Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 332

Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

0

Bogordaily.net – Pemerintah terus memperluas pemerataan akses listrik PT PLN (Persero) di seluruh pelosok negeri. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.285 desa hingga akhir tahun 2025. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat meninjau progres Program Listrik Desa sekaligus penyalaan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Bandar Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (16/10) menegaskan, terang listrik merupakan hak setiap warga negara. Karena itu, Pemerintah bersama PLN berkomitmen memberikan akses listrik merata hingga tahun 2030.

“Target Bapak Presiden Prabowo yang kami terjemahkan dalam arah kebijakan adalah penyelesaian pemerataan listrik di seluruh Indonesia pada 2029–2030,” ujar Bahlil.

Presiden Prabowo menargetkan 5.758 desa dan 4.310 dusun di seluruh Indonesia dapat segera bebas dari kegelapan. Pemerintah memastikan program ini akan terus dikebut agar seluruh rakyat dapat menikmati terang yang sama dan memanfaatkan listrik untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Menurut Bahlil, pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah terpencil memang tidak selalu menguntungkan secara bisnis bagi PLN. Namun, ia menegaskan bahwa negara wajib hadir untuk memberikan akses setara bagi seluruh warga.

“Jadi itu (melistriki desa) biayanya cukup tinggi, tapi negara harus hadir untuk memastikan itu (penerangan). Bapak Presiden sangat konsen untuk bagaimana bisa memberikan layanan listrik sebagai bentuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM, PLN berkomitmen menuntaskan agenda pemerataan listrik hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

“Melalui listrik, perubahan besar dapat terjadi bagi masyarakat, mulai dari peningkatan taraf hidup, pertumbuhan ekonomi desa, hingga pembukaan lapangan kerja baru. PLN siap menjalankan amanat pemerintah untuk menerangi seluruh negeri tanpa terkecuali,” tegas Darmawan.

Darmawan menambahkan, untuk melistriki 1.285 desa di tahun ini, pihaknya akan membangun infrastruktur jaringan tegangan menengah sepanjang 4.770 kilometer sirkuit (kms), 3.265 kms jaringan tegangan rendah, dan 94.040 kilovolt ampere (kVA) gardu distribusi. Melalui upaya tersebut, diharapkan lebih dari 77 ribu keluarga bisa menikmati listrik.

“Ini bukan sekadar angka, tapi kehidupan yang berubah. Anak-anak bisa belajar malam hari, usaha kecil bisa tumbuh, dan desa jadi lebih sejahtera,” ujarnya.

Di Sumatera Selatan sendiri, terdapat 11 desa yang merupakan bagian dari total 1.285 lokasi Program Lisdes Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2025. Dari sebelas desa tersebut, 7 desa di antaranya berada di wilayah Musi Banyuasin, yakni Desa Bandar Jaya, Desa Epil Barat, Desa Kepayang, Desa Mangsang, Desa Muara Merang, Desa Pangkalan Bulian, dan Desa Sako Suban.

Rosidin, Kepala Desa Bandar Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Banyuasin, menyampaikan rasa syukur karena penantian panjangnya kini membuahkan hasil. Dusun 4 Sungai Putih akan segera dilistriki lewat Program Lisdes ABT 2025.

“Hampir sekitar 10 tahun warga menunggu. Alhamdulillah, dalam waktu yang dekat ini, jaringan listrik dan sarana penerangan khususnya untuk masyarakat bakal terealisasi. Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo dan Bapak Menteri ESDM atas kerja kerasnya menghadirkan program ini. Listrik ini sangat membantu perekonomian warga dan mendukung anak-anak kami belajar dengan lebih baik,” ucapnya haru.

Hal senada diungkapkan Rohiya, warga Dusun 4 Sungai Putih, yang selama ini harus bergantung pada genset untuk penerangan malam hari dengan biaya hingga Rp25 ribu per malam. Dirinya juga berharap agar seluruh proses yang dikerjakan untuk melistriki desanya dapat segera rampung.

“Biasanya kami _nyalakan_ genset dari jam enam sampai jam sembilan malam, biaya Rp25 ribu semalam. Kalau sedang tak punya uang, ya gelap-gelapan. Semoga semuanya diberi keselamatan dan kelancaran dalam memasang listrik sampai ke desa kami,” ujarnya.***

Perumda PPJ Bogor Terus Berupaya Jadikan Pasar Lebih Bersih dan Ramah Lingkungan

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus berupaya menjadikan pasar tradisional lebih bersih, tertib, dan ramah lingkungan.

Upaya ini tidak hanya mengandalkan aspek teknis pengelolaan, tetapi juga menekankan perubahan paradigma pedagang dan pembeli agar terbiasa menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Manager Keamanan, Ketertiban, dan Kebersihan (K3) PPJ, Sri Karyanto, menegaskan bahwa persoalan sampah di 14 pasar di Kota Bogor masih menjadi tantangan besar.

“Merubah paradigma pedagang dan pembeli untuk menjaga lingkungan hidup masih harus dioptimalkan,” ujarnya.

Menurut Sri, sampah pasar yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan bencana, mulai dari banjir hingga longsor. Namun sebaliknya, jika ditangani secara profesional, sampah bisa menjadi berkah.

Saat ini, PPJ telah menggandeng pihak ketiga untuk menangani pengelolaan sampah berbasis pasar. Langkah ini ditargetkan mampu mengurangi sekitar 60 kubik atau 10 truk sampah setiap hari, sehingga tidak seluruhnya masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.

“Pembinaan dan pendampingan terus kami lakukan agar pedagang terbiasa memilah sampah. Prinsipnya, sampah harus dikelola, bukan dibuang sembarangan,” kata Sri.

Upaya ini juga sejalan dengan target Pemerintah Kota Bogor yang tengah berusaha mempertahankan prestasi Adipura tiga kali berturut-turut. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci, salah satunya dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya.

Dengan konsistensi dan perubahan pola pikir bersama, PPJ optimistis kawasan pasar di Kota Bogor dapat menjadi percontohan pasar bebas sampah yang bersih, aman, dan nyaman bagi semua.***

Muhammad Irfan Ramadan

Perjalanan Mengharukan Juwanda Putra Di DMD Panggung Rezeki

0

Bogordaily.net – Impian bukan hal yang mustahil selama berani tampil maksimal. Hal itu dibuktikan oleh Juwanda Putra, peserta DMD PANGGUNG REZEKI, yang berhasil menyentuh hati penonton lewat kisah perjuangannya dan suara merdunya.

Dalam episode penuh haru tersebut, suasana studio mendadak hening ketika Juwanda menceritakan kisah hidupnya. Ia berasal dari keluarga sederhana; sang ibu bekerja sebagai penyadap karet demi menghidupi keluarga. Dengan mata berkaca-kaca, Juwanda mengungkapkan satu harapan: agar sang ibu bisa berhenti bekerja dan menikmati masa tuanya dengan tenang.

Kisah tulus ini membuat para host, termasuk Tuan Takur, Iis Dahlia, dan Denny Caknan, terharu. Tak hanya itu, penampilan Juwanda yang sederhana namun penuh penghayatan membuat seluruh penonton ikut hanyut dalam emosinya.

“Ibu saya sudah banyak berkorban. Sekarang biar saya yang bekerja,” ucap Juwanda dengan suara bergetar.

Tampil memukau di hadapan jutaan penonton televisi, Juwanda membuktikan bahwa mimpi anak kampung bisa menjadi kenyataan. Ia berhasil mendapatkan total hadiah Rp5.650.000, termasuk bonus saweran langsung dari Tuan Takur yang kagum dengan ketulusan dan perjuangannya. “Tanpa sadar, kita semua barusan mewujudkan cita-cita seorang anak dari dusun sana, untuk menjadi penyanyi di televisi,” ungkap Tuan Takur haru.

Momen ini menjadi bukti bahwa DMD PANGGUNG REZEKI bukan sekadar ajang hiburan, melainkan panggung harapan, impian, dan rezeki nyata bagi masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.***

Kenalan dengan REC dan Dedicated Source, Cara Mudah Dukung Energi Hijau Bersama PLN

0

Bogordaily.net – Dunia sedang bergerak menuju era energi bersih. Transisi menuju sumber energi terbarukan kini menjadi langkah penting untuk menekan emisi karbon dan menjaga kelestarian bumi.

Menyadari pentingnya peran masyarakat dalam perubahan ini, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menghadirkan dua layanan unggulan yang memudahkan siapa pun ikut berkontribusi dalam gerakan energi hijau, yaitu Renewable Energy Certificate (REC) dan Dedicated Source.

Kedua produk ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mempercepat transisi energi nasional sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk menggunakan listrik ramah lingkungan tanpa harus membangun pembangkit sendiri atau melakukan investasi besar.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menjelaskan bahwa layanan REC dan Dedicated Source dirancang agar partisipasi dalam energi hijau bisa dilakukan dengan cara yang mudah, terjangkau, dan terukur.

“PLN ingin memastikan transisi energi hijau dapat dilakukan oleh semua orang, bukan hanya kalangan industri besar. Melalui REC dan Dedicated Source, masyarakat dapat berkontribusi nyata dalam pengurangan emisi karbon tanpa perlu mengubah instalasi listrik di rumah atau kantor,” ujar Sugeng Widodo.

Renewable Energy Certificate (REC) merupakan sertifikat digital resmi yang membuktikan bahwa listrik yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit energi terbarukan seperti tenaga air, panas bumi, atau surya. Setiap 1 unit REC mewakili 1 megawatt-hour (MWh) listrik hijau yang dihasilkan dan disalurkan ke jaringan PLN.

Dengan membeli REC, pelanggan dapat secara sah mengklaim bahwa energi yang digunakan berasal dari sumber bersih. Selain membantu mengurangi emisi karbon, kepemilikan REC juga diakui secara internasional, sehingga pelanggan industri dapat memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) serta keberlanjutan global.

Sementara itu, Dedicated Source merupakan inovasi PLN yang memberikan pilihan lebih luas kepada pelanggan untuk berkontribusi pada pengembangan energi hijau.

Jika REC merupakan sertifikat yang mewakili konsumsi energi bersih yang sudah ada, maka Dedicated Source memungkinkan pelanggan mendukung secara langsung pembangunan pembangkit energi terbarukan baru. Melalui program ini, pelanggan dapat memilih jenis sumber energi (misalnya air, surya, atau panas bumi) dan memastikan konsumsi listriknya benar-benar berasal dari pembangkit hijau tertentu.

Melalui Dedicated Source, pelanggan tak hanya mendapatkan pengakuan kontribusi terhadap pengurangan emisi, tetapi juga menerima sertifikat, perjanjian kerja sama, serta laporan penggunaan energi hijau sebagai bukti konkret.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa energi hijau bukan sesuatu yang rumit. Cukup melalui PLN, siapa pun dapat ikut menjaga bumi dengan cara yang mudah dan berdampak besar,” tambah Sugeng.

Kini, pembelian REC dapat dilakukan dengan sangat mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan cukup membuka menu Renewable Energy Certificate, melakukan verifikasi data, dan memilih jumlah unit yang ingin dibeli. Dalam waktu maksimal 24 jam, sertifikat digital akan diterbitkan sebagai bukti sah penggunaan energi hijau.

Hingga triwulan III tahun 2025, PLN UID Jawa Barat mencatat lebih dari 3.398 transaksi pembelian REC dengan total 1.224.545 unit terjual. Angka ini menunjukkan meningkatnya kesadaran dan antusiasme masyarakat Jawa Barat dalam mendukung energi bersih.

Langkah ini sejalan dengan semangat “Energi untuk Negeri”, di mana PLN bertransformasi dari sekadar penyedia listrik menjadi motor penggerak perubahan menuju masa depan yang bersih dan berkelanjutan.

“Setiap pembelian REC atau partisipasi dalam Dedicated Source adalah langkah nyata menuju bumi yang lebih hijau. Bersama PLN, masyarakat bisa menjadi bagian dari solusi bukan hanya pengguna energi, tetapi juga penggerak perubahan,” tutup Sugeng Widodo.***

Rayakan Hari Ulang Tahun Ke-34, MNCTV Siap Memberikan Pertunjukan Spektakuler di Kilau Raya MNCTV

0

Bogordaily.net – Merayakan kemeriahan hari ulang tahun ke-34, MNCTV siap memberikan tontonan hiburan berkualitas yang siap disuguhkan kepada pemirsa setia MNCTV. Konser Kilau Raya MNCTV ke-34 disiarkan secara langsung pada Senin, 20 Oktober 2025, pukul 19.00 WIB dari Studio RCTI+, MNC Studios, Jakarta Barat.

Mengusung tema “Beauty of Ocean”, panggung Kilau Raya akan disulap menjadi hamparan lautan indah melalui tata visual, grafis LED, properti megah, hingga kostum para pengisi acara. Sebuah pertunjukan yang dirancang untuk memanjakan mata dan menghadirkan pengalaman spektakuler bagi pemirsa di seluruh Indonesia.

Kilau Raya 34 Tahun MNCTV akan dimeriahkan oleh deretan bintang ternama seperti Wali, Hetty Koes Endang, Denny Caknan, JKT48, Denada, Tommy Ali, Sruti, Bachyper, Caren Delano, Wina KDI, Vanny KSB, Mayangsari Ambyar, Kiky Primadona, Mia KDI, Ryo KSB, Dini KSB, Azizah KSB, DJ Una, Bravery, Pasheman’90, hingga Limbad. Seluruh kemeriahan akan dipandu oleh host kesayangan pemirsa, yakni Irfan Hakim, Anwar Sanjaya, Rian Ibram, dan Vega Darwanti.

Tahun ini menjadi momen paling istimewa, karena untuk pertama kalinya empat penyanyi dangdut tanah air akan tampil bersama keluarga tercinta. Ayu Ting Ting, Inul Daratista, dan Iis Dahlia, akan tampil berkolaborasi bersama keluarga tercinta. Ayu Ting Ting hadir bersama Bilqis dan Ummi Kalsum, Inul Daratista bersama Ivander. Tak hanya itu, Denada juga akan hadir dalam kolaborasi virtual yang menyentuh bersama sang Mama.

HUT MNCTV ke-34 akan menjadi panggung bersejarah dengan hadirnya kolaborasi Istimewa antara Prince of Ambyar Denny Caknan dan Princess of Dangdut Ayu Ting Ting. Untuk pertama kalinya, dua ikon dari dua genre berbeda ini akan dipertemukan dalam satu penampilan spesial di Kilau Raya 34 Tahun MNCTV momen yang dipenuhi kejutan

Malam puncak Kilau Raya 34 Tahun MNCTV siap menjadi panggung perayaan luar biasa dengan kehadiran Mega Stars Pop Idol dan Master of Melayu dalam satu selebrasi megah. JKT48 akan tampil dengan kejutan spesial bersama program game show terbaru MNCTV, Superdeal, dalam permainan pembuka tirai yang penuh sensasi.

Kolaborasi ini dipastikan menghadirkan interaksi segar dan aksi “Cookie in Love” yang tak terduga, membuka malam dengan energi muda dan kejutan di luar nalar. Sementara itu, Wali, sang master Pop Melayu, siap mengguncang panggung dengan aksi unik, seperti berjalan dari timur ke barat demi mencarikan jodoh bagi para diva dangdut seperti Ayu Ting Ting dan Denada.

Kilau Raya 34 Tahun MNCTV sebagai perayaan megah yang menyatukan musik, tawa, dan cinta keluarga Indonesia. Tahun ini, program signature MNCTV, DMD Panggung Rezeki menjadi simbol kebersamaan di momen spesial ini, menghadirkan kolaborasi lintas generasi yang penuh energi dan kehangatan.

Panggung akan semakin lengkap dengan kehadiran Hetty Koes Endang, yang memimpin kolaborasi lintas generasi bersama DJ Una, para bintang jebolan talent search MNCTV seperti Wina KDI, Vanny KSB, Mayangsari Ambyar, Kiky Primadona, Mia KDI, Ryo KSB, Dini KSB, dan Azizah KSB. Pertemuan suara dan gaya dari berbagai era musik ini melahirkan harmoni istimewa sebuah kolaborasi yang akan sulit dilupakan.

Saksikan Konser Kilau Raya MNCTV ke-34 disiarkan secara langsung pada Senin, 20 Oktober 2025, pukul 19.00 WIB hanya di MNCTV Selalu di Hati.***

Menteri Maman Dorong Gastronomi Pariwisata Berbasis UMKM untuk Diplomasi Rasa Indonesia

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong penguatan gastronomi pariwisata berbasis UMKM sebagai jembatan yang menghidupkan ekonomi rakyat sekaligus diplomasi untuk memperkenalkan cita rasa Indonesia ke panggung dunia.

“Kita harus mendorong dan memperkuat gastronomy tourism hub. Hub ini akan menjadi etalase kuliner daerah, tempat pelatihan, pusat inovasi, sekaligus wadah kurasi produk unggulan berbasis kearifan lokal,” ujar Menteri UMKM Maman dalam sambutannya pada The 5th International Conference on Tourism, Gastronomy and Tourist Destination di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (17/10).

Menteri Maman menjelaskan, gastronomi pariwisata berbasis UMKM tidak hanya menjadi program peningkatan ekonomi, tetapi juga gerakan nasional untuk membangun kebanggaan dan kesejahteraan bangsa.

“Sejatinya, kuliner adalah bahasa universal yang menghubungkan manusia, dan UMKM merupakan jembatan yang menghidupkan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Ia menekankan besarnya potensi sektor UMKM di Indonesia, yang jumlahnya mencapai sekitar 57 juta pengusaha dan menyumbang 61,2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap 97% tenaga kerja nasional.

“Potensi besar ini harus kita dukung, termasuk UMKM di sektor kuliner dan pariwisata, dalam pengembangan usaha serta perluasan pasar baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata Maman.

Ia menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir, sektor pariwisata mengalami transformasi besar. Wisatawan kini tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga pengalaman autentik, termasuk melalui wisata kuliner.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan keragaman rempah terbesar di dunia. Tercatat ada sekitar 30.000 spesies rempah, menempatkan Indonesia pada peringkat kelima sebagai negara penghasil rempah setelah India, Turki, Bangladesh, dan China.

Menurut data United Nations World Tourism Organization (UNWTO), lebih dari 35% wisatawan dunia memilih destinasi berdasarkan daya tarik kulinernya. Di Indonesia, sektor kuliner menyumbang hampir 41% dari total PDB ekonomi kreatif nasional.

“Artinya, gastronomi telah menjadi jantung dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Maman.

Ia juga mengungkapkan rencana peluncuran Program Holding UMKM, yaitu pengembangan ekosistem kemitraan bisnis UMKM berbasis klaster, yang mencakup sektor pariwisata dan kuliner.

“Melalui mekanisme ini, UMKM di sektor kuliner dan pariwisata dapat memperkuat kolaborasi, meningkatkan skala usaha, dan lebih mudah masuk ke rantai pasok global. Dengan demikian, UMKM kita tidak lagi hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga aktor penting di tingkat internasional,” katanya.***

Biodata Diana Murni Papayo, Pendukung Vokal Jokowi yang Jadi Sorotan Usai Debat Panas dengan Roy Suryo

0

Bogordaily.net – Biodata Diana Murni Papayo mendadak menjadi kata kunci paling dicari di dunia maya.

Nama perempuan yang satu ini — terkadang ditulis “Payapo” — sedang jadi buah bibir sejak awal Oktober 2025. Semua bermula dari satu momen: adu argumen panasnya dengan Roy Suryo di sebuah acara talk show politik yang disiarkan secara nasional.

Gaya bicaranya keras. Tatapannya tajam. Kalimatnya meluncur tanpa jeda, seperti peluru yang sudah lama disiapkan. Begitulah kesan publik ketika menyaksikan Diana Murni Papayo membela Presiden Joko Widodo dengan nada tinggi, menepis tudingan yang menurutnya tidak berdasar. Video itu pun menyebar ke mana-mana—dari YouTube hingga TikTok, dari ruang keluarga sampai grup WhatsApp.

Lalu, publik mulai bertanya-tanya: siapa sebenarnya Diana Murni Papayo? Dari mana asalnya? Apa agamanya? Dan mengapa begitu vokal membela Jokowi?

Pendukung Vokal Jokowi

Dalam beberapa pemberitaan media, Biodata Diana Murni Papayo dikenal sebagai sosok pendukung garis keras Presiden Jokowi. Ia muncul di banyak forum publik, termasuk acara diskusi televisi, dengan gaya bicara yang lugas dan penuh keyakinan.

Popularitasnya melonjak ketika ia mengaku kecewa terhadap lambannya penanganan laporan hukum yang ia ajukan terhadap Roy Suryo dan sejumlah pihak yang, menurutnya, telah memfitnah Presiden. Klimaksnya terjadi saat ia berdebat langsung dengan Roy Suryo di acara televisi. Tayangan itu viral — penuh tensi, penuh emosi, dan memantik reaksi beragam dari masyarakat.

Sebagian warganet memuji keberaniannya. Sebagian lain menganggapnya terlalu berlebihan. Tapi satu hal jelas: Biodata Diana Murni Papayo kini bukan sekadar nama, melainkan fenomena yang menandai polarisasi politik yang makin tajam di media sosial.

Soal Agama dan Asal Daerah

Namun ketika rasa penasaran publik beralih ke ranah personal, media justru memilih berhati-hati. Hingga pertengahan Oktober 2025, tak ada satu pun sumber kredibel yang mempublikasikan secara resmi agama maupun asal daerah Diana Murni Papayo.

Pemberitaan sejauh ini lebih menyoroti kiprahnya di ruang publik, bukan identitas pribadi yang sensitif. Setiap klaim yang beredar di media sosial tentang agama atau kampung halaman Diana belum dapat diverifikasi dan sebaiknya tidak disebarluaskan.

Mengapa Nama Ini Begitu Viral?

Ada tiga alasan sederhana mengapa nama Diana Murni Papayo begitu cepat naik ke permukaan.

Pertama, momen debatnya dengan Roy Suryo adalah “bahan bakar” sempurna bagi dunia maya yang haus kontroversi.
Kedua, gaya retorikanya yang lugas membuatnya mudah dikutip, dipotong, lalu disebarkan ulang.

Ketiga, tema yang ia angkat — pembelaan terhadap Jokowi — menyentuh urat nadi politik yang sudah lama tegang di negeri ini.

Viralitasnya bukan sekadar soal sosok, tapi tentang bagaimana percakapan publik terbentuk di tengah era polarisasi dan algoritma.

Dan mungkin, seperti banyak tokoh lain yang tiba-tiba muncul ke permukaan, waktu yang akan menentukan apakah Diana Murni Papayo hanya fenomena sesaat — atau akan menjadi nama yang terus disebut dalam peta politik nasional. ***

Mahasiswa IUQI Bogor Rocky Bayu Kamajaya Raih Penghargaan Mandaya Awards 2025 Kategori Lifetime Contribution

0

Bogordaily.net – Penggiat pemberdayaan masyarakat asal Bogor dan mahasiswa Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor (IUQI) ,Rocky Bayu Kamajaya, berhasil meraih penghargaan sebagai Juara 3 dalam ajang Mandaya Awards 2025 untuk kategori Lifetime Contribution.

Acara puncak penganugerahan ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan berlangsung di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, pada hari Kamis, 16 Oktober 2025.

​Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan dampak positif yang telah dihadirkan Rocky melalui praktik pemberdayaan masyarakat yang inspiratif.

Inisiatif utamanya berfokus pada pengembangan ekonomi lokal melalui konsep yang ia gagas.

​”Gagasan utama kami adalah ‘Satu Desa, Satu Wirausaha’, dengan fokus utama pada pemberdayaan perempuan dan pemuda di tingkat lokal,” ujar Rocky Bayu saat diwawancarai mengenai programnya.

Ia menjelaskan bahwa dengan mendorong lahirnya wirausahawan baru di setiap desa, terutama dari kalangan perempuan dan generasi muda, kemandirian ekonomi masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.

​Apresiasi dari Pemerintah
​Acara penganugerahan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para nominator serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Penghargaan untuk Rocky Bayu diserahkan langsung oleh tamu kehormatan acara, yaitu Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Bapak Dr. (HC) Drs. A. Muholmin Iskandar, M.Si.. Kehadiran dan penyerahan langsung oleh Menteri Koordinator menjadi bukti pengakuan pemerintah atas kerja keras para penggerak di akar rumput yang tanpa lelah berkontribusi bagi kemajuan komunitas, lingkungan sosial, dan ekologi.***

Warga Cibogor Kepung Pencuri Motor Saat Salat Jumat, Aksi Bocah Ini Jadi Penyelamat

0

Bogordaily.net — Siang itu, suasana Jalan Abesin, Gang Masjid, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor berubah tegang.

Jumat, 17 Oktober 2025, ketika warga tengah khusyuk melaksanakan salat Jumat, dua pria nekat melakukan aksi pencurian motor di kawasan padat penduduk itu.

Namun, aksi mereka gagal total. Dan penyelamatnya bukan siapa-siapa — melainkan seorang anak kecil yang tengah ikut salat di masjid.

Ketika sang bocah melihat dua orang tak dikenal tengah mengutak-atik motor milik warga, nalurinya langsung bereaksi. Dengan lantang, ia berteriak satu kata yang membuat jantung siapa pun berdegup kencang: “Maling!”

Teriakan itu menggema, memecah kesunyian jamaah Jumat. Warga pun berhamburan keluar dari masjid, sebagian masih bersarung.

Suasana mendadak riuh, dan dalam hitungan detik, jalan kecil di Gang Masjid berubah menjadi arena kejar-kejaran.

Salah satu pelaku sempat panik dan melarikan diri lewat parit kecil, naik ke atap rumah warga untuk bersembunyi. Tapi warga Cibogor tidak tinggal diam. Mereka mengepung seluruh area, memastikan tidak ada celah bagi sang maling untuk kabur.

Sementara satu pelaku lain berhasil meloloskan diri, rekan pelakunya justru apes. Ia berhasil ditangkap warga dalam keadaan ketakutan, kemudian diamankan oleh petugas yang datang ke lokasi tak lama kemudian.

Aksi cepat warga ini menunjukkan solidaritas yang masih hidup di tengah masyarakat perkotaan.

Namun di balik semua itu, yang paling berkesan adalah keberanian seorang bocah yang tanpa ragu meneriakkan kebenaran di tengah situasi genting.

Kini, pelaku yang tertangkap telah diamankan aparat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara warga Cibogor kembali melanjutkan aktivitas seperti biasa — dengan satu cerita baru yang pasti akan lama dikenang: hari ketika teriakan seorang anak kecil menyelamatkan sebuah motor dari tangan pencuri.***

BGN Perketat Standar MBG, Ahli Gizi dan Relawan Wajib Cicipi Makanan Sebelum Dibagikan

0

Bogordaily.net— Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat standar keamanan dan kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mewajibkan seluruh ahli gizi dan relawan untuk mencicipi makanan produksi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebelum dibagikan, lengkap dengan bukti video.

“Kami ingin masyarakat yakin bahwa makanan MBG benar-benar aman, sehat, dan bersih. Karena itu, semua ahli gizi dan perwakilan relawan harus makan dulu sebelum dibagikan,” ujar Sony saat meninjau dapur SPPG Sempur di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Senin (22/9/2025).

Sony menegaskan bahwa momen pencicipan wajib direkam sebagai bentuk transparansi publik dan jaminan keamanan pangan.

“Makanan yang dimakan oleh relawan dan ahli gizi setiap hari adalah makanan yang sama dengan yang diterima masyarakat,” tegasnya.

Selain kebijakan baru itu, BGN juga menekankan pentingnya standar operasional prosedur (SOP) dalam seluruh proses pengolahan makanan MBG. Hal ini untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga, baik dari segi gizi, kebersihan, maupun kesehatan.

Sementara itu, Camat Plered Heri Anwar mengatakan, program MBG di wilayahnya menjadi yang terbesar di Purwakarta. Hingga kini, terdapat sekitar 22 ribu penerima manfaat, mulai dari pelajar, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

“Target kami 30 ribu orang. Untuk mencapainya, dapur MBG akan ditambah dari enam menjadi sembilan pada Oktober 2025,” ungkap Heri.

Ia menambahkan, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan asupan gizi masyarakat, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

“Program ini bukan sekadar memberikan makanan sehat, tapi juga membuka lapangan kerja baru bagi ratusan warga lokal,” tutupnya.***