Home Blog Page 374

Komisi I DPRD Kota Bogor Terima Aduan Warga Katulampa Terkait Penjualan Miras

0

Bogordaily.net – Komisi I DPRD Kota Bogor menerima audiensi dari Majelis Silaturahmi Syahriah Nurul Ikhsan terkait keberatan warga atas peredaran dan penjualan minuman keras (miras/minol) di lingkungan RW 01, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa 20 Januari 2026.

Audiensi tersebut penolakan warga terhadap operasional Resto Michan yang diduga menjual minuman beralkohol golongan A, B, dan C di kawasan permukiman warga yang berdekatan dengan pesantren dan pendidikan.

Koordinator Majelis Syahriah Nurul Ikhsan, Firdaus, menyampaikan bahwa keberadaan penjualan miras di lingkungan Katulampa menimbulkan keresahan serius di tengah masyarakat.

Warga khawatir peredaran minuman beralkohol dapat berdampak negatif terhadap moral generasi muda, memicu kenakalan remaja hingga potensi tawuran.

Firdaus menjelaskan, pada awal Desember 2025 warga dan tokoh agama sempat mendukung pembukaan Resto Michan karena dinilai sebagai usaha kuliner yang dapat menyerap tenaga kerja.

Namun, dukungan tersebut berubah menjadi penolakan setelah diketahui bahwa resto tersebut memperjualbelikan minuman beralkohol.

“Warga merasa tidak pernah diberi informasi bahwa resto tersebut akan menjual miras. Setelah diketahui, satu RW membuat membuat surat penolakan,” ujar Firdaus.

Sikap warga dan tokoh agama secara tegas menolak segala bentuk usaha yang memperjualbelikan miras di lingkungan mereka.

Meski demikian, warga menyatakan tetap mendukung kegiatan usaha selama tidak bertentangan dengan norma agama.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS), bersama Wakil Ketua Komisi l, Said Muhamad Mohan, Sekretaris Komisi l, H. Edi Kholki Zaelani serta anggota Komisi l lainnya, H. Muhamad Dody Hikmawan, H. Murtadlo, Hj. Hakanna dan Devie Prihartini Sultani menegaskan bahwa DPRD hadir sebagai pendengar aspirasi masyarakat dan menjalankan fungsi pengawasan.

“DPRD menjalankan fungsi pengawasan. Komisi I mendukung aspirasi warga dan akan mengawal persoalan ini,” tegas STS.

STS juga menyoroti lemahnya ketegasan Pemerintah Kota Bogor dan Satpol PP dalam penegakan peraturan daerah terkait peredaran minuman beralkohol.

Komisi I DPRD Kota Bogor berencana mengeluarkan surat rekomendasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti secara tegas.

Sebagai tindak lanjut, Komisi I DPRD Kota Bogor menekankan pentingnya menjadikan norma agama sebagai pertimbangan utama dalam penegakan regulasi.

Selain itu, Komisi I mengusulkan adanya pengaturan kawasan khusus peredaran miras dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)***

DPRD Kota Bogor Dorong Pemerataan Pembangunan hingga Wilayah Perbatasan Tanah Sareal

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) Tanah Sareal mendorong agar pembangunan di Kota Bogor tidak hanya terfokus di pusat kota, namun juga menyasar wilayah perbatasan yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi bersama Anggota DPRD Kota Bogor dapil Tanah Sareal, H. Karnain Asyhar, Safrudin Bima (SB), Lusiana Nurissiyadah dan H. Murtadlo saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Sareal yang digelar pada Selasa, 20 Januari 2026.

Ahmad Aswandi mengungkapkan bahwa Kecamatan Tanah Sareal memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan di wilayah pinggiran kota, harus menjadi prioritas agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan.

“Tanah Sareal memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Pembangunan infrastruktur, terutama jalan di wilayah pinggiran, harus menjadi prioritas agar tidak terjadi ketimpangan dengan wilayah kabupaten,” ujar Ahmad Aswandi.

Ia menegaskan, jangan sampai kondisi infrastruktur di wilayah Kota Bogor, khususnya di perbatasan, justru lebih buruk dibandingkan wilayah kabupaten.

“Pembangunan di wilayah perbatasan Tanah Sareal harus menjadi skala prioritas pada tahun 2026 dan 2027,” tegas pria yang akrab disapa Kiwong itu.

Lebih lanjut, Kiwong menyebutkan salah satu fokus pembangunan di Tanah Sareal adalah penanganan perlintasan sebidang rel kereta api di kawasan Kebon Pedes.

Ia memastikan seluruh anggota DPRD dari Dapil Tanah Sareal akan mengawal usulan-usulan prioritas yang diajukan oleh kelurahan.

“Kami akan mengawal usulan-usulan prioritas dari kelurahan agar bisa direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kota Bogor lainnya dari Dapil Tanah Sareal, Safrudin Bima, menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan harus menyasar wilayah pinggiran atau sayap kota, tidak hanya terpusat di kawasan tengah kota.

Menurutnya, pembangunan tersebut harus mencakup infrastruktur dasar hingga fasilitas penunjang masyarakat.

“Saya pastikan sepuluh anggota dewan dari Dapil Tanah Sareal siap mendukung penuh hasil Musrenbang Kecamatan Tanah Sareal. Fasilitas publik seperti pengembangan UMKM, penyediaan air bersih, pendidikan, dan layanan kesehatan harus hadir di wilayah pinggiran agar pemerataan pembangunan benar-benar terwujud,” pungkasnya.***

Profil Piche Kota, Kontestan Indonesian Idol 13 yang Kini Terseret Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak SMA

0

Bogordaily.net – Nama Piche Kota yang sebelumnya dikenal publik sebagai salah satu kontestan berbakat Indonesian Idol Season 13, kini mendadak menjadi sorotan nasional dengan konteks yang jauh berbeda.

Penyanyi muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu tengah diperiksa aparat kepolisian terkait dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan.

Kasus ini mencuat setelah seorang pelajar SMA berinisial AC melaporkan dugaan kekerasan seksual yang dialaminya di wilayah Kabupaten Belu, NTT.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Polres Belu dan kini masih berada dalam tahap penyelidikan intensif.

Peristiwa yang dilaporkan korban diduga terjadi di sebuah hotel yang berada di Kelurahan Tenukik, Atambua, pada Minggu, 18 Januari 2026. Dalam laporan tersebut, korban menyebut adanya lebih dari satu orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Selain Piche Kota, beberapa nama lain turut disebut dalam laporan, di antaranya Roy Mali dan sejumlah rekan lain.

Kepolisian menegaskan bahwa seluruh pihak yang disebut masih berstatus terduga dan belum dapat ditarik kesimpulan apa pun sebelum proses hukum berjalan secara menyeluruh.

Kronologi Dugaan Kejadian Masih Didalami

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun penyidik, dugaan kejadian bermula saat korban berada di satu lokasi bersama para terlapor dan mengonsumsi minuman keras.

Dalam kondisi tersebut, korban diduga mengalami kekerasan seksual ketika berada dalam keadaan tidak sadar.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa kronologi lengkap serta peran masing-masing individu masih terus didalami. Aparat memastikan proses penyelidikan dilakukan secara objektif dan profesional.

Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa menyampaikan bahwa hingga saat ini status hukum Piche Kota masih dalam tahap pendalaman.

“Informasi tersebut (keterlibatan Piche Kota) masih didalami dengan serangkaian tindakan penyelidikan yang saat ini masih berjalan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Karena korban merupakan anak di bawah umur, penyidik membuka kemungkinan penerapan pasal berlapis. Salah satunya Pasal 81 Ayat 2 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur ancaman pidana berat bagi pelaku persetubuhan terhadap anak.

Selain itu, aparat juga mempertimbangkan penerapan KUHP Nasional (UU Nomor 1 Tahun 2023), khususnya Pasal 473 Ayat 2 huruf b, terkait persetubuhan terhadap anak dengan memanfaatkan kondisi korban yang tidak berdaya atau tidak sadar.

“Itu merupakan pelanggaran serius terhadap martabat kemanusiaan,” tegas Kapolres.

Profil Piche Kota

Piche Kota dikenal publik sebagai peserta Indonesian Idol Season 13 yang berasal dari Atambua, Nusa Tenggara Timur.

Informasi tersebut tercantum dalam profil resmi yang ditayangkan melalui kanal YouTube Indonesian Idol.

Ia merupakan lulusan SMA Negeri 1 Atambua dan lahir pada 4 Februari. Saat ini, usianya berada di kisaran awal 20-an. Ketertarikan Piche terhadap musik telah tumbuh sejak usia dini.

Lingkungan keluarga turut membentuk bakatnya. Ayah Piche diketahui memiliki latar belakang sebagai penyanyi, sehingga dunia tarik suara bukanlah hal asing bagi dirinya. Dukungan keluarga membuat Piche berani menekuni musik secara serius.

Usai menyelesaikan pendidikan SMA, Piche memilih fokus membangun karier di bidang musik dan tidak melanjutkan pendidikan formal ke perguruan tinggi.

Dalam bermusik, Piche menggemari genre pop dan menjadikan band asal Inggris, Coldplay, sebagai salah satu inspirasinya. Lagu Yellow disebut-sebut memiliki pengaruh besar dalam perjalanan musikalnya.

Langkah besar Piche dimulai ketika ia mengikuti audisi Indonesian Idol 2025. Ia harus menempuh perjalanan jauh dari Atambua menuju Kupang demi mengikuti seleksi.

Perjuangannya membuahkan hasil setelah ia berhasil meraih golden ticket dan melangkah ke babak berikutnya. Menariknya, kedua orang tuanya sempat tidak mengetahui keikutsertaan Piche dalam ajang pencarian bakat tersebut.

Setelah mengetahui kabar tersebut, orang tua Piche memberikan dukungan penuh, bahkan rela menyisihkan penghasilan demi membantu perjalanan karier sang anak.

Di atas panggung Indonesian Idol, Piche dikenal memiliki warna vokal yang khas. Ia telah membawakan sejumlah lagu populer, seperti Kapan Kau Kembali milik Loela Drakel hingga Zona Nyaman dari Fourtwnty.

Hingga kini, proses hukum terkait dugaan kasus kekerasan seksual tersebut masih terus berjalan. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 

 

Harga Emas Hari Ini Rabu 21 Januari 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Masih Tahan di Level Tinggi

0

Bogordaily.net – Pergerakan harga emas hari ini Rabu, 21 Januari 2026 kembali menjadi sorotan, khususnya bagi investor ritel dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai.

Tiga produk emas batangan yang paling diminati pasar, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, tercatat bergerak stabil dengan kecenderungan menguat dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini mengindikasikan minat beli yang masih terjaga, sekaligus memperkuat optimisme pasar terhadap emas sebagai aset aman.

Sementara itu, emas Antam cenderung bergerak datar, namun tetap berada di level harga tinggi.

Mengacu pada pembaruan harga dari laman resmi Sahabat Pegadaian, emas UBS dan Galeri24 masih bertahan di zona hijau setelah mencatat kenaikan cukup signifikan dalam satu hari terakhir.

Untuk emas Galeri24, harga pecahan 1 gram pada Rabu pagi dipatok sebesar Rp 2.731.000.

Angka tersebut mencerminkan kenaikan Rp 43.000 dibandingkan harga sehari sebelumnya, menandakan tren penguatan yang konsisten.

Kondisi serupa juga terlihat pada emas UBS. Produk ini kini diperdagangkan di harga Rp 2.783.000 per gram, atau naik Rp 44.000 dari posisi sebelumnya.

Kenaikan ini membuat UBS menjadi salah satu produk emas dengan harga tertinggi di pasar Pegadaian saat ini.

Di sisi lain, emas batangan Antam masih bergerak relatif stabil. Harga emas Antam 1 gram tercatat di level Rp 2.705.000.

Meski belum mencatat lonjakan signifikan, Antam tetap menjadi primadona bagi investor konservatif berkat likuiditas tinggi serta reputasinya yang sudah mengakar di pasar nasional.

Daftar Harga Emas Hari Ini 21 Januari 2026

Harga Emas Galeri24

0,5 gram: Rp 1.432.000

1 gram: Rp 2.731.000

2 gram: Rp 5.380.000

5 gram: Rp 13.350.000

10 gram: Rp 26.629.000

25 gram: Rp 66.407.000

50 gram: Rp 132.710.000

100 gram: Rp 265.289.000

250 gram: Rp 661.592.000

500 gram: Rp 1.323.183.000

1.000 gram: Rp 2.646.365.000

Harga Emas UBS

0,5 gram: Rp 1.504.000

1 gram: Rp 2.783.000

2 gram: Rp 5.522.000

5 gram: Rp 13.646.000

10 gram: Rp 27.149.000

25 gram: Rp 67.740.000

50 gram: Rp 135.200.000

100 gram: Rp 270.293.000

250 gram: Rp 675.534.000

500 gram: Rp 1.349.481.000

Harga Emas Antam

0,5 gram: Rp 1.402.500

1 gram: Rp 2.705.000

2 gram: Rp 5.350.000

3 gram: Rp 8.000.000

5 gram: Rp 13.000.000

10 gram: Rp 26.545.000

25 gram: Rp 66.237.000

50 gram: Rp 132.395.000

100 gram: Rp 264.712.000

250 gram: Rp 661.515.000

Dengan tren harga emas hari ini yang masih bertahan di zona positif, emas kembali menegaskan posisinya sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang.

Meski demikian, masyarakat tetap disarankan untuk mencermati dinamika pasar dan menyesuaikan strategi pembelian dengan kondisi keuangan masing-masing.

 

Pemkot Bogor Siapkan Sosialisasi Terpadu Cegah Judol dan Pinjol

0

Bogordaily.netPemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menyiapkan program sosialisasi terpadu sebagai upaya pencegahan dampak game judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) di tengah masyarakat sepanjang tahun 2026.

Langkah ini ditempuh mengingat kewenangan penanganan dan penindakan judi online berada di pemerintah pusat.

Fungsional Pol PP Ahli Madya pada Satpol PP Kota Bogor, Apit Budiman, menjelaskan sejatinya mereka tidak berwenang untuk melakukan penanganan maupun penindakan terhadap praktik game online terlarang.

Untuk itu mereka berfokus untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus.

“Satpol PP tidak melakukan penanganan terhadap judi online karena bukan kewenangan daerah. Aturan game online terlarang merupakan aturan pusat, bukan Perda atau Perwali,” ujar Apit Budiman

Saat ini, Satpol PP Kota Bogor sudah melakukan sejumlah pencegahan melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat

Pada tahun 2025, kegiatan sosialisasi terkait judi online telah dilaksanakan sebanyak enam kali, masing-masing satu kali di setiap kecamatan.

“Tahun kemarin kami mengadakan sosialisasi sebanyak enam kali, masing-masing satu kali di setiap kecamatan,” katanya.

Untuk tahun 2026, Satpol PP Kota Bogor merencanakan dua kali sosialisasi terpadu dengan cakupan peserta yang lebih luas.

Setiap kegiatan akan menggabungkan tiga kecamatan dalam satu kali pelaksanaan.

“Tahun ini kami rencanakan dua kali sosialisasi dengan peserta lebih banyak, masing-masing menggabungkan tiga kecamatan,” jelas Apit.

Ia menambahkan, materi sosialisasi tidak hanya membahas judi online, tetapi juga mencakup edukasi terkait pinjaman online yang kerap menjadi satu paket permasalahan bagi para korban.

“Materinya bukan hanya judi online, tapi juga pinjaman online,” ungkapnya.

Apit menyebutkan sasaran utama sosialisasi tahun ini adalah kelompok masyarakat yang rentan menjadi korban game online dan pinjaman online.

Satpol PP Kota Bogor juga tengah mewacanakan kerja sama dengan koperasi angkutan kota (angkot) untuk memberikan edukasi kepada para sopir angkot.

“Kami ingin menyasar kelompok yang rentan, termasuk sopir angkot melalui kerja sama dengan koperasi angkot. Namun ini masih wacana,” katanya.

Rencananya, kegiatan sosialisasi tersebut akan dilaksanakan setelah Lebaran atau sekitar April 2026.

 

Muhammad Irfan Ramadan

Usaha Camilan Berbasis Resep Keluarga Ini Berhasil Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI

0

Bogordaily.net – NM Kitchen merupakan usaha makanan ringan berlokasi di Jakarta Selatan yang dirintis sejak tahun 2006. Produk yang dipasarkan mencakup nastar, kastengel, cheesecake, brownies, donat, puding, serta berbagai jenis camilan lainnya.

Sejak awal berdiri, NM Kitchen mengandalkan resep keluarga dan menjaga kualitas produk melalui standar produksi yang diterapkan secara konsisten.

Pemilik NM Kitchen Natalia Mutiara mengatakan bahwa pada 2020 ia mengambil peran penuh melanjutkan usaha dan menyesuaikan pendekatan penjualan mengikuti perubahan kondisi ekonomi serta kebutuhan pasar.

“Awalnya usaha ini dimulai dari usaha milik ibu saya pada tahun 2006. Saat itu, saya membantu dengan menawarkan kue buatan ibu ke teman-teman kerja. Kemudian, saat pandemi Covid-19 di tahun 2020, saya mulai melanjutkan usaha ini sepenuhnya. Karena kondisi yang mengharuskan semua orang di rumah dan kebutuhan ekonomi yang mendesak, saya memutuskan untuk berjualan sendiri,” ujar Natalia.

Dalam pengembangan usahanya, Natalia memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang disediakan BRI melalui platform LinkUMKM. LinkUMKM merupakan platform digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM untuk mendukung kenaikan kelas usaha melalui pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan.
Platform ini memperkuat kapasitas UMKM dengan strategi berbasis data dan teknologi, termasuk fitur Self Assessment Naik Kelas untuk memetakan posisi usaha dan mengarahkan rekomendasi pelatihan yang relevan.

Selain penguatan kapasitas, LinkUMKM menyediakan akses pendampingan dan perluasan pasar melalui UMKM Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, serta kanal Media. Didukung lebih dari 690 modul pelatihan daring dan luring serta terhubung dengan jaringan Rumah BUMN, LinkUMKM mendorong pengembangan UMKM secara menyeluruh.

Melalui ekosistem tersebut, pelaku usaha memperoleh rujukan pembelajaran yang dapat diterapkan pada kebutuhan usaha sehari-hari.
Natalia pertama kali mengenal LinkUMKM BRI saat mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Jakarta. Dari kegiatan tersebut, ia mulai memanfaatkan modul pembelajaran, khususnya terkait manajemen pemasaran, untuk diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

“Saya pertama kali mengenal LinkUMKM BRI saat mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Jakarta. Saat itu, ada sesi sosialisasi tentang platform LinkUMKM yang membantu pelaku usaha untuk belajar dan mengembangkan bisnis. Dari sana saya mulai tertarik untuk bergabung dan saya lebih menyempatkan diri untuk membaca modul-modul pembelajaran di LinkUMKM,” ungkap Natalia.

Penjualan NM Kitchen dijalankan secara online melalui WhatsApp dan Instagram untuk menerima pesanan dan berkomunikasi langsung dengan pelanggan. Dari sisi produksi, NM Kitchen menggunakan bahan yang fresh dan proses pembuatan dilakukan sendiri untuk menjaga konsistensi rasa. Standar produksi diterapkan pada setiap pesanan agar kualitas produk tetap terjaga dan layanan berjalan konsisten.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa LinkUMKM menjadi bagian dari pendekatan BRI dalam memperkuat kompetensi usaha dan memperluas akses pengembangan UMKM.

“LinkUMKM dirancang untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha melalui pembelajaran yang aplikatif, pendampingan, dan akses pengembangan pasar. NM Kitchen menjadi bukti bahwa ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang tepat dapat mempercepat penguatan kapasitas usaha hingga naik kelas. BRI akan terus memperkuat UMKM agar semakin tangguh, inklusif, dan siap naik kelas sebagai penggerak ekonomi nasional,” pungkas Akhmad.***

IUQI Bogor Gelar Ziarah Kubro untuk Mengenang Almarhum KH. Helmy Abdul Mubin, Lc

0

Bogordaily.net — Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor akan menyelenggarakan Ziarah Kubro sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk Alm. Al-Maghfurlah KH. Helmy Abdul Mubin, Lc., ulama kharismatik yang memiliki peran besar dalam sejarah berdirinya dan perkembangan Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor.

Kegiatan Ziarah Kubro ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai , bertempat di Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor . Acara ini menjadi momentum spiritual bagi keluarga besar pesantren dan civitas akademika untuk mengenang jasa serta mendoakan Almarhum.

Rangkaian ziarah dan doa bersama akan dibersamai oleh Syaikh Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jailani Al-Hasani. Selain itu, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Pimpinan Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami , Rektor Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor , serta keluarga besar Yayasan Ummul Quro Al-Islami Bogor , sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan dalam mengenang sosok ulama yang berjasa besar bagi lembaga.

Kehadiran para pimpinan dan keluarga besar yayasan diharapkan semakin memperkuat nilai ukhuwah, spiritualitas, serta kesinambungan perjuangan yang telah dirintis oleh Almarhum KH. Helmy Abdul Mubin, Lc. dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan lembaga keislaman.

Ziarah Kubro ini tidak hanya menjadi agenda doa bersama, namun juga sarana refleksi dan penguatan nilai-nilai keteladanan, keikhlasan, dan pengabdian yang telah dicontohkan oleh Almarhum. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika serta generasi penerus Ummul Quro Al-Islami.

Melalui kegiatan ini, IUQI Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan melanjutkan warisan keilmuan, spiritual, serta perjuangan para pendiri dan ulama, demi terwujudnya lembaga pendidikan Islam yang berkarakter, berintegritas, dan bermanfaat bagi umat.***

IUQI Bogor Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran 1 Dekade Pengabdian Bogor

0

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran hari lahir IUQI Bogor yang ke-10 dengan tema “1 Dekade Berhidmat, Energi Baru IUQI Maju.”

Acara diawali dengan lantunan sholawat marawis Pesantren Mahasiswa IUQI yang menciptakan suasana khidmat dan penuh keberkahan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh MC dan dihadiri oleh civitas akademika IUQI, para ulama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan oleh Ustaz Baharudin Nasution, menambah kekhusyukan rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Rektor IUQI Bogor yaitu Dr. H. Syamsul Rizal Mz, S.H.I., M.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan IUQI selama satu dekade. Beliau menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikembangkan seiring bertambahnya usia lembaga. Rektor juga mengutip pesan Imam Al-Ghazali tentang peran unsur manusia: hati sebagai raja, akal sebagai penasihat, ruh sebagai penggerak, dan nafsu sebagai pegawai.

Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng oleh pimpinan IUQI.
Acara dilanjutkan dengan ceramah ilmiah oleh KH. Aep Saepudin yang menekankan empat perkara utama: menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia, keyakinan bahwa kebenaran akan diganti Allah dengan kebaikan, pentingnya budi pekerti dan etika, serta makna syukur yang diwujudkan melalui hati, lisan, dan anggota tubuh.

Selanjutnya, KH. Sudrajat, Lc., M.H. menyampaikan pemaparan terkait MoU antara IUQI Bogor dan BAZNAS Kabupaten Bogor, yang membuka ruang kerja sama dan dukungan sesuai kebutuhan IUQI dengan prinsip komunikasi yang baik dan benar. Ia juga mengingatkan pentingnya memuliakan bulan Rajab sebagai jalan untuk memuliakan bulan Syaban dan Ramadhan, serta menegaskan bahwa perintah shalat merupakan hadiah besar Isra Mi’raj yang diterima Rasulullah SAW secara langsung tanpa perantara.

Tausiah utama disampaikan oleh Syaikh Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jailani Al-Hasani, yang membahas urgensi pendidikan akademik di era digitalisasi. Ia menekankan pentingnya belajar secara langsung (face to face) dengan guru sebagai jalan membangun akal, makrifat, akhlak, dan peradaban. Pendidikan tinggi dipandang sebagai pilar utama kemajuan bangsa, bukan sekadar penghimpun informasi, tetapi sebagai sarana membangun peradaban melalui ilmu yang terstruktur, riset ilmiah, dan pengamalan nilai-nilai keilmuan.

Beliau juga mengingatkan agar penuntut ilmu tidak bergantung sepenuhnya pada media digital dan AI tanpa bimbingan guru, serta menegaskan pentingnya niat yang baik dalam menuntut ilmu agar melahirkan keberkahan.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Agus Tamami, S.Ag., M.Pd.I. dan dilanjutkan dengan pemberian ijazah amanah keilmuan dari Syaikh Ammar Azmi kepada Rektor IUQI Bogor, sebagai simbol kesinambungan sanad ilmu dan tanggung jawab keilmuan.

Peringatan ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen IUQI Bogor untuk terus berhidmat, melahirkan generasi intelektual, moderat, dan berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.***

Menkop: Kopdes Jadi Panggung Baru Gen Z dan Milenial Membangun Ekonomi Desa

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) akan menjadi wadah pemberdayaan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, untuk berkarya sekaligus berbisnis.

Program 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih juga disebut sebagai solusi penyerapan tenaga kerja bagi sarjana muda di desa. Melalui keterlibatan mereka, Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Hal itu disampaikan Ferry dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Senayan, Selasa (20/1). Hadir pula Wamenkop Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, serta para pejabat tinggi di Kemenkop, Direksi LPDB Koperasi, serta anggota DPD RI.

“Kami terus memperkuat perencanaan, tata kelola, dan strategi komunikasi agar Kopdes benar-benar menyasar generasi muda,” ujar Ferry.

Sebagai langkah meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap koperasi, Kemenkop bersama Kemendikti menghadirkan mata kuliah khusus tentang Koperasi dan Ekonomi Pancasila di perguruan tinggi. Selain itu, program KKN tematik akan diterapkan dengan mengirim mahasiswa untuk mendampingi koperasi secara langsung.

Kemenkop juga menyiapkan modul pelatihan digital serta program magang yang telah melibatkan lebih dari 500 peserta di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga usaha pesantren. Ferry menekankan koperasi harus menjadi “sekolah bisnis” bagi anak muda, bukan sekadar lembaga simpan pinjam.

Dalam laporannya, Ferry menyebut hingga Januari 2026 lebih dari 1,7 juta masyarakat telah bergabung dengan Kopdes/Kel Merah Putih. Saat ini, sekitar 26 ribu titik tengah memasuki tahap pembangunan gerai dan gudang. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan lahan.

“Kami mempertimbangkan pembangunan koperasi secara vertikal atau dengan spesifikasi berbeda dari standar sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga meminta dukungan penuh dari DPD RI agar percepatan pembentukan dan pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih berjalan sesuai target. Menurutnya, keberhasilan membangun 80 ribu Kopdes tidak mungkin tercapai tanpa sinergi pemerintah pusat, daerah, dan dukungan politik DPD RI.

“Koperasi bukan hanya agenda kementerian, tetapi agenda nasional untuk mengurangi pengangguran dan memperkuat ekonomi desa,” ujarnya.

Wamenkop Farida Farichah menambahkan, peran sarjana muda sebagai penggerak koperasi sangat krusial. Ia optimis dalam dua hingga tiga tahun ke depan, lulusan perguruan tinggi yang terlibat dalam pengelolaan Kopdes/Kel Merah Putih akan membawa perubahan besar. “Koperasi harus menjadi jejaring besar yang menggerakkan ekonomi desa secara kolektif,” katanya.

Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi mengapresiasi kinerja Kemenkop. Menurutnya, program 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih yang semula diragukan kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena terbukti mampu mengurangi pengangguran di desa.

“Awalnya masyarakat ragu, tapi kini mereka melihat Kopdes berbeda dengan KUD masa lalu. Strukturnya lebih kuat dan hasilnya nyata,” ungkapnya.

Wakil Ketua II Komite IV DPD RI Sinta Rosma Yenti turut menyatakan dukungan penuh. Ia menilai program Kopdes/Kel Merah Putih sebagai terobosan penting untuk memastikan kedaulatan ekonomi kembali ke tangan rakyat.

“DPD RI siap mengawal agar program ini benar-benar menjadi pilar ekonomi rakyat,” tegasnya.***

Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Disidik Evaluasi Anggaran Pendidikan 2026 dan SPMB

0

Bogordaily.net-Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk mengevaluasi rencana anggaran pendidikan Tahun 2026 serta pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Rapat ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap sektor pendidikan daerah.

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Bogor. Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur.

Dalam pengantarnya, Fajar menegaskan pentingnya pengawasan terhadap perencanaan dan pelaksanaan anggaran pendidikan agar selaras dengan kebutuhan riil di lapangan.

Menurutnya, evaluasi ini diperlukan untuk memastikan anggaran Tahun 2026 berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat Kota Bogor.

Pada pembahasan anggaran, Komisi IV menyoroti sejumlah program prioritas Dinas Pendidikan, antara lain peningkatan sarana dan prasarana sekolah, pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan, serta program peningkatan mutu pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan.

“Kami di Komisi IV DPRD Kota Bogor menekankan agar setiap program yang direncanakan memiliki indikator kinerja yang terukur, efektif, dan berdampak langsung bagi peserta didik,” kata Fajar.

Selain anggaran, rapat kerja juga membahas evaluasi pelaksanaan SPMB. Komisi IV mencermati kesiapan sistem, mekanisme zonasi, transparansi proses seleksi, hingga penanganan pengaduan masyarakat, serta mendorong penyempurnaan agar pelaksanaannya makin objektif dan akuntabel.

Rapat berlangsung secara konstruktif dan dialogis melalui pemaparan Dinas Pendidikan serta tanggapan anggota Komisi IV.

Hasil rapat ini akan menjadi bahan tindak lanjut DPRD Kota Bogor dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi di bidang kesejahteraan rakyat, khususnya sektor pendidikan.***

Muhammad Irfan Ramadan