Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 364

BAZNAS Kota Bogor Santuni Keluarga Korban Terseret Arus Sungai Cisadane

0

Bogordaily.net – BAZNAS Kota Bogor memberikan santunan kepada keluarga almarhum Raja dan Fikar (14), dua pelajar SMPN 6 dan SMPN 7 Kota Bogor yang menjadi korban terseret arus Sungai Cisadane pada Jum’at, 18 September 2025.

Ketua BAZNAS Kota Bogor beserta jajaran datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa, sekaligus menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Bogor.

Santunan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Bogor kepada masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus sebagai ikhtiar dalam meringankan beban keluarga korban.***

BAZNAS Kota Bogor Bantu Korban Longsor di MargaJaya

0

Bogordaily.net – BAZNAS Kota Bogor bergerak cepat membantu warga terdampak longsor yang terjadi di Kelurahan MargaJaya, Kecamatan Bogor Barat. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kota Bogor langsung turun ke lokasi membawa bantuan darurat untuk meringankan beban korban.

Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan logistik harian, serta layanan ambulans untuk evakuasi warga yang membutuhkan.

Tim juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan, BPBD, dan aparat setempat untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kami berkomitmen untuk hadir dalam kondisi darurat. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak,” ujarnya.

BAZNAS Kota Bogor terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

Dana yang terkumpul akan dikelola untuk program kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Kota Bogor.***

Lebih dari 5.000 Warga Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Cibedug-Girang Bogor

0

Bogordaily.net – Ribuan warga memadati kawasan Cibedug-Girang, Kabupaten Bogor, pada Selasa 23 September 2025 dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengenang jasa para tokoh agama di wilayah tersebut.

Acara diawali dengan marhaban dan pembacaan doa bersama bagi para almarhum, khususnya warga Cibedug-Girang serta para pendiri dan pengelola masjid maupun pesantren setempat.

Suasana khidmat semakin terasa saat puncak peringatan bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.

Panitia mencatat lebih dari 5.000 orang hadir. Tidak hanya berasal dari Cibedug-Girang, tetapi juga dari luar wilayah.

Jumlah tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memperingati hari besar Islam.

Untuk mendukung jalannya kegiatan, panitia menyiapkan bingkisan dan konsumsi dalam jumlah besar.

Seluruh kebutuhan logistik dipenuhi secara swadaya oleh warga, khususnya dari Blok Semper dan wilayah atas Cibedug-Girang, dengan dukungan Pondok Pesantren Bustanul Ulum.

Peringatan Maulid di Cibedug-Girang ini bukan hanya menjadi ajang ibadah dan silaturahmi, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong serta kekompakan masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.

(Ibnu Galansa)

Transaksi Makin Mudah, Bayar QRIS Bisa dengan Kartu Kredit BRI di Super Apps BRImo!

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus meningkatkan kemudahan bertransaksi bagi nasabah.

Melalui pembaruan fitur pembayaran QRIS di aplikasi BRImo, Kartu Kredit BRI kini dapat dijadikan sumber dana utama sekaligus melengkapi opsi pembayaran digital yang sudah ada sebelumnya. Hadirnya fitur ini memberikan banyak keuntungan bagi nasabah. Dengan menjadikan kartu kredit sebagai sumber dana utama, nasabah juga mendapatkan fleksibilitas dalam melakukan pembayaran.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah nyata BRI dalam menghadirkan layanan digital yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, Menurutnya, pengguna kartu kredit semakin dimudahkan dengan hadirnya opsi sumber dana pembayaran QRIS di BRImo, baik untuk transaksi merchant presented mode (MPM) maupun di merchant online.

“Fitur ini memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi mereka yang tidak ingin repot mengisi ulang saldo. Dengan kartu kredit, nasabah dapat memanfaatkan limit yang tersedia untuk bertransaksi,” ujar Dhanny.

Bagi nasabah yang belum memiliki Kartu Kredit, pengajuan dapat dilakukan secara online langsung melalui aplikasi BRImo. Menariknya, setiap pengajuan yang disetujui berkesempatan memperoleh voucher hingga Rp150 ribu serta menikmati berbagai diskon eksklusif di merchant mitra BRI. Selain kemudahan pengajuan, nasabah juga dapat langsung mengakses informasi limit, saldo tagihan, nomor kartu, masa berlaku, CVV, hingga lembar tagihan secara praktis melalui aplikasi.

Melalui fitur baru ini, BRI memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang modern, adaptif, dan inklusif. Inovasi ini dirancang seamless dan efisien sehingga memungkinkan masyarakat lebih leluasa mengatur keuangan sekaligus menikmati pengalaman bertransaksi digital yang nyaman dan aman sesuai dengan kebutuhan.

Adapun, untuk informasi lengkap mengenai pengajuan Kartu Kredit Virtual BRI, nasabah dapat mengakses tautan berikut: bbri.id/qriskartukredit

Cara Aktivasi Kartu Kredit BRI di BRImo

 

  • Login ke aplikasi BRImo, lalu pilih menu Kartu Kredit.
  • Klik tombol “Aktivasi” pada aplikasi BRImo.
  • Masukkan data Expiration Date (format: mm/yy) dan Tanggal Lahir (format: dd/mm/yyyy). Pastikan data sesuai dengan informasi yang terdaftar pada sistem Kartu Kredit BRI.
  • Setelah data sesuai, pemegang kartu akan menerima SMS OTP (One Time Password) ke nomor handphone yang terdaftar di sistem Kartu Kredit BRI.
  • Masukkan kode OTP tersebut ke aplikasi BRImo.
  • Jika berhasil, akan muncul notifikasi “Aktivasi Finansial Berhasil”, dan status Kartu Kredit BRI akan berubah menjadi Aktif pada menu Info Kartu.

Kartu Kredit BRI yang sudah aktif otomatis akan tersedia pada pilihan Sumber Dana di metode pembayaran QRIS pada aplikasi BRImo.

Panduan Transaksi QRIS Menggunakan Kartu Kredit BRI

  • Login ke aplikasi BRImo, lalu pilih fitur Transaksi QRIS.
  • Scan kode QR di merchant melalui aplikasi BRImo.
  • Masukkan nominal pembayaran.
    Pilih Kartu Kredit BRI yang telah dijadikan sumber dana utama.
  • Periksa kembali nominal pembayaran dan sumber dana, kemudian selesaikan transaksi.

Jika belum memiliki kartu kredit, nasabah dapat mengajukan Kartu Kredit Virtual BRI melalui aplikasi BRImo dengan memilih menu Kartu Kredit BRI dan klik Ajukan Kartu Kredit Baru, lalu ikuti langkah-langkah pengajuan hingga selesai.***

Jadwal Pelantikan PPPK Paruh Waktu 2025, BKN Ungkap Tahapan Penting untuk Honorer

0

Bogordaily.net – Jadwal pelantikan PPPK paruh waktu 2025 kini menjadi topik yang paling banyak ditunggu para honorer usai menyelesaikan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH).

Tahapan ini menjadi salah satu proses paling krusial karena menentukan kelanjutan status pegawai dalam skema Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis kontrak.

Kementerian PANRB bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan, honorer yang tidak melakukan pengisian DRH PPPK paruh waktu 2025 secara otomatis tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Artinya, peluang untuk dilantik menjadi PPPK bisa hilang begitu saja.

Merujuk pada Surat Dinas BKN Nomor 13834/B-KS.04.01/SD/D/2025, disebutkan adanya penyesuaian jadwal terkait pengisian data peserta hingga proses penetapan PPPK paruh waktu.

Meskipun dokumen tersebut tidak mencantumkan secara spesifik kapan pelantikan akan dilaksanakan, biasanya pelantikan dilakukan setelah atau bersamaan dengan penetapan Nomor Induk PPPK (NI-PPPK).

Adapun penetapan PPPK paruh waktu dijadwalkan berlangsung mulai 28 Agustus hingga 30 September 2025.

Dengan rentang waktu tersebut, jadwal pelantikan PPPK paruh waktu 2025 diperkirakan paling lambat dilakukan pada akhir September atau sesudahnya, bergantung pada kebijakan masing-masing instansi.

Selain jadwal, isu mengenai gaji PPPK paruh waktu juga menjadi sorotan. Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, gaji PPPK paruh waktu disesuaikan dengan pendapatan terakhir saat menjadi pegawai non-ASN atau minimal mengikuti Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi penempatan.

Sebagai gambaran, PPPK paruh waktu di DKI Jakarta berpotensi menerima gaji sekitar Rp5,3 juta, sedangkan di Jawa Tengah sekitar Rp2,16 juta. Besaran gaji ini dipastikan adil karena menyesuaikan standar hidup di masing-masing daerah.

Selain gaji pokok, PPPK paruh waktu juga berhak atas tunjangan, seperti Tunjangan Hari Raya (THR), tunjangan pekerjaan, dukungan transportasi, serta perlindungan sosial melalui BPJS.

Hak-hak ini menunjukkan bahwa meski jam kerja lebih singkat, status mereka tetap memiliki fasilitas hampir setara dengan ASN penuh waktu.

Dengan segala tahapan yang sudah dijadwalkan, jadwal pelantikan PPPK paruh waktu 2025 menjadi penentu resmi honorer masuk ke dalam sistem ASN kontrak.

Bagi honorer yang lolos, kesempatan ini bisa menjadi pintu masuk menuju pengangkatan sebagai PPPK penuh waktu di masa mendatang.***

Token UXLINK Anjlok 77%, Peretasan Bikin Investor Gigit Jari

0

Bogordaily.net – Nasib bisa berbalik secepat kilat. Begitu juga yang dialami Token UXLINK. Baru dua tahun lalu dipuja-puja sebagai masa depan media sosial Web3. Kini, ia menjadi berita utama bukan karena inovasi, melainkan karena tragedi.

Tanggal 22 September 2025 itu jadi hari kiamat Token UXLINK. Harga yang tadinya di kisaran 30 sen dolar ambruk hanya dalam hitungan jam. Turun lebih dari 77 persen. Kapitalisasi pasar—sekitar 70 juta dolar—lenyap begitu saja.

Penyebabnya? Bukan hanya pencurian aset. Peretas kali ini lebih kreatif. Mereka menemukan celah di smart contract UXLINK. Dari sana, kendali dompet multi-signature proyek itu jatuh ke tangan yang salah. Lalu dimanfaatkan dengan dua cara:

Menguras aset kripto senilai belasan hingga puluhan juta dolar—USDT, USDC, WBTC, sampai ETH.

Mencetak token baru. Antara 1 sampai 2 miliar token UXLINK ilegal diciptakan. Seolah-olah mencetak uang sendiri.

Akibatnya bisa ditebak. Pasokan membengkak. Harga jatuh bebas. Investor panik.

Bursa kripto besar seperti Upbit buru-buru menekan tombol darurat. Deposit dan penarikan Token UXLINK ditangguhkan. Para pemegang token hanya bisa gigit jari.

Padahal, UXLINK dulunya digadang sebagai proyek ambisius: media sosial berbasis Web3 dan AI dengan klaim lebih dari 55 juta pengguna di 100 negara. Kini, nama besar itu tercoreng.

Pihak UXLINK sudah mengakui peretasan. Mereka janji akan kompensasi. Akan kerja sama dengan penegak hukum. Tapi, masalah terbesar bukan itu. Masalah terbesar adalah kepercayaan yang sudah runtuh.

Di dunia kripto, harga bisa pulih. Modal bisa kembali. Tapi kepercayaan? Jauh lebih sulit diperbaiki.***

Wali Kota Bogor dan Dirut KAI Bahas Stoplet Sukaresmi, Dorong Transportasi Massal dan Sentra Kuliner

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, ke Kota Bogor.

Hal tersebut disampaikannya saat pertemuan bersama Dirut PT KAI di Tourist Information Center (TIC) Alun-Alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Senin (22/9/2025).

Dedie Rachim menyampaikan bahwa pertemuan ini membuka harapan baru bagi pengembangan transportasi massal di Kota Bogor.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyiapkan lahan seluas 1,6 hektare di Sukaresmi untuk dijadikan stoplet kereta.

Lokasi ini diproyeksikan menjadi titik transit bagi penumpang dari wilayah barat dan utara Bogor, seperti Leuwiliang, Jasinga, Dramaga, Ciluer, hingga Cibuluh, sehingga tidak harus masuk hingga pusat kota.

“Stoplet ini untuk membagi penumpang yang datang dari wilayah barat dan utara Bogor, sehingga tidak perlu lagi masuk sampai ke alun-alun tengah kota,” jelas Dedie Rachim.

Ia juga menyampaikan bahwa selain sebagai titik transit, stoplet Sukaresmi dapat digunakan sebagai stasiun khusus pengangkutan hasil bumi wilayah Bogor Barat dan Utara, termasuk Kabupaten Bogor.

“Di wilayah Kabupaten Bogor kan masih banyak sekali para petani yang menghasilkan hasil bumi, nah kalau disiapkan sebuah tempat untuk akses angkutan sampai dengan ke Jakarta tentu ini akan sangat baik,” ucapnya.

Dedie Rachim juga mengusulkan pemanfaatan lahan di sekitar Stasiun Bogor, khususnya di Jalan Nyi Raja Permas, untuk dikembangkan menjadi sentra kuliner.

“Kalau kita bisa siapkan sentra kuliner yang representatif, maka perjalanan kereta yang berangkat dari Bogor ke Jakarta akan diimbangi dengan kedatangan wisatawan ke Bogor untuk menikmati kuliner, apalagi lokasinya berdekatan dengan stasiun dan alun-alun,” tambahnya.

Tak hanya itu, Dedie Rachim menyebut adanya rencana untuk memperpanjang jalur KRL, tidak hanya berhenti di Stasiun Bogor, tetapi juga ke arah selatan Bogor hingga Sukabumi.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menilai diskusi dengan Wali Kota Bogor berlangsung produktif dan komprehensif.

“Tadi kami diskusi banyak dengan Pak Wali, kita berdiskusi untuk peningkatan layanan di Kota Bogor ini. Kita juga melihat bahwa potensi ke depannya itu besar sekali, tidak hanya potensi kenaikan penumpang, tapi juga ada potensi angkutan barang,” ujarnya.

Bobby menyampaikan bahwa PT KAI akan mengkaji lebih lanjut rencana pemanfaatan lahan Sukaresmi dari sisi teknis maupun komersial dan akan melaporkan kembali terkait penggunaan lahan 1,6 hektare tersebut.

Ia juga menambahkan, pihaknya meninjau langsung sky bridge yang menghubungkan Stasiun Bogor dan Stasiun Paledang.

Bobby menjelaskan, saat ini Stasiun Paledang baru melayani kereta lokal, namun ke depan tidak menutup kemungkinan untuk melayani kereta komuter.

“Rencana kami Stasiun Paledang yang sekarang hanya melayani kereta lokal, ada kemungkinan untuk melayani kereta komuter juga kedepannya. Nanti kita lihat dan kita tinjau lagi, yang penting bagi kami adalah tingkat keselamatan bagi penumpang itu patokan kita,” pungkasnya.***

Hadirkan 4 Program Tabungan, Bank Kota Bogor Ajak Nasabah untuk Menabung 

0

Bogordaily.net – BPR Bank Kota Bogor terus berupaya mengajak masyarakat untuk senantiasa menabung.

Kepala Kas Bank Kota Bogor, Priatno mengatakan bahwa, pihaknya menghadirkan empat jenis tabungan kepada nasabah diantaranya.

Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) untuk pelajar di bawah usia 17 tahun. Tabungan Umum untuk nasabah berusia di atas 17 tahun.

Kemudian, Tabungan Tasmas (Tabungan Masyarakat) berjangka, serta Simpan Pinjam dan Kredit untuk UMKM dan ASN.

Selain itu, pihaknya kini tengah memfokuskan adanya tabungan pelajar dengan mendatangi berbagai sekolah sekolah yang ada di kota Bogor.

“Kami memang memprioritaskan pendekatan ke sekolah dasar dulu, karena jumlahnya cukup banyak di Kota Bogor. Target jangka panjangnya, tentu kami ingin menjangkau SMP dan SMA,” jelas Priyatno.

Pihaknya menekankan, kepada para nasabah khususnya para siswa khususnya para orang tua siswa untuk dapat mengelola uang sejak dini.

“Sosialisasi kami bukan bersifat wajib, tetapi kami hadir untuk memberikan edukasi keuangan dasar kepada siswa agar mereka paham pentingnya menabung dan mengelola uang sejak kecil,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

 

75 Rumah dan 1 Sekolah di Bojonggede Rusak Akibat Angin Kencang

0

Bogordaily.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada sebanyak 75 rumah rusak terdampak angin kencang yang terjadi di Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, pada Senin 21 September 2025.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, peristiwa tersebut disebabkan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang di wilayah Bojonggede.

Sehingga mengakibatkan beberapa unit pohon tumbang dan beberapa unit rumah terdampak kerusakan.

Selain rumah, kata Adam, terdapat satu sekolah yang turut mengalami kerusakan yakni SDN Kedung Waringin 1 yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian toilet hingga ruang perpustakaan.

“Total ada 75 rumah ringan, sedang dan berat, dan 1 sekolah rusak sedang,” kata M Adam Hamdani, Selasa 23 September 2025.

Menurutnya, ratusan warga Desa Kedung Waringin turut terdampak angin kencang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Lebih lanjut, kata Adam, untuk saat ini beberapa bangunan rumah yang mengalami kerusakan berangsur diperbaiki secara mandiri.

“Sebagian rumah yang terdampak kerusakan sudah mulai diperbaiki,” jelasnya.

Sementara itu, hingga saat ini ada satu pohon yang belum ditangani dan menghalangi aliran kali di kampung Kedung Waringin RT 02/14. Sehingga perlu penanganan lebih lanjut.

“Perlu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” ungkap Adam.*

(Albin Pandita)

Kisruh Lahan Desa di Sukamakmur, DPRD Kabupaten Bogor Siap Panggil Kades hingga Camat

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara bakal memanggil perangkat Desa Sukaharja, Desa Sukawangi serta Camat Sukamakmur terkait kisruh persoalan lahan desa yang diagunkan dan diklaim oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Sastra Winara menjelaskan bahwa, isu mengenai lahan di Desa Sukaharja kini tengah ramai dibicarakan sehingga memerlukan klarifikasi langsung dari pemerintah desa maupun kecamatan.

“Makanya Minggu ini akan kita panggil camat, kepala desa, supaya kita mendengar apa keluhan masyarakat di sana,” kata Sastra, Selasa 23 September 2025.

Menurut dia, selain pemanggilan, DPRD Kabupaten Bogor juga berencana meninjau langsung lokasi lahan yang dipersoalkan.

“Tentu dalam waktu dekat, mungkin minggu ini atau minggu depan, kami dari DPRD akan turun ke sana melihat dan mendengar langsung masalahnya seperti apa,” jelasnya.

Ia mengatakan, langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui duduk persoalan hingga lahan desa tersebut bisa diagunkan.

“Kalau urusan pertanahan tentu kewenangannya ada di kementerian terkait. Itu juga akan kita tanyakan, bagaimana awal permasalahannya,” ujar Sastra.

Kasus Sudah Lama Bergulir

Ia menilai, kasus ini sangat memprihatinkan, mengingat warga sudah turun-temurun tinggal dan menggantungkan hidup di wilayah tersebut.

“Katanya satu desa itu diagunkan kepada pihak lain. Tentu sangat miris. Kita harus mencari solusi agar masyarakat tidak semakin dirugikan,” sambungnya

Ia berharap, melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, dapat ditemukan solusi terbaik bagi masyarakat yang terdampak persoalan lahan di Sukamakmur.

“Mudah-mudahan secara resmi DPRD bersama pemerintah daerah bisa memberikan jalan keluar bagi saudara-saudara kita disana,” ungkap Sastra.

Sebelumnya diketahui, Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) menyita tanah warga Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor atas agunan yang tidak dibayarkan oleh seorang bernama Le Dermawan Chint Kiat.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana menyampaikan bahwa, pihaknya belum mempelajari secara rinci kasus yang terjadi di desa tersebut.

Namun, ia menyampaikan bahwa Desa Sukawangi merupakan desa hasil pemekaran dari Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur.

“Sukaharja lahir tahun 1930 dan Sukawangi pemekaran dari Sukaharja tahun 1980,” singkat Hadijana.

Sementara, kebingungan itu makin terjadi saat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia, Yandri Susanto turut menyampaikan kekeliruan bahwa Desa Sukawangi lah yang disita BLBI.***

(Albin Pandita)