Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 398

Meriahkan HUT RI Ke-80, Damkar Kabupaten Bogor Adu Skill Antar Sektor di Stadion Pakansari

0

Bogordaily.net – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor menggelar Skill Competition antar sektor Pemadam Kebakaran, di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Adapun, kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia Ke-80. Sekaligus momentum unjuk kemampuan, kekompakan, dan kecepatan dari para personel terbaik di seluruh sektor pemadam kebakaran se-Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari latihan para anggota sebelum terjun ke lapangan atau lokasi kebakaran.

“Ya kita sebetulnya begini yang pertama Damkar itu seringkali ada di medan pertempuran hampir tiap hari pemadaman dan penyelamatan selalu di medan pertempuran,” kata Yudi kepada wartawan, Sabtu 30 Agustus 2025.

Kemudian, skill competition juga dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi dengan anggota lainya lintas sektor di Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor.

“Sebetulnya hari ini kita latihan pemantapan refresing untuk semua anggota, itu yang pertama. Kedua, tentu berkaitan dengan silaturahmi, damkar kabupaten tersebar dari seluruh sektor dan satu persatu peleton,” jelasnya.

Yudi menjelaskan, beberapa skill competition tersebut terdiri atas 4 nomor mulai penggunaan apd, melewati halang rintang, kemudian ada beberapa obstacle termasuk penggunaan tabung, dan pemadaman api.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat mempererat kekompakan anggota dari ujung barat di Parung Panjang kemudian Cariu, Utara ada Parung, selatan ada Ciawi, kemudian, saling membagi ilmu dan berbagi pengalaman.

“Karena sektor sektor itu jarang sama sama, selain perbedaan itu termasuk dengan stakeholder yang lain dengan dinas kesehatan, bpbd pol pp dishub dan kepolisian karena itu tidak bisa terpisahkan ketika kita bila ada kejadian,” ungkap Yudi.***

Albin Pandita

PPP Kota Bogor Gelar LKKD, Pepep Saepul Hidayat Tekankan Regenerasi Kader

0

Bogordaily.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor menggelar Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) di Gedung Grahapool, Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Sabtu, 30 Agustus 2025

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus harian DPC PPP Kota Bogor dan dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Pepep Saepul Hidayat, S.Ikom.

Pepep menekankan pentingnya regenerasi kader dan konsolidasi organisasi sebagai syarat mutlak untuk menjaga eksistensi PPP di tengah dinamika politik nasional maupun daerah.

“PPP harus melahirkan kader-kader ideologis yang siap berjuang untuk umat dan bangsa. Jawa Barat, khususnya Kota Bogor, harus menjadi motor penggerak dalam menghidupkan semangat perjuangan partai di tingkat akar rumput,” tegas Pepep, Sabtu 30 Agustus 2025.

Menurutnya, penguatan ideologi partai harus sejalan dengan kemampuan adaptif terhadap perubahan zaman.

Kader PPP dituntut tidak hanya teguh secara ideologis, tetapi juga mampu membangun jaringan, melakukan advokasi, serta menjaga kepercayaan publik melalui kerja nyata.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, menyampaikan bahwa LKKD merupakan agenda strategis untuk mencetak kader militan, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan.

“PPP Kota Bogor ingin memastikan kader tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga memiliki pemahaman ideologi yang kuat dan semangat pengabdian. LKKD ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan visi perjuangan partai,” ujarnya.

Zaenul menambahkan, LKKD yang digelar kali ini merupakan bagian dari program kaderisasi DPW PPP Jawa Barat yang diselenggarakan secara bergelombang di 27 kota/kabupaten.

Untuk gelombang pertama di Kota Bogor, tercatat 50 peserta yang mayoritas berasal dari kader muda dan organisasi sayap partai.

“Ini adalah momentum penting untuk memberikan pembekalan dasar kepada calon pemimpin partai masa depan. Mereka harus menjadi kader yang tangguh, memahami asas PPP, serta siap melanjutkan estafet perjuangan partai,” jelasnya.

LKKD PPP Kota Bogor juga menghadirkan sejumlah pemateri berpengalaman dengan topik-topik penting, antara lain:

Materi 1: Islam Sebagai Landasan Ideologi Perjuangan Politik – oleh Drs. H. Yusuf Ridwan.

Materi 2: PPP Sebagai Alat Perjuangan Ummat Islam oleh H. Zaini Shofari, S.Hi., M.Ikom.

Materi 3: Relasi Nilai Perjuangan dan Rencana Aksi oleh H. Moh. Romli, A.Md.

Para peserta tidak hanya dibekali wawasan ideologi, tetapi juga diarahkan agar mampu menerjemahkan nilai perjuangan PPP ke dalam aksi nyata di masyarakat, baik melalui jalur struktural maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini ditutup dengan doa bersama serta seruan untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat basis massa.

Dengan terselenggaranya LKKD ini, PPP Kota Bogor berharap lahir kader-kader muda ideologis, berkomitmen, dan siap melanjutkan perjuangan partai dalam membela kepentingan umat serta menjaga marwah politik Islam di Kota Bogor.***

Ibnu Galansa

Fikri Thalib Pejuang Yang Tak Lekang

0

Oleh: Eko S Dananjaya

Dalam suasana keprihatinan yang dalam, pada nasib bangsa yang beberapa minggu ini dirundung kemalangan. Kepergian seorang aktivis Fikri Thalib menambah suasana duka bangsa.

Jika kita kembali pada sejarah masa lampau, dimana kaum muda dan mahasiswa era itu, mengingatkan ulang pada kita sebuah etape perjuangan seorang anak bangsa yang penuh getir dan resiko.

Sedikit diantara penyandang disabilitas yang memiliki dedikasi perjuangan untuk mewujudkan bangsanya menjadi demokratis, maju, damai dan sejahtera. Dalam realitas hingga hari ini cita-cita itu masih harus dilantangkan.

Deretan peristiwa yang akhir-akhir ini menggores luka bangsa, mengiringi kepergian seorang Fikri yang senantiasa aktif di berbagai kegiatan sosial. Dari mengurus radio silatarahim yang eksis hingga hari ini. Sebagai wahana siar umat Islam dan pluralitas mengudara sejak puluhan tahun lalu. Radio ini metamorfosa dari Radio buruh yang pernah ia gagas bersama Amir Husein Daulay (almarhum) dan teman-temanya, yang sempat mengudara di seputar wilayah Cileungsi, Bantar Gebang sekitarnya.

Meski memiliki keterbatasan secara fisik, tidak menyurutkan dirinya untuk aktif di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Remaja Masjid Umar Bin Khattab. Masjid tersebut ia didirikan bersama keluarganya. Masjid Umar Bin Khattab yang terletak di Bekasi Timur Gang Padang Rawa Bunga ini dulunya sebuah hotel.

Hotel Danau Toba yang dimiliki keluarga Fikri bukan saja sebagai tempat usaha. Tetapi juga dijadikan persinggahan kaum pergerakan. Hotel Danau Toba memiliki sejarah tentang bagaimana para aktivis mahasiswa dan kaum muda era 80-90 pernah berinteraksi dalam perjuangannya untuk meruntuhkan rejim Orde Baru.

Meski tidak terlampau besar hotelnya, tapi sudah cukup membantu aktivis untuk singgah dan menginap. Terutama aktivis yang berasal dari luar Jakarta. Hotel Danau Toba sebagai jujugan kaum pergerakan karena mudah di akses. Aktivis tidak perlu sulit mencari alamat karena letaknya di seberang setasiun Jati Negara.

Fikri tercatat sebagai aktivis mahasiswa Universitas Pancasila Jakarta fakultas Hukum. Salah satu orang yang juga aktif menjalin komunikasi dengan para aktivis luar Jakarta. Sehingga ia mempunyai jumlah teman serta relasi yang banyak. Bahkan, keterampilannya untuk membawa mobil teruji hingga ke luar kota. Tidak jarang ia bepergian sendiri dengan mobilnya. Kemandirian hidupnya nampak sedari kecil.

Fikri semasa hidupnya menjalin dan membangun komunitas gerakan difabel. Pernah suatu ketika mengadakan reli mobil khusus difabel. Acara ini diselenggarakan di kota Yogyakarta awal tahun 1990 an. Acara sukses, peserta reli mobil berasal dari berbagai kota di Jawa.

Fikri Thalib adalah ide yang berjalan. Tidak pernah Ia berhenti hanya sampai pada gagasan. Ia bukan sekedar motivator gerakan tapi juga memiliki sense of business yang genuine. Memiliki talenta yang tidak semua orang miliki. Di sela aktifitas membangun jaringan gerakan, Fikri juga membangun basis ekonomi dan usaha di luar Jakarta. Sebagai sepekulan tanah yang mana hasilnya sebagian digunakan untuk menghidupi gerakan.

Fikri juga andil dalam mengagas lahirnya Yayasan Pijar yang diprakarsai oleh Almarhum Amir Husein Daulay dan kawan-kawan. Sebuah lembaga Pusat Informasi dan Jaringan untuk Reformasi. Adalah lembaga yang memiliki andil besar dalam perubahan Indonesia semasa reformasi.

Lembaga Pijar menjadi tolok ukur gerakan 80-90 an sebagai pelopor gerakan mahasiswa Indonesia, Pers Mahasiswa, Kaum Muda dan Intelektual. Martir perubahan telah dibuktikan dengan banyaknya anggota Pijar yang masuk penjara di era Orde Baru hingga feformasi tiba.

Fikri, Amir Daulay, Endi Martono adalah sahabat yang saling menguatkan. Tak pernah saling menyakiti, meninggalkan kenangan yang indah diantaranya. Mereka kini telah pergi untuk selamanya. Banyak kesan dan sumbangan pemikiran untuk bangsa Indonesia hingga bisa menjadi seperti ini.

Tokoh-tokoh pergerakan aktivis 80 an kini satu persatu luruh tergerus waktu. Tapi semangat ide dan gagasannya untuk bangsa dan negara tidak pernah pupus dimakan masa.***

Penulis aktivis 80 an
Tinggal di Yogyakarta.

BRI Dukung Program Sapi Merah Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui partisipasi dalam Program Sapi Merah Putih. Program Sapi Merah Putih merupakan program peningkatan genetik yang dirancang untuk memperkuat industri sapi perah Indonesia dengan fokus pada sistem peternakan rakyat.

Peluncuran Program Sapi Merah Putih diselenggarakan pada pameran flora dan fauna atau Flona 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta, pada Jumat (29/08). Hadir dalam acara tersebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI Rachmat Pambudy, Direktur Utama BRI Hery Gunardi serta Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto.

Sebagai informasi, meningkatnya kebutuhan susu nasional menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Pada tahun 2023, kebutuhan susu mencapai 4,53 juta ton, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 18,54% atau 0,84 juta ton. Kekurangan tersebut dipenuhi melalui impor sebesar 3,7 juta ton. Untuk mengatasi kebutuhan impor tersebut, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI menggandeng PT Moosa Genetika Farmindo (Moosa Genetics) dan IPB menggelar program pengembangan sapi perah unggul yang dinamakan Sapi Merah Putih.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa dukungan BRI terhadap Program Sapi Merah Putih sejalan dengan misi BRI untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung sektor pangan dan agribisnis.

“Sebagai bank yang memiliki fokus pada pemberdayaan segmen UMKM, BRI turut mendorong keberhasilan Program Sapi Merah Putih melalui pembiayaan, pendampingan, serta penguatan ekosistem. Kami percaya, program ini akan berkontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan mengurangi impor sapi,” jelasnya.

Dukungan BRI diwujudkan dalam bentuk fasilitas transaksi keuangan, pembiayaan untuk modal kerja dan investasi bagi PT Moosa dan mitra bisnisnya. PT Moosa merupakan perusahaan bioteknologi yang berfokus pada peningkatan genetik sapi lokal dan sapi perah melalui teknologi reproduksi hewan, serta molekuler modern.

Dengan komitmen kuat untuk segmen UMKM serta jaringan kerja BRI yang tersebar di seluruh pelosok negeri, perseroan optimis kontribusi nyata ini akan turut memperkuat basis produksi sapi lokal serta mengurangi impor susu.

“Kami berharap Program Sapi Merah Putih tidak hanya menjadi simbol swasembada pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di pedesaan. BRI akan terus berada di garda depan mendukung petani dan peternak Indonesia untuk tumbuh, serta turut menggerakkan roda ekonomi kerakyatan”, pungkas Hery Gunardi.***

Tingkatkan Layanan EV, PLN Luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) resmi meluncurkan Home Charging Services (HCS) Ultima sebagai versi terbaru dari layanan pengisian daya kendaraan listrik (EV) di rumah.

Hadir dengan proses pemasangan yang lebih singkat dan praktis, HCS Ultima menjadi terobosan penting dalam peningkatan layanan pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia.

Berbeda dari versi sebelumnya, HCS Ultima dirancang lebih singkat dan praktis. Layanan ini terintegrasi pada sistem PLN seluruh proses mulai dari pengajuan, instalasi, hingga layanan purna jual dapat dilakukan secara end-to-end dan real-time melalui aplikasi PLN Mobile, di mana pada layanan sebelumnya pemohon tidak dapat melihat progress masing-masing tahapan secara real-time.

Dari segi kecepatan penyambungan, layanan HCS Ultima dipercepat menjadi hanya 7 hari kerja untuk sambungan standar saluran udara tegangan rendah.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa HCS Ultima dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan pemasangan fasilitas pengisian daya yang cepat dan praktis. Langkah ini sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat untuk beralih kendaraan listrik.

“Layanan terbaru ini kami hadirkan sebagai langkah nyata dalam mendukung percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia sekaligus mendorong upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi,” ujar Darmawan.

Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Daniel Lestanto, menjelaskan bahwa HCS Ultima pertama kali diluncurkan di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu, (27/8) bersamaan dengan _event_ Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Jawa Timur dipilih sebagai lokasi peluncuran karena wilayah ini menjadi wilayah yang memiliki pertumbuhan kendaraan listrik terbesar di luar Jabodetabek. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan yang sesuai dengan harapan pelanggan.

“Sebagai penyedia layanan HCS, kami mendengar apa yang diinginkan para pelanggan. Untuk itu kami meluncurkan layanan HCS Ultima. Tidak sampai di situ kami juga menawarkan penawaran khusus berupa diskon pemasangan 50 persen untuk mengakomodir antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Daniel menambahkan promo ini berlaku mulai 27 Agustus 2025 hingga 30 Juni 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan menyambut momentum Hari Pelanggan Nasional.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, Aditya Syarief Darmasetiawan menambahkan hadirnya layanan HCS Ultima ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama pelanggan dalam melakukan pengisian daya kendaraan listriknya.

Dengan HCS Ultima, pengguna cukup melakukan pengisian daya 1 sampai 2 kali seminggu di rumah, terutama untuk kebutuhan harian dalam kota.

“Bagi pelanggan yang ingin mengajukan pemasangan HCS Ultima cukup melalui aplikasi PLN Mobile pada menu EV. Setelah pengajuan, pelanggan bisa melakukan monitoring real-time hingga pemasangan HCS Ultima selesai,” pungkas Syarief.***

Berdayakan UMKM, BRI Dukung Penuh Festival Merah Putih Bogor 2025

0

Bogordaily.net – Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan bangga mendukung penuh Festival Merah Putih Bogor 2025, sebuah perayaan kebangsaan yang memadukan cinta tanah air, kebersamaan, dan semangat pemberdayaan masyarakat.

Festival Merah Putih Bogor tidak hanya menjadi panggung ekspresi rasa nasionalisme, tetapi juga menjadi ruang nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bogor untuk berkembang, berinovasi, dan semakin percaya diri bersaing di pasar yang lebih luas.

Branch Office Head BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat menyampaikan, BRI lahir dari dan tumbuh bersama rakyat, dan hingga kini terus berdiri kokoh mendampingi UMKM. Dukungan BRI terhadap Festival Merah Putih Bogor merupakan wujud nyata komitmen BRI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Tidak hanya menghadirkan layanan keuangan, tetapi juga menyalakan harapan dan semangat juang bagi pelaku usaha kecil agar bisa terus maju, mandiri, dan menjadi tulang punggung perekonomian bangsa,” ungkapnya.

Melalui partisipasi dalam Festival Merah Putih 2025, BRI menghadirkan berbagai program dan fasilitas bagi UMKM, mulai dari pameran produk lokal unggulan, layanan perbankan digital yang memudahkan transaksi (Qris), hingga program pendampingan usaha.

“Semua ini bertujuan agar UMKM Bogor tidak hanya berkembang secara lokal, tetapi juga siap menembus pasar nasional bahkan global,” tegasnya.

Lebih dari sekadar acara, Festival Merah Putih Bogor adalah simbol persatuan. Warna merah dan putih yang berkibar di setiap sudut kota mencerminkan keberanian dan ketulusan rakyat Indonesia.

Di tengah suasana kebersamaan itu, BRI hadir untuk menguatkan pesan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika rakyat kecil berdaya, berdiri tegak dengan usaha mereka sendiri, dan mampu membawa kesejahteraan bagi keluarganya.

Bank BRI percaya, dari UMKM lahir kekuatan bangsa. Dan dari Festival Merah Putih Bogor 2025, semangat itu semakin bergema, membawa harapan baru bagi masyarakat, terutama para pelaku usaha di Kota Bogor.

“Salam Merah Putih, Salam UMKM Tangguh, Salam Indonesia Maju!,” tutupnya.***

Wamen BUMN Apresiasi Langkah Nyata PLN untuk Wujudkan UMKM Tangguh Melalui Rumah BUMN Cirebon

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri BUMN, Aminuddin Ma’ruf, melakukan kunjungan kerja ke Rumah BUMN Cirebon di Jalan DR. Cipto Mangunkusumo No.4 untuk melihat langsung kiprah UMKM binaan PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi BUMN dan PLN dalam memberdayakan UMKM agar naik kelas dan mampu menembus pasar nasional hingga pasar global.

Rumah BUMN Cirebon saat ini menaungi 1.010 UMKM binaan dari berbagai sektor usaha. Dalam kesempatan tersebut, Wamen BUMN disambut oleh General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, dan jajaran manajemen PLN.

Agenda diawali dengan perkenalan program Rumah BUMN, dilanjutkan dengan showcase UMKM unggulan.

Beberapa UMKM yang mendapat perhatian khusus antara lain Batik Trisha, yang melestarikan batik khas Cirebon dan kini mulai menggunakan canting elektrik sebagai bentuk adaptasi teknologi ramah lingkungan.

Ada pula UMKM kain ecoprint berbasis bahan alami yang ramah lingkungan. Wamen BUMN juga diperkenalkan dengan PUKA (Penyandang Disabilitas Unggul Karya), program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas yang menjadi simbol inklusi sosial di Rumah BUMN Cirebon.

Selain melihat produk unggulan, Wamen menyaksikan langsung proses inkubator bisnis yang sedang berlangsung, di mana para pelaku UMKM mendapat pelatihan literasi keuangan, kewirausahaan, pemasaran digital, hingga manajemen usaha. Hal ini menunjukkan bagaimana Rumah BUMN bukan hanya ruang pamer, tetapi juga pusat pembelajaran dan pengembangan kapasitas UMKM.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen BUMN Aminuddin Ma’ruf menegaskan bahwa Rumah BUMN merupakan salah satu program nyata Kementerian BUMN untuk mendorong UMKM naik kelas.

“Rumah BUMN bukan sekadar pusat pembinaan, melainkan wadah untuk mencetak wirausaha tangguh yang siap bersaing. Semangat inovasi dan keberanian UMKM di Cirebon adalah modal penting untuk membawa produk lokal ke pasar global,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan komitmen PLN untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui Rumah BUMN.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi rakyat. Melalui Rumah BUMN, kami membantu UMKM meningkatkan kapasitas, memperluas akses pasar, dan pada akhirnya menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelas Sugeng.

Kegiatan ini menunjukkan bagaimana BUMN, khususnya PLN, berperan penting dalam menghadirkan energi sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Dengan fasilitas pendampingan, pelatihan, hingga dukungan pemasaran, Rumah BUMN Cirebon menjadi contoh nyata kolaborasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu pelaku UMKM binaan, Sri Hariyati pemilik Batik Trisha, mengaku terbantu dengan pendampingan Rumah BUMN Cirebon.

“Dulu usaha saya hanya sebatas produksi rumahan. Setelah dibina, saya bisa mengurus izin usaha, mengikuti pameran, hingga membuka peluang ekspor. Bagi kami, PLN benar-benar memberi jalan agar UMKM seperti saya bisa maju,” ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan peran Kementrian BUMN melalui PLN dalam mengembangkan UMKM dapat semakin dirasakan manfaatnya, tidak hanya di Cirebon, tetapi juga di seluruh Indonesia, sehingga UMKM dapat menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.***

PLN UID Jabar Gelar Aksi Peduli Cegah Stunting Sambut Hari Pelanggan Nasional

0

Bogordaily.net – Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya tidak hanya menghadirkan listrik andal bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan pelanggan.

Melalui sinergi Srikandi PLN UID Jabar bersama Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UID Jabar, PLN menggelar program sosial bertajuk “Merdeka Bebas Stunting, Dukung Generasi Sehat dan Berakhlak Islami”. Kegiatan ini berlangsung di Kantor PLN UID Jabar, Jalan Asia Afrika Bandung, pada Kamis (28/8).

Sebanyak 191 penerima manfaat dari tujuh kelurahan di Kota Bandung (Ancol, Balong Gede, Ciateul, Ciseureuh, Cigereleng, Pasirluyu, dan Pungkur) mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan gizi, terdiri dari 127 balita dan 64 ibu hamil.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa aksi ini adalah wujud kepedulian PLN terhadap masa depan bangsa.
“Menjelang Hari Pelanggan Nasional, kami ingin membuktikan bahwa PLN bukan hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga bagian dari masyarakat. Melalui kolaborasi Srikandi dan YBM PLN UID Jabar, kami berupaya mencegah stunting agar generasi penerus dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkap Sugeng.

Dana kegiatan berasal dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian hartanya. Aksi ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-2 (Tanpa Kelaparan) dan tujuan ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Dalam kegiatan ini, peserta mendapat edukasi tentang gizi seimbang, pola asuh sehat, serta pentingnya pemeriksaan rutin bagi ibu hamil dan balita. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Di akhir kegiatan, peserta menerima paket pangan bergizi berisi telur, buah, susu, dan bahan makanan pokok.

Friska, salah satu penerima manfaat asal Kelurahan Ciateul, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Saya sangat senang dengan adanya pemeriksaan ini. Saya jadi lebih tahu kondisi kehamilan saya dan bagaimana cara menjaga gizi agar anak saya lahir sehat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Vivi, ibu dari anak kembar berusia 4 tahun.
“Anak saya dapat paket makanan bergizi dan vitamin. Dokter juga memberi tips makanan sehat yang cocok untuk anak saya. Terima kasih banyak PLN,” tuturnya.

Dengan adanya aksi ini, PLN UID Jabar berharap semakin banyak keluarga yang terbantu dalam meningkatkan kualitas kesehatan, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang kuat dan sehat demi masa depan Indonesia.***

Tempat Wisata di Ciampea Bogor Terpopuler, Cocok untuk Liburan Keluarga dan Anak Muda

0

Bogordaily.net – Tempat wisata di Ciampea Bogor kini menjadi bahan pembicaraan banyak orang.

Kawasan yang dulu hanya dianggap jalur lintasan menuju Gunung Salak, sekarang menjelma sebagai destinasi wisata yang menggoda. Udaranya sejuk.

Suasananya asri. Dan yang lebih penting: jaraknya tidak terlalu jauh dari Jakarta.

Gunung Kapur Ciampea adalah salah satu magnet utamanya. Ada lima puncak di sana. Namanya unik-unik: Batu Roti, Galau, Lalana, Arca Lima, dan Karang Gantung.

Dari puncak itu, orang bisa menikmati sunset, sunrise, bahkan gemerlap lampu Kota Bogor di malam hari. Tingginya tidak ekstrem. Siapa pun bisa naik.

Fasilitasnya juga lengkap. Ada mushola. Ada toilet. Parkirnya cukup luas. Bahkan sinyal provider masih lancar.

Tidak heran, anak-anak muda menjadikannya lokasi favorit. Malam minggu, camping ground di kaki Gunung Kapur biasanya penuh.

Tapi bukan hanya gunung. Ada Curug Ciampea. Air terjun di kaki Gunung Salak itu menawarkan kejernihan air yang menggoda.

Suaranya menenangkan. Hutan pinus di sekitarnya menambah kesan romantis. Ada juga spot camping yang disewa para pecinta alam. Di sana, waktu berjalan lebih pelan.

Itulah sebabnya, tempat wisata di Ciampea Bogor semakin ramai. Bukan hanya pendaki atau anak muda.

Keluarga pun mulai banyak yang datang. Mereka piknik. Mereka duduk-duduk di bawah pohon. Mereka menyalakan api unggun sambil menanti pagi.

Dan itu baru sebagian. Masih ada tempat-tempat lain yang belum sempat kita bahas.

Tapi yang jelas, tempat wisata di Ciampea Bogor kini menjadi pilihan baru bagi siapa saja yang butuh jeda dari kebisingan kota.***

Kebakaran Gedung DPRD Makassar saat Ricuh, 3 Orang Meninggal 5 Luka

0

Bogordaily.net – Insiden kebakaran gedung DPRD Makassar saat kericuhan terjadi berujung tragis.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan sebanyak tiga orang meninggal dunia dan lima orang lainnya luka-luka.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Makassar, M Fadli Tahar, menyebut tiga korban meninggal terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.

Dua di antaranya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit, sementara satu korban meninggal di lokasi kejadian.

“Meninggal 3 orang,” kata Fadli, dikutip dari detikSulsel, Sabtu (30/8/2025).

Dua korban meninggal masing-masing dirawat di RS Bhayangkara Makassar dan RS Grestelina, sedangkan satu korban lainnya ditemukan di dalam gedung DPRD Makassar.

Sementara itu, lima korban luka terdiri dari tiga orang dengan luka berat dan dua lainnya mengalami luka sedang. Para korban kini masih dalam perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Makassar.

Daftar Korban Meninggal

  • Sarinawat (26), perempuan, meninggal saat dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar
  • Syaiful (43), laki-laki, meninggal di RS Grestelina
  • Abay, laki-laki, meninggal di lokasi gedung DPRD Makassar

Daftar Korban Luka

  • Budi Haryadi S (30), laki-laki, koma, dirujuk ke RS Primaya
  • Heriyanto (28), laki-laki, luka berat usai melompat dari lantai 3, dirujuk ke RS Grestelina
  • Sahabuddin (45), laki-laki, nyeri pinggul akibat melompat dari lantai 2, dirujuk ke RS Hermina
  • Arif Rahman Hakim (28), laki-laki, dirujuk ke RS Grestelina
  • Agung Setiawan (32), laki-laki, dirujuk ke RS Hermina

Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama tim pemadam dan BPBD Makassar masih melakukan investigasi terkait penyebab pasti kebakaran di gedung DPRD Makassar tersebut.***