Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 482

Jadwal Perpanjangan dan Lokasi SIM Kota Bogor Hari Ini Selasa, 29 Juli 2025

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di Kota Bogor pada hari ini Selasa 29 Juli 2025.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling di Kota Bogor

Hari ini, pada Selasa 29 Juli 2025, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Lotte Grosir Sholeh Iskandar dan Mall Boxies Tajur 123, pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya Perpanjangan SIM

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi)
Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kaesang Jawab Isu Demokrat di Belakang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

0

Bogordaily.net – Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menjawab isu Partai Demokrat di belakang kasus ijazah palsu Jokowi.

Adalah Relawan Jokowi yang melontarkan isu mengenai adanya keterlibatan Partai Demokrat di balik isu ijazah palsu Jokowi.

Rumor ini pertama kali dilempar ke publik oleh Ade Darmawan, relawan Jokowi. Dalam wawancara di Kompas TV, dia menyebut partai biru sebagai dalang isu ijazah palsu Jokowi.

“Biarlah masyarakat berpikir sendiri dan mencari sendiri siapa sih dalangnya? (Isu ijazah). Saat ini saya pake baju apa? Nah itu mungkin salah satu clue yang bisa saya sampaikan,” kata Ade Darmawan yang memakai kemeja biru.

Pernyataan Ade ini dipertegas lagi oleh relawan Jokowi lain, Silfester Matutina. Dia mengatakan partai biru itu berada dalam barisan koalisi Prabowo-Gibran.

“Bukan yang kalah Pilpres ya (pihak yang berada di belakang isu ijazah palsu Jokowi), maaf ya yang di dalam koalisi kami lah,” ujarnya dalam wawancara di Kompas TV.

Partai Demokrat pun membantah pihaknya berada di balik isu ijazah palsu Jokowi. Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra memberikan klarifikasi.

“Tuduhan tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar. Istilah “partai biru” yang diarahkan kepada Partai Demokrat merupakan upaya insinuatif yang menyesatkan dan mencemarkan nama baik kami,” tegas Herzaky dalam pernyataan pers resminya sebagaimana diunggah di akun resmi Partai Demokrat yang dikutip Suara.com, Senin (28/7/2025).

Herzaky meyakini, ada pihak ketiga yang sengaja ‘mengail di air keruh’ untuk merusak hubungan baik SBY dan Jokowi.

“Kami mencermati adanya pihak-pihak yang mencoba mengail di air keruh, dengan memanfaatkan isu ini untuk mengadu domba antara Bapak SBY dan Bapak Jokowi. Tindakan seperti ini sangat tidak etis, berpotensi merusak ruang publik, dan sama sekali tidak mencerminkan semangat demokrasi yang sehat,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga anak Jokowi, Kaesang Pangarep.

“Kita semua harus tahu hubungan kami dengan keluarganya Bapak SBY sangat baik, kemarin juga Pak Wapres (Gibran Rakabuming Raka) juga bertemu dengan beliau menjenguk di RSPAD,” kata Kaesang usai rapat perdana Tim Formatur Kepengurusan DPP PSI di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025) dikutip dari ANTARA.

Dia mengatakan bahwa sang ayahanda, Jokowi, pun tidak pernah melemparkan tuduhan yang diarahkan kepada Partai Demokrat atas isu dugaan ijazah palsunya.

Terlebih, lanjut dia, Partai Demokrat telah mengeluarkan pernyataan pers pula untuk menepis tuduhan yang dialamatkan kepada partainya sebagai dalang di balik isu dugaan ijazah palsu Jokowi.

“Kalau yang saya lihat, ketika Bapak (Jokowi) berbicara, kan tidak ada menuduh yang Partai Biru. Saya juga melihat kemarin dari Partai Demokrat bersuara juga,” tutur dia.***

Pasar Taman Puring Jakarta Selatan Terbakar, 500 Dikabarkan Toko Ludes

0

Bogordaily.net – Fakta dan asap masih mengepul. Tapi dugaan sementara: seluruh isi Pasar Taman Puring ludes. Habis. Hangus.

Fakta itu diungkap langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly. Ia menyebut ada kemungkinan seluruh dari 500 unit toko di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, terbakar habis dalam insiden kebakaran yang terjadi Senin malam, 28 Juli 2025.

“Kurang lebih 500 unit toko di sini. Dan dari hasil pantauan di TKP, besar kemungkinan semuanya terbakar,” kata Nicolas di lokasi kejadian, Jalan Gandaria III, Jakarta Selatan.

Saat itu, api masih berkobar di bagian tengah pasar yang belum berhasil dipadamkan petugas.

Api Menari di Tengah Karet dan Sepatu

Petugas dari Polri dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah mengerahkan 34 unit mobil pemadam untuk menjinakkan api.

Tapi bukan pekerjaan mudah. Penyebabnya? Barang dagangan di pasar ini kebanyakan bahan yang mengundang api: karet, sepatu, plastik.

“Barang-barang di dalam sangat mudah terbakar. Itu yang membuat api cepat membesar. Bagian tengah pasar juga sulit dijangkau,” ujar Nicolas.

Pasar Taman Puring memang dikenal sebagai sentra sepatu, tas, dan aksesoris berbahan sintetis. Saat api membakar karet dan lem, kepulan asap hitam tebal menyelimuti kawasan Gandaria.

Evakuasi Polsek & Pengalihan TransJakarta

Tak hanya toko. Api sempat merambat hingga ke area Polsek Kebayoran Lama yang berdekatan. Empat tahanan di sana langsung dievakuasi demi keselamatan.

Sementara itu, layanan TransJakarta pun terdampak. Sejumlah rute dialihkan untuk menghindari area kebakaran. Jalan di sekitar Pasar Taman Puring ditutup total sejak pukul 18.10 WIB ketika operasi pemadaman dimulai.

“Dari Gulkarmat, saat ini 34 unit dan 115 personel masih berupaya melokalisir perambatan api,” tulis akun resmi Instagram @humasjakfire.

Pelajaran Dari Asap dan Bara

Kebakaran Pasar Taman Puring kali ini bukan sekadar soal api. Ini tentang kesigapan, tentang bahan bangunan, dan tentang tata ruang kota. Dan tentu saja, tentang ratusan pedagang kecil yang hari ini tak tahu harus ke mana besok.

Pasar boleh hangus. Tapi semangat mereka? Semoga tidak.***

Bupati Bogor Gandeng Balai Persemaian Rumpin Dorong Pengembangan Hutan Kota

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto melakukan kunjungan kerja ke Balai Persemaian Modern Rumpin atau Rumpin Central Nursery yang berlokasi di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat sinergi dalam mendukung program penghijauan berkelanjutan.

Bupati Bogor mengungkapkan, Balai Persemaian Modern Rumpin merupakan pusat pembibitan milik pemerintah pusat di bawah Kementerian Kehutanan RI yang dikelola oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum-Ciliwung, yang memiliki peran strategis dalam penyediaan bibit pohon berkualitas untuk berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Bogor.

“Kunjungan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi konkret antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Balai Persemaian Modern Rumpin. Tujuannya adalah mendukung upaya penghijauan di berbagai wilayah serta menciptakan ruang terbuka hijau yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Bupati Bogor.

Menurutnya, dalam waktu dekat, Pemkab Bogor berencana mendistribusikan bibit pohon hasil pembibitan Rumpin kepada masyarakat di berbagai wilayah, sebagai bagian dari gerakan penghijauan partisipatif.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memanfaatkan bibit tersebut untuk menghijaukan sejumlah aset milik Pemkab menjadi hutan kota dan taman terbuka hijau yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saat ini kami sedang melakukan inventarisasi terhadap aset-aset milik Pemkab Bogor yang tersebar di 40 kecamatan, 435 desa dan kelurahan. Tujuannya adalah mencari lokasi-lokasi ideal yang bisa disulap menjadi ruang terbuka hijau, baik sebagai hutan kota maupun taman publik,” tambahnya.

program ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Kabupaten Bogor yang asri, hijau, dan ramah lingkungan, sekaligus sebagai langkah nyata menghadapi tantangan perubahan iklim, mengendalikan suhu kawasan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara Pemkab Bogor dan Balai Persemaian Modern Rumpin, diharapkan ke depan akan lahir lebih banyak ruang hijau baru yang tidak hanya mempercantik wilayah, tetapi juga menjadi warisan ekologis bagi generasi mendatang,” imbuhnya.***

Menkop: Microsite Jadi Langkah Nyata Digitalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) konsisten mendorong penguatan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih melalui transformasi digital sebagai bagian dari strategi nasional memperkuat ekonomi rakyat. Melalui penggunaan teknologi digital secara optimal digital terutama microsite, tata kelola Kopdes/ Kel Merah Putih dapat lebih cepat, transparan dan akuntabel.

Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan melainkan sebuah keharusan yang mutlak dilakukan koperasi agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman. Digitalisasi dalam ekosistem koperasi berperan krusial dan menjadi fondasi utama bagi pengembangan koperasi modern yang inklusif dan kompetitif.

“Microsite Kopdes/ Kel Merah Putih merupakan aplikasi mini berbasis web yang menyajikan informasi dan profil koperasi. Platform ini dirancang untuk menjamin keterbukaan informasi serta meningkatkan visibilitas koperasi di ranah digital sebagai bentuk kehadiran digital,” kata Menkop Budi Arie dalam sambutannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Microsite Kopdes/Kel Merah Putih, secara daring Senin (28/7).

Dalam sosialisasi Menkop didampingi oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, serta para pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Koperasi. Peserta sosialisasi ini terdiri dari Kepala Dinas yang membidangi Koperasi dan Kepala Dinas Kominfo seluruh Indonesia.

Pemanfaatan Microsite bagi Kopdes/ Kel Merah Putih bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akses informasi hingga dapat dioptimalkan untuk kegiatan promosi potensi dari masing-masing koperasi. Microsite ini juga berpeluang besar untuk mempermudah integrasi dengan program pemerintah dan stakeholder lainnya. Bahkan Microsite ini dapat digunakan untuk menjadi portal resmi bagi masing-masing Kopdes/ Kel Merah Putih.

“Microsite ini dirancang agar koperasi hadir secara digital (digitally present) sekaligus memperluas visibilitas mereka ke publik. Ini adalah fase pertama dari tiga tahapan transformasi digital koperasi yaitu hadir digital (digitally present), go online, hingga go global,” ujar Menkop.

Lebih lanjut, Menkop mengajak seluruh kepala dinas yang membidangi koperasi serta komunikasi digital di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk mendorong pengurus Kopdes/Kel Merah Putih untuk lebih aktif menggunakan microsite ini. Tidak hanya itu, Menkop juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan SDM koperasi desa.

Menkop kembali menegaskan bahwa Kopdes/ Kel Merah Putih adalah Program Strategis Nasional yang akan dicantumkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang Pemerintahan Presiden Prabowo pada tahun 2026. Oleh sebab itu diharapkan semua pihak dalam menyukseskan program ini demi kesejahteraan rakyat. “Koperasi desa harus bisa memberikan tenaga, energi, dan peluang bagi warga desa untuk menjadi pelaku usaha yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” katanya.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa Kemenkop menargetkan pada Agustus 2025 sekitar 3.000 – 5.000 unit Kopdes/ Kel Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dapat beroperasi. Sebagai upaya mempermudah pencapaian target tersebut, diharapkan kepada Kepala Dinas yang membidangi Koperasi di seluruh Indonesia dapat melakukan inventarisasi koperasi di bawah binaannya untuk dapat dijadikan mockup (percontohan) dalam proses operasionalisasinya.

“Kami di pemerintahan pusat baik di tingkat Satgas atau Kementerian akan segera menuntaskan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) terkait skema pembiayaan, skema bisnis model dan bisnis prosesnya, skema penggunaan aset hingga skema pelatihan. Hasilnya (Juklak) akan segera kami kirimkan ke dinas dan satgas di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota.

Sementara itu Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi menambahkan bahwa Kemenkop akan segera merilis Surat Edaran tentang panduan teknis dalam upaya memperkuat kelembagaan Kopdes/ Kel Merah Putih khususnya terkait optimalisasi dan pengembangan microsite bagi koperasi.

“Dengan platform microsite ini, diharapkan pengelola Kopdes/ Kel Merah Putih dapat semakin terdorong untuk aktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Peluncuran microsite ini juga menjadi bagian dari upaya sistematis pemerintah dalam menghadirkan koperasi modern dan berdaya saing di seluruh wilayah Indonesia,” ucap Zabadi. ***

Ikuti Pameran Internasional di Singapura, UMKM Binaan BRI Ini Buktikan Kekuatan Produk Lokal di Kancah Global

0

Bogordaily.net – UMKM lokal Indonesia terus menunjukkan eksistensinya di pasar global. Dengan kualitas produk yang terus meningkat dan semangat inovasi yang tinggi, para pengusaha kecil menengah ini berhasil menarik perhatian pasar internasional.

Salah satu buktinya terlihat dalam FHA Food & Beverage 2025 di Singapura pada 8–11 April 2025 lalu, yang menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk lokal ke dunia.

Menariknya, dalam expo ini terdapat satu UMKM lokal yang berhasil mendapatkan sorotan dari klien international yaitu UMKM binaan BRI asal Padang, Sumatera Barat yang bernama L`île Chocolate.

Pelaku UMKM ini membuktikan bahwa produk lokal juga punya potensi yang besar dan berkesempatan untuk bersaing dalam skala internasional.

Priscilla Raisa Partana, sang pemilik usaha, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ajang tersebut membuka jalan baru untuk pertumbuhan usahanya, terutama dalam menjangkau pasar global.

Sebagai informasi, L`île Chocolate sendiri merupakan bagian dari PT. Sumatra Coklat, sebuah usaha cokelat asal Padang yang mengusung konsep tree-to-bar, yaitu mengolah kakao dari hulu ke hilir secara mandiri.

Seluruh proses produksi, mulai dari memasok bahan kakao hingga pengemasan akhir, dilakukan di Sumatera Barat, dengan melibatkan banyak petani lokal sebagai mitra.

“Tren craft chocolate di Indonesia sedang mulai berkembang. Rasanya seperti momen yang tepat. Kami pun mulai mengolah kakao varietas BL50, klon lokal yang ditemukan secara tidak sengaja oleh petani setempat. Klon ini sangat cocok dengan kontur tanah dan iklim Sumatera Barat. Hasil produksinya pun bisa mencapai 2-3 ton per pohon, jauh lebih tinggi dibanding klon lainnya yang hanya sekitar 500 kg,” tutur Priscilla.

Meski penuh optimisme saat membangun L`île Chocolate, Priscilla tetap tak luput dari tantangan besar yang sempat membuat usahanya nyaris terhenti total.

“Masa pandemi menjadi masa yang sangat berat. Padahal sebelumnya kami sudah mulai punya banyak buyer internasional, bahkan sempat kirim produk ke London dan beberapa wilayah di UK. Tapi saat pandemi datang, semua buyer menghilang, dan membuat kegiatan ekspor berhenti total,” ungkap Priscilla.

Situasi tersebut membuat usahanya sempat berada dalam kondisi ‘mati suri’. Namun, alih-alih menyerah, Priscilla memilih untuk bertahan dan terus mencari cara agar bisnisnya bisa kembali bangkit.

Proses pemulihan tentunya tidak terjadi seketika. Ia mulai menata ulang strategi bisnis secara perlahan, salah satunya dengan memperkuat pasar lokal terlebih dahulu sebagai fondasi untuk tumbuh kembali.

Dari segi pertumbuhan bisnis, awalnya memang berjalan lambat. Namun, pihaknya sangat terbantu dengan keberadaan kafe di Padang yang menjual produk turunan cokelat seperti kue, minuman, dan cookies.

Ia juga menyebutkan bahwa permintaan dari pembeli internasional terus meningkat, terutama melalui produk unggulan mereka, yaitu chili chocolate cassava rocher, cokelat khas lokal yang berisi singkong balado sebagai pengganti kacang hazelnut seperti pada Ferrero Rocher.

Selain itu, ia menambahkan bahwa penjualan juga telah merambah ke segmen Horeka, seperti resort-resort di Mentawai dan Bali.

“Di sisi lain, pandemi juga membuka jalan baru untuk kami. Saat salah satu buyer dari London membatalkan pesanan, kami melihat peluang untuk masuk ke pasar retail Jakarta,” imbuhnya.

Keikutsertaan L`île Chocolate dalam FHA Food & Beverage 2025 Singapura tersebut menjadi langkah strategis yang membawa dampak nyata. Priscilla bahkan menyebutkan bahwa pameran ini berbeda dari event yang biasanya ia ikuti, karena produk yang ditampilkan dikurasi ketat oleh BRI bersama Atase Perdagangan Singapura.

Hasilnya, buyer yang hadir bukan hanya ramai, tapi juga berkualitas dan sudah memahami nilai produk yang mereka cari. Pengalaman mengikuti expo di Singapura ini tentunya meninggalkan kesan yang sangat positif bagi Priscilla. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya bermanfaat dari sisi promosi, tetapi juga dari segi pendampingan dan dukungan yang diberikan.

“Kalau ada kesempatan untuk ikut lagi, apalagi di luar negeri, saya tentu sangat antusias untuk berpartisipasi kembali,” tutup Priscilla.

Terkait dengan hal tersebut, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa BRI terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan demi mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia.

“UMKM memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pilar kekuatan ekonomi nasional, sekaligus berperan dalam memperkenalkan budaya Indonesia melalui produk lokal ke pasar global,” ujar Hendy.

Dengan dukungan yang tepat, UMKM mampu memperluas cakupan usahanya secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan bahkan menembus pasar internasional.

“Kisah Pelaku UMKM L`île Chocolate dari Padang menjadi salah satu cerita sukses pelaku UMKM Binaan BRI yang mendapat kesempatan untuk bisa go global dan meningkatkan skala usaha” tegas Hendy. ***

Pemkab Bogor dan Bank BJB Perkuat Sinergi Membangun Daerah

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat sinergi dan kerjasama strategis dengan Bank BJB dalam rangka mendukung pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika saat mewakili Bupati Bogor, dalam acara sharing session sinergi Produk serta layanan perbankan Bank BJB yang digelar di Cibinong, Senin (28/7).

Kegiatan dilaksanakan dalam upaya memperkuat kerja sama dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang modern, akuntabel, dan berkelanjutan. Sekaligus menyampaikan arahan Bupati Bogor akan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan.

Hadir Pimpinan Bank BJB Cabang Cibinong, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), PLT. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Sekretaris Dinas Pendidikan, beserta jajaran direksi Bank BJB Cabang Cibinong dan Pemkab Bogor.

Menyampaikan arahan Bupati Bogor, Sekda Ajat menyoroti transformasi besar yang telah dilakukan Bank BJB, baik dari sisi pelayanan, teknologi, maupun kontribusi sosial. Tak hanya sekadar sebagai lembaga perbankan konvensional, Bank BJB kini menurutnya telah berkembang menjadi mitra pembangunan yang aktif dan adaptif.

“Dulu mungkin hanya sekadar urusan transaksi, sekarang BJB sudah membuktikan diri sebagai partner pembangunan yang nyata, mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Bogor, ini adalah bentuk komitmen luar biasa,” ujar Ajat.

Ajat menuturkan, kegiatan ini menjadi momen penting untuk memahami lebih jauh mengenal produk dan layanan dari Bank BJB, serta bagaimana sinergi antara kedua belah pihak bisa diarahkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih inklusif dan modern.(*)

Satu-Satunya di Jawa Barat, RSUD Bakti Pajajaran Hadirkan Layanan Kesehatan Tradisional Klinik Akupuntur

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran menghadirkan inovasi layanan publik berupa instalasi pelayanan kesehatan tradisional komplementer terintegrasi dan agromaritim.

Kepala Instalasi Yankestrad Komplementer terintegrasi dan Kesehatan kerja Tedi Sunandar mengatakan bahwa, RSUD Bakti Pajajaran merupakan sebagai satu–satunya rumah sakit dan pertama di Jawa Barat yang memiliki Instalasi pelayanan tradisional komplementer terintegrasi dan kesehatan kerja.

Serta layanan yang dilakukan oleh Dokter spesialis, dokter umum bersertifikasi serta Terapis berpengalaman.

“Yankestrad di rumah sakit sendiri untuk di Jawa Barat, plat merah ini pertama dan satu-satunya saat ini ya untuk Yankestrad,” kata Tedi, Senin 28 Juli 2025.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan
yang ada.

Khususnya dalam penatalaksanaan pelayanan kesehatan Holistik dan komplementer terintegrasi di Rumah
Sakit.

“Kami memiliki beberapa klinik yang dilakukan oleh dokter spesialis ataupun dokter umum yang tersertifikasi,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Dokter Klinik Spesialis Akupuntur dr Hartono Gunarso mengungkapkan bahwa, ada beberapa keunggulan di layanan klinik tersebut, diantaranya ada klinik hipnoterapi yang dilaksanakan oleh dokter kesehatan jiwa atau psikiatri.

Kemudian ada klinik agro herbal, yakni untuk pasien yang ingin mengkomunikasikan atau berkonsultasi mengenai pengobatan herbal yang bisa dilakukan baik di rumah maupun di rumah sakit.

“Jadi untuk klinik yang memang ada disini, kita sesuaikan dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat di Kabupaten Bogor sendiri,” ungkap dr Hartono Gunarso.

Sebagai informasi, Instalasi Yankstrad memiliki beberapa layanan Klinik , diantaranya Klinik Hipnoterapi oleh dr. Spesialis Kesehatan Jiwa/Psikiatri, Klinik Gizi dan Agro Herbal oleh dr. Spesialis Gizi

Kemudian, Klinik Agro Herbal oleh dr. Spesialis dan dr. Umum bersertifikasi, Klinik Kedokteran Okupasi oleh dr. Kedokteran Okupasi.

Serta, Klinik Akupuntur oleh dr. Spesialis Akupunktur , dr. Umum Tersertifikasi dan Terapis Akupuntur, dan Klinik AKU QUIT oleh dr. Spesialis Paru, dr.Spesialis Rehab Medik , dr. Spesialis Akupunktur, Psikolog,  Apoteker.***

Albin Pandita

Marak Kasus Beras Oplosan, Pedagang Pastikan Kualitas Beras di Pasar Cibinong Aman 

Bogordaily.net – Pedagang beras di pasar Cibinong, Kabupaten Bogor memastikan kualitas beras aman dari maraknya kasus beras oplosan yang terjadi di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh salah satu pedagang Beras, Agus saat ditemui di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin 28 Juli 2025.

Menurut Agus, pihaknya membeli serta menjual pasokan beras langsung dari pusat, sehingga kualitas dipastikan telah aman dan terjamin.

“Toko beras saya insya allah aman aman aja. Belum pernah, karena dari pusat langsung udah jelas kualitas sama harga nya,” kata Agus kepada wartawan Senin 28 Juli 2025.

“Beras kita dari pusat langsung, dari pemasoknya, kalo kita cuman yang ngejual nya aja,” tambahnya.

Agus menambahkan bahwa, kualitas beras di toko miliknya berwarna putih bersih, sedangkan untuk jenis oplosan sendiri diketahui berwarna agak kekuningan dan harga lebih murah.

“Mungkin dari warnanya yang harus diteliti kalo warna nya kuning, nah kita harus curiga tuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, hingga saat ini belum ada keluhan dari pembeli terkait rasa maupun dari jenis beras, dan dinilai masih aman.

“Kalo rasa sih engga, paling ngeluh beras nya terlalu lembek, kalo rasa berasnya mah masih aman,” ujar Agus.

Ia berharap, Pemerintah dapat memberikan solusi terbaik untuk mengantisipasi terkait maraknya kasus beras oplosan, sehingga tidak merugikan masyarakat.

“Harapannya si kalau bisa jangan di oplos, berikan kualitas yang terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor meminta masyarakat untuk mengkonsumsi beras lokal untuk mengantisipasi maraknya kasus beras oplosan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Teuku Mulya menjelaskan bahwa, ajakan mengkonsumsi beras lokal itu disalurkan melalui gerakan pangan murah.

“Udah pasti, karena kan kita utamakan beras lokal dulu. Beras lokal dulu melalui gerakan pangan kita, kan mengajak masyarakat untuk mengonsumsi beras lokal,” ujar Teuku Mulya.

Menurut Teuku, beras lokal Kabupaten Bogor secara keseluruhan hanya dapat memfasilitasi 50 persen dari jumlah masyarakat sekitar 5,6 juta jiwa.

Kemudian, 50 persen lainnya lagi difasilitasi pasokan beras yang berasal dari luar atau bukan beras lokal.***

Albin Pandita

Dedie Rachim Monitoring dan Sidak Beras Oplosan di Pasar Gembrong Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim melakukan monitoring ketersediaan beras dan sidak beras oplosan di Pasar Gembrong, Kota Bogor, Senin 28 Juli 2025.

Dalam tinjauannya, Dedie juga sempat berbincang bincang dengan pedagang serta membeli beras.

Selain itu, Dedie Rachim juga meninjau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok serta memborong barang dagangan yang ada di pasar tersebut.

Terkait isu beras oplosan yang sempat ramai di tingkat nasional, Dedie menyebut sejauh ini belum ditemukan peredarannya di Kota Bogor, tetapi wali kota Bogor itu pun tetap mewanti-wanti agar masyarakat tidak tertipu.

Ia juga mengimbau masyarakat lebih cermat membeli beras dan menghindari merek-merek yang terindikasi oplosan serta menyarankan agar berbelanja langsung ke pasar untuk melihat kualitas beras secara langsung.

“Kemarin tim dari Mabes Polri juga sudah datang, bagian dari tim ketahanan pangan. Hasilnya, ketersediaan beras di Kota Bogor aman dan berimbang,” ujar Dedie Rachim.

Selain memastikan stok aman, Dedie juga menyoroti pentingnya stabilitas harga yang menurutnya, harga beras di pasaran saat ini masih tergolong stabil, dan daya beli masyarakat masih cukup baik.

“Kita ingin harga tetap stabil, karena situasi ekonomi belum sepenuhnya pulih, yang penting daya beli masyarakat tetap terjaga dan tidak terjadi gejolak di lapangan,” jelasnya.(Muhammad Irfan Ramadan)