Home Blog Page 364

Vokalis Band Element, Lucky Widja Meninggal Dunia, Musisi Tanah Air Berduka

0

Bogordaily.net – Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Vokalis band Element, Lucky Widja, meninggal dunia pada Minggu malam, 25 Januari, di Rumah Sakit Halim. Lucky mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Informasi meninggalnya Lucky Widja dikonfirmasi oleh sahabat dekatnya sekaligus rekan sesama musisi, Ferdy Tahier. Kabar tersebut disampaikan Ferdy melalui unggahan di feed akun Instagram pribadinya.

“Selamat jalan sahabat gue, ade gue, partner gue di panggung, lo udah tenang, gak sakit lagi, ga butuh cuci darah lagi, gak perlu oxygen lagi,” tulis Ferdy Tahier dalam unggahannya.

Ungkapan duka tersebut menggambarkan kedekatan emosional antara Ferdy dan Lucky, yang selama ini kerap berbagi panggung dan perjalanan musik bersama.

Dalam unggahan lanjutan, Ferdy juga menyampaikan perasaan kehilangan mendalam atas kepergian Lucky.

“Lo happy sekarang udah muda lagi, tenang di sana ya ki. Gw sendirian di panggung nyanyinya sekarang. Semoga gw bisa ya nyanyi sendiri. Semoga lo husnul khatimah. Sampai ketemu lagi kita ya brader,” tulisnya lagi.

Berdasarkan informasi yang beredar, Lucky Widja meninggal dunia sekitar pukul 22.26 WIB.

Kepergian vokalis Element tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi para penggemar yang mengikuti perjalanan kariernya di dunia musik Indonesia.

Rencananya, jenazah Lucky Widja akan dimakamkan pada Senin, 26 Januari, siang hari. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta.

Lucky Widja dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam perjalanan band Element, yang namanya melejit di industri musik Indonesia melalui sejumlah lagu populer. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia musik Tanah Air.***

Peringati Isra Mi’raj, Bupati Bogor Bersama Ustadz Abdul Somad dan Ribuan Jamaah Ikuti Tabligh Akbar di Masjid Nurul Wathon

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Nurul Wathon, kawasan Pakansari, Cibinong pada Sabtu malam 24 Januari 2026.

Kegiatan ini disambut antusias oleh ribuan masyarakat Kabupaten Bogor yang memadati area masjid sejak malam hari.

Bupati Bogor menyampaikan, bahwa Tabligh Akbar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan doa bersama, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi peringatan hari besar keagamaan, tetapi juga sarana silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Malam hari ini kita melaksanakan doa bersama memperingati Isra Mi’raj, sekaligus menyongsong bulan suci Ramadan. Kita berdoa bersama agar Kabupaten Bogor dan wilayah lain di Indonesia senantiasa dilindungi, dijauhkan dari bencana besar, dan masyarakat kita selalu diberikan keselamatan,” ujar Rudy Susmanto.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Ustadz Abdul Somad yang memberikan tausiah kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran para ulama di Kabupaten Bogor merupakan bagian penting dalam membangun daerah, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi spiritual dan sumber daya manusia.

“Pembangunan Kabupaten Bogor tidak hanya soal infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga pembangunan non-fisik, yakni membangun karakter dan keimanan masyarakat. Inilah roh dari pembangunan itu sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong pengembangan kawasan Masjid Nurul Wathon sebagai Pusat Layanan Haji dan Umrah.

Saat ini pembangunan masih berfokus pada masjid, dan pada tahun ini direncanakan akan dilanjutkan dengan pembangunan Hotel atau Asrama Haji sebagai bagian dari layanan terpadu.

Ia menambahkan, pembangunan kawasan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Sejumlah fasilitas penunjang masjid yang belum teranggarkan melalui APBD akan dilanjutkan secara swadaya oleh masyarakat, sementara pemerintah daerah akan memfokuskan anggaran untuk pembangunan Asrama Haji.

“Insya Allah, Pusat Layanan Haji dan Umrah ini dapat selesai secara bertahap dan ditargetkan rampung sepenuhnya paling lambat tahun 2028. Ini adalah wujud pembangunan yang simultan antara fisik dan non-fisik, yang digerakkan oleh kebersamaan,” pungkasnya.

Tabligh Akbar ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat persatuan masyarakat, serta menjadi fondasi spiritual dalam membangun Kabupaten Bogor yang religius, tangguh, dan berdaya saing.***

Pemkot Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia di Mulyaharja

0

Bogordaily.net – Sebanyak 25 paket sembako diterima warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (23/1/2026).

Pemberian sembako ini merupakan program dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada lansia.

Bantuan sembako tersebut diberikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, serta perangkat kecamatan dan kelurahan.

“Ini program dari Pemkot di bawah DPPKB berupa pemberian natura. Spesifikasinya bantuan kepada lanjut usia. Memang tidak banyak, 25 paket, tapi sasarannya mencakup semua RW dan rata-rata berusia di atas 60 tahun,” kata Jenal Mutaqin.

Paket sembako dibagikan kepada lansia rentan berusia di atas 60 tahun yang berasal dari seluruh RW di Kelurahan Mulyaharja. Menurut Jenal Mutaqin, para lansia ini perlu mendapat perhatian emosional, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari keluarga dan seluruh pemangku kepentingan.

Jenal Mutaqin berharap masyarakat dapat mengubah stigma bahwa lansia hanya menjadi beban. Sebaliknya, mereka perlu diberikan pendekatan, motivasi, serta dukungan yang mendalam.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menerangkan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai wujud perhatian pemerintah dalam memberikan penguatan kepada kelompok usia rentan.

“Lansia tetap memiliki peran, minimal melalui doa dan semangat kepada keluarganya,” ungkap Marse.

Di lokasi yang sama, Lurah Mulyaharja, Moeslim Yuliantono, mengatakan warga penerima bantuan berasal dari 11 RW yang ada di Mulyaharja. Masing-masing RW mengusulkan dua lansia tidak mampu.

“Ada yang tinggal sendiri dan kondisi ekonominya lemah. Bantuan ini cukup meringankan. Kami juga menemukan tiga lansia dengan kepesertaan BPJS yang tidak aktif. Ketiganya akan diusulkan masuk program Universal Health Coverage (UHC) melalui koordinasi dengan Puskesmas,” tutup Moeslim.***

Harga Emas Antam Terbaru Senin 26 Januari 2026, Cek di Sini!

0

Bogordaily.net – Bagi Anda yang ingin berinvestasi, cek dulu harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram Senin 26 Januari 2026.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Senin 26 Januari 2026

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.508.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.917.000
Harga emas 5 gram: Rp 14.360.000
Harga emas 10 gram: Rp 28.665.000
Harga emas 25 gram: Rp 71.537.000
Harga emas 50 gram: Rp 142.995.000
Harga emas 100 gram: Rp 285.912.000
Harga emas 250 gram: Rp 714.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.428.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.857.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Senin 26 Januari 2026.***

Lucky Wijaya Sakit Apa? TB Ginjal Jadi Penyakit yang Diderita Lucky Widja Sebelum Wafat

0

Bogordaily.net – Lucky Wijaya sakit apa menjadi pertanyaan yang ramai diperbincangkan publik usai kabar duka meninggalnya vokalis band Element, Lucky Widja. Musisi berusia 49 tahun itu mengembuskan napas terakhir pada Minggu malam (25/1/2026) di RS Halim, Jakarta Timur, setelah berjuang melawan penyakit TB ginjal yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.

Lucky Widja diketahui mulai mengidap TB ginjal sejak 2022. Penyakit tersebut berdampak serius pada kondisi fisiknya. Berat badan Lucky terus menurun dan aktivitas sehari-hari semakin terbatas. Dalam masa pengobatan, ia juga harus menjalani prosedur cuci darah secara rutin demi menjaga fungsi organ vitalnya.

Sejumlah kerabat dan penggemar menyoroti perjuangan panjang Lucky melawan penyakit langka tersebut. Lucky Wijaya sakit apa kembali menjadi sorotan setelah potongan video wawancaranya beredar di media sosial. Dalam pernyataan yang disampaikan semasa hidup, Lucky mengungkapkan bahwa TB ginjal yang dideritanya menyerang hampir seluruh saluran kemih.

“Gue kena sakit agak aneh, sangat jarang sebenarnya. Gue kena TB ginjal. Di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi semua saluran kencing ke bawah kena semua,” ujar Lucky, dikutip dari kanal YouTube Ferdy Element, Senin (26/1/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa gejala awal yang dirasakan adalah sering pingsan. Kondisi tersebut membuatnya bolak-balik keluar masuk rumah sakit hingga akhirnya dokter memastikan diagnosis TB ginjal. Sejak saat itu, Lucky menjalani rangkaian pengobatan jangka panjang yang cukup berat, baik secara fisik maupun mental.

Sebagai salah satu pendiri band Element, Lucky Widja dikenal sebagai figur penting dalam perjalanan musik pop Indonesia era 2000-an. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan musisi, dan penggemar. Hingga kini, ucapan belasungkawa terus mengalir di media sosial.

Di tengah gelombang duka, Lucky Wijaya sakit apa masih menjadi topik yang banyak dicari warganet. Kisah perjuangan Lucky melawan TB ginjal menjadi pengingat pentingnya deteksi dini penyakit serta konsistensi dalam menjalani pengobatan.***

Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyoroti besarnya potensi pengembangan sektor financial technology (Fintech) di Indonesia, seiring meningkatnya minat investor dan pelaku keuangan global untuk menjajaki peluang kolaborasi bersama perbankan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam forum Indonesia Pavilion melalui panel Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets, World Economic Forum (WEF) Davos 2026, Selasa 20 Januari 2026.

Panel tersebut juga diikuti oleh President and Chief Executive Officer of TCW Katie Koch, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini dan Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis sebagai moderator.

Dalam kesempatan tersebut, Hery Gunardi menjelaskan bahwa Fintech merupakan bagian dari ekosistem layanan keuangan yang beririsan langsung dengan bisnis perbankan.

Secara umum, Fintech terbagi ke dalam dua segmen, yakni Fintech lending dan Fintech berbasis transaksi atau pembayaran.

“Dua segmen ini sangat dekat dengan bisnis perbankan. Setiap Fintech memiliki tantangan yang berbeda. Sehingga, untuk membangun bisnis Fintech yang berkelanjutan dapat mengeksplorasi berbagai layanan keuangan lokal, untuk memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Hery menuturkan bahwa dengan lebih dari 120 bank yang beroperasi di Indonesia, Fintech berbasis pembayaran dinilai memiliki prospek baik.

Sedangkan, pada segmen Fintech Lending, Hery menekankan bahwa aspek manajemen risiko menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Menurutnya, sektor Fintech Lending cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, sehingga pemahaman terhadap profil nasabah serta mekanisme penyaluran pembiayaan menjadi kunci keberlanjutan bisnis.

Sebagaimana diketahui, pada era teknologi pintar seperti saat ini, institusi keuangan dunia, termasuk industri keuangan di Indonesia terus merespons perubahan dengan menyesuaikan berbagai layanan dan solusi transaksi ke arah digital.

BRI pun menjawab kebutuhan tersebut melalui pengembangan ekosistem digital banking yang mencakup ATM, CRM, BRILink Agen, Internet Banking, serta super apps BRImo, guna mendukung kemudahan pembayaran untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

BRI pun terus berinovasi menghadirkan berbagai solusi keuangan digital yang aman, relevan dan mudah diakses guna mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.***

​RS Islam Bogor Support Kegiatan Bakti Sosial Majelis Taklim Al Munawaroh, Hadirkan Khitanan hingga Cek Kesehatan Gratis

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit (RS) Islam Bogor memberikan support dalam kegiatan bakti sosial seperti khitanan massal hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi dhuafa.

​Sinergi ini bertujuan untuk pelayanan kesehatan sekaligus memberikan edukasi preventif bagi warga di sekitar lingkungan masjid Al Munawaroh yang mencakup tiga desa.

​Direktur RS Islam Bogor, dr. Saptono Raharjo, MARS, menyatakan bahwa keterlibatan pihak Rumah Sakit Islam Bogor merupakan bagian dari komitmen pengabdian masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi dengan masyarakat seperti Majelis Taklim sangat efektif untuk menjangkau warga yang membutuhkan.

​”Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara RS Islam Bogor dan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermanfaat. Kami mendukung penuh, terutama untuk layanan khitanan dan pemeriksaan kesehatan seperti cek gula darah,” ujar dr. Saptono pada Minggu 25 Januari 2026.

​Ia menambahkan bahwa, pemeriksaan gula darah sebagai langkah deteksi dini risiko gangguan metabolik seperti diabetes.

“Melalui kegiatan ini, RS Islam Bogor berharap kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat dapat meningkat,” katanya.

​Dukungan RS Islam Bogor dalam acara ini membuktikan bahwa peran rumah sakit kini tidak hanya berfokus pada pelayanan pengobatan di dalam gedung, tetapi juga aktif dalam aksi sosial kemanusiaan.

​Pihak rumah sakit berharap kolaborasi ini dapat memperkuat tali persaudaraan.

​Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Al Munawaroh, Amah, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut.

Selain layanan medis dari RS Islam Bogor, bakti sosial ini juga ada pembagian paket sembako gratis, pasar murah, hingga penjualan pakaian layak pakai.

​”Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dan yang datang banyak sekali. Saya mengucapkan terima kasih banyak bagi semua pihak terutama RS. Islam Bogor yang sudah membantu menyukseskan acara ini,” ungkap Amah.

​Senada dengan hal tersebut, Penasihat Majelis Taklim Al Munawaroh, Irmawati, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Rajab.

Fokus utamanya adalah membantu meringankan beban masyarakat di wilayah sekitar.

​”Kegiatan ini diadakan untuk membantu kaum dhuafa di sekitar masjid yang meliputi tiga desa. Kami berikan sembako gratis, cek kesehatan gratis beserta obatnya, hingga khitanan massal tanpa dipungut biaya,” jelas Irmawati.***

Warga Bogor Cek Ramalan Cuaca Hari Ini Senin 26 Januari 2026

0

Bogordaily.net – Simak ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Senin 26 Januari 2026 diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Senin 26 Januari 2026

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-26°C
Kelembapan: 73–94%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-27°C
Kelembapan: 71–93%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan: 68-91%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-28°C
Kelembapan: 67–92%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-28°C
Kelembapan: 68–92%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–29°C
Kelembapan: 65–92%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Senin 26 Januari 2026. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

KLH/BPLH Turunkan Tim Ahli, Selidiki Longsor di Bandung Barat

Bogordaily.net – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), akan menurunkan tim ahli untuk menyelidiki penyebab terjadinya longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan memastikan tim ahli segera diterjunkan ke lokasi bencana.

“Sudah saya sampaikan izin kepada Bapak Bupati, dan mulai besok kami akan menurunkan tim ahli, sebagaimana yang sebelumnya kami lakukan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Penanganan persoalan lingkungan harus berbasis ilmiah, tidak bisa dilakukan dengan perkiraan semata,” ujar Hanif usai meninjau lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu 25 Januari 2026.

Hanif menjelaskan, tim ahli akan bergabung dengan pemerintah daerah di bawah pimpinan Bupati Bandung Barat untuk melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap kondisi lanskap di wilayah terdampak.

“Kami akan melakukan kajian yang sangat detail terhadap lanskap kawasan ini. Setelah itu, akan dirumuskan langkah-langkah penanganan lanjutan,” katanya.

Hanif juga tidak menutup kemungkinan adanya pendalaman kasus lingkungan, termasuk evaluasi tata ruang dan perbaikan lanskap. Menurutnya, hal tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, serta akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah kabupaten.

“Kajian ini membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu, melibatkan para ahli dari akademisi, BRIN, dan berbagai pihak lainnya untuk merumuskan langkah yang tepat,” jelasnya.

Sambil menunggu hasil kajian tersebut, lanjut Hanif, pemerintah daerah tetap dipersilakan melakukan langkah-langkah penanganan pascabencana bagi warga terdampak. Ia juga menegaskan bahwa bencana ini dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata Hanif, wilayah tersebut mengalami hujan selama empat hari berturut-turut dengan puncak curah hujan mencapai 68 milimeter per hari.

“Curah hujan ini sebenarnya tidak tergolong ekstrem jika dibandingkan dengan kasus di Aceh yang mencapai 145 hingga 200 milimeter per hari, atau di kawasan Ciliwung yang mencapai 127 milimeter per hari,” ungkapnya.

Namun demikian, kondisi tersebut justru menunjukkan bahwa lanskap lingkungan saat ini sudah berada dalam kondisi yang rentan.

“Artinya, dengan hujan yang tidak terlalu deras sekalipun, kondisi lanskap kita sudah sangat berbahaya. Ini menjadi peringatan serius bahwa kita harus segera melakukan langkah-langkah mendasar demi keberlanjutan lingkungan dan keselamatan bersama,” pungkasnya.***

Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah

0

Bogordaily.net – Gizi pada anak balita masih menjadi isu penting dalam kesehatan masyarakat di Indonesia. Stunting tidak hanya ditandai oleh terhambatnya pertumbuhan tinggi badan, tetapi juga menimbulkan konsekuensi jangka panjang terhadap kualitas hidup. BRI terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan prevalensi stunting, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli dengan menyalurkan program bertajuk “Cegah Stunting Itu Penting” di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya melalui kegiatan “Cegah Stunting Itu Penting” yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia antara lain di Puskesmas Cilincing, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, serta Puskesmas Pangalengan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa, program BRI Peduli “Cegah Stunting Itu Penting” merupakan bentuk dukungan BRI terhadap program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan angka prevalensi stunting, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development Goals/SDGs) Nomor 2 “Tanpa Kelaparan”.

Kegiatan ini meliputi pemberian paket nutrisi bergizi bagi anak stunting, paket makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, serta penyediaan antropometri kit guna mendukung pengukuran tumbuh kembang anak secara akurat di posyandu dan puskesmas.

Setiap satu paket antropometri kit terdiri dari timbangan digital, timbangan bayi, infantometer, stadiometer dan tensimeter digital.

Keseluruhan program ini juga diperkuat dengan edukasi gizi dan pola asuh bagi orang tua, ibu hamil, serta remaja putri sebagai upaya pencegahan sejak dini.

Hal ini menunjukkan bahwa program dilaksanakan dengan pendekatan menyeluruh, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memperkuat fondasi pencegahan stunting.

“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, pencegahan stunting tidak hanya diposisikan sebagai isu kesehatan semata, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkap Dhanny.

Dhanny juga menegaskan bahwa, upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung penurunan stunting secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup anak-anak sebagai aset penting bagi pembangunan di masa depan.

Secara umum sejak dijalankan pada 2022, program BRI Peduli Cegah Stunting Itu Penting telah menyasar 7.783 warga yang terdiri dari orang tua, balita, ibu hamil, remaja putri.

Program ini juga telah menyalurkan bantuan 130 paket antropometri dan dilaksanakan di 49 posyandu/puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah seperti Jakarta, Padang, Yogyakarta, Denpasar, Malang, Makassar, Banjarmasin, dan Manado.

Di Puskesmas Cilincing misalnya, program Cegah Stunting Itu Penting menyasar para balita dan ibu hamil di wilayah tersebut.

Cilincing merupakan salah satu kelurahan di Jakarta yang tercatat masih memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi (kategori medium), di mana terdapat 55 anak berisiko stunting yang berada dalam tahap pemulihan serta 150 anak berisiko stunting yang sedang dalam tahap penyuluhan.

Melalui program Cegah Stunting Itu Penting, BRI Peduli melakukan sejumlah kegiatan seperti sosialisasi pencegahan stunting, pemberian Paket Makanan Tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian antropometri kit.

Pada kesempatan tersebut, Masliani Novaria selaku Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Cilincing mengungkapkan bahwa, pelaksanaan program Cegah Stunting Itu Penting dari BRI Peduli merupakan wujud kolaborasi bersama dari berbagai instansi dan masyarakat untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Cilincing.

“Terima kasih kepada BRI Peduli atas dukungan dalam program Cegah Stunting Itu Penting di wilayah Kecamatan Cilincing dengan berbagai manfaat yang diberikan. Harapannya, semoga BRI terus dapat mendukung intervensi pencegahan stunting di Indonesia, karena penanganan pencegahan stunting ini tidak bisa hanya digaungkan dan dilaksanakan oleh sektor kesehatan saja, tetapi juga memerlukan kolaborasi multipihak dalam pelaksanaannya guna mendukung percepatan penurunan angka stunting,” ujarnya.

 

BRI Stunting

Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net)