Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 2575

Soal dan Jawaban Guru Penggerak: Contoh Soal dan Pembahasannya

0

Bogordaily.net – Soal dan jawaban Guru Penggerak menarik untuk diulas seiring dengan tes yang saat ini sedang berjalan.

Ya, menjelang ujian tes Calon Guru Penggerak (CGP) 2023, penting bagi Anda untuk memiliki bocoran jawaban yang tepat.

Contoh Soal dan Jawaban Guru Penggerak

Berikut ini contoh soal dan jawaban yang dapat Anda gunakan untuk melewati seleksi wawancara dengan baik.

Panduan berikut ini untuk menguasai materi referensi jawaban yang akan membantu Anda tentang pengalaman pribadi dan sikap terhadap pendidikan.

Pandangan tentang Guru Penggerak

Soal: Konsep Guru Penggerak Menurut Anda?

Jawab: Guru penggerak adalah sosok yang mampu membentuk pemimpin belajar yang fokus pada murid serta mendorong transformasi pendidikan di sekolah dan lingkungan.

Tugas Guru di Kelas

Soal: Tugas Saat Ini di Ruang Kelas?

Jawab: Saya merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar, menganalisis capaian siswa, serta menjalankan tugas sesuai fungsi sekolah.

Perjalanan di Dunia Pendidikan

Soal: Perjalanan Mengajar yang Menyeluruh

Jawab: Hampir dua dekade, tepatnya sekitar 17 tahun.

Motivasi Menjadi Guru Penggerak 

Soal: Alasan Masuk Program Guru Penggerak

Jawab: Saya ingin terus berkembang seiring perkembangan zaman dan teknologi, untuk bisa berkolaborasi dan menjadi pendorong perubahan bagi generasi muda.

Soal: Apa Kelebihan Analda sebagai guru

Jawab: Meskipun secara pribadi saya tak melihat diri memiliki kelebihan, semangat dan komitmen kuat untuk terus belajar adalah modal saya.

Saya ingin menjadi guru pembelajar yang terus bertumbuh dan berbagi melalui blog.

Misi Membangun Generasi Pencerah

Soal: Motivasi di Balik Keikutsertaan

Jawab:

  • Menjadi agen perubahan pendidikan.
    Mengidentifikasi potensi dan kelemahan pribadi.
  • Menggali bakat untuk membimbing generasi.
  • Meningkatkan kemampuan sebagai pembelajar aktif.
  • Mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.
  • Merajut kualitas diri.
  • Memperoleh pengalaman baru sebagai guru penggerak.

Cara Mengatasi  Kendala 

Soal: Kendala Besar dalam Mengajar

Jawab: Saya pernah menghadapi tantangan tidak adanya alat bantu pembelajaran.

Saya mengatasi dengan membuat media sederhana dan sesuai kebutuhan agar peserta didik tetap dapat memahami materi.

Menggerakkan Generasi Pembaru

Soal: Rencana Jika Lolos Sebagai Guru Penggerak
Jawab: Saya ingin terus menjadi pendorong perubahan pendidikan dengan menggali potensi diri untuk membimbing generasi melalui kemajuan teknologi.

Program Hebat di Luar Ekspektasi

Soal: Kelebihan Program yang Anda siapkan

Jawab: Saya menciptakan program renang ekstra setelah tes tengah semester dan akhir semester.

Program ini mendapat dukungan positif dari semua pihak yang terlibat.

Inovasi yang Akan Diakukan 

Soal: Potensi dan inovasi yang akan dilaksanakan
Jawab: Dalam diri saya, semangat untuk terus belajar menjadi agen perubahan pendidikan dan menyebarkan informasi melalui blog adalah yang khas.

Pendekatan Pembelajaran 

Soal: Pendekatan belajar Seperti apa yang akan dilakukan.

Jawab: Saya telah merubah pendekatan pembelajaran untuk fokus pada murid meski dengan sumber daya minim.

Saya juga berkontribusi dalam menyebarkan informasi melalui internet.

Cara Membangun Persahabatan di Sekolah

Soal: Bagaimana Anda membangun Komunikasi dengan Rekan dan Atasan

Jawab: Saya berkomunikasi dengan rekan dan atasan dalam berbagi ide, pendapat, serta inovasi untuk memajukan pendidikan.

Cara Mengambil Keputusan

Soal: Bagaimana cara Anda mengambil keputusan

Jawab: Saya mengambil keputusan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap situasi yang berkembang.

Pembentukan Bentuk 

Soal: Apa yang akan dilakukan untuk pengembangan pribadi yang berkesinambungan

Jawab: Saya mengikuti program-program dari Kemendikbud melalui program GTK serta menulis buku selama masa pandemi.

Kesimpulan

Dalam persiapan menghadapi tes CGP 2023, And bisa menyimak panduan di atas sebagai bahan latihan

Dengan jawaban yang tepat, Anda akan siap menghadapi seleksi wawancara dan melangkah menuju peran guru penggerak yang dinamis dan memajukan pendidikan.

Demikian informasi dan ulasan contoh soal dan jawaban Guru Penggerak. Selamat berlatih.**

Cara Upload Foto ANBK 2023 yang Benar dan Perlu Dicermati

0

Bogordaily.net – Cara upload foto ANBK 2023 wajib dicermati agar tidak salah.

Bagaimana cara dan tahapannya mari kita ulas!

Tahapan Cara Upload Foto ANBK 2023

Berikut ini adalah penjelasan prosesnya dengan rinci

1. Persiapan Foto Peserta Didik

Pastikan kita memiliki foto peserta didik yang terpilih menjadi sampel.

Foto tersebut harus berbentuk potret, sesuai dengan ukuran yang ditentukan.

Kemudian, unggah pas foto peserta didik tersebut pada halaman yang disediakan.

2. Aktivasi Kamera

Pada saat ANBK telah dibersihkan dan komputer sudah siap, aktifkan kamera.

Ini wajib dilakukan bagi satuan pendidikan yang komputernya dilengkapi dengan kamera.

Jika tidak ada kamera, kita bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

3. Rename Foto dengan Nama Pengguna

Rename setiap foto dengan nama pengguna sesuai dengan kartu siswa. Ini bisa mempermudah pengelompokan foto nantinya.

4. Kompres Foto

Pastikan semua foto berada dalam satu folder. Pilih semua foto, lalu klik kanan dan pilih “Send to” > “Compressed (zipped) folder” untuk mengompresnya menjadi satu folder.

5. Upload Foto ke I Love Image

Jika ukuran foto terlalu besar, kita bisa menggunakan layanan online seperti I Love Image untuk mengompres foto-foto tersebut.

Setelah di-upload dan dikompres, kita akan memiliki satu folder dengan ukuran yang lebih kecil.

6. Kembali ke Website UNBK

Buka website UNBK dan masuk ke menu asesmen nasional. Pilih sesi ujian yang sesuai dan klik “Cetak”.

Pada halaman cetak, pilih opsi “Upload Foto” dan tambahkan foto-foto yang sudah dikompres.

7. Verifikasi Foto dan Nama

Pastikan bahwa setiap foto sesuai dengan nama pengguna. Periksa satu per satu untuk memastikan semua foto terupload dengan benar.

8. Cetak Hasil

Setelah memastikan semua foto sudah terupload, maka bisa mencetak hasilnya.

Demikian informasi dan ulasan mengenai cara upload foto anbk 2023.***

Arti BI Checking Kol 5: Penjelasan Mengenai Status Kol-5

0

Bogordaily.net – Arti BI Checking Kol 5 menarik untuk diulas sepiring dengan kehebohan mengenai topik ini

Bahasan ini sempat gempar di Jagat Twitter belum lama ini. Sebuah akun meramaikan percakapan dengan mengulas kisah lima bakal pegawai yang tak lulus seleksi akibat catatan jejak Kol-5 dalam pemeriksaan BI.

Cuitan tersebut kemudian dibanjiri komentar warganet hingga menjadi tren di Twitter.

Apa Arti BI Checking Kol 5?

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Pemeriksaan BI Kol-5 yang jadi sorotan warganet di Twitter?

Sebelum kita mengupas apa itu Kol-5 yang dibicarakan warganet di Twitter, mari kita kenali terlebih dahulu apa itu “kol” alias kolektibilitas.

Sesuai dengan djkn.kemenkeu.go.id, kolektibilitas merupakan status kelayakan pembayaran angsuran yang wajib dibayarkan oleh peminjam kepada lembaga pembiayaan.

Menurut OJK, setiap jenis kredit, baik itu Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kredit Usaha Rakyat (KUR), atau Kredit Tanpa Agunan (KTA), semua histori pembayaran tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Yang dulunya lebih dikenal dengan sebutan Pemeriksaan BI.

Setiap riwayat pembayaran kredit yang pernah diajukan oleh peminjam akan dinilai berdasarkan rekam jejak keuangan secara rinci dan lengkap. Mencakup riwayat utang dan tunggakan.

Status kolektibilitas dalam dunia perbankan dibagi dalam lima status atau “kol” mulai dari yang tertinggi hingga terendah: Kol-1 (Lancar), Kol-2 (Dalam Perhatian Khusus), Kol-3 (Kurang Lancar), Kol-4 (Diragukan), dan Kol-5 (Macet).

Kol-1 (Lancar)

Kol-1 merupakan status tertinggi, menunjukkan peminjam memiliki rekam jejak pembayaran yang baik.

Dengan kata lain, Kol-1 adalah status terbaik bagi peminjam yang tak pernah punya masalah tunggakan dan catatannya bersih.

Kol-2 (Dalam Perhatian Khusus)

Peminjam memiliki tunggakan selama 1-2 bulan, biasanya karena keterlambatan pembayaran.

Kol-3 (Kurang Lancar)

Peminjam memiliki tunggakan 3-4 bulan. Pada tahap ini, bank akan mengeluarkan Surat Peringatan (SP) Pertama. Dan mulai menghitung akrual terhadap utang pokok dan tunggakan lainnya.

Kol-4 (Diragukan)

Pembayaran kredit tak lancar padahal sudah jatuh tempo, dan peminjam menunggak lebih dari 5-6 bulan.

Pada fase ini, status Kol-4 bisa berubah ke Kol-5 jika bank percaya bahwa peminjam tak memiliki niat baik untuk melunasi tunggakannya.

Kol-5 (Macet)

Kredit macet atau tak lancar di mana peminjam telah menunggak lebih dari 6 bulan.

Kol-5 adalah status kolektibilitas terendah dan termasuk dalam kategori Kredit Bermasalah (NPL).

Itulah penjelasan tentang Pemeriksaan BI Kol 5 yang menghebohkan dunia Twitter.

Setelah memahami sistem Pemeriksaan BI ini. Yuk, hindari menunggak pembayaran agar terhindar dari status Kol-5.***

Apni Jaya Putra : Jadikan AI Sebuah Peluang Jangan Jadikan Tantangan

0

Bogordaily.net – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) saat ini selain dikhawatirkan memberikan tantangan, namun di satu sisi juga dapat memberikan peluang.

Salah satunya pemanfaatan AI di ruang penyiaran kantor berita atau newsroom.

Pada sesi Master Class dalam acara Indonesia Digital Conference 2023 di Hotel El Royale, Bandung, Jawa Barat, AI Media Development tvOne.

Apni Jaya Putra menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat digunakan diimplementasikan di newsroom.

Namun, sebelum memulai presentasi yang disampaikan Apni, peserta terlebih dahulu mendengarkan sambutan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno.

Dalam sambutannya, Sandiaga Uno mengapresiasi kegiatan IDC 2023 yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) ini.

Ia berharap, melalui kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru mengenai perkembangan teknologi.

“Kemampuan AI untuk mengolah data ini menghasilkan wawasan baru bagi kita. Dengan semakin canggihnya AI, kita dihadapkan kepada peluang yang luar biasa. Saya mengapresiasi AMSI yang sudah menggelar acara IDC 2023. Semoga hal ini menjadi inspirasi bagi kita semua,” ungkap Sandiaga melalui sambungan virtualnya di hadapan peserta IDC 2023, Rabu (23/8/2023).

Pada sesi diskusi master class ‘Implementation AI for Newsroom’, Apni menjelaskan jika AI ini jangan dianggap sebagai ancaman melainkan sebuah peluang dalam pengembangan pemanfaatan teknologi, khususnya di ruang penyiaran newsroom.

Meski saat ini Apni juga menyadari bahwa banyak berita-berita yang bersifat fake news dapat dibuat oleh AI.

Ia mencontohkan adanya berita fake news mengenai munculnya Presiden Amerika Joe Biden di tengah-tengah sebuah kerusuhan massa.

“Yang mengejutkan kita semua dengan kemunculan mesin-mesin AI adalah hari ini kita sulit membedakan antara fakta dan fake news. Contohnya kerusuhan di Perancis tapi Joe Biden ada di tengah kerusuhan. Sesuatu yang sempat kita percayai itu, sebetulnya itu adalah fake news yang dibuat AI. Ini yang kita khawatirkan ke depan,” kata Apni.

Untuk itu, kata ia, pihaknya mencoba memanfaatkan perkembangan AI untuk tvOne.

AI untuk mengendalikan antara fakta dan fake news.

Apni menegaskan, di tvOne. AI ini ia menggunakan presenter avatar yang menyerupai presenter asli.

“Mengapa Tv One masuk ke AI? Itu karena saat ini banyaknya fake news dan deep fake. Dengan adanya media mainstream yang memiliki disiplin verifikasi yang ketat, menjadi penyeimbangnya. Dengan cara itulah media mainstream bisa memberikan berita yang benar (fakta),” kata dia.

Selain itu, lanjut Apni, pemanfaatan teknologi AI ini sangat diterima dengan kebiasaan masyarakat saat ini dalam mengkonsumsi sebuah suguhan informasi.

“Saya katakan teknologi AI ini sudah menemui eranya sekarang. Saat ini perkembangan key technology generasi Z yang Sukanya avatar,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Apni juga menjelaskan mengenai pemanfaatan AI di newsroom.

Melalui teknologi AI, kata dia, dapat membuat human digital presenter, melakukan cloning sintesa suara, mengganti tampilan presenter hanya dengan teks.

Bahkan, kata dia, di Amerika saat ini sudah ada radio GPT yang menggunakan teknologi AI ini.

“Saya selalu bilang ke presenter, kalau kemampuan presenter hanya bisa membaca berita, maka tidak dimungkiri 2 atau 3 tahun ke depan lagi akan tergantikan AI. Makanya, saya selalu mendorong presenter untuk meningkatkan kemampuannya agar tidak tergilas AI,” ucapnya.

Dari segi bisnis media, teknologi AI ini juga memiliki peluang. Saat ini banyak perusahaan yang ingin memasang iklan (misalnya iklan televisi) yang modelnya diperagakan avatar AI.

Dengan demikian, perkembangan teknologi AI ini tentu menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan media saat ini.

Karena jika dilihat dari efisiensinya, dengan teknologi AI ini modal capitalnya akan lebih rendah dan juga sumber daya manusia yang digunakan akan lebih sedikit.

Selain itu, penyampaian substansinya akan lebih cepat dan beragam.

“Dulu newsroom terdiri dari berbagai orang, tapi sekarang dengan hadirnya teknologi AI, newsroom bisa dikerjakan hanya beberapa orang saja. Sistem birokrasi newsroom juga akan lebih sederhana. Perubahan inilah yang nantinya akan tergantikan AI,” tuturnya.

Terkait kemampuan teknologi AI yang mampu mengkloning bahasa, Apni juga mengaku aspek inilah yang menjadi salah satu kekhawatiran penggunaan AI.

Sebab saat ini, kata dia, belum ada regulasi yang mengatur tentang kloning suara untuk AI.

“Ke depan, memang perlu ada regulasi soal kloning suara ini. Khawatirnya jika kloning suara ini tidak diatur regulasi, maka akan timbul permasalahan baru. Itulah yang perlu dipikirkan pemerintah mengantisipasi perkembangan teknologi AI ini,” katanya.

Program Indonesia Digital Conference (IDC) dan AMSI Awards adalah bagian dari program kerjasama AMSI dengan Internews dan USAID MEDIA untuk membangun keberlanjutan bisnis media di Indonesia.

Apni Jaya Putra : Jadikan AI Sebuah Peluang Jangan Jadikan Tantangan

Pada gelaran tahun ini, IDC dan AMSI Awards juga mendapatkan dukungan dari PT Astra International Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Adaro Energy Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Merdeka Copper Gold Tbk, Bank BJB, Harita Nickel, PT XL Axiata Tbk, dan Minderoo Foundation.****

Detik-detik Hujan Badai di Makkah, Petugas Pun Terhempas Terseret Angin

0

Bogordaily.netHujan badai melanda kawasan Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, menciptakan momen mencekam pada malam Selasa, 22 Agustus 2023.

Video dari akun Instagram @info_nagarisumbar menggambarkan situasi dramatis ketika hujan badai menerjang di area suci Makkah tersebut.

Petugas Terjatuh, Jemaah Dievakuasi

Angin kencang menyapu area Masjidil Haram, menerbangkan tempat sampah dan pembatas dengan kecepatan tinggi.

Bahkan, petugas kebersihan yang berusaha menahan hantaman angin terhempas ke tanah.

Di sisi lain, orang-orang berusaha membantu jemaah untuk pindah ke tempat yang lebih aman.

Suara teriakan dan takbir terdengar meski dalam cuaca tidak bersahabat.

Dalam klip lain, petugas kebersihan berjuang untuk menjaga keseimbangan namun tak mampu melawan kekuatan angin.

Tempat sampah dan pembatas meluncur di atas lantai yang licin.

Status Siaga Merah

Pengunggah video mencatat bahwa kondisi cuaca ini memaksa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat untuk meningkatkan status siaga ke level Merah.

Tidak hanya di Makkah, wilayah lain seperti Jumum, Al-Kamil, Taif, Adham, Maysan, dan Al-Ardiyat juga terkena dampak buruk dari cuaca ekstrem ini.

Simpati dari Warganet

Warganet menunjukkan simpati mereka terhadap peristiwa ini. Pesan-pesan seperti “Innalillahi wainnailaihirojiun…semoga saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah dilindungi Allah SWT Aaminn,” dan “Semoga badai ini cepat berlalu,” mencerminkan keprihatinan mereka atas situasi yang sulit dihadapi oleh jemaah dan petugas di Masjidil Haram.***

PPP Jawab Wacana Duet Maut Ganjar Pranowo-Anies Baswedan

0

Bogordaily.net – Duet Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan makin gencar menjadi wacana di tahun politik menjelang Pilpres 2024.

Bagaimana PPP menanggapi dan menjawab wacana duet yang terus digelindingkan tersebut?

Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi mengenai kemungkinan tersebut di dalam koalisi.

Meskipun demikian, ia menganggap bahwa pemikiran seperti ini adalah wajar dan sah dalam konteks tahun politik.

Mardiono menegaskan bahwa ide-ide baru yang muncul dari berbagai tokoh merupakan kontribusi yang positif dalam proses politik.

Dalam suasana tahun politik, setiap warga negara memiliki kesempatan untuk menyampaikan pemikiran politiknya melalui jalur konstitusional.

PPP sendiri mendukung gagasan-gagasan segar ini, bahkan mendorong agar gagasan-gagasan tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat, mengingat tantangan besar yang dihadapi oleh negara.

“Jadi sah-sah saja, bahkan PPP mendorong agar pikiran-pikiran sepeti itu lahir dari semua elemen bangsa, karena bangsa ini akan menghadapi tantangan yang besar tentu,” jelasnya.

Konsistensi PPP dan Penawaran Calon Wakil Presiden

PPP tetap teguh pada koalisi yang telah dibangun dengan PDI Perjuangan dan berfokus pada peranannya sebagai penawar opsi cawapres.

PPP memiliki dukungan terhadap Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno sebagai calon yang mungkin.

Namun, PPP tidak bertindak untuk mengambil keputusan final, melainkan memperjuangkan dan menawarkan opsi sesuai dengan kriteria yang relevan.

Pengandaian Duet Ganjar-Anies: Optimisme dari Berbagai Pihak

Pengandaian tentang potensi duet Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Pilpres 2024 juga mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Juru Bicara Anies Baswedan, Surya Tjandra, merespons positif dan menyatakan optimisme terhadap kemungkinan keduanya bekerja sama.

Ia meyakini bahwa keduanya sebagai pemimpin muda dapat bersinergi dalam mengatasi tantangan jangka pendek, menengah, dan panjang di masa depan.

Dalam keseluruhan narasi ini, tergambar perbincangan seputar wacana duet Ganjar-Anies dalam konteks tahun politik yang penuh dinamika.

Berbagai pandangan dan dukungan dari pihak-pihak terkait turut memberi warna dalam perdebatan mengenai masa depan kepemimpinan nasional.***

STY Tegaskan Timnas U23 Siap All Out Lawan Thailand di Semifinal Piala AFF

0

Bogordaily.netShin Tae-yong alias STY menegaskan Timnas U23 sudah siap All Out untuk melawan Thailand di Semifinal Piala AFF 2023.

Tim U-23 Indonesia memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala AFF U-23 tahun 2023. Indonesia menemani tiga tim lain (Thailand, Malaysia dan Vietnam) yang juga lolos ke babak semifinal gelaran tersebut.

Tim merah putih lolos ke semifinal berstatus sebagai runner up terbaik. Garuda Muda lolos berkat kemenangan Vietnam dan Malaysia di laga sebelumnya.

Di fase grup, Indonesia kalah 1-2 melawan Malaysia dan menang tipis 1-0 atas Timor Leste

Sementara lawannya, Thailand, menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2023.

Tim besutan Issara Sritaro itu lolos setelah menjuarai Grup A. Thailand sukses mengemas poin sempurna, sembilan.

Tim tuan rumah juga mencatatkan cleansheet di turnamen ini pada babak penyisihan grup.

Malaysia juga memastikan lolos ke semifinal setelah mengalahkan Timor Leste dengan skor 3-1 di PTT Stadium, Selasa (22/8).

Dengan hasil itu Malaysia mengemas poin sempurna enam poin dari dua laga. Sebelumnya, tim besutan Elavarasan itu menang atas timnas U-23 Indonesia dengan skor 2-1.

Selanjutnya, Vietnam lolos ke semifinal sebagai juara Grup C setelah mengalahkan Filipina dengan skor 1-0 di Rayong Province Stadium, Selasa (22/8).

Sebelumnya, Vietnam mengalahkan Laos dengan skor 4-1 pada laga pertama mereka di Grup C.

Kemenangan Vietnam dan Malaysia membantu timnas U-23 Indonesia lolos ke semifinal.

Filipina yang kalah dari Vietnam tentunya tak mampu menggeser timnas U-23 Indonesia di klasemen runner-up terbaik.

Pelatih kepala tim, Shin Tae-yong ( STY) mengatakan, bahwa keempat tim itu sudah selayaknya tampil di semifinal.

“Saya rasa empat tim (Indonesia, Thailand, Malaysia dan Vietnam) yang berada di semifinal ini berhak untuk itu, saya berharap dua laga nanti akan terjadi pertandingan yang bagus,” ucapnya saat jumpa pers jelang laga dilansir dari laman resmi PSSI, Rabu, 23 Agustus 2023

Terakhir, pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan akan bermain sebaik mungkin dengan caranya sendiri dan mencoba mencuri kemenangan di laga melawan Thailand.

“Saya melihat beberapa pertandingan yang dilakukan Thailand, saya juga melihat pertandingan dari Malaysia. Saya pikir, Thailand memiliki skuad bagus di turnamen ini diantara semua peserta yang ada. Untuk pertandingan besok, kami akan melakukan yang terbaik, dan bermain dengan cara yang sebaik mungkin untuk laga esok,” tutupnya. (gibran)

Timnas U23 Fokus Tatap Laga Semifinal Piala AFF 2023

0

Bogordaily.netTim U23 Indonesia terus melakukan persiapan untuk menghadapi Thailand pada babak semifinal Piala AFF U-23 2023.

Laga itu akan digelar di Stadion Provinsi Rayong, Thailand, Kamis (24/8) malam.

Indonesia U23 lolos ke semifinal dengan predikat sebagai runner-up grup terbaik Piala AFF 2023.

Indonesia yang mengumpulkan 3 poin unggul dari Kamboja dan Filipina yang mengoleksi satu poin.

Sesuai regulasi, kemenangan Kamboja atas Brunei Darussalam yang menempati posisi paling terakhir di Grup A dihilangkan.

Ini karena hanya Grup A yang dihuni oleh empat tim, sedangkan Grup B dan Grup C diisi oleh tiga tim.

Skuad Garuda Muda pun mulai menyiapkan strategi menghadapi Thailand.

Pelatih Shin Tae-yong menggelar latihan untuk tim asuhannya di Lapangan IRPC Technology College pada Selasa (22/8) sore. Latihan berlangsung selama 1,5 jam.

“Untuk menu latihan tadi tentu persiapan kita untuk melawan Thailand, taktikal gimana kita mempersiapkan lawan Thailand. Semoga nanti waktu lawan Thailand hasilnya baik,” kata pemain belakang, Kadek Arel dilansir dari laman resmi PSSI, Rabu, 23 Agustus 2023

Kadek mengatakan pelatih Shin Tae-yong sudah memberikan arahan untuk menghadapi Thailand yang juga berstatus sebagai tuan rumah.

Evaluasi juga dilakukan dari hasil di dua laga fase grup menghadapi Malaysia (kalah 2-1) dan Timor Leste (menang 1-0).

“Pastinya ada (evaluasi), sebelum latihan kita ada meeting, pastinya ada evaluasi juga bagaimana cara bermain dan lebih simple aja dan harus lebih tepat mengambil keputusan.”

“Untuk persiapan saya tentu sangat siap ya untuk melawan Thailand dan persiapan tim tentu kita sedang mempersiapkan taktik untuk lawan Thailand, semoga nanti hasilnya positif,” tukasnya. ( gibran )

Dua Atlet Kempo Kabupaten Bogor Pastikan Tiket PON 2024

0

Bogordaily.net – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dua atlet Kempo Kabupaten Bogor yang membela Jawa Barat yakni Ahmad Zulfikar dan Ali Fikri yang berhasil menyabet tiket PON 2023 Aceh-Sumut.

Ahmad Zulfikar dan Ali Fikri yang tampil pada Embu Berpasangan Putra Kyu Kenshi menyabet medali perunggu dalam BK PON XXI yang dilangsungkan di Surabaya, Selasa, 22 Agustus 2023.

Dua Atlet Kempo  Kabupaten Bogor Pastikan Tiket PON 2024

Dengan torehan prestasi pada BK PON XXI di Surabaya itu, maka dua atlet Kempo andalan Kabupaten Bogor ini secara otomatis akan jadi bagian skuad Kempo Jabar pada PON 2024 di Aceh – Sumut

Ketua Perkemi Kabupaten Bogor, H Iswahyudi mengatakan sangat bangga dua atletnya akan jadi bagian Kontingen Jabar pada ajang PON 2024

Iswahyudi optimis kedua atlet kempo andalan Kabupaten Bogor itu nantinya akan mampu menyumbangkan medali bagi Jabar di PON 2024.

” Kami sudah tak meragukan lagi dengan kualitas dua atlet Kempo yang memang menjadi andalan Kabupaten Bogor dan Jabar selama ini,” tegas H. Iswahyudi, Rabu, 23 Agustus 2023.

Dalam kesempatan yang sama, tambah Iswahyudi, ia juga akan bertolak ke Palembang dalam waktu dekat untuk memberikan support dan dukungan bagi salah satu atlet Kabupaten Bogor yang tampil di Popnas 2023 membela Jabar.

” Ada satu atlet binaan kami yang akan membela Jabar di Popnas 2023. Insya Allah saya akan support langsung selama berlangsung event Popnas di Palembang,” pungkas Iswahyudi.( gibran)

MenKopUKM: ASEAN Harus Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Domestik dan Regional

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menggunakan bahwa ASEAN harus mampu meningkatkan daya saing ekonomi domestik dan regional.

Negara-negara di ASEAN memiliki potensi pasar yang sangat menjanjikan bagi dunia usaha tak terkecuali bagi UMKM.

Dengan populasi sebesar 679 juta jiwa atau 8 persen dari total penduduk dunia, maka perlu bagi ASEAN untuk meningkatkan daya saing demi kepentingan pertumbuhan ekonomi domestik dan kawasan.

Hal tersebut disampaikan MenKopUKM dalam acara Opening Ceremony 6Th ASEAN IB Summit di Nusa Dua, Bali, Rabu (23/8). Penyelenggaraan Event 6Th ASEAN IB Summit berlangsung sejak tanggal 23-25 Agustus 2023 di Bali.

“ASEAN memiliki pasar yang besar. Begitu pula dengan kekayaan sumber daya alam, potensi industri pariwisata, dan jumlah penduduk yang signifikan. ASEAN harus berpihak pada pelaku UMKM agar memiliki peluang dan kesempatan bersaing yang setara dengan industri besar,” tegasnya.

MenKopUKM melanjutkan, pertumbuhan ekonomi sebagian negara ASEAN berada di atas rata-rata pertumbuhan dunia, yakni diperkirakan mencapai 5 persen di tahun 2024.

Atas dasar itulah ASEAN kerap menjadi target dari produk crossborder di luar ASEAN.

“ASEAN harus berpihak kepada pelaku UMKM agar memiliki peluang dan kesempatan bersaing yang setara dengan industri besar dan ASEAN harus bersatu agar menjadi pusat produksi dunia bagi UMKM,” ujar Teten.

ASEAN juga dikatakan perlu memberikan peluang sinergi ekspor impor produk barang dan jasa antar sesama negara dan menyediakan data yang akurat dari dan untuk UMKM.

“Kita juga perlu memperkuat ekosistem digital bagi UMKM dimulai dari peningkatan literasi digital, equal playing field dalam e-commerce, tidak adanya praktik predatory pricing dari produk impor legal maupun ilegal sampai dengan menghadirkan akses keuangan yang mudah berbasiskan rekam data transaksi untuk credit scoring,” ucap MenKopUKM.

Peningkatan kapasitas dan kualitas UMKM baik dari produk hingga model bisnis juga dikatakan menjadi hal penting.

Lalu diperlukan juga peningkatan sinergi, tidak terbatas hanya kepada pelaku UMKM namun juga industri besar di semua negara anggota ASEAN dengan memoderasi peran sebagai produsen, manufaktur, dan trading hub regional.

Menteri Teten menekankan, ASEAN juga harus memastikan masyarakatnya berpihak pada produk lokal dan regional karena ASEAN didominasi oleh kelas menengah yang yang tumbuh pesat dan berdaya beli tinggi.

“Kami meyakini bahwa Asia Tenggara sangat relevan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia,” katanya.

Hal tersebut sesuai dengan napas dari Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 dengan tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.

ASEAN harus memastikan penciptaan wirausaha muda dan UMKM masa depan yang berbasiskan kreativitas dan teknologi dengan bisnis yang inklusif sesuai konsensus global, lahir, dan tumbuh pesat menjadi pemain kelas dunia.

Indonesia, dalam konsultasi dengan ASEAN Coordinating Committee on Micro, Small and Medium Enterprises, dan dukungan dari United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific dan Organisation for Economic Co-operation and Development, serta dukungan dari World Benchmarking Alliance, telah mengembangkan “Rencana Aksi untuk Promosi Bisnis Inklusif di ASEAN (2023-2027)”.

Rencana Aksi adalah dokumen yang menguraikan area prioritas saat kita maju dengan agenda Inclusive Business di ASEAN.

“Untuk lebih menandai komitmen kami, hari ini, Indonesia juga menjadi tuan rumah Sesi Tingkat Tinggi Tertutup dengan Kementerian yang Bertanggung jawab atas Pengembangan UMKM di Negara Anggota ASEAN. Kami bertukar pengalaman tentang bagaimana mempromosikan Inclusive Business di negara masing-masing, dan mengadopsi sebuah Pernyataan Bersama Menteri tentang “Deklarasi mengenai Promosi Model Bisnis Inklusif: Memberdayakan UMKM untuk Pertumbuhan yang Adil”,” ucap Menteri Teten.

Memiliki kekayaan terhadap Sumber Daya Alam (SDA) saja tidak cukup. ASEAN kata MenKopUKM, harus menjadi kawasan yang mampu mengolah dan menciptakan nilai tambah atas sumber dayanya.

Hilirisasi kekayaan SDA tersebut dapat dilakukan dengan transfer teknologi, yang memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan, serta meminimalisir sampai dengan menghilangkan dampak negatif terhadap lingkungan.

“UMKM harus hadir dalam proses hilirisasi tersebut agar dapat memberikan dampak lebih luas bagi sebanyak-banyaknya pihak,” ujar Teten.

Dalam event yang dihadiri oleh 250 delegasi dari 10 negara ASEAN tersebut, disampaikan MenKopUKM, Indonesia juga mengajak para Negara anggota ASEAN untuk bersama-sama meningkatkan komitmen implementasi dari bisnis inklusif ini.

Indonesia saat ini sedang fokus mendorong kebijakan dan program antara lain hilirisasi UMKM untuk substitusi impor, industrialisasi yang berbasis bahan baku unggulan lokal, komitmen pengadaan barang dan jasa Pemerintah pada UMKM sebesar 40 persen, dan penciptaan 1 juta wirausaha baru pada tahun 2024 melalui Program Kewirausahaan Nasional.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki

Maka dari itu Indonesia mendorong terbangunnya ASEAN Micro and Small Enterprises Financing Institution (AMSEF) dengan tujuan menekankan pentingnya kolaborasi bersama di antara Negara Anggota ASEAN untuk meningkatkan keterjangkauan finansial bagi UMKM.

“Inti dari inisiatif ini adalah pembentukan sebuah lembaga khusus di tingkat ASEAN, yang berdedikasi untuk pemberdayaan dan bantuan keuangan, dengan tujuan utama untuk mendorong inklusivitas bisnis. Inisiatif tersebut saat ini sedang dalam pertimbangan dan diskusi pada kelompok kerja yang membidangi UMKM ASEAN yaitu ASEAN Coordinating Committee on Micro Small and Medium Enterprises,” sebutnya.

Kemudian Menteri Teten juga mengusulkan, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UMKM (LLP-KUMKM) atau SMESCO Indonesia sebagai ASEAN IB Center yang mengambil peran sebagai hub dari Center of Excellence, pusat layanan unggul bagi UMKM.

“SMESCO Indonesia akan memberikan layanan promosi dan pemasaran bukan hanya untuk UMKM Indonesia, tapi juga bagi UMKM negara-negara ASEAN dengan bekerja sama dengan lembaga terkait dari masing-masing negara,” kata Menteri Teten.

SMESCO juga akan berfungsi sebagai platform informasi pasar, mendukung promosi dan distribusi produk, memperkuat jaringan pemasaran, menghadirkan konsultasi serta inkubasi usaha.

“Sehingga kita dapat bersama-sama mengkoordinasikan berbagai program, mendorong kebijakan, memberikan pelatihan dan advokasi bagi UMKM di ASEAN agar semakin hijau dan maju,” harapnya.

Sementara itu, Chair dari ASEAN Economic Ministers (AEM) Jerry Sambuaga mengatakan adanya keselarasan antara pencapaian 2 Priority Economy Deliverables Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 dengan tujuan dari IB Summit.

“Pencapaian dua prioritas ekonomi keketuaan Indonesia untuk ASEAN yaitu penandatanganan protokol kedua amandemen AANZFTA yang mengenalkan bab baru UMKM dan Kerangka Negosiasi Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang berkontribusi signifikan untuk mempromosikan digitalisasi UMKM sejalan dengan semangat dengan agenda IB Summit,” tegas Jerry.

Selanjutnya, United Nations-Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP) Armida Salsiah Alisjahbana turut menyampaikan pentingnya transformasi bentuk usaha terhadap bisnis inklusif dalam mendukung misi sosial dan lingkungan.

“Bisnis Inklusif berbeda dari bisnis biasa karena mereka turut memprioritaskan kepentingan manusia dan lingkungan di samping keuntungan, dan itu merupakan akselerator penting jika kita ingin tetap pada jalur utama pencapaian SDGs. ESCAP berkomitmen untuk mengarusutamakan bisnis inklusif,” ungkap Armida.

Deputy Director General, Department of SME Promotion, Ministry of Industry and Commerce Laos Toulakham Phomsengsavanh menambahkan, “Peningkatan kesadaran di antara para pemangku kepentingan adalah syarat mendasar untuk mendorong bisnis inklusif yang mendorong pada terjalinnya kolaborasi promosi antar bisnis inklusif di tingkat nasional dan regional”

Sementara itu, Direktur Integrasi Pasar Sekretariat ASEAN, Dr Le Quan Lan, mewakili Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn, turut menyambut hangat Rencana Aksi untuk Promosi Bisnis Inklusif di ASEAN (2023-2027) yang baru saja disepakati oleh ASEAN yang dipandang dibentuk pada waktu yang tepat, seiring dengan upaya persiapan untuk mengatasi perubahan dalam lanskap ekonomi dunia.

Kemudian, ia memberikan rekomendasi terkait implementasi Rencana Aksi untuk mempromosikan inklusivitas dalam pendekatan ASEAN dalam mengatasi prioritas utamanya, khususnya dalam bidang digitalisasi, ekonomi hijau, dan ketahanan rantai pasok.

Mendukung usulan Indonesia dalam memprakasasi terbentuknya AMSEF, World Benchmarking Alliance, lembaga yang melakukan benchmarking perusahaan-perusahaan paling berpengaruh di dunia, menyatakan bahwa pendanaan untuk UMKM masih sangat terbatas sehingga transformasi bentuk usaha menjadi bisnis inklusif masih menjadi tantangan.

MenKopUKM: ASEAN Harus Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Domestik dan Regional

“Dari penilaian yang kami lakukan terhadap 400 lembaga keuangan terbesar yang terdiri dari perbankan, manajer asset, dan perusahaan asuransi, hanya 23% menyatakan telah melakukan pembiayaan untuk UMKM. Sehingga ini adalah usulan yang sangat bijak bagi ASEAN untuk memiliki sumber pembiayaan khusus bagi pelaku UMKM di Kawasan,” ujar Dio Herdiawan Tobing, Kepala Kebijakan Publik untuk Asia, World Benchmarking Alliance.***