Home Blog Page 251

Ratusan Warga Tanah Sareal Hadiri Silaturahmi Ramadan Safrudin Bima

0

Bogordaily.net – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima,menjadikan momentum bulan suci Ramadan 1447 H untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi dengan masyarakat.

Politisi PAN tersebut menggelar konsolidasi internal dan kegiatan santunan bagi anak yatim di kediamannya di Kampung Sugih Lamping, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (15/3/2026).

Acara yang berlangsung hangat itu dihadiri ratusan warga dan konstituen dari wilayah Tanah Sareal. Kehadiran mereka mencerminkan kedekatan yang telah lama terjalin antara Safrudin Bima dan masyarakat di wilayah basis dukungannya.

Safrudin Bima mengatakan, kegiatan berkumpul bersama warga di kediamannya sudah menjadi tradisi keluarga sejak lama. Momentum Ramadan menjelang Idulfitri dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan sekaligus saling memaafkan.

“Kalau kumpul-kumpul seperti ini sebenarnya sudah sering dilakukan, ada momentum atau tidak tetap berjalan. Kebetulan sekarang menjelang Lebaran, jadi sekalian bersilaturahmi dengan warga,” ujar Safrudin Bima kepada awak media di sela kegiatan.

Menurutnya, pertemuan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada warga yang selama ini mendukung dan berjuang bersama dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat.

Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PAN itu juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

“Harapan saya kebersamaan ini tetap terjaga, saling menopang dan saling mendukung. Politik mungkin lima tahun sekali, tapi kebaikan harus selamanya,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Safrudin Bima bersama keluarga turut menyalurkan santunan kepada anak yatim serta membagikan paket Lebaran bagi warga. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, sarung, hingga mukena sesuai kebutuhan penerima.

Selain itu, keluarga Safrudin juga menyiapkan hidangan takjil dan makanan berat bagi warga yang ingin berbuka puasa bersama di kediamannya. Bagi warga yang tidak sempat berbuka di lokasi, paket makanan disiapkan untuk dibawa pulang.

“Kami siapkan santunan, sarung, mukena, juga makanan dan takjil. Kalau ingin berbuka di sini silakan, kalau tidak sempat juga bisa dibawa pulang. Intinya kita berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.***

KORMI Kabupaten Bogor Sukses Gelar Final Balap Lari ‘Dash Run’, Mohammad Tofayail Terpilih Sebagai “King Of Runner Pakansari”

0

Bogordaily.net – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor sukses melaksanakan final balap lari ‘Dash Run’ yang digelar di area VVIP Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, pada Sabtu malam 14 Maret 2026.

Dalam kegiatan yang diikuti sebanyak 200 peserta itu, telah dinobatkan yakni Muhammad Muhammad Tofayail (17) asal Kabupaten Bogor sebagai “King of Runner Pakansari”.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rike Iskandar atau Kang Akew menyampaikan bahwa, pada final balap lari kali ini, pihaknya turut memberikan berbagai hadiah menarik kepada para peserta.

“Untuk final hari ini final hari ini, kurang lebih peserta 200 hari ini dan semua yang menang hari ini berarti kan 100 kali start semua dapat hadiah,” kata Kang Akew kepada wartawan.

Menurut dia, hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan dari KORMI kepada para peserta yang telah memeriahkan event Dash Run.

“Mulai dari handphone, TV, sepeda, semua dan ini adalah penghargaan dari kita kepada mereka yang memang senang berolahraga,” jelasnya.

Ia mengatakan, event balap lari Dash Run telah menarik animo dan antusias masyarakat bukan hanya di wilayah Bogor. Namun, juga luar Bogor.

“Hari ini dash run balap lari di Pakansari Itu adalah kalanya yang paling terkenal, paling ke top di Indonesia kan. Tentunya kita akan kasih penghargaan untuk mereka yang lari-lari hari ini gitu,” ujar Kang Akew.

Dirinya berharap, event balap lari Dash Run kedepannya akan terus berlanjut, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.

“Tentunya ini kedepannya Ini kan acara-acara rutin Ramadhan ya menurut saya kita jaga aja lah kita jaga marwah kegiatan ini untuk di Ramadhan,” ungkapnya.***

Albin

Menteri LH Beri Deadline 3 Bulan, Terminal dan Stasiun Wajib Lengkapi Dokumen Lingkungan

Bogordaily.net – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq mendorong seluruh stasiun dan terminal di Indonesia segera memiliki dokumen persetujuan lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Hanif saat melakukan kunjungan kerja ke Terminal Kertonegoro di Ngawi pada Minggu (15/3/2026).

Menurut Hanif, Kabupaten Ngawi masih masuk dalam kategori wilayah yang perlu meningkatkan pengelolaan lingkungan, khususnya terkait penanganan sampah. Karena itu, pemerintah daerah diminta memperkuat berbagai upaya mulai dari penganggaran, pengerahan masyarakat, hingga pemanfaatan seluruh instrumen pengelolaan lingkungan.

“Ngawi masih masuk kategori kita yang perlu perhatian. Jadi kita perlu mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan segala hal, mulai dari budgeting, pengerahan masyarakat, hingga pendayagunaan instrumen pengelolaan sampah di kawasan seperti terminal ini,” ujar Hanif Faisol.

Hanif mengapresiasi pengelolaan sampah di Terminal Kertonegoro yang sudah menerapkan pemilahan sampah. Namun, menurutnya sistem tersebut masih perlu ditingkatkan agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi serupa terjadi di banyak terminal di Indonesia.

“Terminal ini sudah melakukan pengelolaan sampah, sudah ada pemisahan. Namun masih perlu ditingkatkan. Sebenarnya hampir sama dengan banyak terminal di Indonesia,” katanya.

Hanif menyebut sebagian besar stasiun dan terminal di Indonesia hingga saat ini belum memiliki dokumen persetujuan lingkungan, padahal aktivitas transportasi memiliki potensi dampak terhadap lingkungan sekitar.

“Sebagian besar stasiun atau terminal belum memiliki dokumen lingkungan. Karena itu kami akan mendorong seluruh stasiun dan terminal segera memenuhi persetujuan lingkungan. Ini penting karena banyak aktivitas yang tentu akan berdampak terhadap lingkungan,” jelasnya.

Kementerian Lingkungan Hidup bersama dinas lingkungan hidup provinsi akan memberikan perhatian khusus terhadap pemenuhan dokumen tersebut. Pemerintah bahkan menyiapkan langkah penegakan hukum apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi.

Menurut Hanif, pemerintah akan memberikan waktu tiga bulan kepada pengelola terminal untuk melengkapi dokumen persetujuan lingkungan.

“Jika dalam evaluasi tiga bulan tidak ada respons yang signifikan, maka kami akan melakukan pemberatan sanksi,” tegasnya.

Sanksi yang dapat dikenakan antara lain pembekuan persetujuan lingkungan hingga penerapan pasal pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara.

Dalam penanganannya, Kementerian Lingkungan Hidup juga akan bekerja sama dengan kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya, termasuk koordinasi dengan Bareskrim dan Kejaksaan Agung dalam mengoperasionalkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.

“Kami telah sepakat dengan bareskrim dan Kejaksaan Agung untuk mengoperasionalkan UU 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah,” terangnya.

Hanif menambahkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menargetkan persoalan sampah di Indonesia dapat terselesaikan pada 2029.

Presiden, kata Hanif, telah memberikan berbagai dukungan termasuk fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di sejumlah kota besar.

“Upaya presiden sangat serius untuk menyelesaikan secara tuntas permasalahan sampah yang saat ini masih menjadi kondisi darurat di banyak kabupaten dan kota,” pungkasnya.***

Rakercab Pramuka Kota Bogor 2026 Momentum Transformasi

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Bogor Tahun 2026 di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan diawali dengan pelantikan badan kelengkapan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Dedie Rachim yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor berharap Rakercab menjadi momentum transformasi bagi Gerakan Pramuka agar semakin maju, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar dana hibah yang diterima Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor digunakan sesuai perencanaan, transparan dan akuntabel.

Pada kesempatan itu ia menyinggung kebijakan pembatasan penggunaan gadget bagi anak di bawah usia 16 tahun dapat menjadi peluang bagi Gerakan Pramuka untuk merekrut lebih banyak pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.

“Gerakan Pramuka bisa menjadi kegiatan alternatif bagi anak-anak yang mungkin kurang berminat di bidang olahraga. Dengan informasi yang tepat kepada orang tua, diharapkan semakin banyak anak yang tertarik mengikuti kegiatan kepramukaan,” kata Dedie Rachim.

Ia juga menyampaikan adanya Basarnas membentuk Satuan Karya SAR (Saka SAR). Untuk itu, ia meminta BPBD dan Dinas Pendidikan Kota Bogor berkoordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk merekrut anggota Pramuka maupun pelajar yang berminat mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Kwartir Daerah Jawa Barat, Baim Setiawan yang mewakili Ketua Kwarda Jawa Barat menegaskan agar program kerja Kwarcab selaras dengan program pembangunan Pemerintah Kota Bogor.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan Rakercab bertujuan membahas dan menetapkan program kerja Kwarcab Tahun 2026 serta merumuskan rekomendasi program kerja tahun 2027.

Menurutnya, program yang disusun harus berorientasi pada manfaat nyata bagi anggota muda Gerakan Pramuka maupun masyarakat Kota Bogor secara luas.***

Balkot Ramadan Festival 2026, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim secara resmi membuka kegiatan Balkot Ramadan Festival 2026 yang berlangsung di Halaman Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, 12 – 14 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus menghadirkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya kepada masyarakat.

Selain menghadirkan bazar UMKM, Balkot Ramadan Festival juga menyediakan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung di satu lokasi yang meliputi penukaran uang, pemeriksaan kesehatan gratis, perpanjangan SIM, pembuatan, pembaharuan dan perpanjangan Paspor, KTP serta KIA, hingga pembayaran zakat, pajak, dan PDAM.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan Pemkot Bogor yang tidak hanya mendorong perputaran ekonomi masyarakat, tetapi juga memudahkan warga dalam mengakses berbagai layanan publik.

“Hari ini sebagaimana tradisi di Kota Bogor kita membuka kesempatan kepada seluruh UMKM yang terdaftar dan yang ada di Kota Bogor untuk ikut dalam ramadan festival,” ujar Dedie Rachim, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan layanan sekaligus berbelanja kebutuhan menjelang Idulfitri.

“Ini kesempatan untuk masyarakat untuk memanfaatkan bazar Ramadan ini sebagai sarana menyelesaikan permasalahan layanan. Di sisi lain, karena kita sudah menghadapi Idulfitri, masyarakat juga bisa berbelanja kebutuhan untuk Idulfitri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor, Dewi Sondari Denny, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Balkot Ramadan Festival diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus mendorong peningkatan transaksi UMKM.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini jumlah tenant memang dibatasi, karena melalui proses kurasi, namun layanan publik yang tersedia justru semakin diperbanyak.

“Tahun ini kita mengkurasi tenant dan hanya ada 63, tetapi layanan publik meningkat. Jadi diharapkan layanan publik ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mudah, karena semuanya terintegrasi di sini,” jelasnya.

Ia mengajak masyarakat Kota Bogor untuk meramaikan kegiatan Balkot Ramadan Festival yang digelar selama tiga hari tersebut dan memanfaatkan segala layanan yang diberikan serta turut meningkatkan ekonomi kreatif UMKM Kota Bogor.

“Diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan Balkot Ramadan festival ini, harapannya transaksinya lebih tinggi dari tahun kemarin ya,” katanya.

63 Tenant UMKM Ramaikan Balkot Ramadan Festival 2026. Berbagai macam produk ditawarkan oleh para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan Balkot Ramadan Festival 2026. Mulai dari produk kerajinan tangan, jajanan tradisional, makanan ringan untuk takjil dan makanan berat, hingga gebyar sembako murah dan sayur-mayur.

Usai membuka acara, Dedie Rachim menyempatkan untuk mengelilingi tiap-tiap tenant dan memborong produk-produk makanan yang dijual oleh para pelaku UMKM.

“Alhamdulillah ini tradisi yang pemerintah daerah Kota Bogor lakukan setiap tahun meliputi memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berjualan di sekitaran,” ujar Dedie Rachim.

Ia mengatakan bahwa salah satu tenant yang paling diminati oleh masyarakat adalah penukaran uang baru. Banyak masyarakat yang mengantre dari pagi hari untuk bisa menukarkan uang baru sebagai kebutuhan mereka di hari Idulfitri.

“Banyak masyarakat antre dari jam 2 pagi ya. Jadi saya minta ke BJB untuk laksanakan layanan, karena masyarakat sudah antre dari pagi. Ini kan kebutuhan ya, kalau kebutuhannya banyak tentu harus dilayani,” katanya.***

‎Ujang Yani Berbagi Senyum Dengan Janda Dan Yatim di Tegal Loceng ‎

0

‎Bogordaily.net – Berkah Ramadhan, Ujang Yani bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan Warga Tegal Loceng Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

‎Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada Janda, yatim dan masyarakat yang membutuhkan di lapangan Tegal Loceng.



‎Acara ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Kelurahan Margajaya, Ketua RT dan tokoh masyarakat kelurahan Margajaya

‎Dihadapan masyarakat Tegal Loceng, Ujang Yani mengungkapkan dirinya merupakan bagai dari masyarakat Tegal Loceng .

‎Bulan Ramadhan ini merupakan momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat yang membutuhkan.

‎”Ramadhan itu bulan penuh berkah, dan cara terbaik merayakannya adalah dengan berbagi. Saya merasa lebih ‘hidup’ saat bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat Loceng,” ujar Ujan Yani yang merupakan Kepala Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.

‎Ujang Yani menambah penyaluran bingkisan paket sembako bagi Janda, yatim dan masyarakat yang membutuhkan diharapkan bisa meringankan beban mereka .

‎”Saya berharap paket sembako bisa bermanfaat untuk berbuka puasa dan saur. Senyum para penerima santunan menjadi saksi bahwa kebaikan sekecil apa pun dapat menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

‎Toko Masyarakat Tegal Loceng, Yanto mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ujang Yani bagi masyarakat Tegal Loceng.

‎Tentunya kegiatan sosial seperti ini sangat positif karena dapat mempererat tali silaturahmi dan patut dipertahankan.

‎”Santunan kepada anak-anak yatim piatu dan janda merupakan bentuk kepedulian yang sangat mulia, terlebih di abulan suci Ramadan,” tukasnya.***

(Gibran)

Melestarikan Batik Tulis dan Tenun Badui, ”Pekatan Batik” Terus Berkembang Menghidupkan Wastra Nusantara Bersama Pemberdayaan BRI

0

Bogordaily.net – Kain bukan sekadar lembaran tekstil. Lebih dari itu, kain menyimpan cerita, perjalanan, dan identitas budaya yang melekat lintas waktu. Kecintaan terhadap wastra Nusantara inilah yang membuat Ifti, pengusaha batik yang berdomisili di Kota Depok mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan kekayaan budaya tersebut.

Kecintaan perempuan asal Pekalongan ini terhadap wastra Nusantara semakin kuat setelah bertemu dengan sang suami yang memiliki minat serupa. Keduanya bahkan gemar mengoleksi kain yang dibawa sebagai oleh-oleh dari berbagai perjalanan.

Pada akhir November 2019, Pekatan Batik resmi berdiri di Depok, Jawa Barat. Namun perjalanan awal usaha ini tidak berjalan mulus karena pandemi COVID-19 yang melanda tak lama setelah usaha tersebut berdiri.

Usaha tersebut sempat vakum sebelum akhirnya kembali berjalan melalui penjualan secara daring. Dari titik itu, Pekatan perlahan berkembang, tidak hanya sebagai usaha, tetapi juga sebagai ruang untuk menjaga agar wastra Nusantara tetap hidup dan berkembang.
Pekatan Batik melestarikan batik tulis, tenun Badui, dan lurik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) melalui koleksi pesisiran dan produk ready-to-wear. Bagi Ifti, batik dan tenun bukan sekadar kain, melainkan kekayaan budaya yang perlu terus dijaga agar tetap hidup dan dikenakan lintas generasi.

Melalui desain yang modern, terbatas, dan eksklusif, Pekatan berupaya mengubah stigma bahwa batik hanya identik dengan acara formal atau generasi lama. Wastra Nusantara dapat dikenakan di berbagai kesempatan, tetap modis tanpa kehilangan nilai budayanya.
Dalam proses produksinya, Pekatan Batik berusaha memaksimalkan penggunaan kain yang ada. Sisa potongan bahan tidak dibiarkan terbuang, tetapi diolah kembali menjadi produk baru yang tetap memiliki nilai, sehingga setiap koleksi hadir dalam jumlah terbatas sekaligus lebih ramah lingkungan.

Berbagai koleksi Pekatan Batik telah menjangkau pasar lokal dan nasional, bahkan dibawa ke berbagai negara seperti Korea dan beberapa negara di Eropa. Produk Pekatan juga kerap digunakan sebagai suvenir oleh instansi dan perusahaan dalam agenda internasional.

Perjalanan usaha Pekatan Batik semakin berkembang ketika Ifti bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta pada 2024. Dari sana, ia tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga belajar mengembangkan bisnis melalui berbagai pelatihan dan kesempatan yang diberikan.

“Saya mengikuti pelatihan fashion, desain, bisnis, dan keuangan. Meski tidak berlatar belakang desainer, saya banyak belajar tentang desain dan pengelolaan bisnis, serta mendapat kesempatan pameran dan business matching,” ungkapnya. “Menurut saya, proses yang paling berdampak adalah expo dan pelatihan desain. Dari expo saya bisa melihat produk dan model yang paling diminati pasar. Dari pelatihan desain, saya belajar banyak karena tidak punya latar belakang sebagai seorang desainer,” ujar Ifti.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menambahkan bahwa kehadiran Rumah BUMN BRI ditujukan sebagai wadah kolaboratif bagi para pelaku usaha agar mampu meningkatkan kapasitas sekaligus daya saing bisnis. Inisiatif ini disusun untuk mendukung UMKM dalam memperluas jaringan serta menangkap peluang di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan UMKM menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hingga saat ini, BRI tercatat telah membina 54 Rumah BUMN serta menggelar lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.***

Berkah Ramadan di Geneng Ngawi, Ratusan Warga Terima Bantuan Sembako

0

Bogordaily.net – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026) sore.

Ratusan warga dari sejumlah desa di sekitar kawasan industri tampak mengantre tertib untuk menerima paket sembako yang dibagikan PT GFT Indonesia Investment dalam program Ramadan Berbagi.

Bagi warga, bantuan tersebut menjadi berkah tersendiri di bulan suci Ramadan. Sejak sore hari masyarakat sudah berkumpul untuk menunggu pembagian paket sembako yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama menjalankan ibadah puasa.

Program berbagi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional, sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dengan warga.

Manager Administrasi PT GFT Indonesia Investment, Gabriel P, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi di bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

PT GFT Indonesia Investment telah beroperasi sekitar dua tahun di Kabupaten Ngawi. Selama beroperasi, perusahaan tersebut telah menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja, sebagian di antaranya berasal dari masyarakat sekitar.

“Kami berharap keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Ngawi. Ke depan kegiatan seperti ini diharapkan bisa terus dilaksanakan secara rutin,” katanya.

Salah satu warga Desa Karangasem I, Kecamatan Geneng, Yanto, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar sangat dirasakan manfaatnya, terutama di bulan Ramadan.

“Semoga GFT semakin maju dan sukses, serta bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Ngawi untuk ikut peduli kepada masyarakat,” ujarnya.***

Puskesmas Bondongan Gelar “Diary Ramadhanku Part III”, Santuni 30 Anak Yatim Berprestasi

0

Bogordaily.net – UPTD Puskesmas Bondongan, Bogor Selatan menggelar kegiatan sosial yaitu
“Diary Ramadhanku Part III bersama UPTD Puskesmas Bondongan “Biar Do’a Tidak Tertolak” di Hotel Santika Bogor, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan ini merupakan tahun ketiga pelaksaanya sebagai ajang silaturahmi sekaligus berbagi kepada masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan dari Lurah Cikaret, Lurah Bondongan, serta seluruh pegawai Puskesmas Bondongan yang berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini

Dalam kegiatan tersebut, UPTD Puskesmas Bondongan menghadirkan berbagai rangkaian acara yang bersifat edukatif dan religius untuk masyarakat

Memasuki tahun ketiga pelaksannya kegiatan ini di isi mulai dari sharing permasalahan kesehatan kepada masyarakat, tausyiah yang disampaikan oleh ustadz Samsam Nurhidayat,hingga kegiatan interaktif seperti cerdas cermat, pildacil, serta quiz dan games seru bagi para peserta.

Puncak rangkaian acara diisi dengan pemberian santunan kepada 30 anak yatim piatu berprestasi yang berasal dari wilayah kerja Puskesmas Bondongan.

Panitia menyampaikan bahwa seluruh sumber dana kegiatan berasal dari infaq dan sodaqoh pegawai Puskesmas Bondongan, serta dukungan dari para donatur yang berpartipasi untuk terselenggaranya kegiata ini

Adapun sejumlah pihak yang turut mendukung kegiatan ini di antaranya RS Melania, NRC (Nagrak Riverside Camp), PT Lambodja, PWAT Maluku Utara, PT Sola Inti, PT Aroma Langit Nusantara, serta PT Dwika Bhavana Setya.

Melalui kegiatan ini, UPTD Puskesmas Bondongan berharap dapat memperkuat nilai kepedulian sosial, mempererat kebersamaan,

sekaligus memberikan motivasi bagi anak-anak yatim agar terus berprestasi di masa mendatang dengan lebih baik.***

MarJa dan PiIk Rebut Gelar Juara Sarimbit Taraweh Cup 2026, Final Berlangsung Sengit

0

Bogordaily.net — Turnamen bulutangkis Sarimbit Taraweh Cup 2026 resmi melahirkan dua pasangan juara dari kategori berbeda. Pasangan Marna/Jatun (MarJa) keluar sebagai juara kategori C, sementara Pian/Ikbal (PiIk) menjadi kampiun di kategori B setelah melalui partai final yang berlangsung ketat dan penuh tensi.

Di partai final kategori C, pasangan MarJa sukses menundukkan pasangan Jajang/Malih dengan skor meyakinkan 30–18. Kemenangan ini menjadi gelar perdana bagi MarJa sejak pertama kali mengikuti turnamen tersebut.

“Alhamdulillah akhirnya kami bisa meraih gelar pertama di awal tahun penyelenggaraan turnamen ini,” ujar Jatun usai menerima hadiah uang tunai.

Sementara itu, pada kategori B, pasangan PiIk harus bekerja keras sebelum akhirnya menaklukkan pasangan debutan Jajat/Uthe dengan skor tipis 30–26. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga akhir laga.

MarJa dan PiIk Rebut Gelar Juara Sarimbit Taraweh Cup 2026, Final Berlangsung Sengit

Bagi PiIk, kemenangan ini terasa spesial karena mengakhiri puasa gelar selama empat tahun terakhir.

“Kami sempat nervous menghadapi pasangan debutan baru ini. Tapi alhamdulillah akhirnya bisa menang dan puas setelah menunggu cukup lama,” kata Ikbal yang diamini rekannya, Pian.

Adapun posisi juara tiga bersama di kategori C diraih pasangan Gibran/Hae dan Opik/Toni. Sementara di kategori B, peringkat ketiga bersama ditempati pasangan Memed/Basuki serta Yusi/Sobur.

Ketua panitia turnamen, Cacu, mengatakan seluruh pertandingan khususnya di babak final berlangsung seru dan kompetitif.

“Para pemain tampil dengan semangat dan motivasi tinggi untuk meraih gelar juara. Pertandingannya cukup ketat di dua kategori,” ujarnya kepada Bogordaily.net.

Sementara itu, Pembina PB Sarimbit Agustira menegaskan turnamen Sarimbit Taraweh Cup akan terus digelar secara rutin setiap bulan Ramadan. Ke depan, jumlah peserta juga akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak perwakilan klub bulutangkis dari wilayah Dramaga dan Kota Bogor.

Meski demikian, turnamen ini tetap diperuntukkan bagi pemain komunitas atau atlet otodidak yang bukan berasal dari level Pelatda maupun Pelatnas.

“Selamat kepada para juara. Semoga bisa mempertahankan gelarnya di tahun-tahun mendatang,” kata Evi usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang.***