Home Blog Page 316

5 Restoran Chinese Food Terfavorit di Bogor untuk Rayakan Imlek, dari Hidden Gem Murah hingga Legendaris Puluhan Tahun

0

Bogordaily.net – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, suasana kuliner di Kota Bogor biasanya semakin semarak.

Banyak warga maupun wisatawan mulai berburu hidangan khas Tiongkok untuk disantap bersama keluarga.

Mulai dari menu klasik seperti dimsum dan bakmi hingga sajian seafood dan olahan daging khas oriental, semuanya menjadi favorit saat momen spesial tiba.

Masakan Tiongkok sendiri telah hadir di Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Seiring waktu, hidangan Chinese Food beradaptasi dengan selera lokal.

Penggunaan bumbu dan bahan khas Nusantara membuat cita rasanya lebih akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Tak heran jika kini kuliner Chinese bukan lagi sekadar makanan etnis tertentu, melainkan sudah menjadi bagian dari budaya kuliner nasional.

Di Bogor, pilihan restoran Chinese Food cukup beragam. Ada tempat makan sederhana di pinggir jalan yang menyimpan cita rasa autentik, hingga restoran besar dengan interior bernuansa klasik Tiongkok yang kental akan sejarah. Berikut lima rekomendasi restoran Chinese Food di Bogor yang layak Anda coba.

Restoran Chinese Food Terfavorit di Bogor

1. Cahaya Sari Chinese Food

Bagi pecinta kuliner yang gemar menemukan tempat makan tersembunyi dengan rasa istimewa, Cahaya Sari bisa menjadi pilihan menarik.

Lokasinya memang tidak mencolok karena berada di pinggir jalan, namun justru di situlah daya tariknya. Tempat makannya mampu menampung sekitar 40 pengunjung, cocok untuk makan bersama keluarga atau rekan kerja.

Menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari udang tepung yang renyah, capcay siput yang gurih, bistik ayam, hingga sapi lada hitam yang kaya rasa.

Ada pula lumpia udang, sapo tahu hangat, ayam kuluyuk asam manis, serta fuyunghai dengan saus khas.

Harga makanan di sini relatif terjangkau, berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp50 ribu per porsi. Restoran ini berlokasi di Jalan Sinangling, Tanah Baru, Bogor Utara, dan buka setiap hari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

2. Resto Kencana Bogor

Resto Kencana termasuk restoran Chinese legendaris yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun. Tempat ini cocok bagi pecinta sajian klasik non-halal dengan cita rasa tempo dulu.

Nama-nama menu di sini pun masih mempertahankan ejaan lama, seperti lo mie, lo hoen, tawge goreng kentjana, gohjong kentjana, hingga sop asparagoes.

Ada pula bistik ayam, babi, dan sapi, serta hidangan seperti sa po tawhoe, tjah brokoli oedang, foejoeng haj kepiting, dan ayam nangking.

Untuk menikmati makanan dan minuman di sini, pengunjung perlu menyiapkan anggaran sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Lokasinya berada di Jalan Suryakencana No.143, Bogor Tengah, dan buka Selasa hingga Minggu pukul 10.00–19.00 WIB.

3. Dunia Baru Bogor

Restoran Dunia Baru dikenal selalu ramai, terutama saat jam makan siang. Tempat ini menyajikan berbagai hidangan non-halal dengan pilihan menu yang sangat luas.

Pengunjung dapat memilih aneka nasi, bubur, mie, bihun, kwetiau, soun, hingga berbagai olahan ayam, sapi, babat, dan seafood seperti gurame, kakap, kepiting, serta cumi. Menu babi dan hidangan unik seperti kodok juga tersedia di sini.

Harga makanan dimulai dari Rp25 ribu. Untuk minuman, tersedia teh, kopi susu, es kelapa muda, es soda susu, aneka jus, hingga es campur dengan kisaran harga Rp2 ribu sampai Rp20 ribu.

Restoran ini berlokasi di Jalan Siliwangi No.126, Bogor Timur, dan buka setiap hari pukul 09.00–20.30 WIB.

4. Aguan Chinese Food

Bagi Anda yang mencari Chinese Food halal, Aguan Chinese Food bisa menjadi solusi. Restoran ini telah mengantongi sertifikat halal MUI sehingga aman bagi konsumen Muslim. Selain makan langsung di tempat, pelanggan juga bisa memesan melalui layanan pesan antar online.

Pilihan menunya sangat lengkap. Tersedia aneka nasi dengan lauk ayam, sapi, udang, cumi, hingga fuyunghai. Ada juga mie, bihun, mun tahu, mapo tahu, sapo tahu, bakso kuah, sayur asin kuah, hingga berbagai olahan seafood.

Harga makanan di sini cukup ramah di kantong, mulai dari Rp15 ribuan. Untuk minuman, tersedia aneka jus, es teh, es kacang merah, hingga chinese tea dengan harga mulai Rp2 ribu.

Aguan memiliki beberapa cabang di Bogor, seperti di Ciomas, Citeureup, Kedung Halang, Cibinong, Katulampa, dan IPB Pandu.

5. Golden Restaurant Bogor

Berdiri sejak tahun 1989, Golden Restaurant dikenal sebagai salah satu restoran Chinese legendaris di Bogor.

Tempat ini mempertahankan teknik memasak tradisional menggunakan bambu khas China, serta mengklaim tidak memakai pengawet dan pewarna makanan.

Mayoritas menu di sini non-halal. Beberapa hidangan favorit antara lain babi lada hitam, samcam kembang tahu, sup asparagus, ayam nanking, dan saklan lada garam.

Pilihan lainnya juga sangat lengkap, mulai dari mun tahu, kodok goreng mentega, siomay cah, hingga babi hong dan aneka yamien.

Harga makanan dimulai dari Rp25 ribu, sementara minuman seperti teh panas, lemon tea, jeruk peras, hingga LuoHanGou dibanderol mulai Rp2 ribu. Lokasinya berada di Jalan Suryakencana No.337, Bogor Tengah, dan buka Selasa hingga Minggu pukul 07.00–18.30 WIB.

Bogor menawarkan beragam pilihan restoran Chinese Food yang bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan, baik yang halal maupun non-halal.

Dari tempat makan sederhana dengan harga terjangkau hingga restoran legendaris yang mempertahankan resep turun-temurun, semuanya memiliki keunikan tersendiri.

Menjelang perayaan Imlek atau sekadar ingin menikmati sajian oriental bersama keluarga, lima restoran di atas bisa menjadi referensi kuliner Anda. Dengan cita rasa yang kaya dan pilihan menu yang beragam, pengalaman bersantap di Bogor pun menjadi semakin berkesan.

 

New Wuling Air EV, Jawaban untuk Warga Kota yang Ingin Beralih ke Mobil Listrik Tanpa Ribet

0

Bogordaily.net – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia semakin terlihat nyata dalam beberapa tahun terakhir. Jalanan kota-kota besar kini mulai diramaikan oleh mobil listrik.

Meski demikian, sebagian masyarakat masih menyimpan keraguan untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin ke mobil listrik.

Kekhawatiran yang sering muncul biasanya seputar harga yang dianggap mahal, pengisian daya yang dinilai merepotkan, hingga pertanyaan soal biaya perawatan.

Menjawab berbagai kekhawatiran tersebut, Wuling Motors menghadirkan versi terbaru dari mobil listrik ringkasnya, yakni New Wuling Air EV.

Model ini dirancang sebagai pintu masuk bagi masyarakat yang ingin mencoba kendaraan listrik tanpa harus menghadapi proses yang rumit.

New Wuling Air EV mengusung konsep kendaraan kompak yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban. Ukurannya yang kecil membuat mobil ini mudah bermanuver di jalanan padat dan gang sempit.

Saat menghadapi keterbatasan lahan parkir di pusat perbelanjaan, perkantoran, atau kawasan perumahan, dimensi ringkasnya menjadi nilai tambah tersendiri.

Mobil ini mampu menampung empat penumpang, menjadikannya cukup untuk kebutuhan keluarga kecil atau aktivitas harian seperti pergi bekerja, mengantar anak sekolah, hingga berbelanja kebutuhan rumah tangga.

Fitur Modern untuk Kenyamanan Berkendara

Walaupun berukuran mungil, fitur yang dibenamkan tergolong lengkap. Pengemudi dapat mengakses berbagai fungsi melalui multifunction steering switch yang memudahkan pengaturan tanpa harus melepas tangan dari setir.

Sistem transmisi menggunakan rotary gear selection yang praktis dan modern.

Selain itu, tersedia Electronic Parking Brake (EPB) serta Auto Vehicle Hold (AVH) yang dilengkapi Hill Hold Control (HHC). Fitur-fitur ini membantu menjaga kendaraan tetap stabil, terutama saat berhenti di tanjakan atau di kemacetan panjang.

Teknologi pintar juga menjadi bagian penting dari mobil ini. Sistem WIND (Voice Command) memungkinkan pengemudi memberikan perintah suara dalam bahasa Indonesia untuk mengoperasikan sejumlah fitur.

Tak hanya itu, dukungan Internet of Vehicle (IoV) melalui aplikasi MyWuling+ memungkinkan pemilik kendaraan memantau kondisi mobil langsung dari ponsel, seperti mengecek status baterai hingga mengontrol beberapa fungsi tertentu dari jarak jauh.

Dalam hal keselamatan, New Air EV dibangun menggunakan rangka berbahan high strength steel yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan penumpang.

Fitur keamanan seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Stability Control (ESC), dual airbags, serta sensor parkir dan kamera belakang turut disematkan guna menunjang keamanan saat berkendara di lalu lintas kota yang padat.

Kombinasi fitur tersebut memberikan rasa percaya diri bagi pengemudi, terutama mereka yang baru pertama kali menggunakan mobil listrik.

Pengisian Daya Fleksibel di Rumah

Salah satu pertimbangan utama calon pengguna mobil listrik adalah soal pengisian daya. New Wuling Air EV menawarkan kemudahan dengan sistem pengisian yang bisa dilakukan di rumah menggunakan daya listrik minimal 2.200 watt.

Artinya, konsumen tidak harus melakukan peningkatan daya listrik besar-besaran untuk mulai menggunakan mobil ini.

Pada varian tertentu, mobil ini juga sudah mendukung pengisian AC hingga 7 kW, sehingga proses pengisian dapat berlangsung lebih cepat sesuai kondisi instalasi listrik di rumah.

Biaya Operasional Lebih Terkendali

Dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil, mobil listrik dikenal memiliki biaya operasional yang lebih rendah. Konsumsi energi yang efisien membuat pengeluaran harian untuk mobilitas menjadi lebih hemat.

Selain itu, komponen mesin listrik yang lebih sederhana turut berkontribusi pada biaya perawatan berkala yang relatif terjangkau.

Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi konsumen yang ingin mencoba kendaraan listrik tanpa harus khawatir akan biaya jangka panjang.

Untuk memperkuat daya tariknya, Wuling juga memberikan sentuhan baru pada New Air EV. Hadir warna eksterior Starry Black yang memberikan kesan elegan, serta nuansa interior Tamarind Sunset yang tampil lebih segar dan hangat.

Desain wheel cap aerodinamis turut mempertegas karakter modern dan futuristik kendaraan ini.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, New Wuling Air EV hadir sebagai pilihan rasional bagi masyarakat perkotaan yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa tekanan.

Desain ringkas, fitur lengkap, kemudahan pengisian daya, serta biaya operasional yang efisien menjadi kombinasi yang menarik.

Bagi konsumen yang selama ini masih ragu mencoba mobil listrik, kehadiran model ini dapat menjadi pintu masuk yang lebih sederhana dan realistis menuju era mobilitas ramah lingkungan.

Harga Emas Batangan Hari Ini Senin 16 Februari 2026 di Pegadaian Masih Bertahan, Simak Rincian Pecahan 0,5 Gram hingga 1 Kg

0

Bogordaily.net – Pergerakan harga emas batangan hari ini Senin 17 Februari 2026,  terpantau tidak mengalami perubahan signifikan.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta pada Senin pukul 06.31 WIB, harga emas cetakan UBS maupun Galeri24 masih berada di posisi yang sama seperti hari sebelumnya.

Emas produksi UBS tercatat dijual di level Rp2.998.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 dipatok pada harga Rp2.981.000 per gram.

Kedua harga tersebut tidak mengalami kenaikan maupun penurunan dibandingkan data pada Minggu pagi.

Perlu diketahui, harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun kebijakan internal masing-masing produsen.

Oleh sebab itu, calon pembeli maupun investor disarankan untuk selalu memantau pembaruan harga sebelum melakukan transaksi.

Di Pegadaian, emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari pecahan kecil 0,5 gram hingga ukuran besar 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS dipasarkan mulai dari 0,5 gram sampai maksimal 500 gram.

Untuk emas keluaran Antam, pembaruan harga biasanya diumumkan melalui laman resmi Logam Mulia setelah pukul 08.30 WIB setiap harinya.

Berikut rincian harga lengkap emas batangan per produk pada hari ini:

Daftar Harga Emas Hari Ini 16 Februari 2026

Harga Emas Galeri24

0,5 gram: Rp1.564.000

‎1 gram: Rp2.981.000.

‎2 gram: Rp5.890.000

‎5 gram: Rp14.618.000

‎10 gram: Rp29.159.000

‎25 gram: Rp72.505.000

‎50 gram: Rp144.894.000

‎100 gram: Rp289.645.000

‎250 gram: Rp722.334.000

‎500 gram: Rp1.444.667.000

‎1.000 gram: Rp2.889.334.000

Harga Emas UBS

0,5 gram: Rp1.620.000

‎1 gram: Rp2.998.000

‎2 gram: Rp5.949.000

‎5 gram: Rp14.698.000

10 gram: Rp29.242.000

‎25 gram: Rp72.960.000

‎50 gram: Rp145.620.000

‎100 gram: Rp291.125.000

250 gram: Rp727.598.000

‎500 gram: Rp1.453.487.000

Stabilnya harga emas pada hari ini memberikan gambaran bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi. Biasanya, fluktuasi harga dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah, harga emas dunia, serta sentimen ekonomi global.

Bagi investor jangka panjang, kondisi harga yang tidak berubah bisa menjadi momentum untuk mempertimbangkan strategi pembelian bertahap.

Sementara bagi pembeli emas untuk kebutuhan tabungan atau koleksi, kestabilan harga memberi ruang perencanaan yang lebih tenang tanpa tekanan lonjakan mendadak.

Tetap pantau pembaruan resmi setiap hari agar tidak tertinggal informasi terbaru mengenai harga emas.

 

 

BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Seluruh Wilayah Bogor Senin 16 Februari 2026, Kota dan Kabupaten Berpotensi Diguyur Sejak Dini Hari

0

Bogordaily.net – Berdasarkan prakiraan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hampir seluruh wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor berpotensi diguyur hujan pada Senin, 16 Februari 2026.

Meski intensitasnya diperkirakan dalam kategori ringan, hujan diprediksi turun merata di berbagai kecamatan.

Kondisi ini membuat masyarakat diimbau untuk lebih waspada, terutama bagi yang memiliki aktivitas sejak dini hari.

Jika melihat situasi pada Minggu malam, 15 Februari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, langit Kota Bogor terpantau belum menunjukkan tanda-tanda hujan. Cuaca cenderung berawan dengan sesekali terlihat celah terang di langit.

Berbeda dengan kondisi malam sebelumnya, pada Senin, 16 hujan diprediksi sudah mulai turun sejak subuh bahkan sekitar pukul 01.00 WIB. Intensitasnya tergolong ringan, namun berpotensi terjadi dalam beberapa gelombang waktu.

BMKG memperkirakan hujan tidak hanya terjadi sekali, melainkan muncul kembali pada rentang jam tertentu di siang hari.

Masyarakat disarankan menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan, terutama bagi pekerja, pelajar, maupun pengendara roda dua yang beraktivitas sejak pagi.

Prakiraan Cuaca Kota Bogor

Wilayah Kota Bogor diperkirakan mengalami hujan ringan di seluruh kecamatan, meliputi:

  • Bogor Utara
  • Bogor Barat
  • Bogor Timur
  • Tanah Sareal
  • Bogor Selatan

Perkiraan waktu hujan:
Hujan ringan diprediksi turun sekitar pukul 01.00 WIB hingga 07.00 WIB. Selain itu, potensi hujan juga muncul kembali sekitar pukul 10.00 WIB dan 13.00 WIB.

Suhu udara:
Temperatur di wilayah Kota Bogor diperkirakan berada di kisaran 20°C hingga 26°C. Udara cenderung sejuk, terutama saat hujan turun pada dini hari dan pagi.

Prakiraan Cuaca Kabupaten Bogor

Sementara itu, wilayah Kabupaten Bogor juga diprediksi mengalami kondisi serupa dengan hujan ringan yang tersebar hampir di seluruh kecamatan.

Beberapa kecamatan yang berpotensi diguyur hujan antara lain:

Parungpanjang, Nanggung, Tenjo, Sukajaya, Gunungputri, Leuwiliang, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Ciomas, Dramaga, Leuwisadeng, Tenjolaya, Cibinong, Cileungsi, Gunungsindur, Bojonggede, Rumpin, Jasinga, Cigudeg, Citeureup, Sukaraja, Babakanmadang, Cariu, Sukamakmur, Ciawi, Cisarua, Megamendung, Caringin, Cijeruk, Tamansari, Klapanunggal, Tanjungsari, Cigombong, Jonggol, Parung, Kemang, Ciseeng, Rancabungur, hingga Tajurhalang.

Perkiraan waktu hujan:
Hujan ringan diperkirakan turun pada pukul 04.00 WIB hingga 07.00 WIB. Selain itu, potensi hujan kembali terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, 13.00 WIB, dan 16.00 WIB.

Suhu udara:
Wilayah Kabupaten Bogor memiliki rentang suhu yang sedikit lebih variatif, yakni antara 18°C hingga 28°C, tergantung pada kondisi geografis masing-masing kecamatan.

Walaupun intensitas hujan diprediksi ringan, warga tetap diimbau berhati-hati, khususnya di daerah rawan genangan dan kawasan dengan kontur jalan menurun.

Pengendara juga disarankan menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan saat kondisi jalan basah.

Perubahan cuaca yang terjadi sejak dini hari hingga sore berpotensi memengaruhi aktivitas harian. Dengan memantau informasi terbaru dari BMKG, masyarakat dapat mengatur jadwal perjalanan maupun kegiatan luar ruangan secara lebih bijak.

Walikota Bogor Ingatkan Semua Truk Proyek Masuk Jalan dalam Kondisi Bersih

1

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meminta agar semua truk ataupun kendaraan berat lainnya yang melakukan aktivitas pada proyek pembangunan membersihkan kendaraannya sebelum melintas di jalan.

Peringatan itu disampaikan Dedie Rachim setelah menerima keluhan masyarakat terkait aktivitas kendaraan berat pada proyek pembangunan yang menimbulkan ceceran tanah di aspal jalan.

Seperti yang dikeluhkan pada proyek PKJN milik Kementerian Kesehatan di Jalan Dr. Sumeru yang saat ini telah memasuki tahap awal pembangunan dan dikeluhkan warga karena adanya ceceran tanah yang membuat jalan licin.

“Iya, jadi kami tidak ingin itu terulang pada proyek pembangunan lainnya yang juga sedang berjalan. Jangan sampai kejadian serupa terulang seperti pada proyek SIG Tower gedung 18 lantai di Budi Agung, Tanah Sareal,” ujar Dedie Rachim, Minggu (15/2/2026).

Dedie Rachim mengingatkan agar truk yang keluar dari proyek PKJN Pusat Kesehatan Jiwa Nasional di kompleks RS Marzuki Mahdi membersihkan kendaraannya sebelum masuk jalan raya.

“Semua harus bersih saat melintas di jalan. Jangan sampai ada ceceran tanah yang membuat jalan licin,” ujarnya.***

Tiga Gerai Tiffany & Co Disegel, Menkeu Endus Pelanggaran Impor

0

Bogordaily.net – Di sebuah pagi Jakarta yang biasa-biasa saja, ada tiga toko berkilau yang mendadak sunyi. Pintu tertutup. Segel terpasang. Nama besarnya. Tiffany & Co. Yang bergerak cepat: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai wilayah ibu kota.

Di balik langkah itu, ada satu orang yang memilih tidak berbisik. Purbaya Yudhi Sadewa. Menteri Keuangan yang sedang membidik sesuatu yang lebih dalam dari sekadar etalase perhiasan. Ia mencium pola. Bukan hanya barang. Tapi juga orang.

“Sepertinya ada,” katanya, singkat. Ia tidak menyebut nama. Ia menyebut waktu: “yang lama-lama.”

Di Jakarta, rotasi jabatan sudah dilakukan. Orang-orang baru ditempatkan. “Yang baik di depan,” begitu logikanya. Ia ingin sistem yang berani bertindak—dan bertindak benar.

Hasil pemeriksaan awal memberi gambaran yang tidak sederhana.

Ada barang masuk tanpa jejak pembayaran. Ada dokumen yang seharusnya ada, tapi tak pernah muncul. Ada nilai impor yang terasa terlalu rendah untuk kilau semahal itu. Istilah teknisnya: under invoicing. Nilai di kertas tidak seterang nilai di etalase.

Sebagian barang, kata Purbaya, benar-benar seperti datang tanpa permisi. Sebagian lain membayar, tapi dengan angka yang dipangkas. Negara kehilangan haknya—pelan, tapi pasti.

Kasus ini belum berakhir. Ia justru baru dibuka.

Di satu sisi, ada dugaan penyelundupan. Di sisi lain, ada kemungkinan permainan administrasi. Dan di tengahnya, ada koordinasi yang akan diperkuat: Bea Cukai dan Pajak, berjalan bersama.

Pernyataan itu disampaikan di Wisma Danantara. Bukan panggung besar. Tapi pesannya jelas: penataan sedang berlangsung.

Kisah ini belum tentang vonis. Ini tentang arah. Tentang bagaimana negara memilih menyalakan lampu di ruang yang lama remang.

Dan di etalase yang kini tersegel itu, kilau perhiasan mendadak berubah fungsi. Ia bukan lagi simbol kemewahan. Ia menjadi petunjuk.***

Vina Menantu Firdha Razak Jadi Sorotan, Pengakuan Raffi Picu Isu Poliandri. Siapa Dia?

0

Bogordaily.net – Vina menantu Firdha Razak kembali menjadi percakapan publik. Nama itu bergema dari satu kanal ke kanal lain, dari ruang obrolan warganet hingga meja redaksi. Ada kisah rumah tangga yang dibuka ke ruang publik. Ada tudingan yang berat. Dan ada harapan agar kebenaran segera menemukan jalannya.

Perhatian publik menguat setelah seorang pria bernama Raffi muncul dalam kanal YouTube milik Denny Sumargo pada 12 Februari 2026. Ia datang tidak sendiri. Ibunya turut hadir. Mereka membawa cerita, juga sejumlah bukti yang disebut berkaitan dengan konflik rumah tangga yang tak lagi bisa diselesaikan secara tertutup.

Raffi mengaku rumah tangganya mulai retak setelah keluarganya menerima foto prosesi pernikahan sang istri dengan pria lain. Foto itu, menurutnya, dikirim dari nomor tak dikenal kepada adiknya. Ia menyampaikan pengakuan itu dengan nada datar, namun sarat tekanan emosional. Ibunya menguatkan. Dalam foto tersebut, kata mereka, sang istri masih berstatus sebagai pasangan sah Raffi.

Isu kemudian berkembang menjadi dugaan poliandri. Raffi menuturkan istrinya kerap tidak pulang dengan alasan pekerjaan daring. Namun keluarga menilai ada hubungan dengan pria lain yang disebut memiliki posisi penting di sebuah asosiasi penyedia jasa internet. Dugaan itu kemudian dibawa ke ranah hukum dengan laporan resmi terkait pelanggaran status perkawinan. Raffi menegaskan, langkah tersebut ditempuh demi kejelasan hukum, bukan sekadar membuka aib.

Di tengah polemik itu, Raffi juga menceritakan kondisi kesehatannya yang menurun dalam setahun terakhir. Ia mengaku mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan hingga kesulitan bergerak. Kondisi tersebut, katanya, datang tiba-tiba tanpa riwayat penyakit berat sebelumnya. Ia sempat mengalami kelumpuhan sementara. Pengakuan ini menambah lapisan dramatis dalam cerita yang sudah kompleks.

Cerita menjadi lebih rumit ketika Raffi mengungkap temuan benda-benda mencurigakan di rumahnya. Ia menyebut menemukan kertas rajah yang dibungkus bersama pakaian dalam dan foto pria lain. Ibunya mengonfirmasi temuan tersebut. Raffi menduga benda itu berkaitan dengan praktik mistis. Ia juga mengaku selama ini merasa selalu menuruti permintaan istrinya, termasuk dalam urusan keuangan.

Persoalan lain yang menyita perhatian adalah status anak ketiga mereka yang lahir pada 6 Desember 2024. Raffi mengaku tidak hadir dalam proses persalinan dan meragukan informasi lokasi kelahiran yang disebut berubah-ubah. Ia meminta tes DNA untuk memastikan status biologis anak tersebut. Baginya, kejelasan adalah satu-satunya jalan keluar.

Vina Menantu Firdha Razak juga menjadi sorotan karena identitasnya yang disebut memiliki nama berbeda. Berdasarkan unggahan akun Threads @firdha_razak_new pada Januari 2026, nama asli yang disebut adalah Vina Luciana dengan alias Bianca Vee. Informasi itu memicu rasa ingin tahu publik mengenai latar belakang pribadi dan aktivitasnya.

Pernikahan Raffi dan Vina telah berjalan sekitar enam tahun. Dari hubungan tersebut, mereka memiliki dua anak kandung dan satu anak sambung. Raffi bekerja di bidang agensi dan penyelenggaraan acara. Ia menyebut selama ini berperan sebagai penopang utama kebutuhan keluarga. Namun konflik internal membuat rumah tangga itu berada di titik kritis.

Saat ini, Vina disebut telah meninggalkan rumah dan diduga berada di wilayah Kalimantan. Raffi menyatakan komunikasi terputus setelah nomor telepon dan akun media sosialnya diblokir. Ia berharap sang istri bersedia memberikan klarifikasi, baik secara hukum maupun kekeluargaan.

Vina Menantu Firdha Razak menjadi kisah yang belum menemukan ujung. Ada pengakuan. Ada tudingan. Namun semua masih bersifat sepihak dari pihak Raffi dan keluarganya. Publik menunggu satu hal yang paling menentukan dalam setiap polemik: penjelasan dari semua pihak dan proses hukum yang berjalan terbuka. Di situlah, kebenaran akan menemukan bentuknya.***

Jokowi Respons Permintaan Hentikan Penyidikan: Hukum Tetap Berjalan

0

Bogordaily.net – Di Jakarta, urusan kasus ijazah palsu ini belum selesai. Belum akan selesai.

Mantan Presiden Joko Widodo memilih satu jalan: biarkan hukum bekerja sampai tuntas. Sampai pengadilan.

Sabtu 14 Februari 2026 malam itu, di sela agenda di Jakarta, ia bicara singkat. Tegas. Tidak berputar-putar.

“Maaf itu urusan pribadi. Hukum ya urusan hukum.”

Kalimat pendek. Tapi garisnya jelas. Pintu maaf boleh terbuka. Namun perkara tetap berjalan. Tidak berhenti di tengah jalan.

Permintaan agar penyidikan dihentikan sudah datang. Dari Roy Suryo dan dua rekannya. Presiden tidak menanggapi dengan emosi. Ia memilih prosedur.

Bagi Jokowi, pengadilan adalah forum resmi. Di sana bukti bicara. Di sana tudingan diuji. Bukan di ruang riuh.

Ia tidak menambah banyak kata. Hanya menegaskan arah: biarkan proses berjalan apa adanya. Sampai hakim memutus.***

Liburan Imlek di Bogor 2026: 5 Destinasi Viral Selain Puncak, Tiket Mulai Rp10 Ribu

0

Bogordaily.net – Liburan Imlek di Bogor selalu punya cara sendiri untuk menyambut tamu. Tidak gaduh, tidak pula berisik. Seperti kebiasaan kota hujan, menenangkan, tapi diam-diam bikin orang betah berlama-lama.

Ada fase ketika orang Jakarta merasa Puncak terlalu ramai. Macetnya terasa seperti ritual wajib. Maka pilihan pun bergeser. Bukan menjauh, tapi sedikit berbelok. Kota Bogor kembali jadi jawaban yang masuk akal.

Menjelang Tahun Baru Imlek 2026, arus wisata diprediksi kembali mengalir ke kota ini. Bukan hanya karena jarak. Tapi karena ragam destinasi yang kini makin variatif: edukatif, rekreatif, hingga alam terbuka yang masih menyisakan udara segar.

Liburan Imlek di Bogor bukan sekadar perjalanan singkat. Ia bisa berubah menjadi pengalaman keluarga. Ada yang datang membawa anak, ada yang mencari sunyi, ada pula yang sekadar ingin memotret momen.

Berikut lima lokasi yang sedang ramai diperbincangkan wisatawan.

1. Papa Dino Puncak
Taman rekreasi bertema dinosaurus ini memikat keluarga muda. Daya tarik utamanya adalah animatronik dinosaurus berukuran besar yang bisa bergerak, bersuara, bahkan menyemburkan air. Anak-anak terpukau. Orang tua ikut tersenyum.
Lokasi: Jl. Raya Puncak KM 77, Cisarua.
Jam operasional: Kamis–Minggu 08.00–18.00 WIB (Jumat mulai 09.00).
Tiket: Rp35.000–Rp40.000.

2. Villa Khayangan
Ini bukan sekadar penginapan. Ia seperti taman bermain di ketinggian. Ada rainbow slide, sepeda gantung, mini jeep, hingga wahana VR. Pengunjung bisa melihat lanskap perbukitan sambil menikmati berbagai aktivitas.
Lokasi: Puncak Dua, Sukamakmur.
Jam operasional: 07.00–17.00 WIB.
Tiket: Rp25.000.

3. Goa Lalay
Dulu area tambang ilegal. Kini berubah menjadi ruang wisata keluarga. Tebing kapur menjulang menjadi latar foto alami. Ada rumah pohon, kolam renang, dan jalur santai yang ramah pengunjung.
Lokasi: Jl. Raya Puncak KM 77, Cisarua.
Jam operasional: 07.00–17.00 WIB.
Tiket: Rp20.000.

4. Fishing Valley Bogor
Bagi yang ingin ritme lebih tenang, tempat ini memberi ruang untuk memancing atau sekadar menikmati wisata air. Aktivitas sederhana yang sering justru paling dicari.
Lokasi: Jl. Raya Pemda No.107, Sukaraja.
Jam operasional: 08.00–18.00 WIB (kolam pancing tutup Selasa).
Tiket: mulai Rp30.000.

5. Telaga Saat
Danau alami di kaki pegunungan ini menawarkan suasana yang sulit ditiru kota lain. Perahu kecil, piknik di tepian air, hingga camping menjadi pilihan yang sederhana namun menenangkan.
Lokasi: Tugu Utara, Cisarua.
Jam operasional: 07.30–18.00 WIB.
Tiket: mulai Rp10.000.

Liburan Imlek di Bogor pada akhirnya bukan soal destinasi mana yang paling viral. Ia tentang jeda. Tentang kesempatan menarik napas lebih panjang. Tentang pulang dengan kepala yang lebih ringan daripada saat berangkat.***

Soemitrofest: Gen Z Didorong Jadi Motor Kebangkitan Koperasi

0

Bogordaily.net – Semangat berkoperasi kembali digelorakan melalui ajang Soemitrofest Koperasi Goes to Campus bertema “Koperasi Tak Lagi Tua, Cara Lama Rasa Baru”. Acara ini menjadi momentum penting untuk mengajak generasi muda, gen Z dan milenial khususnya mahasiswa dan santri, agar melek koperasi dan menjadikannya sebagai motor penggerak ekonomi masa depan.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop), Destry Anna Sari menegaskan bahwa anak muda harus menjadi garda terdepan dalam kebangkitan koperasi. Kreativitas dan inovasi yang menjadi ciri khas anak muda menjadi salah satu modal utama dalam upaya melakukan transformasi bisnis koperasi

“Anak muda harus menjadi game changer. Mereka adalah masa depan ekonomi Indonesia, masa depan koperasi,” ujar Destry dalam Talkshow pada rangkaian kegiatan Soemitrofest di Kampus Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi di Purworejo, Sabtu (14/2).

Destry percaya bahwa di tangan anak-anak muda, koperasi dapat lebih berkembang dan maju ketika disinergikan dengan perkembangan teknologi. Terlebih dengan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, menjadikan ruang dan peluang anak-anak muda terlibat dalam ekosistem pengembangan koperasi semakin besar.

“Ketika kita berbicara koperasi yang jumlahnya 83 ribu, jalannya ke depan adalah generasi muda. Mereka yang berpendidikan tinggi, mereka yang akan menjadi pemain utama,” jelasnya.

Ia memberikan contoh bahwa di Purworejo terdapat potensi sumber daya alam seperti yang dapat dimonetisasi lebih tinggi seperti gula semut, sabut kelapa, arang batok kelapa dan potensi lainnya melalui wadah koperasi. Dengan melibatkan anak-anak muda mengelola sumber daya alam tersebut diharapkan tercipta nilai tambah yang lebih sehingga dapat menopang kesejahteraan masyarakat khususnya diri mereka sendiri

“Kami ingin anak muda lokal membawa potensi ini menjadi penggerak ekonomi nasional,” tambahnya.

Destry berharap kegiatan serupa Soemitrofest ini dapat digelar lebih masif di berbagai daerah dengan mengundang lebih banyak Gen Z terutama dari kalangan mahasiswa ataupun santri. Semakin banyak anak muda yang terlibat maka tingkat literasi terkait koperasi di kalangan mereka akan semakin meningkat.

“Ketika kita berbicara industrialisasi, hilirisasi hingga swasembada pangan, maka seharusnya anak-anak muda inilah yang berdiri di barisan terdepan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Kopdes/Kel Merah Putih hingga beroperasi. Termasuk diantaranya menggaet anak-anak muda di Kabupaten Purworejo untuk terlibat langsung dalam pengelolaan Koperasi.

“Pelibatan anak muda yang paling mudah adalah learning by doing. Kalau mereka sudah merasakan manfaatnya (berkoperasi) maka ini bisa menjadi tempat menggantungkan harapan ekonomi mereka,” kata Dion.

Ia memahami bahwa pengembangan koperasi khususnya Kopdes/Kel Merah Putih menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah. Namun dengan tekad yang sama dan gotong royong, ia optimis bahwa koperasi dapat menjadi alat paling strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa atau kelurahan.

“Konsepnya sangat baik tinggal bagaimana eksekusinya. Koperasi ini bukan milik pemerintah tapi milik masyarakat sehingga masyarakat sendiri harus kita dorong optimismenya dan kita libatkan,” katanya.

Rektor IAI An-Nawawi Ashfa Khoirunnisa’ menyambut baik program Koperasi Goes to Campus karena melalui program ini dapat menggugah kesadaran para mahasiswa untuk menjadi bagian terpenting dalam upaya memajukan perekonomian bangsa melalui koperasi.

Ia berharap mahasiswanya tidak hanya unggul dalam akademik dan mengaji, tetapi juga peduli pada kemandirian ekonomi.

“Saya senang sekali ada program ini di kampus kami. Saya mengajak anak muda Indonesia untuk ikut bergabung dan memajukan koperasi,” katanya.***