melalui lagu “Fatamorgana”.

Judul “Kaliyuga” merefleksikan kondisi zaman yang ditandai oleh kemunduran etika dan moral. Sementara itu, “Kalam Menikam” menggambarkan semangat bertahan dan bangkit di tengah keterpurukan serta tekanan yang terus menghantam.

Kritik terhadap kekuasaan dan manipulasi disampaikan melalui “Manipocalypse” dan “Retorika Tirani”, yang menyoroti rusaknya moral penguasa, penggunaan kata-kata sebagai alat intimidasi, serta praktik manipulatif yang menindas. Intensitas album semakin meningkat lewat “Parade Genosida”, yang menggambarkan kekerasan sistematis, propaganda, dan dominasi kekuasaan.

Di sisi reflektif, “Labirin” menghadirkan tema pencarian makna dan usaha keluar dari lingkaran kesesatan, sementara “Paradigma” mengangkat isu kerakusan manusia dalam mengejar simpati dan kekuasaan. Album ini ditutup dengan “Belati Neraka”, sebuah klimaks gelap yang menegaskan luapan amarah, luka, serta konsekuensi dari dunia yang kehilangan nurani.

Melalui Kaliyuga, Kraken menegaskan album ini sebagai pernyataan sikap terhadap zaman, manusia, dan pentingnya kesadaran di tengah kekacauan.

Tentang Kraken
Kraken adalah band metal asal Bogor yang terbentuk pada 6 Juni 2016. Dengan formasi Borie (vokal), Arie dan Firdi (gitar), Hilman (bass), dan Fahmi (drum), Kraken mengusung musik keras dengan semangat solidaritas, energi, dan konsistensi.

Album debut mereka, Circle of Life (2019), menandai kiprah awal Kraken di skena musik ekstrem Indonesia. Dilanjutkan dengan album kedua, Kaliyuga (2026).***

CamilanQ Angkat Pastel Abon “Jadul” dari Surakarta Terus Berkembang Berkat Dukungan LinkUMKM BRI

0

Bogordaily.net – Berangkat dari camilan jadul yang dikemas menarik, CamilanQ tumbuh sebagai usaha kuliner di Surakarta sejak 2020 dengan Pastel Abon sebagai produk utama.

Pemasaran dijalankan melalui penjualan online dan offline, serta penguatan eksposur di pameran dan event, dengan jangkauan pasar lokal hingga antar kota.

Pastel Abon CamilanQ dikenal dengan karakter gurih dan renyah, sekaligus dijaga melalui konsistensi rasa khas dan penggunaan bahan baku berkualitas. Pendekatan tersebut menjadi dasar untuk mempertahankan permintaan pelanggan di tengah perubahan selera pasar dan
dinamika kanal penjualan.

Founder CamilanQ Sri Lestari Rahayu menyampaikan bahwa pengembangan usaha dilakukan secara bertahap dengan fokus pada kualitas produk, promosi, dan layanan pelanggan agar pertumbuhan berjalan lebih stabil.

Proses tersebut juga mendorong penguatan pemasaran melalui kanal digital seiring meningkatnya kebutuhan menjangkau pembeli yang lebih beragam.

“CamilanQ dimulai dari hobi membuat kue dan camilan di rumah. Ide awalnya dari membuat pastel abon untuk keluarga dan tetangga, lalu banyak yang suka dan minta dibuatkan lagi. Tahun 2020 mulai jalan, awalnya jualan online di media sosial. Proses membangun usaha dengan terus meningkatkan kualitas produk, promosi, dan melayani pelanggan dengan baik,” ujarnya.

Untuk memperkuat kemampuan digital, Sri menyampaikan bahwa LinkUMKM BRI dimanfaatkan untuk memperluas pasar melalui pelatihan digital marketing serta akses ke platform ecommerce, termasuk pemanfaatan fitur promo digital.

CamilanQ juga menggunakan QRIS BRI serta tabungan BRI untuk membantu pengelolaan keuangan usaha.

“Mengenal LinkUMKM BRI dari Rumah BUMN Solo, saya bergabung karena ingin meningkatkan kemampuan digital dan memperluas pasar. LinkUMKM membantu melalui pelatihan digital
marketing dan akses ke platform e-commerce, sementara fitur yang saya gunakan adalah promo digital. Setelahnya, omzet meningkat dan jangkauan pasar lebih luas,” ungkapnya.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, dari peningkatan kapasitas hingga penguatan akses pasar.

Platform ini menghadirkan 6 fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa LinkUMKM BRI dirancang untuk memperluas akses pembelajaran dan pendampingan agar UMKM dapat memperkuat kemampuan digital serta menata pengelolaan usaha secara lebih terarah.

“LinkUMKM membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari penguatan dasar hingga peningkatan kapasitas untuk berkembang. Kami mendorong UMKM memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan agar pengelolaan usaha berjalan lebih terarah dan adaptif. Melalui penguatan tersebut, BRI berkomitmen memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.***

Jadwal One Way dan Contraflow Puncak Arus Balik Lebaran 2026

0

Bogordaily.net — Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi mulai terjadi hari ini, Selasa (24/3/2026). Untuk mengurai kepadatan kendaraan, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way hingga contraflow di sejumlah ruas tol utama.

Kebijakan one way dan contraflow ini bersifat situasional, mengikuti diskresi kepolisian berdasarkan kondisi di lapangan. Masyarakat dapat memantau informasi terbaru terkait jadwal rekayasa lalu lintas melalui akun Instagram resmi NTMC Korlantas Polri.

Mengutip Divisi Humas Polri, puncak arus balik tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Tahap pertama berlangsung pada 23-24 Maret 2026, sementara tahap kedua diprediksi terjadi pada 28-29 Maret 2026.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi bersama stakeholder, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua tahap. Dengan pola tersebut, diharapkan kepadatan dapat terurai dan perjalanan tetap berjalan lancar,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan kendaraan, Polri resmi memberlakukan one way nasional mulai hari ini. Skema ini diterapkan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) arah Jakarta.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung membuka penerapan one way nasional tersebut melalui prosesi flag off di GT Kalikangkung, Semarang, pukul 14.25 WIB.

Ia mengungkapkan, hingga 24 Maret 2026, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalan tol tercatat mencapai sekitar 2,38 juta unit.

“Karena kita perkirakan puncak arus balik terjadi hari ini, maka sore ini kita laksanakan one way nasional,” kata Sigit.

Selain rekayasa lalu lintas, kepolisian juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk pengoperasian tol fungsional guna memperlancar arus kendaraan menuju Jakarta.***

Mulai Disusun, Pemkot Bogor Siapkan WFH 1 Hari/Minggu

0

Bogordaily.net – Pembelajaran dari energi mahal itu mulai terasa. Bukan di Timur Tengah. Tapi di meja rapat Balai Kota Bogor.

Selasa siang itu, udara di Kota Bogor terasa biasa saja. Namun yang dibahas di dalamnya tidak biasa. Pemerintah Kota Bogor mulai menggodok satu skema: bekerja dari rumah, satu hari dalam sepekan.

Itu bukan sekadar gaya hidup baru. Itu strategi bertahan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut rapat dimulai pukul 13.00 WIB. Agenda utamanya jelas: menindaklanjuti arahan pemerintah pusat.

Arahannya sederhana, tapi dampaknya luas: tekan konsumsi BBM.

Ada benang merah yang ditarik jauh. Sangat jauh. Sampai ke Timur Tengah. Geopolitik di sana, kata Dedie, ikut menentukan pasokan energi ke Indonesia. Dan ujungnya: ke aktivitas harian warga Bogor.

“Pelan-pelan akan kami sampaikan ke masyarakat,” ujar Dedie.

Tidak frontal. Tidak mendadak. Persuasif. Itu kata kuncinya.

Pemerintah kota tidak ingin kebijakan ini terasa seperti paksaan. Tapi sebagai kesadaran bersama. Bahwa energi tidak lagi bisa dianggap murah dan selalu tersedia.

Skemanya masih digodok. Belum final. Tapi bayangannya sudah terlihat.

Sekolah. Kantor pemerintahan. Bahkan sektor swasta. Semua akan ikut.

Satu hari bekerja dari rumah. Enam hari lainnya tetap seperti biasa.

Tapi satu hari itu bisa berarti banyak. Mengurangi perjalanan. Menghemat BBM. Menekan emisi.

Dan mungkin—mengubah cara kerja kita selamanya.

Dedie tidak ingin terburu-buru. Ia menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Kota hanya akan mengikuti ritme yang sudah ditentukan.

Namun satu hal sudah pasti: perubahan akan datang. Kemungkinan besar setelah 1 April 2026.

Dan warga Bogor, suka atau tidak, akan menjadi bagian dari eksperimen besar itu.***

Danramil Nanggung Monitoring Akses Jalan Nirmala Jelang Lonjakan Libur Lebaran.

0

Bogordaily.net – Danramil 2117/Nanggung, Kapten CBA Syahril, turun langsung melakukan monitoring wilayah di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini difokuskan pada pengecekan akses Jalan Nirmala guna memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.

Sebagai informasi, akses jalan Nirmala tersebut mulai tersentuh pembangunannya pada masa kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Monitoring dilakukan bersama unsur Polsek Nanggung, Satpol PP Kecamatan, Sekretaris Desa Malasari, serta Ketua BPD Desa Malasari. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan Koramil 2117/Nanggung, Kodim 0621/Kabupaten Bogor dalam menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.

Kapten CBA Syahril menjelaskan, monitoring dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran akses jalan yang digunakan masyarakat dengan intensitas tinggi selama masa libur lebaran 2026.

“Monitoring Wilayah ini kami lakukan untuk memastikan kondisi akses jalan tetap aman dilalui masyarakat, terutama saat mobilitas meningkat di masa libur Lebaran. Kami ingin memastikan tidak ada potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Jalan Nirmala memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah, termasuk akses menuju kawasan wisata di Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Seperti diketahui, Jalan Nirmala di Desa Malasari sebelumnya dikenal sebagai salah satu akses yang cukup lama terabaikan. Namun kini, melalui program Karya Bhakti TNI Tahun 2025 yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bogor, jalan tersebut tengah dalam tahap penyelesaian pembangunan.

Dengan panjang sekitar 18 kilometer, perbaikan jalan ini diharapkan mampu membuka kembali konektivitas antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Danramil menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala, terutama pada titik-titik rawan, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.

“Kami bersama unsur terkait akan terus bersinergi melakukan pemantauan wilayah, khususnya di jalur-jalur vital seperti ini, agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” tambahnya.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan arus mobilitas masyarakat selama libur Lebaran dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sekaligus meminimalisir potensi gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Nanggung.***

H+3 Lebaran, Arus lalu Lintas di Kawasan Puncak Bogor Ramai Lancar, One Way Masih Diberlakukan

0

Bogordaily.net – Situasi arus lalu lintas di kawasan Puncak Bogor tepatnya di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor pada h+3 lebaran terpantau ramai lancar pada Selasa 24 Maret 2026.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net sekitar pukul 09.25 WIB dilokasi terlihat, kendaraan yang menuju ke arah puncak terpantau lengang dibandingkan kemarin.

Adapun, Satlantas Polres Bogor masih memberlakukan sistem one way dari arah Jakarta menuju Puncak.

Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto menjelaskan bahwa, saat Ini pihaknya masih memberlakukan one way arah Puncak.

“Pada tadi pagi, pukul 8.00, kami melaksanakan one-way dari arah bawah menuju ke Puncak untuk mengakomodir arus wisata yang dari arah Jakarta,” kata Iptu Afif kepada wartawan.

Menurut Afif, hari ini ada sedikit penurunan jumlah arus kendaraan dibandingkan hari kemarin.

“Untuk hari ini, sampai dengan pukul 9.00, arus wisata yang menuju ke arah Puncak menurun dibandingkan hari sebelumnya, di mana pada hari sebelumnya one-way sudah diterapkan sejak pukul 7.00, namun hari ini baru diterapkan pukul 8.00.” jelasnya

Sementara itu, kata Afif, penurunan terjadi sekitar 25 persen atau sekitar 5 ribu kendaraan dibandingkan kemarin mencapai 8 ribu kendaraan pada pukul 08.00 WIB.

“Untuk penurunannya dibandingkan hari kemarin, sekitar 25 persen yang arus dari Jakarta menuju ke Puncak,” ungkap Afif.***

Albin

Diduga Langgar Aturan Upah dan Jaminan Sosial, Perusahaan di Bogor Dilaporkan

0

Bogordaily.net – Seorang pekerja gondola yang bertugas di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bogor secara resmi melayangkan laporan pengaduan normatif ketenagakerjaan kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor terkait dugaan kekurangan pembayaran upah, pelanggaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemotongan upah secara sepihak.

Pekerja atas nama M. Fikri Dwi Januar melaporkan PT Dhimas Cahaya Wahyu Anugrah atas dugaan tidak membayarkan upah sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bogor Tahun 2025 dan 2026.

Berdasarkan data dan dokumen yang dilampirkan dalam laporan, UMK Kabupaten Bogor Tahun 2025 sebesar Rp 4.877.211 dan Tahun 2026 sebesar Rp 5.161.769. Namun dalam praktiknya, upah yang diterima pekerja setiap bulan berada jauh di bawah ketentuan tersebut.

Total kekurangan upah yang dihitung sejak Januari 2025 hingga Februari 2026 mencapai Rp 43.538.909. Rinciannya terdiri dari:

Kekurangan upah Tahun 2025 sebesar Rp 36.162.755

Kekurangan upah Tahun 2026 (Januari–Februari) sebesar Rp 7.376.154

Selain itu, perusahaan juga diduga melakukan penahanan sisa upah sebesar Rp 500.000 dengan alasan kehilangan APD K3 (body harness), tanpa adanya berita acara kehilangan, tanpa pembuktian kesalahan pekerja, serta tanpa kesepakatan tertulis.

Dalam aspek jaminan sosial ketenagakerjaan, pekerja menyatakan tidak didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak awal bekerja pada Desember 2024 hingga Juli 2025.

Pendaftaran baru dilakukan pada Agustus 2025. Terdapat pula kesalahan penulisan nama dalam data kepesertaan yang menyebabkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) belum dapat diklaim.

Dalam pengaduannya, pekerja memohon agar UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor:

  • Melakukan pemeriksaan normatif terhadap perusahaan.
  • Memerintahkan perusahaan membayar seluruh kekurangan upah sesuai ketentuan UMK yang berlaku.
  • Memerintahkan pengembalian upah yang ditahan sebesar Rp 500.000.
  • Memerintahkan pelunasan kewajiban iuran dan hak BPJS Ketenagakerjaan sejak awal masa kerja.
  • Menerbitkan Nota Pemeriksaan apabila terbukti terdapat pelanggaran ketenagakerjaan.

Pengaduan ini diajukan sebagai bentuk upaya memperoleh kepastian hukum dan perlindungan hak normatif pekerja sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku.

Hingga rilis ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.***