Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 337

Rizky Febian Akui Hidup Berubah Setelah Jadi Ayah, Rumah Kini Lebih Disiplin

0

Bogordaily.net – Penyanyi muda berbakat Rizky Febian kini tengah menikmati babak baru dalam hidupnya sebagai seorang ayah.

Kehadiran buah hatinya, Zairee Selina Quinlyn Kareema Febian atau akrab disapa Selina, membawa perubahan besar dalam kesehariannya, baik di rumah maupun dalam cara pandangnya terhadap hidup.

Pelantun lagu Mantra Cinta itu menceritakan, kehidupannya kini jauh berbeda dibanding sebelum menikah.

Dulu, rumah Rizky identik dengan suasana ramai, penuh tawa, dan aktivitas dari para pegawai maupun teman-temannya yang sering datang berkunjung. Ia bahkan mengaku tidak terlalu peduli jika rumah dalam keadaan berantakan.

“Oh, banyak, karena mungkin sebelum nikah aku biasanya sama bujang-bujang, di rumah tuh mau berantakan mau apa, terus aku orangnya nggak bisa sepi, harus sama tim, bercanda, seru-seruan,” ungkap Rizky Febian dalam video YouTube Podkesmas.

Namun setelah menikah dengan penyanyi Mahalini Raharja dan dikaruniai seorang anak, suasana rumahnya kini jauh lebih tertata.

Rizky menyebut, kehidupannya menjadi lebih disiplin, termasuk soal aturan di dalam rumah, salah satunya tentang larangan merokok di sekitar rumah.

“Pas sudah nikah, tetap ada pegawai, ramai, tapi lebih disiplin saja (soal) waktu. Ngerokok sudah nggak boleh (sekitar rumah), jauh tempatnya,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rizky Febian juga memuji Mahalini sebagai sosok istri yang sangat terencana dan sigap dalam mengurus anak. Ia tak menyangka, pasangannya itu memiliki kesiapan luar biasa sejak awal menjadi seorang ibu.

“Itu yang aku kaget, apalagi pas punya anak, ternyata dia itu sudah sesiap itu, malah dia yang prepare semua, mulai dari perintilannya,” katanya tentang Mahalini.

Bagi Rizky, kehadiran Mahalini dan Selina menjadi motivasi baru dalam hidupnya. Ia kini lebih berhati-hati dalam membuat keputusan, termasuk dalam membagi waktu antara karier dan keluarga.

Rizky Febian dan Mahalini Raharja menikah pada 10 Mei 2024 setelah lebih dari setahun pacaran. Pernikahan mereka dikaruniai anak perempuan bernama Selina yang lahir pada 15 Februari 2025.***

Bogor Barat Terapkan Inovasi ‘SABDO’ dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

0

Bogordaily.net – Kecamatan Bogor Barat mendorong warga untuk mengolah sampah rumah tangga menggunakan metode sederhana bernama SABDO (Sebelas Detik Bio Degradasi Organik).

Camat Bogor Barat, Dudi Susandi, mengatakan metode ini didapat setelah pihaknya melakukan kunjungan ke School of Waste Management (SWAM) yang dikelola oleh Prof. Arief Sabdo Yuwono, di Kelurahan Margajaya, Bogor Barat, Kota Bogor.

“Ini sejalan dengan arahan Bapak Wali Kota agar semangat Adipura terus dijalankan. Permasalahan sampah memang masih menjadi kendala di Kota Bogor, dan kami di Bogor Barat berkomitmen untuk fokus mengelolanya,” ujar Dudi pada Selasa 13 Oktober 2025.

Menurut Dudi, metode SABDO sangat praktis dan tidak memerlukan anggaran khusus.

Prosesnya hanya memakan waktu dua bulan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos tanpa bau dan tanpa menggunakan bahan tambahan.

“Kami membawa 16 Lurah beserta satu pengelola sampah dari masing-masing wilayah untuk belajar langsung. Harapannya, mereka bisa menularkan pengetahuan ini ke masyarakat di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Secara teknis, metode ini menerapkan konsep minimize, di mana warga hanya perlu memisahkan sampah organik sisa makanan, menaruhnya di tempat yang sudah disiapkan, dan mendiamkannya tanpa diaduk.

“Kuncinya jangan diacak-acak. Bau justru muncul karena adanya pergerakan, baik oleh manusia maupun hewan. Jadi cukup didiamkan, diberi udara satu sentimeter dari atas, dan ditutup kawat agar aman dari kucing,” jelas Dudi.

Sementara itu, pemilik SWAM, Prof. Arief Sabdo Yuwono, menuturkan bahwa metode SABDO mampu menghasilkan kompos berkualitas standar nasional (SNI) tanpa menggunakan listrik, mesin, maupun bahan tambahan.

“Dengan luas 50 meter persegi, fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara komunal oleh masyarakat untuk menaruh sampah organiknya. Dalam dua bulan, semua akan terdegradasi menjadi kompos siap pakai,” jelas Arief.

(Ibnu Galansa)

 

Pemprov Jabar Kejar Target 4.800 Dapur Makan Bergizi Gratis, Baru Capai 55 Persen

0

Bogordaily.net – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan sebanyak 4.800 pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menjelaskan bahwa, untuk saat ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbangun di wilayah Jawa Barat baru berjumlah 2.600 atau 55 persen.

“Di Jawa Barat sudah terbangun hampir 2.600 SPPG dari target 4.800 an SPPG yang ada di Jabar, artinya sudah 55% SPPG di Jabar terbangun dan yang menerima manfaat sudah lebih dari 7 juta penerima manfaat MBG,” kata Erwan, Selasa 14 Oktober 2025.

Menurut Erwan, pihaknya akan melakukan peningkatan dan evaluasi program MBG agar kejadian keracunan yang marak terjadi di wilayah Jawa Barat tak terulang kembali.

“Insha Allah dengan konsolidasi ini pelayanan peningkatan kepada penerima manfaat dari MBG ini lebih baik lagi bisa lebih dirasakan manfaatnya yang aman tidak ada lagi kejadian2 keracunan yang lain sebagainya,” jelasnya.

Nantinya kata Erwan, SPPG di wilayah Jawa Barat harus wajib mempunyai Sertifikat Higiene Layak Sanitasi (SLHS).

“Karena nanti seluruh SPPG diwajibkan punya sertifikasi higienis sehingga semua betul terjamin tidak kejadian seperti kemarin,” ujar Erwan.

Lebih lanjut, pihaknya menargetkan pembangunan dapur MBG atau SPPG tersebut rampung November mendatang.

“Kami insha allah di akhir November ini sudah bisa membangun seluruh SPPG yaitu 4.800 an lebih SPPG terbangun di Jabar,” ungkapnya.*

(Albin Pandita)

 

Main Padel Makin Seru! Bayar Pakai QRIS BRImo dapat Cashback Rp100 Ribu

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali memanjakan nasabah dengan menghadirkan promo spesial bagi pecinta olahraga padel.

Melalui program Promo Spesial Omni Padel, nasabah berkesempatan mendapatkan cashback Rp100.000,- setiap melakukan pembayaran sewa lapangan menggunakan QRIS BRImo.

Promo yang berlangsung pada 1–31 Oktober 2025 ini dapat dinikmati setiap hari di sejumlah partner merchant BRI yang tersebar di Jakarta, BSD, Bandung dan Bali.

Melalui program ini, nasabah dapat berolahraga sambil memperoleh manfaat ekstra dari setiap transaksi. Kehadiran BRImo juga semakin memudahkan nasabah dalam bertransaksi secara cashless dengan cepat, aman, dan praktis.

Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan engagement dengan masyarakat, termasuk melalui aktivitas olahraga dalam mendukung pola hidup sehat. Ia menilai padel sebagai olahraga yang mampu menjembatani kolaborasi lintas komunitas serta membangun koneksi sosial yang kuat.

“Kami melihat pertumbuhan olahraga padel sebagai peluang bagi BRI untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui BRImo, kami tidak hanya hadir sebagai super apps keuangan, tetapi juga sebagai platform lifestyle yang relevan dengan aktivitas sehari-hari. Dengan cara ini, BRI ingin memudahkan transaksi digital sekaligus membangun loyalitas nasabah,” ungkap Aquarius.

BRI Dukung Perkembangan Padel

Selain melalui promo transaksi, komitmen BRI dalam mendukung perkembangan olahraga padel pun diwujudkan melalui penyelenggaraan BRImo SIP Padel Series 2025.

Agenda ini menghadirkan 3 rangkaian utama. Pertama, Padel League 2025, sebuah kompetisi antar komunitas padel yang berlangsung pada 20 Juli hingga 16 November 2025.

Kedua, Padel Daily Sessions juga hadir untuk masyarakat luas yang ingin langsung mencoba serunya padel setiap hari. Pengalaman ini menjadi lebih praktis dan hemat karena tiket dapat dibeli melalui aplikasi BRImo dengan tawaran diskon spesial 30% hingga Rp50 ribu.

Ketiga, puncaknya adalah Padel Festival yang akan digelar pada 15–16 November 2025 sebagai acara penutup SIP Padel 2025. Selain pertandingan final, festival ini juga menghadirkan pertandingan antarselebriti, tantangan melawan atlet profesional, coaching clinic, pertunjukan DJ, booth kuliner, dan berbagai aktivitas interaktif bersama komunitas.

Keikutsertaan BRI dalam ajang ini juga sejalan dengan perkembangan positif pengguna BRImo yang terus meningkat. Tercatat per Agustus 2025, jumlah pengguna BRImo mencapai 43,9 juta, tumbuh 20,35% secara tahunan (YoY).

BRImo juga mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan nilai transaksi menembus Rp4.436,49 triliun atau meningkat 25,05% YoY. Pada periode yang sama, jumlah transaksi juga naik 27,22% YoY, mencapai 3,51 miliar transaksi.

Melalui dukungan terhadap BRImo SIP Padel League 2025, BRI berharap dapat memberikan kemudahan akses digital bagi lebih dari 14.000 anggota komunitas padel, sekaligus menarik pengguna baru dari kalangan muda yang tech-savvy dan lifestyle-oriented.

Informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan program Promo Spesial Omni Padel dapat diakses melalui laman resmi BRI di https://bbri.id/brimosippadel, https://bbri.id/padelsession, dan https://bbri.id/padelbrimo.

Sukseskan Program MBG, Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Pembangunan 570 SPPG 

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan 570 pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Bogor.

Hal tersebut dilakukan sebagai komitmen penuh dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintah Pusat.

Menurut Rudy, Pemkab Bogor telah mempersiapkan 238 titik lokasi untuk pembangunan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Dari 238 titik lokasi tersebut, lebih dari 100 dapur sudah beroperasi, dan saat ini kami sedang dalam proses verifikasi 90 dapur lainnya. Target kami adalah 570 dapur MBG di Kabupaten Bogor,” kata Rudy kepada wartawan, Selasa 14 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, selain aspek operasional, Pemkab Bogor juga menaruh perhatian besar pada kualitas dan aspek lingkungan.

Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup juga telah mempersiapkan proses sertifikasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur-dapur tersebut.

“Permasalahan limbah juga menjadi perhatian, kami juga sudah membahas dengan dua pihak terkait mengenai pengolahan sampah dari masing-masing dapur,” jelasnya.

Sementara itu, kata Rudy, Pemkab Bogor siap menyukseskan program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, demi meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Indonesia.

(Albin Pandita)

Pastikan Pengawasan Program MBG Berjalan, BGN Bakal Rapid Test di Seluruh SPPG

Bogordaily.net – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memastikan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) denganmelaksanakan rapid test di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BGN Dadan Hindayana usai konsolidasi di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor pada 13 Oktober 2025.

“Rapid test kita akan laksanakan segera, jadi kita sudah edarkan nomor vendor yang bisa menjual rapid test,” kata Dadan kepada wartawan, Senin 13 Oktober 2025.

Menurut Dadan, sebelumnya, uji coba rapid test telah dilakukan pada 10 SPPG sebagai proyek percontohan. Hasil dari uji coba tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan secara serentak di seluruh satuan layanan.

“Badan gizi sendiri sudah melakukan uji coba di sebuah uji coba dan minggu ini ada pengadaan yang dilakukan oleh badan gizi, tapi secara serempak nanti kita akan memesan kepada vendor yang sudah kami siapkan, mungkin ada 10 atau 15 vendor,” jelasnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan rapid test tidak hanya diperuntukkan bagi penerima manfaat program, tetapi juga seluruh petugas lapangan yang terlibat dalam pengolahan dan distribusi makanan bergizi.

Ia menambahkan, langkah ini dinilai sejalan dengan pendekatan preventif yang diusung BGN dalam membangun ekosistem pangan sehat dan berkelanjutan.

“Jadi ini bagian yang utama perintah Presiden dalam waktu dekat sudah harus ada disetiap SPPG hampir di seluruh SPPG yang dilakukan Polri dan kami akan terapkan di seluruh SPPG yang akan dioperasional,” ungkap Dadan.

(Albin Pandita)

BGN Ajak Kepala Daerah Perketat Pengawasan Program MBG

Bogordaily.net – Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak kepada kepala daerah di wilayah Jawa Barat (Jabar), DKI Jakarta, dan Banten untuk dapat memperketat pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut dilakukan dalam rapat konsolidasi regional peningkatan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor pada 13 Oktober 2025

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan bahwa, konsolidasi ini dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo dalam rangka memperketat pengawasan program MBG.

“Tentunya dengan meningkatkan terus pengawasan menghasilkan menu dengan gizi seimbang agar aman dikonsumsi,” kata Dadan kepada wartawan, Senin 13 Oktober 2025.

Dadan menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa memberikan efek yang baik terhadap anak Indonesia, mulai dari bayi dalam kandungan hingga anak SMA untuk menciptakan generasi emas 2045.

Oleh karena itu, pihaknya menginstruksikan kepada KSPPG, mitra, hingga ahli gizi agar dapat bersifat terbuka terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan inspeksi pengawasan monitoring.

“Saya kira kita lakukan ini agar terjadi kerja sama yang baik antara BGN dengan pemda, dimana ini adalah langkah yang penting kita lakukan agar SPPG bisa dievaluasi diawasi dan dimitigasi oleh pemda terkait pelaksanaan makan bergizi dari pemda ke daerahnya agar penerima manfaat menerima,” jelasnya.

Ia berharap, melalui konsolidasi tersebut dapat tercipta kerjasama yang baik antara SPPG, ahli gizi, satgas, mitra dengan Pemerintah daerah untuk mensukseskan program Makan bergizi Gratis (MBG).

“Mudah2an dengan kegiatan konsolidasi dan sinkronisasi bisa berjalan baik, dan akan kita hasilkan MBG dengan aman dan baik hingga konsumtif,” ungkap Dadan.

(Albin Pandita)

Prabowo Batal Hadir di Acara MBG Bogor Gara-Gara Telpon dari Donald Trump

Bogordaily.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto batal hadir dalam Konsolidasi Regional peningkatan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor pada 13 Okt 2025.

Kepala BGN Dadan Handayana menyebut, Presiden Prabowo sejatinya telah dijadwalkan untuk hadir di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, karena ada telpon mendadak dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Prabowo batal hadir, dan langsung bergegas menuju ke Mesir untuk pertemuan dengan Presiden AS.

“Presiden harusnya hari ini hadir tetapi beliau harus dipanggil oleh Donald Trump untuk membahas terkait gaza di Mesir karena Indonesia aktif berperan dalam permasalahan di Gaza,” kata Dadan Handayana dalam sambutanya di SICC Bogor, Senin 13 Oktober 2025.

Dalam kesempatan itu, Dadan memberikan arahan lansung dari Presiden Prabowo untuk dapat mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan juga meminta kepada para Kepala SPPG, mitra dan juga ahli gizi BGN untuk komitmen dalam menyiapkan menu makanan bergizi yang sehat, bergizi seimbang dan aman dikonsumsi.

“Kita harus siapkan menu dengan gizi seimbang dengan gizi yang baik, aman dikonsumsi agar anak sehat, cerdas mengalami kesakitan,” kata Dadan dalam sambutanya.

Kemudian, Dadan mengajak para mitra, KSPPG, dan juga para ahli gizi untuk menyanggupi komitmen tersebut.

“Apakah para mitra sanggup, ksppg sanggup, ahli gizi sanggup ?,” pintanya.

“Sanggup,” jawab serentak dari KSPPG, mitra dan ahli gizi di SICC Bogor.

Lebih lanjut, kata dia, evaluasi dan juga beberapa inovasi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan rutin dilaksanakan. Tentunya untuk meminimalisir terjadinya keracunan yang kini marak terjadi.

“Ini adalah komitmen anda, setelah ini saya tidak mau ada lagi kejadian ada anak sakit dan masuk rumah sakit. Mari kita lalukan sebaik mungkin agar kejadian itu tidak terulang kembali,” ungkap Dadan.

(Albin Pandita)

Konsolidasi di SICC Bogor, Kepala BGN Minta KSPPG, Mitra dan Ahli Gizi Komitmen Sukseskan MBG

Bogordaily.net – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Konsolidasi Regional peningkatan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tiga wilayah yakni Jawa Barat, Jakarta, dan Banten di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor pada 13 Oktober 2025

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri langsung Kepala Badan Gizi Nasional, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Gubernur, Bupati/ walikota di wilayah Jabar, DKI dan Banten.

Kemudian, perwakilan SPPG di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, mitra kepala regional dan koordinator wilayah, ahli gizi, dan satgas di semua wilayah Jabar, DKI dan Banten

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan arahan lansung dari Presiden Prabowo untuk dapat mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kesempatan itu, Dadan juga meminta kepada para Kepala SPPG, mitra dan juga ahli gizi BGN untuk komitmen dalam menyiapkan menu makanan bergizi yang sehat, bergizi seimbang dan aman dikonsumsi.

“Kita harus siapkan menu dengan gizi seimbang dengan gizi yang baik, aman dikonsumsi agar anak sehat, cerdas mengalami kesakitan,” kata Dadan dalam sambutanya

Kemudian, Dadan mengajak para mitra, KSPPG, dan juga para ahli gizi untuk menyanggupi komitmen tersebut.

“Apakah para mitra sanggup, ksppg sanggup, ahli gizi sanggup ?,” pintanya.

“Sanggup,” jawab serentak dari KSPPG, mitra dan ahli gizi di SICC Bogor.

Lebih lanjut, kata dia, evaluasi dan juga beberapa inovasi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan rutin dilaksanakan. Tentunya untuk meminimalisir terjadinya keracunan yang kini marak terjadi.

“Ini adalah komitmen anda, setelah ini saya tidak mau ada lagi kejadian ada anak sakit dan masuk rumah sakit. Mari kita lalukan sebaik mungkin agar kejadian itu tidak terulang kembali,” ungkap Dadan.

(Albin Pandita)

Plaza Jambu Dua Diduga Serobot Lahan, Kuasa Hukum Pemilik Ruko Ajukan Gugatan Ulang ke Pengadilan

0

Bogordaily.net – Persoalan adanya batas lahan para pemilik ruko dengan plaza Jambu Dua, di kawasan Jalan Pajajaran, Warung Jambu, Kecamatan Bogor Utara, diduga diserobot oleh pihak Plaza Jambu Dua, para pemilik ruko yang tergabung kedalam Ikatan Keluarga Ruko Jambu Dua, akan kembali melayangkan gugatan ke pengadilan.

Sebab, pada gugatan pertama telah adanya putusan Pengadilan Negeri Bogor yang menyatakan perkara tersebut berstatus NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) pada 7 Oktober 2025.

Sementara, dalam kasus tersebut, objek lokasi lahan yang digugat tidak mendapatkan kepastian secara hukum.

Padahal sudah jelas-jelas lahan tersebut masuk kedalam sertifikat masing-masing para pemilik ruko.

Kuasa Hukum Ikatan Keluarga Ruko Jambu Dua, Zulkifli mengatakan bahwa pihaknya akan kembali mengajukan gugatan terkait sengketa batas tanah yang diduga telah diserobot oleh pihak Plaza Jambu Dua.

Menurut Zulkifli, gugatan awal telah dilayangkan pada 19 November 2024 lalu. Namun, hasil putusan menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena alasan teknis administratif, bukan karena pokok perkara ditolak.

“Putusan NO ini bukan berarti kami kalah. Ini hanya menyangkut kelengkapan formal. Kami tetap akan menempuh upaya hukum lanjutan, bahkan bersiap untuk menggugat ulang,” ucap Zulkifli kepada awak media pada Senin, 13 Oktober 2025.

Duguaan Perebuat Area

Dalam perkara ini, Plaza Jambu Dua berposisi sebagai tergugat. Zulkifli menyebut bahwa permasalahan bukan hanya seputar batas patok tanah semata, melainkan adanya dugaan perebutan area yang telah menjadi bagian dari fasilitas umum di kompleks ruko sejak tahun 1988.

“Saat para penghuni membeli ruko dari pengembang, sudah ada fasilitas jalan, saluran air dan taman. Tapi kemudian area tersebut dibangun dan dikuasai oleh pihak Plaza Jambu Dua,” jelasnya.

Menurut Zulkifli, pihaknya sempat mengajukan permohonan pengukuran ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebelum menggugat.

Namun, permohonan tersebut tidak mendapat respon hingga gugatan diajukan ke pengadilan. “Baru setelah satu bulan gugatan masuk, BPN menghubungi kami untuk melakukan pengukuran. Tapi saat itu perkara sudah berjalan,” paparnya.

Adapun dalam proses pembuktian di pengadilan, kuasa hukum menemukan adanya bagian tanah yang tercatat sebagai tanah negara, tetapi dikuasai oleh pihak tergugat.

“Kami temukan bagian di Timur dan Barat area itu merupakan tanah negara, tapi justru dikuasai dan digunakan pihak Plaza Jambu Dua,” ungkapnya.

“Temuan tersebut telah disampaikan dalam replik dan kesimpulan di sidang sebelumnya,” tambahnya.

Zulkifli menegaskan bahwa dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, pihaknya akan mempelajari kembali detail objek sengketa serta pihak-pihak terkait sebelum mengajukan gugatan ulang.

“Kami akan menuntut ganti kerugian serta pengembalian batas tanah yang dirampas. Berdasarkan sertifikat masing-masing, 16 ruko sudah memiliki hak atas tanah yang kini justru dimasuki pihak tergugat,” ujarnya.

Mengenai luas tanah yang disengketakan, Zulkifli menambahkan bahwa pihaknya mengacu pada data Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) milik Plaza Jambu dan masing-masing ruko.

“Luasnya memang belum kami jabarkan secara rinci, tapi berdasarkan sertifikat dan peta lokasi, batas tanah itu masuk ke wilayah kepemilikan ruko,” katanya

Klarifikasi Pihak Plaza Jambu Dua

Ketika dikonfirmasi, pihak management Plaza Jambu Dua, I Made Utama membantah telah melakukan penyerobotan lahan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menyerobot ataupun menggunakan lahan yang bukan milik Plaza Jambu Dua.

“Kita tidak menyerobot, apalagi menggunakan lahan milik orang lain. Kalau mereka memiliki sertifikat dan lahan itu masuk kedalam sertifikatnya, berarti itu punya mereka dan tidak mungkin kita otak-atik atau dipergunakan,” tegasnya pada Senin 13 Oktober 2025.

Sementara, Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kota Bogor, Dr. Akhyar Tarfi, S.ST., M.H., mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui dan mempelajari terkait adanya persoalan tersebut.

“Saya belum bisa menjawab, karena belum tahu dan belum mempelajari permasalahannya. Silahkan membuat surat resmi ke kami. Intinya kami akan obyektif, apabila lahan itu miliknya, maka harus diserahkan kepada pemiliknya,” pungkasnya.

(Ibnu Galansa)