Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 276

Napak Tilas Sejarah Konferensi Bogor 1954

0

Bogordaily.net – Kota Bogor mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan The Ambassador Summit road to 71st Asia-Africa Conference 2026 yang berlangsung di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (20/11/2025).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 71 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) dan sekaligus napak tilas sejarah Konferensi Bogor, yang menjadi tonggak lahirnya KAA pada 1955.

Napak Tilas Sejarah Konferensi Bogor 1954

Tak hanya menjamu dan menerima para delegasi dan duta besar dari negara sahabat saja, Dedie Rachim turut mengajak para delegasi berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor tempat dimana sejarah KAA dimulai.

Ia menjelaskan bahwa Konferensi Bogor pada 28–29 Desember 1954 itu menghadirkan lima pemimpin dari lima negara, yaitu Indonesia, Pakistan, India, Sri Lanka, dan Myanmar. Konferensi ini kemudian menjadi fondasi pelaksanaan KAA di Bandung pada April 1955.

“Ini kami melaksanakan semacam napak tilas ya dari sebuah momen yang sangat penting yang berhasil merubah tatanan dunia, namanya Konferensi Asia-Afrika, tetapi sebelum Konferensi Asia-Afrika ada yang namanya Konferensi Bogor. Nah, Konferensi Bogor inilah yang kemudian poin-poinnya itu mencetuskan Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada April tahun 1955,” jelas Dedie Rachim.

Ia mengatakan, dalam rangka napak tilas tersebut ia mengajak negara-negara yang berkontribusi langsung dalam kegiatan Konferensi Bogor, salah satunya dari India dan yang mewakili dari Afrika yaitu Mozambik.

Dedie Rachim menegaskan bahwa Kota Bogor menjadi tuan rumah kegiatan ini, karena sejak lama memiliki peran penting dalam sejarah terbentuknya KAA. Momentum ini, menurutnya, turut memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu kota strategis di Indonesia yang memiliki banyak potensi.

“Kita ingin mengingatkan semua bahwa peran Bogor itu sudah sejak lama cukup penting. Nah, ke depan tentu kami mengajak bahwa keberadaan Bogor sebagai salah satu kota yang penting di Indonesia ini bisa juga dijadikan sebagai tempat untuk potensi investasi, kunjungan wisata, dan potensi menyelenggarakan kegiatan penting lainnya, termasuk kegiatan internasional,” tegasnya.

Ia berharap napak tilas Konferensi Bogor menuju KAA ini dapat membangkitkan kembali semangat persatuan bangsa-bangsa yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Semangat Konferensi Bogor ini menjadi semangat kita semua yang kita harus terus gelorakan sebagai bagian dari semangat persatuan bangsa-bangsa, semangat anti imperialisme, semangat anti kolonialisme, semangat untuk memerdekakan diri kita, dan memerdekakan bangsa yang tujuannya adalah menuju kesejahteraan masyarakat,“ kata Dedie Rachim.

Duta Besar Mozambik untuk Indonesia, Belmiro Jose Malate, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Kota Bogor memiliki peranan penting dalam sejarah perjuangan negara-negara Afrika.

“Kota Bogor sangat penting bagi Afrika, seperti yang Pak Wali telah katakan bahwa Konferensi Asia-Afrika yang pertama dilaksanakan di sini, yaitu persiapan untuk konferensi yang selanjutnya dilaksanakan di Bandung. Ini memberikan kontribusi besar terhadap kendala kami mengenai kolonialisme dan imperialisme di Afrika,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi negara-negara Asia-Afrika hingga saat ini masih memiliki kesamaan dan harus diperjuangkan bersama.

“Kita masih memiliki kendala yang sama, kolonialisme telah hilang, tapi imperialisme masih di sana dan kita masih harus berjuang untuk kemiskinan, mengembangkan ekonomi, memberdayakan generasi muda, dan mengimplementasikan agenda penting lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Konselor Politik Kedutaan Besar India untuk Indonesia, Vikram Vardhan, menyampaikan rasa hormatnya kepada Kota Bogor sebagai kota sejarah yang memiliki peran penting dalam terbentuknya solidaritas Asia-Afrika.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami untuk berada di kota sejarah, yaitu Kota Bogor. Kami mengunjungi Istana Kepresidenan Bogor di mana sejarah dibuat 70 tahun yang lalu, awal mula dari Konferensi Asia-Afrika yang dimulai pertama kali di istana tersebut,” katanya.

Vikram menegaskan bahwa KAA adalah konferensi bersejarah yang membangun solidaritas, tidak hanya antara negara-negara Asia-Afrika, tetapi juga memulai South-South Cooperation. Ia mengatakan banyak negara berkembang di Asia-Afrika menjadi lebih mandiri setelah konferensi tersebut, dan karena itu masyarakat tidak boleh melupakan sejarah KAA.

“Kita perlu berkumpul, berkomunikasi, berkooperasi, dan berkoordinasi untuk masa depan yang lebih baik, ekonomi yang lebih baik, dan kemakmuran seperti yang diharapkan oleh pemimpin kita terdahulu,” katanya.

Napak Tilas Sejarah Konferensi Bogor 1954

Usai menjamu para duta besar dan delegasi, Dedie Rachim mengajak seluruh tamu undangan melakukan napak tilas sejarah awal mula terbentuknya KAA di Istana Kepresidenan Bogor.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kota Bogor sebagai tuan rumah untuk menegaskan kembali posisinya sebagai kota bersejarah dan kota diplomasi, sekaligus tempat lahirnya gagasan KAA.

Istana Kepresidenan Bogor menjadi saksi awal dirumuskannya gagasan dari lima pimpinan negara, yaitu Ali Sastroamidjojo (Indonesia), Jawaharlal Nehru (India), Mohammed Ali Bogra (Pakistan), U Nu (Burma/Myanmar), dan Sir John Kotelawala (Ceylon/Sri Lanka).***

Wardatina Mawa Siapa? Ini Identitas Istri yang Ungkap Dugaan Perselingkuhan Insanul Fahmi

0

Bogordaily.net – Wardatina Mawa siapa —itu kalimat yang kini berseliweran di berbagai platform media sosial. Nama itu tiba-tiba mencuat, mendadak menjadi bahan pembicaraan nasional.

Publik seolah hanya punya satu pertanyaan: Wardatina Mawa siapa, perempuan bercadar yang dengan tenang tapi tajam membongkar dugaan perselingkuhan suaminya dengan selebritas.

Awalnya, tidak ada yang mengenal namanya. Ia bukan artis. Ia bukan selebgram besar. Ia hanya muncul sebagai seorang istri. Tapi keberaniannya memublikasikan luka mengubah keadaan. Keheningan berubah menjadi badai. Termasuk bagi Inara Rusli—nama yang ikut terseret.

Dugaan perselingkuhan itu ia ungkap melalui akun Instagram @wardatinamawa. Kata-katanya tidak meledak-ledak. Justru lembut. Tapi isinya keras. Ia menyebut suaminya, Insanul Fahmi atau Insan, diduga menjalin hubungan dengan artis berinisial IR—yang kemudian ramai dikaitkan dengan Inara Rusli.

Akun gosip besar pun ikut memelintir gelombang itu. Dan dari situlah semuanya melebar. “Inara R diduga pelakor,” tulis akun @gosip_danu. Drama pun berkembang: viral, dibicarakan, diperdebatkan.

Dalam unggahannya, Mawa menulis panjang. Tentang pernikahan tujuh tahun yang ia kira penuh saling menjaga. Tentang rumah yang ia kira sudah cukup menjadi tempat pulang. Tapi ternyata tidak.

“Enggak terasa ya sayang, sudah 7 tahun saja dan 7 tahun aku percaya, 7 tahun aku berusaha jadi rumah,” tulisnya. Kalimat yang sederhana. Tapi berat. Seolah setiap huruf membawa air mata.

Ia juga mengungkap bahwa selama bertahun-tahun ia tidak pernah muncul di media sosial suaminya. Tidak pernah diperkenalkan. Tidak pernah dibanggakan. Dan kini ia merasa tahu alasannya—ada nama lain.

Lalu, kembali muncul pertanyaan publik: Wardatina Mawa siapa? Nama itu kini bukan lagi sekadar identitas. Ia berubah menjadi simbol: istri yang tersakiti tapi memilih bicara.

Profil Wardatina Mawa

Wardatina Mawa bukan tokoh publik sebelum kisah ini mencuat. Ia seorang kreator konten keagamaan. Di Instagram, ia lebih banyak membagikan aktivitas kajian, refleksi kehidupan, dan pesan-pesan spiritual.

Ia mengunggah foto dengan cadar—membatasi privasi, tapi bukan keberanian.

Beberapa momen menunjukkan ia memiliki anak. Dan kini publik melihatnya bukan hanya sebagai konten kreator, tapi sebagai ibu yang sedang melalui badai rumah tangga.

Biodata Wardatina Mawa

| Nama Lengkap | Wardatina Mawa |
| Nama Panggilan | Mawa |
| Tempat/Tanggal Lahir | Tanjung Gusta, 5 Februari 2000 |
| Agama | Islam |
| Suami | Insanul Fahmi |
| Instagram | @wardatinamawa

Drama ini masih berjalan. Kisah ini belum selesai. Tapi yang pasti: satu nama kini telah mengisi ruang perhatian publik—dan publik masih bertanya, membaca, menunggu.

Dan entah siap atau tidak, **Wardatina Mawa siapa** sudah tidak lagi menjadi pertanyaan kosong. Ia kini adalah tokoh utama dalam drama kehidupan yang sedang ditonton oleh satu negeri.***

Bupati Bogor Bagikan 2025 Telur Gratis kepada Masyarakat

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto membagikan 2.025 paket telur dan 1.500 paket telur rebus siap konsumsi kepada masyarakat yang hadir pada gelaran Car Free Day (CFD) Tegar Beriman dalam Kampanye Gerakan Makan Telur yang di prakarsai oleh Dinas Perikanan dan Peternakan pada Minggu pagi, 23 November 2025.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0261, Ketua Pengadilan Agama, serta seluruh Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD). Pembagian telur tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan serta gizi masyarakat.

Kepala Diskanak Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pemerintah untuk mendekatkan pangan bergizi kepada masyarakat secara praktis dan mudah dijangkau.

“Kegiatan pembagian telur ini dilakukan bertepatan dengan Car Free Day yang rutin digelar setiap hari Minggu. Telur dibagikan kepada anak-anak, remaja, dan masyarakat yang hadir. Telur matangnya bisa langsung dinikmati di lokasi, sedangkan telur mentahnya dapat dibawa pulang untuk disantap bersama keluarga. Intinya, kita ingin masyarakat Bogor lebih sehat, gizinya lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

“Alhamdulillah, kegiatan ini terlaksana berkat koordinasi yang baik. Sumber telur berasal dari PT Malindo yang rutin bekerja sama dengan kami. Untuk minggu depan, apakah kegiatan serupa akan dilakukan atau diganti dengan menu peningkat gizi lain seperti ikan atau ayam, masih menyesuaikan kondisi. Semoga koordinasinya lancar dan dukungan CSR semakin banyak,” jelasnya.

Warga yang menerima bantuan telur turut menyampaikan apresiasinya.

“Terima kasih banget, sangat membantu khususnya untuk masyarakat umum. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ujar Febri, salah satu warga penerima.

Warga lainnya, Ani, juga mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah dapat pembagian telur dari Pak Bupati Bogor melalui Diskanak. Ini sangat membantu masyarakat Kabupaten Bogor. Terima kasih,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor berharap upaya peningkatan gizi dapat terus menjangkau masyarakat luas melalui ruang publik seperti CFD, guna menciptakan keluarga yang lebih sehat dan produktif.***

Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha Lewat MikroDOTS di CFD Pontianak

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyelenggarakan MikroDOTS (Desk on The Street) di Kota Pontianak, Minggu (23/11), sebagai upaya memperkuat ekosistem UMKM yang inklusif dan kolaboratif.

Kegiatan ini mempertemukan langsung para pengusaha UMKM dengan berbagai institusi pendukung seperti lembaga pembiayaan, pemberi perizinan, dan penyedia pelatihan. Acara dikemas melalui fun walk bersama masyarakat bertepatan dengan car free day (CFD), dalam suasana interaksi sehingga menjadi lebih cair dan dekat.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan MikroDOTS dirancang sebagai ruang terbuka yang menyatukan pemerintah pusat, provinsi, dan kota bersama pemangku kepentingan untuk mendukung UMKM yang tumbuh, berkembang, dan terlindungi.

“Selama ini kita tidak ingin menimbulkan kesan bahwa UMKM berjalan sendiri, pemerintah berjalan sendiri. Lewat acara ini, semuanya dibuat cair. Pemerintah adalah bagian dari setiap proses tumbuh-kembangnya UMKM,” ujar Menteri Maman.

Dalam kegiatan ini, masyarakat Pontianak dapat berkonsultasi langsung dengan lembaga pembiayaan, mengajukan KUR (Kredit Usaha Rakyat), mengurus perizinan, sertifikasi, hingga legalisasi usaha. OJK, perbankan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta Pemerintah Kota Pontianak hadir mendampingi masyarakat secara penuh.

Acara ini juga menghadirkan zona pelatihan digital dan layanan bagi penyandang disabilitas agar seluruh lapisan masyarakat dapat terlibat aktif dalam pengembangan UMKM. Prinsip keterbukaan dan inklusivitas menjadi fondasi penting bagi layanan MikroDOTS, sehingga masyarakat merasa dekat dengan pemerintah dalam setiap upaya memulai maupun mengembangkan usaha.

Melalui program ini, pengunjung CFD dapat mengakses lima desk layanan usaha secara lengkap dan terpadu yang mencakup pembiayaan usaha, legalitas usaha, ruang inklusi, pemasaran dan digitalisasi, serta kemitraan dan konsultasi franchise.

Seluruh layanan tersebut tersedia gratis, terbuka untuk umum, dan disiapkan untuk membantu masyarakat menjadi lebih siap berusaha, meningkatkan rasa percaya diri, serta memberikan kemudahan dalam memulai dan mengembangkan bisnis.***

Bikin Heboh! Surya Insomnia Turun ke Jalan Tambal Aspal Rusak

0

Bogordaily.net – Aksi tak biasa dari presenter sekaligus komedian Surya Insomnia mendadak jadi sorotan publik. Sebuah video yang menunjukkan dirinya turun langsung menambal jalan rusak di kawasan Tangerang Selatan viral di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet dibuat kagum sekaligus heran melihat kepedulian sang selebritas terhadap kondisi lingkungan.

Dalam video viral tersebut, Surya terlihat jauh dari citra glamor dunia hiburan. Ia hanya mengenakan kaos tanpa lengan berwarna cokelat dan celana pendek, tampil santai layaknya warga biasa.

Di bawah terik matahari, ia berdiri di pinggir jalan sambil memegang sejumlah peralatan untuk menambal jalan yang berlubang.

Tanpa canggung, Surya memastikan material tambalan terpasang dengan baik. Ia tampak fokus dan teliti, seolah sudah terbiasa mengerjakan pekerjaan lapangan.

Banyak warganet yang memuji tindakan spontan ini, apalagi melihat kondisi sejumlah ruas jalan yang dianggap membahayakan pengendara motor maupun mobil.

Menurut narasi dalam video yang beredar, aksi Surya ini merupakan inisiatif pribadi karena ia merasa prihatin dengan kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Jalan berlubang, meski terlihat sepele, bisa menimbulkan kecelakaan fatal. Kepedulian Surya dinilai sebagai bentuk aksi nyata, bukan sekadar kritik tanpa solusi.

Tak sedikit yang menilai tindakan Surya sebagai “tamparan halus” bagi pihak berwenang.

Alih-alih hanya mengeluh atau membuat postingan panjang di media sosial, ia justru mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga lingkungan sekitar.

Warganet pun membanjiri video itu dengan berbagai komentar positif. Banyak yang berharap aksi Surya menjadi inspirasi bagi publik maupun pemerintah untuk lebih tanggap terhadap masalah infrastruktur.***

Musim Hujan Tiba! Ini Bagian Mobil yang Wajib Anda Waspadai Biar Tidak Celaka di Jalan

0

Bogordaily.net – Musim hujan selalu jadi tantangan tersendiri bagi pengendara. Jalanan yang licin, jarak pandang terbatas, hingga genangan air yang menutupi lubang jalan bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Karena itu, ada beberapa komponen kendaraan yang wajib Anda waspadai sebelum berkendara di tengah cuaca basah.

1. Cek Kondisi Karet Wiper dan Air Washer

Wiper adalah penyelamat utama saat hujan turun. Pastikan karet wiper masih lentur, tidak getas, dan mampu menyapu air dengan bersih.

Jangan lupa isi ulang air wiper dan pastikan jet washer menyemprot dengan normal. Wiper yang tidak optimal bisa membuat pandangan buram dan sangat berbahaya.

2. Pilih Lampu yang Tepat, Jangan Pakai Bohlam Putih

Banyak pengendara tidak sadar bahwa bohlam putih sebenarnya tidak efektif menembus derasnya hujan.

Cahaya putih mudah dipantulkan kembali oleh butiran air sehingga jarak pandang tetap pendek.

Sebaiknya gunakan bohlam halogen dengan daya lebih besar atau tambah lampu kabut (fog lamp) berwarna kuning yang lebih mampu menerobos kabut dan hujan.

3. Perhatikan Kondisi Ban dan Velg

Ban yang botak adalah musuh utama saat jalanan basah. Jika kembang ban sudah menipis, segera ganti tanpa menunda. Ban tipis membuat mobil mudah selip dan hydroplaning.

Selain itu, jika Anda menggunakan pelek diameter besar, sebaiknya simpan dulu dan kembali ke pelek standar selama musim hujan.

Genangan air sering menutupi lubang jalan, dan pelek besar lebih rentan rusak ketika menghantam lubang tersembunyi.

4. Pastikan Tekanan Ban Sesuai Rekomendasi

Tekanan ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa mengurangi traksi di jalan basah. Cek tekanan ban secara rutin sesuai standar pabrikan agar grip tetap optimal.

5. Periksa Rem dan Suspensi

Jangan lupa memastikan sistem pengereman bekerja maksimal. Periksa kondisi kampas rem, disc brake, dan pastikan tidak ada karat atau keausan berlebih.

Suspensi juga harus diperiksa, terutama bagian sokbreker dan rack steering. Jika ada kebocoran atau komponen aus, segera perbaiki.

Suspensi yang rusak bisa membuat mobil sulit dikendalikan ketika melewati jalan basah atau bergelombang.***

Pemkab Bogor Bakal Terapkan CFD di Seluruh Kecamatan Secara Bertahap

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor ke depannya akan menerapkan konsep Car Free Day (CFD) di seluruh Kecamatan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, pihaknya akan melaksanakan juga hari berolahraga dan hari bebas kendaraan atau CFD setiap Minggu pukul 06.00–09.00 di 40 Kecamatan secara bertahap.

“Mungkin tidak langsung semua kecamatan, tetapi bertahap agar menjadi budaya baik. Selain ruang olahraga, ini juga momentum bagi UMKM untuk meningkatkan ekonomi di wilayahnya,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan.

Ia menambahkan, di Tegar Beriman, jalur utama dimanfaatkan warga untuk berjalan dan berolahraga, sementara area sekitar Lapangan Tegar Beriman menjadi ruang bagi PKL dan pelaku UMKM.

Konsep ini diharapkan menjadi contoh percontohan untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor

“Kami akan segera membahas dan mengirim surat kepada seluruh camat dan mengundang untuk mempersiapkan titik-titik CFD yang paling ramai dikunjungi masyarakat. Konsep yang sudah berjalan di Tegar Beriman akan kita implementasikan di kecamatan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, kata Rudy, masing-masing kecamatan akan mengajukan beberapa titik Dishub bersama Polres dan Polsek setempat akan melakukan kajian sehingga pelaksanaan CFD bisa serentak dan aman.

“Harapannya, masyarakat punya ruang berkumpul, berolahraga, dan UMKM juga mendapatkan momentum ekonomi,” ungkap Rudy.(Albin)

Turnamen Sepak Bola U-10, Festival Anak Dewa Sukses Digelar di Lapangan JSI Resort, FKSSB Kota Bekasi Jadi Juara

0

Bogordaily.net – Turnamen Sepak Bola U-10 Festival Anak Dewa yang berlangsung di Lapangan JSI Resort, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor sukses digelar pada Sabtu 22 dan Minggu 23 November 2025.

Ada sebanyak 19 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) maupun akademi U-10 telah bersaing menjadi yang terbaik. Hasilnya, FKSSB Kota Bekasi meraih juara dalam ajang Festival Anak Dewa tahun ini.

Adapun, FKSSB Kota Bekasi berhasil mengalahkan Jakarta Academy Soccer dalam partai Final dengan skor 2-1.

Ketua Panitia Pelaksana Irfan Rizal Ahmad menjelaskan bahwa, kegiatan Festival Anak Dewa tahun ini merupakan yang ke 3 kali digelar. Dimana, pada hari ini dilakukan babak 8 besar dan pemberian hadiah kepada juara 1, 2 dan 3.

“Kita lakukan pelaksanaanya juga dari kemarin untuk U-10, hari ini kita melaksanakan babak knock out 8 besar dan alhamdulillah tadi sudah dilakukan pertandingan final dan pemberian hadiah,” kata Irfan Rizal Ahmad kepada wartawan.

Menurut Irfan, dari serangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu pihaknya akan terus melakukan evaluasi. Kemudian, ia berharap kedepan peserta yang mengikuti Festival Anak Dewa akan semakin banyak.

“Tentunya kami berharap, peserta yang lebih banyak ya tentu persiapan kami yang lebih lama lagi nanti peserta nya sesuai harapan kami 32 tim, tentunya lebih seru dan banyak peserta yang mengikuti pertandingan disini,” jelasnya.

Selain itu, kata Irfan, beberapa pemain terbaik yang ada di turnamen Festival Anak Dewa akan diseleksi oleh tim kepelatihan untuk nantinya dapat bergabung menjadi tim akademi Dewa United FC.

“Sesuai dengan tujuan kami, kami ingin bahwa mereka tidak hanya bermain di kegiatan ini tetapi tentunya ada wadah buat mereka kedepan. Ada beberapa yang kami lihat ada kemampuan lebih dari yang lain dan itu sudah terpantau dari tim talent scout kami,” ungkap Irfan.

Sementara itu, Pelatih FKSSB Kota Bekasi U-10 Coach Hendra Gunawan menyampaikan rasa syukurnya, atas raihan juara anak asuhnya dalam Festival Anak Dewa tahun ini.

“Anak anak mainnya sangat luar biasa tadi kita semifinal kalah 2-0 terus ketemu lagi alhamdulillah anak anak bisa bangkit lagi dan membalikan keadaan bisa menang 2-1,” ucap Coach Hendra.

Ia menyampaikan apresiasinya yang luar biasa, kepada para anak asuhnya yang berjuang dengan kerja keras, walaupun dengan persiapan yang cukup singkat.

“Anak anak luar biasa kerja kerasnya, kita persiapan cuman seminggu. Cuman alhamdulillah ya saya bisa membawa anak anak lebih bagus lagi,” tuturnya.

Selain itu, dirinya berharap, melalui Festival Anak Dewa ini anak asuhnya bisa menjadi lebih baik lagi dalam menghadapi turnamen turnamen selanjutnya.

“Semoga kedepan lebih bagus lagi untuk mengadakan turnamen disini. Kita insya allah akan lanjut ke Kuala Lumpur, mudah mudahan dengan hasil ini kita positif, kita akan ada jangka panjangnya,” ungkap Hendra.(Albin)

Dedie Rachim Ikut Penghijauan 100 Pohon Tabebuya di Jalan R3

0

Bogordaily.net – Sebanyak 100 pohon Tabebuya ditanam oleh Nusantara Motoriders Club bersama Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Hendropriyono di Jalan Regional Ring Road (R3), Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu 22 November 2025.

Kegiatan penghijauan ini mendapatkan apresiasi dari Dedie Rachim. Dalam kesempatan ini, Dedie Rachim juga mengajak Wamen LH bersama para riders untuk melihat langsung proses pengolahan sampah menjadi ekonomi sirkular di Taman Kreasi Olah Sampah Terintegrasi (Takesi), Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Mutiara Bogor Raya (MBR) di sisi Jalan R3.

“Ini sekaligus menunjukkan kepada Wamen LH bahwa seluruh elemen di Kota Bogor ingin sekali mewujudkan kota yang bersih, bebas dari sampah, dan hijau. Hal ini juga dikaitkan dengan rencana Kementerian Lingkungan Hidup yang melibatkan Kota Bogor sebagai salah satu pelaksana waste to energy atau sampah menjadi energi listrik,” ujarnya.

Dedie Rachim menambahkan, langkah ini menguatkan komitmen Kota Bogor melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam pelestarian lingkungan.

Wamen LH, Diaz Hendropriyono, mengatakan penanaman pohon ini memberikan pesan kepada masyarakat bahwa aktivitas riding yang dilakukan harus tetap bertanggung jawab terhadap emisi yang dikeluarkan.

“Emisi apa pun yang kita keluarkan, jangan pernah lupa untuk terus menghijaukan Indonesia,” ucapnya.

Wamen LH juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Bogor yang terus mendorong agar Kota Bogor semakin hijau dan mendukung terwujudnya waste to energy yang menjadi salah satu prioritas program Presiden Prabowo.

Vice President Nusantara Motoriders Club, Kenny Ginting, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya penghijauan nusantara.

“Klub kami berdiri sejak 9 bulan lalu, tepatnya 17 Februari 2025, dengan visi Rider for Green Indonesia. Saat ini jumlah anggota lebih dari 80 orang. Sesuai visi, setiap perjalanan kami selalu disertai aktivitas pelestarian lingkungan,” ucapnya.***

Heboh Isu Uang Baru Rp1 Miliar, Pemerintah Tegaskan Redenominasi Belum Berlaku

0

Bogordaily.net – Jagat media sosial ramai memperbincangkan sebuah gambar uang baru rupiah dengan desain berbeda. Dalam gambar tersebut terlihat beberapa elemen mencolok Bank Indonesia berada di kiri atas, lambang Garuda di kanan atas, serta ilustrasi burung merak di bagian tengah. Nominal yang tertera pun mengejutkan publik yakni Rp1 miliar.

Banyak warganet menduga gambar itu merupakan desain awal rupiah baru yang akan diterbitkan pemerintah seiring rencana redenominasi.

Terlebih lagi, nominal besar tersebut dihubungkan dengan isu bahwa pemerintah akan mengurangi digit rupiah, dari Rp1.000 menjadi Rp1.

Namun, setelah dilakukan penelusuran, belum ada pernyataan resmi dari Bank Indonesia terkait desain uang baru maupun kepastian waktu penerbitannya. Artinya, gambar yang beredar masih belum dapat dipastikan keasliannya.

Di sisi lain, isu redenominasi memang bukan hal baru. Pemerintah telah beberapa kali menegaskan bahwa penyederhanaan nominal rupiah adalah kebijakan jangka panjang yang membutuhkan persiapan matang.

Dalam konteks tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kebijakan simplifikasi rupiah tidak akan diimplementasikan dalam waktu dekat, baik tahun ini maupun tahun berikutnya.

Saat ini pemerintah masih menyusun Rancangan Undang-Undang Redenominasi, yang ditargetkan rampung pada tahun 2027.

Regulasi tersebut bertujuan menyederhanakan angka rupiah tanpa mengubah nilai atau daya beli masyarakat.

Dengan kata lain, perubahan hanya terjadi pada cara penulisan nominal, bukan harga barang maupun kemampuan ekonomi masyarakat.

Rancangan undang-undang tersebut juga telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah 2025–2029 sebagai salah satu inisiatif strategis pemerintah.

Bank Indonesia menjadi pihak yang mengusulkan dan memprakarsai penyusunan beleid tersebut.

Hingga kini, publik diimbau tidak langsung percaya pada beredarnya gambar uang baru tanpa konfirmasi resmi dari pemerintah ataupun Bank Indonesia.

Proses redenominasi masih panjang, dan setiap tahapan akan diumumkan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.***