Home Blog Page 283

Kapolres Bogor Tinjau 13 “Rumah ASRI” Inovasi Unggulan Kapolda Jabar di Bulan Ramadhan

0

Bogordaily.net – Polres Bogor merealisasikan program Rumah ASRI, sebuah inovasi strategis dari Kapolda Jawa Barat untuk memperkuat Program Asri yang dicanangkan oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bogor, turun langsung melakukan peninjauan pembangunan di tiga titik lokasi pada Sabtu 28 Februari 2026.

Adapun, langkah ini dilakukan guna memastikan inovasi Kapolda Jabar dalam pengentasan rumah tidak layak huni benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bogor.

“Kami hadir di sini untuk mengawal langsung Program Rumah ASRI yang merupakan instruksi dan inovasi dari Bapak Kapolda Jabar,” kata AKBP Wikha Ardilestanto di sela kunjungannya.

“Program ini dirancang khusus oleh Bapak Kapolda untuk memperkuat visi besar Bapak Presiden Prabowo dalam menghadirkan hunian yang layak bagi rakyat,” tambahnya.

Wujud nyata inovasi Kapolda Jabar
Polres Bogor saat ini sedang menggarap total 13 unit Rumah ASRI yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam kunjungan maraton tersebut, Kapolres meninjau progres di Desa Bojong Murni (Ciawi), Desa Pabuaran (Kemang), dan Desa Sukahati (Citeureup).

Adapun, inovasi Rumah ASRI ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik, namun mengedepankan standar hunian yang sehat, aman, dan memiliki tata ruang yang lebih asri.

“Bapak Kapolda Jabar menekankan bahwa Polri harus menjadi garda terdepan dalam mendukung program nasional. Melalui inovasi Rumah ASRI ini, kami menerjemahkan arahan beliau agar bantuan rumah ini tidak hanya layak secara bangunan, tetapi juga membawa keberkahan bagi penghuninya, apalagi di tengah suasana Ramadhan,” ujar Kapolres.

Sembari meninjau konstruksi bangunan, Kapolres dan Ketua Bhayangkari juga menyapa pemilik rumah seperti Sdri Siti di Kemang dan Sdr Juli di Citeureup dengan memberikan santunan.

Hal ini sejalan dengan pesan Kapolda Jabar agar setiap kegiatan kepolisian selalu dibarengi dengan pendekatan humanis dan empati kepada masyarakat.

Diharapkan, melalui penguatan program Presiden yang diwadahi oleh inovasi Kapolda Jabar ini, 13 keluarga di Kabupaten Bogor dapat merayakan Idul Fitri 1447 H di hunian baru yang lebih bermartabat.

“Sinergi kebijakan dari Bapak Presiden yang diperkuat oleh inovasi Bapak Kapolda Jabar ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat melalui institusi Polri,” ungkapnya.

Albin

Hadiri Ramadhan Fest IAI Al Hidayah, Rozi Putra Ingatkan Pentingnya Pembangunan Karakter

0

​Bogordaily.net – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rozi Putra, menghadiri kegiatan Ramadhan Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam (IAI) Al Hidayah Bogor. Acara tersebut berlangsung khidmat di Masjid Al Imam IAI Al Hidayah pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Politisi dari Fraksi PKS ini memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kampus dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif.

Menurut Rozi, agenda seperti ini merupakan cerminan bahwa arah pembangunan Kota Bogor tidak boleh hanya terpaku pada sektor fisik semata.

​Rozi menegaskan bahwa pembangunan sebuah kota harus berjalan beriringan antara infrastruktur dan kualitas sumber daya manusianya.

Ia menilai Ramadhan Fest 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sisi spiritual masyarakat.

​”Ramadhan Fest 2026 ini menunjukkan bahwa pembangunan Kota Bogor harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter,” ujar Rozi Putra.

​Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihak legislatif memandang kegiatan keagamaan serta pembinaan generasi muda sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi daerah.

Baginya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemegahan gedungnya, tetapi juga dari integritas warganya.

​Anggota Komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat ini menambahkan, penguatan iman dan literasi keislaman adalah modal utama dalam mencetak generasi masa depan yang mampu menghadapi tantangan zaman.

​”Penguatan iman, literasi keislaman, dan kepedulian sosial adalah fondasi lahirnya generasi yang tangguh dan berintegritas,” tuturnya.

​Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.

Rozi berkomitmen akan terus mengawal agar program-program penguatan karakter masuk ke dalam prioritas kebijakan daerah.

​Ke depan, Rozi Putra mendorong Pemerintah Kota Bogor agar lebih memperhatikan program pembinaan kepemudaan dan penguatan lembaga pendidikan dalam perencanaan anggaran dan kebijakan daerah.

​”Kami mendorong agar program pembinaan kepemudaan, penguatan lembaga pendidikan, serta kegiatan sosial keagamaan mendapat perhatian yang proporsional dalam kebijakan dan perencanaan daerah,” tegasnya.

Ia berpesan bahwa visi kota yang maju haruslah komprehensif.

“Karena kota yang maju bukan hanya yang infrastrukturnya megah, tetapi yang manusianya kuat secara moral, spiritual, dan sosial,” pungkas Rozi.***

KORMI Kabupaten Bogor Bakal Gelar Lomba Lari “Dash Run” di Pakansari Malam Ini

0

Bogordaily.net – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor akan menggelar lomba lari ‘Dash Run’ di area gerbang VVIP Gelora Pakansari, Kecamatan Cibinong, pada Sabtu 28 Februari 2026 malam ini.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rieke Iskandar atau kang Akew menjelaskan bahwa, turnamen lomba lari itu akan diikuti oleh 200 orang dari 40 kecamatan.

Menurutnya, kegiatan lomba lari itu dilaksanakan untuk memberikan kegiatan positif di bulan suci Ramadhan kepada para anak muda.

“Kita mewadahi kegiatan anak muda saat bulan Ramadan agar lebih tertib dan rapi, maka kita cari kesenangan dengan hal yang positif. Jadi, bikin Pakansari ini menjadi pusat olahraga,” kata Rike Sabtu 28 Februari 2026.

Adapun, kata dia, untuk mekanisme pendaftaran, para pelari diberikan dua opsi untuk melakukan pendaftaran melalui Google Form dan Polsek setempat.

“Kalau yang di Google Form ya itu lewat link yang nanti kita upload di Instagram Kormi, jadi saling rebutan daftar. Siapa cepat daftar, maka dia yang ikutan lari karena cuma 200 kuotanya,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan lomba lari tersebut dapat mendapatkan pemenang sekaligus menjaring atlet lari terbaik di Kabupaten Bogor.

“Harapannya kita bisa menemukan King of Runner Pakansari melalui Dash Run,” ungkap akang Akew.***

Albin

Menu MBG di SDN Sukabirus Megamendung Bogor Jadi Sorotan, Hanya Ada Telur, Roti dan Kurma

0

Bogordaily.net – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Sukabirus, Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor menjadi sorotan.

Pasalnya, menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada para siswa pada momen bulan suci Ramadan dinilai tidak memuaskan.

Dalam foto yang diterima redaksi Bogordaily.net terlihat menu makanan yang diberikan oleh salah satu SPPG di wilayah Megamendung itu hanya dengan roti, telur dan dua butir kurma.

Hal tersebut tentu saja memicu reaksi heran dari para orang tua siswa. Pasalnya, program unggulan Presiden Prabowo yang telah menelan anggaran cukup besar itu dinilai tidak sesuai.

“Pa punten ieu MBG hari ini meni teu cebanen can anggarana, ieu budak sakola maenya roti, telur jeung korma dua siki,” ujar perekam vidio, Sabtu 28 Februari 2026.

Sementara itu, pihak SPPG memberikan klarifikasi atas diberikanya porsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Pihak SPPG mengklaim bahwa, porsi menu MBG tersebut telah sesuai dengan porsi kecil senilai Rp.8 ribu

“Menurut saya menu tersebut sudah sesuai dengan anggaran yang ditetapkan. Dan juga menu yang kami berikan adalah menu porsi kecil dengan etitas harga 8.000 rupiah,” tulis pihak SPPG melalui pesan singkat

“Sedangkan yang porsi besar seharga 10000 ribu rupiah. Jikalau bapak tidak percaya silahkan ke dapur saya sekarang. Terima kasih pak,” tambah dia.***

Albin

Gara-gara Senggolan di Pasar Anyar, Kakek 62 Tahun di Bogor Dianiaya Pedagang hingga Luka-luka

0


Bogordaily.net – Aksi kekerasan di tempat publik kembali terjadi di Kota Bogor. Seorang kakek bernama Nasar (62), warga Tanah Sareal, menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang diduga pedagang di kawasan Pasar Anyar, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, pada Sabtu (28/2/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka-luka di bagian wajah dan telah resmi melaporkan kasus tersebut ke Polresta Bogor Kota untuk diproses secara hukum.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan kepolisian dengan nomor STTLP/B/149/II/2026/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA, kejadian bermula saat Nasar sedang berjalan kaki membawa barang belanjaan. Ia melintas dari arah Jalan Dewi Sartika menuju kawasan Hotel Efita.

Kondisi pasar yang ramai membuat korban tak sengaja bersenggolan dengan terlapor yang saat itu berada di lokasi.

Meski korban sudah menunjukkan itikad baik dengan meminta maaf, terlapor justru bereaksi agresif.

“Korban sudah meminta maaf kepada terlapor, namun yang bersangkutan tetap emosi dan langsung melakukan tindakan kekerasan,” tulis uraian kejadian dalam surat laporan tersebut yang diterima redaksi, Sabtu (28/2).

​Terlapor yang saat ini masih dalam proses penyelidikan (Lidik) diduga gelap mata. Tanpa peringatan lebih lanjut, ia melayangkan pukulan mentah menggunakan tangan kosong ke arah wajah korban.

“Terlapor memukul korban berkali-kali menggunakan tangan kosong ke bagian pelipis sebelah kiri,” jelas dokumen laporan polisi tersebut.

Pukulan bertubi-tubi itu mengakibatkan Nasar yang sudah lanjut usia mengalami luka-luka di bagian pelipis.

Tak terima atas perlakuan kasar tersebut, didampingi kerabatnya, Nasar mendatangi Mapolresta Bogor Kota pada pukul 15.00 WIB untuk membuat laporan resmi.

​Laporan tersebut diterima langsung oleh Pamapta II Polresta Bogor Kota, Ipda Ebenezer Stepu, S.H. Pihak kepolisian kini tengah mendalami identitas terlapor dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian guna mempercepat proses penangkapan.

Dugaan tindak pidana penganiayaan ini akan dijerat dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Salah satu rekan korban yang enggan disebutkan namanya menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, masalah sepele seperti senggolan di pasar seharusnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin, apalagi korban sudah meminta maaf.

“Sangat disayangkan, apalagi korbannya sudah sepuh (tua). Harapannya polisi segera menangkap pelaku agar ada efek jera dan pasar menjadi tempat yang aman bagi warga yang belanja,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan terlapor yang diduga merupakan salah satu pedagang atau orang yang beraktivitas rutin di area Jalan Sawo Jajar/Pasar Anyar tersebut.***

Kabupaten Bogor Borong 340 Penghargaan Sepanjang 2025, Rudy Susmanto: Bukti Kerja Nyata untuk Masyarakat

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatatkan pencapaian luar biasa di tahun 2025.

Berdasarkan data rekapitulasi prestasi tahunan, Kabupaten Bogor berhasil memborong total 340 penghargaan yang mencakup skala Internasional, Nasional, Provinsi, hingga apresiasi dari sektor non-pemerintah.

Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, capaian tersebut menjadi refleksi konsistensi kinerja serta kolaborasi lintas perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, inovasi daerah, hingga prestasi sumber daya manusia dan olahraga.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi indikator bahwa kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat berjalan di jalur yang benar. Yang terpenting adalah dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tandas Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Kejayaan di panggung dunia, prestasi internasional Kabupaten Bogor didominasi oleh kesuksesan gemilang di ajang multi-olahraga terbesar Asia Tenggara dan kejuaraan dunia diantaranya SEA Games XV 2025 Thailand, Kabupaten Bogor menyumbangkan medali emas melalui Hendro Yap (Men’s 20 KM Race Walk), Irene Kharisma Sukandar (Women’s Quadruples), dan Abiyu Rafi (Gymnastics Artistic).

Para Badminton World Series Atlet Muh. Al Imran tampil dominan dengan meraih Juara 1 di ajang 6th Fazza Dubai Para Badminton Internasional dan NSDF Thailand Para Badminton International. Special Olympics Asia Pacific Meraih predikat Juara 2 dan 3 pada cabang Badminton Unified di Kuala Lumpur, Malaysia.

Deretan prestasi tersebut mencerminkan keseriusan Pemkab Bogor dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat, mulai dari pembinaan usia dini, dukungan pelatihan berstandar internasional, hingga fasilitasi kompetisi berjenjang.

Keberhasilan ini bukan hanya mengharumkan nama daerah di tingkat dunia, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda Kabupaten Bogor untuk terus berprestasi dan membawa kebanggaan bagi bangsa.

Di level nasional, Pemkab Bogor menerima pengakuan tertinggi atas tata kelola pemerintahan dan lingkungan. Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), penghargaan dari BPK RI atas kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. SPM Awards 2025, meraih Juara 1 Kategori Kabupaten Terbaik dalam menerapkan Standar Pelayanan Minimal dari Kemendagri RI.

Innovative Government Award (IGA) 2025, menempati Peringkat ke-6 sebagai Kabupaten Terinovatif di Indonesia. Rekor MURI, mencatatkan rekor untuk Pelayanan Perizinan 80 Jam Nonstop oleh DPMPTSP Bogor. Adiwiyata Mandiri, penghargaan lingkungan tertinggi ini diraih oleh 7 sekolah, termasuk SDN Gunung Putri 05 dan SMPN 1 Tenjolaya.

Di Jawa Barat, Kabupaten Bogor menunjukkan dominasinya, beberapa diantaranya adalah, Pengawasan Kearsipan, yakni meraih Peringkat I se-Jawa Barat dengan nilai “Sangat Memuaskan” (95,21). Juara Umum Pertanian, meraih predikat Juara Umum pada Penghargaan Insan Pertanian Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025.

Skill Kompetisi Pemadam Kebakaran, Meraih Juara Umum tingkat provinsi yang diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat. Ketahanan Pangan Award, Meraih Peringkat I untuk kategori Gerakan Pangan Murah.

Apresiasi juga datang dari sektor swasta, media, dan lembaga independen diantaranya, Detikcom & Radar Bogor Awards yakni penghargaan atas peran sebagai Tokoh Pendorong Ekonomi Berbasis Budaya serta Akselerasi Pembangunan Infrastruktur. Anugerah Perusahaan Layak Anak (PLA), RSUD Ciawi dan RSUD Bakti Pajajaran sukses meraih predikat utama (level tertinggi). Detik Jabar Award 2025, meraih Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji melalui program Stimulus Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa (Samisade).

Keberhasilan meraih ratusan penghargaan juga tidak lepas dari penguatan budaya kerja berbasis kinerja dan integritas. Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong setiap perangkat daerah untuk menghadirkan inovasi yang solutif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain menjadi kebanggaan daerah, penghargaan tersebut juga memperkuat reputasi Kabupaten Bogor di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Pengakuan dari berbagai lembaga menjadi bukti bahwa transformasi pemerintahan dan pembangunan yang dilakukan berjalan secara terukur dan berkelanjutan.

Dengan raihan 340 penghargaan dalam satu tahun, Kabupaten Bogor menegaskan diri sebagai daerah yang progresif, inovatif, dan konsisten dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat

 

Dedie – Jenal Makin Solid, 1 Tahun Awal Pimpin Kota Bogor Banyak Sektor Terbenahi

0

Bogordaily.net – Digempur isu pecah kongsi, Walikota Bogor Dedie A. Rachim dan Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin justru semakin solid untuk membangun Kota Hujan dengan program-program yang sudah dijalankan.

Akademisi Hukum sekaligus aktivis senior Bogor, Desta, menjelaskan bahwa, banyak capaian yang telah diraih Kota Bogor di bawah kepemimpinan mereka berdua.

Lantas, kata Desta, mengapa banyak pihak menyebut duet Dedie-Jenal, tidak harmonis, sedangkan banyak program yang sudah terealisasikan.

“Dalam iklim demokrasi hal yang biasa dalam beropini, namun harapannya semua pihak dapat mengkaji secara komprensif apa yang sudah ditorehkan satu tahun kinerja Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin,” kata Desta kepada Bogordaily.net

Keberhasilan menjalankan berbagai program dalam kurun waktu satu tahun awal, merupakan bukti bahwa pasangan Dedie dan Jenal, adalah duet maut untuk membangun Kota Bogor.

“Kinerja Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin banyak yang sudah ditorehkan, dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan serta transportasi, hingga tingkat kepuasan masyarakat begitu siginifikan,” ungkap Desta

Torehan tersebut menandakan semakin solidnya duet Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin.

Memang pencapaian itu belum sempurna namun semua harus optimis 4 Tahun kedepan bisa lebih baik lagi.

“Tidak ada namanya pecah-pecah kongsi, semua solid, semua membangun Kota Bogor, bersama Dedie dan Jenal, Bogor Beres,” tegas Desta.***

Muhammad Irfan Ramadan

Rumah Anggota DPRD di Kabupaten Bogor Nyaris Dibobol Maling, Pelaku Kabur Saat Dipergoki

0

Bogordaily.net — Rumah milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haykal nyaris menjadi sasaran pencurian.

Aksi dua pelaku di kawasan Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Jawa Barat, digagalkan setelah penjaga rumah memergoki upaya pembobolan pagar.

Dalam rekaman video yang beredar pada Sabtu (28/2/2026), dua orang terlihat datang berboncengan sepeda motor pada Jumat (27/2).

Salah satu pelaku turun dan mencoba membuka pagar, sementara rekannya menunggu di atas kendaraan.

Aksi tersebut terhenti ketika penjaga rumah meneriaki pelaku. Keduanya langsung melarikan diri sebelum sempat memasuki area rumah.

Kapolsek Cisarua Budi Suratman mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan sejak pagi hari setelah kejadian dilaporkan.

“Rumah tersebut memang dijaga setiap malam. Saat pelaku melihat ada orang di dalam, mereka langsung kabur,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaku baru sempat mencoba membuka pagar sebelum melarikan diri. Meski hanya percobaan, kepolisian tetap menelusuri identitas pelaku dan mengembangkan penyelidikan.

“Informasi sekecil apa pun akan kami tindak lanjuti,” kata Budi.***

Dadan Hindayana Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bersifat Wajib bagi Semua Sekolah

0

Bogordaily.net – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan rinci mengenai progres dan skema pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam konferensi pers yang digelar di Harinny Resto, Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Sabtu (28/2/2026).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, guna memastikan kesiapan operasional lembaga dalam memenuhi gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan anak sekolah.

Dalam keterangannya, Dadan menegaskan bahwa program ini mengedepankan asas keseimbangan dan keadilan, namun tetap menghormati otonomi sekolah serta pilihan orang tua.

Di Kota Bogor, beberapa sekolah kategori menengah ke atas telah menyatakan untuk tidak mengambil jatah makan bergizi tersebut.

“Ada sekolah seperti Bosowa Bina Insani yang memiliki kantin sendiri dan tidak ingin menerima bantuan makan ini, kita hormati. Begitu juga sekolah lain seperti Regina Pacis atau Sekolah Bogor Raya yang siswanya mayoritas dari kalangan menengah ke atas,” ujar Dadan Hindayana kepada awak media, Sabtu (28/2).

Dadan menambahkan bahwa di sekolah umum sekalipun, jika ada orang tua yang tidak mengizinkan anaknya menerima makanan dari program ini, pihak BGN tidak akan memaksakan.

“Tidak ada paksaan untuk menerima program bergizi ini bagi kalangan mampu. Kita fokus pada mereka yang membutuhkan untuk memutus rantai kemiskinan,” tambahnya.

Menjawab isu mengenai tumpang tindih anggaran, Dadan menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp24 triliun telah dialokasikan melalui rincian fungsi kesehatan.

Ia menjamin bahwa dana ini tidak akan mengganggu pos anggaran kementerian lain seperti Kementerian Kesehatan maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Fungsi kesehatan yang dilakukan BGN mencakup penanganan stunting pada kelompok ibu hamil, menyusui, dan balita. Sementara untuk fungsi pendidikan, anggarannya tersendiri dan tidak mengganggu pagu kementerian terkait, bahkan jumlahnya naik dari tahun ke tahun,” jelasnya secara rinci.

Dadan juga menepis isu yang mengaitkan program makan gratis dengan pengurangan kuota KIP Kuliah. Ia menegaskan bahwa jumlah penerima KIP Kuliah tahun ini justru mengalami kenaikan dan kini berbasis data desil 1 sampai 4, sehingga tidak ada hubungannya dengan alokasi anggaran makan bergizi.

Hingga saat ini, BGN telah membentuk 20.362 satuan layanan gizi di seluruh Indonesia yang melayani sekitar 61,2 juta jiwa. Menariknya, sebanyak 24.382 satuan layanan tersebut didanai oleh investor, bukan murni APBN.

Terkait indeks harga, Dadan memaparkan adanya perbedaan nominal berdasarkan kelompok umur dan wilayah (indeks kemahalan daerah).
Anak usia di atas 4 tahun hingga Dewasa/Ibu Hamil: Rata-rata Rp10.000 (Jawa Barat).
Anak PAUD hingga Kelas 3 SD: Rata-rata Rp8.000 (Jawa Barat).

Wilayah Papua: Indeks bisa mencapai Rp15.000 hingga Rp20.000 tergantung harga bahan baku lokal.

Pembangunan satuan layanan gizi yang dilakukan oleh mitra diklaim jauh lebih efisien dibandingkan proyek pemerintah konvensional.
Dadan menyebutkan bahwa mitra mampu membangun fasilitas hanya dalam waktu 2 bulan, sementara proses APBN bisa memakan waktu minimal 5 bulan karena prosedur lelang dan birokrasi.

“Kita menghargai waktu. Ruang waktu adalah sesuatu yang tidak bisa diulang. Dengan melibatkan mitra, pembangunan jauh lebih cepat dan efisien. Jika terjadi risiko seperti bencana atau kebakaran pada bangunan tersebut, itu ditanggung oleh mitra karena aset tetap dimiliki oleh desa atau pihak setempat,” kata Dadan.

Program ini diproyeksikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Dadan, pemenuhan gizi yang dilakukan sekarang adalah investasi jangka panjang karena anak-anak sekolah saat ini adalah tenaga kerja produktif 20 tahun mendatang.***

Integrasi Akademi Kebidanan IUQI Bogor dan STAI Sandikta Bekasi dalam Transformasi Menuju Universitas Islam Bogor

0

Bogordaily.net — Momentum bersejarah menandai perjalanan Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 142/B/O/2026, IUQI resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Bogor pada 18 Februari 2026.

Transformasi ini turut melibatkan integrasi kelembagaan antara Akademi Kebidanan IUQI Bogor dan STAI Sandikta sebagai bagian dari penguatan struktur institusi menuju universitas yang lebih komprehensif dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Rektor IUQI Bogor menyampaikan bahwa proses transformasi telah dirintis sejak Januari 2026, bertepatan dengan satu dekade pengabdian IUQI di bidang pendidikan tinggi.

“Alhamdulillah, pada 18 Februari 2026 SK Universitas Islam Bogor telah resmi terbit. Ini merupakan amanah besar yang harus kita jaga dan laksanakan bersama,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses panjang tersebut dengan ucapan *jazakumullah khairan katsiran*.

Struktur kepemimpinan universitas ke depan diperkuat oleh jajaran Wakil Rektor, yakni Dr. Ahmad Idhofi, M.Pd.I (Warek I), Dr. Moh. Asep Zakariya Ansori, Lc., M.H. (Warek II), dan Galih Pratama, M.I.Kom (Warek III). Turut hadir Dewan Pengawas Dr. K.H. Saiful Falah, M.Pd.I., Ketua Senat K.H. Agus Tamami, S.Ag., M.Pd.I., serta para dosen dan tenaga kependidikan dari Akademi Kebidanan IUQI Bogor dan STAI Sandikta Bekasi.

*Pengarahan Strategis dan Tantangan Universitas Baru*

Pengarahan strategis disampaikan oleh Dr. Ma’mun Sutisna yang menekankan pentingnya kesiapan prinsip, integritas, dan tanggung jawab dalam membangun universitas baru. Ia menjelaskan bahwa proses penerbitan SK memerlukan waktu sekitar tujuh bulan karena mencakup evaluasi menyeluruh, baik dari aspek akademik, administratif, legalitas, hingga kesiapan institusi secara komprehensif.

Sejumlah tantangan yang umum dihadapi perguruan tinggi baru turut dibahas, antara lain:

* Penguatan kualitas dan kuantitas SDM dosen
* Optimalisasi sistem penjaminan mutu
* Ketertiban dan sinkronisasi data PDDIKTI
* Stabilitas dan tata kelola keuangan
* Migrasi sistem administrasi
* Kesiapan sarana dan prasarana
* Peningkatan jumlah mahasiswa

Dalam bidang akademik, integrasi kurikulum antarprogram studi, penyesuaian sistem informasi akademik, serta harmonisasi standar mutu dan SOP menjadi prioritas utama. Sementara itu, dari sisi non-akademik, penataan struktur organisasi baru menjadi agenda strategis dalam masa transisi.


*Strategi Pengembangan dan Branding*

Forum diskusi menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penetapan visi dan misi baru universitas, penyusunan roadmap pengembangan lima hingga sepuluh tahun, penguatan tata kelola organisasi, serta profesionalisasi sistem administrasi dan keuangan.

Dalam strategi penerimaan mahasiswa baru, beberapa langkah konkret disepakati, meliputi:

* Penyediaan program beasiswa
* Promosi yang masif dan terstruktur
* Pemanfaatan rekam jejak institusi sebelumnya
* Persiapan launching resmi universitas
* Kejelasan mekanisme dan tahapan akreditasi

Selain itu, pemasaran berbasis digital dinilai menjadi kebutuhan strategis. Platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook dipandang efektif dalam membangun citra dan branding universitas. Setiap program studi didorong untuk memproduksi konten promosi berbasis video sebagai bagian dari strategi komunikasi modern.


*Dukungan dan Optimisme*

Perwakilan STAI Sandikta Bekasi menyampaikan dukungan penuh terhadap proses integrasi ini. Mereka mengakui bahwa penggabungan dua institusi memerlukan kesiapan, koordinasi lintas kementerian, serta komitmen bersama. Namun, dengan terbitnya SK resmi, optimisme terhadap masa depan Universitas Islam Bogor semakin menguat.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Senat sebagai harapan agar proses transformasi menuju Universitas Islam Bogor berjalan lancar, membawa keberkahan, serta mampu menjadi pusat pendidikan Islam unggul di Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Transformasi ini menjadi babak baru dalam perjalanan pendidikan tinggi Islam di Bogor, sekaligus menegaskan komitmen seluruh civitas akademika untuk membangun universitas yang maju, profesional, dan berdaya saing.***