Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 378

Naik, Segini Daftar Harga Emas LM Antam Selasa 16 September 2025

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram pagi ini per gram di Pegadaian, Selasa 16 September 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Selasa 16 September 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.102.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.105.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.150.000
Harga emas 3 gram: Rp 6.200.000
Harga emas 5 gram: Rp 10.300.000
Harga emas 10 gram: Rp 20.545.000
Harga emas 25 gram: Rp 51.237.000
Harga emas 50 gram: Rp 102.395.000
Harga emas 100 gram: Rp 204.712.000
Harga emas 250 gram: Rp 511.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.022.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.045.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Selasa 16 September 2025.***

Cek Ramalan Cuaca Selasa 16 September 2025, Apakah Hujan Lagi?

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Selasa 16 September 2025 diperkirakan hujan sedang sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Selasa 16 September 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-31°C
Kelembapan: 66–97%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-31°C
Kelembapan: 63–96%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-32°C
Kelembapan: 57-95%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-32°C
Kelembapan: 56–94%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-32°C
Kelembapan: 57–94%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–32°C
Kelembapan: 54–94%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Selasa 16 September 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Kecelakaan Beruntun Mini Bus di Cikereteg Bogor, Lalu Lintas Macet Total

0

Bogordaily.net – Senin malam, 15 September 2025. Jalanan di kawasan Cikereteg, Bogor, masih ramai.

Jam sudah menunjukkan pukul delapan. Udara pegunungan masih terasa dingin, tapi lalu lintas tidak pernah benar-benar sepi di jalur itu.

Tiba-tiba, suara benturan keras memecah suasana. Bukan sekali. Tapi beruntun. Mobil SUV itu berhadapan dengan sebuah minibus. Jalan seketika macet. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung berhamburan keluar rumah.

Saksi mata bercerita, suara benturan terdengar seperti besi dipukul bertubi-tubi. Ada yang spontan menutup telinga. Ada pula yang langsung berlari ke arah sumber suara, khawatir ada korban yang terjepit.

Mobil itu tampak ringsek di bagian depan. Mobil yang satunya pun sama nasibnya. Kaca depan pecah, lampu remuk.

Lalu lintas dari arah Bogor menuju Sukabumi pun langsung tersendat. Kendaraan di belakang ikut berhenti. Pengendara motor menepi. Semua ingin tahu, siapa yang jadi korban.

Belum jelas penyebabnya. Apakah karena rem blong? Atau salah perhitungan di tikungan?

Namun yang jelas: malam itu Cikereteg berubah. Dari jalur lalu lintas biasa, menjadi panggung darurat. Dari jalur penghubung dua kota, menjadi saksi kecelakaan beruntun.***

Tabrak Lari di Cikeas Bogor Berujung Mobil Dirujak Warga

0

Bogordaily.net – Senin sore itu, suasana Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mendadak heboh.

Jalanan yang biasanya hanya ramai oleh lalu-lalang warga tiba-tiba berubah jadi arena kejar-kejaran. Bukan adegan film. Bukan pula rekayasa. Ini nyata.

Sebuah mobil diduga terlibat tabrak lari. Bukan hanya menabrak, mobil itu disebut berusaha kabur.

Gas diinjak. Jalanan dipacu. Seolah ingin menghilang dari tanggung jawab. Tapi Cikeas sore itu tidak membiarkan begitu saja.

Warga yang melihat spontan bereaksi. Ada yang berteriak. Ada yang mengejar. Ada pula yang nekat menghadang.

Dan ketika mobil itu berhasil dihentikan, emosi warga pun tak terbendung. Mobil bersama sopirnya dirujak. Di tengah jalan. Di hadapan semua orang.

Beginilah suasana di kampung. Solidaritas warga masih kuat. Begitu ada yang dianggap bersalah, apalagi mencoba lari dari kesalahan, keadilan langsung ditegakkan secara spontan. Mungkin tanpa aturan hukum. Tapi itulah insting. Itulah reaksi alamiah.

Di zaman medsos seperti sekarang, tentu saja kejadian itu tidak hanya jadi tontonan orang sekitar.

Video singkatnya langsung tersebar. Rekaman dari Alvi—salah satu warga—beredar cepat. Cikeas sore itu pun viral.

Setelah amarah warga surut. Setelah mobil yang sudah penuh bekas pukulan itu tak lagi jadi sasaran. Pertanyaan berikutnya selalu sama: siapa yang ditabrak? Seberapa parah? Dan mengapa harus kabur?

Kabar inilah yang masih menunggu klarifikasi lebih lengkap. Tapi satu hal sudah pasti: kabur justru membuat keadaan lebih buruk.

Di mata warga, lari sama saja dengan mengakui salah. Dan sore itu, di Cikeas, warga memilih menjadi hakim sekaligus eksekutor pertama.***

Disinggung Tunjangan Rp70 Juta Meski Bolos Kerja, Desy Diam Seribu Bahasa

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Desy Yanthi Utama diduga sudah enam bulan terakhir bolos kerja dan sebanyak 12 kali tidak mengikuti rapat paripurna.

Hal tersebut memicu pertanyaan apakah Desy masih menerima tunjangan sebesar Rp36 juta sampai Rp70 juta meski bolos kerja selama 6 bulan?

Namun saat dikonfirmasi mengenai tunjangan tersebut, Desy diam seribu bahasa tidak mau memberikan komentarnya apakah masih mendapat tunjangan atau tidak.

“Saya belum bisa memberikan klarifikasi apapun (soal tunjangan meski bolos kerja 6 bulan),” kata Desy kepada Bogordaily.net saat dikonfirmasi, Senin 15 September 2025

Sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bogor, Desy Yanthi Utama tercatat absen dalam sejumlah rapat pembahasan di DPRD Kota Bogor dengan jumlah yang cukup banyak.

Wanita yang akrab dipanggil Teh Dea, merupakan wakil dari Partai Golkar di DPRD Kota Bogor di daerah pemilihan (Dapil) I yang mencakup Bogor Timur dan Tengah.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar menjelaskan bahwa yang bersangkutan tidak masuk kerja dikarenakan mengalami sakit.

“Karena sakit (tidak masuk selama 6 bulan dan 12 kali rapat tidak ikut),” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Senin 15 September 2025.***

Muhammad Irfan Ramadan

Kacau! Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bogor Diduga Enam Bulan Bolos Kerja

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Desy Yanthi Utama diduga sudah enam bulan terakhir bolos kerja dan sebanyak 12 kali tidak mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Bogor.

Desy Yanthi Utama tercatat absen dalam sejumlah rapat pembahasan di DPRD Kota Bogor dengan jumlah yang cukup banyak.

Wanita yang akrab dipanggil Teh Dea, merupakan wakil dari Partai Golkar di DPRD Kota Bogor di daerah pemilihan (Dapil) I yang mencakup Bogor Timur dan Tengah.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar menjelaskan bahwa yang bersangkutan tidak masuk kerja dikarenakan mengalami sakit.

“Karena sakit (tidak masuk selama 6 bulan dan 12 kali rapat tidak ikut),” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Senin 15 September 2025

Karnain menambahkan, yang bersangkutan sudah melapor kepada dirinya mengenai alasan tidak masuk kerja dan ikut rapat.

“Sudah (izin tidak masuk kerja). Ada surat keterangan dokter yang dikirim ke Komisi 1,” jelasnya

Dihubungi secara terpisah, Desy Yanthi Utama menjelaskan bahwa, ia sudah izin sakit kepada Komisi 1 DPRD Kota Bogor

“Itu betul (izin sakit),” kata Desy kepada Bogordaily.net

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy, mengenai pernyataan sikap dari DPD, ia belum merespon.***

Muhammad Irfan Ramadan

Integrasi Data dengan Dukcapil Percepat Proses Layanan BRI

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil mengoptimalisasi pemanfaatan integrasi data kependudukan bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Inovasi ini menjadi salah satu terobosan penting BRI dalam mendorong efisiensi operasional, mempercepat proses layanan, serta memperkuat kepercayaan nasabah.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Operations BRI Hakim Putratama dalam acara Satu Data Untuk Semua: Summit Data Kependudukan Semester I 2025 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (28/8).

“Melalui kerja sama strategis dengan Dukcapil, BRI mampu memaksimalkan proses verifikasi dan mengelola risiko, sehingga pencairan kredit mikro bisa mencapai Rp1 triliun per hari. Akses data yang luas dan akurat tersebut memungkinkan kami memberikan layanan yang jauh lebih cepat, efisien, dan aman bagi nasabah,” jelas Hakim.

Sebagai bank dengan basis nasabah terbesar di Tanah Air, setiap harinya BRI melakukan sekitar 500 ribu kali akses ke Dukcapil untuk memproses data nasabah maupun calon nasabah.

Sebelum adanya integrasi data, proses verifikasi nasabah memerlukan waktu berjam-jam dan memengaruhi kualitas layanan. Kini, dengan sistem yang terhubung langsung ke database kependudukan nasional, proses menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien.

“Jika akses ini tidak ada, mustahil bagi BRI mencairkan kredit mikro senilai Rp1 triliun per hari. Dampaknya bukan hanya bagi BRI, tetapi juga bagi program-program pemerintah yang kami jalankan, termasuk penyaluran Bansos dan KUR,” tambah Hakim.

Dalam era digital, data menjadi aset strategis. Hakim menegaskan bahwa pemenang di masa depan adalah pihak yang unggul dalam teknologi informasi dan penguasaan data.

Konsep single identity berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi fondasi BRI dalam menghadirkan layanan perbankan modern. Integrasi ini memungkinkan BRI melakukan verifikasi data secara real time, meningkatkan akurasi penilaian risiko kredit, dan memberikan layanan yang lebih personal sesuai kebutuhan nasabah.

“Kami tidak hanya mengandalkan data dari Dukcapil, tetapi juga mengombinasikannya dengan perilaku nasabah seperti pola transaksi, preferensi belanja, hingga kebiasaan konsumsi. Pendekatan ini membuat BRI dapat menghadirkan solusi keuangan yang lebih relevan dan tepat sasaran,” jelas Hakim.

BRI terus menjalin diskusi intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Dukcapil untuk memastikan implementasi integrasi data berjalan optimal dan sesuai regulasi. Selain itu, BRI berkomitmen menjaga keamanan dan kerahasiaan data nasabah dalam setiap prosesnya.

“Kami senantiasa memastikan pemanfaatan data dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan perlindungan privasi nasabah. Sinergi dengan regulator menjadi kunci untuk menghadirkan ekosistem layanan perbankan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Hakim.***

BUMD Air Minum Kota Bogor Jadi Mesin Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

0

Bogordaily.net – Peran BUMD air minum di Kota Bogor kini tidak lagi sekadar entitas bisnis. Ia sudah berubah menjadi alat pembangunan. Bahkan, menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat.

Itu ditegaskan Rino Indira Gusniawan, Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, saat menjadi pembicara dalam Forum Group Discussion (FGD) bertema Existence Valuation BUMD Air Minum yang digelar pekan lalu di Jakarta.

Rino mengutip data WHO dan UN Water: setiap investasi satu dolar di sektor air minum akan menghasilkan pengembalian 4,3 dolar.

Bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan lewat penghematan biaya kesehatan, peningkatan produktivitas, kualitas hidup, hingga pendidikan.

“Keberadaan BUMD air minum punya multiplier effect yang sangat besar. Tidak hanya ekonomi, tapi juga sosial dan lingkungan,” kata Sekretaris Perpamsi itu.

Lima Fungsi BUMD

Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, ada lima fungsi besar BUMD. Yang pertama: menumbuhkan perekonomian daerah.

Kedua, memberi manfaat umum melalui barang dan jasa berkualitas untuk masyarakat. Ketiga, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rino menekankan, pelayanan publik BUMD air minum harus disesuaikan dengan kondisi lokal, potensi daerah, serta kebutuhan nyata masyarakat.

Ia pun mengapresiasi langkah Universitas Pakuan (Unpak) yang melakukan kajian mendalam soal valuasi Perumda Tirta Pakuan.

Hasil Valuasi: Rp1,94 Triliun

Radjab Tampobolon, Ketua Tim Peneliti Unpak, menyebut nilai ekonomi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mencapai Rp1,94 triliun.

Dari jumlah itu, Rp496,22 miliar berupa beban pegawai, PAD, pendapatan, dan laba.

Manfaat sosial tercatat Rp1,417 miliar—dari pemerataan akses air, kesehatan, hingga faktor warisan. Manfaat lingkungan bernilai Rp26,56 miliar.

Belum lagi kontribusi ekonomi wilayah Rp103,54 miliar per tahun, terutama dari belanja rumah tangga 658 pegawai yang mencapai Rp80,63 miliar. Ditambah dividen Rp22,91 miliar untuk kas daerah.

“Data ini menunjukkan BUMD air minum bukan hanya mesin ekonomi, tapi juga penggerak kesejahteraan warga,” kata Radjab.

Menuju Cakupan 100%

Analisis kinerja 2019–2024 menunjukkan 91% pendapatan Perumda Tirta Pakuan berasal dari penjualan air. Tarif menjadi faktor paling sensitif.

Namun proyeksi idealnya jelas: pada 2029, cakupan layanan bisa mendekati 100%.

Dengan rasio pendapatan-biaya 1,35 dan surplus air baku lebih dari 10 juta meter kubik per tahun.

FGD ini menjadi bagian dari Indonesia Water Forum (IWF) 2025 di JIExpo Kemayoran. Temanya: Transformasi Sektor Air Minum untuk Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi.

Di situlah, arah baru BUMD air minum Kota Bogor ditegaskan: bukan hanya bisnis, tapi mesin penggerak pembangunan berkelanjutan.***

Fakta Lengkap Tasya Farasya Gugat Cerai Suami di Pengadilan Agama Jakarta Selatan

0

Bogordaily.net – Tasya Farasya Gugat Cerai Suami. Itulah kalimat yang hari ini menjadi headline. Dunia selebgram kembali gempar.

Nama besar, kehidupan glamor, ternyata tidak membuat rumah tangga berjalan mulus.

Tasya Farasya—yang wajahnya begitu sering muncul di layar gawai anak muda—memutuskan langkah besar: menggugat cerai Ahmad Assegaf.

Gugatannya resmi. Masuk ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Lewat jalur e-court. Dicatat pada 12 September 2025.

Disampaikan oleh Humas PA Jaksel, Dede Rika Nurhasanah. Ia tak menyebut detail. Hanya memberi kode inisial: LFT sebagai penggugat, AS sebagai tergugat. Yang jelas, kata itu sudah keluar: Tasya Farasya gugat cerai suami.

Begitu singkat kabar itu. Tapi panjang imajinasinya. Kenapa? Apa yang salah? Apa yang pecah? Tidak ada yang bisa menjawab sekarang.

Humas pengadilan menolak menyampaikan isi gugatan. “Kami tidak bisa menyampaikan,” tegas Dede.

Sidang perdana sudah dijadwalkan. Rabu, 24 September 2025. Mediasi lebih dulu. Bila kedua belah pihak hadir. Bila masih ada ruang untuk bicara. Bila ada celah untuk menyatukan kembali.

Padahal, Februari 2018 silam, pernikahan mereka begitu disorot. Gaun pengantin, pesta, dan foto-foto penuh cahaya.

Dari pernikahan itu lahir dua buah hati: Maryam Eliza Khair Assegaf dan Hasan Isa Assegaf.

Dua nama kecil yang hari ini ikut menjadi bagian dari berita besar: Tasya Farasya gugat cerai suami.

Rumah tangga memang bukan sekadar panggung. Tidak semua cerita glamor berakhir bahagia.

Dan Tasya—selebgram dengan jutaan pengikut—kini memberi pelajaran lain: bahwa kehidupan nyata bisa jauh lebih getir dibanding foto-foto cantik di Instagram.***

Gaduh Pergantian Kapolri, Istana dan DPR Kompak Bantah Isu Surpres dari Presiden Prabowo PP

0

Bogordaily.net – Pergantian Kapolri. Itu yang ramai diperbincangkan dalam seminggu terakhir. Tapi, Istana dan DPR justru kompak menepis isu itu. Tidak ada surat dari Presiden Prabowo Subianto ke DPR. Tidak ada Surpres. Tidak ada tanda-tanda. Semua masih tetap.

Mensesneg Prasetyo Hadi sendiri yang mengatakannya. “Berkenaan dengan Surpres pergantian Kapolri ke DPR, itu tidak benar,” ujarnya singkat. Ia bicara lantang, tanpa ragu. Seakan ingin menutup rapat ruang spekulasi.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pun seirama. “Belum ada,” katanya. Pendek. Tapi jelas. Bahwa isu pergantian Kapolri yang beredar itu hanyalah kabar yang tumbuh dari keresahan publik.

Keresahan itu memang berawal dari tragedi di akhir Agustus. Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas dilindas rantis Brimob. Gelombang protes pun membesar. Amarah publik tumpah. Polri jadi sasaran. Kapolri Listyo Sigit jadi sorotan. Dari situlah rumor itu tumbuh: Kapolri akan dicopot, atau mundur.

Kapolri akhirnya bicara. Ia memilih tenang. “Kita prajurit. Kapan saja siap,” ujarnya di Hambalang, Bogor. Ia tahu, pergantian Kapolri adalah hak prerogatif Presiden. Tidak lebih. Tidak kurang.

Di sisi lain, tuntutan reformasi Polri makin keras. Dari mahasiswa. Dari pegiat HAM. Dari tokoh-tokoh bangsa. Bahkan sampai ke Istana. Prabowo sudah bertemu Gerakan Nurani Bangsa. Dari pertemuan itu lahir gagasan: membentuk komisi reformasi Polri.

Tapi sekali lagi: soal pergantian Kapolri, Prabowo belum bertindak. Isu itu masih jadi isu. Rumor itu masih jadi rumor. Selebihnya, rakyatlah yang menunggu: apakah benar perubahan Polri akan dimulai dari pucuk, atau dari akar.***