Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 328

Ramalan Cuaca Jumat 24 Oktober 2025, Bogor Hujan Lagi?

0

Bogordaily.net – Simak ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Jumat 24 Oktober 2025 yang diperkirakan akan hujan ringan.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Jumat 24 Oktober 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Sedang
Suhu: 22-27°C
Kelembapan: 67–96%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Sedang
Suhu: 23-27°C
Kelembapan: 66–96%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Sedang
Suhu: 23-29°C
Kelembapan: 59-96%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 24-29°C
Kelembapan: 61–96%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23-29°C
Kelembapan: 65–96%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 24–30°C
Kelembapan: 64–97%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat 24 Oktober 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Entrepreneur Hub Finance Talk Jember 2025 Perluas Pembiayaan Inklusif bagi Wirausaha

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Deputi Bidang Kewirausahaan menggelar Entrepreneur Hub Finance Talk Jember 2025 sebagai strategi memperluas akses pembiayaan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi pengusaha UMKM dan wirausaha di Indonesia.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, saat membuka secara daring kegiatan Entrepreneur Hub Finance Talk Jember 2025 di Aula Fakultas Hukum Universitas Jember, Rabu 22 Oktober 2025 menegaskan, program Entrepreneur Hub Finance (EHF) dirancang untuk memberikan akses pembiayaan kepada wirausaha.

“Ini dilakukan dengan memperkuat kapasitas kewirausahaan, meningkatkan literasi keuangan, serta menciptakan konektivitas antara modal, inovasi, dan keberlanjutan usaha,” katanya.

Menurut Azizah, kewirausahaan merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan penentu masa depan pembangunan bangsa.

Karena itu, wirausaha membutuhkan akses pembiayaan yang memadai sesuai tema Entrepreneur Hub Finance Talk Jember 2025, yaitu #PembiayaanUntukSemua.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang membuka akses modal, tetapi juga keberanian untuk tumbuh, literasi untuk mengelola, dan jejaring untuk berkembang. Kami ingin memastikan tidak ada wirausaha yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses pembiayaan,” ujar Siti Azizah.

Pelaksanaan Entrepreneur Hub Finance Talk Jember 2025 menjadi bagian dari upaya strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menargetkan peningkatan rasio wirausaha nasional dari 3,1 persen pada 2025 menjadi 8 persen pada 2045 sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui kegiatan ini, sebanyak 100 pengusaha UMKM, wirausaha, dan mahasiswa mengikuti rangkaian sesi inspiratif, pelatihan, serta pendampingan langsung bersama pelatih profesional, mentor bisnis, dan lembaga keuangan mitra.

Kegiatan Entrepreneur Hub Finance Talk Jember 2025 dikemas dalam tiga sesi utama yang dirancang untuk memperkuat kapasitas, literasi keuangan, dan daya saing wirausaha.

Peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang strategi membangun usaha yang tangguh, cerdas dalam pembiayaan, serta adaptif terhadap perubahan zaman.

Acara ini terselenggara melalui kolaborasi Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM dengan Fakultas Hukum Universitas Jember, Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE), Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Bank Jatim, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Grab Indonesia, APSKI, Forum PKN, dan LawPreneur FH Unej.

Azizah meyakini sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem pembiayaan wirausaha yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing global.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi model kemitraan antara pemerintah, akademisi, dan komunitas yang dapat direplikasi di berbagai daerah lainnya.

“Kita ingin melahirkan lebih banyak wirausaha tangguh, inovatif, dan berdaya saing global karena masa depan ekonomi Indonesia ada di tangan para wirausaha,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) periode 2024–2029, M. Sarmuji, mengungkapkan Jember memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, perkebunan, dan ekonomi kreatif.

Potensi tersebut dapat menjadikan Jember sebagai pusat wirausaha unggulan di Jawa Timur jika dikembangkan dengan semangat kewirausahaan dan dukungan pembiayaan yang inklusif.

Untuk mencapai tujuan tersebut, lanjutnya, diperlukan peran aktif alumni Universitas Jember sebagai penggerak ekosistem pertumbuhan ekonomi dan inovasi melalui pelaksanaan EHF.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan dari lingkungan kampus yang kemudian memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Alumni tidak hanya kembali ke kampus untuk bernostalgia, tetapi juga berkontribusi nyata. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa alumni Universitas Jember siap menjadi bagian dari solusi, membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat, serta mendukung pengembangan kampus dan daerah,” tutur M. Sarmuji.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember, Prof. I Gede Widhiana Suarda, S.H., M.Hum., Ph.D., menegaskan bahwa kegiatan EHF di Jember menjadi momentum penting bagi kampus untuk memperkuat peran akademisi dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

“Kewirausahaan bukan sekadar bisnis, tetapi tentang keberanian dan keadilan sosial. Melalui EHF, kampus hadir sebagai mitra perubahan yang menyiapkan generasi muda berjiwa mandiri, kreatif, dan berintegritas untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Prof. Gede Widhiana.

Sebagai salah satu mitra strategis kegiatan ini, Komisaris Bank Jatim, Nurul Ghufron, menegaskan pentingnya peran lembaga keuangan dalam mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.

“Bank Jatim tidak sekadar menyalurkan modal, tetapi menjadi mitra strategis yang membersamai UMKM dalam proses tumbuh dan berkembang. Forum seperti ini merupakan bukti nyata kolaborasi lintas sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi dari daerah,” ucap Ghufron.***

Jaga Ekosistem Lingkungan, BRI Peduli Beri Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah di Bank Sampah Bogor

0

Bogordaily.net – Persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia. Setiap harinya, jutaan ton sampah dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, industri, dan perkantoran, namun belum seluruhnya terkelola dengan baik.

Sampah yang tidak tertangani tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau Corporate Social Responsibility BRI Peduli – Yok Kita Gas, BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui berbagai program yang secara nyata dapat membantu mengatasi masalah sampah di berbagai wilayah di Indonesia.

Kali ini, BRI Peduli Yok Kita Gas kembali dilaksanakan melalui kegiatan Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah yang dilaksanakan di Bank Sampah Azalea, Kel. Babakan, Kec. Bogor Tengah, Kab. Bogor yang melibatkan anggota
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kel. Babakan serta pengurus dan anggota bank sampah.

Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali materi pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat yaitu sabun cuci piring maupun cuci tangan.

Tidak hanya dibekali materi, para peserta juga melakukan praktik langsung tentang cara pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah.

Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk inovasi lingkungan yang memberikan manfaat nyata dalam upaya pelestarian alam dan pengurangan limbah rumah tangga.

Minyak jelantah yang umumnya dibuang begitu saja setelah digunakan untuk menggoreng merupakan salah satu jenis limbah cair yang dapat mencemari lingkungan, terutama jika dibuang ke saluran air atau tanah.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa melalui pelatihan ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak dan kreatif dalam mengelola limbah rumah tangga, khususnya minyak bekas. Dengan diolah menjadi sabun cuci tangan, limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna kini memiliki nilai tambah dan fungsi baru yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Proses ini tidak hanya mengurangi potensi pencemaran, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular, di mana limbah diolah kembali menjadi produk yang berguna, ungkapnya.

Selain manfaat lingkungan, Dhanny menegaskan bahwa kegiatan ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi ibu rumah tangga atau pelaku UMKM, karena produk sabun hasil olahan ini dapat dikembangkan menjadi produk usaha ramah lingkungan yang bernilai jual.

Tentunya pelatihan ini membawa dampak positif ganda, baik dari sisi pelestarian lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, imbuhnya.

Pada kesempatan berbeda, Endah Diana selaku pengurus Bank Sampah Azalea Bogor mengungkapkan bahwa bagi anggota Bank Sampah Azalea, pelatihan dari BRI Peduli memberikan manfaat yang banyak, baik bagi anggota maupun masyarakat.

Dengan adanya pelatihan tersebut juga pada akhirnya mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Hal ini terlihat dari jumlah warga yang menabung minyak jelantah di Bank Sampah Unit (BSU) Azalea yang terus meningkat.

Selama ini, kami menjual minyak jelantah tersebut ke bank sampah induk. Namun, setelah mengikuti pelatihan ini, kami dapat mengolah minyak jelantah sendiri menjadi produk yang bisa kami gunakan kembali. Hasil olahan tersebut juga nantinya bisa memberikan keuntungan yang cukup besar apabila kami jual, ungkap Endah.

Langkah-langkah nyata ini tidak hanya berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal. Upaya BRI menjadi bukti bahwa kolaborasi dan inovasi dapat menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah di Indonesia secara berkelanjutan.

Dhanny menambahkan, BRI Peduli Yok Kita Gas yang menyelenggarakan ”Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah” di Bogor tidak hanya menciptakan lingkungan bersih dan penguatan ekonomi, tetapi juga menciptakan nilai sosial, di mana program ini dapat memperkuat kesadaran sosial mengenai pentingnya kolaborasi antar masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan melalui pengelolaan limbah rumah tangga.

Sebagai informasi, BRI Peduli Yok Kita Gas telah digulirkan sejak 2021 dan telah dilaksanakan di 41 lokasi di wilayah Indonesia yang terdiri dari 5 lokasi di pasar tradisional dan 35 lokasi di lingkungan masyarakat. Program ini diimplementasikan dalam dua bentuk, yaitu Yok Kita Gas Pasar Tradisional dan Yok Kita Gas Stand Alone Location, di mana penyaluran program dilakukan di lokasi bank sampah atau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang telah dikelola oleh masyarakat dan berlokasi di daerah padat penduduk, baik di kota maupun desa.

Program ini juga telah menyasar 38 bank sampah dengan total tabungan bank sampah sejumlah Rp1,79 miliar. Selain itu, program ini juga mampu memproduksi 155 karung pupuk kompos, 1.250 kemasan pupuk organik cair (POC), 6.921,5 maggot, dan 777 eco-enzyme.

Selain itu, program ini juga telah memberikan manfaat dalam mendorong kelestarian lingkungan, di mana jumlah sampah organik terserap sebanyak 108.860 kg dan sampah anorganik sebanyak 88.449,4 kg, dengan potensi reduksi emisi gas metan dan karbon dioksida untuk sampah organik mencapai sebanyak 5.442.000 kg CH₄e dan 4.803.505.000 kg CO₂e, serta potensi reduksi emisi gas metan dari sampah anorganik sebanyak 221.123,5 kg CO₂e.

 

 

Ketua DPRD Bogor Minta Masyarakat Tak Beli dan Jual Rokok Ilegal di Bumi Tegar Beriman

Bogordaily.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Sastra Winara meminta masyarakat untuk tidak membeli dan menjual rokok ilegal.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung Pemerintah khususnya Bea Cukai bersama Satpol PP Kabupaten Bogor dalam memberantas peredaran rokok ilegal di bumi tegar beriman.

“Ajakan buat ke warung, marilah kita membeli rokok atau menjual rokok yang terdapat atau sudah di oleh bea cukai karena itu pajaknya untuk masyarakat dan untuk kesehatan juga,” kata Sastra, Kamis 23 Oktober 2025.

Kemudian, pihaknya turut mengapresiasi langkah Satpol PP yang telah melakukan razia peredaran rokok ilegal maupun miras tanpa izin di sejumlah warung di Kabupaten Bogor.

“Kami mengapresiasi temen2 Pol PP yang telah melakukan razia dan ada sekitar jutaan rokok ilegal dan beberapa minuman keras,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan terus bersinergi dalam mencegah peredaran rokok ilegal.

“Apresiasi ini harus kita bersama, seperti yang dikatakan pak bupati, sinergi semua stakeholder yang ada di Kabupaten Bogor,” ungkap Sastra.

(Albin Pandita)

Menteri Koperasi Mendadak Pertemuan Dengan Menteri Keuangan dan Danantara

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengikuti pertemuan mendadak bersama Menteri Keuangan dan BP Danantara di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

“Pertemuan tersebut untuk menyeleraskan proses percepatan pembangunan fisik gudang dan gerai, serta sarana penunjang lainnya dari Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih,” ucap Menkop Ferry.

Usai Rapat Bersama dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan COO Danantara Dony Oskaria, Menkop menyampaikan percepatan ini penting dilakukan agar target Presiden di Rapat Kabinet kemarin bahwa pada Maret 2026 seluruh Kopdes Merah Putih sudah terbangun dan siap operasional.

Saat ini, lanjut Menkop, telah mulai proses pembangunan sebanyak hampir 5.000-an titik desa dan terus bertambah secara bertahap. Bagi Menkop, pembangunan fisik dan akses permodalan, serta pendampingan kepada Kopdes Merah Putih ini menjadi bukti nyata kehadiran negara untuk membesarkan koperasi di desa.

“Tujuannya, agar ada perputaran ekonomi dan pada waktunya mereka bisa Self Propeling Growth atau mandiri,” ucap Menkop Ferry.

Dengan begitu, Menkop meyakini, pada Maret 2026 semua pembangunan fisik gudang, gerai, dan sarana penunjang lainnya sudah selesai dibangun dan siap beroperasi.

“Terkait pembiayaan Kopdes, dengan plafon sebesar Rp3 miliar per koperasi, sebagian plafon dipergunakan untuk membangun fisik, dan sebagian lagi untuk modal kerja,” imbuh Menkop Ferry.

Menurut Menkop, langkah ini merupakan bagian dari kehadiran negara mendukung koperasi dalam bentuk pembangunan fisik, hingga akses permodalan.

“Kemudian, Kopdes/Kel Merah Putih akan kita bimbing dan dampingi, sampai mereka siap untuk berlari kencang,” ucap Menkop.

Menkop menambahkan, terkait skema pembiayaan untuk Kopdes Merah Putih, yang pembangunan fisik Kemenkop menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara yang berkerja sama dengan pihak TNI.

“Sedangkan yang untuk modal kerja diberikan langsung ke Kopdes Merah Putih,” ucap Menkop Ferry.

Sementara itu, Kepala BP BUMN yang juga Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria menyebutkan, dengan sudah memasuki tahap pembangunan fisik, Kopdes Merah Putih diyakini bakal menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional dari desa-desa.

“Kita tinggal menunggu proses pembangunan fisik gudang dan gerai Kopdes Merah Putih,” ucap Donny.

Donny menjelaskan, penyaluran plafon sebesar Rp3 miliar per koperasi, dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing Kopdes Merah Putih.

“Dengan begitu, Kopdes Merah Putih bakal menjadi model ekonomi di desa,” kata Donny.

Lebih jauh, Donny menjelaskan, Kopdes/Kel Merah Putih akan mempunyai model sesuai bisnis modelnya dan kebutuhan masing-masing Kopdes.

“Pada tahap awal ini semua fasilitas yang diberikan sama, model bisnis sama, hingga pembangunan fisik sama.

“Selanjutnya, pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih akan lebih spesifik sesuai kebutuhan masing-masing Kopdes, seperti desa petani, nelayan, dan lainnya. Juga, disesuaikan dengan hasil produk dari desa-desa,” papar Donny.***

Cinta Quran Foundation dan Paragon Gelar Bengkel Baca di Sekolah Alam An-Naba Bogor, Tanamkan Cinta Literasi Sejak Dini

Bogordaily.net – Cinta Quran Foundation berkolaborasi dengan Paragon melalui program Paragonian Bergerak menggelar kegiatan bertajuk Bengkel Baca di Sekolah Alam An-Naba, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Adpaun, megiatan ini sepenuhnya didukung oleh Paragon sebagai bentuk kepedulian terhadap gerakan literasi anak-anak Indonesia.

Dukungan tersebut diwujudkan dalam penyediaan fasilitas perpustakaan, seperti pengadaan rak buku, koleksi buku bacaan baru, serta perlengkapan literasi lainnya untuk menunjang kegiatan membaca dan menulis siswa.

Bengkel Baca diikuti oleh 50 Paragonian dan 95 siswa kelas 2–6 SD dari Sekolah Alam An-Naba, salah satu program pendidikan unggulan Cinta Quran Foundation.

Dukungan Nyata Paragon untuk Gerakan Literasi Anak Negeri

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk menumbuhkan semangat membaca dan menulis sebagai bagian dari kebiasaan belajar, berimajinasi, dan berkreasi.

Selama kegiatan berlangsung, siswa menghasilkan berbagai karya tulis seperti cerita keseharian, puisi, hingga tulisan tentang cita-cita masa depan.

Seluruh karya tersebut akan dikumpulkan dan diterbitkan menjadi buku antologi karya siswa Sekolah Generasi Quran sebagai bukti nyata semangat literasi mereka.

Acara semakin meriah dengan kehadiran pendongeng inspiratif yang membawakan kisah bertema “Aku Suka Membaca.”

Melalui dongeng interaktif dan penuh makna, siswa dikenalkan pada kisah tokoh-tokoh Islam yang cerdas, gemar membaca dan menulis, serta semangat menuntut ilmu yang menjadi teladan para santri.

Bendahara Yayasan Cinta Quran Global, Hadi Aziz Pratama menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur atas kolaborasi bersama Paragon yang terus mendukung gerakan literasi Qurani. Melalui Bengkel Baca ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa membaca bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” kata Hadi, Kamis 23 Oktober 2025.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi instansi pendidikan lain untuk terus menumbuhkan budaya membaca dan menulis di kalangan siswa sejak dini,” tambahnya.

Kemudian, kolaborasi ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Cinta Quran Foundation sendiri memiliki berbagai program pendidikan di sejumlah unitnya, seperti Pesantren Tunanetra Saman, Cinta Quran Center, hingga Sekolah Alam An-Naba.

Sebagai informasi, Sekolah Alam An-Naba merupakan bagian dari program Sekolah Generasi Quran yang dikelola oleh Cinta Quran Foundation. Berlokasi di Kabupaten Bogor, sekolah ini menjadi wadah pendidikan bagi anak-anak dhuafa tanpa membebankan biaya pendidikan.

Melalui pendekatan berbasis alam dan nilai-nilai Qurani, sekolah ini berupaya mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai ilmu.

(Albin Pandita)

 

RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Jalani Verifikasi Zona Integritas, KemenPAN-RB Lakukan Penilaian Lapangan

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong menerima visitasi tim Kementerian PAN RB dalam rangka Verifikasi Lapangan Penilaian Pembangunan Zona Integritas menuju Predikat Wilayah bebas dari Korupsi (WBK), pada Rabu 8 Oktober 2025 lalu.

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen kami untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas.

“Mari bersama sama kita wujudkan RSUD Bakti Pajajaran sebagai rumah sakit yang Someah, Profesional, dan bebas dari korupsi,” ujar Direktur RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, dr Yukie Meistisia.

Sementara itu, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, termasuk selama bulan Oktober 2025.

Direktur RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, dr Yukie Meistisia Ananda Putri Satoto berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Bakti Pajajaran Cibinong terus berupaya memaksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Salah satunya melalui program  “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine dan home care yang dimiliki oleh RSUD Bakti Pajajaran juga dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Dan mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dokter Yukie menyebut layanan CAGEUR sudah berbasis aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat di www.cageur.rsudcibinong.com .

Di dalamnya terdapat layanan tele konsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan layanan pre Hospital, Hospital Without Wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.

(Albin Pandita)

PPK Ormawa HIMAIKO IPB University Membuka Peluang Ekonomi Warga Desa Citaringgul Melalui Lilin Aromaterapi

Bogordaily.net – Tim PPK Ormawa HIMAIKO IPB University menggelar kegiatan Sauyunan Didik ke-2 di RT 03/RW 04 Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Sabtu 6 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas keluarga dan ekonomi warga desa melalui pelatihan keterampilan. Warga diajak belajar membuat lilin aromaterapi yang bernilai jual tinggi.

Pembuatan lilin aromaterapi dipilih karena prosesnya mudah, bahan bakunya terjangkau, dan hasilnya diminati pasar. Lilin jenis ini banyak digunakan untuk relaksasi dan dekorasi rumah. Melalui pelatihan ini, warga belajar mulai dari mencampur bahan, menambahkan aroma, mencetak, hingga menata tampilan lilin agar menarik pembeli.

Dalam pelatihan ini, tim memberikan pendampingan menyeluruh mulai dari proses pencampuran bahan, pemilihan aroma, hingga tahap pencetakan lilin. Peserta juga diajak memahami cara menjaga kualitas hasil akhir agar produk menarik dan siap dipasarkan. Suasana kegiatan berjalan interaktif karena banyak warga yang aktif mencoba dan bereksperimen dengan bentuk serta aroma lilin sesuai ide mereka.

Salah satu warga yang mengikuti kegiatan ini, Bu Cucun, mengaku senang karena mendapat ilmu baru yang bermanfaat. “Saya baru pertama kali bikin lilin aromaterapi. Ternyata gampang dan seru. Kalau dijual, bisa jadi tambahan penghasilan buat keluarga,” kata Bu Cucun.

Kegiatan Sauyunan Didik merupakan bagian dari program besar bertajuk “Pemberdayaan Keluarga Dual Earner Guna Meningkatkan Ketahanan Keluarga dengan Strength-Based Approach (SBA)”. Program ini mendorong keluarga untuk mengembangkan kekuatan dan potensi mereka sendiri agar lebih mandiri.

Ketua pelaksana kegiatan, Halina, menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti ini bukan hanya fokus pada pengetahuan teknis, tetapi juga mengajarkan cara berpikir kreatif dan produktif. “Kami ingin kegiatan ini memberi manfaat nyata. Bukan hanya selesai saat pelatihan, tapi bisa terus dikembangkan oleh warga. Lilin aromaterapi ini contohnya, bisa jadi usaha kecil yang menambah pemasukan keluarga,” ujar Halina.

Pelatihan ini tidak hanya memberi pengetahuan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kreativitas warga. Kegiatan Sauyunan Didik menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar bersama, memperkuat hubungan sosial, dan membuka peluang ekonomi baru. Melalui keterampilan ini, warga memiliki bekal untuk mengembangkan usaha kecil yang mendukung perekonomian keluarga.

Melalui pelatihan lilin aromaterapi ini, warga Desa Citaringgul mendapatkan keterampilan baru yang praktis, bermanfaat, dan berpotensi menggerakkan perekonomian lokal. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa langkah kecil di tingkat masyarakat dapat menjadi awal dari perubahan besar bagi penguatan ekonomi keluarga.***

 

Tim PPK Ormawa HIMAIKO IPB

Pemkot Bogor Siap Keluarkan Kendaraan yang Disita, Penghapusan Angkot 1940 Ditunda

0

Bogordaily.net – Aksi ratusan sopir angkot yang memenuhi halaman Balai Kota Bogor pada Kamis, 23 Oktober 2025, akhirnya membuahkan hasil nyata.

Setelah beberapa jam berdialog dengan perwakilan Pemerintah Kota Bogor, para pengemudi berhasil memperoleh komitmen bahwa seluruh kendaraan yang sebelumnya disita oleh dinas terkait akan segera dikeluarkan mulai Jumat, 24 Oktober 2025.

Namun demikian, tuntutan utama para sopir yakni penghapusan kebijakan angkot 1940 masih belum bisa dipenuhi. Pemerintah daerah meminta waktu tambahan untuk membahas lebih lanjut kebijakan yang menuai pro dan kontra tersebut.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Balai Kota tersendat.

Para sopir datang membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap kebijakan angkot 1940, yang mereka nilai menekan pendapatan dan membatasi ruang gerak para pengemudi konvensional.

Koordinator lapangan aksi, Rusdian, mengatakan aspirasi para sopir telah diterima dan akan diteruskan kepada pimpinan daerah.

“Aspirasi yang telah kita sampaikan akan diteruskan kepada pimpinan,” ujar Rusdian di hadapan peserta aksi.

Menurutnya, dari hasil pertemuan dengan perwakilan pemerintah, diperoleh kesepakatan bahwa kendaraan angkot yang dikandangkan akan dikeluarkan besok.

“Yang penting, tadi disampaikan oleh perwakilan kita di dalam Balai Kota bahwa besok mobil-mobil yang disita dinas akan dikeluarkan. Kalau ada yang minta bayaran, tolak! Dan kalau besok tidak juga dikeluarkan, kita harus kompak untuk menuntutnya kembali,” tegasnya.

Meski demikian, Rusdian mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil pertemuan tersebut.

“Saya pribadi tidak puas, karena tuntutan utama kami adalah penghapusan angkot 1940,” ujarnya.

Pemkot Terbuka, Tapi Penghapusan Ditunda

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkestra) Eko Prabowo turun langsung menemui massa untuk menenangkan situasi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka ruang komunikasi dan menghargai setiap masukan yang disampaikan sopir angkot

“Pada dasarnya kami menerima semua keluhan dan keputusan yang disampaikan. Untuk tuntutan jangka pendek, yaitu terkait angkot yang dikandangkan, akan kami sampaikan kepada pimpinan,” ujar Eko.

Ia menambahkan, terkait permintaan penghapusan angkot 1940, Pemkot meminta agar pelaksanaannya ditunda terlebih dahulu.

“Soal penghapusan, kami minta ditunda. Intinya, kendaraan yang ditahan akan mulai dikeluarkan besok, dan selebihnya tuntutan lain akan kami laporkan kepada pimpinan,” jelasnya.

Eko juga menyampaikan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat ini sedang dinas luar, namun seluruh hasil pertemuan dan aspirasi dari massa akan segera dilaporkan begitu mereka kembali.

(M Fidri Takhrimsyah)

Pesantren Modern An-Nuriyah Gelar Upacara Hari Santri Nasional dengan Penuh Khidmat dan Semangat

0

Bogordaily.net — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pesantren Modern An-Nuriyah menggelar upacara peringatan dengan penuh khidmat dan semangat di halaman pesantren pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta pimpinan pesantren, menjadikan suasana pagi itu terasa begitu bermakna dan sarat dengan nilai kebersamaan.

Rangkaian upacara diawali dengan pembukaan dan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera (paskibra) pesantren, diiringi dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta menyanyikan lagu tersebut dengan penuh semangat nasionalisme. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, moto pondok, dan panca jiwa pondok, yang menjadi pedoman hidup para santri dalam menuntut ilmu dan meneladani akhlak mulia.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Abdu Alifah, selaku Pimpinan Pesantren Modern An-Nuriyah, dalam amanatnya menyampaikan pesan mendalam mengenai makna Hari Santri serta peran penting pesantren dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Sejak masa penjajahan Hindia Belanda, pesantren telah menjadi pusat lahirnya pejuang dan penjaga peradaban bangsa. Namun, di era modern ini, pesantren kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat yang lebih mengikuti tren media sosial. Oleh karena itu, santri masa kini harus terus menunjukkan jati diri dengan ilmu, akhlak, dan semangat kebangsaan, agar pesantren tetap menjadi sumber cahaya bagi umat dan pilar peradaban yang berkelanjutan,” ujarnya.

Usai amanat upacara, para santri bersama-sama menyanyikan lagu “Himne Oh Pondokku” dan “Hari Santri Nasional” dengan penuh penghayatan.

Kegiatan upacara kemudian ditutup dengan doa dan penutupan resmi yang berlangsung dengan tertib.

Dengan semangat Hari Santri Nasional tahun ini, keluarga besar Pesantren Modern An-Nuriyah meneguhkan tekad untuk terus mencetak generasi santri yang berilmu, berkarakter, dan siap menjadi pelopor peradaban menuju Indonesia yang maju dan bermartabat.

(Muhamad Daerobi)