Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 273

BRI KC Pasar Minggu Salurkan KUR Mikro, Usaha Anggrek Berkembang Pesat

0

Bogordaily.net – Salah satu pengusaha anggrek bulan yang ada di kompleks dekat Ragunan, Rangga Ferdiansyah memiliki toko yang terletak di kavling paling depan area taman. Tokonya sering menjadi pemberhentian pertama para pemburu anggrek yang baru datang ke Taman Anggrek Ragunan.

Ketika memulai usaha ini pada pertengahan pandemi di 2021, Rangga mengaku cukup hoki karena bisa menyewa petak terdepan di taman tersebut.

Dia pun harus merogoh kocek Rp35 juta untuk bisa memulai toko anggrek bulannya. Selain untuk sewa lahan setahun, biaya itu sudah mencakup pemasangan atap, rak, hingga instalasi listrik dan sirkulasi udara. Ide usaha anggreknya ini berangkat dari pengalaman kerjanya di kebun anggrek.

Sebelumnya, Rangga ikut orang sejak 2015. Bosnya adalah seorang distributor anggrek yang melayani pedagang-pedagang di beberapa lokasi, terutama Dharmawangsa dan Rawa Belong.

“Dulu pekerjaannya di bidang anggrek juga. Berjalannya waktu, saya bisa nyetir dan disuruh bantu ambil anggrek ke kebun. Jadi tahu kebun A, kebun B, kebun C,” terang Rangga.

Kemudian pada Agustus 2020, dia mulai terpikir untuk membuka usaha sendiri. Bahkan kemudian bosnya di tempat anggrek lama yang menawarkan supaya Rangga membuka toko sendiri dan menjalin kerja sama dengannya.

“Kebetulan ada tabungan dan kebetulan mengerti anggrek, terus lihat di sini ada lahan yang disewain, langsung coba sewa. Sama bos lama dibolehin. Bahkan saya dapat pinjaman anggrek dari bos lama. Kalau untuk anggrek, memang di Ragunan ini yang besar,” tutur Rangga.

Buka saat pandemi tidak membuat Rangga gentar. Sebab, usaha anggrek bulan justru sedang mekar.

Banyak orang mencari anggrek untuk hobinya selama di rumah. Sejak berkecimpung di dunia anggrek, Rangga juga sudah mengeker potensi bisnis tumbuhan epifit ini.

“Alhamdulillah anggrek dari zaman pandemi pun stabil, padahal yang lain terhantam ekonominya,” terangnya.

Awal-awal, Rangga masih mengandalkan tabungan sendiri dan omzet yang didapat untuk operasional bisnisnya.

Meski merasa cukup, Rangga merasa jalannya masih lambat. Dia pun mulai melirik-lirik pinjaman bank.

“Dulu belum pernah nyoba pinjaman bank, pure saya punya duit, borong ini, borong itu. Kalau kayak gitu maju sih maju, cuma lambat. Karena ini semua (pedagang anggrek di Ragunan) sudah senior main anggrek. Kalau saya mau ngadepin raksasa, butuh duitnya lumayan,” paparnya.

Semula Rangga sudah punya rekening pribadi di BRI. Dia juga banyak mendengar info sekilas soal pinjaman di BRI yang ‘ramah UMKM’.

Namun, Rangga belum mengajukan pinjaman sampai ada seorang pelanggan, yang ternyata orang BRI Cilandak, mendorongnya mengajukan pinjaman.

“Kalau di kalangan UMKM itu yang paling enak ngajuin pinjaman di BRI, karena bunganya sangat rendah. Orang sebulan cuma 0,3%. Marketingnya juga bagus, nyari-nyari juga. ‘Lagi nyari pinjaman, Bang? Kenapa nggak coba BRI aja?'” ujar Rangga, mengutip secuil obrolannya dengan si pelanggan kala itu.

Dari situ, Rangga mengajukan pinjaman awal Rp100 juta pada Agustus 2024. Kebetulan saat itu Rangga sedang menyiapkan peningkatan target penjualan.

Dari yang biasanya hanya berkisar 10-20 paket sehari, jadi minimal 40-50 paket. Satu paket minimal berisi 2 tangkai.

“Kita juga butuh pinjaman buat kunci barang di kebun. Dengan adanya pinjaman itu, kita bisa taruh duit dulu di kebun buat booking anggrek,” jelas Rangga.

Dengan adanya pinjaman KUR Mikro, Rangga kini bisa lebih mudah mendapatkan anggrek bulan dalam jumlah banyak setiap bulannya. Bahkan dalam seminggu, dia bisa mengambil barang ke kebun hingga dua kali, masing-masing 500 tangkai.

Info tentang pinjaman KUR ini tak cuma disampaikan ke Rangga. Pedagang lain pun kecipratan.

Salah satunya Brian Sinaga yang menempati kavling 45. Walau lokasinya cukup di belakang, bisnis anggrek Brian pun tak kalah banjir pesanan. Terutama pesan antar atau via online.

Brian memulai bisnisnya pada 2022. Sama seperti Rangga, Brian juga merasakan lambatnya perkembangan bisnis dengan modal sendiri.

Sebelumnya Brian bekerja di kebun anggrek di Ciater dan mengantar-antarkan pesanan ke pedagang-pedagang di Jakarta. Ketika memulai bisnis anggreknya sendiri, Brian diberi ‘pinjaman’ dari kenalan-kenalannya di kebun.

“Modal dari kebun-kebun, dikasih barang dulu, terus kebijakan bayar ditempo, bisa dua minggu atau sebulan,” cerita Brian.

Cara itu membantunya memulai langkah pertama bisnis anggrek. Namun, karena ibaratnya berutang, biasanya Brian hanya mendapat barang anggrek ala kadarnya. Dia tidak bisa memilih warna atau minta jumlah tertentu.

“Setelah itu ada omzet dari kita jalan, baru kita belanja sendiri. Tapi kalau ngandalin omzet doang, lama putarannya sampai titik yang kita mau. Makanya kita butuh pinjaman buat ngejar putaran,” katanya.

Informasi tentang pinjaman itu Brian dapatkan dari sharing sesama pedagang anggrek di Ragunan. Kebetulan saat itu mendekati high season Natal dan Tahun Baru. Pesanan anggrek biasanya sedang tinggi. Brian tak ingin ketinggalan kereta.

“Biasanya kita persiapan belanja barang, kita beli yang belum mekar. Kita harus colongstartbiar kebagian barang. Gimana ya dapat pinjaman yang bunganya masih bersahabat? Teman-teman nyaranin ke BRI,” lanjut pria asal Medan tersebut.

Menurut Brian, proses pengajuan pinjaman KUR Mikro di BRI cukup cepat. Dia menghubungi marketing lapangan atau mantri BRI melalui WhatsApp, kemudian bertemu untuk diskusi terkait plafon dan tenor.

“Nggak sampai seminggu kita siapin persyaratannya. Kalau udah ada, dua hari langsung cair,” katanya.

Pinjaman Brian baru berjalan sekitar 6 bulan. Namun, berkat pinjaman itu, Brian bahkan sudah bisa menyewa kebun sendiri di Ciater untuk menyokong bisnisnya, meski kapasitas kebunnya masih kecil. Dalam sebulan, dia bisa menjual sampai 5.000 tangkai anggrek

Sementara itu, Kepala BRI Unit Cilandak, Dadang Suhanda menambahkan, prosesnya bertemu dengan para pedagang anggrek di Ragunan. Salah satu marketingnya kenal secara pribadi dengan Rangga. Dari situlah komunikasi awal mereka terjalin pada 2023.

“Tadinya kita tidak langsung berbicara mengenai produk-produk kami, hanya ngumpul saja. Kami kebanyakan menyimak obrolan mereka apa sih, apa yang dikeluhkan selama ini. Nah, kebetulan juga pada saat itu ada orang dari RO (BRI Regional Office) Jakarta 2 sering belanja di sini, beli anggrek. (Pesannya) ‘Tolong diedukasi, barangkali bisa’,” jelas Dadang.

Setelah berhasil mendapatkan satu nasabah KUR, Dadang pun membidik pedagang-pedagang lain agar memanfaatkan KUR BRI juga.

Dadang mengakui pendekatannya saat itu cukup sulit karena banyak pedagang yang belum pernah meminjam ke bank untuk usahanya.

“Coba lagi, tapi kalau bisa jangan didatangi per kavling. Coba kalau mereka lagi ngumpul, saya minta bantuan ke pedagang-pedagang, kita ngumpul di sini,” lanjutnya.

Pada pertemuan itu, pihak BRI Unit Cilandak menjawab berbagai pertanyaan pedagang tentang persyaratan pinjaman KUR Mikro. Selama pedagang memiliki riwayat keuangan yang tertib, Dadang memastikan prosesnya tak bakal makan waktu lama.

“Kalau syarat lengkap, survei hari ini, siang pun insyaallah bisa (cair),” pungkasnya.***

Oxford Dikritik Soal Penemuan Rafflesia di Sumatera, Publik Indonesia Tuntut Pengakuan untuk Peneliti Lokal

0

Bogordaily.net – Universitas Oxford dan Oxford Botanic Garden tengah berada dalam sorotan tajam setelah unggahan resmi mereka mengenai penemuan spesies langka Rafflesia hasseltii di Sumatera menuai gelombang kritik dari masyarakat Indonesia.

Sorotan tersebut muncul karena publik menilai unggahan mereka hanya menonjolkan peneliti dari Oxford dan tidak memberikan pengakuan yang pantas kepada para peneliti lokal Indonesia yang ikut terlibat dalam ekspedisi tersebut.

Kontroversi ini semakin mencuat setelah tokoh publik Indonesia, Anies Baswedan, ikut menanggapi dan menuntut agar Oxford menyebutkan nama-nama peneliti dari Indonesia yang berperan langsung dalam proses penemuan.

Respons tersebut memperkuat suara publik yang menilai bahwa kontribusi peneliti lokal selama ini kerap terpinggirkan dalam kerja sama internasional.

Isu tersebut bermula dari unggahan yang dipublikasikan oleh akun resmi Oxford Botanic Garden dan salah satu penelitinya, Chris Thorogood, di platform X.

Dalam unggahannya, Thorogood membagikan pengalaman tim mereka yang melakukan perjalanan panjang menembus hutan hujan Sumatera demi menemukan Rafflesia hasseltii, salah satu spesies bunga langka yang dikenal memiliki ukuran besar dan siklus hidup unik.

Penjelasan tentang perjalanan tim memang disebutkan, namun publik menilai narasi tersebut terlalu berfokus pada perwakilan dari Oxford.

Meski disebutkan adanya “tim”, unggahan itu tidak menampilkan nama-nama peneliti Indonesia yang turut memimpin langkah di lapangan dan memiliki keahlian terkait flora lokal. Ketidakhadiran nama mereka inilah yang memicu perdebatan.

Tanggapan keras dari masyarakat pun menguat setelah Anies Baswedan menyoroti secara langsung tiga peneliti Indonesia yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ia menekankan bahwa keberadaan para ilmuwan lokal bukan sekadar pendamping, melainkan bagian penting dari penelitian yang seharusnya diakui secara terbuka, terlebih karena penemuan itu dilakukan di wilayah Indonesia dengan kekayaan hayati yang dipelajari.

Pernyataan tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi pembahasan besar di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet menilai bahwa pengakuan ilmiah harus diberikan secara setara dalam proyek kolaboratif, terutama dalam penelitian tentang spesies endemik yang membutuhkan keterlibatan ahli lokal.

Hingga saat ini, Universitas Oxford belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kritik dan tuntutan untuk mencantumkan nama para peneliti Indonesia tersebut.

Publik pun masih menantikan langkah lanjutan, apakah Oxford akan memberikan klarifikasi dan menampilkan pengakuan yang lebih adil terhadap kontribusi ilmuwan Indonesia.***

Internasional Studium Generale IUQI Bogor Bahas Kemunculan Artificial Intelligence dalam Dunia Pendidikan

0

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor menggelar Internasional Studium Generale bertajuk “The Emergence of Artificial Intelligence in Science and Technology for Educational Purposes” di Auditorium Gedung C, Senin Bogor, 24 November 2025.

Acara ini menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI) serta implikasinya terhadap pendidikan, etika, dan keamanan digital.

Pada pembukaan acara, Mesiyarti, S.Pd., M.Hum. menegaskan bahwa AI kini memiliki pengaruh besar dalam kehidupan dan pendidikan modern.

Ia berharap seminar ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam memahami peluang dan tantangan teknologi.

Senada dengan itu, Galih Pratama, S.Pd., M.Pd., M.I.Kom. menambahkan bahwa AI telah digunakan oleh berbagai kalangan dan menyimpan banyak data, termasuk data pribadi. Karena itu, menurutnya, diskusi mengenai keamanan dan etika penggunaan AI menjadi sangat penting.

Sesi utama menghadirkan (Assoc.) Prof. Dr. Che Azzurahanim dari Faculty of Science, University Putra Malaysia, sekaligus Ph.D. Biophysics dari University of Surrey, United Kingdom.

Beliau menjelaskan bahwa AI pada dasarnya adalahactual intelligence tanpa emosi maupun spiritualitas.

“Ketika menggunakan AI, kita harus memahami bahwa ia tidak memiliki perasaan; manusia tetap menjadi pusat keputusan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, pembuatan konten orisinal, serta menghormati izin penggunaan karya.

Prof. Azzurahanim turut mengangkat isu krusial seperti plagiarisme, privasi, kredibilitas informasi hingga fenomena deepfake yang berpotensi menimbulkan penyebaran video, audio, dan berita palsu.

a mendorong mahasiswa untuk selalu memeriksa sumber, melakukan fact-checking mengenali tanda-tanda manipulasi digital, serta meningkatkan literasi masyarakat.

Materi berikutnya disampaikan oleh Mr. Ambran Abu Bakar, Group Chairman & Founder SCAVAI Alliance Pte. Ltd.

Ia memperkenalkan konsep 3P: Penyalahgunaan, Plagiarisme, dan Privasi, sebagai prinsip utama dalam menghadapi teknologi AI generatif.

Ia juga menjelaskan perjalanan AI sejak 1915 serta perannya dalam transformasi manufaktur dan otomatisasi modern.

Menanggapi pertanyaan peserta mengenai isu pemblokiran platform AI seperti ChatGPT, ia menjelaskan bahwa regulasi akan terus berkembang mengikuti kebutuhan keamanan digital di masing-masing negara.

Dengan menghadirkan diskusi mendalam tentang etika, keamanan, dan perkembangan teknologi, Studium Generale ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa IUQI Bogor terhadap penggunaan AI yang bertanggung jawab, kreatif, dan aman di era digital.***

Regon Customize Uniform Solution Tawarkan Promo Kemeja Tactical Premium, Gratis 6 Item Eksklusif

0

Bogordaily.net – Regon Customize Uniform Solution memberikan promo spesial untuk perusahaan yang ingin meningkatkan penampilan tim melalui seragam berkualitas. Melalui penawaran terbaru, Regon menawarkan Kemeja Tactical Premium dengan harga terjangkau, yakni Rp199 ribu per pcs untuk pemesanan paket dua lusin.

Kemeja Tactical Premium ini untuk kebutuhan kerja lapangan maupun aktivitas profesional. Tidak hanya kuat dan nyaman digunakan harian, desainnya yang rapi dan modern juga mendukung tampilan lebih profesional saat bertemu klien.

Menariknya, dalam promo kali ini pelanggan tidak hanya mendapatkan harga spesial, tetapi juga FREE 6 item eksklusif, mulai dari free nama, free bordir dua sisi, free desain, hingga garansi produk. Seluruh bonus tersebut sudah termasuk dalam paket tanpa tambahan biaya.

Dengan promo ini, sangat ini cocok bagi instansi, perusahaan, dan komunitas yang membutuhkan seragam tahan lama, stylish, dan bisa diandalkan, sekaligus ingin menghemat biaya produksi.

Pelanggan yang ingin berkonsultasi atau memesan dapat langsung menghubungi Regon Customize melalui Instagram @regon.id atau mengunjungi situs www.regon.id dan www.sablonbogor.com. Promo berlangsung dalam waktu terbatas.(Ibnu Galansa)

Momentum Hari Guru Nasional, Bupati Bogor Berikan Penghargaan kepada Insan Pendidikan 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 sekaligus HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Bogor, yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Forkopimda di Lapangan Tegar Beriman, pada Selasa 25 November 2025.

Bupati Bogor juga berkesempatan memberikan piagam penghargaan kepada para insan guru Kabupaten Bogor, sebagai wujud apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, menegaskan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan para guru, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang unggul dan berdaya saing.

Perlu diketahui, bahwa selama satu tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pemerintah telah mengambil berbagai langkah konkret untuk mendukung para guru.

Tahun 2025, pemerintah pusat memberikan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester bagi guru yang belum memiliki pendidikan D.IV/S1 agar dapat melanjutkan studi S1 melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, dengan target sebanyak 12.500 guru.

Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan program peningkatan kompetensi guru, mulai dari pendidikan profesi guru, upgrading guru bimbingan konseling, bimbingan konseling untuk guru non-bimbingan konseling, pembelajaran mendalam (deep learning), coding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, hingga peningkatan kompetensi lainnya.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan untuk guru non-ASN, satu kali gaji pokok untuk guru ASN, serta insentif bagi guru honorer sebesar tiga ratus ribu rupiah per bulan, yang akan dinaikkan menjadi empat ratus ribu rupiah pada tahun 2026.

“Seluruh tunjangan dan insentif ini ditransfer langsung ke rekening guru,” ujar Bupati Bogor saat membacakan Sambutan Menteri Pendidikan RI.

Pemerintah menyadari bahwa tunjangan dan insentif yang diberikan selama ini belum sepenuhnya memenuhi harapan para guru.

Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan guru di Kabupaten Bogor.

Pada tahun 2026, pemerintah membuka kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi dengan beasiswa bagi 150.000 guru, serta meningkatkan tunjangan bagi guru honorer.

“Kegiatan peringatan Hari Guru Nasional 2025 dan HUT PGRI ke-80 ini menjadi momentum untuk menghargai dedikasi para guru sekaligus memperkuat semangat bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas, demi masa depan anak-anak Kabupaten Bogor dan generasi bangsa yang lebih baik,” tukas Bupati Bogor.***

Momen Hari Guru Nasional Tahun 2025, Bupati Bogor Rudy Susmanto Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Para Guru

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan para guru, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang unggul dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 sekaligus HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Bogor di Lapangan Tegar Beriman, pada Selasa 25 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor juga turut memberikan piagam penghargaan kepada para insan guru Kabupaten Bogor, sebagai wujud apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa.

Menurutnya, guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

“Kegiatan peringatan Hari Guru Nasional 2025 dan HUT PGRI ke-80 ini menjadi momentum untuk menghargai dedikasi para guru sekaligus memperkuat semangat bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas, demi masa depan anak-anak Kabupaten Bogor dan generasi bangsa yang lebih baik,” kata Rudy.

Ia menambahkan bahwa, selama satu tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pemerintah telah mengambil berbagai langkah konkret untuk mendukung para guru.

Tahun 2025, pemerintah pusat memberikan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester bagi guru yang belum memiliki pendidikan D.IV/S1 agar dapat melanjutkan studi S1 melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, dengan target sebanyak 12.500 guru.

Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan program peningkatan kompetensi guru, mulai dari pendidikan profesi guru, upgrading guru bimbingan konseling.

Kemudian, bimbingan konseling untuk guru non-bimbingan konseling, pembelajaran mendalam (deep learning), coding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, hingga peningkatan kompetensi lainnya.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan untuk guru non-ASN, satu kali gaji pokok untuk guru ASN, serta insentif bagi guru honorer sebesar tiga ratus ribu rupiah per bulan, yang akan dinaikkan menjadi empat ratus ribu rupiah pada tahun 2026.

“Seluruh tunjangan dan insentif ini ditransfer langsung ke rekening guru,” ungkapnya.

Pemerintah menyadari bahwa tunjangan dan insentif yang diberikan selama ini belum sepenuhnya memenuhi harapan para guru.

Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan guru di Kabupaten Bogor.

Pada tahun 2026, pemerintah membuka kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi dengan beasiswa bagi 150.000 guru, serta meningkatkan tunjangan bagi guru honorer.(Albin)

Hadirkan Hybrid EV, Plaza Toyota Citeureup Meriahkan GJAW 2025 

0

Bogordaily.net – Plaza Toyota Citeureup meriahkan acara Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang berlangsung di ICE BSD City Tangerang Banten, pada tanggal 21 hingga 30 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Toyota hadir memberikan Toyota Privilege Parking bagi pengguna Toyota Hybrid EV, Battery EV, dan Plug-In Hybrid EV di area parkir Hall 10.

Segera datang untuk lihat dan rasakan langsung Hybrid EV untuk semua di GJAW 2025.

Sementara itu, Plaza Toyota Citeureup adakan promo menarik spesial bulan November untuk setiap pembelian mobil terbaru pada November 2025.

Buat yang sudah punya rencana beli mobil Toyota terbaru, ada program spesial menjelang akhir tahun yang menarik dari Toyota, khusus buat pembeli New Calya, Rush, Avanza, Raize, Veloz dan Agya.

Toyota menawarkan beberapa keuntungan yang pastinya membuat kegiatan beli mobil jadi lebih efisien secara finansial.

Toyota Friends Akan mendapatkan gratis asuransi selama 2 tahun. TDP mulai 10 Juta dan cicilan hingga 10%.

Toyota friends juga berkesempatan membawa pulang mobil toyota terbaru dengan bunga special low rate 0℅ hingga 2 tahun.

Tersedia juga direct gift berupa E-money senilai 3 juta dan Etoll khusus pembelian Avanza, Veloz, Raize dan Rush.

Selain itu, Gratis asuransi hingga 2 tahun  free anti karet mesin, free kaca film, free jasa Service & Parts, Oli, dan masih banyak lagi yang lainya.

Jangan lewatkan promo menjelang akhir tahun dari Toyota ya friends. Yuk pesan segera dan hubungi 082113653658.

Ayo segera miliki mobil Toyota impian kalian sekarang juga, tentunya hanya di Plaza Toyota Citeureup, kunjungi langsung di Jalan Mayor Oking No 19, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Atau untuk info lebih lanjutnya kalian juga bisa cek instagramnya @toyota_citeureup.(Albin Pandita)

Sinopsis Film TIMUR (2025): Misi Penyelamatan Paling Berbahaya yang Mengubah Hidup Sang Prajurit

0

Bogordaily.net – Film TIMUR menjadi gebrakan baru dalam dunia perfilman Indonesia. Bukan hanya menampilkan aksi laga khas Iko Uwais, film ini juga menjadi debutnya sebagai sutradara.

Mengangkat inspirasi dari peristiwa penyanderaan Mapenduma 1996, TIMUR bukanlah film biografi sejarah, melainkan kisah fiksi yang meminjam semangat patriotisme, keberanian, dan solidaritas dalam situasi genting.

Latar cerita membawa penonton masuk ke jantung hutan yang liar dan penuh misteri. Hutan menjadi arena mencekam yang bukan hanya menantang secara fisik, tetapi juga mental.

Dalam suasana serba tak pasti, film ini menyajikan perpaduan antara ketegangan tak berkesudahan, drama emosional, serta aksi tangan kosong yang menjadi ciri khas Uwais.

Sinopsis Film TIMUR

Kisahnya mengikuti seorang prajurit bernama Timur, sosok pemimpin yang dihormati karena keberaniannya.

Ia dipercaya untuk memimpin tim penyelamat dalam sebuah operasi berbahaya yakni membebaskan sekelompok peneliti yang diculik di pedalaman hutan terpencil.

Misi yang terlihat sederhana pada awalnya berubah menjadi perjalanan penuh ancaman. Timur dan timnya harus melewati medan ekstrem, jebakan musuh, serta berbagai serangan brutal yang bisa menghabisi mereka kapan saja.

Di tengah tekanan waktu dan keterbatasan logistik, mereka dipaksa membuat keputusan sulit yang dapat menentukan hidup dan mati.

Alih-alih hanya berfokus pada pertempuran, TIMUR menyoroti hubungan antaranggota tim persaudaraan, pengorbanan, dan konflik batin yang muncul saat nyawa berada di ujung tanduk. Inilah yang membuat film ini terasa lebih manusiawi dan memiliki lapisan emosi yang kuat.

Meski terinspirasi dari peristiwa nyata, film ini menegaskan diri sebagai kisah fiksi. Unsur-unsur sejarah hanya dijadikan fondasi untuk memperkuat pesan tentang patriotisme, bukan sebagai rekonstruksi kejadian sebenarnya.

Pendekatan ini dipilih untuk menghormati sensitivitas peristiwa asli sekaligus memberikan ruang kreatif bagi para pembuat film.

Daftar Pemeran

Film ini diperkuat oleh sejumlah aktor muda dan senior yang membangun dinamika tim dengan sangat alami. Para pemeran yang telah dikonfirmasi, antara lain:

  • Iko Uwais
  • Yusuf Mahardika
  • Stefan William
  • Andri Mashadi

Iko Uwais disebut memberikan kebebasan penuh kepada para aktor untuk mengeksplorasi karakter mereka.

Pendekatan ini membuat interaksi antar tokoh terasa organik, sekaligus menambah kedalaman cerita.

TIMUR merupakan produksi perdana Uwais Pictures, menandai babak baru dalam karier Iko Uwais sebagai pembuat film. Rencananya, film ini akan resmi tayang di bioskop pada 18 Desember 2025, membawa genre drama-aksi bertema kepahlawanan ke layar lebar Indonesia.***

Peringati Hari Guru Nasional, BRI Peduli Beri Apresiasi dan Salurkan Bantuan di SDN Sukamahi 02 Megamendung

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada 25 November 2025, BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli menggelar kegiatan bertajuk “Ini Sekolahku – Persembahan untuk Guru”. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Sukamahi 02, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan “Ini Sekolahku – Persembahan untuk Guru” dilaksanakan dengan berbagai agenda, di antaranya pentas seni guru, penyaluran paket sembako, serta pemberian dana apresiasi bagi para pendidik. Kegiatan ini disambut antusias oleh para guru sebagai ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus mendapatkan dukungan nyata atas kontribusinya dalam dunia pendidikan.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi nyata bagi para guru yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa, khususnya di tingkat Sekolah Dasar.

“Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November menjadi momentum untuk menghargai dedikasi para guru. Melalui kegiatan ini, BRI Peduli berupaya memberikan pengalaman yang lebih bermakna dengan menghadirkan rangkaian kegiatan apresiasi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para guru,” ungkapnya.

“Harapannya, peringatan Hari Guru Nasional ini menjadi pengalaman bermakna bagi para guru, tidak hanya melalui perayaan seremoni, tetapi juga melalui pemberian apresiasi nyata, inspirasi, serta dukungan terhadap kesejahteraan mereka,” imbuhnya.

Di lain pihak, Heri Jaya Subrata, salah seorang guru di SDN Sukamahi 02 mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan Hari Guru Nasional di sekolah tersebut memberikan semangat dan motivasi bagi para guru untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan, khususnya bagi pendidikan di SDN Sukamahi 02.

“Apresiasi dan terima kasih dari kami kepada BRI atas semua kontribusi yang telah diberikan sebagai wujud nyata dukungan dan kepedulian bagi para guru. Kami juga berterima kasih serta atas bantuan perbaikan fasilitas dan infrastruktur yang layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah kami,” ungkapnya.

SDN Sukamahi 02 merupakan salah satu sekolah penerima manfaat Program BRI Peduli – Ini Sekolahku, yaitu program TJSL BRI di bidang pendidikan yang fokus pada pembangunan, renovasi, dan pengadaan sarana prasarana pendukung pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Program ini dilaksanakan dalam bentuk pembangunan dan renovasi sekolah, perbaikan sarana dan prasarana sekolah seperti meja dan kursi kelas, lemari, taman bermain, toilet sekolah, hingga peralatan pendukung kegiatan belajar mengajar. Implementasi program terutama dilaksanakan di berbagai wilayah pedalaman dan perbatasan Indonesia yang memiliki akses pendidikan terbatas.

Sejak dilaksanakan pada 2021, Program BRI Peduli “Ini Sekolahku” telah disalurkan di 46 sekolah dan memberikan manfaat bagi lebih dari 5.500 siswa dan 500 guru. Dalam program ini juga telah disalurkan sebanyak 800 beasiswa pendidikan yang diharapkan dapat mencetak generasi unggul serta memperkuat akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Pelaksanaan Program “Ini Sekolahku” turut mendukung SDGs Poin 4 tentang pendidikan berkualitas serta mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah yang menekankan pembangunan SDM, kesetaraan gender, hingga pemberdayaan kelompok renta.***

Simak Harga Emas Antam Selasa 25 November 2025, Cek Sekarang!

0

Bogordaily.net – Berikut daftar harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram siang ini per gram Selasa 25 November 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Selasa 25 November 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.240.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.380.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.675.000
Harga emas 10 gram: Rp 23.295.000
Harga emas 25 gram: Rp 58.112.000
Harga emas 50 gram: Rp 116.145.000
Harga emas 100 gram: Rp 232.212.000
Harga emas 250 gram: Rp 580.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.160.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.320.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Selasa 25 November 2025.***