Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 365

Liburan Edukatif Kini Lebih Dekat, Taman Safari Bogor Hadir di Bandung

0

Bogordaily.net – Taman Safari Bogor menghadirkan penawaran eksklusif yang dapat diakses oleh masyarakat dari seluruh Indonesia melalui partisipasinya di ASITA Travel Fair 2025 yang diselenggarakan di Main Atrium 23 Paskal Shopping Center.

Acara yang berlangsung dari 23-28 September 2025 ini menawarkan paket wisata edukasi premium dengan harga khusus yang tidak tersedia di tempat lain.

Pengunjung booth Taman Safari Bogor di travel fair dapat memperoleh HTM Safari Siang Premium seharga Rp200.000, jauh lebih hemat dibanding harga reguler.

Promo eksklusif ini berlaku untuk semua pengunjung travel fair tanpa batasan domisili  baik warga Bandung, Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, maupun kota lainnya di Indonesia yang hadir ke lokasi pameran.

Paket komprehensif ini mencakup akses ke Istana Panda Indonesia, Safari Journey dengan 7 exhibits berbeda, lebih dari 24 wahana permainan, 8 sesi presentasi edukasi satwa interaktif, serta kunjungan ke Air Terjun Curug Jaksa.

“Kami sangat antusias dapat hadir langsung di Bandung untuk menawarkan pengalaman wisata edukasi berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi keluarga dari seluruh Indonesia,” ungkap Danang Wibowo, Marketing Communication Manager Taman Safari Bogor.

“Meskipun pameran berlokasi di Bandung, promo ini terbuka untuk semua pengunjung travel fair, tidak terbatas pada domisili tertentu. Tiket yang dibeli di travel fair ini berlaku hingga 24 Desember 2025, memberikan fleksibilitas perencanaan liburan akhir tahun.”

Safari Resort: Pengalaman Staycation Eksklusif

Selain tiket masuk, Taman Safari Bogor juga mempersembahkan Safari Resort Special Offers dengan rate mulai Rp1.288.000 nett per malam untuk weekday dan Rp1.588.000 nett per malam untuk weekend.

Paket menginap ini sudah termasuk 2 voucher tiket safari gratis, special price tiket safari tambahan Rp170.000 per orang, dan breakfast sesuai kapasitas kamar.

“Konsep Safari Resort kami unik karena tamu dapat merasakan sensasi tidur di tengah habitat satwa dengan suara-suara alam yang autentik,” tambah perwakilan manajemen. “Ini bukan sekadar staycation biasa, melainkan pengalaman immersive yang mendekatkan keluarga dengan alam.”

Commitment pada Edukasi dan Konservasi

Sebagai destinasi wisata edukasi terdepan di Indonesia, Taman Safari Bogor telah melayani jutaan pengunjung sejak 1981 dengan misi utama konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi.

Dengan adanya lebih dari 3000 satwa dari berbagai belahan dunia di area seluas 55 hektar, lokasi ini menjadi laboratorium alam terbuka terbesar di Indonesia.

Kehadiran Istana Panda Indonesia sebagai bagian program diplomasi panda internasional menambah daya tarik edukatif yang tak tergantikan.

Fasilitas ini memungkinkan masyarakat Indonesia untuk mempelajari langsung upaya konservasi global dan pentingnya menjaga biodiversitas.

Economic Impact dan National Tourism Recovery

Partisipasi Taman Safari Bogor di ASITA Travel Fair 2025 merupakan bagian dari strategi mendukung recovery industri pariwisata domestik secara nasional.

Dengan memberikan akses harga khusus bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui platform travel fair di Bandung, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah dan berkontribusi pada ekonomi kreatif dan pariwisata nasional.

“Setiap kunjungan wisatawan tidak hanya memberikan pengalaman edukatif, tetapi juga mendukung program konservasi dan penelitian satwa langka yang kami jalankan,” tutup Danang.

Availability dan Booking Information

Promo eksklusif ini hanya tersedia melalui pembelian langsung di booth Taman Safari Bogor selama ASITA Travel Fair berlangsung.

Tiket yang dibeli berlaku untuk periode kunjungan 24 September – 24 Desember 2025, sementara paket Safari Resort berlaku untuk stay periode 23 September – 19 Desember 2025.

Pengunjung travel fair disarankan datang lebih awal mengingat keterbatasan kuota dan antusiasme tinggi masyarakat Bandung terhadap promo ini.***

Langkah Pertama Perjalanan Berkah: Panduan Memulai dengan BSya BCA Syariah

0

Bogordaily.net – Membuka rekening bank baru sering kali diasosiasikan dengan proses yang rumit dan memakan waktu. BSya hadir untuk mematahkan stigma tersebut dengan menawarkan pengalaman pembukaan rekening yang sepenuhnya digital, cepat, dan dapat dilakukan dari mana saja, tanpa perlu sekalipun mengunjungi kantor cabang.

Prosesnya dirancang agar intuitif, hanya memerlukan beberapa langkah sederhana:
1. Unduh Aplikasi: Cari “BSya by BCA Syariah” di Google Play Store atau Apple App Store.
2. Mulai Registrasi: Isi data diri sesuai E-KTP dan pilih produk tabungan yang diinginkan.
3. Verifikasi Video: Lakukan panggilan video dengan agen Halo BCA untuk verifikasi Know Your Customer (KYC), yang tersedia setiap hari dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.
4. Lakukan Setoran Awal: Setelah akun aktif, lakukan setoran awal untuk menikmati seluruh fitur.

Literasi Keuangan Syariah
Proses onboarding yang mudah ini bukan hanya fitur kenyamanan; ini adalah alat strategis utama BCA Syariah untuk secara langsung mengatasi masalah rendahnya literasi dan inklusi keuangan syariah. Ina Widjaja secara konsisten menyuarakan tantangan ini.

“Literasi daripada perbankan syariah ini relatif masih rendah, jadi teman-teman media lah yang selalu menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan literasi dari perbankan syariah,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk menginspirasi masyarakat tentang bagaimana perbankan syariah bisa menjadi bagian dari “keseharian yang modern, inklusif, dan tetap penuh berkah”.

Dalam kerangka ini, proses pembukaan rekening yang sepenuhnya digital adalah implementasi paling fundamental dari strategi inklusi tersebut. Dengan menghilangkan hambatan fisik (kunjungan cabang) dan psikologis (proses yang rumit), BSya BCA Syriah secara aktif membuka pintu bagi segmen nasabah baru—terutama generasi muda yang melek digital—untuk merasakan perbankan syariah secara langsung. Setiap akun baru yang dibuka secara digital adalah kemenangan kecil dalam upaya meningkatkan literasi dan memperluas jangkauan keuangan syariah di Indonesia.

Hadiah Selamat Datang
Untuk menyambut langkah pertama nasabah, BSya menawarkan berbagai promosi menarik yang memberikan nilai tambah sejak hari pertama. Program seperti cashback untuk setoran awal dan transaksi pertama, referral fee bagi yang mengajak teman, serta berbagai promo berkelanjutan di merchant populer menjadi insentif nyata untuk mendorong masyarakat memulai perjalanan mereka. Promosi ini berfungsi sebagai dorongan awal bagi calon nasabah untuk merasakan langsung manfaat dari ekosistem BSya.

Tindakan sederhana mengunduh aplikasi BSya adalah lebih dari sekadar membuka rekening bank baru. Ini adalah sebuah langkah nyata dan definitif untuk memulai perjalanan menuju kehidupan finansial yang lebih teratur, aman, seimbang, dan yang terpenting, penuh berkah.***

 

Kemenkop Tekankan Kopdes Merah Putih Updating di Simkopdes Guna Percepat Operasionalisasi

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) meminta para Kepala Daerah di tingkat provinsi, kabupaten/ kota hingga Kepala Desa dapat mengoptimalkan dukungannya agar fase operasionalisasi 80.000 unit Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi menekankan agar Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan dapat melakukan registrasi akun dan melakukan update pada Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkopdes) karena sistem ini menjadi pintu gerbang bagi Kopdes untuk mengakses pembiayaan dari pemerintah melalui Bank Himbara.

“Simkopdes ini menjadi pintu masuk yang wajib dipenuhi seluruh koperasi desa agar dapat memperoleh dukungan pembiayaan dari bank-bank Himbara. Tanpa akun Simkopdes, mustahil koperasi bisa mendapatkan pembiayaan,” kata Ahmad Zabadi dalam Rapat Koordinasi Regional Kopdes/Kel Merah Putih di Makassar, Selasa (23/9).

Rapat Koordinasi Regional Kopdes/Kel Merah Putih di Makassar turut dihadiri jajaran eselon I Kementerian Koperasi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Anggota DPR RI Komisi VI Ismail, serta perwakilan BUMN mitra program.

Peserta Rakor terdiri dari Kepala Dinas Bidang Koperasi provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

Simkopdes

Dari total Kopdes/ Kel Merah Putih yang telah dibentuk hingga saat ini, baru sekitar separuh yang memiliki akun dan mengupdate profilnya pada Simkopdes.

Bagi Kopdes yang telah terdaftar, SesKemenkop mengharapkan agar dapat terus melakukan pembaruan data secara berkala sesuai dengan kondisi terkini agar proses penilaian bank berjalan lancar.

“Simkopdes ini bukan sekadar formalitas. Ia menjadi filter utama agar dana yang dialirkan Himbara betul-betul sampai kepada koperasi yang siap secara kelembagaan dan bisnis,” ujarnya.

Selain itu, melalui Simkopdes ini akan menjadi alat bagi pemerintah untuk mendorong seluruh transaksi dari Kopdes/ Kel Merah Putih terutama dengan mitra kerjanya dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel. Dengan sistem digital, transaksi akan lebih aman, mudah dan terjamin validasinya.

“Ini penting karena untuk memastikan proses bisnisnya Kopdes nanti transparan dan akuntabel, maka prosesnya ini kita berbasis pada digital,” ulasnya.

Selain dukungan dari sisi pembiayaan, pemerintah juga telah menyiapkan tenaga pendamping (business asistant) yang akan ditempatkan di Kopdes/ Kel Merah Putih yang bertanggung jawab pada 10 unit Kopdes setiap satu tenaga pendamping.

Project Management Officer

Kemudian akan ditempatkan Project Management Officer (PMO) yang akan ditempatkan di Dinas Koperasi di tingkat Kabupaten/ Kota untuk mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan seluruh proses bisnis Kopdes/ Kel Merah di masing-masing Kabupaten/ Kota.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman membenarkan bahwa salah satu kendala yang dihadapi oleh mayoritas Kopdes/ Kel Merah Putih di wilayahnya adalah keterbatasan modal kerja.

Sehingga diperlukan upaya percepatan dukungan pemenuhan modal kerja untuk mendorong operasional lebih masif. “Dari 3.059 Kopdes, baru 38 yang operasional di mana kendala utama memang soal permodalan,” kata Jufri.

Ke depan seluruh Kopdes/ Kel Merah Putih di Sulawesi Selatan dapat mengembangkan unit usahanya terutama untuk mendukung program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan dan lainnya.

“Persoalan kelembagaan memang berat, apalagi bagi koperasi yang baru mulai. Tapi kalau bisa akses kredit, hasilnya akan luar biasa,” ucapnya.

Kopdes Merah Putih Aeng Batu-Batu

Setelah Rakor tersebut, SesKemenkop Ahmad Zabadi melakukan peninjauan ke Kopdes Merah Putih Aeng Batu-Batu, Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Keberadaan Kopdes ini diapresiasi karena menjadi representasi dari operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih yang ideal.

Kopdes Merah Putih Aeng Batu-Batu memiliki sepuluh gerai yang dimiliki saat ini seluruhnya sudah berjalan dengan cukup baik. Kesepuluh gerai tersebut adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Syariah, Gerai Sembaki, Pangkalan Gas, Mandiri Agen, Agen Pos, Klinik Kesehatan, Apotek, Cafe Merah Putih, Gudang dan Toko Saprodi (Sarana, Prasarana, Alat Produksi).

Bahkan pengurus/pengelola Koperasi Desa Aeng Batu-Batu berencana menambah tiga unit bisnis baru yaitu Pabrik es karena dibutuhkan untuk hasil tangkapan perikanan oleh nelayan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) dan pengadaan kapal perikanan.

“Apa yang dijalankan oleh Kopdes Aeng Batu-Batu ini sangat layak untuk menjadi percontohan bukan hanya di wilayah Sulawesi Selatan tapi secara nasional. Kliniknya sudah sangat representatif karena bukan hanya menyediakan tenaga perawat tapi juga dokter umum dan dokter gigi sudah siap, apotek juga siap,” kata Ahmad Zabadi.

Ahmad Zabadi berharap contoh baik dari Kopdes Aeng Batu-Batu dapat direplikasi di semua Kopdes/ Kel Merah Putih di seluruh wilayah di Indonesia sehingga keberadaannya benar-benar dapat menjadi solusi pengentasan kemiskinan di desa dan menjadi alat mensejahterakan masyarakat.

“Kami berharap ada kemudahan bagi masyarakat untuk menjadi anggotanya terutama masyarakat yang kurang beruntung maka perlu penyesuaian pemenuhan iuran pokok, simpanan wajib sesuai kemampuan mereka,” katanya.

Jumlah Anggota Bertambah

Ketua Pengawas Kopdes Merah Putih Aeng Batu-Batu Syarifa Ratu Yuliani mengatakan bahwa sejak ditetapkan sebagai koperasi percontohan saat peluncuran pada Juli lalu, jumlah anggota terus bertambah sejalan dengan unit bisnis yang berjalan dengan baik. Dia berharap dukungan dari pemerintah pusat dan daerah terutama terkait peningkatan kapasitas SDM pengelola.

“Awalnya anggota kami hanya 29 orang. Sekarang sudah mencapai 165 orang dan setiap bulan terus bertambah. Kehadiran Kopdes membuat desa kami dikenal sebagai desa kreatif dan Kampung Pancasila. Kesejahteraan masyarakat juga mulai meningkat,” jelas Syarifa.

Sementara itu Bupati Takalar H. Firdaus menyebut bahwa Kopdes Aeng Batu-Batu kini menjadi ikon baru di daerahnya sekaligus contoh bagi desa-desa lain. Dari 110 desa/kelurahan, Kopdes Aeng Batu-Batu menjadi ikon baru di Kabupaten Takalar.

“Kopdes Aeng Batu-Batu sudah menerapkan prinsip manajemen modern, menyiapkan bisnis plan, dan transaksi digital yang memperkuat transparansi. Kita harap bukan hanya koperasinya yang maju, tapi desanya juga. Mudah-mudahan bank Himbara memberikan support agar koperasi lebih mudah mengembangkan usaha,” ucapnya.***

 

Guru Honorer Dapat BSU 2025 Berapa? Begini Penjelasan Lengkapnya

0

Bogordaily.net – Pertanyaan soal berapa besar dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 untuk guru honorer kini ramai dibicarakan publik.

Apalagi, sejak awal September beredar kabar di media sosial bahwa pemerintah kembali mencairkan bantuan tersebut. Namun, benarkah kabar ini?

Sebagai informasi, BSU merupakan salah satu program bantuan sosial dari pemerintah pusat yang dirancang untuk meringankan beban pekerja berpenghasilan rendah.

Program ini bukan hal baru, melainkan lanjutan dari skema bantuan serupa yang telah dijalankan sejak pandemi COVID-19. Pada 2025, BSU kembali hadir dengan sasaran pekerja, buruh, hingga tenaga honorer termasuk guru, yang memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan atau setara dengan upah minimum regional (UMR).

Dalam pelaksanaannya, setiap penerima BSU pada tahun ini berhak mendapatkan dana sebesar Rp600 ribu untuk periode dua bulan. Mekanisme pencairan dilakukan dalam dua tahap, yakni Rp300 ribu per bulan.

Pemerintah menetapkan bahwa bantuan hanya diberikan untuk periode Juni–Juli 2025. Sementara penyalurannya tuntas pada Agustus lalu melalui bank Himbara maupun kantor pos.

Dengan demikian, hingga pertengahan September 2025, belum ada informasi resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) maupun BPJS Ketenagakerjaan mengenai lanjutan pencairan BSU. Artinya, kabar bahwa BSU kembali cair bulan ini masih sebatas isu yang belum terkonfirmasi.

Masyarakat, termasuk guru honorer, diminta menunggu pengumuman resmi dari kanal pemerintah untuk memastikan status pencairan bantuan.

Cara Mengecek Status Penerima BSU

Meski pencairan lanjutan belum dipastikan, para pekerja tetap bisa melakukan pengecekan status penerimaan BSU secara daring. Ada beberapa jalur resmi yang disediakan pemerintah, antara lain situs Kemnaker, situs BPJS Ketenagakerjaan, dan aplikasi Pospay khusus bagi pencairan via kantor pos.

Melalui situs bsu.kemnaker.go.id, pekerja bisa masuk menggunakan akun pribadi, melengkapi data diri dan nomor BPJS, lalu langsung mengetahui apakah terdaftar sebagai calon penerima BSU.

Hal yang sama juga bisa dilakukan lewat situs resmi BPJS Ketenagakerjaan dengan memasukkan NIK KTP. Sementara itu, bagi penerima yang pencairannya melalui kantor pos, aplikasi Pospay menyediakan fitur untuk mengecek sekaligus memastikan jadwal pencairan.

Syarat Jadi Penerima BSU

Syarat penerimaan BSU 2025 telah diatur dalam Permenaker Nomor 5 Tahun 2025. Beberapa poin penting yang harus dipenuhi antara lain:

1. Penerima merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan per Mei 2025
3. Memiliki penghasilan maksimal Rp3,5 juta per bulan, dan bekerja di sektor formal.
4. Penerima juga tidak sedang mendapat bantuan sosial lain seperti PKH, Kartu Prakerja, maupun BPUM.
5. Selain itu, statusnya bukan ASN, TNI, maupun Polri.

RS Murni Teguh Ciledug Bangun Gedung Baru, Siap Jadi Andalan Kesehatan Modern

0

Bogordaily.net – Murni Teguh Group resmi memulai pembangunan gedung baru RS Murni Teguh Ciledug. Proyek ini digadang-gadang akan menjadi pusat layanan medis modern dan lengkap, sekaligus memperluas jaringan rumah sakit Murni Teguh yang sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Presiden Direktur Murni Teguh Group, dr. Mutiara, MHA, MKT, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar menambah bangunan.

“Kami percaya masyarakat Ciledug dan sekitarnya layak mendapatkan fasilitas yang nyaman, aman, dan mendukung proses penyembuhan pasien. Visi kami menghadirkan layanan kesehatan berstandar tinggi yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya pada Selasa, 25 September 2025.

Rumah sakit baru ini akan berdiri di lahan strategis Ciledug dengan kapasitas lebih dari 400 tempat tidur. Pembangunan dilakukan bertahap dan ditargetkan selesai pada awal 2027.

Desainnya dirancang untuk kenyamanan, keamanan, dan teknologi medis terkini, dengan layanan unggulan seperti kardiovaskular, onkologi, ortopedi, hingga trauma center.

Pembangunan ini diharapkan dapat mengurangi kebiasaan warga Tangerang yang harus berobat ke luar kota, sekaligus membuka banyak lapangan kerja baru bagi tenaga medis maupun non-medis.

Kehadiran RS Murni Teguh Ciledug juga diprediksi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, karena melibatkan masyarakat sekitar dan pemerintah daerah dalam proses pembangunannya.

RS Murni Teguh Ciledug memastikan pelayanan untuk semua kalangan, mulai dari peserta BPJS Kesehatan, BP Jamsostek, asuransi swasta, hingga pasien umum.

“Kami ingin semua orang mendapat layanan yang cepat, aman, dan berkualitas,” tegas dr. Mutiara.

Dengan jejak yang sudah kuat di Medan, Pematangsiantar, Pekanbaru, Jakarta, Tangerang, dan Bali, pembangunan RS di Ciledug menegaskan ambisi Murni Teguh Group untuk menjadi penyedia layanan kesehatan unggulan yang dekat dengan masyarakat dan siap menjawab kebutuhan medis yang semakin kompleks.***

BMKG: Gempa Beruntun di Sukabumi-Bogor, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Sukabumi dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh aktivitas sesar aktif.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sukabumi, Agung Saptaji, menjelaskan bahwa, hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian lebih lanjut terkait sebaran gempa.

“Untuk sementara penyebab gempa masih karena sesar aktif. Belum spesifik sesar apa, karena kami masih mempelajari sebaran gempa tersebut,” kata Agung, Selasa 23 September 2025.

Adapun, gempa dengan magnitudo 4,0 yang terjadi Sabtu malam lalu memiliki mekanisme pergerakan mendatar atau strike slip fault.

“Secara pergerakan mekanisme gempa, pergerakan gempa bumi M4,0 kemarin malam dengan mekanisme mendatar,” jelasnya.

Menurutnya, BMKG akan terus melakukan pemantauan dalam beberapa hari ke depan sebelum menyampaikan kesimpulan lebih spesifik.

“Mungkin dalam beberapa hari ke depan masih kita pantau dulu untuk kehati-hatian,” ujar Agung.

Kemudian, terkait dugaan sebagian masyarakat yang mengaitkan aktivitas gempa dengan kegiatan pengeboran di kawasan Gunung Salak, Agung menegaskan hingga kini tidak ada data yang dapat menguatkan anggapan tersebut.

“Banyak yang mengaitkan kegempaan yang terjadi dengan aktivitas geothermal. Namun kami dari BMKG tidak memiliki data terkait aktivitas geothermal yang dilakukan perusahaan, sehingga tidak bisa menyimpulkan apakah ada kaitannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sementara ini penyebab gempa masih diyakini berasal dari aktivitas tektonik di sekitar Pegunungan Halimun-Salak.

“Kalau saya pribadi bukan dari sana, tetapi dari aktivitas tektonik di sekitar pegunungan Halimun-Salak. Untuk sementara kami masih menyimpulkan disebabkan aktivitas sesar aktif,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, turut merinci sejumlah fakta gempa Sukabumi–Bogor.

Ia menyebut gempa utama (mainshock) berkekuatan magnitudo 4,0 dengan kedalaman hiposenter 7 km, terjadi pada Sabtu (20/9) pukul 23.47 WIB. Episenter berada di darat, tepatnya di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

“Jenis gempa yang terjadi adalah gempa tektonik kerak dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif,” ujar Daryono.

Kemudian, catatan sensor seismik DBJI (Darmaga) dan CBJI (Citeko) menunjukkan karakteristik gelombang S (shear) yang tajam dan berfrekuensi tinggi, sehingga memastikan gempa bukan dipicu aktivitas vulkanik.

Analisis mekanisme sumber juga mengindikasikan pergerakan mendatar atau strike-slip fault.

Ia menegaskan, gempa tidak terkait Sesar Citarik karena pusat gempa utama dan susulannya tersebar jauh di barat jalur sesar tersebut.

BMKG mencatat guncangan dirasakan di Kalapanunggal dan Kabandungan dengan intensitas III–IV MMI, di Pamijahan dan Leuwiliang III MMI, di Bogor II–III MMI, serta di Palabuhanratu dan Depok II MMI.

Gempa juga menyebabkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan.

“Catatan sementara, 20 jiwa mengungsi, lima rumah terdampak, dan 25 jiwa menghadapi situasi darurat. Patut disyukuri, gempa tidak menimbulkan korban meninggal dunia maupun luka-luka,” ungkap Daryono.

Kerusakan bangunan, lanjut dia, dipicu hiposenter yang dangkal, kondisi tanah lunak di zona gempa, serta bangunan rumah yang tidak berstandar tahan gempa.

Hingga Minggu malam, BMKG mencatat 39 kali gempa susulan, lima di antaranya dirasakan warga dengan magnitudo terbesar 3,8 dan terkecil 1,9.

Daryono menambahkan, gempa merusak di wilayah tersebut bukan yang pertama kali terjadi.

“Kejadian serupa pernah terjadi pada Maret 2020 yang merusak ratusan rumah di enam kecamatan, dan Desember 2023 di Pamijahan dan sekitarnya,” tuturnya.

Albin

Bagaimana Cara Mengatasi Nomor HP Diteror DC Pinjol? Ini Solusi Aman yang Bisa Dilakukan

0

METROPOLITAN.ID – Banyak orang kini mengaku resah karena nomor ponselnya terus-menerus diteror oleh debt collector (DC) pinjaman online atau pinjol.

Ancaman, intimidasi, hingga penyebaran data pribadi kerap dilakukan demi menekan nasabah yang mengalami gagal bayar (galbay).

Fenomena ini bukan kasus langka. Seiring dengan kemudahan mengakses pinjaman digital, semakin banyak pula orang yang terjerat dalam lingkaran utang pinjol.

Terutama pinjol ilegal yang memberi syarat sangat mudah, tapi menjerumuskan pengguna dalam cicilan tak berkesudahan. Akibatnya, ketika gagal membayar, teror pun tak terhindarkan.

Mengapa Teror DC Pinjol Bisa Begitu Marak?

Alasan utama tentu karena adanya keterlambatan pembayaran atau gagal bayar. Namun yang membuat situasi semakin menekan adalah cara penagihan yang kerap di luar batas etika dan hukum.

Telepon masuk puluhan kali sehari, pesan intimidatif di WhatsApp, hingga melibatkan keluarga atau teman sebagai sasaran teror.

Bahkan dalam beberapa kasus, data pribadi nasabah disebarkan ke publik untuk mempermalukan. Tidak sedikit yang akhirnya mengambil pinjaman baru demi menutup utang lama, padahal hal itu justru semakin memperburuk keadaan.

Apa yang Bisa Dilakukan Jika Nomor HP Diteror DC Pinjol?

Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengatasi teror dari DC pinjol, terutama jika Anda merasa terjebak dalam situasi galbay.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghadapi teror dari debt collector pinjaman online.

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Ketika menghadapi intimidasi atau ancaman dari debt collector, penting untuk tetap tenang dan tidak panik. Ingatlah bahwa Anda memiliki hak perlindungan berdasarkan hukum yang berlaku.

Apalagi jika Anda merasa tidak pernah melakukan pinjaman online, pertahankan ketenangan dan hindari reaksi emosional yang bisa memperburuk situasi.

2. Tanyakan Surat Tugas

Setiap debt collector yang datang untuk menagih utang harus memiliki surat tugas resmi. Surat tugas ini harus mencantumkan informasi penting seperti nama, jumlah utang, serta alamat nasabah yang sesuai.

Jika DC tidak bisa menunjukkan surat tugas resmi, Anda berhak menolak tuntutan mereka.

Surat tugas ini menjadi bukti bahwa penagihan yang dilakukan sesuai dengan prosedur hukum.

3. Laporkan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan)Jika teror berasal dari pinjol ilegal, segera laporkan kejadian ini kepada OJK. Mereka memiliki wewenang untuk menindaklanjuti laporan tentang pinjaman online ilegal yang meresahkan.

Laporkan nomor-nomor yang melakukan teror serta kronologi kejadiannya. Semakin lengkap data yang kamu berikan, semakin besar kemungkinan pinjol ilegal tersebut ditindak.

4. Jangan Berikan Informasi Pribadi

Hindari memberikan informasi pribadi seperti nomor KTP atau nomor rekening bank kepada debt collector.

Sebaiknya, berikan hanya informasi terkait jumlah utang dan jangka waktu pelunasan. Perlindungan data pribadi Anda sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan.

Dengan mengikuti trik-trik ini, Anda dapat mengurangi dampak teror dari DC pinjol dan mengelola kewajiban utang Anda dengan lebih baik.

Jangan ragu untuk menggunakan hak Anda dan mencari bantuan jika diperlukan.

Menghadapi teror pinjol memang melelahkan, baik secara mental maupun finansial. Namun, jangan ragu untuk mencari bantuan.

Jika perlu, mintalah pendampingan hukum atau konsultasi dengan lembaga perlindungan konsumen. Dengan begitu, Anda tidak sendirian menghadapi tekanan.

Mengelola pinjaman dengan bijak memang kunci utama, tetapi jika sudah terlanjur terjebak dalam jeratan pinjol, mengetahui hak-hak Anda adalah cara paling aman untuk melindungi diri dari teror DC.***

MUI Beberkan Fakta Nampan MBG Terpapar Minyak Babi, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

0

Bogordaily.net – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengonfirmasi adanya dugaan alat makan berupa nampan yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpapar kandungan minyak babi.

Isu ini mencuat setelah MUI melakukan pertemuan intensif bersama berbagai lembaga terkait. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh, menegaskan bahwa informasi tersebut bukan sekadar rumor belaka.

“Dalam pertemuan tersebut, terkonfirmasi bahwa informasi tersebut valid,” ujar Ni’am.

Konfirmasi dari Saksi dan Dokumen

Ni’am menuturkan, kepastian soal adanya minyak babi dalam nampan MBG diperoleh dari keterangan saksi yang melihat langsung proses produksi di perusahaan penyedia alat makan. Fakta itu juga diperkuat dengan dokumen resmi yang mendukung temuan tersebut.

Informasi ini dipaparkan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar MUI pada 29 Agustus 2025. Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Badan Gizi Nasional (BGN), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta asosiasi produsen alat makan.

Menanggapi kondisi ini, MUI menekankan bahwa langkah mitigasi harus segera diambil agar program MBG yang bertujuan mulia tidak terganggu.

“Karena ini harus ada langkah mitigasi agar program MBG yang bagus ini tidak terhambat. Harus segera ada jalan keluar, dengan komitmen seluruh pihak,” tegas Ni’am.

MUI juga mendorong adanya sinergi antar-lembaga pemerintah, industri, dan masyarakat untuk memastikan kehalalan sarana pendukung program MBG, mengingat isu ini menyangkut kepercayaan publik.***

 

Jaga Stabilitas Ekonomi, Perumda Pasar Tohaga-TPID Kabupaten Bogor Terus Lakukan Upaya Pengendalian Inflasi 

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga bersama TPID Kabupaten Bogor terus berupaya untuk melakukan pengendalian inflasi daerah.

Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalkan pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi.

Serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi di Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan bahwa, akibat ekonomi dunia yang belum stabil ancaman resesi dan inflasi menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali Perumda Pasar Tohaga yang harus ikut berupaya mengantisipasi inflasi.

Menurutnya, saat ini kondisi di semua pasar cenderung stabil, daya beli masyarakat juga dirasakan pedagang masih bagus.

“Saat ini daya beli masyarakat masih dianggap bagus, mungkin karena memaksakan karena kebutuhan,” kata Haris Setiawan Selasa 23 September 2025.

Ia mengatakan, antisipasi dianggap yang paling tepat daripada jadi pemadam kebakaran, dan harus melakukan penanganan preventif.

Terbaru, Perumda Pasar Tohaga  bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyalurkan sebanyak 7 ton beras dari Bulog untuk didistribusikan kepada pedagang di Pasar Rakyat Kabupaten Bogor.

Adapun, harga beras medium mengalami kenaikan mengalami kenaikan. Namun saat ini beras SPHP hadir dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjaga.

Pihaknya terus berupaya untuk memudahkan para pedagang untuk mendapatkan beras SPHP dengan harga yang terjangkau.

Tentunya, sebagai solusi untuk dapat memberikan harga beras yang murah untuk nantinya dapat dijual kembali kepada masyarakat.

“Beras SPHP kini menjadi solusi bagi masyarakat di tengah kenaikan harga beras medium,” ungkapnya.***

Albin

KB-TK Bina Insani Gelar PTLP, Bahas Topik Calistung

0

Bogordaily.net – Sekolah KB-TK Bina Insani, Bogor menggelar kegiatan PTLP dengan materi Calistung (Baca Tulis Hitung), Kamis (18/9/2025). Kegiatan itu dilaksanakan secara online.

PTLP (Parents Teachers Learning Programme) adalah program pendidikan untuk orang tua dan guru di lingkungan KB-TK Bina Insani. PTLP di lingkungan KB-TK Bina Insansi kali ini mengupas topik “Calistung (Baca Tulis Hitung) yang Aman dan Menyenangkan bagi Anak Usia Dini”.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang kemampuan awal membaca, menulis dan behitung pada anak usia din serta stimulus yang tepat sesuai tahapan perkembangan anak. Sinergitas antara program pendidikan di rumah dan di sekolah diharapkan terjalin dalam pendampingan peserta didik sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan,” kata Head of Kurikulum Bosowa School, Lies Rachmawati M.Pd.

Yang diundang dalam acara PTLP ini adalah seluruh orang tua siswa KB-TK Bina Insani Bogor. Adapun materi yang diberikan adalah:
• Pengertian Calistung yang aman dan menyenangkan bagi anak usia dini.
• Masalah dan solusi terkait Calistung dalam pendidikan anak usia dini.
• Tujuan, manfaat dan kegiatan yang mendukung keaksaraan.
• Aturan main dan Prosedur Kerja di Sentra Persiapan.
• Empat pijakan main : Pijakan Lingkungan Main, Pijakan Sebelum Main, Pijakan Selama Main, dan Pijakan Setelah Main.
• Teori dan gambaran kegiatan keaksaraan.
• Tahapan Main Anak.

Butuh Pemahaman Mendalam tentang Calistung

Pemateri PTLP tentang Calistung adalah pakar pendidikan yang juga Asisten Head of Kurikulum Bosowa School Tjutju Herawati, M.Pd.

“Pembahasan mengenai pengertian Calistung yang aman dan menyenangkan bagi anak usia dini memerlukan perhatian yang serius dan diskusi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, baik untuk orang tua maupun guru yang berinteraksi dengan anak usia dini,” kata Tjutju Herawati.

Ia menambahkan, sebagian besar masyarakat memahami Baca Tulis Hitung adalah belajar dengan selembar kertas, alat tulis dan duduk di kursi dengan waktu yang panjang.

“Padahal rentang konsentrasi anak usia dini masih pendek. Sementara penggunaan media main yang edukatif sesuai dengan kebutuhan anak masih menjadi kendala, yakni benda-benda konkret dan mainan simbolik dibutuhkan anak usia dini sebelum mereka belajar tentang huuruf dan angka yang lebih abstrak,” ujarnya.

Tjutju menegaskan, adapun Tahapan Main dibahas sesuai tahapan perkembangan anak. Salah satu teori yang dibahas adalah teori Jean Piaget, yang menyatakan bahwa usia 0-2 tahun berada pada tahap Sensorimotor, dan usia 2-7 tahun berada pada tahap Pra Operational Konkret.

“Dengan memahami tahapan perkembangan dan jenis main (Sensorimotor, Simbolik, dan Pembangunan) yang dibutuhkan anak pada setiap perkembangannya, maka akan menjadikan orang tua mampu memberikan stimulus yang tepat, mendukung kemampuan awal membaca, menulis, dan berhitung ananda sesuai karakteristiknya yang unik dan mempersiapkan mereka untuk siap menghadapi masa sekolahnya di masa yang akan datang,” paparnya.

Tjutju mengemukakan, melalui metode BCCT (Beyond Center and Circle Time), KB-TK Bina Insani memberikan kesempatan belajar melalui main dengan pengalaman positif untuk membangun Kemampuan Awal Membaca, Menulis, dan Berhitung sesuai Teori Tahapan Perkembangan Anak.

“Diharapkan sinergi antara program pendidikan di rumah dengan di sekolah dapat dilaksanakan secara harmonis untuk mencapai tujuan bersama,” kata Bu Hera, panggilan akrab Tjutju Herawati, M.Pd.***