Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 483

Marak Kasus Beras Oplosan, Pedagang Pastikan Kualitas Beras di Pasar Cibinong Aman 

Bogordaily.net – Pedagang beras di pasar Cibinong, Kabupaten Bogor memastikan kualitas beras aman dari maraknya kasus beras oplosan yang terjadi di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh salah satu pedagang Beras, Agus saat ditemui di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin 28 Juli 2025.

Menurut Agus, pihaknya membeli serta menjual pasokan beras langsung dari pusat, sehingga kualitas dipastikan telah aman dan terjamin.

“Toko beras saya insya allah aman aman aja. Belum pernah, karena dari pusat langsung udah jelas kualitas sama harga nya,” kata Agus kepada wartawan Senin 28 Juli 2025.

“Beras kita dari pusat langsung, dari pemasoknya, kalo kita cuman yang ngejual nya aja,” tambahnya.

Agus menambahkan bahwa, kualitas beras di toko miliknya berwarna putih bersih, sedangkan untuk jenis oplosan sendiri diketahui berwarna agak kekuningan dan harga lebih murah.

“Mungkin dari warnanya yang harus diteliti kalo warna nya kuning, nah kita harus curiga tuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, hingga saat ini belum ada keluhan dari pembeli terkait rasa maupun dari jenis beras, dan dinilai masih aman.

“Kalo rasa sih engga, paling ngeluh beras nya terlalu lembek, kalo rasa berasnya mah masih aman,” ujar Agus.

Ia berharap, Pemerintah dapat memberikan solusi terbaik untuk mengantisipasi terkait maraknya kasus beras oplosan, sehingga tidak merugikan masyarakat.

“Harapannya si kalau bisa jangan di oplos, berikan kualitas yang terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor meminta masyarakat untuk mengkonsumsi beras lokal untuk mengantisipasi maraknya kasus beras oplosan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Teuku Mulya menjelaskan bahwa, ajakan mengkonsumsi beras lokal itu disalurkan melalui gerakan pangan murah.

“Udah pasti, karena kan kita utamakan beras lokal dulu. Beras lokal dulu melalui gerakan pangan kita, kan mengajak masyarakat untuk mengonsumsi beras lokal,” ujar Teuku Mulya.

Menurut Teuku, beras lokal Kabupaten Bogor secara keseluruhan hanya dapat memfasilitasi 50 persen dari jumlah masyarakat sekitar 5,6 juta jiwa.

Kemudian, 50 persen lainnya lagi difasilitasi pasokan beras yang berasal dari luar atau bukan beras lokal.***

Albin Pandita

Dedie Rachim Monitoring dan Sidak Beras Oplosan di Pasar Gembrong Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim melakukan monitoring ketersediaan beras dan sidak beras oplosan di Pasar Gembrong, Kota Bogor, Senin 28 Juli 2025.

Dalam tinjauannya, Dedie juga sempat berbincang bincang dengan pedagang serta membeli beras.

Selain itu, Dedie Rachim juga meninjau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok serta memborong barang dagangan yang ada di pasar tersebut.

Terkait isu beras oplosan yang sempat ramai di tingkat nasional, Dedie menyebut sejauh ini belum ditemukan peredarannya di Kota Bogor, tetapi wali kota Bogor itu pun tetap mewanti-wanti agar masyarakat tidak tertipu.

Ia juga mengimbau masyarakat lebih cermat membeli beras dan menghindari merek-merek yang terindikasi oplosan serta menyarankan agar berbelanja langsung ke pasar untuk melihat kualitas beras secara langsung.

“Kemarin tim dari Mabes Polri juga sudah datang, bagian dari tim ketahanan pangan. Hasilnya, ketersediaan beras di Kota Bogor aman dan berimbang,” ujar Dedie Rachim.

Selain memastikan stok aman, Dedie juga menyoroti pentingnya stabilitas harga yang menurutnya, harga beras di pasaran saat ini masih tergolong stabil, dan daya beli masyarakat masih cukup baik.

“Kita ingin harga tetap stabil, karena situasi ekonomi belum sepenuhnya pulih, yang penting daya beli masyarakat tetap terjaga dan tidak terjadi gejolak di lapangan,” jelasnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Kementerian UMKM Berkolaborasi dengan KBPP Polri Wujudkan Ekonomi Inklusif

0

Bogordaily.net – Kementerian UMKM berkolaborasi dengan Keluarga Besar Putra Putri Kepolisian Republik Indonesia (KBPP Polri) untuk mewujudkan ekonomi inklusif melalui pengembangan SDM UMKM yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing tinggi.

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat memberi sambutan pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KBPP POLRI Tahun 2025 di Depok, Senin (28/7) menyambut baik kolaborasi KBPP Polri dengan Kementerian UMKM.

“Kementerian UMKM memandang penting peran organisasi seperti KBPP Polri sebagai agent of change di tengah masyarakat,” kata Menteri Maman.

Menteri Maman mengatakan KBPP Polri merupakan mitra strategis bagi Kementerian UMKM, karena banyak kader KBPP Polri yang aktif sebagai pengusaha, penggerak komunitas, dan pemimpin di berbagai sektor.

Menurutnya kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pemerintah dalam menjalankan amanah sesuai dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Kolaborasi KBPP Polri dengan Kementerian UMKM diawali dengan penandatanganan MoU, sebagai langkah bersama dalam mewujudkan UMKM yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.

Nota Kesepahman (MoU) antara Kementerian UMKM dan KBPP POLRI mencakup beberapa poin, antara lain pengembangan sumber daya manusia serta perlindungan dan pemberdayaan UMKM.

“Hal ini sangat penting untuk dilakukan agar tumbuh wirausaha baru di seluruh Indonesia dan berdampak pada peningkatan rasio kewirausahaan,” ujarnya.

Menteri Maman berharap agar KBPP Polri turut terlibat dalam program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

“Beberapa waktu yang lalu Kapolri sudah meresmikan 28 SPPG secara serentak, saya berharap KBPP POLRI juga bisa mendirikan beberapa SPPG termasuk terlibat dalam program KDMP,” katanya.

Menurutnya program MBG dan KDMP memberikan manfaat yang sangat penting bagi pengusaha UMKM, sekaligus menunjukkan keberpihakan Presiden Prabowo Subianto yang sangat besar pada ekonomi kerakyatan.

Menteri Maman juga ingin agar RAPIMNAS KBPP Polri dapat menjadi ruang refleksi dan konsolidasi, sekaligus menjadi starting point bagi peran yang lebih luas dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan penjaga semangat kebangsaan di era digital yang penuh dengan tantangan. ***

RSUD Kota Bogor Pelayanan Terus Berkembang dan Membutuhkan Dukungan Dari Semua Pihak

Bogordaily.net – Meski terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menghadapi berbagai tantangan serius dalam pengelolaan pelayanan dan pembiayaan.

Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, mengungkapkan bahwa rumah sakit milik Pemerintah Kota Bogor ini tengah berada pada titik keseimbangan yang sulit antara tingginya biaya operasional dengan keterbatasan pendanaan, terutama dari klaim BPJS Kesehatan.

Sebagai rumah sakit rujukan dengan jumlah kunjungan pasien yang terus meningkat, RSUD Kota Bogor kini harus melayani kasus-kasus dengan tingkat keparahan (severity level) yang tinggi.

Kondisi ini dengan jumlah pegawai yang kini mencapai 1.500 orang, bangunan baru yang terus bertambah, serta layanan medis yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

“RSUD Kota Bogor saat ini menghadapi masalah high cost, terutama karena hampir 98 persen pasien kami adalah peserta BPJS. Sementara itu, nilai klaim INA-CBG’s sangat tidak sebanding dengan biaya riil pelayanan yang kami keluarkan,” ujar dr. Ilham, Senin 28 Juli 2025.

Sebagai informasi, ia memaparkan kasus seorang pasien dengan diagnosa patah tulang di bagian bahu (fracture shoulder humerus sinistra) yang menjalani tindakan medis pemasangan implan, bone graft, hingga pembidaian.

Pasien tersebut dirawat selama empat hari dengan total biaya rumah sakit sebesar Rp 42.740.083. Namun, klaim dari BPJS melalui skema INA-CBG’s hanya mencapai Rp 8.862.600.

Kondisi ketimpangan tersebut kian memberatkan rumah sakit, terutama dengan status RSUD sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang tidak sepenuhnya berorientasi pada profit.

Selain itu, tingginya permintaan layanan sosial bagi masyarakat yang tidak mampu juga menjadi beban tambahan yang harus ditanggung rumah sakit.

RSUD Kota Bogor Pelayanan Terus Berkembang

Meski begitu, dr. Ilham menegaskan bahwa RSUD Kota Bogor terus mendorong berbagai kebijakan efisiensi internal tanpa menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Strategi tersebut menjadi fokus dalam rencana pengembangan RSUD Kota Bogor tahun 2025 – 2026.

“Efisiensi yang kami lakukan tidak boleh mengorbankan mutu layanan. Ini menjadi tantangan manajerial yang harus kami hadapi bersama seluruh jajaran rumah sakit,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, Pemerintah Kota Bogor akan memberikan bantuan APBD pada 2026 untuk RSUD Kota Bogor untuk mendorong operasional rumah sakit.

Hal ini penting mengingat layanan kesehatan merupakan salah satu urusan wajib pemerintah daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“RSUD Kota Bogor terus berkembang, namun juga menghadapi permasalahan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi antara rumah sakit, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar pelayanan kesehatan bisa terus optimal,” pungkas dr. Ilham.

(Ibnu Galansa)

Jangan Disepelekan! Ini Tanda Filter Oli Motor Harus Segera Diganti

0

Bogordaily.net – Setiap komponen sepeda motor punya masa pakainya masing-masing, termasuk filter oli. Meski kecil dan sering terlupakan, filter oli memegang peranan penting dalam menjaga performa mesin tetap prima.

Jika sampai diabaikan, bisa-bisa mesin motor malah rusak karena aliran oli terhambat.

Secara umum, filter oli punya dua jenis yakni tipe kertas dan tipe tabung. Keduanya sama-sama dirancang untuk menyaring kotoran dan partikel asing dari oli mesin agar tidak masuk ke ruang mesin.

Menurut buku panduan servis dari pabrikan, pergantian filter oli direkomendasikan setiap 24.000 km. Namun, ada juga pendekatan praktis yang bisa diikuti oleh para pemilik motor.

Biasanya, filter oli diganti bersamaan dengan penggantian oli mesin ke-3. Jadi, jika kamu rutin ganti oli setiap 2.000–3.000 km, maka filter oli sebaiknya diganti setiap 6.000–9.000 km.

Penggantian filter oli biasanya dibarengi dengan penggantian oli mesin ke-3. Tapi bila mengganti oli dengan merek yang berbeda, juga wajib ganti filter oli.

Oli dari merek yang berbeda bisa saja punya viskositas atau bahan aditif yang tidak cocok dengan sisa-sisa oli sebelumnya, dan filter oli yang lama bisa menahan endapan dari oli sebelumnya, sehingga mengganggu performa mesin.

Satu hal penting lainnya yang sering dianggap sepele adalah kebiasaan “membersihkan” filter oli.

Ternyata ini tindakan yang salah besar! Filter oli tidak boleh dibersihkan atau disemprot dengan angin bertekanan tinggi.

Karena kotoran justru bisa terdorong masuk ke dalam pori-pori filter dan bukannya hilang. Akibatnya, kotoran tersebut malah menyumbat jalur oli.

Ketika jalur oli tersumbat, pasokan oli ke mesin jadi terganggu. Alhasil, gesekan antar komponen di dalam mesin meningkat dan bisa menyebabkan kerusakan serius.

Jadi, mulai sekarang, jangan menunda-nunda penggantian filter oli. Pastikan kamu mengikuti jadwal penggantian yang dianjurkan dan jangan tergoda untuk membersihkannya sendiri.

Harga filter oli memang tidak seberapa, tapi kalau sampai mesin rusak, biayanya bisa berkali-kali lipat.***

Bradley Cooper dan Gigi Hadid Bahas Soal Anak, Siap Nikah?

0

Bogordaily.net – Hubungan asmara antara aktor Bradley Cooper dan supermodel Gigi Hadid makin menunjukkan keseriusan. Keduanya dikabarkan tidak hanya saling jatuh cinta, tapi juga sudah mulai membicarakan masa depan bersama, termasuk soal pernikahan dan anak.

Dilansir dari Page Six, pasangan ini dikabarkan siap membentuk keluarga besar yang menyatukan anak-anak dari hubungan sebelumnya dan kemungkinan anak-anak mereka kelak.

Menurut sumber terdekat, Bradley bahkan disebut-sebut akan segera melamar Gigi dalam waktu dekat.

Rumor soal pertunangan sempat mencuat pada April lalu, usai Gigi terlihat memakai cincin emas saat merayakan ulang tahunnya yang ke-30.

Meski belum ada konfirmasi, spekulasi terus berkembang di kalangan penggemar.

Dalam wawancara bersama Vogue pada Maret 2025, Gigi Hadid secara blak-blakan mengungkap betapa bahagianya ia bersama bintang film A Star is Born itu.

Ia merasa berada dalam hubungan yang sehat, saling mendukung, dan sama-sama dewasa.

“Aku merasa sangat beruntung bisa bersama seseorang yang tahu apa yang diinginkan, dan sama-sama ingin membangun hubungan yang kuat,” ungkapnya dalam wawancara tersebut.

Kisah cinta Gigi dan Bradley pertama kali mencuat ke publik pada Oktober 2023, ketika mereka tertangkap kamera makan malam bersama di New York.

Sejak itu, keduanya kerap terlihat menghabiskan waktu bersama, termasuk liburan keluarga.

Menariknya, anak-anak mereka dari pasangan terdahulu juga ikut terlibat dalam kedekatan ini.

Gigi diketahui memiliki seorang putri bernama Khai (5 tahun) dari mantan kekasihnya, Zayn Malik. Sementara Bradley Cooper memiliki putri bernama Lea (7 tahun) dari hubungannya dengan Irina Shayk.

Pada Januari lalu, kabarnya Khai dan Lea mulai akrab dan menghabiskan waktu bermain bersama. Bahkan pada Agustus 2024, Gigi, Bradley, dan Lea sempat berlibur ke Italia, memperkuat kabar bahwa hubungan ini bukan sekadar pacaran biasa, tapi sudah mengarah ke keluarga baru.***

Ajudan Gubernur Kaltim Diduga Intimidasi Wartawan, Kini Minta Maaf “Saya Orang Baru di Sini”

0

Bogordaily.net – Insiden dugaan intimidasi terhadap wartawan yang terjadi di Kantor Gubernur Kalimantan Timur beberapa waktu lalu akhirnya berujung permintaan maaf.

Seorang ajudan pribadi Gubernur Kaltim, Rudi Masud, yang sempat terlibat dalam peristiwa itu, akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Dalam pernyataannya, ajudan tersebut mengaku bahwa dirinya masih baru bertugas di Kalimantan Timur dan menganggap insiden yang terjadi adalah akibat dari kesalahpahaman.

“Saya juga orang baru di Kalimantan Timur, mungkin kemarin ada sedikit salah paham. Mohon maaf atas hal tersebut,” ujar sang ajudan, mengakui bahwa sikapnya bisa saja menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan jurnalis.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim Rudi Masud pun telah lebih dahulu menyampaikan permintaan maaf kepada insan pers atas kejadian tersebut.

Dalam pernyataannya, Rudi Masud menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak mewakili sikapnya maupun pemerintah provinsi Kalimantan Timur secara keseluruhan.

“Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf. Apa yang terjadi di luar kendali saya karena sifatnya spontan. Namun yang jelas, tidak ada sedikitpun niatan untuk membuat hal itu terjadi,” ucapnya.

Rudi juga menekankan bahwa hubungan antara pemerintah dan insan pers selama ini berjalan dengan baik.

Ia menyebut media sebagai mitra penting dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.

“Saya merasa tidak ada jarak antara saya dengan teman-teman media. Kita selalu bersama-sama, berkolaborasi membangun Kalimantan Timur dan menyampaikan informasi yang positif kepada khalayak ramai, terutama hal-hal yang membangun dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur Rudi menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung kebebasan pers dan tidak ingin membatasi kerja jurnalistik di wilayah yang ia pimpin.

“Tidak ada batasan untuk wartawan melaksanakan tugasnya. Kami sangat berharap media dapat terus menyampaikan informasi-informasi yang positif kepada masyarakat. Karena informasi yang positif saja kadang masih bisa direspons negatif, apalagi jika informasinya memang negatif,” pungkasnya.

Insiden ini pun menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi yang terbuka dan profesional antara pejabat publik, serta perangkatnya dengan insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik untuk kepentingan publik.***

3 Bulan Tak Dipakai, Rekening Bisa Diblokir! Apa Itu Rekening Dormant Menurut PPATK?

0

Bogordaily.net – Apa itu rekening dormant menurut PPATK? Istilah ini kini kembali menjadi sorotan setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan akan memblokir rekening bank yang tidak aktif selama lebih dari 3 bulan.

Kebijakan ini diambil menyusul temuan banyaknya rekening yang disalahgunakan untuk tindak pidana, termasuk pencucian uang.

Rekening dormant adalah rekening yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi dalam jangka waktu tertentu.

Apa itu rekening dormant menurut PPATK, adalah rekening yang tidak dipakai untuk aktivitas keuangan, baik debit maupun kredit, dalam kurun waktu minimal 3 bulan.

Temuan PPATK menunjukkan bahwa rekening-rekening seperti ini sering diperjualbelikan dan digunakan untuk kegiatan ilegal.

“PPATK menemukan banyak rekening dormant yang disalahgunakan, seperti hasil jual beli rekening atau digunakan untuk tindak pidana pencucian uang,” tulis akun resmi Instagram PPATK, Senin (28/7/2025).

Meski diblokir, PPATK menegaskan dana nasabah tetap aman dan tidak akan hilang. Proses pemblokiran hanya dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.

Nasabah pun tetap memiliki hak atas dananya, dan bisa mengajukan keberatan dengan mengisi formulir yang disediakan oleh bank atau langsung melalui proses klarifikasi dengan PPATK.

Apa itu rekening dormant menurut PPATK juga bergantung pada kebijakan internal masing-masing bank.

Ada bank yang mengklasifikasikan rekening sebagai dormant setelah 6 atau bahkan 12 bulan tanpa transaksi.

Namun, PPATK tetap fokus pada aktivitas mencurigakan, bukan hanya soal durasi.

Nasabah disarankan untuk rutin menggunakan rekening aktif, sekadar melakukan transfer kecil atau pembayaran agar tidak masuk kategori dormant.

Kebijakan ini diharapkan mampu menekan maraknya tindak pidana keuangan yang menggunakan rekening pasif sebagai perantara.***

Program Apel Pagi dan Jumat Bersih di Kecamatan Dramaga: Bersih Lingkungan, Sehat Bersama!

Bogordaily.net – Sejak Juni 2025, Pemerintah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor rutin menggelar apel pagi dan program Jumat Bersih atau Jumsih.

Khusus untuk Program Jumsih, Pemerintah Kecamatan Dramaga menggelarnya setiap minggu dengan cara berkeliling ke desa-desa yang ada di Kecamatan Dramaga.

Camat Dramaga Atep S Sumaryo memimpin apel pagi.
Apel pagi pegawai Pemerintah Kecamatan Dramaga

 

Seperti pada Jumat 18 Juli 2025, Forkopimcam Dramaga bersama masyarakat Desa Neglasari menggelar kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) yang penuh semangat.

Kegiatan ini berfokus pada pembersihan lingkungan dan selokan di sekitar desa. Kita tahu, sampah yang menumpuk seringkali menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air di selokan, yang bisa berujung pada genangan dan berbagai masalah kebersihan lainnya.

Aksi Jumsih di Desa Dramaga.

Camat Dramaga Atep S Sumarto didampingi Kepala Subbagian Program Kecamatan Dramaga, Mahdi menghimbau kepada seluruh warga Desa Neglasari tingkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama.

Aksi Jumsih di Desa Dramaga

Dengan lingkungan yang bersih, kita bisa menciptakan Desa Neglasari yang lebih sehat, nyaman, dan indah untuk kita semua. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Jumsih hari ini. Semangat kebersamaan ini semoga terus terjaga,” katanya.

Camat Dramaga Atep S Sumaryo ikut membabat tanaman liar saat jumsih di Desa Dramaga.

Sebelum di Desa Neglasari, Pemerintah Kecamatan Dramaga juga sudah menggelar Jumsih di Desa Ciherang, Desa Dramaga dan Desa Sukadamai. Sedangkan agenda Jumsih selanjutnya di Desa Cikarawang pada 1 Agustus 2025 mendatang.

Selanjutnya program Jumsih akan bergeser ke desa lainnya seperti Desa Petir, Desa Sukawening, Desa Sinarsari, Desa Babakan dan Desa Purwasari.

“Jumat bersih ini program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menstimulasi program desa untuk berbenah dan  berkembang,” ujar Mahdi. ***

DPKPP Kabupaten Bogor Bakal Revitalisasi Tugu Pancakarsa, Diperkirakan Rampung Desember 2025

0

Bogordaily.net – Dinas Permukiman Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor bakal merevitalisasi ikon kebanggaan Kabupaten Bogor yakni Tugu Pancakarsa.

Kepala Dinas Permukiman Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menjelaskan bahwa, pihaknya akan melakukan penataan di sekitar kawasan Cibinong raya dan mempercantik beberapa ikon Kabupaten Bogor salah satunya Tugu Pancakarsa.

“Iya ada dari semua lini kita ada mau kita bangun, terutama di pintu masuk Cibinong dan sekitarnya karena itu kuta udaya wangsa membangun kota baru, sehingga nanti bantam ikon² yang kita munculkan di Kabupaten Bogor,” kata Eko kepada wartawan, Senin 28 Juli 2025.

Menurutnya, revitalisasi ini bukan hanya untuk memperindah visual kota, tetapi juga sebagai identitas budaya dan administratif yang mencerminkan arah pembangunan Kabupaten Bogor menuju wilayah metropolitan yang tertata.

“Sehingga nanti akan terkesan saat berkunjung ke Kabupaten Bogor, seperti tugu Pancakarsa nanti akan kita perbaharui dan revitalisasi dan nanti jg akan ada penambahan,” jelasnya.

Eko menambahkan, untuk revitalisasi sendiri akan mulai dilakukan oleh Pemerintah pada Agustus dan diperkirakan rampung pada Desember 2025 mendatang.

“Itu kan sebenarnya belum selesai pengerjaan tugu pancakarsa. Insya allah tahun ini akan kita lengkapi,” ujar Eko.

“Nanti kita lihat kedepan, sekarang masih proses walaupun ini tinggal beberapa bulan tapi insya allah target Desember sudah selesai,” tambahnya.***

Albin Pandita