Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 407

Jadwal Perpanjangan SIM Kota Bogor Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025

0
Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota kembali menghadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling pada Kamis, 28 Agustus 2025. Layanan ini khusus untuk perpanjangan SIM A dan SIM C (bukan pembuatan SIM baru).

Lokasi & Jadwal SIM Keliling Kota Bogor (28 Agustus 2025)

Lokasi Waktu Pelayanan Keterangan
Mall BTM 07.00 – 10.00 WIB Perpanjangan SIM A & C
Mall Boxies Tajur 123 07.00 – 10.00 WIB Perpanjangan SIM A & C

Tips: Datang lebih awal untuk menghindari antrian dan kemungkinan kuota penuh.

Biaya Perpanjangan SIM

  • SIM A: Rp80.000
  • SIM C: Rp75.000

Sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang PNBP. Biaya di atas belum termasuk pemeriksaan kesehatan/psikologi jika diberlakukan.

Syarat Perpanjangan SIM A & C

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  2. Fotokopi SIM lama dan membawa aslinya.
  3. Surat keterangan kesehatan (dapat dibuat di lokasi layanan).

Pentingnya Memiliki SIM

Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah bukti registrasi dan identifikasi resmi dari Polri bagi individu yang memenuhi syarat administrasi, kesehatan jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas, serta cakap mengemudi. Setiap pengendara wajib memiliki SIM sesuai jenis kendaraan, sebagaimana diatur dalam Pasal 281 UU Lalu Lintas.***

Thom Haye Gabung Persib Bandung, Kontrak 2 Tahun untuk Super League dan ACL 2025/2026

0

Bogordaily.net – Persib Bandung akhirnya menepati janji. Klub biru itu resmi memperkenalkan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, sebagai rekrutan anyar untuk musim 2025/2026.

Bukan di Instagram. Bukan di YouTube. Tapi lewat layar TVRI, Rabu sore (27/8/2025), tepat pukul 15.34 WIB. Jam dan tempat yang terasa klasik.

“Wilujeng sumping, Thom Haye,” ujar Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat. Dua tahun kontrak. Dua kompetisi besar menanti: Super League dan AFC Champions League Two.

Strategi Lini Tengah

Mengapa Thom Haye? Karena lini tengah adalah urat nadi sebuah tim. Karena di sana sudah ada Marc Klok, Dedi Kusnandar, Adam Alis, dan Luciano Guaycochea. Tapi Bojan Hodak, sang pelatih, merasa perlu satu sosok lagi. Yang bisa menjaga ritme. Yang bisa jadi penyeimbang.

Dan rekomendasi itu jatuh ke Haye. Gelandang kelahiran Amsterdam, 9 Februari 1995. Pemain yang kariernya sudah matang di Eredivisie Belanda. Dari AZ Alkmaar, Willem II, ADO Den Haag, NAC Breda, Heerenveen, hingga Almere City. Lebih dari satu dekade ia habiskan di kompetisi paling bergengsi di Belanda.

Dari Oranje ke Garuda

Nama Thom Haye awalnya dikenal sebagai gelandang muda Belanda. Membela Timnas U15, U16, U17, hingga U21. Tetapi kemudian ia memilih seragam Garuda. Ia menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Posisinya jelas: gelandang bertahan. Bukan yang banyak gaya. Tapi yang tahu bagaimana sebuah permainan harus bergerak. Membaca lawan. Menjaga tempo. Dan itu yang dicari Persib.

Ambisi Baru Persib

Rekrutan Thom Haye bukan sekadar menambah nama di daftar pemain. Ini juga pernyataan. Bahwa Persib serius. Bahwa target musim ini bukan hanya bertahan di papan atas liga, tapi juga bicara banyak di Asia.

“Perekrutan ini mempertegas komitmen manajemen. Setiap lini harus punya pemain berkualitas. Setiap tantangan harus bisa dijawab,” kata Adhitia.

Bandung pun bersiap menyambut Haye. Dengan penuh semangat. Dengan harapan besar. Bahwa pemain yang pernah ditempa di Eredivisie ini akan membawa pengalaman dan ambisi baru.

Dan begitulah, Thom Haye resmi menjadi bagian dari Persib Bandung. Dari Amsterdam ke Bandung Lautan Api. Dari oranye ke biru. Dari Eropa ke Asia.***

Dedie Rachim Tinjau Titik Akhir Trase BIRR di BNR, Targetkan Jadi Solusi Macet Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran terkait meninjau titik sektor akhir trase Bogor Inner Ring Road (BIRR) yang berada di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, Selasa (26/8/2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam melanjutkan pembangunan jalan lingkar dalam yang sudah lama direncanakan.

Dari total panjang trase 11,4 kilometer, saat ini telah tersedia lahan sepanjang hampir 7 kilometer hasil komunikasi intensif dengan sejumlah pengembang sejak lima tahun terakhir.

“Kami meninjau titik awal jalan Bogor Inner Ring Road (BIRR) dari sisi Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR) di Mulyaharja. Dari total 11,4 km, alhamdulillah hampir 7 km sudah bisa kita siapkan hasil komunikasi dengan pengembang sejak lima tahun lalu,” ujar Dedie Rachim.

Ia menambahkan, bahwa seksi dua antara BNR hingga Pamoyanan menjadi bagian yang paling memungkinkan diwujudkan lebih cepat.

Pematangan lahan akan menjadi prioritas awal, sementara pembangunan jembatan akan memerlukan rekomendasi teknis dari Kementerian PUPR dan izin dari BBWSCC.

“Ke depan, sisanya akan kita prioritaskan. Mulai dari penyusunan DED, pembebasan lahan, pematangan lahan, sampai nantinya tahapan cut and fill untuk mewujudkan jalan alternatif yang bisa membantu mengurai kemacetan di Kota Bogor,” katanya.

Dedie Rachim menegaskan, keberadaan BIRR akan sangat penting bagi masa depan Kota Bogor. Jalan lingkar ini bukan hanya menjadi solusi mengurai kemacetan, tetapi juga membuka akses baru bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Bogor Selatan.

Tinggal bagaimana ke depannya, Pemkot Bogor harus bisa mengelola anggaran yang terbatas dengan tepat, mencari dukungan dari pusat, dan menagih janji para pengembang agar target ini bisa direalisasikan secara bertahap.

“Udah kita usahakan dapat 7 km, kalau didiemin gak akan jadi apa-apa. Tapi insyaallah kami konsisten ingin mewujudkan ini secara bertahap, lambat laun tapi ada kepastian. Ini komitmen agar BIRR menjadi sebuah titik tolak kita bagaimana membuat Bogor lebih lancar ke depannya,” pungkasnya.***

Menteri UMKM Yakini Program 3 Juta Rumah Jadi Mesin Pertumbuhan UMKM

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan dukungan penuh terhadap program pembangunan 3 juta rumah sebagai prioritas nasional karena potensial menjadi mesin pertumbuhan UMKM.

“Ini bukan hanya membangun rumah, tapi membangun ekosistem. Developer bergerak, supplier bahan bangunan ikut hidup, dan di sekitar perumahan akan tumbuh usaha mikro seperti warung, pedagang makanan, hingga layanan kesehatan dan pendidikan,” kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam acara ground breaking Peluncuran Program Pemberdayaan UMKM Ekosistem Perumahan, di Perumahan Griya Srimahi Indah, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/8).

Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan kemudahan masyarakat untuk memiliki hunian, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekosistem UMKM di berbagai sektor.

Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal tahun 2024, terdapat sekitar 104 ribu UMKM yang bergerak dalam ekosistem pembangunan perumahan, dimana 35 ribu UMKM bergerak di bidang jasa konstruksi, dan hampir 70 ribu merupakan penyedia material bahan bangunan yang siap diberdayakan untuk mendukung program perumahan.

Menteri Maman menjelaskan, demi menyukseskan Program 3 juta rumah, Pemerintah telah mengalokasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp130 triliun.

“Pemerintah memberikan subsidi bunga sehingga para pengusaha sektor perumahan bisa mengakses pembiayaan dengan bunga KUR kurang lebih sekitar 5 persen,” kata Menteri Maman.

Menteri Maman menegaskan, Kementerian UMKM akan memastikan sebanyak mungkin pengusaha UMKM terlibat dalam rantai nilai program ini.

Mulai dari developer berskala menengah, supplier material yang banyak berasal dari usaha kecil dan menengah, hingga pengusaha mikro yang menghidupkan kawasan perumahan baru.

“Jika program ini berjalan cepat, manfaatnya bukan hanya untuk masyarakat yang belum memiliki rumah, tapi juga bagi UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi,” kata Menteri UMKM.

Pada kesempatan ini, Menteri Maman juga melakukan groundbreaking perluasan pembangunan rumah subsidi di Griya Srimahi Indah. Harapannya langkah ini bisa berkontribusi konkret bagi pencapaian Program Pembangunan 3 Juta Rumah.***

Tuai Hujatan, Begini Klarifikasi Eko Patrio Soal Joget Sound Horeg

0

Bogordaily.net — Nama Eko Patrio viral di dunia maya setelah aksinya joget parodi Sound Horeg menuai hujatan. Anggota DPR RI menggunggah videonya di sela sidang tahunan MPR 2025.

Para pengguna media sosial menilai aksi para anggota DPR yang berjoget tidak menunjukkan simpati dan disebut terkesan ‘menantang’ rakyat.

Eko Patrio pun meluruskan hal tersebut. Ia mengaku membuat konten itu dalam rangka pembubaran panitia 17 Agustus. Ia menegaskan tak bermaksud untuk menyindir apalagi menantang rakyat.

“Nggak ada maksud apa-apa, memang itu kemarin kan kita acara pembubaran panitia 17 Agustusan,” kata Eko.

Meski begitu, Eko menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tersindir atas konten tersebut.

“Seandainya ada yang bagaimana-bagaimana, ya saya sebagai pribadi minta maaf lah,” ungkapnya. ***

Bupati Bogor Tekankan Pentingnya Pelestarian Elang Jawa Sebagai Aset Dunia

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, melakukan kunjungan ke Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ) yang berlokasi di Cigombong, pada Rabu (27/08/25).

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya keberadaan Suaka Elang Jawa sebagai aset dunia, bukan hanya Kabupaten Bogor maupun Indonesia.

“Hari ini kita mampir ke Suaka Elang Jawa yang ada di Kabupaten Bogor. Tempat ini milik Kementerian Kehutanan dan dikelola bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak,” ujar Bupati Bogor

Menurutnya, ada potensi luar biasa, karena tempat ini bukan milik Kabupaten Bogor semata, tapi milik masyarakat seluruh dunia. Elang Jawa adalah simbol bangsa kita, Garuda Pancasila, yang harus dilestarikan bersama.

Lebih lanjut, Bupati Bogor menekankan bahwa keberadaan Elang Jawa menjadi indikator penting terjaganya ekosistem dan lingkungan.

“Dimana Elang Jawa hidup, berarti ekosistem dan lingkungan di sekitarnya terjaga dengan baik. Semua Elang Jawa di sini dirawat, dipelihara, dan dipersiapkan untuk dilepasliarkan kembali ke hutan-hutan di Pulau Jawa. Ini upaya bersama agar Elang Jawa tetap lestari untuk anak cucu kita dan untuk bumi,” tambahnya.

Melalui kunjungan ini, Bupati Bogor berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga konservasi, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kelestarian satwa endemik, khususnya Elang Jawa yang memiliki nilai simbolik dan ekologis tinggi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala PSSEJ, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang), Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), Kepala BKPSDM, Plt Kepala DPKPP, Camat Cigombong, Camat Cijeruk, serta Kabag SDA Setda Kabupaten Bogor. (*).

Bupati Bogor Apresiasi Kegiatan Bakti Sosial dan Kesehatan Bagi Masyarakat yang Digelar Polri di Gunungsindur

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, menghadiri kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan Polri yang digelar di SMP Kemala Taruna Bhayangkara, Desa Cibinong Kecamatan Gunungsindur, Rabu (27/8/25).

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri, khususnya jajaran Polres Bogor, atas kepeduliannya kepada masyarakat melalui layanan kesehatan gratis, pemberian bantuan sosial, dan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.

“Hari ini, saya berkesempatan hadir bersama Forkopimda pada kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan Polri. Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri dan jajaran Polres Bogor atas kepeduliannya melalui layanan kesehatan gratis, pemberian bantuan sosial, serta kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Bupati Bogor.

Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk bersama meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor.

Selanjutnya, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 serta Hari Juang Polri yang diperingati pada 21 Agustus lalu.

“Syukur alhamdulillah, kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Mabes Polri, Polda Jabar, dan Polres Bogor. Selain memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial kepada masyarakat, kami juga meninjau pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang akan menjadi sekolah unggulan,” tutur Kapolda Jabar. (*)

Viral, Ustad Asal Bandung Ini Dipolisikan Gegara Diduga Aniaya Anak Kandungnya

0

Bogordaily.net – Ustadz Evie Effendi atau EE yang dikenal sebagai pendakwah gaul, dilaporkan ke polisi oleh anak kandungnya sendiri, NAT (19) usai adanya kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kasus Ustadz Evie Effendi ini ternyata sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung sejak awal Juli 2025 dan hingga kini masih terus dalam penyelidikan.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum, peristiwa terjadi pada Jumat, 4 Juli 2025 usai salat Jumat di rumah keluarga EE di kawasan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

Saat itu, NAT mendatangi kediaman ayahnya dengan maksud meminta nafkah bulanan sekaligus biaya pendidikan. Namun, suasana pertemuan yang awalnya diharapkan berlangsung damai berubah menjadi tegang.

NAT yang sejak Januari 2025 memilih tinggal bersama ibu kandungnya, justru mendapat tekanan dari EE dan keluarga. Menurut laporan, istri EE atau ibu tiri NAT berinisial DSA sempat meludahi dan menarik jaket korban ketika ia berusaha meninggalkan rumah.

Konflik semakin memanas ketika EE diduga memukul kepala NAT, meludahinya, dan melontarkan kata-kata kasar. Tidak berhenti di situ, beberapa anggota keluarga lain diduga turut terlibat. Paman korban dilaporkan memecahkan helm yang dikenakan NAT hingga menyebabkan luka di kepala dan tangan. Sementara sang nenek disebut ikut memegang tangan NAT sehingga memudahkan aksi kekerasan.

NAT yang babak belur kemudian berhasil keluar dan segera mendapat pertolongan medis untuk visum. Laporan Polisi Kasus ini kemudian dilaporkan secara resmi pada hari yang sama ke Polrestabes Bandung dengan nomor laporan LP/B/M85/VII/2025/SPKT/Polrestabes Bandung. Dalam aduan tersebut, terlapor diduga melanggar Pasal 44 jo Pasal 5 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT serta Pasal 170 KUHP mengenai pengeroyokan.

Kuasa hukum NAT, Zaideni Herdiyasin, menegaskan laporan dibuat bukan hanya untuk mencari keadilan, tetapi juga sebagai upaya melindungi hak-hak anak.

“Kami menilai tindakan ini bukan sekadar masalah keluarga, melainkan dugaan tindak pidana serius yang menimbulkan luka fisik maupun psikis bagi korban,” ujarnya.

Polrestabes Bandung melalui Unit PPA telah menindaklanjuti laporan dengan memanggil NAT dan beberapa saksi pada pertengahan Juli 2025. Sementara itu, pihak terlapor, termasuk EE dan sejumlah anggota keluarganya, juga sudah menjalani pemeriksaan sekitar sepekan setelahnya.

Proses penyelidikan kini berlanjut dengan penerbitan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) kepada pelapor.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, membenarkan bahwa kasus ini tengah ditangani secara serius. “Laporan sudah diterima dan saat ini proses penyidikan sedang berjalan sesuai prosedur,” katanya.

Bukti berupa hasil visum dan foto kondisi NAT usai peristiwa disebut menjadi indikator awal adanya kekerasan yang tidak bisa dianggap sepele. KPAI pun menegaskan akan mendampingi korban dari sisi psikologis maupun hukum.

NAT yang masih berusia 19 tahun kini disebut mengalami trauma mendalam, baik secara fisik maupun emosional. Ia memilih untuk tinggal bersama sang ibu dan terus menjalani proses hukum dengan dukungan keluarga serta kuasa hukum. Hingga kini, pihak NAT menolak opsi damai karena merasa belum ada itikad baik dari terlapor. ***

Kementerian UMKM Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Hilirisasi Gambir di Sumbar

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong percepatan hilirisasi komoditas gambir di Sumatera Barat (Sumbar) melalui pemanfaatan teknologi modern untuk produksi.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, saat membuka Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Pemanfaatan Teknologi Produksi untuk Mendukung Hilirisasi Komoditas Gambir Bagi Usaha Kecil” di Kota Padang, Selasa (26/8), secara daring, mengatakan saat ini petani gambir masih berada pada posisi tawar yang lemah karena tata niaga yang masih tradisional dan bergantung pada pasar India sebagai pembeli utama.

“Karena itu, hilirisasi sangat penting agar gambir tidak hanya menjadi komoditas dagang, tetapi juga komoditas industri bernilai tinggi,” kata Temmy Satya Permana.

Indonesia saat ini menguasai sekitar 80 persen pangsa pasar gambir dunia dengan pertumbuhan ekspor rata-rata 16,16 persen per tahun pada periode 2019–2023. Meski demikian, sebagian besar produk gambir masih dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai tambah rendah dan harga kerap berfluktuasi.

Sumbar Miliki Potensi Pengembangan Produk Hilir

Sebagai provinsi penghasil gambir terbesar di Indonesia, Sumbar dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan produk hilir. Upaya ini memerlukan dukungan lintas pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi petani, hingga pengusaha.

Sebelumnya, pada Oktober 2024, Kementerian UMKM bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait telah melakukan Forum Group Discussion (FGD) untuk menyepakati rencana aksi hilirisasi gambir.

Temmy Satya Permana menambahkan, pasar produk hilir saat ini masih menghadapi kendala di antaranya keterbatasan informasi spesifik yang dibutuhkan dalam rantai nilai. Karena itu, ke depan perlu dikembangkan akses pasar yang lebih luas tidak hanya bertumpu pada pasar luar negeri, tetapi juga menyasar pasar domestik.

“Ke depan penting untuk memetakan klaster industri dalam negeri yang membutuhkan produk hilir gambir serta menyusun skema kebijakan untuk intervensi pasar produk hilir,” kata Temmy Satya Permana.

Lebih lanjut, Temmy Satya Permana menyebut kebijakan hilirisasi merupakan salah satu program prioritas RPJMN 2024–2029. Hilirisasi tidak hanya diterapkan pada sektor mineral, tetapi juga pada pertanian dan perkebunan, sehingga membuka peluang besar bagi keterlibatan UMKM, khususnya usaha skala kecil.

Keterbatasan SDM

Namun demikian terdapat tantangan besar di lapangan, yakni keterbatasan teknologi, peralatan, sumber daya manusia (SDM), dan rantai nilai pasar.

“Data dari Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM mencatat, sebanyak 16 juta lebih UMKM atau 93,95 persen masih berproduksi dengan cara tradisional. Akibatnya, produktivitas mereka 20–30 persen lebih rendah dibandingkan industri skala menengah maupun besar,” kata Temmy Satya Permana.

Sebagai solusi, Kementerian UMKM telah mengembangkan model Rumah Produksi Bersama (RPB) di 16 provinsi/kabupaten. RPB ini berfungsi mengolah bahan mentah komoditas unggulan daerah menjadi barang setengah jadi maupun barang jadi.

“Model ini juga sedang kami kembangkan dengan melibatkan kontribusi dari swasta/industri melalui pola business to business,” kata Temmy Satya Permana.

Selain hilirisasi, digitalisasi juga menjadi fokus penting dalam mendukung produktivitas UMKM.

“Digitalisasi bukan sekadar pemasaran daring, tetapi juga mencakup pencatatan produksi, manajemen rantai pasok, hingga traceability produk sesuai standar global,” ujarnya.

Kementerian UMKM berharap forum ini dapat menghasilkan langkah konkret dalam percepatan hilirisasi gambir melalui dukungan teknologi produksi, penguatan rantai nilai pasar domestik dan ekspor, serta sinergi lintas pemangku kepentingan.***

September Lebih Berkesan dengan B.E.S.T Promo di Grand Savero Bogor

0

Bogordaily.net – Menikmati waktu istimewa di bulan September kini semakin mudah bersama promo spesial dari Grand Savero Bogor. Menjadi salah satu hotel berbintang 4 yang terletak di jantung Kota Bogor ini menghadirkan program B.E.S.T (Bogor Escape September Treat), sebuah penawaran eksklusif yang di hadirkan untuk memberikan pengalaman staycation yang berkesan.

Promo ini bukan hanya sekadar potongan harga, melainkan sebuah pengalaman lengkap yang memadukan kenyamanan menginap, kuliner lezat, hiburan lokal, hingga kesempatan mengeksplorasi keindahan Kota Bogor dengan cara yang unik dan menyenangkan.

Dengan lokasi strategis yang dekat dengan berbagai ikon wisata Bogor, Grand Savero Bogor menjadi pilihan tepat untuk melepas penat, merayakan momen bersama keluarga, maupun menikmati liburan singkat di tengah kesibukan.

Bagi para tamu yang memesan langsung melalui official booking akan mendapatkan berbagai keuntungan menarik, di antaranya, Sarapan untuk 2 orang, Diskon 10% Food & Beverage (Ala Carte), Snack spesial Savero Mix, Gift voucher eksklusif (limited), Kesempatan memenangkan hadiah dengan membagikan momen st, Late check-out hingga hari Minggu, & Free Bogor City Tour dengan Odong-odong Tayo pada tanggal 6 & 7 September 2025.

Lakukan reservasi langsung melalui Grand Savero Bogor dan gunakan kode promo BEST untuk menikmati diskon 10% beserta seluruh keuntungan paket B.E.S.T. Paket promo ini berlaku untuk periode booking dari 21 Agustus 2025 hingga 7 September 2025 dengan periode menginap di 5 sampai 7 September 2025.

Jangan lewatkan kesempatan spesial ini dan jadikan September Anda lebih berkesan dengan pengalaman staycation tak terlupakan di Grand Savero Bogor, dengan memasukan kode booking BEST untuk mendapatkan potongan harga hingga 10%.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Grand Savero Hotel Bogor di nomor telepon 0251 835 8888, atau datang langsung ke Jl. Raya Pajajaran No.27, Bogor 16128 dan anda dapat mengunjungi website resmi Grand Savero Bogor di www.grandsavero.com ataupun Instagram di @grandsaverobgr.***