Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 323

Dari Situs ke Museum, Batutulis Bakal Disulap Jadi Pusat Budaya Baru Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mengatakan akan melakukan revitalisasi atau renovasi bangunan Prasasti Batutulis.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Prasasti Batutulis dan Bumi Ageung Batutulis yang akan menjadi Museum Pajajaran, Sabtu (25/10/2025).

Turut mendampingi, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Ia mengatakan kunjungan Fadli Zon merupakan momen bersejarah untuk Kota Bogor setelah sekian lama menunggu dan memastikan apakah Bumi Ageung bisa menjadi sebuah museum.

Sebab untuk menjadikan sebuah museum ada berbagai syarat, termasuk storyline yang harus dipenuhi.

“Ternyata jawabannya hari ini. Pak Menteri Kebudayaan hadir ke Bogor beliau akan membantu mulai dari Forum Group Discussion (FGD) kemudian juga storyline, sampai artefaknya untuk menjadikan museum itu eksis,” ucapnya.

Sebelumnya, Dedie Rachim mengakui bahwa Kota Bogor sempat belum percaya diri untuk membangun sebuah museum dikarenakan berbagai artefak yang ada menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kebudayaan.

“Kehadiran beliau (Menteri Kebudayaan Fadli Zon) menguatkan Pemkot untuk terus bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan Museum Pajajaran sebagai kebanggaan warga Jawa Barat. Alhamdulillah bukan hanya artefak, FGD, storyline tapi juga ada anggaran yang bisa dikolaborasikan bagaimana mengintegrasikan Batutulis sebagai situs yang memang sudah ada menjadi artefak utama. Tentu dengan izin pemerintah pusat ini bisa diintegrasikan,” ujarnya.

Lampu hijau ini pun menjadi modal bersama untuk percaya diri menyatakan diri bahwa Museum Pajajaran akan terwujud di Kota Bogor.

Sekedar informasi, rencananya integrasi antara bangunan Prasasti Batutulis dengan bangunan Bumi Ageung Batutulis yang akan menjadi museum ini akan dikerjakan mulai tahun 2026 mendatang.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menuturkan bulan Desember akan bisa dilihat perubahannya untuk bangunan Batutulis.

“Insyaallah bulan Desember sudah kelihatan perubahannya untuk bangunan Batutulis. Tinggal nanti (tahun berikutnya) kita mengisi ini (Bumi Ageung) untuk menjadi sebuah museum. Kita kumpulkan dulu koleksi narasi-narasi di sini termasuk artefak terkait Pajajaran dan Bogor maupun Jawa Barat,” ungkapnya.

Ia melihat, keberadaan Prasasti Batutulis dan Bumi Ageung yang akan menjadi museum ini memiliki bangunan yang sudah siap untuk bisa diintegrasikan.

Sehingga ke depan, lokasi ini akan menjadi tempat atau kantong budaya serta berbagai macam aktivitas, baik pendidikan dan budaya.

Untuk menuju ke sana, Kemenbud akan memfasilitasi untuk membuat FGD dengan para ahli, sejarawan, ahli museum, dan ahli storyline, baik yang ada di Bogor maupun di Jawa Barat.

“Saya yakin ini akan jadi satu tempat yang nanti banyak dikunjungi masyarakat, ikonik, terutama karena memang secara sejarah sangat kuat situs Prasasti Batutulis ini dari abad ke-4, abad ke-5, dan di sinilah satu titik nol dari Bogor, karena di situ masih terpelihara,” ujarnya.***

Peringati Hari Santri Nasional 2025, PRINU De Paris Residence Gelar Mabit dan Supercamp

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, anak-anak yang ada di lingkungan perumahan de Paris Residence, Kelurahan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) serta Supercamp yang berlangsung pada 25 – 26 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang paling dinanti dalam peringatan HSN tahun ini.

Suasana keakraban dan semangat religius begitu terasa sejak malam pertama, ketika para santri mulai mendirikan tenda dan bersiap menjalani agenda penuh makna.

Menurut Wakil Ketua Pelaksana Hari Santri Nasional 2025, Arif Fadilah, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan semangat keagamaan, kedisiplinan, dan jiwa kebersamaan santri, sekaligus memperkuat nilai-nilai ke-NU-an dan cinta tanah air.

“Melalui kegiatan Mabit dan Supercamp ini, para peserta diajak untuk memperdalam pemahaman agama, menumbuhkan karakter mandiri, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara sesama santri,” ujar Arif.

Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dalam membentuk karakter santri yang tangguh dan berakhlak mulia, sesuai dengan semangat Hari Santri yang mengusung tema nasional ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’.

Semangat Tinggi Para Peserta

Meski waktu pendaftaran tergolong singkat, panitia hanya menerima sekitar 40 peserta dari kalangan santri dan remaja masjid. Namun, antusiasme mereka luar biasa tinggi.

Sejak sesi pembukaan hingga penutupan, para santri terlihat aktif mengikuti seluruh kegiatan mulai dari tadarus dan qiyamul lail, kajian keislaman dan games edukatif, hingga renungan malam yang mengajak peserta merenungi makna perjuangan dan keteguhan iman.

“Anak-anak begitu semangat. Mereka mengikuti semua agenda tanpa mengeluh, bahkan terlihat menikmati setiap momen kebersamaan,” ucap Arif.

Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, panitia menyusun rundown kegiatan secara rinci, menyiapkan perlengkapan tenda, logistik, dan konsumsi peserta, serta menjalin koordinasi dengan pihak keamanan, tenaga medis, dan pengurus NU setempat.

Arif menambahkan, “Kami ingin Mabit dan Supercamp ini bukan sekadar acara seremonial, tapi pengalaman hidup yang membekas di hati para santri.”

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, di mana para santri belajar hidup sederhana, bekerja sama, dan menghadapi tantangan dengan semangat kebersamaan.

Pesan utama dari kegiatan ini, menurut Arief, adalah agar santri menjadi pribadi yang tangguh, berilmu, dan berakhlak, siap menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin serta meneruskan perjuangan para ulama dan pahlawan bangsa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun dengan inovasi dan tema yang berbeda,” ujarnya.

Sebagai kegiatan perdana, Mabit dan Supercamp Hari Santri Nasional 2025 di PRINU De Paris Residence sukses menciptakan suasana religius yang hangat, penuh kebersamaan, dan menggugah semangat juang para santri muda untuk menjadi penerus bangsa yang berkarakter.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor Hadiri Jalan Santai Sarungan Hari Santri Nasional di De Paris Residence

Bogordaily.net – Para santri, ustadz, dan warga memadati area masjid Al Muhajirin di Perumahan De Paris Residence, Kelurahan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu pagi 26 Oktober 2025 dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

Mereka hadir untuk mengikuti Upacara dan Jalan Santai Sarungan dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar oleh PRINU De Paris Residence.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Abdul Somad, yang secara langsung menyampaikan pesan untuk seluruh peserta yang hadir.

Turut hadir pula Ketua MWC NU Kecamatan Tajurhalang beserta jajarannya, Ketua MUI Kecamatan Tajurhalang, perwakilan Muslimat dan Fatayat NU se-Kecamatan Tajurhalang, Ketua RW 017 Djoko Sarsono, para RT, serta berbagai tokoh agama dan masyarakat dari Desa Kalisuren dan lingkungan sekitar.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 mengusung tema resmi, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Tema ini, menurut Deni Ahmad Baehaki, selaku Ketua Pelaksana HSN De Paris Residence, menegaskan bahwa perjuangan santri tidak berhenti ketika Indonesia merdeka.

“Santri masa kini harus terus menjaga nilai kemerdekaan, memperkuat persatuan, dan berkontribusi aktif menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Lebih lanjut Deni menambahkan, santri dan pesantren kini memiliki tanggung jawab untuk ikut memberi warna dalam pembangunan peradaban dunia.

“Santri bukan hanya simbol masa lalu, tetapi agen perubahan untuk masa depan,” tegasnya.

Upacara dan Jalan Santai, Simbol Kebersamaan

Upacara Hari Santri di halaman Masjid Al Muhajirin menjadi momen penuh makna. Para peserta yang hadir tidak hanya mengenakan sarung sebagai simbol tradisi pesantren, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan nasionalisme yang kuat.

“Melalui kegiatan ini, para santri dan warga diajak meneguhkan identitas keislaman, memupuk kebersamaan, dan memperkuat semangat nasionalisme berbasis nilai Islam,” kata Deni.

Beberapa pesan moral yang ditegaskan dalam peringatan HSN tahun ini antara lain:

  • Santri sebagai garda moral dan kebangsaan.
  • Ilmu dan akhlak sebagai fondasi kemajuan bangsa.
  • Keterbukaan terhadap globalisasi dalam bingkai nilai-nilai Islam.
  • Kerja sama lintas generasi dan lembaga demi membangun peradaban bersama.

“Santri bukan hanya simbol masa lalu, tetapi agen perubahan untuk masa depan,” tegas Ketua Pelaksana.

Rangkaian Kegiatan Penuh Makna

Kegiatan Hari Santri Nasional di PRINU De Paris Residence berlangsung sejak pertengahan Oktober dengan berbagai rangkaian lomba dan kegiatan keagamaan.

Berikut rangkaian acaranya:

  • 19 Oktober 2025: Lomba Cerdas Cermat antar Majelis Taklim Ibu-Ibu dan Lomba Mewarnai untuk anak-anak TPA/TPQ.
  • 25–26 Oktober 2025: Mabit dan Santri Camp, diikuti para remaja masjid dan santri muda.
  • 26 Oktober 2025: Upacara HSN dilanjutkan dengan Jalan Santai Sarungan serta pembagian doorprize bagi peserta.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara masjid, masyarakat, dan lembaga pendidikan keagamaan, memperkuat sinergi antara dunia pesantren dan komunitas urban.

Antusiasme peserta makin meningkat dengan adanya puluhan doorprize menarik yang dibagikan panitia di akhir acara. Hadiahnya pun tak main-main:

  • 3 unit Kulkas,
  • 2 unit TV 32 inci,
  • 2 Dispenser,
  • 5 Kipas angin,
  • 1 Magicom,
  • 1 Blender,
  • 1 Setrika,
  • 19 Kerudung,
  • 5 Baju Almia,
  • 10 set Peralatan ATK,
  • 1 Sajadah,
  • 1 Baju Muslimah,
  • 8 pasang Sandal,
  • 1 Tas wanita,
  • 2 set Gelas,
  • 4 Teplon,
  • 6 Jam dinding,
  • serta 5 set Nampan dan sendal.

Sorak gembira terdengar setiap kali nomor undian dipanggil, menambah kemeriahan acara yang sejak awal penuh keceriaan.

Peringatan Hari Santri Nasional di De Paris Residence bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk nyata penguatan ukhuwah dan semangat kebangsaan di tingkat akar rumput.

Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai pesantren seperti tawadhu, gotong royong, dan cinta tanah air terus hidup di tengah masyarakat perkotaan.

Kegiatan HSN 2025 di Tajurhalang menegaskan bahwa santri adalah agen perubahan, yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat kebangsaan.

 

 

 

Usai Menghilang dari Media Sosial, Jule Minta Maaf

0

Bogordaily.net – Setelah sempat bungkam dan menghilang dari dunia maya, Julia Prastini akhirnya muncul dan menyampaikan klarifikasi publik yang penuh emosi. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @juliaprt7, influencer sekaligus ibu tiga anak itu menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada keluarga, sahabat, hingga para pengikut yang selama ini menaruh kepercayaan padanya.

Dalam unggahan panjang yang dibagikannya pada Minggu (26/10/2025), Julia mengakui bahwa permasalahan pribadinya telah menimbulkan dampak besar bagi banyak pihak, termasuk keluarga dan rekan kerja.

Ia tidak berusaha membela diri, melainkan memilih untuk jujur dan bertanggung jawab atas segala kesalahan yang terjadi.

“Saya tahu akhir-akhir ini banyak hal yang beredar tentang kehidupan pribadi saya. Saya tidak mau mengelak atau mencari alasan, dan sadar bahwa masalah pribadi saya sudah berdampak ke banyak pihak,” tulisnya.

Julia, atau akrab disapa Jule, juga secara khusus menyampaikan permintaan maaf mendalam kepada sang suami, Na Daehoon, serta ketiga anak mereka Junho, Eunho, dan Jena.

Ia menegaskan bahwa masalah yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawabnya sendiri dan tidak ada kaitannya dengan orang-orang terdekat maupun brand yang pernah bekerja sama dengannya.

Dalam pernyataannya, Jule menegaskan rasa sesal yang begitu dalam dan berjanji untuk memperbaiki diri.

Ia menyadari bahwa kepercayaan publik tidak mudah didapatkan kembali, namun ia bertekad menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Saya sadar telah mengecewakan banyak orang, dan saya benar-benar menyesal atas kesalahan yang terjadi. Saya berjanji akan memperbaiki diri serta menjadikan ini pelajaran berharga agar tidak terulang kembali,” tutupnya.***

Diisukan Berpisah, Raisa dan Hamish Daud Klarifikasi Isu Perceraian

0

Bogordaily.net – Setelah sempat jadi perbincangan hangat di media sosial, akhirnya Raisa Andriana dan Hamish Daud buka suara soal rumor perceraian mereka.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial pada Minggu, 26 Oktober 2025, pasangan yang menikah pada 2017 itu membenarkan bahwa mereka telah sepakat untuk berpisah.

Dalam unggahan tersebut, Raisa dan Hamish menyampaikan klarifikasi dengan nada tenang dan penuh kedewasaan.

Mereka menjelaskan bahwa keputusan ini telah melalui proses panjang dan pertimbangan matang, bukan sesuatu yang diambil secara mendadak.

“Setelah melalui banyak pertimbangan dan pemikiran panjang, kami memilih untuk menempuh jalan kami masing-masing,” tulis mereka.

Raisa dan Hamish menegaskan, selama proses menuju perpisahan, keduanya tetap berusaha menjaga hubungan dengan saling menghormati dan memahami satu sama lain.

Meski kini status mereka berubah, hubungan baik tetap terjalin, terutama dalam hal mengasuh buah hati mereka, Zalina Raine Wyllie.

Pasangan ini menekankan bahwa cinta mereka terhadap Zalina tak akan pernah pudar, dan keduanya berkomitmen untuk tetap menjadi orang tua yang hadir, serta mendukung tumbuh kembang anak mereka bersama sebagai co-parents.

“Yang tidak akan berubah adalah cinta kami kepada Zalina. Sudah menjadi tugas seumur hidup kami untuk menjaga dan merawat putri kami,” tulis mereka.

Dalam akhir pernyataannya, Raisa dan Hamish juga meminta publik dan media untuk menghormati privasi keluarga mereka, khususnya agar Zalina bisa tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman.

“Ini terjadi bukan karena kami menyerah, tapi karena kami berusaha bijaksana,” tutup keduanya.

Kabar perpisahan ini tentu mengejutkan publik, mengingat Raisa dan Hamish selama ini dikenal sebagai salah satu pasangan selebriti Indonesia yang harmonis dan jarang diterpa isu miring.***

UMKM Naik Kelas! NNC, PWA, dan i3L Kolaborasi Gelar Webinar & Bazar Dorong Wirausaha Tangguh

0

Bogordaily.net – Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali mendapat suntikan semangat baru. Portal berita Netralnews.com (NNC) bersama Philippine Women’s Association (PWA) dan Indonesia International Institute for Life-Sciences (i3L) menggelar acara webinar dan bazar bertajuk “UMKM Pantang Menyerah: Solusi Permodalan, Kemitraan, dan Pemasaran Jitu” pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Acara yang digelar secara hybrid di kawasan i3L, Jakarta Timur, ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah. Baik secara daring maupun langsung, para pelaku usaha mikro tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan yang dikemas penuh inspirasi dan edukasi bisnis.

Dorongan Nyata bagi UMKM Indonesia

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai institusi besar seperti Permodalan Nasional Madani (PNM), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Astra Internasional, Prudential Indonesia, dan JNE, serta Klinik Utama Jakarta Heart Center (JHC) dan Aleenahoz Beauty.

Kehadiran Asisten Deputi Kementerian Koperasi dan UMKM sebagai pembicara utama memperkuat pesan bahwa pemerintah terus berkomitmen memperluas akses permodalan dan digitalisasi agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas menjadi “Juragan UMKM”.

Dalam arah kebijakan Kemenkop UKM, tercatat program ini menargetkan lebih dari 4.900 pelaku UMKM, termasuk 3.700 pengusaha mikro dan 1.200 toko digital sebagai penerima manfaat.

Webinar Inspiratif dan Bazar Meriah

Selain sesi diskusi interaktif dengan narasumber ternama seperti Dr. Ary Zulfikar (LPS), Dr. John Vong (World Bank, UNDP & ADB), Lili Yunita (Prudential Indonesia), dan Rananggana Rayidhea (Astra Internasional), para peserta juga menikmati bazar UMKM yang menampilkan 16 tenant kreatif.

Mulai dari Citara Food, Huntsman, Lunee Bites, Mie Ayam Legenda, Pea Tea, Pramesthi, Ton Diecast, hingga Galuh Kitchen, semuanya memamerkan produk unik hasil karya anak bangsa.

Acara ini juga memberi kesempatan pengunjung mendapatkan doorprize, merchandise eksklusif, voucher belanja, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari JHC, seperti medical check up dan pemeriksaan mata.

Kolaborasi Pendidikan, Media, dan Pemberdayaan Perempuan

Rektor i3L, Katherine S.T., Ph.D, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi universitas yang kini bertransformasi menjadi lembaga berbasis sains dan inovasi global. i3L fokus mengembangkan konsep pembangunan berkelanjutan (sustainability) dengan tiga pilar utama: manusia, ekonomi, dan lingkungan.

Melalui pendekatan ini, i3L turut berperan membantu pelaku UMKM mengembangkan produk yang ramah lingkungan dan bernilai tambah tinggi.

Tak ketinggalan, kolaborasi dengan Philippine Women’s Association (PWA) memperkuat semangat pemberdayaan perempuan.

Presiden PWA, Rosalie S. Ticman, menyebut kerja sama ini sebagai lanjutan dari keberhasilan program tahun sebelumnya di Kedutaan Besar Filipina.

Momentum ini juga menjadi simbol persahabatan 75 tahun hubungan Indonesia–Filipina, yang kini diwujudkan melalui aksi nyata di sektor ekonomi dan pemberdayaan perempuan.***

Taste of Youth Culinary & Skill Showcase 2025, Ajang Kreatif Anak Muda Bangun Kuliner Nusantara

0

Bogordaily.net – Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor berkolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Youth Skill Foundation sukses menyelenggarakan “Taste of Youth Culinary & Skill Showcase Festival 2025”, sebuah ajang kreativitas yang menghadirkan inovasi kuliner berbasis bahan lokal khas Bogor.

Festival yang digelar di kampus STP Bogor ini menjadi wadah bagi pelajar SMA/SMK se-Kota Bogor, serta mahasiswa STP Bogor untuk menampilkan keterampilan dan kreativitas dalam seni kuliner, khususnya pada plating dessert berbahan dasar Talas Bogor.

Puluhan peserta dari berbagai sekolah turut berpartisipasi, di antaranya SMKN 3 Kota Bogor, SMK Telekomedia, SMAN 1 Bogor, hingga SMPN 7 Bogor.

Mahasiswa STP Bogor juga tak ketinggalan menampilkan inovasi menu yang menarik dengan sentuhan lokal khas Bogor.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STP Bogor, Aditya Sugih Setiawan, menyambut baik kolaborasi ini dan menegaskan bahwa STP Bogor sebagai kampus pariwisata pertama di Kota Bogor terus berkomitmen mengangkat potensi lokal.

“Kreasikan sebaik mungkin dengan tema muatan lokal, yaitu talas produk kebanggaan Bogor,” ujar Aditya Sugih Setiawan, Sabtu 25 Oktober 2025.

Dengan mengusung tema “Setiap hidangan adalah kanvas, dan bahan-bahan adalah cat untuk melukis rasa,” kegiatan ini menegaskan bahwa seni kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga estetika dan kreativitas.

Penggunaan Talas Bogor menjadi simbol penguatan identitas lokal sekaligus dukungan terhadap UMKM dan promosi kuliner daerah.

Salah satu juri kegiatan, Chef Affan, turut memberikan apresiasi atas semangat para peserta.

“Kunci dari plating competition itu kebersihan. Jangan cepat puas, terus belajar dan berlatih. Minimal tiga kali percobaan agar kemampuan semakin baik. Saya titip, jaga kuliner Indonesia,” pesannya.

Para peserta ditantang untuk melakukan plating, styling, dan presentasi menu inovasi tanpa memasak, berfokus pada penyajian visual dan konsep rasa.

Ajang ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara STP Bogor dan Youth Skill Foundation untuk meningkatkan kompetensi generasi muda di bidang pariwisata dan kuliner.

Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, diharapkan lahir talenta muda yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kreativitas tinggi serta kepedulian terhadap potensi lokal.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan inspiratif, menunjukkan bahwa dunia kuliner bisa menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Kegiatan ini menegaskan komitmen STP Bogor dalam mengembangkan potensi generasi muda melalui pendidikan pariwisata dan kuliner yang berorientasi pada kreativitas, karakter, dan keberlanjutan.

Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berlanjut untuk melahirkan sumber daya manusia unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

“Selamat kepada para juara, dan sampai jumpa di kompetisi berikutnya di Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor,” ungkapnya.(Ibnu Galansa)

IPB Gelar FGD Bahas Tata Kelola Kawasan Puncak, Dorong Sinergi Ekologi dan Ekonomi

0

Bogordaily.net – Membangun masa depan Puncak yang lestari, IPB University bersama para pakar lintas disiplin dan pelaku usaha menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pengembangan Kawasan Puncak yang Berkelanjutan: Melestarikan Kawasan Puncak dan Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Regional”.

Forum ini membahas arah pengelolaan kawasan Puncak agar mampu menyeimbangkan kepentingan ekologi, ekonomi, dan sosial secara berkelanjutan.

Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, memiliki peran strategis ganda sebagai kawasan konservasi lingkungan sekaligus destinasi wisata nasional.

Secara hukum, wilayah ini berstatus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), yang berarti pengembangan wisata berbasis ekologi sah dilakukan selama tetap menjaga fungsi konservasi.

Namun, tumpang tindih kewenangan dan ketidakselarasan regulasi antara pemerintah pusat dan daerah telah menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pelaku usaha dan investor, sehingga diperlukan langkah penyelarasan yang lebih terintegrasi.

Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University, Prof. Dr. Sofyan Sjaf, menyampaikan bahwa pembangunan di kawasan Puncak bukan sekadar soal investasi, tetapi tentang melindungi ekosistem strategis, menjaga identitas budaya, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kawasan ini harus menjadi contoh sinergi antara ekologi dan ekonomi. Kita perlu membuktikan bahwa pembangunan bisa berjalan tanpa merusak alam,” ujarnya.

Salah satu pembahasan utama dalam FGD adalah EIGER Adventure Land di kawasan Megamendung, hasil kemitraan antara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan sektor swasta, yang menjadi contoh nyata penerapan ekowisata berkelanjutan yang mengusung prinsip 5P (People, Planet, Prosperity, Peace, Partnership) dan 7E (Ekologi, Etnologi, Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, Entertainment).

Dari aspek lingkungan, EIGER Adventure Land menerapkan pendekatan konservasi dan inovasi melalui program “One Ticket One Tree” yang menargetkan penanaman satu juta pohon, disertai pembangunan sumur resapan dan kolam retensi untuk menjaga daya serap air dan mencegah banjir.

Sejak 2021, PTPN dan mitra telah menanam lebih dari 96.000 pohon di hulu DAS Ciliwung sebagai bagian dari rehabilitasi vegetasi berkelanjutan.

EIGER Adventure Land juga menunjukkan komitmen kolaboratif dengan pemerintah pusat dan daerah dalam memulihkan ekosistem Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, serta mengembalikan dan mengoptimalkan aset negara milik PTPN yang telah lama dikuasai masyarakat secara ilegal sejak 1998.

Upaya ini memperkuat konservasi sekaligus memulihkan fungsi ekologis lahan kritis di kawasan hulu.

Dari sisi sosial-ekonomi, destinasi ekowisata ini berkontribusi melalui penciptaan lapangan kerja, yaitu lebih dari 400 tenaga kerja pada fase pembangunan dan sekitar 1.200 pada fase

operasional penuh, serta kemitraan dengan UMKM dan pelestarian budaya Sunda melalui pusat kebudayaan dan jalur wisata edukatif.

Dengan visi tersebut, EIGER Adventure Land dipandang sebagai contoh nasional ekowisata berkelanjutan, membuktikan bahwa investasi swasta dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian budaya lokal.

Dalam sesi hukum dan tata kelola lingkungan, sejumlah ahli menilai bahwa pencabutan izin terhadap beberapa pelaku usaha di kawasan Puncak, termasuk EIGER Adventure Land, perlu ditinjau ulang karena ditemukan indikasi ketidaksesuaian prosedur sebagaimana diatur dalam Pasal 48 Permen LHK 14/2024 dan UU 30/2014.

Para pakar hukum dan lingkungan sepakat bahwa langkah yang lebih konstruktif adalah melalui rencana aksi perbaikan (Corrective Action Plan), bukan pencabutan izin, selama tidak ditemukan pelanggaran berat terhadap lingkungan.

FGD ini merumuskan tiga rekomendasi utama untuk mewujudkan tata kelola Kawasan Puncak yang berkelanjutan:

1. Harmonisasi Kebijakan dan Kepastian Izin

Sinkronisasi mandat KSPN dengan perizinan lingkungan dan tata ruang diperlukan agar pelaku usaha memperoleh kepastian hukum. Untuk kasus yang telah berjalan, disarankan pendekatan rencana aksi perbaikan (Corrective Action Plan) dibanding pencabutan izin, selama tidak ada pelanggaran lingkungan berat.

2. Perizinan Berbasis Kinerja Lingkungan

Regulasi perlu memberi ruang bagi pelaku usaha yang terbukti menjaga keseimbangan ekologi, sosial, dan ekonomi, tanpa harus menghentikan investasi yang berorientasi keberlanjutan.

3. Kewajiban Sosial-Ekonomi yang Terukur

Setiap investasi perlu disertai komitmen nyata bagi masyarakat lokal melalui kemitraan dengan UMKM, penyerapan tenaga kerja daerah, serta kontribusi bagi kesejahteraan dan pemberdayaan komunitas.

Forum FGD ini menyampaikan pesan penting bahwa menjaga Kawasan Puncak bukanlah sekadar pilihan, melainkan merupakan kebutuhan dan panggilan bersama.

Di balik hijaunya lereng dan sejuknya udara, tersimpan tanggung jawab besar untuk merawat sumber kehidupan yang memberi manfaat bagi jutaan orang.

Melalui kemitraan dan kolaborasi tulus antara pemerintah, swasta, masyarakat, akademisi, dan media, Puncak dapat terus lestari dan tumbuh sebagai ruang hidup yang bermakna, membawa harapan baru di mana aspek ekologi, sosial, budaya, dan ekonomi berjalan beriringan, membangun kawasan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Policy Brief

https://skpm.ipb.ac.id/policy-brief-pengembangan-kawasan-puncak-yang-berkelanjutan-melesta rikan-kawasan-puncak-dan-meningkatkan-pertumbuhan-ekonomi-regional/

Posiding

https://skpm.ipb.ac.id/prosiding-diskusi-kelompok-terfokus-fgd-pengembangan-kawasan-puncak-yang-berkelanjutan-melestarikan-kawasan-puncak-dan-meningkatkan-pertumbuhan-ekonomi-r egional/.***

Justin Bieber Pamer Skill Basket Lewat Platform Twitch

0

Bogordaily.net – Justin Bieber kembali mengejutkan publik, tapi kali ini bukan lewat lagu baru melainkan lewat dunia streaming! Penyanyi asal Kanada itu resmi memulai debutnya sebagai streamer di platform Twitch pada Rabu lalu.

Tanpa acara besar-besaran, Justin langsung menghibur para penggemarnya lewat siaran perdananya yang penuh kejutan. Dalam tayangan live tersebut, pelantun Peaches itu memamerkan berbagai aktivitas seru seperti bermain basket, biliar, hingga skateboard di rumahnya.

Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah ketika Justin melakukan tembakan jarak jauh sambil duduk di kursi dan berhasil memasukkan bola ke ring.

Setelah puas bermain basket, ia berganti suasana dengan bermain biliar dan pingpong sambil bercanda santai bersama teman-temannya.

Yang menarik, Bieber tampak tampil santai tanpa atasan saat bermain pingpong, memperlihatkan sisi sporty sekaligus santainya sebagai streamer baru.

Tak heran jika ribuan penonton langsung memadati kanal Twitch-nya begitu siaran dimulai.

“Kita akan lakukan ini hampir setiap hari, jadi pastikan kalian nonton,” ujar Justin di sela-sela siarannya.

Meski baru saja bergabung, kanal Twitch Justin Bieber sudah memiliki lebih dari 113 ribu pengikut.

Angka ini tentu masih jauh dari streamer top seperti Kai Cenat dan Ibai Llanos yang mencapai puluhan juta pengikut, tapi cukup impresif untuk pendatang baru tanpa promosi besar.

Menariknya, pengumuman debut streaming ini dilakukan dengan sangat sederhana. Justin hanya mengunggah pesan singkat di Instagram:

“Streaming sekarang twitch.tv/justinbieber.”

Namun bukan Justin namanya kalau tidak memberikan kejutan. Dalam siaran itu, ia juga membocorkan rencananya untuk tampil di festival musik Coachella pada April 2026, yang akan menjadi penampilan perdananya setelah vakum panjang dari dunia musik.

“Aku sangat bersemangat untuk tampil di Coachella. Aku akan menampilkan pertunjukan luar biasa untuk kalian,” katanya penuh antusias.

Seperti diketahui, Justin sempat vakum dari dunia hiburan karena menderita Ramsay Hunt Syndrome, penyakit langka yang menyebabkan kelumpuhan di sebagian wajahnya.

Ia juga memutuskan untuk fokus pada keluarganya, terutama setelah kelahiran anak pertamanya pada awal 2025.***

Tren Desain Rumah Kekinian 2025: Gaya Modern yang Nyaman, Estetik, dan Ramah Lingkungan ala Sinar Mas Land

0

Bogordaily.net – Gaya arsitektur rumah kini semakin dinamis. Tidak lagi terpaku pada satu konsep tunggal, tren desain hunian terus berevolusi mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat modern. Melihat kebutuhan tersebut, Sinar Mas Land menghadirkan beragam hunian modern di BSD City yang dirancang mengikuti tren desain terkini sekaligus memperhatikan keseimbangan antara kenyamanan, gaya hidup modern, dan keselarasan dengan alam.

Di antaranya adalah The Blizfield dan Enchante Residence, dua cluster siap huni yang merepresentasikan harmoni antara fungsi, estetika, dan keberlanjutan.

Tren Desain Rumah Kekinian yang Sedang Populer

Desain rumah masa kini menonjolkan personalisasi setiap hunian mencerminkan karakter dan preferensi pemiliknya.

Dari berbagai tren yang sedang naik daun, berikut beberapa gaya desain terpopuler yang bisa menjadi inspirasi Anda:

1. Modern Tropical: Menyatu dengan Alam Tropis

Gaya modern tropical menonjolkan pencahayaan alami maksimal, ventilasi silang, dan desain terbuka yang memaksimalkan aliran udara.

Rumah dengan gaya ini biasanya menggunakan material alami seperti kayu, bambu, atau batu alam yang dipadukan dengan warna netral seperti putih dan krem.

Selain terasa sejuk dan terang, rumah bergaya modern tropical juga menciptakan suasana alami yang selaras dengan lingkungan sekitar  konsep yang sangat relevan di iklim tropis seperti Indonesia.

2. Quiet Luxury: Mewah dengan Cara yang Sederhana

Gaya quiet luxury menonjolkan kemewahan tanpa perlu tampil berlebihan. Fokusnya ada pada material berkualitas tinggi seperti marmer alami, kayu solid, dan tekstil premium, yang dipadukan dengan palet warna lembut seperti beige dan abu-abu muda.

Dekorasi minimal namun elegan membuat hunian bergaya ini terasa tenang, eksklusif, dan timeless. Konsep ini sangat cocok bagi Anda yang mendambakan hunian mewah dengan kesan hangat dan berkelas.

3. Mid-Century Modern: Retro yang Fungsional

Terinspirasi dari era 1940–1970-an, desain mid-century modern memadukan elemen geometris, furnitur berkaki runcing, dan penggunaan kaca besar untuk pencahayaan alami. Dominasi warna hangat seperti mustard, olive, dan oranye bata memberi nuansa retro yang tetap terasa modern.

Gaya ini menghadirkan keseimbangan antara keindahan vintage dan kenyamanan masa kini, menjadikannya pilihan menarik bagi pecinta desain berkarakter.

4. Mediterranean: Hangat, Santai, dan Bernuansa Liburan

Gaya Mediterranean membawa nuansa resort ke dalam rumah. Ciri khasnya terletak pada dinding stucco terang, atap genteng terracotta, balkon besi tempa, dan warna-warna hangat berpadu dengan aksen biru laut atau hijau zaitun.

Kesan santai dan bersahaja membuat rumah Mediterranean cocok bagi mereka yang menginginkan suasana liburan setiap hari di rumah sendiri.

5. Japandi: Minimalis, Hangat, dan Menenangkan

Gaya Japandi (Japanese–Scandinavian) merupakan perpaduan antara kesederhanaan Jepang dan fungsionalitas khas Skandinavia. Material alami seperti kayu terang, bambu, dan batu alam dikombinasikan dengan warna earthy seperti terakota, beige, dan cokelat muda.

Desain ini menghasilkan ruang yang bersih, hangat, dan menenangkan, mencerminkan filosofi hidup sederhana yang menyehatkan tubuh dan pikiran.

Hunian Siap Huni Ramah Lingkungan di BSD City

Desain rumah masa kini tidak hanya berorientasi pada keindahan, tapi juga tanggung jawab terhadap lingkungan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Sinar Mas Land menghadirkan dua cluster unggulan yakni The Blizfield dan Enchante Residence  sebagai representasi hunian modern yang ramah lingkungan, siap huni, dan berdesain premium.

The Blizfield: Modern Tropical yang Lapang dan Efisien Energi

Untuk Anda yang menginginkan rumah modern tropical yang siap ditempati, The Blizfield menjadi pilihan ideal.

Dirancang dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, cluster ini menghadirkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami optimal, membantu efisiensi energi sepanjang hari.

Keunikan The Blizfield terletak pada Seamless Backyard, konsep yang menggabungkan area indoor dan outdoor agar suasana rumah terasa lebih luas dan alami.

Setiap unit memiliki tata ruang modern dengan fitur menarik seperti Signature Attic multifungsi dan Multi Sky Balconies yang memungkinkan penghuni menikmati pemandangan sekitar dengan udara segar.

Cluster ini menawarkan rumah tipe 8 (146 m²), tipe 9 (177 m²), dan tipe 10 (248 m²), seluruhnya siap huni tanpa renovasi tambahan.

Untuk menunjang gaya hidup aktif dan sosial, The Blizfield juga memiliki fasilitas lengkap seperti Bliss Hall & Park, Kitchen Lab (dapur semi-outdoor), Airy Lab (ruang baca dan bermain), serta deretan taman tematik seperti Aromatic Garden, Zen Garden, Reflexology Garden, dan Artsy Garden.

Enchante Residence: Quiet Luxury dalam Hunian Eksklusif

Sementara itu, Enchante Residence mengusung konsep quiet luxury yang elegan dan menenangkan.

Tiap unitnya memadukan pencahayaan alami, material premium seperti lantai marmer, serta warna interior netral untuk menciptakan suasana hunian yang tenang, lembut, dan eksklusif.

Hunian tiga lantai ini dilengkapi dengan fitur smart home system, panic button, serta lift makanan, memberikan sentuhan modern yang fungsional. Efisiensi energi juga menjadi prioritas melalui ventilasi alami dan sistem pencahayaan hemat energi.

Sebagai pelengkap, penghuni Enchante Residence mendapatkan akses ke club house eksklusif dengan fasilitas resort, seperti lagoon-style swimming pool, lounge mewah, dan taman hijau terbuka yang memberikan kesejukan alami setiap hari.

Baik The Blizfield maupun Enchante Residence, keduanya menunjukkan komitmen Sinar Mas Land dalam menghadirkan hunian masa kini yang tidak hanya indah dan nyaman, tetapi juga ramah lingkungan.

Dengan desain yang mengikuti tren global, fungsionalitas tinggi, serta harmoni antara manusia dan alam, kedua cluster ini menjadi bukti nyata bahwa rumah modern tak hanya soal gaya, tetapi juga tentang hidup yang lebih seimbang dan berkelanjutan.***