Home Blog Page 276

WNI di Dubai Ungkap Panic Buying Usai Serangan Iran

0

Bogordaily.net – Situasi di Dubai sempat diwarnai kepanikan warga pada hari pertama terjadinya serangan Iran, Sabtu 28 Februari 2026. Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana, Azmi Aulia fenomena panic buying langsung terjadi tak lama setelah kabar serangan menyebar.

Warga berbondong-bondong membeli kebutuhan pokok dalam jumlah besar untuk berjaga-jaga menghadapi kemungkinan terburuk.

Azmi menceritakan, dampak kepanikan itu terasa nyata di pusat perbelanjaan maupun layanan pengantaran barang.

“Di hari pertama itu kalau logistik kebetulan pengalaman pribadi saya juga, itu sempat barang-barang stoknya pada enggak ada. Jadi saya coba buat delivery (pengantaran) pun, delivery itu enggak bisa, barang-barangnya pada habis. Jadi kalau menurut saya hari pertama sepertinya orang-orang masih panic buying, jadi dia mau stok barang,” ungkapnya dikutip pada Selasa 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan harian mendadak sulit ditemukan. Layanan delivery yang biasanya cepat dan mudah diakses pun mengalami kendala karena stok di gudang maupun toko kosong.

Fenomena ini lazim terjadi di berbagai negara ketika muncul situasi darurat atau ancaman keamanan.

Masyarakat cenderung membeli dalam jumlah besar untuk mengantisipasi kemungkinan terganggunya distribusi logistik.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Azmi menyebut, memasuki hari kedua setelah serangan, situasi perlahan kembali stabil.

“Orang-orang juga di luar, toko-toko juga udah pada buka di hari kedua,” ungkapnya.

Layanan pengantaran barang pun kembali beroperasi seperti biasa. Aktivitas masyarakat terlihat normal, dan pasokan kebutuhan pokok mulai tersedia kembali di pasaran.

Azmi menambahkan, hingga Senin, situasi di Dubai dalam keadaan aman dan terkendali.

“Sampai hari ini masih dalam keadaan terkendali karena aktivitas di Dubai juga tetap berjalan,” turunnya.

Meski demikian, pemerintah setempat tetap memberikan notifikasi kepada warga agar tidak panik dan menjaga ketenangan.

“Tapi pemerintah juga tetap kirim notifikasi untuk warga untuk tetap tenang. Kalau bisa sih mengurangi aktivitas di luar kalau enggak mendesak banget,” pungkasnya.***

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Infokan Terhentinya Aliran Sementara di Kecamatan Leuwiliang dan Leuwisadeng

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menginformasikan masyarakat terkait terhentinya aliran air untuk sementara di Kecamatan Leuwiliang dan Leuwisadeng.

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan adanya perakitan dan pemasangan pompa intake baru di instalasi Leuwiliang.

Sehingga berdampak pada kecilnya hingga terhentinya pengaliran air ke pelanggan untuk sementara.

Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada Rabu 4 Maret 2026, estimasi waktu pengerjaan mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Estimasi waktu normalisasi pukul 17.00 sampai 21.00 WIB.

Beberapa wilayah yang terdampak pengaliran diantaranya, Kecamatan Leuwiliang dan Leuwisadeng.

Dimohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai dengan kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Serta turut manajemen Perumda Air Minum Tirta Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Selain itu, Perumda Air Minum juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas.

Jika menemui hal mencurigakan, pelanggan diimbau segera menghubungi layanan resmi di nomor 1500862 atau melalui WhatsApp di 082119969008, atau datang langsung ke kantor pelayanan terdekat.

Dengan berbagai upaya ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan serta menjaga kualitas air yang bersih dan aman bagi masyarakat.(Albin)

Pemakaman Massal 165 Siswi di Minab: Iran Tuding AS–Israel di Balik Serangan Mematikan

0

Bogordaily.net – Suasana duka bercampur amarah menyelimuti Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran, pada Selasa 3 Maret 2026. Ribuan warga memadati lokasi pemakaman massal untuk mengantar kepergian 165 siswi dan staf sekolah yang tewas dalam serangan udara mematikan di sebuah Sekolah Dasar (SD) putri pada Sabtu lalu.

Tangis keluarga korban pecah di antara lautan pelayat yang mengenakan pakaian hitam. Deretan peti jenazah yang dibalut kain putih menjadi simbol pilu atas tragedi yang disebut sebagai salah satu insiden paling berdarah sejak meningkatnya eskalasi militer terhadap Teheran.

Pemerintah Iran secara terbuka menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik serangan tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras peristiwa itu melalui platform X. Ia menyebut serangan tersebut sebagai pembantaian terhadap anak-anak tak berdosa.

“Inilah kuburan yang digali untuk lebih dari 160 gadis muda tak berdosa yang tewas dalam pemboman sekolah dasar oleh AS-Israel. Tubuh mereka tercabik-cabik,” tulis Araghchi.

Pernyataan senada disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.

Ia menilai serangan tersebut dilakukan secara membabi buta terhadap fasilitas sipil, termasuk sekolah dan rumah sakit, yang menurutnya merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional.

Pemerintah Iran menyebut serangan ini sebagai bentuk kejahatan perang dan berjanji akan membawa isu tersebut ke forum internasional.

Bantahan Israel dan Respons Amerika Serikat

Di sisi lain, militer Israel membantah keterlibatan dalam operasi di wilayah Minab pada waktu yang disebutkan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah sorotan global yang kian menguat.

Sementara itu, Sekretaris Negara AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa pasukan Amerika Serikat tidak pernah secara sengaja menargetkan sekolah.

Meski demikian, pihak militer AS menyatakan tengah melakukan penyelidikan atas laporan adanya “kerugian sipil” dalam operasi yang berlangsung di kawasan tersebut.

Situasi ini semakin memperkeruh hubungan diplomatik dan meningkatkan ketegangan di kawasan yang memang sudah lama berada dalam pusaran konflik geopolitik.

Tragedi di Minab memicu kecaman luas dari komunitas global. UNESCO secara resmi mengutuk serangan terhadap institusi pendidikan dan menegaskan pentingnya perlindungan fasilitas sipil dalam situasi konflik bersenjata.

Aktivis pendidikan sekaligus peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai, turut menyampaikan kecaman atas insiden tersebut dan menyerukan perlindungan lebih besar bagi anak-anak di wilayah konflik.

Dalam hukum internasional, fasilitas sipil seperti sekolah dan rumah sakit berada di bawah perlindungan khusus.

Serangan terhadap objek-objek tersebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang apabila terbukti disengaja atau dilakukan tanpa mempertimbangkan prinsip proporsionalitas dan perlindungan warga sipil.***

Murid PAUD Diberhentikan Usai Orang Tua Soroti MBG

0

Bogordaily.net – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat, kali ini dari Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang murid PAUD bernama Muhammad Adzan dikabarkan tidak lagi bersekolah setelah sang ibu mengunggah pertanyaan di media sosial terkait pembagian jatah MBG.

Peristiwa ini memicu perhatian luas publik, terutama karena menyangkut hak pendidikan anak usia dini serta transparansi pelaksanaan program pemerintah.

Adzan tercatat sebagai siswa di PAUD SPS Bintang Alfa yang berlokasi di Dusun Tololara, Desa Madawau, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Sekolah tersebut berada di bawah naungan Yayasan Tunas Perjuangan Anak Negeri.

Ketua yayasan, Arifudin, membenarkan bahwa Adzan telah diberhentikan. Namun, ia menegaskan keputusan tersebut bukan sepihak dari sekolah.

“Iya betul, dikeluarkan karena diminta oleh wali murid. Keputusan ini bukan sepihak dari sekolah, tapi hasil komunikasi dan mengikuti prosedur administrasi,” ujarnya kepada media, Senin 2 Maret 2026/

Menurut Arifudin, sebelum keputusan tersebut diambil, pihak sekolah telah beberapa kali mengingatkan orang tua Adzan mengenai unggahan di media sosial yang dinilai menyindir guru maupun sekolah. Bahkan, pihak sekolah mengaku telah mengundang yang bersangkutan untuk klarifikasi.

“Sudah dipanggil, tapi tidak mau hadir. Yang bersangkutan juga sering menyindir guru lewat media sosial,” tambahnya.

Surat pemberhentian resmi disebut telah diterbitkan pada 26 Februari 2026.

Yayasan Tegaskan MBG Tetap Disalurkan

Di tengah polemik tersebut, pihak yayasan memastikan bahwa pelaksanaan program MBG tetap berjalan sesuai ketentuan. Seluruh siswa yang terdaftar disebut menerima haknya.

Arifudin menegaskan bahwa siswa yang tidak masuk sekolah tetap memperoleh paket makanan.

“Yang tidak masuk sekolah, paket MBG diantar ke rumah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan komitmen yayasan untuk menjalankan program pendidikan dan kebijakan pemerintah secara transparan dan adil.

Menurutnya, kepentingan terbaik anak tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil.

Di sisi lain, sang ibu, Linda Purnama Sari, membenarkan bahwa anaknya sudah tidak dapat bersekolah sejak Kamis pekan lalu.

“Iya, diberhentikan. Sejak Kamis kemarin sudah tidak bisa sekolah lagi,” ungkap Linda saat dikonfirmasi.

Linda menduga pemberhentian tersebut berkaitan dengan unggahannya di Facebook yang mempertanyakan distribusi MBG untuk siswa yang tidak masuk sekolah.

“Saya hanya menanyakan paket MBG yang tak dibagikan ke siswa yang tidak masuk sekolah ini, diperuntukkan untuk siapa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa, unggahan tersebut tidak menyebut nama sekolah tertentu.

“Saya tidak menyinggung sekolah atau PAUD mana pun. Tapi setelah posting soal MBG itu, saya menerima surat pemberhentian anak saya,” ujarnya.***

Aturan Baru, Pemerintah Akan Batasi Medsos pada Remaja 13–16 Tahun

0

Bogordaily.net – Pemerintah resmi mengambil langkah tegas dalam upaya perlindungan anak di ruang digital. Mulai Maret 2026, akses media sosial (medsos) bagi remaja usia 13–16 tahun akan dibatasi melalui regulasi terbaru, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Kebijakan ini menjadi sorotan publik karena menyasar kelompok usia yang selama ini paling aktif menggunakan media sosial.

Pemerintah menilai pembatasan tersebut penting untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak dan remaja.

Menanggapi kebijakan tersebut, Putri Ayu Wiwik Wulandari, dosen psikologi dari Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), menilai langkah pemerintah sejalan dengan teori psikologi perkembangan anak.

“Secara kognitif, anak mulai memasuki tahap operasional formal, tetapi kemampuan berpikir abstrak, penilaian risiko, serta pengambilan keputusan masih sangat dipengaruhi oleh emosi dan dorongan sosial,” katanya.

Menurutnya, pada rentang usia tersebut, remaja memang mulai mampu berpikir lebih kompleks. Namun, kematangan emosional dan kontrol diri belum sepenuhnya stabil.

Faktor pertemanan dan tekanan sosial juga masih sangat dominan memengaruhi keputusan mereka, termasuk dalam berinteraksi di dunia maya.

“Oleh karena itu, pembatasan usia 13-16 tahun cukup relevan secara psikologis, asalkan dipahami bukan sebagai larangan mutlak, melainkan sebagai upaya perlindungan pada fase perkembangan yang masih rentan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa esensi kebijakan bukanlah pelarangan total, melainkan pembatasan dengan pendekatan protektif.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ada sejumlah risiko psikologis apabila anak terlalu dini atau tanpa kontrol mengakses media sosial.

Salah satu yang paling sering muncul adalah gangguan pada kesehatan mental, seperti kecemasan, rendah diri, hingga tekanan akibat perbandingan sosial.

Tak hanya itu, media sosial juga berisiko memicu kecanduan digital. Paparan konten yang terus-menerus dapat memengaruhi pola tidur, konsentrasi belajar, hingga hubungan sosial di dunia nyata.

Ancaman lain yang tak kalah serius adalah potensi terpapar konten yang tidak sesuai usia, seperti kekerasan, pornografi, maupun ujaran kebencian.

Tanpa pendampingan orang tua atau pengawasan yang memadai, anak rentan menyerap informasi tanpa filter.

“Tanpa pendampingan, anak belum memiliki kemampuan untuk memilah, memahami, dan memaknai informasi secara kritis,” pungkasnya.

Kebijakan PP Tunas ini juga memunculkan diskusi mengenai peran orang tua dan penyelenggara platform digital.

Pembatasan usia dinilai akan efektif jika diiringi dengan edukasi literasi digital serta sistem verifikasi yang jelas dari penyedia layanan.

Di sisi lain, keluarga tetap memegang peranan penting dalam membimbing anak memahami risiko dan etika bermedia sosial.

Pendekatan dialogis dan pendampingan aktif dianggap lebih efektif dibandingkan sekadar pembatasan teknis.***

Mama Ebra Dikecam karena Tetap Keluar Rumah Saat Terkena Campak

0

Bogordaily.net – Media sosial kembali dihebohkan dengan kabar dari selebgram sekaligus TikToker, Ruce Nuenda, yang akrab disapa Mama Ebra.

Sosok yang memiliki jutaan pengikut ini menjadi sorotan setelah mengaku tengah mengidap campak, namun tetap beraktivitas di luar rumah.

Influencer dengan sekitar 2 juta pengikut di Instagram itu pertama kali mengungkap kondisinya melalui Instagram Story. Dalam unggahannya, ia menjawab rasa penasaran warganet soal keadaannya.

“Yang pada tanya kenapa, sebenarnya aku kena campak gaes,” tulisnya, Selasa 3 Maret 2026.

Pengakuan tersebut justru memicu gelombang kritik. Bukan tanpa alasan, campak dikenal sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat menular dan disebabkan oleh virus.

Gejalanya umumnya ditandai dengan ruam kemerahan di kulit, disertai demam dan gangguan pernapasan.

Campak dan Risiko Penularannya

Secara medis, campak tergolong penyakit dengan tingkat penularan tinggi. Virusnya menyebar melalui droplet atau percikan ludah ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Karena itu, pasien campak dianjurkan melakukan isolasi mandiri guna mencegah penularan ke orang lain.

Langkah isolasi ini menjadi sorotan karena Mama Ebra diketahui tetap mengunjungi fasilitas umum saat sakit.

Tindakan tersebut dinilai berisiko bagi orang-orang di sekitarnya, terlebih ia juga memiliki anak kecil bernama Ebra.

Salah satu komentar warganet pun menyindir tindakannya, “anak sekolah kena campak aja nggak boleh masuk, lah ini orang dewasa malah jalan-jalan.”

Komentar tersebut mencerminkan kekecewaan publik yang menilai seharusnya orang dewasa lebih memahami pentingnya tanggung jawab kesehatan bersama.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Setelah dihujani kritik, Mama Ebra akhirnya menyampaikan permintaan maaf pada Selasa malam. TikToker dengan 7,8 juta pengikut itu mengaku tidak memahami sepenuhnya risiko campak sebelumnya.

“Saya menyadari bahwa seharusnya saya tidak keluar rumah, bahkan untuk olahraga sekalipun,” tulisnya dalam unggahan Instagram story.

“Jujur, saya baru memahami sepenuhnya (tentang campak) setelah mendapat teguran dari teman-teman semua. Setelah diingatkan, saya langsung pulang dan menyampaikan permintaan maaf,” sambungnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya telah memeriksakan kondisi ke UGD. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kondisinya dinyatakan tidak terlalu parah sehingga tidak memerlukan rawat inap.

Ia hanya disarankan untuk beristirahat, mengonsumsi obat, memakai salep, serta menjaga jarak dari orang sekitar sampai benar-benar pulih.***

Terbaru! Segini Harga Emas Antam Terbaru Rabu 4 Maret 2026

0

Bogordaily.net – Bagi Anda yang ingin investasi, ketahui dulu harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram Rabu 4 Maret 2026.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Rabu 4 Maret 2026

Segini harga emas produksi Antam :

Harga Emas 0,5 gram Rp 1.650.000
Harga Emas 1 gram Rp 3.146.000
Harga Emas 2 gram Rp 6.216.000
Harga Emas 5 gram Rp 15.427.000
Harga Emas 10 gram Rp 30.772.000
Harga Emas 25 gram Rp 76.517.000
Harga Emas 50 gram Rp 152.912.000
Harga Emas 100 gram Rp 305.672.000
Harga Emas 250 gram Rp 762.303.000
Harga Emas 500 gram Rp 1.524.605.000
Harga Emas 1.000 gram Rp 3.049.209.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Rabu 4 Maret 2026***

Hujan Lagi, Cek Ramalan Cuaca Kota Bogor Rabu 4 Maret 2026

0

Bogordaily.net – Simak ramalan cuaca terbaru untuk Kota Bogor pagi hari ini, Rabu 4 Maret 2026 menurut BMKG akan hujan ringan.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terga nggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Rabu 4 Maret 2026

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-25°C
Kelembapan:84–93%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-25°C
Kelembapan:83–92%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-26°C
Kelembapan:80-90%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-26°C
Kelembapan: 81–91%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-26°C
Kelembapan: 81–90%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-26°C
Kelembapan:81–90%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Rabu 4 Maret 2026. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Razia Malam Ramadan, Polsek Megamendung Sasar Miras hingga Geng Motor

0

Bogordaily.net — Polsek Megamendung menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bersama unsur 3 Pilar pada Selasa (3/3/2026) malam. Operasi yang dimulai pukul 22.30 WIB itu difokuskan pada razia minuman keras (miras) serta antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan.

Patroli dipimpin langsung Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana bersama jajaran Polsek Rayon/Zona 3, unsur Muspika, Forkopimcam, hingga Supeltas Kecamatan Megamendung. Apel dan titik kumpul dilakukan di halaman Mako Polsek Megamendung sebelum tim bergerak menyisir sejumlah lokasi rawan.

Dalam operasi tersebut, petugas menyasar potensi gangguan kamtibmas seperti anak muda yang berkumpul hingga larut malam, tawuran dan geng motor, serta tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (C3). Razia juga menyasar penyakit masyarakat, termasuk peredaran miras, perjudian, hingga pemeriksaan tempat penginapan, hotel, dan vila.

Hasilnya, petugas mengamankan 25 botol miras merek Intisari dari dua titik toko jamu di wilayah Desa Cipayung Datar dan Cipayung Girang. “Kami juga mendapati sejumlah warung dalam kondisi tutup saat patroli berlangsung,” ujar AKP Desi dalam keterangannya.

Selain razia, patroli dilakukan dengan sistem “lingkar badai” dan bersinggungan dengan wilayah perbatasan Polsek Cisarua dan Ciawi guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Polisi juga melakukan pengecekan pos ronda dan aktivitas masyarakat guna memastikan situasi tetap terkendali.

AKP Desi memastikan, hingga patroli berakhir tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas di wilayah hukum Megamendung. “Secara umum situasi masih dalam keadaan aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, selama menjabat sebagai Kapolsek, pihaknya akan terus meningkatkan penertiban dan pengawasan demi menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Masyarakat juga diminta aktif melaporkan aktivitas mencurigakan ke Polsek setempat.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani mengimbau warga untuk segera melapor melalui Call Center 110 apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, termasuk dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus perekrutan kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar tanpa payung hukum resmi.

Polisi berharap, sinergi antara aparat dan masyarakat dapat memperkuat pengawasan lingkungan selama Ramadan, sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga.***

Pertemuan Elite di Istana, Prabowo Rangkul Presiden dan Wapres Terdahulu

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup bersama para presiden dan wakil presiden terdahulu di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Momen ini menjadi sorotan karena Prabowo duduk semeja dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.

Berdasarkan foto resmi yang dirilis Biro Pers Sekretariat Presiden, diskusi berlangsung dalam format duduk melingkar dengan sejumlah layar monitor di bagian tengah ruangan. Prabowo terlihat duduk sejajar dengan SBY dan Jokowi, menggambarkan suasana silaturahmi lintas pemerintahan.

Di belakang Prabowo tampak Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, di sisi kiri meja, Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin duduk berdampingan bersama sejumlah tokoh lain, termasuk mantan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Alwi Shihab, serta jajaran kabinet.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat berada di sisi kanan Prabowo, duduk bersama para ketua umum partai politik. Di seberang meja, tampak jajaran menteri Kabinet Merah Putih yang turut mengikuti pembahasan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait agenda spesifik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun, langkah Prabowo mempertemukan para pemimpin lintas era dinilai sebagai sinyal konsolidasi politik dan penguatan komunikasi strategis di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.***