Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 433

EIGER Adventure Land: Bersama Alam, Budaya, dan Masyarakat Membangun Ekowisata Bermakna untuk Indonesia

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, EIGER Adventure Land meneguhkan komitmennya untuk membangun destinasi ekowisata yang berkelanjutan dan bermakna bagi negeri.

Sebagai perusahaan yang lahir dari kecintaan terhadap alam dan petualangan, EIGER telah lebih dari 36 tahun konsisten berkomitmen membangun masa depan yang lebih baik melalui inovasi serta pembelajaran dari alam, budaya, dan manusia.

Dengan landasan tersebut, EIGER Adventure Land berkontribusi nyata melalui program konservasi dan pelestarian alam di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) seluas 253,66 hektare, serta pemulihan lahan kritis di kawasan PTPN I Regional 2 seluas 73,23 hektare. Upaya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah, sebagai wujud kemitraan strategis sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

“Sesuai visinya, EIGER Adventure Land hadir dengan semangat untuk menjadi berkat, bukan hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi lingkungan, budaya, dan masyarakat sekitar. Kami percaya ekowisata sejati harus memberi makna, memberdayakan komunitas, serta menghadirkan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” kata Imanuel Wirajaya, Direktur EIGER Adventure Land

Harmoni Alam dan Manusia

Berlokasi di Bogor, EIGER Adventure Land dirancang bukan hanya sebagai destinasi wisata, melainkan juga ruang inspiratif yang menyatukan ekologi, etnologi, dan ekonomi.

Melalui konsep 7E — Ekologi, Etnologi, Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, dan Entertainment — EIGER Adventure Land berupaya menghadirkan harmoni antara manusia dan alam.

Pemulihan Lahan dan Pelestarian Alam

Pembangunan ekowisata berkelanjutan memerlukan keseimbangan antara ekologi, etnologi, dan ekonomi. Integrasi ini diharapkan mampu menciptakan keberlanjutan yang memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat.

Di kawasan PTPN, EIGER Adventure Land mengubah lahan kritis menjadi kawasan ekowisata. Sebelumnya, lahan negara di PTPN I Regional 2 dikuasai secara ilegal oleh 83 penggarap dan dimanfaatkan untuk pertanian, peternakan, serta permukiman. Kini, lahan tersebut berhasil direstorasi melalui pendekatan kolaboratif dan humanis.

“Kami telah membangun 30 rumah bagi masyarakat penggarap, serta mendirikan satu mushola dan sekolah PAUD. Relokasi ini merupakan bagian dari upaya penyelesaian masalah secara humanis, sekaligus pemulihan aset negara. Langkah ini bahkan mendapat apresiasi dari Menteri ATR/BPN yang berkunjung ke lokasi pada Maret 2023 lalu,”
jelas Imanuel Wirajaya.

Dari aspek ekologi, EIGER Adventure Land berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan melalui:

Penanaman lebih dari 100.000 pohon dan perdu, serta 1,8 juta tanaman semak dan ground cover di area PTPN.

Penanaman lebih dari 1.800 pohon melalui program adopsi di area TNGGP.

Pendataan keanekaragaman hayati.

Perencanaan hidrologi dan drainase untuk mengendalikan limpasan air (runoff).

Pembangunan 5 kolam retensi dan sekitar 120 sumur resapan dari target 205.

Penggunaan lahan juga sangat terbatas demi menjaga keseimbangan ekologi:

Di TNGGP, hanya 43.703 m² (1,7%) dari total luas PB-PSWA yang dimanfaatkan, dengan KDB 0,5% — jauh di bawah batas maksimal 10%.

Di kawasan PTPN, luas tapak yang dimanfaatkan 184.453 m² (25,2%) dengan KDB 9%, sehingga lebih dari 90% lahan tetap menjadi area hijau.

Sejak tahap pembangunan, para pakar dan guru besar dari berbagai bidang telah dilibatkan sebagai penasihat dan konsultan untuk memastikan keberlanjutan.

Petualangan Bermakna yang Menggerakkan Ekonomi

Dari sisi sosial-ekonomi, EIGER Adventure Land telah melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja, termasuk 300 orang dari masyarakat sekitar. Saat beroperasi penuh, kawasan ini diperkirakan menyerap lebih dari 1.200 tenaga kerja dari industri hospitality.

Selain itu, dampak positif lain yang akan tercipta adalah:

Perputaran ekonomi bagi tenaga kerja dan UMKM.

Peningkatan penerimaan pajak dan PNBP.

Bagi hasil kepada instansi pemerintah.

“Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap keberlanjutan, 5% dari laba bersih akan dialokasikan untuk pelestarian alam, pelestarian budaya, dan peningkatan kualitas hidup manusia. Programnya antara lain konservasi, penyediaan fasilitas pengelolaan limbah, 1 Ticket 1 Tree, serta berbagai inisiatif lainnya,” kata Imanuel Wirajaya

Kemerdekaan untuk Alam, Budaya, dan Generasi Mendatang

Momentum 80 tahun Indonesia merdeka menjadi simbol penting bagi EIGER Adventure Land untuk memperkuat tekad menghadirkan ekowisata yang bermakna — merawat alam, merayakan budaya, dan memberdayakan masyarakat.

“Mimpi kami, EIGER Adventure Land bisa menjadi solusi nyata yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi negara, sekaligus tetap menjaga kelestarian alam, melestarikan budaya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal alam dan menjaganya, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi anak cucu kita di masa depan,” kata Imanuel Wirajaya

Tentang EIGER Adventure Land

EIGER Adventure Land adalah destinasi ekowisata berjiwa konservasi yang memadukan keindahan alam dan petualangan. Dibangun dengan standar internasional, destinasi ini menghadirkan pengalaman berkelanjutan yang merayakan harmoni antara manusia, alam, dan generasi mendatang.

Dengan misi “Menginspirasi berbagai generasi melalui petualangan yang bermakna di alam”, EIGER Adventure Land berlokasi di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan kawasan PTPN I Regional 2, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan luas area 326,89 hektare.

Berbagai atraksi dan aktivitas petualangan tropis yang akan dihadirkan antara lain:

  • Suspension bridge
  • Forest adventure
  • Cultural walk
  • Playground
  • Camping ground

Dan beragam kegiatan alam lainnya.***

Pemuda Bogor Bersatu, Dukung Penuh Rehabilitasi GOR Pajajaran

0

Bogordaily.net – Ratusan pemuda yang tergabung dalam Garda Revolusi Pemuda Kota Bogor menggelar aksi damai mendukung proyek rehabilitasi Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran yang tengah digagas Pemerintah Kota Bogor, Rabu (20/8/2025).

Organisasi ini merupakan gabungan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari praktisi hukum, mahasiswa, komunitas atlet beladiri, musisi jalanan, buruh panggul, hingga pedagang asongan.

Aksi berlangsung di dua titik berbeda, yakni depan Balaikota Bogor dan halaman Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Meski sempat diguyur hujan deras, massa tetap bertahan. Bahkan, dua atlet Kempo Kota Bogor turut melakukan demonstrasi beladiri di hadapan peserta aksi.

Suarakan Dukungan Terhadap Rehabilitasi GOR Pajajaran

Koordinator aksi, Desta Lesmana, menegaskan bahwa Garda Revolusi Pemuda Kota Bogor melihat rehabilitasi GOR Pajajaran sebagai langkah maju pembangunan sarana olahraga di Kota Hujan.

“Kami hadir untuk menyuarakan dukungan penuh terhadap rehabilitasi GOR Pajajaran. Fasilitas ini adalah ikon olahraga Kota Bogor dan sudah seharusnya mendapat perhatian serius. Kami berharap pemerintah konsisten melaksanakan proyek ini dan memperhatikan kebutuhan atlet serta masyarakat,” ujar Desta.

Ia menambahkan, pihaknya siap mengawal jalannya proyek hingga tuntas.

Respons Pemkot Bogor

Kepala Dispora Kota Bogor, Anas Rasmana, menyambut positif aksi damai ini. Ia menegaskan bahwa Pemkot terbuka terhadap aspirasi, baik berupa dukungan maupun kritik.

“Kami akan selalu menerima aspirasi masyarakat terkait rehabilitasi GOR Pajajaran. Penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan melalui dialog sehingga bisa lebih produktif,” jelas Anas.

Ia juga mengajak seluruh pihak ikut mengawal proses pembangunan agar berjalan transparan dan sesuai tujuan.

“Saya meminta semua pihak mendukung proyek ini demi kepentingan masyarakat Kota Bogor, bukan untuk kelompok tertentu,” tambahnya.

Dukungan Mantan Atlet

Mantan atlet Kempo Pra-PON Jawa Barat, Teddy Irawan, turut menyampaikan dukungan. Ia menilai rehabilitasi GOR Pajajaran merupakan investasi jangka panjang bagi olahraga Kota Bogor.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi untuk prestasi dan kesehatan masyarakat. Dengan sarana olahraga yang lebih modern, akan lahir bibit atlet baru dari Kota Bogor,” ujarnya.

Tiga Sikap Garda Revolusi Pemuda

Dalam pernyataan sikap, Garda Revolusi Pemuda Kota Bogor menegaskan tiga poin utama:

  1. Mendesak aparat penegak hukum menindak tegas pihak yang berusaha menggagalkan pembangunan rehabilitasi GOR Pajajaran.
  2. Mendesak penindakan terhadap penyebar hoaks atau fitnah terkait proyek tersebut.
  3. Menegaskan komitmen masyarakat Kota Bogor untuk mengawal jalannya rehabilitasi demi kemaslahatan bersama.

Aksi damai yang berlangsung tertib ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Garda Revolusi Pemuda berharap dukungan publik mampu mempercepat realisasi rehabilitasi GOR Pajajaran Kota Bogor demi kemajuan olahraga dan kesejahteraan masyarakat.***

Wamenkop: Komunitas Agroforestri Jadi Kunci Penting Dukung Penguatan Koperasi Desa Merah Putih

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa komunitas agroforestri menjadi kunci penting dalam mendukung penguatan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dengan memberikan peluang ekonomi hijau, meningkatkan pendapatan petani, dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kalau di komunitas agroforesti sudah ada koperasinya, akan kita bantu. Kalau bentuknya hanya kelompok usaha, mereka tidak akan bisa naik skala usaha ekonominya karena sulit untuk mendapatkan akses permodalan dan lain sebagainya,” papar Wamenkop, saat menjadi narasumber pada acara Seminar Nasional dan Expo Inovasi, di Kampus Universitas Padjajaran Jatinangor Bandung, Rabu (20/8).

Bagi Wamenkop, komunitas apapun yang ada di kawasan kehutanan, akan ada manfaat dan hasil nilai ekonomisnya. “Yang menjadi persoalan adalah meningkatkan hasil produksi masyarakat tersebut. Kemudian, di-offtaker oleh koperasi, diproses disitu akan menjadi punya nilai tambah,” kata Wamenkop.

Wamenkop menekankan bahwa pihaknya bakal terus mendorong seluruh kegiatan komunitas di agroforesti. “Selanjutnya, bersama koperasi, kita akan melakukan penjualan, pemasaran baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata Wamenkop.

Oleh karena itu, Wamenkop siap untuk meningkatkan status kelembagaan usahanya dari perorangan menjadi sebuah badan usaha bernama koperasi. Selain memperkuat kelembagaan dan badan usahanya, Wamenkop juga menunjuk perlunya dukungan teknologi.

“Maka dari itu, kami di Kemenkop mendapat amanah dari Presiden Prabowo untuk membentuk lebih dari 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh desa di Indonesia,” kata Wamenkop.

Lebih dari itu, di mata Wamenkop, Presiden Prabowo sudah mengembalikan ke khittah sistem ekonomi negara ini menjadi lebih berkeadilan. Di mana badan usaha koperasi dikembalikan lagi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa-desa.

“Sekarang, negara menghadirkan koperasi desa untuk memecahkan masalah yang terjadi di pedesaan itu. Fungsi Kopdes/Kel Merah Putih juga menjual produk-produk supaya lebih murah dan terjangkau di masyarakat bawah,” ujar Wamenkop.

Hilirisasi Agroforestri Berbasis Sukun

Di kesempatan yang sama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Hediati Hariyadi mengatakan tema yang diangkat pada seminar nasional ini selaras dengan arah pembangunan pertanian dan kehutanan sosial, khususnya dalam upaya memperkuat kepentingan pangan serta ikut menjaga kelestarian lingkungan. Pilihan atas tanaman sukun dalam sistem agroforestri merupakan langkah yang tepat.

“Seminar ini bukan hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga wadah membangun jaringan antara akademisi, praktisi, pelaku usaha, pemerintah, hingga masyarakat,” kata Titiek.

Titiek mengajak stakeholder untuk menjadikan sukun sebagai sumber pembangunan pangan, keberlanjutan ekologi, dan inovasi pertanian masyarakat. “Dengan kolaborasi yang kuat antara akademisi, praktisi, pelaku usaha, pemerintah, hingga masyarakat, saya yakin sukun dapat berpengaruh besar dalam mengunjukkan bisnis Indonesia Emas 2045 sebagai rumbung pahlawan dunia,” ucapnya.***

Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana: Tidak Identik, Lisa Pusing

0

Bogordaily.net – Hasil tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana akhirnya keluar. Dan ternyata: negatif. Tidak identik. Tidak cocok. Itulah kalimat resmi Mabes Polri ketika mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium, yang selama berbulan-bulan membuat publik menebak-nebak.

Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Agung, mengucapkannya dengan tegas. Di Jakarta Selatan. Rabu siang, 20 Agustus 2025. “Sampel DNA saudara Ridwan Kamil tidak identik dengan anak saudari Lisa Mariana,” katanya.

Kata itu menutup pintu spekulasi. Tapi tidak menutup drama. Justru membuka babak baru.

Lisa Mariana—mantan model majalah dewasa, kini selebgram—tidak menerima begitu saja. Hasil tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana dianggapnya masih menyimpan misteri. Di Instagram Story, ia meledak: “Alahhhh! Bongkar tuntaslah.”

Ia merasa ada cerita lain. Ia merasa ada yang ditutupi. Ia menyatakan tidak akan berhenti. Ia yakin masih ada celah untuk membongkar kebenaran versi dirinya.

Dalam video lanjutan, Lisa menegaskan: tidak akan membiarkan kecurangan. Tidak akan diam. Perjuangan itu, katanya, justru baru dimulai.

Lebih jauh lagi, Lisa menyebut adanya upaya “perdamaian” sebelum hasil diumumkan. “Tadi minta-minta perdamaian bagaimana ini?” katanya. Ia heran. Ia curiga.

Kini ia justru meminta Ridwan Kamil datang langsung ke rumahnya. Tanpa perantara. Tanpa pengacara. Empat mata. Ia ingin menyelesaikan dengan cara personal.

Tapi publik terlanjur ikut campur. Kasus ini sudah jadi tontonan. Setiap kata Lisa, setiap langkah Ridwan, sudah jadi headline.***

Wujudkan Pernikahan Impian di WML House Tour Bigland Bogor Hotel, Ini 3 Daya Tariknya!

0

Bogordaily.net – Bigland Bogor Hotel akan menggelar Wedding Marketland (WML) House Tour pada 20–21 September 2025 di Mulia Grand Ballroom, salah satu ballroom favorit di Kota Bogor. Acara wedding open house ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada calon pengantin dan vendor dalam merasakan suasana pernikahan di venue dengan interior mewah, elegan dan futuristik.

Rasakan Experience Pernikahan di Ballroom Favorit Kota Bogor

Acara ini akan berlangsung di Mulia Grand Ballroom dengan nuansa emas yang hangat dan merah elegan, menciptakan kesan mewah sekaligus romantis. Kombinasi warna ini menjadi favorit untuk pernikahan karena mudah dipadukan dengan berbagai konsep dekorasi. Baik gaya pernikahan Chinese hingga gaya pernikahan tradisional dengan ragam adat yang kaya warna dan detail.

General Manager Bigland Bogor Hotel, Intan Pujawati, mengatakan, “Keindahan bawaan dari ballroom ini membuat dekorasi tampak memukau tanpa perlu anggaran berlebih sehingga menjadi pilihan venue yang siap tampil mempesona dalam berbagai tema pernikahan. Calon pengantin hanya perlu menambahkan sentuhan personal agar hari pernikahan semakin berkesan.”

Promo All-in Wedding Package

WML House Tour memberikan kemudahan dalam mempersiapkan pernikahan hanya dalam satu langkah. Melalui all-in wedding package dengan berbagai vendor pernikahan ternama di Bogor dan Jakarta, calon pengantin bisa mendapatkan kebutuhan mulai dari dekorasi, dokumentasi, attire, wedding organizer, dan lainnya tanpa perlu lagi repot mencari vendor satu per satu.

Benefit Extra Hanya di WML House Tour!

Acara WML House Tour ini memberikan kesempatan pada calon pengantin untuk mendapatkan berbagai keuntungan yang mendukung kelancaran acara pernikahan. Penawaran tersebut meliputi bonus 1 kamar Executive Suite, videotron / LED Screen gratis untuk minimal 500 pax dalam Majestic Package, gratis tambahan 75 porsi food stall, gratis pijat tradisional 60 menit untuk dua orang, harga spesial additional buffet Rp198.000/pax, hingga flash sale eksklusif selama acara berlangsung. Seluruh benefit ini khusus dirancang hanya saat acara untuk memberikan nilai tambah sekaligus efisiensi bagi persiapan pernikahan.

“WML House Tour ini bukan sekedar open house, tetapi sebuah pengalaman menyeluruh yang memungkinkan calon pengantin merasakan langsung suasana pernikahan di Mulia Grand Ballroom. Kami ingin setiap tamu pulang dengan inspirasi, penawaran terbaik, dan keyakinan bahwa momen istimewa mereka dapat terwujud dengan sempurna di sini,” ujar Maretha Seira, Director of Sales & Marketing Bigland Bogor Hotel.

Info dan berbagai pertanyaan mengenai pernikahan di Bigland Bogor Hotel dapat melalui whatsapp Rizal sebagai Sales Manager kami di +62 811-9625-622

Tentang Bigland Bogor Hotel
Bigland Bogor Hotel merupakan hotel bintang 4 terkemuka di Kota Bogor. Terletak di lokasi strategis pusat Kota Bogor yang dapat di jangkau melalui dua akses jalan yaitdu Jl. Pakuan/Universitas Pakuan Ciheuleut dan Jl. Malabar.***

The Alana Sentul Rayakan HUT RI ke-80 dengan Mermaid Show Spektakuler dan Lomba Tradisional Anak

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, The Alana Sentul menghadirkan sebuah
perayaan unik bertema “Celebrate Independence in Magical Way”.

Rangkaian acara ini menggabungkan hiburan internasional dengan tradisi khas Indonesia, sehingga memberikan pengalaman berbeda dan penuh warna bagi para tamu hotel.

Acara utama digelar di pool area The Alana Sentul pada 17 Agustus 2025 pukul
09.00 hingga 11.00, yang dimeriahkan oleh Mermaid Show dari Divearts
Academy, sebuah akademi internasional di bidang diving, underwater modelling,
dan mermaid course.

Para mermaid tampil memukau dengan kostum merah dan putih, melambangkan semangat persatuan dan kebanggaan bangsa. Pertunjukan ini tidak hanya menghadirkan hiburan visual, tetapi juga menyampaikan pesan kebebasan berekspresi dan keindahan dalam keragaman.

Tidak berhenti sampai di sana, Divearts Academy juga mengadakan sesi interaktif Mermaid Course khusus bagi anak-anak. Sebanyak 6 anak terpilih berkesempatan mengikuti pelatihan singkat menjadi mermaid secara gratis, mengenakan kostum khusus serta belajar gerakan dasar berenang ala mermaid bersama instruktur profesional.

Aktivitas ini menjadi momen tak terlupakan bagi peserta cilik sekaligus menghadirkan suasana kemerdekaan yang lebih meriah.

Selain atraksi internasional tersebut, perayaan juga diramaikan dengan lomba
tradisional khas 17 Agustus seperti lomba makan kerupuk dan lomba kelereng sendok. Seluruh kegiatan dirancang khusus untuk anak-anak, dengan hadiah berupa exclusive merchandise dari The Alana Sentul bagi para pemenang.

Perayaan tahun ini diikuti oleh kurang lebih 200 tamu hotel, yang tidak hanya
menikmati hiburan namun juga merasakan suasana kebersamaan dalam momen kebangsaan.

Seluruh area hotel dihiasi dekorasi bernuansa merah putih, termasuk dekorasi fasad istana Bogor yang megah sebagai gerbang menuju restoran,
menambah kesan istimewa dalam rangkaian acara.

Director of Sales & Marketing The Alana Sentul, Meirani Handayani, menyampaikan, “Kami ingin menghadirkan perayaan yang berbeda, unik, dan penuh makna bagi tamu kami. Mermaid Show dari Divearts Academy adalah bentuk apresiasi kami terhadap seni dan hiburan internasional, sementara lomba tradisional mengingatkan kita pada akar budaya Indonesia. Perpaduan keduanya kami harap mampu memberikan pengalaman berkesan dan magical dalam merayakan HUT RI
ke-80 ini.”

Dengan rangkaian acara yang memadukan unsur internasional dan tradisional, The Alana Sentul menegaskan komitmennya untuk selalu menghadirkan kegiatan inovatif, ramah keluarga, dan berkesan bagi semua tamu.

Acara “Celebrate Independence in Magical Way” diharapkan menjadi momen yang akan selalu dikenang dalam merayakan semangat kemerdekaan Indonesia.***

Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Kunjungi KB-TK Bosowa Bina Insani Bogor, Catat 3 Tujuan Utamanya

0

Bogordaily.net – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini terus dilakukan oleh Pokja Bunda PAUD Kota Makassar. Salah satunya melalui kegiatan study tiru ke KB-TK Bosowa Bina Insani (SBBI) Bogor, yang digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Rombongan yang berjumlah 23 orang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina, S.Psi, M.Psi Psikolog. Mereka terdiri dari jajaran pengurus, penasehat, serta kepala sekolah dari lima PAUD Negeri di Makassar, yakni PAUD Negeri Rappocini, PAUD Negeri Manggala, PAUD Negeri Mariso, PAUD Negeri Tamalate, dan PAUD Negeri Biringkanaya.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran manajemen Bosowa Bina Insani. Hadir dalam penyambutan, Head of Bosowa School Eko Arianto, Sekretaris Yayasan Bosowa Bina Insani sekaligus Kepala Humas dan Kelembagaan Dedeh Soeria Atmadja, Deputy Director Finance Bosowa School Adi Adriyadi Lingga, Tim Akademik Bosowa School, Kepala KB-TK Bosowa Bina Insani Femi Balti bersama wakilnya, serta dokter UKS Bosowa Bina Insani, dr. Pertama Nevita.

Tiga Tujuan Utama Study Tiru

Dalam sambutannya, Titin Florentina menekankan bahwa kegiatan bertema “Belajar dari Praktik Baik: Mewujudkan PAUD Berkualitas yang Holistik dan Ramah Anak” ini memiliki tiga tujuan penting.

1. Menggali praktik terbaik pengelolaan PAUD yang selama ini dijalankan oleh KB-TK Bosowa Bina Insani. Sekolah tersebut dinilai konsisten menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini secara profesional dengan berlandaskan nilai-nilai karakter.

2. Meningkatkan kapasitas Pokja Bunda PAUD Kota Makassar dalam memahami dan mengimplementasikan konsep PAUD holistik integratif serta ramah anak, sehingga anak didik mampu berkembang secara optimal – baik dari aspek fisik, kognitif, sosial, maupun emosional.

3. Membangun jejaring kolaboratif antar-lembaga pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak mungkin diraih secara individual, melainkan harus melalui kerja sama, sinergi, serta berbagi praktik baik antarlembaga.

“Melalui kegiatan ini, besar harapan kami agar pengalaman yang kita dapatkan hari ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi mampu kita bawa pulang, kita refleksikan, dan kita implementasikan sesuai konteks dan kebutuhan kami di kota Makassar.

Dengan begitu, langkah kecil kita hari ini akan menjadi bagian dari gerakan besar dalam mewujudkan PAUD berkualitas yang holistik, integratif, dan ramah anak di seluruh Indonesia,” kata Titin Florentina.

Observasi Langsung Tanpa Rekayasa

Salah satu agenda utama adalah observasi langsung ke kelas-kelas belajar KB-TK Bosowa Bina Insani. Para peserta study tiru dapat melihat aktivitas belajar-mengajar secara nyata tanpa persiapan khusus dari guru.

“Kami sengaja tidak melakukan briefing kepada para guru terkait kunjungan Pokja Bunda PAUD Makassar hari ini, agar semuanya berlangsung apa adanya,” jelas Eko Arianto.

Langkah tersebut dinilai penting agar tamu dapat melihat gambaran riil bagaimana KB-TK Bosowa Bina Insani menjalankan pendidikan anak usia dini setiap harinya.***

 

80 Tahun Indonesia Merdeka, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Aksi Nyata

0

Bogordaily.net – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi masyarakat Kota Bogor.

Sejak pagi buta, suasana di Lapangan Sempur dan Tugu Kujang sudah dipenuhi warga yang ingin menyaksikan upacara dan rangkaian acara peringatan Hari Kemerdekaan, Minggu, 17 Agustus 2025.

Tepat pukul 07.00 WIB, Lapangan Sempur menjadi saksi pengibaran Sang Saka Merah Putih. Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan diikuti oleh jajaran instansi pemerintah, Forkopimda, pelajar, hingga komunitas masyarakat.

Hening dan khidmat terasa saat pasukan pengibar bendera mengibarkan Merah Putih ke puncak tiang. Ribuan pasang mata tertuju pada momen sakral tersebut. Tepuk tangan warga pun pecah setelah bendera berhasil berkibar gagah di angkasa.

Dalam amanatnya, Wali Kota Bogor mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya simbol, melainkan amanah yang harus diisi dengan kerja nyata.

“Kemerdekaan harus diisi dengan langkah-langkah nyata untuk menjadikan bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujar Dedie.

Dedie menambahkan, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia. Kedua hal ini harus berjalan seiring agar Indonesia mampu menjadi bangsa maju, bersaing secara global, dan dihargai oleh bangsa-bangsa lain.

“Seluruh pihak harus ikut terus berkontribusi dalam pembangunan kota dan bangsa sesuai peran masing-masing, agar cita-cita Indonesia maju dapat terwujud,” jelasnya.

Sementara itu, warga Kota Bogor memadati Tugu Kujang untuk mengikuti doa bersama lintas agama dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari Festival Merah Putih (FM), yang rutin digelar setiap tahun untuk memperkuat semangat persatuan dan cinta tanah air.

Acara yang berlangsung pada Minggu, 17 Agustus 2025, ini dihadiri berbagai pejabat Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat yang sejak subuh hadir. Mereka berdiri berjejer sambil menyimak doa yang dipimpin para tokoh lintas agama.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyampaikan program-program pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah konkret dalam menyiapkan generasi emas Indonesia pada 2045.

Langkah-langkah itu mencakup penyediaan makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan masyarakat secara tepat sasaran, hingga pengembangan Koperasi Merah Putih, sehingga warga dapat berkontribusi langsung bagi pembangunan daerah.

Wali Kota berharap doa yang dipanjatkan para tokoh lintas agama memberikan keberkahan dan perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya Kota Bogor yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.

“Doa ini menjadi pengingat bahwa persatuan dan kebersamaan adalah semangat utama dalam membangun kota dan bangsa,” ujarnya.

Sedangkan pada upacara penurunan bendera merah putih tingkat Kota Bogor berlangsung khidmat, Minggu (17/8) di Lapangan Sempur. Sejumlah masyarakat juga turut andil mengikuti rangkaian acara tersebut.

Upacara penurunan bendera merah putih dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Dia pun turut mengapresiasi atas keterlibatan warga dalam momen sakral tersebut.

“Tadi saya melihat di belakang pasukan acara ada warga yang berkunjung ke Sempur ikut hormat juga. Itu yang membuat saya sedikit terharu,” kata Jenal.

Jenal memandang, upacara penurunan ataupun kenaikan bendera merah putih sama pentingnya. Bagi Jenal keduanya memiliki makna serupa, yakni menghargai perjuangan para pahlawan bangsa.

Bendera merah putih disebut Jenal mesti menjadi sebuah kebanggaan. Untuk itu dia meminta kepada seluruh warganya untuk tetap memasang bendera sepanjang bulan Agustus.

“Kalau penurunan ini lebih ke seremonialnya. Lebih acara budaya setiap tahunnya. Tetapi untuk bendera-bendera yang ada di rumah harus tetap terpasang,” jelas Jenal usai memimpin upacara.

Kalau bisa, Jenal menyarankan untuk mencuci bendera ketika terlihat kusam. Kemudian dipasang kembali, untuk dibiarkan berkibar. Langkah ini dipandang menjadi praktek kecintaan para warga kepada bangsa.

Jenal menjamin, meski momen 17 Agustus sudah berlalu, penaikan dan penurunan bendera di pusat kota akan terus berlanjut. Misalnya di Tugu Kujang dan di Lapangan Sempur.

“Saya harap langkah ini juga bisa dilakukan sampai ke tingkat RT atau kampung. Di rumah-rumah warga saya harap tetap terpasanglah (bendera) kalau bisa seterusnya, kalau kotor cuci,” kata Jenal.

Aktivis Bogor Hanif Kecam Keras Sri Mulyani Soal Guru Jadi Beban Negara

0

Bogordaily.net – Ketua Jaringan Pemuda Mahasiswa Indonesia (JPMI) DPW Bogor Raya, Hanif Abdullah mengecam perkataan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, yang menyebut guru sebagai beban negara.

Hanif menegaskan bahwa, pernyataan Sri Mulyani telah melukai hati para guru yang sudah mengabdi dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa Indonesia.

“‎Sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), saya mengecam keras pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani,” jelasnya, Rabu 20 Agustus 2025

Hanif yang lahir dari rahim seorang guru tersebut juga sangat merasa bahwa pernyataan Sri Mulyani bukan merupakan sikap sebagai seorang negarawan.

“Saya berbicara bukan hanya sebagai aktivis mahasiswa, tetapi juga sebagai anak seorang guru. Saya lahir dari rahim seorang ibu guru yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun untuk mendidik anak bangsa,” tegasnya

Mantan Koordinator BEM Se-Bogor Raya itu juga menambahkan, pernyataan bahwa guru adalah beban negara jelas merupakan bentuk penghinaan terhadap pengorbanan mereka.

Bahkan, kata Hanif, meminta partisipasi masyarakat untuk menggaji guru dan dosen adalah gagasan yang cacat logika.

Pendidikan adalah public goods (barang publik) yang manfaatnya tidak bisa dibatasi hanya untuk kelompok tertentu.

“Jika gaji guru diserahkan pada masyarakat, maka akses pendidikan berkualitas akan menjadi eksklusif bagi kalangan kaya, sementara rakyat kecil semakin tersisih. ‎Hal ini bertentangan dengan prinsip keadilan sosial yang diamanatkan dalam Pancasila,” tutup Hanif

(Muhammad Irfan Ramadan)

Menteri LH Dorong TPPAS Lulut-Nambo Beroperasi Maksimal, Indocement Siap Tampung Bahan Bakar RDF

Bogordaily.net – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mendorong agar Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir (TPPAS) Lulut-Nambo untuk segera beroperasi secara maksimal dan mengoprasionalkan produksi RDF (Refuse Derived Fuel).

Hal tersebut ia sampaikan usai kunjungan ke Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir (TPPAS) Lulut-Nambo dan PT Indocement, Kabupaten Bogor pada Rabu 20 Agustus 2025.

“Lulut Nambo ini tentu diperlukan langkah² operasional yang cepat Pemerintah Provinsi karena memang ini pemerintahan baru, kita harapkan segera dilakukan langkah² percepatannya, diantaranya segera mengoperasionalkan teknologi RDF,” kata Hanif Faisol, Rabu 20 Agustus 2025.

Menurut Hanif, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk siap menampung bahan bakar RDF (Refuse Derived Fuel) yang dihasilkan dari pengolahan sampah di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo.

“Karena disini ada 2 industri semen yang relatif cukup besar untuk menyerap RDF tersebut. Harapan saya dalam waktu yang tidak terlalu lama, bangunan yang sudah ada segera dioperasionalkan karena sangat sederhana tinggal ganti² mesin,” jelasnya.

Ia menjelaskan, PT Indocement memiliki kapasitas 1.700 ton lebih yang dinilai cukup besar untuk menampung produksi RDF dari Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo.

“Katakanlah waktu 3-4 bulan sudah selesai yang ada dioperasionalkan dulu, ini sangat dekat hampir 4 kilo saja dan Indocement ini memiliki kapasitas lebih dari 1.700 ton berdiri, ini sudah sangat besar,” ungkap Hanif Faisol

Sebagai informasi, Indocement telah menjalin kerja sama dalam penyediaan RDF dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan kontrak yang telah disepakati, Indocement akan menerima pasokan RDF sebanyak 625 ton per hari dari TPST Bantargebang.

(Albin Pandita)