Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 369

Indonesian Television Awards 2025 : Satu Dekade Konsisten Menghadirkan Apresiasi untuk Program dan Insan Televisi

0

Bogordaily.net – Selama satu dekade terakhir, Indonesian Television Awards (ITA) hadir secara konsisten sebagai bentuk apresiasi paling bergengsi serta ajang penghargaan terbesar untuk program televisi dan juga insan pertelevisian Indonesia.

Tahun ini, malam puncak ITA yang merupakan gelaran untuk ke-10 kalinya, akan tayang pada 30 September 2025 dan disiarkan langsung oleh Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), dari salah satu studio terbesar, tercanggih serta terintegrasi di Asia, yakni Studio RCTI+, kawasan MNC Studios, Jakarta.

“Indonesia Television Awards (ITA) ini pertama kali hadir di tahun 2016, tahun ini menjadi tahun ke 10 penyelenggaraan dan kami dari tim selama 9 tahun ini merasa bangga karena bisa menjadi barometer kualitas program televisi indonesia, kita bisa memberikan penghargaan apresiasi kepada para pelaku yang ada di dunia pertelevisian Indonesia. Kami tidak hanya berbicara tentang program program serta pelaku industri televisi tapi juga mencoba untuk melihat dari sudut pandang lain di dunia televisi itu sendiri, seperti fenomena apa saja yang sedang di bahas dan menjadi topik pemberitaan, bisa menjadi warna baru juga di dalam ITA,” ungkap Fajar Kurniawan selaku Executive Producer RCTI.

Fajar menambahkan ada satu kategori baru tahun ini yaitu pasangan terpopuler, jadi memang ini belum ada di tahun sebelumnya dan hadir di tahun ini untuk menambah warna baru.

15 Kategori di ITA 2026

ITA 2025 menghadirkan 15 kategori dengan adanya 2 kategori baru yaitu Program Kompetisi Olah Raga Terpopuler serta Pasangan Terpopuler. Dari 15 kategori penghargaan yang ada, 9 diantaranya adalah kategori program televisi, 5 kategori individu, dan 1 Special Award.

Penentuan nominasi dari masing-masing kategori bukan berdasarkan rating, akan tetapi berdasarkan survei Top of Mind pemirsa di berbagai kota sebagai cerminan selera dan apresiasi publik terhadap televisi nasional.

Tahun ini survey dilakukan di 24 kota dengan 1.250 sample yang dilakukan oleh IPSOS sebagai lembaga survey.

“Kami melakukan survei studi nasional, kuantitatif, untuk menentukan para nomine. Sample responden juga sangat banyak, coverage area juga luas, kami interview di 24 kota di Indonesia,” ungkap Oscar Simamora selaku Quantitative Associate Director IPSOS.

Berikut 14 kategori Indonesian Television Awards 2025 yang dapat divoting oleh masyarakat:

– Program Prime Time Drama Terpopuler
– ⁠Program Prime Time Non Drama Terpopuler
– ⁠Program Non Prime Time Drama Terpopuler
– ⁠Program Non Prime Time Non Drama Terpopuler
– ⁠Program Akhir Pekan Terpopuler
– ⁠Program Ramadan Drama Terpopuler
– ⁠Program Ramadan Non Drama Terpopuler
– ⁠Program News Siang Terpopuler
– ⁠Program Olah Raga terpopuler
– ⁠Aktor Terpopuler
– ⁠Aktris Terpopuler
– ⁠Pembawa Acara Terpopuler
– ⁠Artis Televisi Terpopuler
– ⁠Pasangan Terpopuler

Penentuan pemenang masing-masing kategori, ditentukan melalui voting melalui aplikasi RCTI+, Instagram ITA (@indonesiantvawards) serta Facebook ITA (Indonesian TV Awards), yang dibuka mulai 6 September hingga 27 September 2025 (pukul 23.59 WIB).

Hasil Voting

Selanjutnya, perhitungan hasil voting sosial media dilakukan oleh lembaga independen Provetic dan verifikasi terhadap hasil voting dilakukan oleh auditor independen.

“Kami di Provetic akan mengambil hasil vote dari bagian comment section, dan kita identifikasi kalau ada yang rangkap-rangkap, raw data kita ambil dan kita bersihkan, lalu kita pelajari mana yang benar sesuai dengan struktur menjawab dari kategori kategori tersebut. Pemirsa pastikan jawab yang benar dengan tagar yang benar juga, One ID One Vote per hari. Vote boleh berkali kali namun di hari yang berbeda” tutur Shafiq Pontoh selaku Chief Strategy Officer Provetic.

ITA tidak hanya menjadi panggung selebrasi, tetapi juga simbol evolusi televisi Indonesia yang terus beradaptasi dengan era digital dan media sosial.

Selain sebagai ajang penghargaan, ITA juga hadir sebagai hiburan. Pasalnya setiap tahun, ITA selalu menghadirkan inovasi dalam format acara, termasuk selalu penampilan musisi papan atas seperti Once, Ari Lasso, Lyodra, JKT 28, The Changcuters dan masih banyak lagi.

Oleh karenanya, sangat menarik untuk dinantikan dari penampilan musisi papan atas yang akan hadir di Indonesian Television Awards 2025.

Pasar Jambu Dua Kota Bogor Disiapkan Jadi Lebih Ramai, Angkot Masuk Langsung ke Area Pasar

0

Bogordaily.net – Pasar Jambu Dua Kota Bogor sedang bersiap berubah. Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) punya cara baru untuk mendongkrak jumlah pengunjung: angkot diarahkan masuk langsung ke dalam area pasar.

Ide ini sederhana tapi strategis. Akses pembeli jadi lebih mudah. Angkot tidak lagi berhenti di luar, tapi langsung mengantarkan penumpang ke pusat belanja rakyat itu.

“Angkot harus masuk ke dalam pasar. Itu sudah sering kami bahas. Mungkin pekan depan kami akan komunikasi lagi dengan Dishub,” ujar Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, Jumat (19/9/2025).

Dishub pun, katanya, merespons positif. Komunikasi antara PPJ dengan Dinas Perhubungan dan Organda berjalan mulus. “Alhamdulillah Dishub responsif. Kita bisa bekerja sama,” tambah Jenal.

Rencana besar ini ditargetkan mulai berjalan awal Oktober 2025. Sebelum itu, PPJ akan menggelar rapat teknis pada Rabu depan. Semua detail rerouting jalur angkot akan dibahas tuntas.

Tidak hanya Pasar Jambu Dua Kota Bogor, skema serupa juga diusulkan untuk Pasar Sukasari dan Pasar Bogor. “Rerouting angkot itu kita usulkan untuk Pasar Bogor, Pasar Sukasari, dan Pasar Jambu Dua. Kalau Pasar Bogor kan mau dibongkar,” tutup Jenal.

Pasar rakyat di Kota Bogor memang sedang ditata. Bukan sekadar fisik bangunan, tapi juga soal akses dan kenyamanan pengunjung. Dan Pasar Jambu Dua jadi salah satu pasar yang akan lebih hidup karena angkot masuk langsung ke dalamnya.

Mau saya buatkan juga judul alternatif SEO seperti gaya media online (Kompas, CNBC, Detik) biar lebih lengkap?

ChatGPT dapat membuat

Polres Bogor Tangkap Dua Lansia Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Ciampea

0

Bogordaily.net – Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur kembali mencoreng wajah Kabupaten Bogor. Dua pria lanjut usia berinisial WNS (65) dan MRD (68) ditangkap jajaran kepolisian dari Polsek Ciampea pada Minggu (21/9/2025) dini hari.

Kedua terduga pelaku ditangkap setelah adanya laporan keluarga korban dan hasil penyelidikan awal di lapangan. Mereka kemudian diamankan untuk pemeriksaan intensif.

Kronologi Singkat dan Keterangan Awal

Dalam keterangan yang dihimpun, salah satu korban berinisial ALY (8 tahun) mengalami tindakan tak senonoh dari WNS. Sang terduga pelaku mengaku telah memegang kemaluan korban saat berada di area kebun.

Meski korban masih dalam keadaan berpakaian lengkap, perbuatan itu jelas masuk dalam kategori pencabulan anak di bawah umur.

Sementara itu, terduga pelaku lainnya, MRD, diduga mencabuli anak lain berinisial AZR (8 tahun). Namun, berbeda dengan WNS, MRD tidak mengakui perbuatannya.

Meski begitu, penyidik memastikan proses hukum tetap berjalan untuk memastikan ada tidaknya keterlibatan MRD berdasarkan bukti-bukti yang ada.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa WNS dan MRD saling mengenal. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya relasi yang bisa berkaitan dengan modus tindak kejahatan tersebut.

Pihak Polres Bogor menegaskan akan menggali keterangan dari para saksi, termasuk keluarga korban, serta melakukan visum untuk memperkuat berkas perkara.

Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Bogor. Jika terbukti bersalah, keduanya bisa dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Masyarakat berharap penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan tuntas, agar memberikan rasa keadilan bagi korban serta efek jera bagi para pelaku kejahatan seksual terhadap anak.***

Karang Taruna Bogor Selatan Gelar Pekan Olahraga Anak Usia Dini

0

Bogordaily.net – Karang Taruna Bogor Selatan bekerja sama dengan Andalan Business Group menggelar Pekan Olahraga Sepak Bola dan Futsal khusus anak usia dini di GOR Bogor Selatan, Sabtu 20 September 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan sejumlah Kelurahan, di antaranya Batutulis, Lawanggintung, dan Empang yang diwakili oleh SD Layungsari 1, serta perwakilan dari Kelurahan Muarasari, Pakuan, dan Pamoyanan.

Ketua Karang Taruna Bogor Selatan, Muhamad Yayat Hidayat, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menjaring potensi olahraga sejak dini.

“Selain untuk silaturahmi, kami ingin melihat potensi anak-anak di bidang sepak bola dan futsal agar kelak bisa dibina lebih lanjut,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap acara ini cukup tinggi. Orang tua dan warga sekitar turut hadir memberikan dukungan kepada para peserta.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik, terlihat dari semangat anak-anak dan dukungan orang tua yang hadir,” tambah Yayat.

Program Pendampingan dan Pembinaan

Selain pertandingan, Karang Taruna Bogor Selatan juga menyiapkan program pendampingan dan pembinaan.

Saat ini sudah ada komunikasi dengan Karang Taruna Kota Bogor untuk menindaklanjuti pembinaan anak-anak yang memiliki bakat menonjol.

Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Karang Taruna Bogor Selatan mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya BUMD Kota Bogor, Andalan Business Group, Summit, serta beberapa CV yang berada di wilayah Bogor Selatan.

Yayat berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin dan memberi dampak positif bagi anak-anak, baik dari segi bakat maupun pembentukan karakter.

“Dengan olahraga, mudah-mudahan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, sportif, mampu bekerja sama, dan memiliki kedisiplinan yang baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut Karang Taruna Bogor Selatan akan terus melakukan seleksi di setiap kelurahan untuk menjaring bibit atlet potensial.

“Harapannya, anak-anak berbakat dapat melanjutkan pembinaan di tingkat yang lebih tinggi sehingga bisa mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.

(Ibnu Galansa)

Pria di Bogor Diduga Dikeroyok Security Cafe, Korban Alami Luka Berat di Kepala

0

Bogordaily.net – Seorang pria bernama MJ (32) melaporkan dugaan kasus pengeroyokan ke Polresta Bogor Kota pada Jumat, 19 September 2025.

Dugaan tindak pidana ini terjadi di Cabin Bogor di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, dan mengakibatkan korban mengalami luk berat di bagian kepala.

Laporan ini tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) bernomor B/660/IX/2025/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT.

Menurut keterangan dari kuasa hukum korban, Desta Lesmana, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.20 WIB.

“Klien kami, MJ menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah Security cabin yang identitasnya masih dalam penyelidikan,” ujar Desta pada Minggu, 21 September 2025.

Kronologi Pengeroyokanpengeroyokan

Desta menjelaskan bahwa kronologi kejadian berawal saat korban sedang berada di Cafe Cabin.

Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba security Cabin menyerang korban secara bersama-sama. Akibatnya, korban menderita luka serius, terutama di area kepala.

“Akibat pengeroyokan ini, klien kami mengalami luka yang cukup parah dan harus mendapatkan perawatan medis intensif,” jelas Desta.

Ia sangat menyayangkan dengan kejadian ini, ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku.

Lebih lanjut, Desta mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak cepat dalam menangani kasus ini.

“Kami telah menyerahkan seluruh bukti yang diperlukan kepada Polresta Bogor Kota. Harapan kami, polisi bisa segera menangkap para pelaku agar kasus ini tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Dugaan tindak pidana pengeroyokan ini dijerat dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku yang disebutkan masih dalam lidik pada laporan tersebut.

Desta juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat merasa aman, terutama di tempat-tempat umum.

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, sampai keadilan ditegakkan bagi klien kami,” tukas Desta.

Desta juga menegaskan, dalam kasus ini, pihak Cabin Bogor tidak bisa cuci tangan, dan ia juga mendesak pihak penegak aturan yaitu Satpol PP bisa menindak tegas keberadaan Cabin Bogor untuk ditutup permanen.

“Kami minta pihak Satpol PP Kota Bogor untuk menutup permanen Cabin Bogor,” pintanya.

Pihak manajemen Cabin menyikapi kasus yang sedang di proses di Polresta Bogor Kota terkait dugaan pemukulan oknum petugas keamanan kepada Tamu tamu atau pengunjung.

“Pihak Cabin sudah mengkomunikasikannya dengan pihak vendor pengamanan untuk di dalami dan menindak tegas para oknum yang diduga melakukan pemukulan tersebut, dan pihak Cabin tidak berkenan mempekerjakan kembali Oknum tersebut,” terang Manajemen Cabin melalui pesan WhatsApp kepada media.

(Ibnu Galansa)

Garudayaksa FC Hantam Persekat Tegal 4-0 di Stadion Pakansari, Dominasi Sejak Awal

0

Bogordaily.net – Garudayaksa FC berhasil menumbangkan tamunya Persekat Tegal dengan skor telak 4-0, dalam lanjutan Pertandingan Pekan ke-2 Pegadaian Liga 2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 20 September 2025.

Dalam pertandingan tersebut, tim tuan rumah Garudayaksa FC bermain dominan dengan melakukan penyerangan sejak peluit pertama dibunyikan terhadap pertahanan tim tamu Persekat Tegal.

Pada menit ke 16” pemain nomor punggung 20 Vicente Antonio Concha Razzouk yang berhasil menceploskan bola kedalam gawang Persekat Tegal lewat sundulan terukurnya. 1-0 Garudayaksa FC unggul.

Tidak berselang lama, tim tuan rumah Garudayaksa FC kembali melancarkan serangan terhadap pertahanan Persekat Tegal.

Hasilnya, sang kapten Asep Berlian bernomor punggung 4 berhasil menciptakan gol tambahan pada menit 29”. 2 – 0 Garudayaksa memimpin laga.

Tim tamu yang tertinggal satu gol tak tinggal diam, Taufiq dkk langsung melancarkan serangan ke pertahanan Garudayaksa FC. Namun, pada menit 34” pemain no 9 Kaio Lucas gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.

Hingga peluit babak pertama dibunyikan, tidak ada gol kembali yang tercipta dan skor 2 – 0 menjadi keunggulan sementara.

Everton dan Vicente Lengkapi Pesta Gol

Pertandingan dilanjutkan pada babak kedua, tim tamu Persekat Tegal langsung melakukan inisiatif serangan terhadap pertahanan Garudayaksa FC untuk segera memperkecil ketertinggalan.

Namun, pada Menit 54” tim Persekat Tegal kembali kecolongan oleh tim tuan rumah Garudayaksa FC lewat gol tandukan dari pemain nomor 10 Everton Nascimento. 3 – 0 tim tamu unggul.

Tak berselang lama, Garudayaksa FC kembali mencetak gol lewat skema free kick yang disambut baik oleh sundulan dari pemain 20 Vicente Antonio, pada menit 57”. 4 – 0 Garudayaksa FC unggul telak.

Persekat Tegal yang tertinggal 4 gol terus berupaya untuk memperkecil ketertinggalan lewat berbagai serangan kedalam pertahanan Garudayaksa FC.

Namun hingga peluit panjang dibunyikan tak ada gol kembali yang tercipta dan memastikan tim tuan rumah Garudayaksa FC unggul telak 4 – 0 atas Persekat Tegal di Stadion Pakansari Bogor.

(Albin Pandita)

Menpar Widiyanti Putri Wardhana Disebut Minta Air Galon untuk Mandi di Labuan Bajo

0

Bogordaily.net – Nama Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata (Menpar) di Kabinet Merah Putih, tengah ramai diperbincangkan publik mengenai gaya hidupnya yang disebut terlalu berlebihan dan merepotkan para aparatur sipil negara (ASN) di daerah.

Isu ini mencuat setelah akun Instagram @cabinetcouture mengunggah sebuah story yang berisi tangkapan layar percakapan seseorang yang mengaku bekerja di lingkungan Kementerian Pariwisata.

Dalam pesan itu, orang tersebut meluapkan rasa lelahnya karena harus mengurusi berbagai permintaan yang dianggap tidak masuk akal dari Menteri Pariwisata.

Salah satu cerita yang viral adalah ketika Widiyanti disebut meminta air galon khusus untuk mandi saat melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Gosip dari staf beliau, kalau beliau ke pelosok seperti Bajo, beliau minta siapin air galon buat mandi,” tulis pesan tersebut, dikutip dari story Instagram @cabinetcouture_idn.

Tak hanya itu, dalam unggahan yang sama juga disebutkan bahwa sang menteri kerap mengajukan sejumlah persyaratan yang merepotkan ASN di daerah menjelang kedatangannya.

Namun, ironisnya, setelah semua persiapan dilakukan, ia justru sering tidak hadir dan hanya mengirim pejabat di bawahnya untuk mewakili.

Hal inilah yang memunculkan rasa kecewa di kalangan ASN. Bahkan, beberapa di antaranya terang-terangan membandingkan gaya kepemimpinan Widiyanti dengan Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata sebelumnya.

Menurut mereka, bekerja di era Sandiaga jauh lebih menyenangkan karena dianggap lebih sederhana dan tidak banyak tuntutan.***

 

BAZNAS Kota Bogor Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Sungai Cisadane

0

Bogordaily.net – Duka mendalam menyelimuti dua keluarga di Kota Bogor usai peristiwa tragis yang menimpa Raja dan Fikar, dua pelajar SMPN 6 dan SMPN 7 Kota Bogor yang meninggal dunia setelah terseret derasnya arus Sungai Cisadane pada Jumat, 18 September 2025.

Tragedi ini mengguncang masyarakat sekitar, mengingat Sungai Cisadane kerap menjadi lokasi aktivitas anak-anak. Namun, derasnya arus saat kejadian membuat kedua remaja malang itu tidak bisa terselamatkan.

Sebagai bentuk kepedulian, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor turun langsung menemui keluarga korban. Ketua BAZNAS Kota Bogor bersama jajaran mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Bogor saat menyerahkan santunan.

Wujud Kepedulian Sosial

Santunan yang diberikan bukan hanya berupa bantuan finansial, melainkan juga dukungan moral agar keluarga korban bisa tetap tegar menghadapi cobaan.

Menurut BAZNAS, kepedulian semacam ini menjadi bagian dari misi utama lembaga dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

“Ini adalah ikhtiar kami untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Karena setiap musibah adalah ujian, dan kita semua berkewajiban untuk saling menguatkan,” tambahnya.

Peristiwa tenggelamnya dua pelajar ini menyisakan luka mendalam. Sejumlah tetangga dan sahabat korban terlihat memadati rumah duka.

Doa dan air mata mengiringi kepergian Raja dan Fikar, yang dikenal sebagai anak-anak berprestasi dan penuh semangat dalam kesehariannya di sekolah.

Musibah ini juga menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, terlebih di musim hujan dengan potensi arus deras.

Dengan hadirnya BAZNAS Kota Bogor, keluarga korban merasa tidak sendirian dalam menghadapi duka. Kehadiran lembaga zakat ini sekaligus menegaskan bahwa solidaritas sosial tetap hidup di tengah masyarakat.***

 

Naik Kelas Bersama Rumah BUMN BRI, UMKM Fashion Asal Bandung Semakin Dikenal dan Berhasil Tembus Pasar Internasional

0

Bogordaily.net – Netaly, brand modest fashion asal Bandung yang berdiri sejak 2003, terus membuktikan konsistensinya dalam berinovasi dan berkembang.

Berkat dukungan dari BRI melalui berbagai program pemberdayaan UMKM, Netaly kini tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mulai diminati oleh buyer internasional.

Founder Netaly, Yuli Lubis mengenang awal perjalanan bisnisnya ketika pilihan busana modest modern masih sangat terbatas.

Kemudian, dengan keberanian berinovasi, Netaly hadir memadukan material khas Nusantara seperti batik, tenun, dan sarung dengan desain modern serta detail sulam tangan.

“Bahkan kami sempat membuat koleksi dengan bahan sarung yang divariasikan dengan denim, dan saat itu cukup booming,” ungkap Yuli.

Bagi Yuli, selain inovasi, hal yang tak kalah pentingadalah jika sebuah usaha dapat memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Keyakinan tersebut yang membuatnya turut melibatkan ibu-ibu rumah tangga di sekitar tempat usaha untuk mengerjakan detail sulam tangan dari rumah.

Cara ini membuat para ibu tidak hanya terlibat dalam proses kreatif, tetapi juga memiliki kesempatan berkontribusi pada ekonomi keluarga.

“Kami melibatkan ibu-ibu sekitar untuk mengerjakan detail sulam tangan. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan tambahan penghasilan sekaligus punya keterampilan baru. Jadi Netaly tidak hanya mengembangkan brand, tapi juga memberi dampak positif bagi komunitas,” ujarnya.

Seiring perkembangan usahanya, Yuli menyebut tahun 2025 sebagai titik balik bagi Netaly, khususnya ketika ia bergabung dengan Rumah BUMN BRI Bandung.

Melalui program pembinaan UMKM yang meliputi pelatihan, pendampingan, dan networking dengan sesama UMKM, Yuli mengaku sangat terbantu dalam pengembangan usahanya.

Komitmen Yuli untuk terus belajar bisnis dan mengembangkan Netaly juga tercermin dari partisipasinya dalam BRIncubator, sebuah program pembinaan berjenjang Rumah BUMN di bawah naungan BRI yang menghadirkan pelatihan terfokus dan pendampingan intensif agar UMKM mampu naik kelas.

Materi yang diberikan pada program tersebut mencakup communication & negotiation skills, budaya inovasi, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, hingga manajemen rantai pasok serta pendampingan intensif yang khusus membahas persoalan usaha.

Bekal dari proses tersebut semakin memperkuat identitas Netaly sebagai brand yang konsisten mengangkat craft lokal dengan sentuhan modern.

Karakter inilah yang berhasil mencuri perhatian dewan juri. Puncaknya, Netaly meraih predikat Juara 1 BRIncubator 2025 untuk Kategori Fashion & Beauty. Hal ini menjadi sebuah pencapaian yang menegaskan kapasitas UMKM Indonesia untuk bersaing di level nasional maupun global.

Perjalanan tersebut akhirnya membawa Netaly pada perkembangan yang signifikan. Diketahui, untuk saat ini, produksi Netaly mampu mencapai ribuan potong busana per bulan.

Koleksinya juga berhasil lolos kurasi menjadi salah satu UMKM untuk tampil di berbagai fashion show, dan siap dipamerkan hingga Melbourne, Australia.

Dari sisi bisnis, omzet bulanan Netaly kini mencapai ratusan juta rupiah, sekaligus berhasil menarik pembeli dari mancanegara seperti Malaysia, Rusia, Jepang, Filipina, dan Hong Kong.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa keberhasilan Netaly menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan terus berkembang.

Ia menegaskan, melalui program-program pemberdayaan seperti Rumah BUMN dan BRIncubator, BRI tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga pembinaan, pendampingan bisnis, hingga membuka peluang jejaring pasar hingga go global.

“Strategi ini sejalan dengan upaya BRI untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. Dengan kombinasi literasi, digitalisasi, dan fasilitasi akses, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan nilai tambah di pasar,” tutup Dhanny.***

Program Pemberdayaan BRI Antar UMKM Jahit Rumahan Sukses Hasilkan Omzet Miliaran Rupiah hingga Jangkau Pasar Eropa

0

Bogordaily.net – JJC Rumah Jahit, sebuah bisnis jahit rumahan asal Jakarta Utara kini telah sukses berkembang menjadi rumah produksi fashion yang berorientasi pada ekspor dengan omzet miliaran rupiah.

Bisnis yang dijalankan Jihan Astriningtrias berhasil disulap menjadi ruang kreativitas yang menghadirkan koleksi busana wanita dengan memadukan tradisi dan desain modern, sembari membuka ruang pemberdayaan perempuan.

“Rebranding yang kami lakukan pada Desember 2023 menjadi titik balik penting bagi JJC Rumah Jahit. Langkah ini kami ambil agar usaha dapat berkembang dan terus menjaga relevansi sekaligus menjawab permintaan konsumen sekaligus mendukung perempuan untuk tetap percaya diri dalam setiap aktivitasnya,” ujar Jihan.

 

Transformasi itu juga tampak dari koleksi ready-to-wear terbaru bertajuk “Eunoia Jakarta” yang diperkenalkan pada 2025. Koleksi outerwear siap pakai ini ditujukan bagi perempuan aktif dengan selera desain unik. Terinspirasi dari kehidupan kota Jakarta, Eunoia Jakarta memadukan kain tenun dan perca dengan detail bordir yang memadukan seni tradisional dan sentuhan modern.

 

Adapun di sisi produksi, Jihan menekankan bahwa JJC Rumah Jahit juga memberdayakan perempuan di sekitar lingkungan usahanya.

“Kami melibatkan ibu rumah tangga untuk mempelajari berbagai keahlian fesyen, mulai dari pemotongan pola hingga finishing. Saat ini, sekitar 80% pekerja di butik rumahan kami adalah perempuan,” ungkapnya.

 

Perjalanan usaha yang makin berkembang ini ternyata tidak terlepas dari dukungan BRI, di mana JJC Rumah Jahit tergabung dalam program Rumah BUMN BRI Jakarta sejak 2024.

“Banyak manfaat yang kami peroleh, terutama dari pelatihan online gratis yang diadakan setiap hari dan bisa diikuti seluruh anggota grup. Selain itu, kami juga mendapat informasi penting terkait pitching dan kesempatan pameran,” tuturnya.

 

Tahun ini, JJC Rumah Jahit kini menargetkan omzet hingga Rp1 miliar melalui pembenahan internal, inovasi produk, serta ekspansi ke ranah B2B untuk menjaga kontinuitas bisnis.

Tidak hanya di pasar domestik, produk JJC Rumah Jahit juga telah dilirik wisatawan mancanegara, mulai dari Malaysia, Brunei, hingga sejumlah negara di Eropa.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk terus hadir mendampingi pengusaha UMKM di setiap tahap perjalanan usaha mereka. Menurutnya, berbagai program pelatihan dan pendampingan yang diinisiasi BRI menjadi pijakan penting untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperluas pasar.

“Melalui inisiatif pembinaan berkelanjutan dan program pemberdayaan yang menyeluruh, BRI percaya pelaku UMKM seperti JJC Rumah Jahit memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional. BRI optimis UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian nasional, tetapi juga mampu tampil sebagai lokomotif ekonomi rakyat dan berdaya saing global,” ujarnya.***