Home Blog Page 399

Catat Tanggalnya! Pelayanan Tirta Kahuripan Cabang Gunung Sindur Dialihkan per 1 Februari

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Gunung Sindur menginformasikan terkait peralihan pelayanan kepada para pelanggan.

Terutama kepada pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang berlokasi di Kecamatan Gunung Sindur, kini pelayanan dialihkan ke cabang Kemang.

Peralihan pelayanan ini terhitung mulai 01 Februari 2026, seluruh layanan akan dialihkan ke cabang Kemang.

Untuk alamat lengkap cabang Kemang yakni di Perumahan Bogor Raya Permai Blok FBX, dengan nomor telepon 02517594454 atau nomor whatsapp admin 082119969008.

Kemudian alternatif service point, yakni service point Telaga Kahuripan di Perumahan Telaga Kahuripan cluster Candraloka Blok AA2 No.21.

Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor tak lupa mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk dapat selalu menjaga meter air di rumah.

Dikarenakan meteran air adalah bagian dari tanggung jawab pelanggan. Kemudian Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor meminta kepada masyarakat.

Tentunya untuk tidak mudah percaya jika menemui petugas yang mencurigakan, apabila menemukan hal tersebut, segera hubungi nomor pelayanan atau datang langsung ke kantor, 1500862 atau WhatsApp di 082119969008.(Albin)

Harga Emas Antam Kamis 8 Januari 2026, Cek Sekarang!

0

Bogordaily.net – Simak segera harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram pagi ini Kamis 8 Januari 2026.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Kamis 8 Januari 2026

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.335.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.570.000
Harga emas 5 gram: Rp 12.625.000
Harga emas 10 gram: Rp 25.195.000
Harga emas 25 gram: Rp 62.862.000
Harga emas 50 gram: Rp 125.645.000
Harga emas 100 gram: Rp 251.212.000
Harga emas 250 gram: Rp 627.765.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.255.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.510.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Kamis 8 Januari 2026.***

TKA Merupakan Kunci Strategis dalam Pemetaan Kualitas Pendidikan di Indonesia

0

Bogordaily.net – Tes Kemampuan Akademik (TKA) hadir sebagai instrumen strategis yang dirancang untuk memetakan kualitas capaian akademik siswa Indonesia secara lebih objektif, adil, dan komprehensif. Secara konseptual, TKA memegang tiga fungsi utama: assessment of learning untuk memotret capaian akademik; assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran; serta assessment as learning untuk memperkuat refleksi dan kesadaran belajar peserta didik.

Pendekatan ini selaras dengan paradigma asesmen modern yang menempatkan evaluasi sebagai bagian integral dari proses peningkatan mutu pendidikan, bukan sekadar alat seleksi atau penentu kelulusan (Masters, 2021).

Tujuan utama TKA tidak berhenti pada pengukuran skor, tetapi menyediakan peta capaian akademik yang akurat sehingga pemerintah pusat dan daerah memiliki dasar kuat dalam penyusunan kebijakan berbasis data.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan, melainkan instrumen diagnosis nasional untuk memastikan setiap anak mendapat layanan pendidikan yang adil dan bermutu.

Dengan demikian, TKA menjadi bagian dari ekosistem asesmen nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan, sejalan dengan praktik internasional seperti PISA dan model asesmen berbasis data-driven policy (Baird et al., 2020).

Selain itu, keberadaan TKA juga menjawab kebutuhan masyarakat terhadap alat ukur pendidikan yang kredibel. Dalam konteks sosiologis, kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan membutuhkan instrumen evaluasi yang transparan, terstandardisasi, dan bebas dari kepentingan.

TKA hadir sebagai jawaban sekaligus koreksi atas pengalaman masa lalu seperti Ujian Nasional yang terlalu sentralistik dan membebani siswa. Dengan desain yang lebih humanis dan tidak menentukan kelulusan, TKA menempatkan evaluasi sebagai sarana penguatan mutu, bukan sumber tekanan psikologis (Wiyono & Ariyanto, 2022).

Partisipasi Tinggi, Sistem Modern, dan Integritas Terjaga

Pelaksanaan TKA 2025 menunjukkan capaian signifikan dari sisi tata kelola dan partisipasi publik. Untuk pertama kalinya dilaksanakan, tingkat partisipasi mencapai lebih dari 3,56 juta siswa dari total 4,1 juta sasaran, dengan tingkat kehadiran mencapai 98,56 persen (Arifin & Muslim, 2023).

Ini menandakan bahwa TKA mendapatkan penerimaan sosial yang tinggi dan dukungan kuat dari pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua. Fakta ini penting karena keberhasilan asesmen tidak hanya ditentukan desain instrumen, tetapi juga legitimasi sosial yang menyertainya.

Dari sisi teknis, seluruh pelaksanaan dilakukan berbasis Computer Based Testing (CBT), tanpa ujian manual. Modernisasi sistem asesmen ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dan keamanan data. Kendala teknis seperti pemadaman listrik maupun ketidakhadiran siswa dapat ditangani melalui mekanisme ujian susulan, menunjukkan bahwa sistem dirancang adaptif dan inklusif.

Secara manajerial, penyampaian hasil pun dilakukan melalui prosedur berjenjang mulai dari kementerian, pemerintah daerah, hingga satuan pendidikan untuk memastikan ketepatan data dan perlindungan hak peserta didik.

Dalam pengolahan hasil, TKA menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan model dua parameter logistik yang mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya pembeda soal. Pendekatan ini merupakan standar internasional yang telah terbukti meningkatkan keadilan pengukuran karena skor tidak sekadar dihitung berdasarkan jumlah jawaban benar . Kategori hasil disajikan secara deskriptif—kurang, memadai, baik, dan istimewa—dengan narasi kemampuan yang membantu sekolah melakukan tindak lanjut pembelajaran.

Berbagai isu negatif yang muncul, seperti tuduhan kebocoran soal, juga ditangani secara prosedural. Analisis BSKAP menunjukkan tidak ada dampak sistemik terhadap hasil asesmen, sementara laporan pelanggaran diproses melalui mekanisme sanksi bertingkat.

Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap integritas sistem sekaligus memastikan opini publik tidak terbawa pada narasi yang tidak berbasis fakta (Toni, 2025). Dengan demikian, pelaksanaan TKA dapat dikatakan berjalan lancar, akuntabel, dan sesuai standar tata kelola asesmen modern.

Dampak TKA Makin Terlihat

Dampak positif TKA mulai tampak jelas ketika kita memisahkan dua dimensi utama: proses pelaksanaan dan hasil asesmen yang terukur. Dari sisi proses, data resmi Kemendikdasmen menunjukkan bahwa pelaksanaan TKA 2025 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga melibatkan partisipasi sangat tinggi dari satuan pendidikan dan murid di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan TKA periode 3–6 November 2025 diikuti oleh lebih dari 82 persen satuan pendidikan sasaran, sementara tingkat kehadiran peserta mencapai 98,56 persen dari total lebih dari 3,56 juta murid yang terdaftar. Bahkan, 97,94 persen peserta mengikuti ujian sesuai jadwal utama, sementara sisanya mengikuti sesi susulan karena alasan penting atau kendala teknis tertentu (Kemendikdasmen, 2025)

Partisipasi yang demikian tinggi memperlihatkan bahwa masyarakat luas —mulai dari satuan pendidikan, pemerintah daerah, hingga wali murid— tidak memandang TKA sebagai ancaman, tetapi sebagai sebuah peluang strategis untuk melihat dan memahami capaian pembelajaran secara objektif.

Lebih jauh lagi, kemajuan teknologi seperti pelaksanaan berbasis Computer Based Testing (CBT) tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat literasi teknologi di satuan pendidikan dan membangun kultur akuntabilitas yang lebih kokoh, sesuai dengan prinsip kejujuran, kerahasiaan, dan akuntabilitas yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang TKA.

Dari sisi hasil, TKA menyediakan peta nasional kemampuan akademik yang sangat bernilai strategis. Penggunaan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan model dua parameter logistik —yang mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya pembeda soal— memastikan bahwa skor yang dihasilkan tidak hanya sekadar menghitung jumlah jawaban benar, tetapi memberi bobot yang lebih valid terhadap hasil asesmenDengan mekanisme ini, data TKA mencerminkan gambaran obyektif tentang kemampuan siswa di seluruh wilayah.

Lebih lanjut, data resmi menunjukkan bahwa rata-rata nilai TKA berbeda antara mata pelajaran, tetapi hal itu membantu mengidentifikasi area pembelajaran yang perlu diperkuat. Misalnya, dalam data Kemendikdasmen yang dirilis baru-baru ini, beberapa mata pelajaran seperti Geografi (rata-rata 71,88) dan Antropologi (71,26) menunjukkan capaian yang relatif tinggi, sementara nilai rata-rata untuk Bahasa Inggris dan Ekonomi berada di angka yang lebih rendah —yang justru menjadi fokus perbaikan pembelajaran ke depan.

Data-data ini sekaligus menunjukkan bahwa hasil TKA tidak dimaksudkan untuk memberi label atau meranking sekolah secara sempit, tetapi diarahkan sebagai informasi strategis bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan guru dalam merancang intervensi yang tepat sasaran.

Misalnya, hasil tersebut digunakan untuk memetakan kesenjangan antarwilayah, termasuk dalam penyusunan kebijakan peningkatan capaian pembelajaran secara berkelanjutan (Kemendikdasmen, 2025). Hal ini sekaligus menguatkan fungsi assessment for learning dan assessment as learning, di mana capaian TKA menjadi dasar bagi evaluasi pembelajaran secara mendalam —bukan sekadar skor di atas kertas.

Harapan Bagi para pelajar di Indonesia

Bagi sekolah dan guru, TKA menjadi alat refleksi nyata. Deskripsi kemampuan yang mendetail memungkinkan sekolah merancang pembelajaran diferensiatif, memperkuat asesmen formatif, dan menyesuaikan kurikulum operasional sesuai kebutuhan nyata peserta didik di kelas.

Ini sesuai dengan prinsip bahwa asesmen tidak hanya menggambarkan apa yang telah dipelajari siswa, tetapi juga memberi arah bagi perbaikan praktik pembelajaran sehari-hari.

Bagi peserta didik sendiri, TKA menghadirkan pengalaman asesmen yang setara dan berkeadilan. Dengan adanya sertifikat hasil TKA yang dilengkapi kode pengaman dan tanda tangan elektronik, dokumen akademik ini memperkuat kredibilitas capaian peserta didik sekaligus memberi mereka bukti akurat tentang kemampuan akademik yang direfleksikan secara nasional.

Ke depan, rencana integrasi TKA jenjang SD dan SMP dengan Asesmen Nasional (AN) akan memperkuat ekosistem asesmen nasional dari hulu ke hilir. Data longitudinal dari berbagai jenjang ini akan menjadi fondasi penting dalam transformasi pendidikan di Indonesia, termasuk dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas guru, serta desain intervensi pedagogis yang lebih adaptif dan akurat.

Dengan demikian, TKA bukan sekadar tes standar; ia merupakan instrumen strategis yang membangun budaya kebijakan pendidikan berbasis data, memperkuat akuntabilitas publik, dan memastikan setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang adil dan bermutu.

Kritik terhadap TKA, jika muncul, harus ditempatkan secara proporsional dengan melihat desain instrumen yang jelas, tujuan yang komprehensif, serta dampak positif yang telah nyata terlihat dari pelaksanaan perdana ini. Alih-alih menimbulkan kecemasan, TKA justru menjadi jembatan menuju sistem pendidikan nasional yang lebih reflektif, terukur, dan berkeadilan, sesuai aspirasi pendidikan Indonesia modern.

Aolia,
Pemerhati Pendidikan Asal Cilacap

Home Industri Spare Part Motor di Citeureup Bogor Hangus Terbakar

0

Bogordaily.net – Kebakaran hebat melanda home industri pengecetan sparepart motor di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Kamis 8 Januari 2026.

Kepala Dinas Pemadam dan Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

“Home industri pengecatan sparepart motor, sumber api belum diketahui,” kata Yudi Santosa, Kamis 8 Januari 2026.

Menurut Yudi, berdasarkan info dari warga, belum diketahui awal mula api. Saat warga melihat, api sudah membesar di TKP. warga langsung menghubungi telepon Posdam Citeureup.

Kemudian, pihaknya yang menerima laporan, langsung menerjunkan empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

“Sektor Citeureup meluncurkan 1 unit besar ( unit ) dan Posdam Citeureup meluncurkan 1 unit besar dan 1 unit kecil,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas Damkar sempat mengalami kesulitan saat hendak memadamkan api dikarenakan jalur ke TKP cukup sempit sehingga hanya bisa dilalui oleh unit kecil Posdam Citeureup.

Kemudian, unit besar dari sektor dan Posdam mencari jalan lain ke TKP tetapi karena api yang sudah sangat membesar akhirnya diluncurkan kembali 1 unit kecil dari sektor Citeureup untuk membackup.

“Namun demikian penanganan dapat dilakukan cepat oleh regu yang bertugas dan berhasil membatasi perluasan api dan mencegah kebakaran menjalar kebagian bangunan lainnya,” ungkap Yudi.

Sementara itu, pihaknya belum bisa memastikan penyebab dan kerugian akibat kebakaran yang terjadi di Leuwinutug Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor tersebut.***

Albin

Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ, BSD City

0

Bogordaiy.net – Pemerintah Indonesia saat ini tengah mempercepat transformasi sektor kesehatan nasional melalui peningkatan investasi, inovasi teknologi medis, serta pembangunan fasilitas kesehatan berstandar global. Untuk mendukung upaya pemerintah tersebut, Sinar Mas Land menghadirkan Medical Suites, gedung medis berstandar internasional yang dirancang untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan, riset, pendidikan medis, dan praktik medis unggulan. Kehadiran Medical Suites ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan modern yang terintegrasi dengan teknologi dan riset di Indonesia.

Dirancang dengan konsep sustainable building, Medical Suites terdiri atas enam lantai dengan total luas lebih dari 14.800 m2. Gedung Medical Suites menawarkan luasan unit yang disewakan dengan luas mulai 200 m2 hingga 2.600 m2.

Berada di kawasan Special Economic Zone, Medical Suites memberikan berbagai kemudahan investasi bagi investor lokal dan global untuk membangun usaha di bidang kesehatan.

Insentif tersebut mencakup pembebasan pajak penghasilan badan, PPN, PPnBM, dan bea masuk, serta kemudahan izin praktik tenaga medis asing, fleksibilitas impor alat dan obat, hingga kelonggaran dalam klasifikasi rumah sakit dan klinik.

Anna Budiman, CEO Commercial BSD Sinar Mas Land, menyatakan, ”Kehadiran Medical Suites merupakan langkah strategis kami untuk memperluas ekosistem ekonomi digital dan kesehatan yang saling terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus di BSD City, yang kami namai sebagai D-HUB SEZ, BSD City. Kami ingin menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya mendukung operasional medis berstandar tinggi, tetapi juga mendorong kolaborasi lintas sektor, riset, dan teknologi.

Proyek ini menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan layanan kesehatan yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan inklusif di Indonesia. Medical Suites dijadwalkan beroperasi pada kuartal IV tahun 2026 dan diharapkan dapat menjadikan D-HUB SEZ sebagai destinasi ideal bagi investor, penyedia layanan medis hingga institusi riset kesehatan, sekaligus menjadi katalis bagi berkembangnya kolaborasi global di bidang medis, dan riset di Indonesia.”

Setiap unit Medical Suites memiliki standar Bio Safety Level 2 (BSL-2) yang menjamin keamanan operasional laboratorium dan fasilitas medis. Gedung ini juga dilengkapi dengan sistem ventilasi alami yang optimal, cadangan daya listrik penuh (full genset backup) untuk menjaga kontinuitas layanan, serta kapasitas beban lantai tinggi (high dead-load capacity) yang memungkinkan penggunaan peralatan medis berteknologi tinggi. Kombinasi fitur-fitur tersebut memastikan bahwa Medical Suites mampu mendukung kebutuhan beragam penyedia layanan kesehatan, penelitian, hingga pusat inovasi medis secara andal dan berstandar internasional.

Sinar Mas Land
Sinar Mas Land menghadirkan Medical Suites, gedung medis berstandar internasional yang dirancang untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan, riset, pendidikan medis, dan praktik medis unggulan. Dirancang dengan konsep sustainable building, Medical Suites terdiri atas enam lantai dengan total luas lebih dari 14.800 m2. Gedung Medical Suites menawarkan luasan unit yang disewakan dengan luas mulai 200 m2 hingga 2.600 m2. Berada di kawasan D-HUB Special Economic Zone, Medical Suites memberikan berbagai kemudahan investasi bagi investor lokal dan global untuk membangun usaha di bidang kesehatan.

Medical Suites berada di antara pusat kolaborasi dan pertumbuhan inovasi, rumah bagi beragam startup, inkubator, serta akselerator perusahaan teknologi. Keberadaan ekosistem bisnis yang matang akan memudahkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor di masa depan. Medical Suites juga terhubung dengan pusat-pusat komersial modern seperti The Breeze, AEON Mall BSD City, QBig, ICE BSD, BSD CBD, Green Office Park, hingga Unilever Campus.

Selain itu, kawasan ini juga dikelilingi fasilitas pendidikan internasional seperti Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, Binus University, Monash University, dan Sinarmas World Academy, serta fasilitas kesehatan modern seperti Eka Hospital BSD, yang mendukung gaya hidup urban dan profesional.

Medical Suites terintegrasi dengan berbagai jaringan tol: Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A & 1B, Tol Jakarta – Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta – Kunciran – Serpong – Cinere – Cimanggis – Cibitung – Cilincing), Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Tol Jagorawi.

Mobilitas dari/ke Medical Suites juga didukung berbagai transportasi publik, mulai dari bus BSD Link, feeder bus BSD City, hingga KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City. Ke depannya, konektivitas akan semakin optimal dengan hadirnya Stasiun Jatake pada kuartal IV-2025, serta rencana studi pengembangan jalur MRT Lebak Bulus–Serpong. (*)

 

Waspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI

0

Bogordaily.net – Seiring meningkatnya kebutuhan transaksi yang cepat, aman dan fleksibel, kartu kredit menjadi salah satu opsi pembayaran yang kini semakin diminati masyarakat. Selain memberikan kemudahan bertransaksi, kartu kredit juga memungkinkan nasabah mengelola pengeluaran secara lebih terkontrol.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pun terus mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang menyasar data pribadi dan perbankan, termasuk data kartu kredit.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa masifnya penggunaan transaksi non-tunai perlu diiringi dengan kesadaran bersama dalam mengantisipasi risiko kejahatan perbankan. Adapun, beberapa modus yang harus diwaspadai antara lain phishing, skimming, dan social engineering, yang bertujuan memperoleh data pribadi maupun data transaksi keuangan nasabah yang bersifat rahasia.

“Kartu kredit saat ini menjadi solusi transaksi yang praktis dan fleksibel, baik untuk kebutuhan pembayaran di merchant offline maupun online. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi dan kartu kredit agar terhindar dari risiko penyalahgunaan,” ujar Dhanny.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan transaksi nasabah, BRI mengingatkan nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data kartu kredit, serta tidak memberikannya kepada siapa pun, termasuk Nomor Kartu, tanggal kedaluwarsa (EXP Date) dan CVV.

“BRI juga menegaskan bahwa BRI tidak pernah meminta data rahasia, seperti CVV (tiga digit angka di belakang kartu kredit) maupun OTP (kode otentikasi transaksi yang dikirimkan ke nomor handphone nasabah), melalui telepon, SMS, atau email”, jelasnya.

BRI juga secara konsisten memperkuat berbagai lapisan pengamanan. Upaya tersebut mencakup validasi data kartu saat aktivasi, pengiriman notifikasi transaksi ke perangkat mobile atau email nasabah yang terdaftar, penggunaan PIN untuk transaksi pada mesin EDC (Electronic Data Capture) di merchant yang telah mendukung verifikasi PIN, serta penggunaan OTP sebagai autentikasi transaksi online di merchant yang telah menerima fitur 3D Secure.
Selain itu, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bertransaksi, Kartu Kredit BRI kini telah dilengkapi dengan verifikasi transaksi menggunakan PIN enam digit. PIN tersebut digunakan untuk transaksi pada mesin EDC di merchant yang telah mendukung verifikasi PIN, sehingga memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi nasabah.

BRI juga mengimbau nasabah untuk segera menghubungi Contact BRI 1500017 atau aplikasi BRI Credit Card Mobile apabila menerima notifikasi atau menemukan transaksi yang tidak pernah dilakukan, guna memastikan pelaporan dan pemblokiran dapat segera dilakukan, khususnya dalam kondisi kartu kredit atau perangkat mobile banking hilang atau berpotensi disalahgunakan. Selain itu, nasabah juga diimbau untuk memperbarui data pribadi melalui Contact BRI atau aplikasi BRI Credit Card Mobile setiap kali melakukan perubahan data pribadi, seperti:

Data Finansial
Pengkinian data NPWP serta slip gaji atau bukti penghasilan terbaru sebagai syarat utama pengajuan kenaikan limit kartu kredit, dengan batas maksimal hingga tiga kali penghasilan per bulan.

Data Alamat
Pengkinian data alamat rumah, kantor, dan alamat pengiriman tagihan yang penting untuk pengiriman lembar tagihan kertas serta kartu renewal atau replacement.

Data Email
Pengkinian data email untuk mendukung pengiriman e-statement, notifikasi transaksi, dan informasi promo.

Data Nomor Handphone
Pengkinian data nomor handphone untuk pengiriman notifikasi transaksi, kode OTP transaksi online dengan 3D Secure, pemberitahuan transaksi mencurigakan, pengiriman PIN sementara, serta informasi promo kartu kredit.

“Melalui pemanfaatan kartu kredit secara bijak, nasabah tidak hanya dapat menikmati kemudahan dan fleksibilitas bertransaksi, tetapi juga mengelola pengeluaran dengan lebih terencana. BRI pun juga terus berkomitmen memperkuat sistem keamanan sekaligus mengedukasi nasabah agar selalu waspada terhadap berbagai macam modus penipuan, sehingga setiap transaksi dapat dilakukan secara aman, nyaman, dan bertanggung jawab,” tutup Dhanny.***

Pemkot Bogor Buka Seleksi Terbuka Calon Tiga Direksi Perumda Tirta Pakuan

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi membuka seleksi Calon tiga direksi Direktur Administrasi dan Keuangan, Direktur Pelayanan dan Bisnis, serta Direktur Operasional Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor untuk masa jabatan periode 2026–2031.

Ketua Pansel, Hanafi menjelaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum.

“Seleksi ini terbuka bagi profesional yang memenuhi persyaratan, baik persyaratan umum maupun administrasi serta memiliki integritas dan kepemimpinan,” ujarnya, Kamis 8 Januari 2026.

Tak hanya itu, Hanafi menekankan seleksi ini dilaksanakan dalam rangka memastikan terwujudnya tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kinerja layanan air minum bagi masyarakat Kota Bogor.

Sebelumnya, pihaknya telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama Kemendagri dan stakeholder terkait untuk menyamakan persepsi terkait seleksi calon direksi agar sesuai dengan regulasi.

“Tentu harapan kami mendapatkan direksi yang profesional di bidangnya, karena ada penambahan tupoksi terkait pengelolaan air limbah dan penyesuaian SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja) didasarkan pada Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum dan telah mendapatkan persetujuan (Kemendagri),” jelasnya.

Persetujuan tersebut tercantum dalam Surat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor 900.1.13.2/8149/Keuda, yang mengesahkan penambahan jumlah direksi di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor ini berharap pelaksanaan seleksi direksi nanti, mulai dari tahapan pengumuman, seleksi administrasi, Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) hingga wawancara berjalan lancar.

Panitia Seleksi telah menetapkan tahapan dan jadwal pelaksanaan sebagai berikut:

  • Pengumuman dan Pendaftaran:
    8–14 Januari 2026
  • Seleksi Administrasi dan Rekam Jejak:
    15–23 Januari 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi:
    26 Januari 2026
  • Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK)
  • Psikotes dan Ujian Tertulis Keahlian dan Penulisan Makalah : 27–28 Januari 2026
  • Presentasi Makalah, dan Wawancara: 10–11 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil UKK:
    13 Februari 2026
  • Penyampaian Hasil Seleksi kepada Kepala Daerah:
    13 Februari 2026
  • Wawancara Akhir:
    18 Februari 2026 (tentatif)
  • Penyampaian Calon Direksi ke Menteri Dalam Negeri:
    19 Februari 2026
  • Penetapan Calon Terpilih dan Pelantikan:
  • Menyesuaikan terbitnya surat pertimbangan dari
  • Kementerian Dalam Negeri

Seluruh proses pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan secara daring melalui laman resmi https://pansel.kotabogor.go.id.

Panitia menegaskan bahwa proses seleksi tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.***

Banu Bagaskara Desak Disdik Maksimalkan Akses Pendidikan Lewat Beasiswa dan Pembenahan SPMB

0

Bogordaily.net – Komisi IV DPRD Kota Bogor menekankan pentingnya menjaga akses pendidikan melalui optimalisasi program beasiswa dan pembenahan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

Dalam rapat tersebut, Disdik memaparkan alokasi anggaran beasiswa daerah sebesar Rp6 miliar bagi peserta didik SMP Swasta dan Madrasah Tsanawiyah Swasta.

Program ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 37 Tahun 2025 dan ditujukan bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, menegaskan bahwa beasiswa daerah merupakan instrumen penting untuk menjamin hak dasar warga di bidang pendidikan.

Ia meminta pelaksanaannya dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel agar tepat sasaran.

Selain beasiswa daerah, Komisi IV juga menyoroti program Beasiswa S1 serta program “Ayo Kembali Sekolah” yang bertujuan mendorong anak tidak sekolah agar kembali mengakses layanan pendidikan.

Dalam rapat yang sama, Disdik melaporkan penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat sebesar sekitar Rp189 miliar untuk PKBM, PAUD, SD, dan SMP. Komisi IV menekankan agar pengelolaan anggaran tersebut berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Komisi IV juga memberi perhatian khusus pada kesiapan pelaksanaan SPMB.

DPRD meminta agar proses penerimaan murid baru ke depan berjalan lebih tertib, adil, dan mampu menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Kota Bogor.

Selain itu, rapat mencatat tantangan kekurangan sekitar 1.000 tenaga pendidik serta 207 guru yang akan memasuki masa pensiun pada 2026.

Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi melalui perencanaan kebijakan yang berkelanjutan.

Komisi IV DPRD Kota Bogor menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran untuk memastikan kebijakan pendidikan berjalan efektif dan menjamin pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.(Ibnu Galansa)

Target Penindakan, Tangkap Asal dan Rehabilitasi Paksa

0

Dalam beberapa tahun terakhir, praktik penanganan narkotika di Indonesia bergerak semakin menjauh dari akal sehat dan semakin dekat pada logika target, di mana aparat menjadi kian gemar melakukan penangkapan asal demi memenuhi capaian kinerja, yang pada akhirnya tidak berhenti di ruang hukum, melainkan diolah menjadi cuan melalui mekanisme rehabilitasi paksa karbitan yang minim kapasitas, miskin fasilitas, dan jauh dari standar layanan rehabilitasi yang diterbitkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kecenderungan ini tidak lahir dari ruang hampa. Ketika indikator keberhasilan penegakan hukum diletakkan pada jumlah penangkapan dan rujukan rehabilitasi, bukan pada penurunan dampak kesehatan dan sosial, maka yang diproduksi bukan keadilan atau pemulihan, melainkan angka.

Dalam situasi seperti ini, pengguna coba-coba , rekreasional dengan barang bukti kecil atau tanpa barang bukti narkotika dan test urine dijadikan indikator utama dalam upaya paksa, karena mereka mudah ditangkap, mudah ditekan, dan mudah diarahkan ke jalur rehabilitasi rujukan proses hukum, sering kali tanpa barang bukti yang memadai, contoh obat-obatan keras terbatas seperti tramadol, heximer ,thryhecypenedyl dan zat lain yang tidak terlampir di UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika , penangkapan yang dipaksakan , tanpa asesmen medis independen dan tanpa diberikan ruang untuk menolak.

Di titik inilah mengutip kritik Tan Malaka melalui bukunya MADILOG terasa nyaris profetik, karena bangsa yang menolak berpikir sebab-akibat akan selalu mencari jalan pintas untuk terlihat bekerja, meskipun jalan pintas itu menciptakan korban baru.

Penangkapan asal bukanlah kebetulan, melainkan konsekuensi logis dari sistem yang menilai kinerja aparat berdasarkan kuantitas, bukan kualitas, sehingga akal sehat dan prosedur dikorbankan demi laporan yang tampak impresif.

Rehabilitasi paksa kemudian berfungsi sebagai ruang “pemutihan” dari praktik tangkap asal tersebut. Dengan label pemulihan, penahanan administratif menjadi tampak manusiawi, padahal dalam banyak kasus ia hanya memindahkan orang dari jalanan ke fasilitas yang tidak siap secara klinis, tidak memiliki tenaga profesional memadai, dan tidak menyediakan rencana terapi individual.

Lebih parah lagi, biaya pemulihan sering dibebankan pada keluarga dengan jumlah fantastik, sehingga proses yang seharusnya berbasis kesehatan berubah menjadi mekanisme pemerasan legal yang dilembagakan.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa ketika pendekatan harm reduction dipinggirkan dan pendanaan layanan rehabilitasi dipangkas oleh kementerian melalui skema Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) mengacu PP 25 tahun 2011 tentang Wajib lapor , ruang kosong itu segera diisi oleh rehabilitasi karbitan yang tumbuh cepat mengikuti arus rujukan aparat. Dalam kondisi ini, rehabilitasi tidak lagi dipahami sebagai intervensi adiksi yang bertahap dan sukarela, melainkan sebagai komoditas yang hidup dari aliran orang hasil penangkapan, sehingga kepentingan pemulihan dikalahkan oleh kepentingan okupansi dan arus dana.

Konsekuensi kebijakan ini sangat nyata dan berulang. Tingkat kekambuhan tinggi karena akar masalah tidak pernah disentuh. Keluarga jatuh miskin karena biaya. Publik kehilangan kepercayaan pada layanan Rehabilitasi. Sementara itu, jaringan peredaran gelap tetap utuh, karena penangkapan pengguna kecil tidak pernah menyentuh struktur pasar.

Negara sibuk menghitung target tercapai, tetapi abai menghitung kerusakan yang diproduksi oleh kebijakannya sendiri.

Dalam kerangka MADILOG, ini adalah kegagalan berpikir yang sistemik, karena pengetahuan dikalahkan oleh insentif, prosedur dikalahkan oleh target, dan kemanusiaan dikalahkan oleh laporan kinerja. Aparat tidak lagi didorong untuk memahami masalah, melainkan untuk menghabiskan kuota, dan rehabilitasi paksa karbitan menjadi simpul ekonomi dari praktik tersebut.
Karena itu, jika kolom ini mengatakan Say Know to Drugs, maka know yang dimaksud adalah kesadaran bahwa penindakan tanpa nalar hanya akan melahirkan industri penangkapan dan rehabilitasi palsu, bukan masyarakat yang lebih sehat.

Negara tidak bisa terus bersembunyi di balik slogan dan target, karena dalam situasi seperti ini, kehadiran negara justru diukur dari kemampuannya menghentikan praktik tangkap asal, memulihkan pendekatan kesehatan, mengembalikan ke fungsi sosial dan harm reduction, serta memastikan bahwa rehabilitasi benar-benar layanan medis dan sosial , bukan ladang cuan dari penderitaan warganya sendiri.

Ketika ada keluarga atau kerabat yang bermasalah dengan Narkotika jangan ragu-ragu untuk menghubungi kami ;

Forum Akar Rumput Indonesia
Jl. Kolonel Enjo Martadisastra No. 24 RT 02 RW 12 Kedung Badak
Tanah Sareal Bogor Jawa Barat 16164
Email : [email protected]
Hotline Pengaduan : +6281 8095 51127.***

Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50%

0

Bogordaily.net – Gebyar Awal Tahun 2026, PT PLN (Persero) kembali memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui program spesial bertajuk “Tahun Baru Energi Baru”. Program ini menghadirkan promo tambah daya listrik diskon 50% bagi pelanggan yang melakukan transaksi pada aplikasi PLN Mobile.

Promo yang berlaku mulai tanggal 7 hingga 20 Januari 2026 ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif, dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA.

Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50%

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan yang ingin mengoptimalkan penggunaan energi listrik melalui penambahan daya dengan biaya yang terjangkau.

“Program ini hadir sebagai wujud apresiasi kepada pelanggan setia PLN dengan memberikan kemudahan sekaligus manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik secara andal dan efisien,” ujar Adi.

Adi menambahkan, promo ini hanya berlaku bagi pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2026 dan telah melunasi seluruh tagihan listrik atau kewajiban lain.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo diskon ini sebaik mungkin guna mendukung aktivitas dan produktivitas sehari-hari,” tambah Adi.

Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin melakukan penambahan daya menjadi 7.700 VA cukup membayar sebesar Rp3.294.600, 50 persen lebih hemat dibandingkan biaya normal sebesar Rp6.589.200.

Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50%

Lebih lanjut, Adi menjelaskan mekanisme program ini dilakukan secara penuh melalui PLN Mobile. Bagi pelanggan prabayar, cukup dengan melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Setelah transaksi berhasil, pelanggan menerima e-voucher diskon tambahan daya melalui fitur “Reward” di PLN Mobile atau email terdaftar.

Kemudian, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.

Adi mengatakan setiap akun PLN Mobile mendapatkan paling banyak empat buah e-voucher tambah daya selama periode promo berlangsung guna memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh pelanggan.

“Masyarakat juga tak perlu khawatir karena penyambungan tambah daya listrik cukup mudah dan cepat, dengan melakukan pengajuan yang praktis dan dilakukan secara digital lewat aplikasi PLN Mobile,” tutup Adi.***