Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 48

Eid Escape at The Alana Sentul City, Promo Menginap Lebaran Diskon 30 Persen dan Festival Anak

0

Bogordaily.net – Libur Lebaran kerap menjadi momen bagi masyarakat untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Menghadirkan pengalaman liburan yang nyaman di kawasan Sentul, The Alana Hotel & Conference Center-Sentul City memperkenalkan program spesial bertajuk “Eid Escape at The Alana Sentul City” yang menawarkan promo menginap hingga 30 persen, paket Halal Bihalal, aktivitas anak, serta harga spesial padel selama periode libur Lebaran
2026.

“Melalui program Eid Escape, kami ingin menghadirkan pengalaman liburan Lebaran yang nyaman sekaligus menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga, dengan berbagai aktivitas dan penawaran spesial yang dapat dinikmati selama periode libur Lebaran,” ujar Benny Irnaldy, General Manager The Alana Hotel & Conference Center – Sentul City.

Melalui program ini, tamu dapat menikmati diskon menginap hingga 30% untuk pemesanan melalui website resmi hotel di sentul.alanahotels.com. Hotel juga menghadirkan paket Halal Bihalal untuk keluarga, komunitas, maupun perusahaan di harga Rp285.000 selama bulan Syawal (21 Maret – 21 April 2026).

Untuk anak-anak, The Alana Sentul City menghadirkan Super Kids Lebaran Festival yang berlangsung pada 19–23 April 2026 dengan berbagai aktivitas kreatif dan permainan interaktif bertema Lebaran. Selain itu, bagi Anda yang ingin tetap aktif selama liburan juga dapat menikmati harga spesial padel mulai dari IDR 175.000 per jam.

Tentang The Alana

Alana dan brand dengan tingkatan yang lebih mewah, Royal Alana, dengan sempurna menggabungkan kontras unik gaya etnik modern, sambil tetap menjadi yang terdepan melalui inovasi teknologi dan desain kontemporer.

Dikelola oleh Archipelago, The Alana memiliki total 6 hotel yang beroperasi di seluruh Indonesia dan 2 hotel yang akan datang di Timur Tengah yang secara sempurna menjawab kebutuhan kelas atas hingga pelancong bisnis dan rekreasi kelas atas.
alanahotels.com

 

 

Polisi Baik Berbagi di Bulan Ramadhan, Kapolsek Megamendung Bagikan Rezeki untuk Supeltas di Kawasan Puncak

Bogordaily.net – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh jajaran kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh Kapolsek Megamendung yang menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada para sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) di wilayah Kecamatan Megamendung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026 oleh Desi Triana selaku Kapolsek Megamendung yang membagikan rezeki kepada para Supeltas yang selama ini menjadi mitra dan binaan kepolisian dalam membantu pengaturan lalu lintas di kawasan Puncak.

Menurut Kapolsek Megamendung, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat yang telah membantu tugas kepolisian di lapangan, khususnya dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah wisata Puncak yang kerap mengalami kepadatan kendaraan.

“Kegiatan berbagi rejeki ini sebagai wujud kedekatan antara Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, dengan warga binaannya di Kecamatan Megamendung yang terbentuk Team Supeltas yang membantu tugas Kepolisian di wilayah Puncak dan sekitarnya, sebagai rasa syukur dengan kegiatan positif dibulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 Atasnama pribadi dan kesatuan Polsek Megamendung Polres Bogor, bisa BerSodaqoh,” jelas Kapolsek Megamendung Desi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 orang Supeltas dari warga Kecamatan Megamendung menerima bantuan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para Supeltas yang hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh jajaran kepolisian. Mereka menilai bantuan yang diterima sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat untuk terus berkontribusi membantu menjaga ketertiban lalu lintas di wilayah tersebut.

Apresiasi Program Berbagi

Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana,juga mengapresiasi program sosial yang diinisiasi oleh Kapolres Bogor.

Menurutnya, kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari program Polisi Baik Berbagi yang digagas oleh Wikha Ardilestanto selaku Kapolres Bogor.

“Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, S.H.,M.H sangat mengapresiasi atas program POLISI BAIK BERBAGI Bapak Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, di mana dengan berbagi kita bisa merasakan kebutuhan yang diharapkan warga masyarakat yang membutuhkan, disamping itu juga meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah Subhanna Watta’alla dengan selalu rasa bersyukur kita apalagi saat ini sedang berada dibulan suci ramadahan ini untuk banyak – banyaklah berbuat baik dan menanam kebaikan dalam hal apapun,” tambah Kapolsek Megamendung AKP Desi.

Melalui kegiatan tersebut, pihak kepolisian berharap hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.

Selain itu, keberadaan Supeltas juga diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Megamendung dan jalur alternatif kawasan Puncak.

Kapolsek Megamendung juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Di kesempatan terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor Hamzah turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus kejahatan, termasuk penipuan perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar tanpa dasar hukum yang jelas dan berpotensi masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian yang mencurigakan ataupun tindakan kriminalitas di lingkungan sekitar.

7 Tips Penting Mudik dengan Mobil Pribadi Agar Perjalanan Aman dan Nyaman Saat Lebaran 2026

0

Bogordaily.net  – Mudik dengan mobil pribadi masih menjadi pilihan favorit banyak masyarakat Indonesia menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain dinilai lebih fleksibel dalam menentukan waktu keberangkatan, perjalanan menggunakan kendaraan sendiri juga memberikan kenyamanan lebih bagi keluarga selama perjalanan jauh menuju kampung halaman.

Namun, mudik dengan mobil pribadi juga membutuhkan persiapan yang matang agar perjalanan tetap aman, lancar, dan terhindar dari berbagai kendala di jalan.

Mulai dari memastikan kondisi kendaraan hingga menjaga stamina pengemudi menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sebelum berangkat.

Berikut tujuh tips penting yang dapat diperhatikan sebelum melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil pribadi.

Tips Mudik Lebaran dengan Mobil Pribadi

1. Pastikan Kondisi Fisik Pengemudi Prima

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum memulai perjalanan jauh adalah kondisi fisik pengemudi.

Perjalanan mudik biasanya memakan waktu cukup lama, bahkan bisa mencapai berjam-jam hingga belasan jam tergantung jarak tempuh dan kondisi lalu lintas.

Jika memungkinkan, sebaiknya membawa pengemudi cadangan atau anggota keluarga lain yang dapat bergantian menyetir.

Namun jika harus mengemudi sendiri, pastikan tubuh dalam kondisi sehat dan cukup istirahat sebelum berangkat.

Apabila mulai merasa lelah atau mengantuk di tengah perjalanan, sebaiknya segera berhenti di rest area untuk beristirahat sejenak agar tetap fokus saat berkendara.

2. Periksa Kondisi Kendaraan Sebelum Berangkat

Selain kondisi pengemudi, kondisi kendaraan juga harus dipastikan dalam keadaan baik.

Lakukan pengecekan menyeluruh terhadap komponen mobil seperti sistem pengereman, transmisi, kelistrikan, kondisi mesin, radiator, hingga tekanan ban.

Melakukan servis kendaraan beberapa hari sebelum berangkat juga sangat disarankan agar jika ditemukan kerusakan masih ada waktu untuk memperbaikinya.

Idealnya, pemeriksaan kendaraan dilakukan sekitar satu minggu sebelum perjalanan mudik dimulai.

3. Siapkan Dokumen Kendaraan

Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan adalah membawa dokumen kendaraan yang lengkap.

Beberapa dokumen wajib yang harus tersedia antara lain Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta kartu tol elektronik bagi pengguna jalan tol.

Dokumen tersebut tidak hanya diperlukan untuk kelancaran perjalanan, tetapi juga sebagai syarat legalitas saat berkendara di jalan raya.

4. Bawa Peralatan Darurat Kendaraan

Saat melakukan perjalanan jauh, membawa perlengkapan darurat kendaraan menjadi hal yang sangat penting.

Beberapa perlengkapan yang sebaiknya disiapkan antara lain ban cadangan, dongkrak, kunci roda, serta alat perbaikan sederhana.

Peralatan tersebut dapat membantu mengatasi masalah kecil di jalan, seperti ban kempes atau ban pecah, tanpa harus menunggu bantuan terlalu lama.

5. Pelajari Rute Perjalanan

Sebelum memulai perjalanan mudik, sebaiknya pengemudi mempelajari rute perjalanan yang akan dilalui.

Dengan memahami jalur perjalanan, pengemudi dapat menghindari kemungkinan tersesat atau salah mengambil jalur.

Selain itu, mempelajari rute juga membantu menentukan jalur alternatif jika terjadi kemacetan di beberapa titik tertentu.

Saat ini, berbagai aplikasi navigasi juga dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time.

6. Siapkan Anggaran Perjalanan

Persiapan finansial juga menjadi bagian penting dari perjalanan mudik.

Pastikan biaya perjalanan sudah dipersiapkan dengan baik, mulai dari bahan bakar, biaya tol, konsumsi selama perjalanan, hingga kemungkinan biaya darurat.

Dengan perencanaan anggaran yang matang, perjalanan mudik dapat dilakukan dengan lebih tenang tanpa harus khawatir terhadap pengeluaran mendadak.

7. Bawa Uang Tunai Secukupnya

Meski sistem pembayaran digital kini semakin banyak digunakan, membawa uang tunai tetap penting selama perjalanan mudik.

Hal ini karena masih banyak tempat yang belum menyediakan fasilitas pembayaran non-tunai, seperti warung makan kecil, toilet umum, atau tempat parkir di beberapa daerah.

Dengan membawa uang tunai secukupnya, pemudik dapat mengantisipasi berbagai kebutuhan mendadak selama perjalanan.

Dengan mempersiapkan berbagai hal tersebut secara matang, perjalanan mudik menggunakan mobil pribadi diharapkan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bersama keluarga.

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 14 Maret 2026 Turun Rp35.000, Cek Daftar Harga di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas

0

Bogordaily.net – Harga emas perhiasan pada perdagangan hari ini, Sabtu 14 Maret 2026, terpantau mengalami penurunan di sejumlah toko emas, termasuk di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas.

Penurunan harga tersebut cukup signifikan jika dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya, sehingga menarik perhatian masyarakat yang sedang memantau pergerakan harga emas.

Di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan ukuran 1 gram dengan kadar 24 karat tercatat turun hingga Rp35.000. Jika sebelumnya berada di angka Rp2.680.000, kini harga tersebut turun menjadi Rp2.645.000 per gram.

Selisih penurunan ini tergolong cukup besar dalam pergerakan harga emas harian. Bahkan pada hari sebelumnya, harga emas perhiasan juga sempat mengalami penurunan meskipun tidak sebesar hari ini.

Tren pelemahan harga emas seperti ini sering kali dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk membeli emas sebagai bentuk investasi ataupun koleksi perhiasan

Daftar Harga Emas di Raja Emas Indonesia

Berikut rincian harga emas perhiasan berdasarkan kadar karat yang tersedia di Raja Emas Indonesia hari ini:

24 karat: Rp2.645.000

24 karat (varian lain): Rp2.455.000

23 karat: Rp2.210.000

22 karat: Rp2.113.000

21 karat: Rp2.019.000

20 karat: Rp1.922.000

19 karat: Rp1.825.000

18 karat: Rp1.730.000

17 karat: Rp1.634.000

16 karat: Rp1.537.000

15 karat: Rp1.442.000

14 karat: Rp1.345.000

13 karat: Rp1.248.000

12 karat: Rp1.154.000

11 karat: Rp1.057.000

10 karat: Rp960.000

Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar emas dan kebijakan masing-masing toko.

Harga Emas Perhiasan di Laku Emas

Sementara itu, toko emas lainnya yakni Laku Emas juga mencatat penurunan harga emas perhiasan pada hari yang sama.

Untuk emas perhiasan 24 karat, harga hari ini berada di angka Rp2.588.000 per gram.

Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.601.000 per gram.

Berikut rincian harga emas perhiasan di Laku Emas hari ini:

24 karat: Rp2.588.000

23 karat: Rp2.225.000

22 karat: Rp2.128.000

21 karat: Rp2.035.000

20 karat: Rp1.936.000

19 karat: Rp1.838.000

18 karat: Rp1.740.000

17 karat: Rp1.641.000

16 karat: Rp1.543.000

15 karat: Rp1.447.000

14 karat: Rp1.349.000

13 karat: Rp1.253.000

12 karat: Rp1.155.000

11 karat: Rp1.056.000

10 karat: Rp960.000

 

Siapa Ustadz SAM? Inisal Ini Dilaporkan atas Kasus Pelecehan Terhadap Santri Sesama Jenis

0

Bogordaily.net – Seorang pendakwah atau ustadz yang dikenal publik dengan inisial SAM kini tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan kasus pelecehan seksual terhadap sejumlah santri laki-laki.

Laporan tersebut disampaikan oleh para korban melalui kuasa hukum mereka dan kini disebut telah memasuki tahap penyidikan oleh pihak kepolisian.

Artinya, penyidik menilai bahwa bukti awal yang disampaikan pelapor sudah cukup untuk meningkatkan status perkara dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

Salah satu kuasa hukum korban, Benny Jehadu, menyampaikan bahwa kliennya berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti kasus ini secara serius.

“Laporan ini terkait pelecehan seksual, kami khawatir jangan sampai ada korban-korban lain lagi. Korbannya saat ini, untuk klien kami, ada lima orang. Kalau untuk terlapor, inisialnya SAM,” ujar Benny

Menurutnya, dugaan tindakan tersebut tidak hanya terjadi sekali, melainkan berlangsung berulang kali dalam rentang waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, pihak korban berharap polisi segera menetapkan status tersangka terhadap terlapor agar tidak muncul korban baru.

Lima Korban, Tiga di Antaranya Anak di Bawah Umur

Dalam laporan yang diajukan, terdapat lima orang korban yang mengaku mengalami tindakan pelecehan dari ustadz berinisial SAM tersebut.

Dari jumlah tersebut, tiga korban diketahui masih berstatus anak di bawah umur saat peristiwa diduga terjadi.

Kuasa hukum korban lainnya, Wati Trisnawati, menjelaskan bahwa para korban bukanlah santri yang tinggal menetap di pesantren.

Sebaliknya, mereka merupakan santri yang mengikuti program pembelajaran agama atau menghafal Al-Quran di rumah atau di tempat pengajaran tertentu yang dipimpin oleh terlapor.

Menurut keterangan kuasa hukum, modus yang digunakan oleh terlapor adalah dengan memberikan janji atau iming-iming kepada para korban.

Salah satu janji yang disebutkan adalah kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Pihak kuasa hukum menyebut dugaan peristiwa pelecehan tersebut terjadi di beberapa lokasi dan dalam waktu yang berbeda-beda.

“Untuk waktu sekitar di tahun 2017. Jadi memang ada beberapa korban yang berbeda waktunya, ada yang 2017, 2018, sampai ada yang 2025. Tapi beda-beda waktunya,” jelasnya.

Menurut pengakuan para korban, terlapor sebenarnya pernah menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya pada masa lalu dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut.

Namun dugaan pelecehan kembali terjadi pada tahun 2025, sehingga akhirnya para korban memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

Sebagai bagian dari laporan, pihak korban juga menyertakan sejumlah bukti pendukung, termasuk percakapan digital serta video yang berisi pernyataan terlapor yang berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Lantas, siama Ustadz SAM yang dimaksud?

Identitas Ustadz SAM Masih Misterius

Meski laporan sudah diproses oleh kepolisian, identitas lengkap dari ustadz berinisial SAM hingga kini belum diungkap secara resmi kepada publik.

Namun kuasa hukum korban memberikan sejumlah petunjuk mengenai sosok tersebut.

Menurut Benny Jehadu, terlapor dikenal sebagai seorang ustadz yang cukup populer dan sering muncul di layar televisi.

Ia disebut pernah mengisi program ceramah keagamaan di salah satu stasiun televisi swasta, yakni program religi populer Damai Indonesiaku.

Petunjuk tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet mengenai siapa sebenarnya sosok ustadz yang dimaksud.

Di media sosial, sejumlah warganet sempat mengaitkan inisial SAM dengan nama pendakwah terkenal, Sholeh Mahmoed Nasution yang dikenal dengan nama Ustadz Solmed.

Namun setelah ditelusuri, nama lengkap Ustadz Solmed adalah Sholeh Mahmoed Nasution, sehingga tidak sesuai dengan inisial SAM yang disebutkan dalam laporan.

Selain itu, suami dari model April Jasmine tersebut juga masih aktif mengisi berbagai program ceramah di televisi.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas lengkap terlapor yang dimaksud dalam kasus ini.

 

 

Universitas Teknologi Nusantara Gelar Aksi Berbagi di Bulan Ramadhan, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

0

Bogordaily.net – Momentum Ramadan dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama.

Hal tersebut tercermin dari kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Universitas Teknologi Nusantara pada Jumat, 13 Maret 2026.

Pada kesempatan tersebut, civitas akademika Universitas Teknologi Nusantara melaksanakan kegiatan berbagi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan kampus.

Program sosial ini menjadi salah satu agenda rutin yang digelar setiap bulan suci Ramadhan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Indonesia bersama pihak universitas yang berkomitmen untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.

Melalui kegiatan berbagi ini, Universitas Teknologi Nusantara berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi warga sekitar sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan akademik.

Rektor Universitas Teknologi Nusantara, Khitara Aldilla Chandra, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Jazakumullah khairon buat semua keluarga besar UTN, sudah ikut berbagi. semoga Allah Ta’ala selalu memberi berkah-Nya, dan UTN menjadi manfaat ladang ilmu, pahala, dan amal jariyah untuk kita semua. Barakallahu fiik.” Ucap Ibu Khitara Aldilla Chandra, selaku Rektor Universitas Teknologi Nusantara.

Ia berharap kegiatan berbagi yang dilakukan pada bulan Ramadhan ini dapat menjadi ladang keberkahan bagi seluruh civitas akademika Universitas Teknologi Nusantara serta masyarakat yang menerima manfaatnya.

Selain itu, pihak universitas juga memiliki harapan agar program sosial tersebut dapat terus berkembang di masa mendatang. Dengan demikian, kegiatan berbagi tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Dengan cakupan yang lebih luas, diharapkan kegiatan ini mampu memberikan dampak positif yang lebih besar serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar kampus.

Hal senada juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Sosial dan Ekonomi Universitas Teknologi Nusantara, Muhammad Zeinny.

Menurutnya, kegiatan berbagi ini merupakan bentuk komitmen universitas untuk terus menanamkan nilai kepedulian dan empati kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan.

“Ini merupakan sebuah itikad kita dari Universitas Terkhusus dari Rektorat dan Yayasan untuk senantiasa saling mengingatkan bahwa Kita perlu untuk saling peduli dan membantu Sesama Umat Manusia Apalagi di momentum Bulan Suci Ramadhan Ini,” kata Muhammad Zeinny.

Melalui kegiatan ini, Universitas Teknologi Nusantara berharap semangat saling peduli dan berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam dunia pendidikan.

Selain memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, kegiatan sosial di bulan Ramadhan juga menjadi sarana bagi civitas akademika untuk menanamkan nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

KUR BRI Tingkatkan Omzet, Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan

0

Bogordaily.net – Program gentengisasi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi para pelaku usaha kecil di sektor bahan bangunan.

Di berbagai sentra produksi genteng, permintaan dari pasar meningkat signifikan seiring dengan semakin masifnya program pembangunan dan perbaikan hunian masyarakat.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan langsung dampak positif tersebut adalah Nurhasanah, pengrajin genteng dari sentra produksi genteng di Majalengka. Bersama dua saudarinya, ia meneruskan usaha genteng keluarga yang telah dirintis oleh ibunya puluhan tahun lalu.

Dalam beberapa waktu terakhir, Nurhasanah mengaku permintaan genteng meningkat cukup pesat. Pesanan datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, hingga Tegal. Kondisi ini membuat pihaknya harus bekerja lebih keras untuk memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah.

Saat ini, pabrik genteng milik keluarga Nurhasanah mempekerjakan sekitar 150 orang pekerja. Namun jumlah tersebut masih dirasakan belum cukup untuk memenuhi tingginya permintaan. Sebagian besar tenaga kerja yang ada pun merupakan pekerja berusia lanjut, sementara generasi muda cenderung memilih bekerja di sektor industri lain.

“Permintaan sekarang semakin banyak, tetapi mencari tenaga kerja tidak mudah. Banyak anak muda yang lebih memilih bekerja di perusahaan,” ujar Nurhasanah.

Dalam proses produksinya, usaha genteng keluarga ini menggunakan 12 mesin press dan mampu menghasilkan sekitar 16.000 keping genteng setiap minggunya.

Produk tersebut kemudian dipasarkan ke berbagai kota besar di Pulau Jawa. Dari aktivitas usaha tersebut, Nurhasanah mampu mencatatkan omzet sekitar ratusan juta rupiah per bulan.

Di tengah meningkatnya permintaan pasar, Nurhasanah mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam hal permodalan. Hal ini karena usahanya telah memperoleh dukungan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Menurutnya, kerja sama dengan BRI telah berlangsung selama empat tahun terakhir dan memberikan dukungan penting bagi keberlanjutan usaha keluarga tersebut.

“Alhamdulillah untuk modal usaha kami terbantu dari program KUR BRI,” ungkapnya.
BRI sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk bagi para pengrajin genteng yang menjadi bagian dari ekosistem sektor perumahan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa BRI siap mengambil peran strategis dalam mendukung program gentengisasi melalui pembiayaan KUR serta memperkuat konektivitas antara pelaku usaha dan pasar.

Menurutnya, BRI dapat berperan sebagai jembatan antara pengrajin genteng dengan pihak pembeli atau pengembang perumahan, sehingga rantai pasok dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada kontrak antara pengrajin dengan pembeli atau pengguna, BRI dapat hadir memberikan dukungan pembiayaan agar proses produksi dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Hery menambahkan bahwa bahan bangunan seperti genteng merupakan bagian dari ekosistem KUR sektor perumahan yang terus dikembangkan oleh BRI. Sebagai bank yang memiliki fokus kuat pada pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan, BRI berkomitmen menghadirkan akses pembiayaan yang terjangkau dan mudah diakses bagi

 

Raih keberkahan saat Bulan Ramadan, Teras Nona Manis Santuni Anak Yatim dan Duafa

0

Bogordaily.net – Untuk meraih keberkahan saat bulan suci Ramadan, Teras Nona Manis yang terletak di Jalan Merdeka, Kota Bogor, menggelar acara santunan untuk anak yatim, pada Jumat 13 Maret 2026.

Humas Teras Nona Manis, Franky, menjelaskan bahwa, acara santunan tersebut juga diberikan kepada para kaum duafa yang berada di wilayah Bogor Tengah.

“Jadi ada sekitar 40 anak yatim kurang lebih ditambah duafa juga yang kita santuni. Kita berikan bingkisan berupa sembako untuk mereka,” kata Franky

Ia menerangkan, santunan untuk anak yatim bertujuan membantu meringankan beban dalam masyarakat dan juga sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama manusia, khususnya di wilayah sekitar Teras Nona Manis.

Melalui santunan, kata Franky, kita memupuk pribadi yang baik, berbagi, dan berkasih sayang terhadap sesama. Ini adalah bagian dari ajaran Islam yang mengajarkan kebaikan dan kepedulian.

Dengan saling membantu dalam beramal baik, kita mempererat persaudaraan sesama muslim. Santunan menjadi jembatan yang menghubungkan kita dengan anak yatim dan keluarganya.

“Ada juga nanti kegiatan sosial untuk masyarakat, seperti cek kesehatan gratis, donor darah dan lainnya,” jelas Franky

Ia berharap kegiatan santunan tersebut akan terus berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya yang akan datang.

“Harapan saya tentu, acara santunan bisa kita laksanakan setiap bulan puasa atau menjelang hari lebaran,” tutup Franky.

(Muhammad Irfan Ramadan)

 

Caption : Kegiatan santunan anak yatim dan duafa di Teras Nona Manis. (Irfan/bogordaily.net)

8 Finalis Berebut Tiket Final Sarimbit Taraweh Cup 2026 di Dramaga

0

Bogordaily.net – Delapan pasangan finalis dari dua kategori dipastikan akan berebut tiket menuju partai puncak turnamen bulutangkis Sarimbit Taraweh Cup 2026. Pertandingan semifinal digelar di GOR Bulutangkis Pasar Dramaga, Kabupaten Bogor.

Total terdapat delapan pasangan yang lolos ke babak semifinal dari kategori B dan C. Mereka akan saling berhadapan untuk memperebutkan tempat di partai final turnamen yang digelar selama bulan Ramadan tersebut.

Pada kategori B, pasangan Basuki/Memed dijadwalkan menghadapi pasangan debutan Jajat/Uthe yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat juara. Sementara laga semifinal lainnya mempertemukan pasangan Pian/Ikbal melawan Sobur/Yusi.

Persaingan tak kalah sengit juga terjadi di kategori C. Pasangan veteran Gibran/Hae akan ditantang Malih/Jajang. Sedangkan pasangan Opik/Toni akan berhadapan dengan Marna/Jatun.

Ketua Panitia Sarimbit Taraweh Cup 2026, Cacu Wiranata, mengatakan turnamen edisi perdana tahun ini menghadirkan banyak kejutan. Sejumlah pasangan yang sebelumnya difavoritkan justru harus tersingkir lebih awal.

“Banyak pasangan unggulan seperti Zulham/Adi, Sukma/Tobing, Ropi/Kardi, Benjo/Hae hingga Devin/Toto harus tersingkir oleh pasangan-pasangan debutan,” kata Cacu kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, dua pasangan yang patut diwaspadai dalam perebutan gelar tahun ini adalah Jajat/Uthe serta Sobur/Yusi yang tampil konsisten sejak babak awal.

Sementara itu, pembina PB Sarimbit sekaligus sponsor turnamen, Agustira, menyebut kejutan juga terjadi di kategori C. Sejumlah pasangan unggulan harus angkat koper lebih cepat setelah tumbang di babak perempat final.

Beberapa pasangan yang tersingkir antara lain Basuki/Apung, Eko/Teja, Ano/Nana, Pian/Yusi serta Tobing/Cecep.

“Turnamen kali ini cukup menarik karena banyak hasil pertandingan yang di luar prediksi. Antusias peserta juga sangat tinggi dan bahkan mencapai target panitia,” ujar Agustira yang akrab disapa Evi.

Sebagai informasi, Sarimbit Taraweh Cup 2026 diikuti sebanyak 64 pasangan dari dua kategori. Turnamen ini digelar selama tiga pekan dan berlangsung setiap Jumat malam usai salat tarawih.

8 Finalis Berebut Tiket Final Sarimbit Taraweh Cup 2026 di Dramaga

Partai semifinal hingga final dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 14 Maret 2026, sekaligus diakhiri dengan pembagian hadiah uang tunai bagi para pemenang.

“Alhamdulillah tujuan utama turnamen ini untuk mempererat silaturahmi para pecinta bulutangkis. Insyaallah kegiatan ini akan digelar setiap tahun,” pungkas Evi.***

Rayakan Satu Dekade Bogordaily.net Berbagi dengan Anak Yatim di Malam Ramadan

0

Bogordaily.net – Jumat sore 13 Maret 2026 suasana di The Sahira Hotel Bogor terasa hangat. Bukan hanya karena menjelang waktu berbuka puasa. Tapi juga karena ada satu perayaan kecil yang sarat makna: 10 tahun perjalanan Bogordaily.net.

Media lokal ini merayakan ulang tahunnya dengan cara sederhana. Buka puasa bersama. Doa bersama. Dan santunan untuk anak yatim piatu.

Sejumlah mitra, tokoh, dan perwakilan instansi hadir. Suasananya akrab. Lebih mirip silaturahmi keluarga besar daripada seremoni resmi.

Pimpinan Umum Bogordaily.net, Diki Sudrajat, menyebut usia 10 tahun sebagai momentum penting. Bukan sekadar angka.

“Ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berkarya dan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Ia juga memanfaatkan momen itu untuk menyambung silaturahmi dengan para mitra yang selama ini mendukung perjalanan Bogordaily.net.

“Terima kasih kepada seluruh mitra yang sudah mempercayai Bogordaily.net,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bogor turut hadir. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor, Rudiana, datang mewakili Wali Kota Bogor Dedie Rachim.

Pesannya singkat.

Ia berharap Bogordaily.net terus menjadi mitra kerja Pemerintah Kota Bogor dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Selamat untuk Bogordaily.net,” katanya.

Ucapan selamat juga datang dari Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana. Ia berharap kerja sama yang selama ini terjalin bisa terus berlanjut.

“Semoga kita bisa terus bekerja sama,” ujarnya.

Sepuluh tahun bagi sebuah media lokal bukan waktu yang pendek. Banyak yang tumbuh. Tapi tidak sedikit juga yang tumbang.

Bogordaily.net memilih bertahan. Dan pada sore itu merayakannya dengan cara yang sederhana: berbagi, berdoa, dan mempererat persahabatan.***