Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 490

Cara Menginput Tugas Tambahan Guru di Aplikasi Dapodik 2025 Sesuai Ketentuan INFO GTK

0

Bogordaily.net – Guru tak hanya bertugas mengajar. Banyak dari mereka juga menjalankan tugas tambahan seperti Wali Kelas, Kepala Perpustakaan, hingga Pembina Ekstrakurikuler. Namun, agar tugas tambahan tersebut diakui dalam INFO GTK dan beban kerja guru memenuhi standar, penginputannya di aplikasi Dapodik 2025 harus dilakukan secara benar dan sesuai ketentuan.

Kesalahan input data menjadi penyebab utama mengapa jam kerja tambahan guru kerap tidak muncul di Info GTK, bahkan bisa menggagalkan pencairan tunjangan profesi guru.

Lantas, bagaimana cara menginput tugas tambahan guru di aplikasi Dapodik 2025 sesuai ketentuan INFO GTK? Simak panduan lengkapnya berikut ini.


Jenis Tugas Tambahan Guru yang Diakui Dapodik 2025

Sebelum menginput, penting untuk mengetahui dua jenis tugas tambahan guru yang diakui sistem Dapodik:

1. Tugas Tambahan Utama (TTU)

Diakui sebagai 12 jam tatap muka per minggu. Jenis tugas tambahan yang termasuk TTU antara lain:

  • Wakil Kepala Sekolah (Kesiswaan, Kurikulum, Sarpras, dll)
  • Kepala Perpustakaan
  • Kepala Laboratorium
  • Kepala Bengkel
  • Ketua Program Keahlian (SMK)
  • Kepala Unit Produksi / Teaching Factory
  • Pembimbing Khusus

2. Tugas Tambahan Lain Ekuivalen (TTLE)

Hanya diakui maksimal 6 jam per minggu, meskipun guru mengemban lebih dari satu tugas tambahan. Contohnya:

  • Wali Kelas
  • Pembina OSIS
  • Pembina Ekstrakurikuler
  • Guru Piket
  • Koordinator PKK
  • Koordinator Pengembangan Kompetensi
  • Tugas lain yang ditentukan sekolah

Langkah Cara Menginput Tugas Tambahan Guru di Aplikasi Dapodik 2025 Sesuai Ketentuan INFO GTK

1. Masuk Melalui Akun Operator Sekolah

Proses penginputan hanya bisa dilakukan oleh operator sekolah. Khusus Kepala Sekolah, input dilakukan oleh Dinas Pendidikan.

2. Contoh Input Tugas Tambahan Utama: Kepala Laboratorium

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke menu GTK > Guru
  2. Pilih guru lama, hapus tugas tambahan sebelumnya (jika ada)
  3. Pilih guru baru > klik Ubah > lalu Tambah
  4. Pilih jabatan Kepala Laboratorium, bukan “Koordinator Lab”
  5. Masukkan nomor SK dan tanggal SK (harus tahun ajaran berjalan, minimal 2025)
  6. Pilih jenis laboratorium sesuai unit (IPA, Komputer, dll)
  7. Klik Simpan

3. Contoh Input Tugas Tambahan Lain Ekuivalen: Wali Kelas

  1. Klik guru yang bersangkutan
  2. Tambahkan tugas tambahan sebagai Wali Kelas
  3. Input data SK dan TMT sesuai ketentuan
  4. Tambahkan guru tersebut sebagai wali kelas di menu Rombel
  5. Tambahkan siswa binaan minimal 11 orang, boleh lintas jenjang jika sesuai SK

Pastikan Validasi di Menu Profil GTK

Setelah penginputan selesai, pastikan data tugas tambahan muncul di menu Profil GTK. Cek kembali:

  • Jam TTU tidak melebihi 12 jam
  • Jam TTLE tidak melebihi 6 jam
  • Data SK sudah sesuai tahun ajaran dan struktur tugas

Pentingnya Ketelitian Input untuk Validasi INFO GTK

Penginputan tugas tambahan guru bukan sekadar administratif. Jika diinput dengan tepat, akan berdampak langsung terhadap validitas INFO GTK, kelayakan tunjangan profesi, serta perhitungan beban kerja 24 jam tatap muka per minggu.

Banyak kasus di lapangan menunjukkan tunjangan tidak cair hanya karena kesalahan pemilihan jabatan (misalnya memilih Koordinator Lab, padahal yang diakui adalah Kepala Lab) atau karena data SK tidak sesuai tahun ajaran.


Kesimpulan

Cara menginput tugas tambahan guru di aplikasi Dapodik 2025 sesuai ketentuan INFO GTK harus dilakukan secara hati-hati, melalui operator sekolah, dan memperhatikan jenis tugas, SK, serta perhitungan jam tatap muka. Dengan data yang benar, guru akan mendapatkan pengakuan beban kerja yang sesuai dan tidak kehilangan hak tunjangannya.***

Erika Carlina Bongkar Ancaman dari DJ Panda: Disebut Psikopat hingga Disebar Foto USG

0

Bogordaily.net – Aktris dan model Erika Carlina resmi mengambil langkah hukum terhadap DJ Panda atas dugaan pengancaman dan penyebaran data pribadi.

Wanita berusia 31 tahun ini menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis, 24 Juli 2025, dengan membawa sejumlah bukti dan dua orang saksi yang memperkuat laporannya.

Dalam keterangannya kepada media, Erika menegaskan bahwa ia hadir untuk melanjutkan proses hukum yang sudah berjalan.

“Aku cuma datang untuk melanjutkan proses hukum yang sudah berjalan. Ngasih bukti-bukti juga, pengancaman yang berbahaya untuk janin aku,” ujar Erika yang kini diketahui tengah mengandung 9 bulan.

Laporan Erika ini bermula dari percakapan dalam sebuah grup WhatsApp beranggotakan sekitar 500 orang, yang diduga dikelola oleh DJ Panda atau GS, inisial nama aslinya.

Berdasarkan informasi dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, GS diduga menyebarkan berbagai bentuk ancaman di dalam grup tersebut, mulai dari menyebut Erika sebagai seorang psikopat hingga merencanakan penghancuran karier sang artis.

Tak hanya itu, Erika juga melaporkan bahwa GS menyebarkan informasi pribadi sensitif terkait dirinya, termasuk rumah sakit tempat dia memeriksakan kehamilan hingga foto hasil USG kandungannya.

Ancaman lain yang disebutkan adalah upaya menyebarkan berita bohong yang menyatakan bahwa anak yang sedang dikandung Erika bukanlah anak kandung GS.

“Dalam grup tersebut, terlapor ingin membuat berita bohong dengan menyebutkan bahwa anak dalam kandungan korban bukan anaknya. Kemudian terlapor juga mengatakan bahwa korban seorang psikopat,” bunyi keterangan tertulis dari pihak kepolisian.

Erika membawa bukti kuat berupa tangkapan layar percakapan grup dan menghadirkan dua orang saksi yang merupakan anggota grup tersebut.

Atas dugaan tindakannya, GS terancam dijerat dengan sejumlah pasal, antara lain Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan yang Tidak Menyenangkan, Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 UU ITE, serta Pasal 65 ayat (2) UU Nomor 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Sebelumnya, Erika mengungkap kehamilannya dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier pada 18 Juli 2025.

Saat itu, ia memilih tidak mengungkap identitas ayah dari anak yang dikandungnya.

Namun, beberapa hari setelah podcast tayang, DJ Panda muncul ke publik dan mengklaim sebagai ayah biologis bayi yang dikandung Erika.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf serta mengaku telah berusaha menghubungi Erika, namun tak mendapat respons.***

DPKPP Kabupaten Bogor Bakal Revitalisasi Tugu Pancakarsa, Diperkirakan Rampung Desember 2025

0

Bogordaily.net – Dinas Permukiman Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor bakal merevitalisasi ikon kebanggaan Kabupaten Bogor yakni Tugu Pancakarsa.

Kepala Dinas Permukiman Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menjelaskan bahwa, pihaknya akan melakukan penataan di sekitar kawasan Cibinong raya dan mempercantik beberapa ikon Kabupaten Bogor salah satunya Tugu Pancakarsa.

“Iya ada dari semua lini kita ada mau kita bangun, terutama di pintu masuk Cibinong dan sekitarnya karena itu kuta udaya wangsa membangun kota baru, sehingga nanti bantam ikon² yang kita munculkan di Kabupaten Bogor,” kata Eko kepada wartawan, Senin 28 Juli 2025.

Menurutnya, revitalisasi ini bukan hanya untuk memperindah visual kota, tetapi juga sebagai identitas budaya dan administratif yang mencerminkan arah pembangunan Kabupaten Bogor menuju wilayah metropolitan yang tertata.

“Sehingga nanti akan terkesan saat berkunjung ke Kabupaten Bogor, seperti tugu Pancakarsa nanti akan kita perbaharui dan revitalisasi dan nanti jg akan ada penambahan,” jelasnya.

Eko menambahkan, untuk revitalisasi sendiri akan mulai dilakukan oleh Pemerintah pada Agustus dan diperkirakan rampung pada Desember 2025 mendatang.

“Itu kan sebenarnya belum selesai pengerjaan tugu pancakarsa. Insya allah tahun ini akan kita lengkapi,” ujar Eko.

“Nanti kita lihat kedepan, sekarang masih proses walaupun ini tinggal beberapa bulan tapi insya allah target Desember sudah selesai,” tambahnya.(Albin Pandita)

Rayakan Ulang Tahun Moana ke-3, Ria Ricis Gelar Pesta Mewah Bertema Nusantara Senilai Rp1 Miliar

0

Bogordaily.net – Ria Ricis kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan karena konten YouTube atau urusan pribadi, melainkan pesta ulang tahun mewah untuk putri semata wayangnya, Cut Raifa Aramoana atau yang akrab disapa Moana.

Pada Minggu, 27 Juli 2025, Ricis menggelar pesta meriah untuk merayakan ulang tahun Moana yang ke-3 dengan tema unik Etnik Nusantara: 30 Cerita, 3 Asa, 1 Jiwa.

Pesta yang digelar di salah satu gedung mewah di Jakarta ini dikabarkan menghabiskan dana hingga Rp1 miliar.

Namun, Ricis menegaskan bahwa perayaan megah tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan tabungan pribadi yang ia siapkan sejak lama, ditambah dukungan dari sponsor.

“Memang sudah ditabung dari lama karena aku pengin acara ini juga sudah dari lama. Alhamdulillah uangnya terkumpul dan alhamdulillah uangnya balik karena dukungan para sponsor,” ujar Ricis seperti dilansir dari Intens.

Tak hanya sekadar merayakan hari lahir sang buah hati, pesta ini juga menjadi ajang temu kangen dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan rekan-rekan terdekat.

Sekitar 500 tamu undangan hadir dalam pesta ini, termasuk rekan sesama artis, influencer, dan kerabat.

Ricis memilih tema etnik sebagai bentuk cinta terhadap budaya Indonesia, sekaligus merepresentasikan perjalanan hidupnya dan Moana.

“30 itu usiaku, 3 tahun itu usianya Moana, dan 1 itu adalah kami berdua dijadikan satu. Jadilah acara hari ini,” jelas Ricis.

Dalam acara tersebut, tamu disuguhi berbagai pertunjukan menarik, seperti tarian tradisional dari berbagai daerah, pertunjukan sulap, games anak-anak, hingga penampilan dari sejumlah penyanyi ternama, di antaranya Rossa, Mazaya Amania, dan Faris Adam.

Meski sempat terlihat kebingungan karena banyaknya rangkaian acara, Ricis yakin Moana sangat menikmati momen tersebut.

“Dia itu kan anaknya tipe yang harus merekam sesuatu dulu, baru dia bisa mengekspresikannya. Jadi mungkin dia tadi masih lihat-lihat, berusaha memahami dulu, nanti malam-malam baru ingat-ingat lagi, terus jadi happy,” katanya.

Sebagai ibu, Ricis berharap bisa terus menjadi sosok yang positif dan membawa kebahagiaan bagi putrinya. Ia juga punya mimpi besar untuk masa depan pendidikan Moana.

“Aku penginnya bisa menjadi ibu yang berbahagia karena aku percaya ibu yang bahagia akan membuat anaknya bahagia juga. Aku juga berharap bisa menyekolahkan anakku dengan pendidikan yang terbaik.”***

Santai di Tengah Skandal, Video Izza 13 Menit Viral di TikTok Tuai Kritik

0

Bogordaily.net – Video Izza 13 menit viral di TikTok. Dan seperti biasa, netizen tak pernah tinggal diam. Kali ini, giliran selebgram asal Malaysia bernama Izza yang jadi bulan-bulanan.

Ia tampil santai. Duduk bersama empat temannya. Seolah tak terjadi apa-apa. Padahal sedang diterpa isu besar: video berdurasi 13 menit yang bikin dunia maya meledak.

Akun TikTok @viral.seleb.indo jadi pemicu. Menyindir Izza, menyebut ia “berani korbankan harga diri demi ringgit Malaysia”. Netizen langsung menyerbu. Ada yang marah, ada pula yang geleng-geleng kepala.

Yang menarik, warganet membandingkannya dengan sosok lain: Bu Guru Salsa. Nama lama. Tapi tetap relevan. Keduanya dianggap “muka badak” — tetap percaya diri di tengah badai reputasi.

Video Izza 13 menit viral di TikTok bukan hanya sekadar tontonan. Ia berubah jadi bahan penghakiman. Ruang publik kini berubah. Tak ada jeda untuk refleksi. Semua serba cepat, semua ingin tahu duluan.

Komentar bermunculan. Dari yang sekadar nyinyir, hingga yang menganalisis sikap publik figur zaman sekarang. “Kalau viral, santai aja. Besok juga netizen lupa,” tulis satu pengguna.

Masalahnya, Izza belum bicara. Tidak ada klarifikasi. Tidak ada pembelaan. Mungkin diamnya adalah strategi. Atau, mungkin… karena sudah lelah?

Di dunia digital yang tidak pernah tidur, video Izza 13 menit viral di TikTok bisa saja jadi batu loncatan—atau batu nisan. Tinggal tunggu, siapa yang lebih kuat: publik atau pribadi.***

Anak-anak di Kota Bogor Bersuara

0

Bogordaily.net – Suara anak-anak Kota Bogor kembali digaungkan melalui Forum Anak Kota Bogor (Fanator). Mereka menyampaikan lima usulan utama yang menjadi poin penting harapan anggota Fanator.

Kelima isu tersebut meliputi reaktivasi forum anak di tingkat kecamatan dan kelurahan, infrastruktur ramah anak, penguatan kawasan tanpa rokok (KTR), akses pendidikan yang merata, serta perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi anak.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan anak-anak dalam Forum Anak Kota Bogor (Fanator) merupakan masukan penting yang patut ditindaklanjuti secara bertahap dan konkret.

“Apa yang disampaikan anak-anak dari Fanator ini luar biasa. Mulai dari pembangunan sekolah, keamanan dan kebersihan lingkungan, sampai harapan mereka agar saat naik angkutan umum tidak ada yang merokok. Itu ide yang brilian menurut saya,” ujar Dedie Rachim saat audiensi Suara Anak Daerah (SAD) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis 10 Juli 2025.

Ia menilai, perhatian anak-anak terhadap lingkungan, khususnya keinginan agar angkot bebas asap rokok, merupakan bentuk menyuarakan hak yang sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah dimiliki Kota Bogor.

“Mereka ingin ada ketenangan, ingin hak mereka diperhatikan, salah satunya tidak menghirup asap rokok. Ini sejalan dengan Perda KTR yang sudah kita miliki, jadi semua usulan itu Insya Allah kita akomodir secara bertahap dan tentu menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” katanya.

Terkait usulan penambahan sekolah, Dedie Rachim menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah memperhitungkan kebutuhan lahan dan rasio sebaran sekolah, termasuk kemungkinan subsidi untuk anak dari keluarga tidak mampu.

“Kita memproyeksikan untuk bisa membiayai sekitar 2.000 anak dari keluarga kurang mampu agar bisa sekolah, terutama di tingkat SMP,” jelas Dedie Rachim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rakhmawati, menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mengkonsolidasikan pembentukan forum anak hingga tingkat kelurahan.

Ia juga menekankan, pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak dan mengajak seluruh pihak untuk turut aktif melindungi anak-anak dari potensi eksploitasi dan pelanggaran hak.

“Masalah kekerasan anak akan kita mulai dari pencegahan, jadi tidak hanya saat sudah terjadi. Ini menjadi fokus penting kita mengenai perlindungan anak,” ujar Rakhmawati.

Ketua Forum Anak Kota Bogor, Radipta Azki Athaya, menyampaikan bahwa kelima usulan yang mereka bawa merupakan hasil survei dan wawancara terhadap 300 hingga 500 siswa di Kota Bogor.

Menurutnya, forum ini menjadi ruang yang sangat berarti agar suara anak bisa didengar.

“Kita ingin ada ruang bermain anak yang sudah terstandarisasi. Untuk KTR, kami ingin kolaborasi dengan dinas terkait agar peraturan ini benar-benar ditegakkan. Lalu di bidang pendidikan, kami juga melihat banyak kecurangan di SPMB dan keterbatasan jumlah sekolah yang jadi penyebab anak putus sekolah,” ungkap Radipta.

Ia berharap, lima isu utama tersebut dapat menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti secara nyata oleh pemerintah.***

The Alana Sentul Gelar Cross Training Competition Antar Divisi

0

Bogordaily.net – Menyambut momen ulang tahun ke-7 yang jatuh pada bulan Juli ini, The Alana Hotel & Conference Center Sentul menggelar kegiatan Cross Training Competition, sebuah ajang pelatihan lintas divisi yang dikemas dalam bentuk kompetisi edukatif dan kolaboratif.

Dengan tajuk perayaan “Journey of Excellence”, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen manajemen dalam mengembangkan sumber daya manusia yang adaptif, berpengetahuan luas, serta memiliki semangat kerja sama yang tinggi.

Cross Training Competition ini diikuti oleh seluruh karyawan dari berbagai divisi yang ada di hotel, mulai dari Front Office, Housekeeping, Food & Beverage, Engineering, Sales & Marketing, hingga Security dan Administrasi.

Selama bulan Juli 2025, kegiatan dilaksanakan secara bergilir di mana masing-masing divisi berperan sebagai host untuk memperkenalkan proses kerja mereka kepada rekan-rekan dari divisi lain.

Tujuan utama dari kompetisi ini adalah untuk menambah wawasan dan keterampilan karyawan di luar bidang pekerjaan mereka sehari-hari. Melalui pelatihan langsung dan simulasi kerja yang menyenangkan, para peserta dapat memahami tantangan dan kesulitan
yang dihadapi oleh rekan kerja mereka di departemen lain.

Diharapkan, dari pengalaman ini akan tumbuh rasa saling menghargai, kerja sama yang lebih solid, serta kemampuan adaptasi yang lebih baik antar tim.

“Cross Training Competition ini bukan hanya tentang memenangkan tantangan, tapi lebih pada bagaimana kita semua bisa saling belajar, saling memahami, dan tumbuh bersama sebagai satu keluarga besar The Alana Sentul,” ujar Benny Irnaldy selaku General Manager The Alana Sentul.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari refleksi perjalanan kami selama tujuh tahun terakhir, di mana kolaborasi antar tim menjadi kunci utama dalam menjaga standar pelayanan terbaik untuk para tamu.”

Setiap kegiatan dinilai berdasarkan ketepatan, kecepatan, dan kesesuaian prosedur kerja, serta kekompakan tim.

Selain membangun suasana kerja yang positif dan menyenangkan, kegiatan
ini juga menjadi sarana untuk menggali potensi dan meningkatkan semangat inovatif karyawan.

Melalui kegiatan ini, The Alana Sentul berharap dapat terus memperkuat budaya kerja yang harmonis, inklusif, dan berorientasi pada keunggulan. Semangat Journey of Excellence tak hanya menjadi tema ulang tahun, tapi juga filosofi kerja yang terus diterapkan dalam setiap
langkah ke depan.***

Bogor Sehat, Cerdas, dan Sejahtera untuk Anak-anak

0

Bogordaily.net – Alun-alun Kota Bogor menjadi saksi keseruan puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2025 tingkat Kota Bogor, Sabtu 26 Juli 2025.

Kegiatan ini digelar untuk memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi yang ditampilkan di ruang publik.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bunda Literasi serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim turut hadir menyaksikan penampilan kreativitas dari anak-anak.

Dalam kesempatan yang penuh dengan kecerian, Dedie Rachim mengingatkan bahwa anak-anak harus menjadi fokus utama dalam keluarga.

Ia menekankan, bahwa setiap orang tua harus memiliki tanggung jawab secara paripurna dalam memberikan kesejahteraan bagi anak-anaknya.

“Memberikan perlindungan bagi anak-anak dan memastikan masa depan terjamin melalui berbagai proses pendidikan, pemberian kasih sayang yang cukup, sehingga kita pastikan anak-anak di tahun 2045 menjadi generasi emas Indonesia yang luar biasa,” ujar Dedie Rachim.

Ia juga meminta kepada orang tua untuk menggunakan kasih sayangnya dalam mendidik dan menjaga anak-anak, tidak boleh lagi ada bahasa verbal maupun perilaku yang menyakiti anak-anak.

Sehingga, anak-anak bisa mendapatkan perlindungan, baik di dalam keluarga maupun saat beraktivitas di luar.

“Kita pastikan mereka hidup dalam bahagia, memiliki harapan masa depan yang cerah,” ucapnya.

Senada, Yantie Rachim juga mengingatkan untuk berbicara positif, seperti program Seribu Kata Positif (Serbu Aktif) yang sudah digagas sejak beberapa tahun lalu dan terus disebarluaskan.

Ketua Forum Anak Kota Bogor, Radipta Azki Athaya, mengatakan bahwa rangkaian Hari Anak Nasional Kota Bogor sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu dengan berbagai rangkaian yang puncaknya digelar hari ini.

“Dan hari ini diisi oleh serangkaian kegiatan dari anak-anak berbakat Kota Bogor, sehingga bukan hanya sekedar acara seremonial, tapi juga langkah awal yang berani dalam membangun generasi emas dalam menciptakan lingkungan Kota Bogor yang menjamin hak-hak anak tumbuh kembang dan lingkungan menjamin perlindungan pada anak, karena jika bukan dari kita, siapa lagi,” ujarnya.

Puncak Hari Anak Nasional Kota Bogor ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Forum Anak Kota Bogor dan para sponsor.

Turut menampilkan marching band, doa bersama oleh lintas agama, permainan angklung serta duet vokal hingga doorprize.***

Inflasi Kota Bogor Terkendali, Harga Pangan Tetap Stabil

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya agar warganya mudah mendapatkan sembilan kebutuhan pokok (Sembako). Selain tersedia, harga pangan atau sembako juga terjangkau masyarakat atau murah.

Lantas apa ikhtiar Pemkot Bogor untuk membuat harga sembako murah dan tersedia di pelosok wilayah Kota Bogor?

Neneng M (49) begitu sumringah. Warga Cijahe, Kecamatan Bogor Barat ini tak begitu sulit mendapatkan Sembako dan harganya cukup terjangkau. Dirinya mengaku beruntung tinggal di Kota Bogor yang menyediakan kebutuhan pokok hingga tersebar ke pelosok.

“Harga di pasar sama di kampung saya tidak begitu jauh, bahkan cenderung hampir sama. Contohnya harga telur berkisar Rp29.000/kg, merata baik di Pasar Jambu Dua maupun di warung dekat rumah,’’ kata Neneng.

Hal senada juga diungkapkan, Badru (56). Warga Semplak Barat, Kecamatan Bogor Barat ini juga mengaku kebutuhan pokok cukup tersedia dan harganya stabil.

“Rakyat kecil seperti kami ini butuh harga yang terjangkau dan barangnya ada,’’ katanya.

Beruntung Pemkot Bogor sering melakukan gerakan pangan murah di setiap kecamatan. Sehingga warga selalu menyerbu stand-stand pasar murah tersebut.

Pemkot menegaskan keberhasilan menjaga stabilitas harga pangan. Hingga Juni 2025, inflasi year-on-year (yoy) Kota Bogor tercatat sebesar 2,16 persen, atau masih berada di dalam rentang target nasional 1,5–3,5 persen.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari menjelaskan, angka inflasi tersebut menunjukkan situasi ekonomi daerah yang relatif sehat dan terkendali, meski berada di tengah dinamika harga pasca-Idul Adha.

“Inflasi itu ibarat tekanan darah. Tidak boleh terlalu rendah, tapi juga tidak boleh tinggi. Di angka 2,16 persen ini, kita bisa bilang kondisi cukup stabil,” ujar Dewi.

Ia menyebut, inflasi Kota Bogor tetap terjaga meski dalam periode rawan lonjakan harga, seperti Lebaran dan Iduladha. Salah satu penyebab utamanya adalah pasokan pangan yang relatif aman berkat panen raya di sejumlah daerah penghasil.

“Cabai, bawang, telur, dan ayam sempat naik, tapi tak berlangsung lama. Pasokan dari wilayah seperti Ciamis, Garut, Sukabumi, dan Cianjur cukup membantu menekan gejolak harga,” tambahnya.

Strategi nasional pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif juga terus dijalankan.

Dewi menjelaskan, hingga pertengahan tahun ini, Pemkot Bogor sudah menggelar 25 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) dan 18 kali Pasar Murah (PM) di berbagai kecamatan.

“Bahkan minyak goreng kita jual Rp14.500, padahal HET-nya Rp15.700. Ini mendorong stabilitas pasar,” ungkapnya.

Selain itu, sinergi dengan Bulog dan pelaku usaha pangan dari daerah sentra produksi terus diperkuat. Pemkot juga menyiapkan kompensasi inflasi jika ada kebijakan berisiko, seperti rencana kenaikan tarif air minum.

“Kami punya program BUMD Peduli Inflasi. Misalnya PDAM menyalurkan subsidi untuk bahan pokok, agar daya beli warga tetap aman,” tegas Dewi.

Langkah-langkah tersebut, menurutnya, akan terus diperkuat untuk menjaga agar inflasi tetap dalam kendali hingga akhir 2025.***

Mobil Baru Jangan Langsung Ngebut, Ini Batas Kecepatan Aman agar Mesin Awet

0

 

Bogordaily.net – Baru beli mobil? Jangan terburu-buru ngebut atau memacunya dengan kecepatan tinggi di jalan raya. Ternyata, mobil baru butuh perlakuan khusus agar performa mesin bisa maksimal dan usia kendaraan lebih panjang.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah batas kecepatan yang dianjurkan selama masa awal pemakaian.

Selama 1.000 kilometer pertama, yang sering disebut sebagai masa break-in atau masa inreyen, pengemudi disarankan menghindari gaya berkendara agresif.

Tujuannya adalah agar komponen mesin yang masih baru bisa saling menyesuaikan secara optimal, mengurangi risiko aus dini, serta menjaga kualitas pelumas di dalam mesin.

5 Tips Merawat Mobil Baru

Mengutip dari buku panduan manual Mitsubishi Xpander, ada lima hal penting yang perlu diperhatikan saat menggunakan mobil baru:

1. Hindari memacu mesin pada kecepatan (rpm) yang tinggi
2. Hindari start mendadak, akselerasi mendadak, ataupun pengereman mendadak dan juga hindari berkendara pada kecepatan tinggi yang lama
3. Ikuti petunjuk batas kecepatan yang dianjurkan pabrikan. Tak cuma itu, kamu juga wajib memenuhi batas kecepatan yang berlaku di ruas jalan tersebut.
4. Di awal, jangan membawa muatan secara berlebihan di dalam mobil
5. Jangan menggunakan kendaraan ini untuk menderek trailer

Batas Kecepatan Aman Berdasarkan Transmisi

Salah satu poin krusial dalam masa inreyen adalah mematuhi batas kecepatan per gigi. Berikut rincian batas kecepatan mobil baru berdasarkan jenis transmisinya:

Mobil Transmisi Manual

  • Gigi 1: maksimal 25 km/jam
  • Gigi 2: maksimal 45 km/jam
  • Gigi 3: maksimal 75 km/jam
  • Gigi 4: maksimal 100 km/jam
  • Gigi 5: maksimal 110 km/jam

Mobil Transmisi Otomatis

  • Posisi L (Low): maksimal 30 km/jam
  • Posisi 2: maksimal 60 km/jam
  • Posisi D (Drive) dengan overdrive mati: maksimal 100 km/jam
  • Posisi D (Drive) dengan overdrive menyala: maksimal 105 km/jam

Dengan mengikuti anjuran ini, kamu tidak hanya menjaga performa kendaraan, tetapi juga bisa menghindari potensi klaim garansi yang ditolak akibat penyalahgunaan kendaraan.