Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 460

Jelang HUT RI Ke-80, Pemkab Bogor Hadirkan Gebyar Pelayanan Publik untuk Masyarakat Cileungsi

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghadirkan kegiatan gebyar pelayanan publik untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Kecamatan Cileungsi, pada Selasa 5 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto sekaligus melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Cileungsi dalam rangka mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat.

Menurut Rudy, Kecamatan Cileungsi menjadi lokasi pertama yang dipilih sebagai titik awal pelaksanaan kegiatan gebyar pelayanan publik terpadu yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Bogor.

“Ini kita mulai dari Cileungsi. Di sini ada satu gerakan pangan murah di mana kita membuka bazar sembako yang harganya disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto, Selasa 5 Agustus 2025.

Kemudian, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Cileungsi, termasuk camat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan kepemudaan yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 ini bukan semata seremoni, namun juga menjadi momentum menyapa masyarakat secara langsung dan menginventarisasi berbagai permasalahan di setiap kecamatan.

“Kita bukan hanya berkunjung dari satu kecamatan ke kecamatan lain, tapi juga melihat persoalan-persoalan yang ada untuk kita tindak lanjuti bersama,” tegasnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut meliputi pelayanan administrasi dan identitas, pelayanan kesehatan, pelayanan sosial, pelayanan hewan, pelayanan perizinan dan perpajakan, serta program ketahanan pangan dan lingkungan, yang akan dimulai dari tanggal 5-31 Agustus 2025.

(Albin Pandita)

RS Islam Gelar Aksi Donor Darah: Setetes Darah, Sejuta Harapan

0

Bogordaily.net — Dalam upaya mendukung ketersediaan stok darah di Kota Bogor, Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) menggelar kegiatan donor darah rutin yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor. Kegiatan ini berlangsung di RS Islam Bogor pada Selasa 5 Agustus 2025.

Humas RS Islam Bogor, Muliana Yunita, Amd., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali dan terbuka untuk umum secara gratis.

Dalam setiap pelaksanaannya, kegiatan ini menargetkan pengumpulan sebanyak 50 kantong darah.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program kemanusiaan, khususnya dalam penyediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan hanya rutin, tapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian kami terhadap sesama,” ujar Muliana.

Ia menambahkan bahwa setetes darah sangat berarti bagi ribuan manusia. Donor darah tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.

“Kebutuhan darah setiap harinya tidak pernah berhenti, oleh karena itu kegiatan rutin seperti ini sangat berarti,” imbuhnya.

Penyelenggara juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Masyarakat yang ingin berdonor cukup datang dalam kondisi sehat dan membawa kartu identitas diri.

Tak perlu khawatir, seluruh proses donor dilakukan dengan protokol kesehatan dan pemeriksaan awal yang ketat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya solidaritas di tengah masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menyumbangkan darah secara berkala.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami dengan bekerja sama bersama PMI
menyediakan kebutuhan akan stok darah. Bagi yang ingin mendonorkan kembali darahnya bisa mendaftar
atau menghubungi layanan call center 0882-0000-00616 atau 0251-8316822,” tandasnya.

(Ibnu Galansa)

Deretan Program Baru yang Rilis di Tayang Netflix Hari Ini

0

Bogordaily.net – Netflix kembali manjakan pelanggannya dengan deretan program seru yang tayang mulai hari ini, Selasa 5 Agustus 2025.

Dari acara olahraga sampai film jadul penuh drama romantis, semuanya siap temani waktu santai kamu di rumah.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah film Dan in Real Life. Film lawas ini dibintangi oleh Steve Carell dan Juliette Binoche, dan mengisahkan tentang seorang ayah tunggal yang kembali jatuh cinta.

Tapi, cinta kali ini nggak semudah itu karena perempuan yang ia taksir ternyata adalah pacar saudaranya sendiri! Wah, siap-siap baper sama kisah cintanya.

Program Baru Netflix

Selain film tersebut, Netflix juga menayangkan:

WWE RAW (Live)

Buat kamu pecinta gulat, jangan sampai kelewatan keseruan pertarungan para superstar WWE secara langsung.

SEC Football

Any Given Saturday Dokumenter tentang atmosfer panas pertandingan sepak bola kampus di Amerika Serikat. Cocok buat kamu yang suka dunia olahraga dari sisi yang lebih dalam.

Meski Netflix udah mengumumkan beberapa judul di atas, perlu diingat bahwa platform ini seringkali merilis film atau reality show secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan. Jadi, siapa tahu hari ini ada kejutan lain yang belum masuk daftar.***

Benarkah 5 Agustus 2025 Jadi Hari Terpendek Tahun Ini? Ini Penjelasan Ilmiahnya

0

Bogordaily.net – Sebuah unggahan viral di TikTok menyebut bahwa 5 Agustus 2025 merupakan hari terpendek sepanjang tahun ini. Video yang diunggah oleh akun @inibukanniko itu menuai ribuan komentar dari warganet yang penasaran, benarkah ada hari yang durasinya lebih singkat dari biasanya?

Dalam video tersebut tertulis, “Besok, Selasa 5 Agustus 2025 bumi akan mengalami hari terpendek dalam setahun.” Klaim ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Lantas, apakah benar Bumi mengalami hari terpendek pada tanggal tersebut? Simak fakta ilmiahnya berikut.

Fenomena Hari Terpendek

Ternyata, kabar ini tidak sepenuhnya hoaks. Hari yang lebih singkat dari biasanya memang bisa terjadi akibat fenomena percepatan rotasi Bumi.

Biasanya, satu hari berlangsung selama 86.400 detik atau 24 jam penuh. Namun, pada hari-hari tertentu, Bumi bisa berputar sedikit lebih cepat, membuat durasi satu hari menjadi kurang dari 24 jam.

Menurut data dari International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS), pada 5 Agustus 2025, durasi hari tercatat lebih cepat sekitar 1,25 milidetik dari waktu normal. Artinya, Bumi menyelesaikan satu putaran penuh dalam 23 jam 59 menit 59,99875 detik.

Apa Penyebab Rotasi Bumi Bisa Lebih Cepat?

Fenomena percepatan rotasi Bumi bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya:

Posisi Bulan

Saat Bulan berada pada sudut terjauh dari khatulistiwa, gaya gravitasi yang biasanya menghambat rotasi Bumi menjadi lebih lemah, sehingga Bumi bisa berputar lebih cepat.

Pergeseran inti Bumi

Dinamika di dalam inti planet juga berperan besar dalam kecepatan rotasi.

Fenomena geofisika lain, seperti gempa bumi besar, pencairan es kutub, hingga redistribusi massa atmosfer dan laut.

Meski durasinya lebih singkat, perbedaan waktu ini sangat kecil dan tidak terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah Ini Berbahaya?

Tidak. Perubahan waktu sebesar 1,25 milidetik tidak akan berdampak langsung pada manusia atau sistem penunjuk waktu sehari-hari.

Namun, dalam jangka panjang, fenomena ini cukup penting untuk dicatat oleh ilmuwan karena menyangkut presisi sistem navigasi satelit, GPS, dan sinkronisasi waktu global.

Organisasi seperti IERS terus memantau dan mencatat perubahan kecil ini untuk memastikan waktu dunia tetap akurat.***

Fuji Tulis Caption “Crushing on Big Ben”, Apa Artinya?

0

Bogordaily.net – Fujianti Utami, selebgram sekaligus adik dari Fadly Faisal, kembali mencuri perhatian warganet. Bukan hanya karena penampilannya yang memesona saat liburan di London, tetapi juga karena caption misterius yang ia tuliskan saat berpose di depan ikon kota tersebut, Big Ben.

Lewat unggahan Instagram yang dibagikan belum lama ini, Fuji tampil anggun mengenakan busana stylish dengan rambut hitam terurai dan senyum tipis yang menghadap langsung ke kamera. Namun daya tarik utamanya bukan hanya dari visual.

Dalam keterangannya, ia menulis, “Relationship status: crushing on Big Ben.”

Kalimat sederhana itu justru membuat publik heboh. Banyak pengikutnya langsung membanjiri kolom komentar dengan beragam reaksi, mulai dari pujian, candaan, hingga spekulasi mengenai siapa sosok yang sebenarnya sedang disukai oleh Fuji.

Ungkapan “crushing on” dalam bahasa Inggris slang berarti sedang naksir atau jatuh hati pada seseorang.

Sementara “Big Ben” secara literal adalah menara jam terkenal di London, namun dalam konteks ini warganet menafsirkan makna yang lebih dalam.

Beberapa menduga bahwa Fuji tengah menyimpan perasaan pada seorang pria, yang mungkin berpostur tinggi besar atau berkarakter kuat, dan “Big Ben” hanya metafora untuk menyamarkan identitas asli sang pria idaman.

Dugaan ini semakin menguat setelah beredar video TikTok yang menggabungkan foto Fuji dengan ilustrasi seorang pria misterius, seolah ingin memberikan “petunjuk tersembunyi.”

Respons Warganet dan Publik Figur

Komentar dari para pengikut Fuji pun membanjiri unggahan tersebut. Sejumlah selebritas dan figur publik turut memberikan respons.

Aktris Alice Norin menulis, “So beautiful!”, sementara influencer seperti Sisi Sinta dan Vilmei juga memuji penampilan Fuji yang disebut makin glowing selama liburan.

Di sisi lain, banyak yang penasaran, bahkan secara langsung menanyakan maksud dari “crushing on Big Ben.” Apakah itu candaan semata, atau memang ada seseorang yang tengah mengisi hati Fuji?

Namun hingga saat ini, Fuji belum memberikan klarifikasi lanjutan, baik melalui Instagram Story maupun unggahan baru. Ia tampaknya membiarkan warganet menebak-nebak dan menikmati misteri kecil yang ia sisipkan.

“Big Ben” Trending di Sosial Media

Unggahan tersebut cukup membuat istilah “Big Ben” menjadi perbincangan hangat di linimasa media sosial.

Beberapa netizen bahkan menjadikan frasa itu sebagai bahan meme, fan art, hingga inspirasi caption mereka sendiri.***

Melalui Audiensi, Polres-KPU Kabupaten Bogor Bahas Sinergi Perubahan Sistem Pemilu

0

Bogordaily.net – Polres Bogor menerima kunjungan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor beserta jajaran dalam kegiatan audiensi yang digelar di aula Polres Bogor, pada Selasa 5 Agustus 2025.

Diketahui, audiensi ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi dinamika perubahan arsitektur pemilu ke depan, sebagaimana diamanatkan oleh putusan Mahkamah Konstitusi terbaru.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia, menyampaikan bahwa  pertemuan ini penting dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi terkait putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024, yang menyatakan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dilaksanakan secara terpisah.

“Termasuk kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan setiap tiga bulan sekali serta pelaporan pasca Pemilu 2024,” kata M Adi Kurnia.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin, khususnya selama pelaksanaan Pemilu 2024 yang berlangsung aman dan kondusif.

Kapolres juga menyampaikan komitmen Polres Bogor dalam mendukung berbagai tahapan kegiatan KPU ke depan, baik dari sisi pengamanan, penyediaan data yang dibutuhkan, hingga mendukung sosialisasi kepemiluan kepada masyarakat.

“Polres Bogor siap mendukung penuh program-program KPU, khususnya dalam kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Melalui peran fungsi Binmas dan media sosial, kami akan turut membantu menyampaikan informasi kepemiluan agar masyarakat semakin memahami dan aktif berpartisipasi,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, dalam pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama antara Polres Bogor dan KPU Kabupaten Bogor untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan demi terselenggaranya Pemilu yang berkualitas, partisipatif, dan damai di wilayah Kabupaten Bogor.

(Albin Pandita)

Pemkot Bogor dan Kantor Pertanahan Perkuat Sinergi Optimalkan Pendapatan dan Sertifikasi Tanah Wakaf

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Kantor Pertanahan Kota Bogor terus memperkuat sinergi guna mengoptimalkan potensi kerja dan pendapatan daerah.

Kolaborasi ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari digitalisasi data pertanahan hingga percepatan sertifikasi tanah wakaf.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa pertemuan dengan jajaran Kantor Pertanahan membahas sejumlah agenda produktif.

Di antaranya, pemanfaatan peta bidang tanah digital, optimalisasi pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), percepatan sertifikasi tanah wakaf, hingga penyelesaian dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Jika disinergikan dengan peta bidang PBB, tentunya ini akan mengoptimalkan pendapatan. Begitu pula dengan BPHTB yang bisa menjadi sumber pendapatan efektif selama koordinasi dan kolaborasinya berjalan baik,” ujar Dedie pada Selasa 5 Agustus 2025.

Pentingnya Sertifikasi Tanah

Terkait tanah wakaf, Dedie menyoroti pentingnya percepatan sertifikasi tanah untuk tempat ibadah seperti masjid, mushola, rumah ibadah, dan pesantren yang hingga kini belum memiliki legalitas.

Menurutnya, sertifikat wakaf menjadi dasar hukum penting bagi Pemkot untuk menyalurkan bantuan sosial.

“Dengan adanya sertifikat, bantuan pemerintah untuk sarana prasarana keagamaan dapat disalurkan secara tepat. Ini juga menjadi keuntungan bagi pengelola tanah wakaf agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, secara simbolis juga dilakukan penyerahan sertifikat wakaf kepada sejumlah pengurus tempat ibadah di Kota Bogor.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Akhyar Tarfi, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh program-program Pemkot Bogor, khususnya dalam hal pengadaan tanah dan peningkatan pendapatan daerah dari sektor BPHTB dan PBB.

“Hari ini kami memprioritaskan empat program kerja utama yang didukung penuh oleh Wali Kota dan jajarannya,” ucap Akhyar.

Empat program tersebut antara lain, percepatan sertifikasi aset milik Pemkot Bogor, sertifikasi tanah wakaf untuk tempat ibadah, fasilitasi percepatan penyusunan RDTR yang masih menyisakan tiga wilayah perencanaan, dan saat ini tengah dibahas bersama Pemprov Jawa Barat dan integrasi data pertanahan dengan peta PBB untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas pemungutan pajak daerah.

Akhyar menambahkan, integrasi data pertanahan dengan peta PBB akan memberikan gambaran lengkap dan akurat mengenai objek serta subjek pajak berdasarkan data by name dan by address.

“Peta PBB akan selalu diperbarui dan disesuaikan dengan data pertanahan yang ada. Ini mendukung pembangunan sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.

(Ibnu Galansa)

Sudah 5 Kali Ditolak, Sean Diddy Combs Masih Ditahan hingga Oktober

0

Bogordaily.net – Upaya Sean “Diddy” Combs untuk bebas bersyarat kembali menemui jalan buntu. Pengadilan federal menolak untuk kelima kalinya permohonan bebas sementara rapper dan produser musik berusia 55 tahun itu.

Kini, ia harus tetap mendekam di balik jeruji hingga sidang hukumannya yang dijadwalkan pada 3 Oktober 2025 mendatang.

Dilansir dari People, penolakan terbaru ini diumumkan pada Senin 4 Agustus 2025 oleh Hakim Federal Arun Subramanian.

Dalam dokumen resmi, hakim menegaskan bahwa penahanan Diddy tetap diperlukan karena ia dinilai berisiko melarikan diri dan membahayakan masyarakat dua alasan utama yang sejak awal menjadi dasar penolakan.

“Pembebasan hanya bisa diberikan jika ada keadaan luar biasa, seperti usia lanjut atau kondisi medis serius yang tak bisa ditangani di dalam penjara,” bunyi pernyataan hakim dalam dokumen.

Diddy saat ini ditahan di Metropolitan Detention Center (MDC) Brooklyn, New York City, sejak September 2024.

Ia tengah menghadapi serangkaian dakwaan berat, termasuk prostitusi, kekerasan seksual, dan tuduhan lain yang melibatkan jaringan kejahatan.

Jaminan Rp 791 Miliar

Tim kuasa hukum Diddy tidak tinggal diam. Mereka terus mengupayakan pembebasan kliennya, bahkan mengajukan jaminan fantastis senilai USD 50 juta atau setara Rp 791,5 miliar. Namun nilai itu rupanya belum cukup meyakinkan pengadilan.

Permohonan terbaru yang diajukan pada Juli 2025 menyebut bahwa Diddy telah bebas dari dakwaan pemerasan dan perdagangan seksual, dan karena itu pantas mendapatkan kebebasan bersyarat.

Namun, hakim tetap menilai belum ada alasan yang “luar biasa” sesuai syarat undang-undang.

Salah satu kejutan dalam kasus ini adalah surat dukungan dari Virginia “Gina” Huynh, mantan kekasih Diddy sekaligus salah satu pihak yang sebelumnya mengajukan tuduhan terhadapnya.

Dalam surat yang dikirim pada Minggu 3 Agustus 2025, Gina menyebut bahwa Diddy kini telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak lagi berperilaku kasar.

“Dia kini lebih penyayang, sabar, dan sopan. Dia juga sangat berkomitmen menjadi ayah yang baik. Sejauh yang saya tahu, dia sudah tidak pernah kasar lagi dalam beberapa tahun terakhir,” tulis Gina.

Namun, surat tersebut tak cukup kuat untuk mengubah putusan. Pengadilan tetap menolak permohonan, menganggap risiko tetap tinggi jika Diddy dibebaskan sebelum sidang utama digelar.

Dengan semua upaya yang gagal, Diddy kini hanya bisa menunggu sidang vonis pada 3 Oktober 2025.

Kasus ini mendapat perhatian besar dari publik, mengingat Diddy adalah salah satu ikon industri musik dengan rekam jejak karier panjang, namun kini terjerat kasus hukum serius.***

Rachel Vennya Jadi Korban Pencurian di Paris, Kamera dan Oleh-oleh Raib!

0

Bogordaily.net – Liburan yang seharusnya penuh keceriaan berubah menjadi momen pahit bagi selebgram Rachel Vennya. Saat tengah menikmati waktu bersama dua sahabatnya, Chelsea Veronnia dan Chevita di Paris, Perancis, Rachel menjadi korban pencurian di salah satu stasiun kereta.

Kejadian tersebut membuatnya kehilangan koper berisi kamera dan sejumlah barang berharga.

Melalui unggahan di akun TikTok miliknya, Rachel membagikan kronologi kejadian yang membuatnya trauma itu.

Ia menceritakan bahwa saat itu mereka memilih membawa koper kabin agar lebih praktis dan mudah dibawa selama perjalanan.

Namun koper kecil itu justru menyimpan banyak barang penting, termasuk tiga kamera digital, pakaian, oleh-oleh untuk anak-anak, serta tas mewah milik Rachel yang saat itu sedang dipinjam temannya.

“Di koper itu ada kamera aku Fuji sama Sony, terus ada kameranya Chevita juga. Selain itu ada tas Dior aku, baju-baju kita, dan oleh-oleh buat anak-anak kayak Barbie dan lainnya,” ujar Rachel, Selasa 5 Agustus 2025.

Modus Tipuan ala Turis Lokal

Insiden bermula saat mereka tiba di stasiun dan tengah menunggu layanan transportasi online (Uber).

Chelsea yang awalnya menarik koper, merasa kesulitan mengejar kendaraan yang sudah mereka pesan, dan meminta bantuan Chevita untuk memegang koper sementara dirinya mengejar Uber.

Namun di saat koper berpindah tangan, muncul dua orang lokal yang secara tiba-tiba menunjukkan gestur panik.

Mereka menunjuk ke arah tertentu sambil bergumam dalam bahasa yang tidak dipahami Rachel dan teman-temannya. Refleks, Rachel dan Chevita pun menoleh ke arah yang ditunjuk.

Tak disangka, itu adalah bagian dari modus pengalihan perhatian. Dalam hitungan detik, koper yang mereka bawa sudah raib.

“Mereka pakai body language supaya kita nengok ke arah lain. Pas kami sadar, koper itu udah nggak ada. Mereka berhasil bawa kabur,” ungkap Rachel dengan nada kecewa.

Kehilangan koper tersebut bukan sekadar kerugian materi. Bagi Rachel, yang paling menyedihkan adalah kehilangan seluruh dokumentasi selama liburan, termasuk foto dan video pribadi yang tersimpan dalam kamera.

“Sedihnya bukan cuma karena kamera mahal atau tas. Tapi semua momen liburan bareng sahabat dan kenangan sama anak-anak di situ semua,” tuturnya.

Insiden ini pun menjadi pengingat bagi wisatawan agar selalu waspada, terutama di lokasi ramai seperti stasiun.***

Camat Dramaga dan Kades Ciherang Gerak Cepat Tanggapi Longsor Sungai Ciapus: Empat Rumah Warga Terancam Roboh

Bogordaily.net – Aksi cepat tanggap diperlihatkan oleh jajaran Muspika Kecamatan Dramaga dan Kepala Desa Ciherang, Suherwin, saat bencana longsor melanda wilayah Kampung Ciherang Gede, RT 01/01, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin malam 5 Agustus 2025.

Dalam hitungan menit usai mendapat laporan dari warga, Camat Dramaga bersama Kades Ciherang langsung menuju lokasi kejadian untuk meninjau dampak longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) Sungai Ciapus yang menyebabkan empat rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

“Selesai solat magrib begitu mendengar ada tanah longsor dan ambrol, bersama pak camat saya langsung ke lokasi,” jelasnya kepada Bogordaily.net

Langkah cepat ini, kata Suherwin, merupakan bagian dari instruksi langsung Bupati Bogor yang meminta agar setiap kepala desa bersikap responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti bencana alam.

Keesokan paginya, pihak desa dan kecamatan pun segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor dan Dinas PUPR untuk meninjau lokasi secara menyeluruh.

“Ini sudah kami laporkan dan pagi harinya tim BPBD juga langsung turun ke lokasi,” imbuhnya.

TPT Sungai Ciapus Longsor, Empat Rumah Warga Retak dan Terancam Ambruk

Bencana longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, saat debit air Sungai Ciapus meningkat drastis akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Dramaga. Longsornya TPT dengan tinggi sekitar 4 meter dan panjang sekitar 70 meter menyebabkan kerusakan serius pada rumah warga di sekitarnya.

Empat rumah yang terdampak adalah milik Icih, Warsih, Nata, dan Yayah. Dinding kamar dan dapur rumah mereka mengalami retak-retak besar dan kini dalam kondisi rawan roboh.

“Saat sedang salat Isya, saya mendengar suara retakan, disusul bunyi longsor. Begitu saya keluar, ternyata tembok kamar dan dapur rumah sudah retak-retak,” cerita Yayah, salah satu warga terdampak.

Yayah mengungkapkan, ini bukan pertama kalinya rumahnya diterjang longsor. Dalam beberapa tahun terakhir, ini adalah kali ketiga, dan yang paling parah. Namun, karena keterbatasan ekonomi, ia terpaksa tetap tinggal di rumah yang sudah dalam kondisi membahayakan tersebut.

“Seluruh tembok retak. Tapi karena tidak punya biaya untuk memperbaiki, saya tetap tinggal di sini,” ujarnya lirih.

Permintaan Bantuan dan Harapan Warga

Warga berharap agar pemerintah segera turun tangan memperbaiki TPT yang longsor, agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah. Jika dibiarkan terlalu lama, mereka khawatir seluruh bangunan rumah akan terbawa arus longsor ke Sungai Ciapus.

“Saya minta pemerintah segera memperbaiki TPT dan rumah warga. Kalau dibiarkan, bisa habis semua,” pinta Yayah.

Kepala Desa Ciherang, Suherwin, mengatakan pihaknya telah menyampaikan laporan resmi kepada kecamatan dan pemerintah kabupaten. Harapannya, solusi konkret segera diberikan, termasuk perbaikan darurat terhadap rumah warga yang rusak.

“Sudah ditinjau langsung oleh pihak Kecamatan dan BPBD Kabupaten Bogor. Kita semua berharap secepatnya ada tindakan dari pemerintah,” tegasnya.

Bencana ini menjadi pengingat bahwa wilayah bantaran sungai seperti Sungai Ciapus memerlukan perhatian serius terhadap infrastruktur penahan tebing.

Pemerintah daerah diharapkan memberikan prioritas terhadap pembangunan dan perawatan TPT agar bencana serupa tidak kembali terulang. (*)