Wednesday, 22 April 2026
Home Blog Page 266

Kalender Libur Nasional 2026: Tahun dengan Long Weekend Terbanyak, Ini Daftar Lengkapnya

0

Bogordaily.net – Kalender Libur Nasional 2026 selalu punya cara sendiri menggoda imajinasi orang Indonesia.

Bahkan sebelum tahun berganti, masyarakat sudah menatap jauh ke depan, ke halaman-halaman kosong dalam agenda mereka, seolah hendak menuliskan cerita liburan yang lebih panjang dari biasanya.

Kalender Libur Nasional 2026 memang muncul di awal segala perencanaan: dari rencana kerja, mudik, hingga sekadar mencari jeda dari hiruk pikuk hidup kota.

Itu sebabnya, ketika pemerintah merilis daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 lewat SKB Tiga Menteri pada 19 September 2025, jagat dunia maya langsung gaduh.

Ternyata benar: Kalender Libur Nasional 2026 kali ini memberi banyak ruang bernapas. Bahkan ada beberapa long weekend yang panjangnya seperti liburan sekolah mini.

Pemerintah menetapkan 17 Hari Libur Nasional dan tambahan 8 hari cuti bersama. Totalnya: 25 hari libur resmi—di luar Sabtu dan Minggu. Jumlah yang membuat para pekerja mengintip kalender lebih sering daripada membuka laporan kerja.

Berikut daftar Hari Libur Nasional 2026:

* 1 Januari: Tahun Baru 2026
* 16 Januari: Isra Mikraj
* 17 Februari: Tahun Baru Imlek
* 19 Maret: Hari Suci Nyepi
* 21–22 Maret: Idulfitri 1447 H
* 3 April: Wafat Yesus Kristus
* 5 April: Paskah
* 1 Mei: Hari Buruh
* 14 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
* 27 Mei: Idul Adha
* 31 Mei: Hari Raya Waisak
* 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
* 16 Juni: Tahun Baru Islam
* 17 Agustus: HUT RI
* 25 Agustus: Maulid Nabi
* 25 Desember: Natal

Adapun cuti bersama yang ditetapkan:

* 16 Februari (Imlek)
* 18 Maret (Nyepi)
* 20, 23, 24 Maret (Idulfitri)
* 15 Mei (Kenaikan Yesus Kristus)
* 28 Mei (Idul Adha)
* 24 Desember (Natal)

Dengan paket libur seperti ini, tahun depan bukan hanya ramah keluarga, tapi juga ramah biro perjalanan dan hotel—yang tentu sudah mulai mengatur strategi harga.

Tahun 2026 juga disebut-sebut sebagai tahun paling dermawan untuk long weekend. Ada sembilan rangkaian libur panjang. Beberapa bahkan membentang hampir seminggu.

1. Long weekend Isra Mikraj
16 Januari (Jumat) – 18 Januari (Minggu)

2. Long weekend Imlek
14 Februari (Sabtu) – 17 Februari (Selasa)

3. Long weekend Nyepi + Idulfitri
18 Maret (Rabu) – 24 Maret (Selasa)
Ini salah satu libur terpanjang. Tujuh hari penuh.

4. Long weekend Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus
3–5 April (Jumat–Minggu)

5. Long weekend Hari Buruh
1–3 Mei (Jumat–Minggu)

6. Long weekend Kenaikan Yesus Kristus
14–17 Mei (Kamis–Minggu)

7. Long weekend Waisak – Hari Lahir Pancasila
30 Mei – 1 Juni (Sabtu–Senin)

8. Long weekend Hari Kemerdekaan**
15–17 Agustus (Sabtu–Senin)

9. Long weekend Natal
24–27 Desember (Kamis–Minggu)

Dengan rangkaian long weekend seperti itu, 2026 seperti mengirim pesan: “Istirahatlah. Hidup ini bukan sekadar kerja.” Pemerintah mungkin tidak mengatakannya secara langsung, tetapi kalender mengatakannya dengan sangat jelas.

Dan lagi-lagi, semua ini berawal dari tiga kata yang membuat jutaan orang tersenyum: Kalender Libur Nasional 2026.***

Motor Pengunjung Hilang di Taman Heulang, Terungkap Sudah Tiga Kasus Serupa

0

Bogordaily.net – Kasus kehilangan sepeda motor itu lagi. Kali ini terjadi di Taman Heulang, Kota Bogor. Lokasinya indah, tamannya rapi, tapi bencana kecil bernama motor hilang seperti tidak mau pergi dari area itu.

Kejadian terbaru menimpa seorang pengunjung, Minggu, 30 November 2025. Ia hanya meninggalkan motornya—Honda Beat Deluxe 2023, biru, F 3510 FIU—tidak sampai dua jam. Dua jam yang ternyata cukup untuk membuat sebuah kendaraan lenyap tanpa jejak.

Yang membuatnya heran, bahkan sedikit kesal, adalah pesan dari tukang parkir: jangan kunci stang. Alasannya klasik—agar mudah dipindah kalau ada motor lain mau keluar. Sebuah kalimat yang kini terasa seperti awal dari malapetaka.

Ketika kembali, tukang parkir bilang motornya dipindahkan ke seberang area parkir. Tapi seberang mana? Yang jelas, bukan seberang yang ditemukan korban. Motor itu tidak ada. Hilang seperti ditelan tanah Taman Heulang.

Korban lalu melapor ke polisi. Di situlah fakta kecil yang lebih menakutkan muncul: ternyata sudah tiga motor hilang di lokasi yang sama. Sebuah angka yang tidak besar, tapi cukup untuk membangun rasa curiga, bahkan kemarahan.

Ia pun menyentil pengelola parkir. Masa tukang parkir ada di tempat, tapi motor tetap hilang? Masa ada pengawasan, tapi tidak ada yang benar-benar mengawasi?

“Setelah saya lapor, ternyata sudah ada tiga laporan kehilangan motor di situ,” katanya—sebuah kalimat yang terdengar seperti alarm darurat untuk semua orang.

Ia berharap kejadian ini tidak berulang. Setidaknya, menjadi pengingat: bahwa tempat yang ramai belum tentu aman, dan parkir yang berbayar belum tentu bertanggung jawab.

Taman Heulang tetap indah. Tapi di balik keindahannya, ada cerita kecil yang tidak indah sama sekali. Motor hilang—dan rupanya, bukan yang pertama.***

PLN UP3 Bogor Siagakan Keandalan Listrik untuk Sukseskan Pertandingan Persahabatan Indonesia U-22 vs Mali U-22 di Stadion Pakansari

0

Bogordaily.net — PLN UP3 Bogor sukses memastikan keandalan pasokan listrik dalam mendukung penyelenggaraan pertandingan persahabatan internasional Indonesia U-22 melawan Mali U-22 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong.

Guna menjamin kelancaran acara, PLN menyiagakan personel lengkap serta UPS berkapasitas 250 kVA dan 500 kVA sebagai sumber listrik tambahan untuk menjaga kontinuitas listrik selama pertandingan berlangsung.

Pengamanan sistem kelistrikan dilakukan secara berlapis melalui penyediaan suplai utama dari gardu induk terdekat, ditambah penyulang cadangan, serta peralatan back-up UPS yang memastikan tidak terjadi gangguan meski terjadi kondisi darurat pada pasokan utama. Tim engineering, pelayanan teknik, hingga PDKB juga disiagakan di lokasi untuk respons cepat apabila diperlukan.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa dukungan keandalan listrik pada kegiatan berskala internasional seperti ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Pertandingan ini melibatkan perhatian publik yang sangat luas. Karena itu kami memastikan seluruh sistem dan personel disiagakan maksimal. Kehadiran UPS 250 kVA dan 500 kVA menjadi salah satu kunci mitigasi agar pasokan listrik tetap stabil selama acara berlangsung,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengapresiasi kinerja seluruh tim dilapangan yang berhasil menjaga mutu layanan kelistrikan.

“PLN siap mendukung setiap kegiatan nasional maupun internasional yang membutuhkan keandalan tinggi. Kehadiran PLN di Stadion Pakansari menunjukkan kesungguhan kami dalam memastikan layanan listrik aman, andal, dan tanpa kedip sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan sukses,” ujarnya.

PLN akan terus mempertahankan kesiapsiagaan ini sebagai bagian dari dukungan terhadap kemajuan olahraga nasional serta penyelenggaraan event besar di wilayah Jawa Barat. Dengan kolaborasi dan kesiapan teknis yang matang, PLN UP3 Bogor berkomitmen menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat dan seluruh pelaku kegiatan.***

Ramalan Cuaca 1 Desember 2025: Bogor Berpotensi Diguyur Hujan

0

Bogordaily.net – Simak ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Senin 1 November 2025 diperkirakan hujan sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Senin 1 November 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-28°C
Kelembapan: 62–95%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 61–93%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 58-92%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 58–91%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 60–91%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–31°C
Kelembapan: 51–91%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Senin 1 November 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Lestarikan Budaya Lokal, Batik Siger Terus Berkembang Bersama Pemberdayaan Rumah BUMN BRI

0

Bogordaily.net – Di sebuah rumah batik di sudut Kota Bandar Lampung, tangan-tangan kreatif para pengrajin tampak sibuk memainkan canting di atas selembar kain.

Di antara kesibukan itu, Laila Al Khusna menjadi sosok nyata cerminan perempuan berdaya masa kini. Ia adalah pendiri Batik Siger yang telah lebih dari satu dekade menenun semangat pemberdayaan dan pelestarian budaya lewat kain batik khas Lampung.

Tumbuh dari keluarga pengusaha batik, hal ini turut memupuk kecintaan Laila terhadap wastra nusantara. Ketika UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia pada 2009, semangatnya semakin berkobar.

Apalagi, pemerintah daerah menyerukan agar setiap provinsi memiliki batik khas sebagai pakaian wajib ASN dan BUMN.

“Saya melihat peluang itu. Tapi saat itu, tidak ada pembatik di Lampung karena mayoritas berasal dari Jawa,” ujarnya.

Bermodal ilmu yang diwariskan orang tuanya, Laila mendirikan Lembaga Kursus dan Pelatihan Batik Siger pada 2008. Dari situlah cikal bakal Batik Siger lahir dan tumbuh menjadi salah satu ikon budaya Lampung. Ia ingin batik Lampung dikerjakan oleh tangan-tangan masyarakat Lampung sendiri.

Laila mengaku bahwa perjalanan awal tidak mudah. Pada awalnya, ia sulit mencari peserta karena sudah mendatangi RT, kelurahan, dan kumpulan ibu-ibu arisan, tetapi tidak ada yang mau hingga akhirnya ada yang berminat.

“Motivasi utama saya adalah agar ilmu orang tua bermanfaat bagi masyarakat, terutama di Lampung, dan dapat mengangkat martabat daerah,” katanya.

Kini, banyak alumninya yang sukses mendirikan usaha batik sendiri. Ia bangga karena Batik Siger tidak hanya menciptakan perajin, tetapi juga membuka jalan ekonomi baru bagi masyarakat. Batik Siger hadir dengan misi memperkenalkan keindahan budaya Lampung lewat motif-motifnya. Sekitar 80% penjualannya berada di Lampung, sementara sisanya menjangkau berbagai daerah di Indonesia melalui e-commerce.

Tak hanya memberdayakan masyarakat, Batik Siger juga dikenal dengan konsep ramah lingkungan. Laila berusaha menerapkan konsep zero waste dengan memanfaatkan sisa kain untuk membuat produk lain. Ia menjelaskan bahwa sekitar 70% produksi sudah menggunakan pewarna alami, sedangkan untuk pewarna sintetis telah diterapkan sistem penyaringan limbah agar air buangan tetap netral.

Ia menambahkan bahwa mereka berupaya semaksimal mungkin mengurangi penggunaan pewarna sintetis demi menjaga lingkungan, serta memiliki sistem penyerapan limbah agar air yang terbuang tidak mencemari lingkungan. Komitmen ini mengantarkan Batik Siger meraih penghargaan Upakarti pada 2014 karena dampak positifnya terhadap lingkungan dan sosial.

Laila mengakui bahwa perkembangan Batik Siger tak lepas dari peran Program Rumah BUMN BRI. Ia bercerita bahwa awal mula berkenalan dengan Rumah BUMN BRI adalah karena adanya imbauan dari pemerintah daerah agar UMKM di Lampung mengikuti program pembinaan demi perkembangan usahanya.

“Jadi saya mulai aktif di Rumah BUMN BRI ini memang sejak lama, mungkin sekitar tahun 2011 atau 2012. Saya juga bergabung menjadi UMKM binaan BRI. Waktu itu kami diarahkan untuk mengisi produk di bandara. Lalu bergabung di grup WhatsApp juga untuk berbagi ilmu,” ungkapnya.

Ia mengaku banyak manfaat yang dirasakan sejak bergabung di Rumah BUMN BRI untuk kemajuan Batik Siger. Melalui Rumah BUMN BRI, ia diajarkan cara mengatur manajemen, strategi pemasaran agar produk diminati, penerapan digital marketing, serta pemanfaatan e-commerce.

Selain itu, ketika usaha kekurangan dana, ia juga diajarkan cara meminjam ke bank, memahami prosedur, serta mengetahui risiko positif dan negatifnya. Semua hal tersebut, menurutnya, bertujuan untuk memperkuat kemampuan para pelaku UMKM.

Ia menilai bahwa Program Rumah BUMN BRI sangat baik untuk pengembangan UMKM, dan seluruh ilmu yang diperolehnya selalu diterapkan di perusahaannya. Laila menegaskan bahwa peran dan dukungan dari program tersebut sangat besar dan benar-benar membantu UMKM seperti mereka untuk naik kelas.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya, menyampaikan bahwa BRI terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan terus berkembang melalui program-program pemberdayaan seperti Rumah BUMN BRI.

BRI tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga pembinaan, pendampingan bisnis, hingga membuka peluang jejaring pasar dan go global.

“Strategi ini sejalan dengan upaya BRI untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. Dengan kombinasi literasi, digitalisasi, dan fasilitasi akses, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan nilai tambah di pasar,” tegasnya.***

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat peran dalam memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Terbaru, BRI menyelenggarakan Grand Launching UMKM BRI x SOGO di SOGO Central Park Jakarta (28/11).

Hadir dalam acara tersebut Menteri UMKM Republik Indonesia Maman Abdurrahman, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, CEO SOGO Indonesia Handaka Santosa, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, dan Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris. Momentum ini menandai dimulainya kolaborasi BRI dan SOGO dalam menampilkan produk UMKM binaan di ritel modern.

Menteri UMKM Republik Indonesia Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasi terhadap langkah BRI dan SOGO yang memberikan ruang bagi pengusaha UMKM untuk menembus pasar modern dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
“BRI menurut saya adalah salah satu bank yang paling berani mengambil positioning sebagai banknya UMKM di seluruh Indonesia. Kalau tidak ada BRI, mungkin banyak UMKM yang tidak bisa dijembatani akses pembiayaannya,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, BRI memberikan kesempatan bagi UMKM terpilih untuk menghadirkan produknya secara langsung kepada konsumen. Saat ini terdapat 26 UMKM binaan BRI yang menjual produknya di gerai SOGO Central Park Jakarta. Ke depan, kolaborasi ini akan diperluas dengan melibatkan hingga 50 UMKM dan menjangkau gerai SOGO lainnya, seperti Lippo Mall Puri, Summarecon Mall Kelapa Gading, Emporium Pluit Mall, dan Tunjungan Plaza. BRI menargetkan lebih dari 200 UMKM dapat bergabung dalam program ini pada tahun 2026.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata BRI dalam memperluas peluang pasar bagi pengusaha UMKM. Menurutnya, kerja sama dengan SOGO menjadi bukti konsistensi BRI dalam mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan.

“Kami sadari bahwa UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional. Segmen ini berkontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia sekaligus menyerap sebagian besar tenaga kerja. Oleh karena itu, bagi BRI, pemberdayaan UMKM bukan hanya program, melainkan bagian dari misi untuk menjaga ketahanan ekonomi bangsa. Melalui kolaborasi ini, UMKM binaan BRI kini memiliki kesempatan untuk masuk ke pangsa pasar urban yang lebih besar, lebih modern, dan lebih kompetitif,” ujar Hery Gunardi.

Program ini mengusung tema Wastra Nusantara, yang menampilkan kain dan busana warisan Indonesia dari berbagai daerah. Produk-produk yang dipamerkan mencerminkan filosofi, kearifan lokal, dan nilai tradisi yang tetap relevan di masa kini. Tema ini dipilih untuk menempatkan produk wastra Indonesia pada etalase utama, agar kekayaan budaya lokal dapat lebih mudah dijangkau dan diapresiasi oleh masyarakat luas. Peserta program juga memperoleh dukungan promosi dari SOGO serta pemberdayaan lanjutan dari BRI.

CEO SOGO Indonesia Handaka Santosa mengatakan bahwa kolaborasi antara SOGO dan BRI merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pemasaran bagi pengusaha UMKM nasional.

“SOGO dan BRI berkomitmen penuh mendukung program pemerintah untuk mendorong industri UMKM. Kami sangat mengapresiasi upaya BRI dalam melakukan kurasi dan memilih seluruh anggota UMKM. Dengan inisiatif kerja sama ini, UMKM dapat hadir di department store, dan kami yakin produk-produk dari UMKM ini mampu bersaing di pasar,” ujarnya.

Hery Gunardi menegaskan bahwa BRI akan terus memperkuat peran UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan kolaborasi ini, kami berharap UMKM dapat memperluas pasar, meningkatkan kapasitas produksi, membangun brand yang lebih kuat, serta meraih daya saing yang lebih tinggi. Ke depan, BRI akan terus mendampingi UMKM melalui berbagai inisiatif pembiayaan, pemberdayaan, digitalisasi transaksi, dan pengembangan pasar, sehingga UMKM mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan,” pungkas Hery Gunardi.***

Dukung Ekraf, Bupati Rudy Susmanto Bakal Bangun Alun-Alun Tegar Beriman & Siliwangi Teater

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan komitmennya untuk segera merevitalisasi dan membangun sejumlah fasilitas publik.

Langkah ini didorong oleh rasa bangga melihat tingginya semangat berkreasi dan berkumpulnya anak-anak muda di Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto mengaku terkesan dengan geliat kreativitas di Kabupaten Bogor.

Demikian diungkapkannya saat membuka secara resmi Festival Ekraf, Ahad (30/11). Hadir Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Saya tinggal di Kabupaten Bogor sejak tahun 2009, tetapi baru hari ini, saya melihat anak-anak bermain dan anak muda yang berkreasi di satu tempat. Saya yakin ke depan banyak seniman-seniman besar akan lahir dari Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Rudy menjelaskan, untuk mewujudkan dukungan tersebut, ia minta waktu dan dukungan dari masyarakat karena saat ini sedang bekerja menyiapkan fasilitas umum yang dapat digunakan sepenuhnya oleh seluruh warga.

“Sebentar lagi kita juga akan punya satu tempat baru, namanya Siliwangi Teater. Tempatnya berada di Gedung Kesenian. Rencana revitalisasi gedung kesenian akan dimulai tahun depan, Fasilitas ini memastikan adanya ruang bagi semua anak untuk berkesenian dan berkreasi,” jelas Rudy.

Ia melanjutkan, nantinya lapangan Tegar Beriman akan diubah total menjadi Alun-Alun Tegar Beriman. Alun-alun ini akan dibuka tanpa pagar dan berhadapan langsung dengan Masjid Agung Baitul Faizin. Tujuannya adalah menciptakan ruang terbuka yang dapat dinikmati secara bebas oleh seluruh masyarakat.

“Fasilitas-fasilitas publik ini akan menjadi ruang menikmati kehidupan yang layak dan sejahtera, serta menjadi pendorong bagi ekosistem seni dan budaya di Kabupaten Bogor,” tandas Rudy Susmanto.***

Update Bencana Banjir Bandang di Sumatera, 303 Tewas, 279 Hilang. Pemerintah Kerahkan Hercules

0

Bogordaily.net – Bencana banjir bandang lagi-lagi membuka luka besar di Sumatera. Bencana banjir bandang yang datang tanpa banyak tanda itu menyapu desa, jalan, dan harapan.

Bencana banjir bandang yang kini menyisakan angka-angka yang dingin—303 meninggal, 279 masih hilang—angka yang sulit diterima akal manusia mana pun.

BNPB merilis data resmi itu pada Sabtu (29/11) pukul 17.49 WIB. Angka yang bukan hanya statistik, melainkan cerita tentang rumah yang hanyut, keluarga yang hilang, dan isak yang belum berhenti.

Di Aceh, 51 orang masih hilang. Sumatera Utara lebih berat lagi: 143 orang belum ditemukan. Sumatera Barat pun berduka dengan 85 orang hilang dalam sapuan arus yang beringas.

Korban meninggal dunia menyebar di tiga provinsi. Aceh melaporkan 47 korban jiwa, delapan luka.

Mayoritas dari Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara—daerah-daerah yang seolah selalu paling dulu mendengar gelegar bencana.

Sumatera Utara mencatat 166 korban meninggal. Daerah dengan dampak terparah berada di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, hingga Kota Sibolga. Mereka yang tinggal di lembah dan bantaran sungai seperti tidak diberi kesempatan untuk berlari.

Sumatera Barat mencatat 90 korban meninggal dan 10 luka. Kabupaten Agam menjadi wilayah yang paling berat merasakan hantaman.

Secara keseluruhan, 354 kecamatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar terdampak. Angka yang menunjukkan betapa luasnya tangan bencana kali ini menyapu Sumatera.

Ada 166 kecamatan terdampak di Aceh, 99 di Sumut, dan 89 di Sumbar. Peta yang sehari-hari tenang kini berubah menjadi mosaik merah pertanda krisis.

Presiden Prabowo Subianto turun tangan. Sejak hari pertama, ia menginstruksikan jajaran agar bergerak cepat: evakuasi, penanganan darurat, hingga distribusi bantuan.

Instruksi itu kemudian berubah menjadi langkah nyata: tiga pesawat Hercules C130 dan satu A400 diterbangkan membawa bantuan ke daerah-daerah yang terputus jalur daratnya.

“Kita sudah mengirim bantuan melalui jalur darat dan udara. Pemerintah terus mendukung kebutuhan di lapangan,” tulis Prabowo dalam unggahannya.

Tetapi bagi para penyintas, yang kini tinggal di tenda-tenda, bantuan bukan hanya soal logistik.

Mereka menunggu jawaban: kapan hujan berhenti, kapan tanah kembali stabil, kapan keluarga mereka ditemukan, atau minimal—ditemukan jejaknya.***

Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

0

Bogordaily.net — Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk masyarakat terdampak dapat segera pulih.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa distribusi bantuan logistik akan dikerahkan mengingat banyaknya wilayah yang masih terisolasi dan sangat membutuhkan pertolongan.

“Prioritas utama pemerintah saat ini adalah pendorongan logistik bagi masyarakat, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan. Seluruh bantuan akan didistribusikan menggunakan alutsista TNI ke titik-titik terdampak,” ucapnya.

Sjafrie juga menegaskan bahwa percepatan pemulihan listrik merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak. Ia mengapresiasi langkah cepat PLN di lapangan, sekaligus mendorong agar proses pemulihan dapat terus dioptimalkan.

“Langkah pertama adalah memperkuat mobilitas udara. Semua logistik kita konsentrasikan. Listrik harus segera hidup dalam waktu singkat. Kita akan tambah kekuatan helikopter. Evakuasi darat dan udara harus dipercepat,” ujarnya.

Dukungan untuk percepatan pemulihan Aceh juga ditunjukkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dengan mengirimkan tim khusus ke wilayah terdampak untuk membantu mengakselerasi penanganan. Dirinya menekankan pentingnya stabilisasi layanan publik, termasuk layanan kelistrikan untuk masyarakat.

“Kebutuhan listrik ini sangat krusial. Kami bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN terus mempercepat pemulihan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera menikmati layanan listrik,” ucap Tito.

Selaras dengan arahan Pemerintah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN terus mengerahkan sumber daya dan personel terbaik dari unit-unit se-Indonesia untuk memulihkan jaringan listrik di wilayah terdampak. Dirinya juga terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mendorong percepatan _recovery_ kelistrikan pascabencana di Aceh.

“Kami mendapat arahan dari Bapak Presiden bahwa seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi di Aceh. Untuk itu, sesuai arahan Bapak Presiden, kami semua berkolaborasi,” ujar Darmawan.

Dalam proses pemulihan tersebut, PLN terus berkolaborasi dengan Pemprov Aceh, Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Sultan Iskandar Muda, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh di bawah arahan pemerintah pusat. Salah satu langkah krusial adalah pengiriman unit-unit _tower emergency_ dari Jakarta menuju Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU). Selain itu, beberapa unit juga diangkut melalui jalur darat dan laut dengan dukungan TNI Angkatan Darat (AD) dan jajaran Kepolisian.

Darmawan memberikan apresiasi terhadap Polri yang membantu memastikan kelancaran komunikasi di tengah kondisi jaringan terputus. Dari sisi logistik, TNI AD memfasilitasi pengiriman material menggunakan truk dan membuka akses menuju wilayah terdampak yang masih hampir mustahil untuk dilewati. Bahkan, helikopter dikerahkan untuk mengangkut material tower ke titik-titik yang tidak mungkin dicapai melalui jalur darat.

“Kami harus menggunakan helikopter untuk membawa material ke lokasi. Ada helipad yang perlu dibuka, dan di sana pasukan dari TNI dan Kepolisian ikut membantu. Kekompakan ini menjadi kekuatan besar dalam percepatan pemulihan,” kata Darmawan.

Tidak hanya pemulihan infrastruktur, dukungan kemanusiaan juga digalang. Posko, dapur umum, serta fasilitas pendukung lain dibangun bersama sebagai bentuk solidaritas antar instansi.

“Seluruh komponen kekuatan Indonesia bergerak bersama. Dengan semangat perjuangan dari tim PLN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, kami merasakan kekompakan luar biasa. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar ini, sehingga Aceh dapat segera pulih,” pungkas Darmawan.***

PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Direksi Turun Langsung ke Lokasi

0

Bogordaily.net — PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor. Selain mempercepat pemulihan jaringan listrik, PLN juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan dalam bentuk paket sembako dan peralatan listrik guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Bantuan yang sudah disalurkan meliputi 6 ton beras, 2 ton gula, 1.000 kotak mi instan, 2.000 kaleng sarden, 2.000 liter minyak goreng, 2.000 kaleng kornet, 2.000 paket biskuit, 3.000 botol air mineral, serta 14.000 lampu emergency untuk mendukung aktivitas warga selama masa pemulihan. Bantuan tersebut di antaranya diserahkan melalui Pemerintah Provinsi Aceh dalam Apel Siaga Team Recovery Bencana Aceh di Landasan Udara Iskandar Muda, Sabtu (29/11).

Salah satu penerima bantuan sembako di Posko Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Dedy Suriadi mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan PLN ke tempat posko pengungsiannya.

“Sembako sangat kami butuhkan di Posko Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu ini. Terima kasih atas kemurahan hati PLN yang sudah membantu,” ungkap Dedy haru.

Selain bantuan logistik, PLN juga menyerahkan genset guna mendukung aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ibadah yang sempat terkendala akibat bencana. Bantuan genset salah satunya disalurkan ke Mesjid Al Ghafur, Kabupaten Aceh Besar oleh Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, dan Ketua Yayasan Baitul Maal Pusat, Sulistyo Biantoro.

Kepala Badan Kesejahteraan Mesjid Al Ghafur, Tengku Muhammad Rijal menuturkan bahwa bantuan PLN sangat membantu masyarakat, terutama untuk menjaga keberlangsungan kegiatan ibadah.

“Bantuan genset ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya genset, kegiatan ibadah tetap dapat berlangsung meski kelistrikan belum sepenuhnya pulih. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan PLN kepada masyarakat Desa Gani,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri pada saat penyerahan bantuan genset menyampaikan bahwa fokus PLN adalah memastikan warga tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman. Untuk itu PLN tidak hanya hadir mempercepat pemulihan jaringan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan.

“Kami memahami betapa berat dampak banjir bagi masyarakat. Karena itu, PLN berkomitmen hadir tidak hanya melalui perbaikan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga melalui bantuan langsung yang diharapkan dapat mendukung percepatan pemulihan pascabanjir dan meringankan beban warga,” ujarnya.

Dukungan kepada masyarakat tak berhenti pada pemenuhan kebutuhan listrik darurat. PLN juga memperluas jangkauan bantuan melalui kolaborasi dengan Komando Daerah Militer Iskandar Muda, salah satunya dengan pengadaan empat dapur umum di wilayah Bireun, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Singkil.

Keberadaan dapur umum ini memastikan warga terdampak, khususnya yang masih berada di pos pengungsian, dapat memperoleh makanan layak dan kebutuhan konsumsi harian secara teratur.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa prioritas utama PLN dalam kondisi bencana adalah memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi, baik dari sisi akses listrik maupun dukungan logistik.

“PLN selalu berada di sisi masyarakat dalam kondisi apa pun. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk kepedulian untuk membantu warga mempercepat pemulihan pascabencana,” ujar Darmawan.

Bencana longsor dan banjir yang terjadi di wilayah Aceh sebelumnya menyebabkan, sebanyak 12 tower transmisi roboh dan berdampak kepada gangguan suplai listrik di wilayah Aceh. Saat ini, PLN telah menerjunkan sekitar 500 petugas gabungan dari unit PLN se-Indonesia guna mempercepat pembangunan tower transmisi darurat di Aceh.

Percepatan penanganan gangguan dilakukan nonstop bekerja sama dengan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Seluruh upaya kemanusiaan ini dilakukan PLN untuk mempercepat pemulihan masyarakat, dengan tujuan agar warga dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik dan dalam kondisi yang aman.***