Home Blog Page 48

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita yang Dibuang di Bogor

0

Bogordaily.net – Kasus pembunuhan wanita dibuang di Bogor akhirnya mulai menemukan titik terang. Polisi bergerak cepat. Tidak sampai hitungan hari, pelaku berhasil diamankan.

Korban diketahui berinisial AA, 25 tahun. Jasadnya ditemukan di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Kondisinya memicu perhatian warga. Kasus itu pun cepat menyebar di media sosial.

Belakangan terungkap, pelaku pembunuhan wanita dibuang di Bogor ternyata adalah mantan pacar korban sendiri. Polisi menyebut pelaku berinisial MF.

Kapolresta Bogor Rio Wahyu Anggoro membenarkan hubungan antara korban dan pelaku.

“Benar, teman korban,” ujar Rio, Minggu 24 Mei 2026.

Motifnya sederhana. Tapi sering kali justru berbahaya: sakit hati.

Menurut Rio, pelaku diduga menyimpan emosi terhadap korban hingga nekat menghabisi nyawanya. Polisi masih mendalami detail peristiwa tersebut, termasuk kronologi lengkap sebelum korban ditemukan di pinggir jalan.

Kasus pembunuhan wanita dibuang di Bogor ini juga menyita perhatian karena proses penangkapan pelaku berlangsung dramatis.

MF berhasil diamankan hanya sekitar tiga jam setelah kejadian. Polisi menduga ia berusaha melarikan diri menuju Garut menggunakan mobil.

Namun pelarian itu tidak berjalan mulus.

Mobil yang dikendarai pelaku mengalami kecelakaan di Tol Cisumdawu hingga terguling. Rekaman video kecelakaan tersebut sempat beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Polisi memastikan akan mengungkap kasus pembunuhan wanita dibuang di Bogor secara lengkap dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung Senin besok.

Publik kini menunggu penjelasan resmi: bagaimana pertengkaran asmara itu berubah menjadi tragedi pembunuhan.***

Banjir 1 Meter Terjang Cijayanti Babakan Madang, Warga Panik Selamatkan Barang

0

Bogordaily.net – Langit di kawasan Babakan Madang sebenarnya sudah memberi tanda sejak pagi. Mendung tebal menggantung lama. Hujan turun tanpa jeda. Bukan hujan biasa. Derasnya seperti ditumpahkan sekaligus dari langit.

Menjelang siang, sungai di Desa Cijayanti mulai berubah warna. Arusnya makin liar. Tidak butuh waktu lama sampai air meluap dan masuk ke permukiman warga pada Minggu, 24 Mei 2026.

Ketinggian air disebut mencapai sekitar satu meter. Cukup untuk merendam perabot rumah, motor, hingga membuat akses jalan desa lumpuh sementara.

Warga panik. Sebagian berusaha menyelamatkan barang elektronik ke tempat lebih tinggi. Sebagian lagi memilih keluar rumah sambil menggendong anak-anak mereka.

Suasana mendadak berubah riuh. Air cokelat bercampur lumpur mengalir deras di gang-gang permukiman. Hujan yang terus turun membuat warga khawatir debit air kembali naik.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor turun langsung ke lokasi. Mereka membantu proses penanganan banjir sekaligus mengevakuasi warga terdampak.

Beberapa titik terlihat dipenuhi warga yang menunggu bantuan sambil memantau kondisi air. Hingga sore hari, petugas masih bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali mengguyur kawasan hulu.

Kecamatan Babakan Madang memang menjadi salah satu wilayah yang rawan terdampak luapan sungai saat curah hujan tinggi. Perubahan tata air dan tingginya intensitas hujan membuat kawasan ini beberapa kali mengalami banjir dalam beberapa tahun terakhir.

Video kondisi banjir di Desa Cijayanti juga beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian warganet. Dalam rekaman tersebut, terlihat arus air cukup deras memasuki kawasan permukiman warga.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 138 unit rumah terendam banjir. Total ada 138 kepala keluarga atau sekitar 456 jiwa terdampak akibat luapan Kali Cijayanti tersebut.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, mengatakan banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur cukup lama di wilayah tersebut.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama, sehingga aliran Kali Cijayanti meluap yang berdampak ke pemukiman warga di wilayah tersebut,” katanya.

Banjir tersebar di sembilan RT di Desa Cijayanti. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, satu unit rumah dilaporkan ambruk akibat diterjang banjir.

Rumah tersebut milik seorang warga bernama Ibu Enjuh di RT 03 RW 01 Desa Cijayanti. Kondisi bangunan disebut rusak berat hingga penghuni harus mengungsi ke rumah kerabat yang masih berada di wilayah yang sama.

Petugas BPBD bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi setelah laporan diterima sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka membantu proses penanganan banjir, evakuasi warga, hingga melakukan penyedotan genangan menggunakan mesin pompa.

Suasana di lokasi sempat mencekam. Arus air yang deras membuat sebagian warga memilih keluar rumah sambil membawa anak-anak dan barang berharga seadanya.

Akhirnya, banjir mulai berangsur surut. Namun pekerjaan warga belum selesai. Lumpur tebal masih menggenang di dalam rumah-rumah mereka.

Warga bersama petugas terlihat bergotong royong membersihkan sisa material lumpur dan genangan air. Sebagian warga yang sempat mengungsi juga mulai kembali ke rumah masing-masing.***

Jalan Ciherang Sudah Seperti Kolam Lele, Warga Dramaga Bogor Turun ke Jalan

0

Bogordaily.net – Ada jalan di Kabupaten Bogor yang lebih mirip kubangan daripada jalur kendaraan.

Letaknya di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga. Jalannya rusak. Parah. Lubangnya menganga. Air hujan menggenang seperti kolam kecil. Pengendara motor harus zig-zag menghindari jebakan aspal pecah.

Minggu sore, 24 Mei 2026, warga akhirnya tidak tahan lagi.

Puluhan orang turun ke jalan. Mereka membawa spanduk. Mereka berdiri di tengah ruas Jalan Ciherang. Mereka menuntut satu hal sederhana: jalan diperbaiki.

Sudah terlalu lama mereka menunggu.

Koordinator aksi, Eko, menyebut demonstrasi itu lahir dari rasa kesal yang menumpuk bertahun-tahun. Jalan rusak itu, katanya, bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga sudah memakan korban.

“Korban bahkan ada ibu yang kehilangan bayinya karena keguguran,” ujarnya.

Kalimat itu terdengar pendek. Tapi berat.

Menurut Eko, kerusakan Jalan Ciherang sebenarnya bukan cerita baru. Jalan itu sudah lama rusak. Namun perbaikannya hanya tambal sulam. Ditambal sebentar, rusak lagi. Ditutup sedikit, berlubang lagi.

Begitu terus.

“Dari dulu sebenarnya memang sudah rusak, karena ditambal, ditambal, lalu ditambal lagi,” katanya.

Warga pun mulai kehilangan kesabaran.

Saat hujan turun, kondisi jalan berubah semakin mengkhawatirkan. Lubang tertutup genangan air. Pengendara tidak bisa membedakan mana aspal, mana kubangan. Motor mudah tergelincir. Mobil harus berjalan pelan sambil menghindari lubang besar.

Eko bahkan menyindir kondisi jalan itu sudah cocok dipakai ternak ikan.

“Mungkin kita ternak ikan lele juga bisa ya, sudah parah banget,” ujarnya sambil tersenyum pahit.

Sindiran itu terasa menohok.

Warga sebenarnya sudah mendengar kabar bahwa pemerintah berencana memperbaiki jalan tersebut pada September 2026. Tetapi bagi mereka, menunggu sampai bulan sembilan terasa terlalu lama.

Sebab setiap hari ada risiko kecelakaan.

“Harapannya cepat diperbaiki, jangan kita dipaksa menunggu sampai bulan sembilan,” kata Eko.

Ini bukan aksi pertama warga Ciherang. Sebelumnya mereka juga sudah berkali-kali menyampaikan keluhan lewat media sosial. Foto-foto jalan rusak beredar. Video pengendara jatuh juga sempat viral di lingkungan warga.

Namun hingga kini, jalan itu masih tetap rusak.

Warga hanya ingin satu hal: pemerintah benar-benar datang membawa alat berat, bukan sekadar janji.***

Misteri Jasad Anak Perempuan Terbungkus Kain Putih Gegerkan Lampung Selatan

0

Bogordaily.net – Warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan dibuat geger setelah ditemukan jasad seorang anak perempuan tanpa identitas di pinggir jalan pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026.

Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Apalagi, kondisi jenazah saat ditemukan cukup memprihatinkan.

Tubuh korban diketahui terbungkus kain putih dan kardus yang diletakkan di tepi jalan dalam suasana sepi pada malam hari.

Tak hanya itu, di dekat jasad korban juga ditemukan sepucuk surat wasiat yang diduga ditinggalkan oleh pihak keluarga atau orang yang membawa korban ke lokasi tersebut. Isi surat itu pun menyentuh hati banyak orang.

Dalam surat tersebut, pihak yang meninggalkan korban meminta kepada siapa pun yang menemukan jasad anak itu agar bersedia membantu mengurus jenazah, menyalatkan, hingga memakamkannya secara layak.

Peristiwa memilukan ini langsung ditangani pihak kepolisian. Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga keluarga korban berada dalam kondisi ekonomi yang sulit dan telah lama merawat korban yang sedang sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara, ditemukan luka di bagian pinggang belakang korban.

Luka tersebut diduga berkaitan dengan kondisi sakit berkepanjangan yang dialami anak tersebut sebelum meninggal dunia.

Kisah tragis ini pun memunculkan rasa iba dari warga sekitar. Amanat yang tertulis dalam surat wasiat akhirnya dipenuhi secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat setempat.

Warga bahu-membahu membantu proses pengurusan jenazah mulai dari memandikan, menyalatkan, hingga mengantarkan korban ke tempat pemakaman umum. Suasana haru menyelimuti proses pemakaman yang berlangsung sederhana tersebut.***

Resmi Menikah, Anji Lepas Status Duda dan Persunting Desmiliana Ariyana

0

Bogordaily.net – Kabar bahagia datang dari mantan vokalis band Anji atau Erdian Aji Prihartanto. Setelah cukup lama menyandang status duda, musisi berusia 47 tahun itu akhirnya resmi menikah dengan seorang wanita bernama Desmiliana Ariyana dalam sebuah prosesi akad nikah yang berlangsung tertutup pada Minggu, 24 Mei 2026.

Momen pernikahan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Publik baru mengetahui kabar bahagia ini setelah sejumlah potongan video dan dokumentasi acara dibagikan oleh orang-orang terdekat melalui media sosial.

Suasana akad tampak sederhana namun hangat, dengan kehadiran keluarga serta kerabat dekat yang turut menjadi saksi hari bahagia pasangan tersebut.

Dilansir dari Suara, prosesi ijab kabul berjalan lancar tanpa hambatan. Dalam pernikahan itu, Anji memberikan mahar tunai sebesar Rp2.452.026 kepada Desmiliana Ariyana.

Nominal mahar tersebut pun langsung menarik perhatian publik dan ramai diperbincangkan warganet di media sosial.

Saat prosesi akad berlangsung, penghulu membacakan kalimat ijab nikah dengan lantang di hadapan para saksi dan tamu undangan. Anji kemudian menjawab ijab kabul tersebut dengan tegas dan lancar.

“Saya nikahkan dan saya kawinkan Desmiliana Ariyana binti Bapak Robert Simanullang kepada Abdi, dengan maskawin tersebut dibayar tunai,” ucap penghulu.

Tanpa ragu, pelantun lagu “Dia” itu langsung menjawab ijab kabul dengan suara mantap.

“Saya terima nikah dan kawinnya Desmiliana Ariyana binti Bapak Robert Simanullang dengan maskawin tersebut dibayar tunai.”

Suasana langsung berubah haru ketika para saksi menyatakan akad tersebut sah. Ucapan “Sah!” terdengar serempak dan langsung disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan yang hadir di lokasi acara.***

Menkeu Purbaya Sebut Keluhan Ekonomi Dipengaruhi “Ekonom TikTok”

0

Bogordaily.net – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi anggapan sebagian masyarakat yang merasa kondisi ekonomi masih sulit meski data statistik nasional menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dalam tren positif.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat merespons berbagai keluhan masyarakat mengenai kondisi daya beli dan biaya hidup di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat mencapai 5,61 persen dengan inflasi terkendali pada kuartal I-2026.

Menurut Purbaya, persepsi negatif terkait kondisi ekonomi masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh analisis yang beredar di media sosial, khususnya dari konten-konten ekonomi di platform TikTok.

“Terus terang, saya bingung kenapa ada anggapan itu. Setelah saya analisa, ternyata itu kebanyakan adalah analisa ekonom TikTok,” kata Purbaya dalam acara Jogja Financial Festival yang digelar secara daring, Jumat lalu.

Ia kemudian memaparkan sejumlah indikator konsumsi masyarakat yang menurutnya menunjukkan kondisi ekonomi masih cukup sehat.

Salah satunya terlihat dari peningkatan penjualan kendaraan bermotor setelah periode Lebaran.

“Ini penjualan mobil dari minus di bulan Maret karena lebaran kali ya, April naiknya 55%. Penjualan motor naiknya 28%. Itu artinya ekonomi sehat, daya beli masih kuat,” tambahnya.

Purbaya menilai data tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan belanja masyarakat sebenarnya masih cukup baik dan tidak seburuk yang ramai dibahas di media sosial.

“Artinya kelihatannya daya beli masyarakat nggak sejelek yang dikatakan oleh ekonom-ekonom di TikTok,” pungkasnya.***

Jangan Langsung Memanaskan Mobil Lama-Lama di Pagi Hari! Ini Penjelasan yang Benar

0

Bogordaily.net – Masih banyak pengendara yang punya kebiasaan memanaskan mobil sampai 10 bahkan 15 menit sebelum dipakai. Katanya supaya mesin lebih awet. Tapi ternyata, mobil modern sekarang tidak perlu dipanaskan selama itu.

Pada mobil keluaran terbaru yang sudah menggunakan sistem injeksi, cukup panaskan mesin sekitar 30 detik sampai 1 menit saja.

Tujuannya hanya untuk memastikan oli sudah bersirkulasi dengan baik ke seluruh bagian mesin.

Kalau terlalu lama dipanaskan dalam kondisi diam, justru bisa membuat bahan bakar lebih boros dan menambah kerak karbon pada mesin.

Cara terbaik setelah menyalakan mobil adalah langsung digunakan secara perlahan. Hindari langsung menginjak gas dalam-dalam ketika mesin masih dingin.

Selain itu, ada beberapa tanda mobil sebenarnya butuh perhatian lebih, seperti:

  • Mesin terasa bergetar berlebihan
  • Konsumsi bensin tiba-tiba boros
  • Tarikan terasa berat
  • Muncul suara kasar dari ruang mesin

Kalau tanda-tanda itu mulai muncul, jangan tunggu rusak parah. Segera lakukan pengecekan ringan atau servis berkala.

Karena merawat mobil itu bukan soal mahal atau tidak, tapi soal mencegah kerusakan sebelum terjadi.***

Wamenkop: Harlah Fatayat NU Momentum Perkuat Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menghadiri acara Fun Run dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Ke 76 yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Fatayat NU Jawa Barat di Alun-Alun Pesangrahan Purwakarta, Minggu 24 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut Wamenkop Farida mengapresasi gelaran kegiatan Fun Run sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan Harlah Fatayat NU.
Menurutnya, acara tersebut bukan sekedar seremonial sesaat namun menjadi bagian dari upaya mengkampanyekan hidup sehat baik sehat secara jasmani ataupun sehat rohani termasuk kesehatan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini bukanlah hanya untuk mencari kebahagiaan semata, tetapi sahabat-sahabat semua hadir ke sini untuk mengkampanyekan bahwa perempuan itu harus sehat. Karena perempuan adalah tokoh utama dalam keluarga,” kata Wamenkop dalam sambutannya.

Wamenkop Farida menjelaskan bahwa perekonomian yang sehat suatu negara salah satunya ditentukan oleh perempuan-perempuan yang sehat.

Pasalnya dengan perempuan yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat. Oleh sebab itu diperlukan berbagai upaya untuk memastikan setiap individu tetap sehat melalui olah raga.

“Olahraga adalah investasi utama dan paling utama untuk hidup kita. Karena yang paling setia membersamai badan kita sampai akhir hayat kita adalah badan kita sendiri,” katanya.

Berkaitan dengan kesehatan finansial dan kesehatan ekonomi keluarga, Wamenkop Farida menjelaskan bahwa, pemerintahan di era Prabowo Subianto telah melahirkan gagasan besar untuk mendorong perekonomian masyarakat meningkat yaitu melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Oleh karena itu, ia mendorong agar kader Fatayat NU khususnya di Pangandaran dan sekitarnya untuk tidak hanya menjadi anggota, tetapi juga pengurus dan pengelola koperasi.

Menurutnya, koperasi adalah wadah strategis bagi warga desa dan kelurahan untuk membangun kemandirian ekonomi.

Ia juga mendorong agar pelaku usaha khususnya UMKM untuk dapat menjadikan koperasi sebagai tempat pemasaran utama khususnya bagi para kader Fatayat NU.

Dengan begitu, produk lokal tidak perlu bergantung pada pusat perbelanjaan besar, melainkan bisa dipasarkan langsung melalui koperasi desa.

“Yang punya usaha UMKM bisa menjual produknya di koperasi. Fatayat NU yang punya usaha dapat memanfaatkan koperasi sebagai tempat pemasaran,” katanya.

Sementara itu Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat Hj. Minyatul Ummah menyampaikan rasa bahagia dan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat sehingga peringatan Harlah Fatayat NU ke 76 dapat berjalan dengan lancar.

Ia menegaskan bahwa, salah satu agenda Fun Run yang dilaksanakan tersebut bukan sekedar FOMO namun memiliki tujuan untuk menanamkan gaya hidup yang sehat bagi masyarakat khususnya para kader Fatayat NU di Jawa Barat.

“Tentunya ada tujuan mulia yaitu menanamkan gaya hidup sehat, mempererat tali silaturrahmi dan menumbuhkan sportifitas serta menikmati momen kebersamaan dan persaudaraan,” katanya.

Bupati Kabupaten Purwakarta Saepul Bahri Binzein turut mengapresiasi gelaran peringatan Harlah Fatayat NU ke 76 karena diisi dengan berbagai kegiatan yang positif salah satunya fun run.

Menurutnya kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi karena dapat mempertemukan masyarakat dari lintas wilayah/kabupaten di Jawa Barat.***

Penilaian Pramuka Garuda 2026 Bogor Tengah Resmi Dibuka, Fokus Cetak Generasi Berkarakter

0

Bogordaily.net – Kwartir Ranting (Kwarran) Bogor Tengah resmi menggelar Penilaian Pencapaian Pramuka Garuda Tahun 2026 sebagai upaya membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN Papandayan, Kota Bogor.

Acara dihadiri Ketua Kwarcab Kota Bogor Kak H Denny Mulyadi, Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor, Kak Ronny Kunaefi.

Ketua Kwarran Bogor Tengah Kak Adil Indra Wijaya, S.Pd, Wakil Ketua Bidang Binamuda Kak Reny Royani, M.Pd, jajaran Mabiran Bogor Tengah, pengurus kwartir ranting, para Mabigus, serta peserta penilaian Pramuka Garuda 2026.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor, Kak H Denny Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul di bawah naungan semangat kekeluargaan dalam acara Penilaian Pencapaian Pramuka Garuda,” ujar Kak Denny

Ia menjelaskan, Pramuka Garuda merupakan tingkatan penghargaan tertinggi yang dapat diraih anggota muda Gerakan Pramuka di setiap golongan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga proses pembentukan karakter generasi muda.

“Pramuka Garuda bertujuan membentuk karakter mandiri, disiplin, dan menjadi teladan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, berbagi inspirasi, dan meningkatkan prestasi secara mandiri,” katanya.

Dalam proses penilaian, peserta harus melewati sejumlah tahapan, mulai dari pemenuhan syarat kecakapan kepramukaan, penilaian administrasi, portofolio, hingga wawancara bersama orang tua.

Kak Denny berharap program Pramuka Garuda Tahun 2026 mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat dan akhlak mulia.

“Pramuka Garuda diharapkan menjadi teladan bagi diri sendiri, sesama anggota Pramuka, maupun masyarakat luas, serta menjadi motor penggerak kemajuan bangsa di masa depan,” ucapnya.

Ia kemudian secara resmi membuka kegiatan Penilaian Pencapaian Pramuka Garuda Kwartir Ranting Bogor Tengah Tahun 2026.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Penilaian Pencapaian Pramuka Garuda Kwartir Ranting Bogor Tengah Tahun 2026 saya nyatakan resmi dibuka,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan tepuk Pramuka dan ajakan kepada seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian penilaian dengan baik dan penuh semangat.

Adapun kegiatan Penilaian Pencapaian Pramuka Garuda Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 5 Kwartir Ranting lainnya di Kota Bogor.(Muhammad Irfan Ramadan)

Sambut HJB ke-544, Pemerintah dan Warga Kompak Gelar Aksi Bersih dan Tanam Ribuan Pohon di Jonggol

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Kecamatan Jonggol, bersama seluruh pemerintah desa dan masyarakat kompak menggelar aksi bersih lingkungan dan penanaman 1.000 pohon secara serentak di 14 desa se-Kecamatan Jonggol, Sabtu 23 Mei 2026.

Kegiatan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelajar, komunitas lingkungan, hingga warga setempat yang bergotong royong membersihkan lingkungan dan melakukan penanaman pohon di sejumlah titik strategis.

Camat Jonggol, Andri Rahman menyampaikan bahwa atas arahan Bupati Bogor, kegiatan aksi bersih lingkungan dan penanaman 1.000 pohon dilaksanakan serentak di 14 desa.

Ini merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Jonggol.

Menurutnya, persoalan sampah dan minimnya ruang hijau harus menjadi perhatian bersama agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Melalui momentum Hari Jadi Bogor, Pemerintah Kecamatan Jonggol bersama pemerintah desa dan masyarakat bergerak bersama membangun budaya peduli lingkungan melalui aksi nyata di lapangan.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti membersihkan lingkungan sekitar dan menanam pohon. Jika dilakukan bersama-sama dan berkelanjutan, manfaatnya akan sangat besar untuk masa depan,” ujar Andri.

Andri juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan bersama yang terus dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.

“Harapan kami, Jonggol ke depan semakin hijau, bersih, dan sejuk. Satu pohon yang ditanam hari ini akan menjadi investasi lingkungan bagi generasi mendatang,” tutupnya.***