Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 399

Tirta Karya Merdeka Cup 2025: Boma/Gobin Tembus Babak 16 Besar, Favorit Juara Mulai Unjuk Gigi

Bogordaily.net – Turnamen bulutangkis Tirta Karya Merdeka Cup 2025 memasuki fase krusial setelah sejumlah pasangan unggulan berhasil melaju ke babak 16 besar.

Salah satunya adalah pasangan andalan PB Kamahesa, Boma/Gobin, yang tampil dominan dengan kemenangan telak 30-7 atas pasangan Conting/Yudi dari PB One Spirit.

Selain Boma/Gobin, beberapa pasangan unggulan lain yang juga memastikan tiket ke babak 16 besar antara lain Budi/Pian, Dani/Edo, Marna/Suhe, Bahuy/Bule, Eli/Dedi, Bandi/Jikew, Obay/Jipai, serta Delta/Agustira.

“Babak 16 besar akan semakin seru karena pasangan-pasangan unggulan akan saling bentrok dan tidak ada yang bisa main aman,” ujar Toto Abko, Ketua Pelaksana Tirta Karya Merdeka Cup 2025, kepada Bogordaily.net.

Lebih lanjut, Toto menegaskan bahwa pasangan Boma/Gobin digadang-gadang sebagai favorit juara tahun ini.

Antusiasme masyarakat juga terlihat meningkat dengan jumlah peserta yang menembus 52 pasangan, sehingga penyisihan dibagi dalam 16 grup.

Setiap grup meloloskan juara dan runner-up untuk menuju fase gugur.

“Pertandingan rutin digelar setiap Jumat malam dan akan berakhir pada 5 September mendatang,” jelas Toto.

Turnamen Tirta Karya Merdeka Cup 2025 yang berlangsung sejak awal Agustus ini diikuti berbagai klub lokal dari Kecamatan Ciomas dan Dramaga, seperti PB Tirta Karya, PB Sarimbit, PB One Spirit, PB Damai, PB Kamahesa, dan PB Tiga Putra.

Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi tahunan yang tidak hanya memunculkan rivalitas antar klub, tetapi juga memperkuat semangat olahraga bulutangkis di tingkat lokal.***

Gibran

Kadispora Jabar Puji Konsistensi PWI Kota Bogor Hadirkan Program Jumat Sehat

0

Bogordaily.net – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor konsisten menggelar kegiatan olahraga bertajuk ‘Jumat Sehat’ untuk menjaga kesehatan, kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi para jurnalis.

Kali ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Hery Antasari turut hadir dan mengikuti kegiatan Jumat Sehat di Mako PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Suryo, Kota Bogor, Jumat 29 Agustus 2025.

Selain Hery Antasari, hadir pula Ketua KONI Kota Bogor Dedi Sumarna, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bogor Ronny Kurnaefi hingga Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Bogor, Hotlan Jhon Meiti.

Kadispora Jawa Barat, Hery Antasari sangat antusias dan mengapresiasi PWI Kota Bogor yang konsisten menggelar kegiatan “Jumat Sehat” sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antarjurnalis.

“Saya sangat apresiasi, tidak semua PWI menyelenggarakan kegiatan seperti ini secara konsisten, dan sudah satu tahun lebih digelar. Program Jumat Sehat PWI Kota Bogor luar biasa karena mampu menghadirkan suasana kebersamaan dan kepastian agenda positif bagi para wartawan,” kata dia, Jumat 29 Agustus 2025.

Pria yang pernah menjabat sebagai Pj Wali Kota Bogor itu mengaku hadir sebagai bagian menjaga silaturahmi bersama insan pers di Bogor, baik kota maupun Kabupaten. Bagi dia, jurnalis punya peran penting dalam menyajikan informasi yang seimbang dan membangun, khususnya dalam isu kepemudaan.

“Dalam masa transisi ini, saya berharap jurnalis tetap semangat menjunjung nilai-nilai jurnalistik yang baik. Kita butuh banyak berita positif, terutama tentang pemuda, nasionalisme, dan penguatan karakter. Agar bisa mengimbangi pengaruh negatif globalisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi mengatakan, kegiatan Jumat Sehat akan terus dijalankan secara konsisten sebagai wadah menjaga kesehatan sekaligus menjalin sinergi dengan berbagai pihak.

“Jumat Sehat bukan hanya olahraga, tetapi juga forum silaturahmi dan komunikasi. Kehadiran Kadispora Jabar memberi motivasi bagi kami untuk terus konsisten,” ujar Aldho, sapaan karibnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan bersama seperti Jumat Sehat, pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan beriringan, membangun semangat kebersamaan untuk menghadirkan informasi yang sehat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Jawa Barat yang lebih kuat dan berkarakter.(*)

Pemkab Bogor Hadirkan Layanan Publik 80 Jam Nonstop Untuk Masyarakat, Cek Lokasinya Disini

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menghadirkan inovasi pelayanan publik berupa layanan 80 jam tanpa henti alias non stop

. Yakni mulai tanggal 29 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB sampai dengan 1 September 2025 pukul 16.00 WIB, di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bogor.

Gebyar pelayanan publik ini dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Bogor memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berbagai instansi hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mulai dari layanan administrasi, perizinan, hingga pelayanan publik lainnya, semua tersedia selama 80 jam tanpa henti.

Tak hanya itu, pelayanan publik tanpa henti selama 80 jam ini ditargetkan pecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), sebagai pelayanan publik terlama yang digelar secara berkesinambungan. Kegiatan ini resmi dibuka Kepala DPMPTSP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, pada Jumat (29/8).

Agus Ridho menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata Pemkab Bogor untuk memberikan kemudahan dan percepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam pelayanan nyata kepada masyarakat. Program 80 jam non stop ini bukan hanya simbolis, tapi benar-benar hadir untuk memudahkan masyarakat, terutama dalam urusan perizinan dan administrasi,” kata Agus Ridho.

Agus Ridho melanjutkan, dengan adanya program ini, masyarakat Kabupaten Bogor diharapkan dapat merasakan kemudahan mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu rangkaian kegiatan terintegrasi.

“Kami ingin Kabupaten Bogor dikenal sebagai daerah yang progresif dalam menghadirkan layanan publik. Sementara target rekor MURI menjadi motivasi agar pelayanan benar-benar maksimal,” tandasnya.

Ia menjelaskan, jenis layanan yang tersedia cukup beragam, mulai dari penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Praktik (SIP), hingga konsultasi terkait Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (PPO dan PPR). Tenaga kesehatan mendapat prioritas khusus dalam program ini mengingat peran vital mereka di tengah masyarakat.

“Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah instansi dan lembaga dalam pelayanan terpadu diantaranya, pembuatan KTP, layanan imigrasi, pajak kendaraan, PBB, Bank BJB, Dirjen AHU, Taspen, PT Sayaga, BPOM, Pengadilan Agama, Kejaksaan, Imigrasi, Bank Tegar Beriman, hingga Bapenda Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Agus Ridho menambahkan, kolaborasi lintas instansi ini menjadi bukti nyata upaya Pemkab Bogor dalam memperkuat pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(*)

Menteri Agama Resmikan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City, Pusat Kegiatan Keagamaan Umat Islam di BSD City dengan Daya Tampung Hingga 7.000 Jemaah

0

Bogordaily.net – Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) meresmikan Masjid Raya Baitul Mukhtar di BSD City. Berlokasi strategis di pusat West BSD City, Masjid Raya Baitul Mukhtar dibangun di atas lahan seluas 2,2 hektare, dengan luas bangunan 9.581 m2 dan mampu menampung hingga 7.000 jemaah.

Nama Baitul Mukhtar berasal dari kata Baitul yang berarti “rumah” dan Mukhtar (المختار) dalam bahasa Arab yang bermakna “yang terpilih” atau “orang pilihan”. Filosofi nama ini mencerminkan harapan agar masjid ini menjadi rumah bagi orang-orang yang terpilih untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus melambangkan doa dan tekad agar Masjid Raya Baitul Mukhtar senantiasa menjadi pusat kebaikan, persaudaraan, dan keberkahan bagi masyarakat BSD City dan sekitarnya.

Penampakan Masjid Raya Baitul Mukhtar di BSD City.

Peresmian Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City dihadiri oleh Nasaruddin Umar (Menteri Agama Republik Indonesia), Jusuf Kalla (Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia), Mochamad Maesyal Rasyid (Bupati Tangerang), Saleh Husin (Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas), dan Bambang Setiawan (Ketua Yayasan Muslim Sinar Mas Land), serta Jajaran Muspida Kabupaten Tangerang, pada 29 Agustus 2025.

Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar mengaku bersyukur atas kehadiran Masjid Raya Baitul Mukhtar di BSD City. Ia berharap masjid ini bukan sekadar menjadi tempat ibadah bagi umat muslim, tetapi juga akan menjadi tempat untuk mencetak kader-kader bangsa sekaligus kader umat yang hebat, yang mampu menebar nilai-nilai kebaikan.

“Dengan memohon kepada Allah SWT semoga masjid ini akan menjadi salah satu ikon di Banten yang tidak hanya indah dan besar, namun juga menjadi magnet daya tarik bagi kebaikan seluruh umat,” katanya.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla juga bersyukur atas peresmian Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City. Sebagai negara dengan jumlah masjid mencapai 800.000 dan menjadi yang terbanyak di seluruh dunia, saya berharap Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City dapat menjadi pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat sekaligus dapat menghidupkan potensi ekonomi melalui beragam kegiatan sosial.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Muslim Sinar Mas yang telah menghadirkan masjid ini dan menghadirkan inisiatif-inisiatif yang bermanfaat bagi umat,” katanya.

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan kawasan modern, tetapi juga menghadirkan masjid megah ini sebagai simbol komitmen terhadap nilai-nilai spiritual dan sosial.

Pembangunan Masjid Raya Baitul Mukhtar ini adalah wujud nyata dari ikhtiar kita dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dan spiritual.

“Masjid ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat syiar Islam, pendidikan, serta pemberdayaan umat. Masjid Raya Baitul Mukhtar agar selalu menjadi sumber cahaya, kedamaian, dan keberkahan, tidak hanya untuk warga BSD City, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.”

Chairman Sinar Mas Land Muktar Widjaja, menuturkan masjid ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang layak dan nyaman bagi masyarakat. Kehadirannya semakin memperkuat peran BSD City sebagai kota mandiri yang mengutamakan kualitas hidup warganya.

“Dilengkapi dengan plaza terbuka untuk beragam kegiatan komunitas muslim, kami berharap masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa berkah, mempererat silaturahmi, membangun kerukunan, dan mendukung ibadah umat Islam di BSD City, Kabupaten Tangerang,” tutur Muktar Widjaja.

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas Saleh Husin menambahkan, keberadaan Masjid Raya Baitul Mukhtar ini selaras dengan peran Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSML) yang senantiasa menjadi motor penggerak dalam menanamkan nilai-nilai keislaman di tengah keluarga besar Sinar Mas.

“Alhamdulillah, hingga saat ini YMSM telah menjadi rumah bagi banyak karyawan muslim yang tersebar di tujuh pilar usaha Sinar Mas. Dari sinilah lahir beragam kegiatan sosial-keagamaan, seperti program Wakaf Al-Qur’an untuk Negeri, Bazar Minyak Goreng Murah, dan Bantuan Hewan Kurban. Masjid megah ini bukan sekadar fasilitas ibadah, tetapi juga simbol persaudaraan, pusat pembelajaran, serta ruang silaturahmi yang akan membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar.”

Masjid Raya Baitul Mukhtar mengusung desain dan arsitektur kontemporer yang memadukan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal. Atap masjid terinspirasi dari gaya Joglo khas Jawa dengan lima tingkatan yang merepresentasikan perjalanan spiritual umat, mulai dari Muslimin hingga Muttaqin, sekaligus menjadi simbol lima rukun Islam.

Area mihrab mengadaptasi bentuk Ka’bah, dilengkapi dengan fasad bermotif geometris Islam dan Batik Banten. Pada bagian luar bangunan, terpasang fasad second skin berukuran 33 x 33 meter yang melambangkan jumlah butir tasbih. Menara Masjid Raya Baitul Mukhtar setinggi 45 meter ini juga dirancang dengan sentuhan kearifan lokal, menampilkan bentuk belah ketupat sebagai karakter lokalitas yang terinspirasi dari pola Sabakingking pada Batik Banten.

Masjid Raya Baitul Mukhtar memiliki ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk kegiatan sosial keagamaan masyarakat, berkapasitas 1.200 orang. Masjid yang mampu menampung parkir kendaraan sebanyak 297 mobil, 200 motor dan 4 bus ini memiliki kapasitas ruang wudhu untuk 140 orang.

Masjid ini juga akan berdampingan dengan Gereja Santo Benedictus yang akan dibangun oleh Keuskupan Agung Jakarta. Kehadiran dua rumah ibadah yang saling berdampingan ini diharapkan menjadi simbol nyata toleransi, kebhinekaan sekaligus contoh harmonisasi antar umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk di BSD City.

Berlokasi strategis di Barat BSD City, Masjid Raya Baitul Mukhtar dapat diakses melalui sejumlah ruas tol, yakni Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A & 1B, Tol Jakarta-Merak (Tol Kebon Jeruk), Tol Serpong-Cinere, dan Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta – Kunciran – Serpong – Cinere – Cimanggis – Cibitung – Cilincing), Tol Japek dan Tol Jagorawi.(*)

Rokib Alhudry Ajak Pengurus RT dan RW Sukaresmi Perkuat Pelayanan Warga

0

Bogordaily.net – Camat Tanah Sareal, Rokib Alhudry, menghadiri pertemuan rutin sekaligus pembinaan pengurus kewilayahan Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Jumat 29 Agustus 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh para ketua RT dan RW se-Kelurahan Sukaresmi. Dalam kesempatan itu, Camat Rokib menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

Menurutnya, RT dan RW memiliki fungsi strategis dalam menjaga ketertiban, memelihara kerukunan warga, serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

“RT dan RW adalah garda terdepan dalam menyerap aspirasi warga. Kehadiran mereka sangat penting agar program pemerintah dapat tersampaikan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Rokib.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para pengurus kewilayahan terus meningkatkan koordinasi, transparansi, dan semangat gotong royong di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap para pengurus mampu menjaga kekompakan, karena keberhasilan pembangunan kelurahan sangat ditentukan oleh kerja sama di tingkat paling bawah,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan ini diakhiri dengan sesi diskusi antara camat, lurah, dan para pengurus kewilayahan mengenai berbagai isu serta kebutuhan masyarakat di Kelurahan Sukaresmi.***

Ibnu Galansa

Polresta Bogor Kota Gelar Salat Gaib Doakan Almarhum Affan Kurniawan

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota bersama driver ojek online (ojol) Bogor Raya menggelar salat gaib untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, saat demo di Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2025.

Salat gaib digelar Polresta Bogor Kota bersama driver ojol di Masjid Dzikrullah Polresta Bogor Kota, usai solat Jumat, pada 29 Agustus 2025.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan.

“Saudara Affan Kurniawan, semoga almarhum diterima disisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan. Kami keluarga besar Polresta Bogor Kota terutama mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kami semua,” jelas Kombes Eko

Eko mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi kondusif. Ia meminta komunitas masyarakat, khususnya ojol untuk tetap tenang.

“Dan kami juga memohon kepada seluruh masyarakat Kota Bogor mari kita jaga kondusifitas yang ada di Kota Bogor dan Bogor yang sama-sama harus kita jaga dan cintai,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, almarhum Affan menjadi korban tabrak mobil rantis Brimob Polri saat aksi demo di Jakarta.

Videonya viral di media sosial hingga menjadi bahan perbincangan di kalangan netizen. Bahkan Kapolri langsung mendatangi keluarga korban. ***

Terbesar di Indonesia, Portofolio Sustainable Finance BRI Capai Rp807,8 Triliun

0

Bogordaily.net – Di tengah meningkatnya kesadaran global akan pentingnya transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif, pembiayaan berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial. Sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya melalui penyaluran kredit yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability), mencakup pembiayaan UMKM dan sektor ramah lingkungan di seluruh pelosok negeri.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Human Capital & Compliance BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto yang menjelaskan bahwa prinsip sustainability telah menjadi bagian dari arah strategis jangka panjang BRI dalam membangun bisnis yang tangguh dan berkelanjutan serta mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan inklusif.

“Setiap kebijakan dan lini bisnis operasional BRI disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan antara potensi bisnis, manajemen risiko, serta dampaknya terhadap aspek sosial serta lingkungan,” ujarnya.

BRI konsisten menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor yang memberikan manfaat nyata, baik bagi ekonomi rakyat maupun kelestarian bumi. Pembiayaan yang disalurkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau Social Loan merupakan dukungan terhadap inklusi keuangan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus penguatan ketahanan ekonomi berbasis kerakyatan.

Selain itu, BRI menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor yang mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif yang berkontribusi menekan emisi. Portofolio pembiayaan hijau (green loan) BRI mencakup proyek energi baru terbarukan, transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, produk ramah lingkungan, serta berbagai Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) lainnya yang diidentifikasi berdasarkan POJK No. 51 tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.

Hingga Triwulan II 2025 portofolio sustainable financing BRI mencapai Rp807,8 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 64,01% dari total portofolio pembiayaan BRI. Portofolio ini terdiri oleh social loan yang mencapai Rp715,5 triliun, pembiayaan hijau atau green loan sebesar Rp86,9 triliun, serta investasi pada ESG-based corporate bonds senilai Rp5,4 triliun.

Dengan demikian, BRI tidak hanya menciptakan nilai ekonomi dan memberikan dampak finansial kepada nasabah, namun juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia terutama pada Goals No. 8 – Decent Work and Economic Growth dan Goals No. 11 – Sustainable Cities & Communities  melalui integrasi prinsip keberlanjutan dalam strategi pembiayaan dan model bisnis Perseroan.

Selain penyaluran kredit dan melakukan investasi, BRI juga menerbitkan instrument pendanaan seperti Sustainability Bond, Green Bond, Social Bond, dan instrument pendanaan lainnya yang berbasis sustainability. Hingga Triwulan II/2025, portofolio sustainable funding BRI telah mencapai 65,65% dari total wholesale funding yang dihimpun BRI.

Dalam menerbitkan bond berbasis keberlanjutan, BRI mengacu pada standar-standar yang berlaku, di antaranya POJK No. 60 tahun 2017 terkait Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond) yang diperbarui melalui POJK No. 18 tahun 2023 terkait Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan.

Tidak hanya mengacu pada regulasi nasional, BRI juga berpedoman pada guidelines penerbitan instrumen bond yang dikeluarkan International Capital Market Association (ICMA).

Seperti halnya menyalurkan pembiayaan berkelanjutan, BRI pun memperhatikan impact atas penyaluran proceed penerbitan instrument pendanaan berbasis sustainability yang dilakukan. Atas penyaluran proceed dari Green Bond dan Social Bond, BRI menyasar sektor dan kategori berkelanjutan seperti Renewable Energy melalui pembiayaan ke pembangkit listrik tenaga air, Sustainable Land Use melalui pembiayaan ke sektor kelapa sawit bersertifikasi keberlanjutan, serta Employment Generation dan Socioeconomic Advancement melalui penyaluran KUR dan Kupedes. ***

Ratusan Driver Ojol Datangi Polres Bogor, Tuntut Keadilan Atas Kematian Affan Kurniawan

Bogordaily.net – Ratusan driver ojek online (ojol) dari sejumlah wilayah Cibinong raya, mendatangi Polres Bogor, pada Jum’at 29 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, para driver ojol diterima langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto beserta jajaran, serta duduk bersama dan menyampaikan berbagai aspirasinya di Aula Polres Bogor.

Salah satu perwakilan driver ojek online (ojol) Jaya menyebut, pihaknya menuntut keadilan atas kematian driver ojek online (ojol) yakni Affan Kurniawan (21), karena terlindas Mobil Rantis milik Brimob, saat aksi unjuk rasa di Jakarta, pada Kamis 28 Agustus kemarin.

“Kita mengaspirasikan solidaritas kita para ojol Cibinong berkaitan dengan kejadian kemarin saat unjuk rasa. Karena ada beberapa rekam kita, ada salah satu yang meninggal dan yang lain yang parah,” kata Jaya kepada wartawan, Jum’at 29 Agustus 2025.

Kemudian, pihaknya turut meminta agar Polri dapat mengusut tuntas kematian Affan Kurniawan dan menghukum berat pelaku. Serta turut mengaspirasikan berbagai keluhan kepada pihak kepolisian.

“Mangkanya ini kita coba mengaspirasikan ke Kapolres Bogor agar inspirasi kita tersampaikan bahwasannya apa yang terjadi tolong dituntut sebenarnya benarnya dan sebaik-baiknya agar semuanya tidak ada yg ditutup tutupi,” jelasnya.

Dalam hasil pertemuan itu, kata Jaya, Kapolres berjanji akan menyampaikan langsung berbagai aspirasi tersebut ke pimpinan tertinggi Polri yaitu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Pertemuan nya dari point poin yg tadi kita sebutkan pak kapolres janji kepada kita bahwasanya akan menyampaikan langsung ke pak kapolri karena berita saat yg saat ini hanya satu yaitu tentang meninggal nya rekan kita Affan,” ujar Jaya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan duka mendalam atas insiden kematian Affan Kurniawan. Kapolres juga turut mendoakan agar almarhum Affan Kurniawan dapat diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT.

“Saya selaku perwakilan Polri turut berduka cita, mari kita turut memberikan doa kepada Affan Kurniawan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” ungkap AKBP Wikha Ardilestanto.***

Albin Pandita

Kementerian UMKM Perkuat Sektor Perikanan dalam Ekosistem MBG

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melibatkan sektor perikanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ExDeputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik mengatakan fokus program Perluasan Keterlibatan UMKM dalam MBG di Kabupaten Maros kali ini adalah mengoptimalkan sektor perikanan.

“Penguatan ekosistem UMKM sektor perikanan dalam hal ini melalui pendampingan usaha berbasis ekosistem hulu ke hilir. Mulai legalitas, peningkatan kapasitas, pembiayaan, perluasan pasar, dan kemitraan antara UMKM suplier potensial dan dapur-dapur SPPG,” ujar Riza di Tambak Silvofishery Marana Maros, Jumat (29/8).

Menurutnya sektor perikanan sangat strategis dalam pemenuhan gizi dan penguatan ekonomi lokal.

Riza menambahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, ada lebih dari 9.100 ton ikan bandeng per tahun di Kabupaten Maros.

“Di lokasi tambak ini sendiri, dalam satu kolam ukuran 2.500 meter persegi dapat menghasilkan sekitar 1.500-3.500 ekor per sekali panen,” ujarnya.

Panen ikan bandeng hari ini, kata Riza menambahkan, diikuti dengan tinjauan pengolahan Bandeng Tanpa Duri (Batari) oleh UMKM Marlo Jaya dan penempelan stiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ramah UMKM di SPPG Maros Mandai I.

Dalam kunjungannya ke SPPG Maros Mandai I, Riza mengatakan, penerima manfaat yang paling besar dari program MBG adalah pengusaha UMKM.

“Menteri UMKM selalu mengatakan bahwa pendapatan pengusaha UMKM akan lebih pasti dan lebih besar setelah adanya ekosistem MBG,” katanya.

Riza mengatakan Kabupaten Maros ditargetkan bisa mencapai 41-48 SPPG dengan penerima manfaat sebanyak 121.915 orang.

“Saat ini baru ada 11 SPPG yang telah beroperasi. Sehingga ke depan diperkirakan masih dibutuhkan pasokan ikan bandeng dalam jumlah lebih besar untuk seluruh SPPG di Maros,” katanya.

Program ini, kata Riza, bisa berjalan berkat kolaborasi Kementerian UMKM, Badan Gizi Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam hal ini Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Kabupaten Maros, BRI, BPJS, dan Pemerintah Daerah. ***

Ziarah ke Makam Jaksa Agung Pertama, Kejaksaan RI Tegaskan Makna Kedaulatan Hukum

Bogordaily.net – Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-80, Kejaksaan Republik Indonesia melakukan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat 29 Agustus  2025.

Adapun, upacara yang digelar dengan khidmat tersebut, dilakukan untuk penghormatan langsung kepada Jaksa Agung RI Pertama, Raden Gatot Taroenamihardja yang juga dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat adalah Katarina Endang Sarwestri, S.H., M,H serta seluruh pegawai Kejari dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Narendra Jatna menyampaikan ziarah tabur bunga ini diselenggarakan pada Harlah Kejaksaan yang ditetapkan pada 2 September.

“Jadi banyak orang yang menduga bahwa kejaksaan itu harlahnya 19 Agustus bersamaan dengan dibentuknya kabinet RI,” kata Narendra kepada wartawan, Jumat 29 Agustus 2025.

“Tapi kami memperingatinya adalah pada saat pelantikan jaksa agung pertama, karena itu adalah simbol kedaulatan,” tambahnya.

Penghormatan dan Mengenang Jasa Perjuangan

Menurutnya, ziarah juga diisi dengan prosesi tabur bunga di makam Jaksa Agung pertama. Hal ini sebagai penghormatan sekaligus mengenang jasa-jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Ini adalah sebagai simbol kedaulatan hukum indonesia, karena itulah pertama kali adanya kedaulatan penuntutan yang dimaknai dengan adanya jaksa pertama republik Indonesia,” jelasnya.

Ia menjelaskan, peringatan hari Kejaksaan RI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kejaksaan dengan menteladani jasa Jaksa Agung yang pertama.

“Beliau ini besar jasanya, bahkan dua kali menjadi jaksa agung dan banyak contoh teladan beliau yang patut kita teladani. Jadi kami hadir disini juga untuk menteladani Jaksa Agung RI yaitu Raden Gatot Taroenamihardja,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyebut melalui peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 dapat menjadi inspirasi dan keteladanan dalam membangun kejaksaan yang di percaya publik dalam menjaga keadilan.

“Karena saat ini bukan soal menang atau kalah tapi keadilan apa yang kita temukan. Bagaimana mempertahankannya? salah satunya dengan memperingati hari-hari besar kita bisa memahami apa hakikatnya kita selaku jaksa,” ungkapnya.

(Albin Pandita)