Home Blog Page 503

Sempat Ritual di Ciamis Sebelum Ditangkap Polisi, Dua Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online Terancam Hukuman Mati

0

Bogordaily.net – Polisi menyebut dua orang pelaku pembunuhan terhadap driver taksi online di Tol Jagorawi sempat melakukan paniisan atau ritual sebelum ditangkap.

Diketahui, Polres Bogor telah berhasil menangkap dua pelaku yakni RS dan AS pada Rabu 12 November di wilayah Ciamis, Jawa Barat.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, saat jajaran Satreskrim Polres Bogor melakukan penangkapan kedua pelaku tengah berada di sebuah makam untuk melaksanakan ritual.

“Jadi waktu ditangkap kondisinya dua tersangka ini sedang melakukan paniisan,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis 13 November 2025.

Menurut Wikha, kedua pelaku diduga hendak meminta pertolongan terhadap hal gaib agar perbuatan tidak diketahui.

“Keduanya berharap mendapat pertolongan dari hal-hal gaib yang dilakukan di salah satu tempat pemakaman yang ada di Ciamis gitu,” jelasnya.

Wikha menyebut untuk kronologi awalnya, para pelaku yakni RS dan AH awalnya memesan taksi online jenis Toyota Avanza Veloz berwarna hitam B 1532 ZFW yang dikemudikan oleh U (42) dari arah Depok menuju ke arah Bogor pada Senin 10 November 2025.

Kemudian, pada saat ditengah jalan para pelaku mempunyai niatan untuk melakukan tindak kekerasan terhadap korban.

Para pelaku dengan tega melakukan kekerasan dengan menjerat leher korban dengan tali jemuran dan juga memukul kepala korban hingga tak sadarkan diri.

“Jadi mereka melakukan pemesanan taksi online dan ketika mereka memasuki mobil dari pengemudi taksi online tersebut, mereka langsung menjerat leher korban dengan tali jemuran dari belakang dan juga memukul kepala korban,” ungkap AKBP Wikha Ardilestanto.

Sementara itu, para pelaku kini telah ditahan di Mapolres Bogor dan terjerat pasal 365 ayat 4 KUHP yaitu pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup atau 20 tahun.(Albin)

Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Driver Taksi Online di Tol Jagorawi, Pelaku Jerat Leher Korban Hingga Tewas

0

Bogordaily.net – Polisi ungkap kronologi pembunuhan terhadap driver taksi online di Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor. Sebelumnya diketahui, seorang driver taksi online yakni U (42) warga kota Depok ditemukan meninggal oleh warga di pinggir KM 30 Tol Jagorawi, Kecamatan Citeureup.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyebut, para pelaku yakni RS dan AH awalnya memesan taksi online jenis Toyota Avanza Veloz berwarna hitam B 1532 ZFW yang dikemudikan oleh U (42) dari arah Depok menuju ke arah Bogor pada Senin 10 November 2025.

Kemudian, pada saat ditengah jalan para pelaku mempunyai niatan untuk melakukan tindak kekerasan terhadap korban.

Para pelaku dengan tega melakukan kekerasan dengan menjerat leher korban dengan tali jemuran dan juga memukul kepala korban hingga tak sadarkan diri.

“Jadi mereka melakukan pemesanan taksi online dan ketika mereka memasuki mobil dari pengemudi taksi online tersebut, mereka langsung menjerat leher korban dengan tali jemuran dari belakang dan juga memukul kepala korban,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis 13 November 2025.

Kemudian, tersangka atas nama RS kemudian mengambil alih kemudi sempat berputar-putar ke beberapa lokasi untuk memastikan bahwa korban ini sudah meninggal dunia atau belum.

“Nah setelah mereka memastikan bahwa korban itu meninggal dunia mereka juga sempat sebelumnya sempat berhenti di sebuah konter handphone untuk menjual HP korban untuk mengisi bensin untuk membeli e-toll dan sebagainya,” jelasnya

Selanjutnya, para pelaku berkeliling berputar sambil memastikan si korban ini meninggal dunia dan setelah mereka memastikan meninggal dunia korban dibuang ke pinggir tol dan dilakban kedua tangan maupun kaki korban.

“Di area Tol Jagorawi pelaku lakban dan melakban tangan dan kaki korban dan kemudian meninggalkan jenazah korban di pinggir tol KM 30,” ujar Wikha.

Kemudian, korban berhasil ditemukan oleh warga sekitar dan langsung dilarikan ke rumah sakit Polri Kramat Jati.

Berdasarkan hasil autopsi tersebut, disimpulkan bahwa U (42) menjadi korban pencurian dan kekerasan sehingga mengakibatkan meninggal dunia. Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh seperti bahu dan leher.

“Jadi ada beberapa bekas kekerasan yang terdapat di tubuh korban pada yang ditemukan pada saat pelaksanaan otopsi,” katanya.

“Salah satunya ada luka dari disekitar leher dan bercak pendarahan di pundak bahu kanan dan kiri serta leher juga ada,” tambah Wikha.

Setelah itu, jajaran Satreskrim Polres Bogor langsung segera bertindak dan berhasil menangkap pelaku di wilayah Ciamis, Jawa Barat, pada Rabu 12 November 2025.

Sementara itu, para pelaku kini telah ditahan di Mapolres Bogor dan terjerat pasal 365 ayat 4 KUHP yaitu pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup atau 20 tahun.(Albin)

KLH Gandeng Puluhan Organisasi Lingkungan untuk Perkuat Aksi Nyata Hadapi Perubahan Iklim

0

Bogordaily.net – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperkuat langkah nyata dalam menghadapi perubahan iklim dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat sipil.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memimpin dialog terbuka bersama lebih dari dua puluh organisasi lingkungan, komunitas masyarakat, dan lembaga pembangunan berkelanjutan diantaranya, Auriga, Kota Kita, MADANI Berkelanjutan, Yaksa Pelestari Bumi Berkelanjutan, Greenpeace, WALHI dan Dana Nusantara.

Pertemuan ini menjadi momen penting yang menandai arah baru kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam memperkuat implementasi Second Nationally Determined Contribution (SNDC) serta memperluas aksi adaptasi iklim di tingkat komunitas.

“Dukungan dan peran masyarakat sipil sangat penting untuk menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dengan operasional masyarakat di lapangan. Ke depan, KLH akan membentuk Forum CSO KLH agar dialog seperti ini berlangsung rutin dan terkoordinasi,” ujar Hanif, Rabu 12 November 2025.

Hanif mengatakan, hasil dialog ini akan menjadi dasar penguatan kemitraan berkelanjutan antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil, agar upaya penurunan emisi dan adaptasi iklim benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

“Aksi iklim bukan hanya tentang diplomasi di meja perundingan, tetapi tentang perubahan nyata yang dirasakan warga di lapangan. Itulah arah kerja KLH/BPLH ke depan,” tegasnya.

Berbagai organisasi masyarakat sipil menyampaikan pandangan serta catatan strategis terhadap arah kebijakan iklim nasional. Perwakilan dari Madani Berkelanjutan, Nadya Hadad, menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat rentan dalam setiap kebijakan adaptasi.

“Masyarakat sipil siap menjadi mitra nyata pemerintah dalam mengawal SNDC dan memastikan aksi iklim berpihak pada kelompok yang paling rentan,” katanya.

Sementara itu, perwakilan WWF Indonesia, Ari Mochamad, menyoroti pentingnya keadilan dalam instrumen ekonomi lingkungan. Ia mengingatkan agar mekanisme carbon trading tidak hanya dilihat sebagai transaksi finansial, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan iklim (climate resilience).

“Instrumen ekonomi lingkungan harus adil dan berpihak pada rakyat. Narasi ketahanan iklim perlu diperkuat agar publik memahami esensinya dengan benar,” kata Ari.

Para perwakilan CSO juga mendorong agar pendanaan iklim global lebih diarahkan pada aksi nyata di tingkat komunitas, bukan semata program peningkatan kapasitas birokrasi. Mereka menilai pendekatan berbasis masyarakat mampu menciptakan dampak langsung, berkelanjutan, dan inklusif.

Perwakilan Organisasi Kota Kita, Vanesha Manuturi, menekankan pentingnya memperluas jangkauan Program Kampung Iklim (ProKlim) hingga ke tingkat kota.

“Program Kampung Iklim yang menjangkau warga di tingkat kota menjadi langkah strategis agar masyarakat bisa berpartisipasi langsung dalam aksi iklim lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Yobel Yaksa dari Yayasan Pelestari Bumi Berkelanjutan (YPBB) menyoroti pentingnya pengelolaan sampah organik sebagai bagian dari strategi pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Pengelolaan sampah organik berpotensi besar menekan emisi metana sekaligus memberdayakan pemulung dan pekerja sektor informal dalam rantai ekonomi sirkular,” ungkap Yobel.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak berjalan sendiri dalam menghadapi krisis iklim, melainkan bersama masyarakat sipil yang menjadi garda terdepan perubahan.***

Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda, Katar Kabupaten Bogor Luncurkan Program UEP

0

Bogordaily.net – Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor meluncurkan Program Ekonomi Produktif (UEP) untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda di Bumi Tegar Beriman.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan menjelaskan, program tersebut merupakan salah satu Asta Cita Karang Taruna dalam membantu pemerintah untuk mencetak entrepreneur muda.

“Asta Cita Karang Taruna harus mendukung setiap langkah-langkah Program pemerintah Kabupaten Bogor. Tentunya,  ini selaras dalam menjawab tantangan persoalan pengangguran dan membuka peluang usaha baru di kalangan pemuda dan membangun kemandirian berorganisasi,” kata Heri Gunawan, Kamis 13 November 2025.

Ia menjelaskan, program tersebut bukan hanya sekedar seremonial. Karang Taruna Kabupaten Bogor memiliki banyak kader pengusaha muda yang telah bergerak lama mengelola usaha mereka sendiri.

“Program ini stimulus agar usaha temen-temen pengurus Karang Taruna di Kabupaten hingga Kecamatan dan Desa yang sudah berjalan, bisa berkembang. Sehingga, bisa merekrut masyarakat sekitar untuk menekan angka pengangguran,” jelasnya

Adapun kata Heri, Karang Taruna Kabupaten Bogor telah membuat road map untuk masa depan pemuda dalam menghadapi Bonus Demografi dan Indonesia Emas 2025, salah satunya menciptakan lapangan kerja dan pengusa baru.

“Salah satunya program UEP ini, kami menyiapkan pemuda yang bisa memimpin, yang bisa mengelola Ekonomi secara mandiri, dan tentunya pemuda yang berdampak bagi masyarakat sekitar,” ujar Heri.

Ia berharap, program ini bisa menjadi rujukan pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengelola pemuda, memanfaatkan potensi para pemuda di seluruh penjuru Kabupaten Bogor.

“Kami akan terus bersedia jika pemerintah memerintahkan kita untuk mengembangkan pemuda, sebab kepengurusan kita ada di setiap kecamatan, desa hingga RT dan RW. Dengan berkolaborasi, Bonus Demografi adalah sebuah keniscayaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menghidupkan ekomomi masyarakat melalui UMKM dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

“Kami berkomitmen untuk menghidupkan ekomomi desa, memberdayakan UMKM, serta memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal,” ujar Rudy.

Kemudian, Rudy menjelaskan, Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus melakukan pemberdayaan Sumberdaya pemuda di Kabupaten Bogor.

Dengan program yang dicanangkan oleh Karang Taruna Kabupaten Bogor ini diharapkan bisa mencetak pengusaha muda dan membantu pertumbuhan ekonomi lokal.

“Semoga mendorong ekonomi rakyat, pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” tuturnya.(Albin)

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online di Tol Jagorawi, Ini Tampangnya!

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap driver taksi online di Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor.

Adapun, kedua pelaku yakni RS dan AH telah dihadirkan langsung di Mapolres Bogor mengenakan baju tahanan, beserta sederet barang bukti lainya.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, kedua pelaku berhasil ditangkap pada Rabu 12 November 2025 kemarin.

“Alhamdulillah kemarin untuk pelaku berjumlah dua orang sudah bisa amankan,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis 13 November 2025.

Menurut Wikha, pihaknya berhasil mengidentifkasi para pelaku melalui aplikasi driver online milik korban.

Kemudian jajaran Satreskrim Polres Bogor melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga berhasil diamankan di wilayah Ciamis, Jawa Barat.

“Kita melakukan penelusuran dari pemesanan terakhir pemesanan terakhir mobil si korban ini, yang selanjutnya kita dapat menemukan orang yang diduga sebagai pelaku dan melakukan pengejaran hingga ke Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

Sebelumnya, Polisi menyebut mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di KM 30 Tol Jagorawi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor merupakan korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo menjelaskan bahwa, korban yakni U (42) merupakan driver taksi online yang tinggal di kota Depok.

“Yang bersangkutan (korban) merupakan pengemudi taksi online,” ujar AKP Anggi.

Menurutnya, berdasarkan hasil forensik dari RS Polri Kramat Jati, korban U mengalami beberapa luka akibat kekerasan.

“Hasil forensik sementara diperoleh keterangan bahwa memang ada dugaan kekerasan yang mana berarti terdapat dugaan tindak pidana di dalam peristiwa tersebut,” jelasnya.

Adapun, korban yang merupakan driver taksi online itu pertama kali ditemukan sudah tergeletak di pinggir tol Jagorawi. Beberapa barang milik korban seperti handphone dan dompet hilang diambil terduga pelaku.

“Berdasarkan keterangan-keterangan yang berhasil diperoleh yang bersangkutan diketahui terakhir kan mengemudikan kendaraan roda empat,” ungkap Anggi.(Albin)

Harga Terbaru Emas Antam Sore Ini Kamis 13 November 2025, Cek!

0

Bogordaily.net – Simak daftar harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram sore ini per gram Kamis 13 November 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Kamis 13 November 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.248.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.396.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.732.000
Harga emas 3 gram: Rp 7.073.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.755.000
Harga emas 10 gram: Rp 23.455.000
Harga emas 25 gram: Rp 58.512.000
Harga emas 50 gram: Rp 116.945.000
Harga emas 100 gram: Rp 233.812.000
Harga emas 250 gram: Rp 584.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.168.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.336.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Kamis 13 November 2025.***

Sahkan Perda Pelindungan Guru, DPRD Kota Bogor Ingin Ciptakan Ekosistem Sehat Dunia Pendidikan

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor telah resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelindungan Guru, menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada rapat paripurna.

Juru bicara tim Pansus yang membahas Raperda tentang Pelindungan Guru, Dedi Mulyono, menyampaikan hasil pembahasan dalam rapat paripurna.

Dalam penyampaiannya, Dedi menegaskan bahwa lahirnya Raperda tentang Pelindungan Guru memiliki acuan hukum yang kuat sehingga isinya tentu sudah diharmonisasikan dengan peraturan perundang-undangan.

Perda tentang Pelindungan Guru dijelaskan oleh Dedi terdiri dari 16 bab dan berisi 29 pasal yang mulai dari kedudukan guru sampai pengendalian, pembinaan dan pengawasan.

Lebih lanjut, Dedi menekankan bahwa guru adalah salah satu unsur penting dalam dunia pendidikan.

Sebab selain bertujuan memberikan ilmu pengetahuan dalam rangka menciptakan siswa yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu pengetahuan, juga memiliki tanggung jawab dalam pembentukan siswa yang memiliki karakter yang baik.

“Kami DPRD Kota Bogor tentu ingin menciptakan eskosistem yang sehat di dunia pendidikan dengan memberikan perlindungan kepada guru-guru di Kota Bogor,” kata Dedi.

Dedi turut mengutip Pasal 39 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa ‘Pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, organisasi profesi, dan/atau satuan pendidikan wajib memberikan pelindungan terhadap Guru dalam pelaksanaan tugas’.

“Berdasarkan ketentuan diatas dapat diketahui bahwa pemerintah daerah, masyarakat serta organisasi profesi Guru memiliki kewajiban untuk memberikan pelindungan terhadap Guru, tentunya adanya pelindungan ini diberikan untuk menjamin serta menjaga stabilitas dan kinerja Guru sebagai tenaga pendidik,” terangnya.

Terpisah, Ketua Tim Pansus, Juhana berharap kehadiran Perda ini bisa segera diimplementasikan sebelum peringatan hari Guru Nasional yang akan jatuh pada 25 November 2025 mendatang.

Ia menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh guru-guru, civitas akademi dan masyarakat yang telah membantu menyusun Raperda ini.

“Semoga ini juga bisa menjadi kado yang baik bagi para guru-guru di Kota Bogor menjelang peringatan Hari Guru Nasional,” ungkapnya.

Kemudian Juhana menjelaskan, Raperda Pelindungan Guru, dibuat karena dalam pelaksanaan tugasnya, guru belum mendapatkan pelindungan yang maksimal sehingga perlu adanya pengaturan yang menjamin terlindunginya guru dalam melaksanakan tugasnya.

“Ini bertujuan untuk menjamin terpenuhinya peran dan fungsi Guru dalam melaksanakan sistem pendidikan nasional guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab,” tutupnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Sinergi dan Kepedulian di Hari Bakti: Kemenimipas Rayakan HUT ke-1 dengan Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bakti Sosial di Kantor Imigrasi Bogor

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor menggelar serangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan yang berlangsung meriah dan penuh makna, Kamis 13 November 2025.

Acara ini diawali dengan kegiatan donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan di area layanan paspor dan terbuka bagi masyarakat umum maupun pegawai.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan serta menegaskan bahwa, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat sinergi dan pengabdian dalam memperingati Hari Bakti Kemenimipas.

“Melalui momentum HUT ke-1 ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, serta memperkuat semangat kolaborasi lintas instansi,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan penyerahan bantuan sosial bagi warga di sekitar lingkungan Kantor Imigrasi Bogor.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor Ritus Ramadhana, Wakil Wali Kota Bogor Bapak Jenal Mutaqin, Kepala Lapas Kelas IIA Bogor, dan Kepala Bapas Kelas II Bogor.

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian nyata dari jajaran Kemenimipas terhadap masyarakat sekitar, terutama yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya menyambut baik inisiatif Kemenimipas melalui Kantor Imigrasi Bogor yang tidak hanya fokus pada tugas pelayanan publik, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial bagi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi inspirasi bagi instansi lain di Kota Bogor,” tuturnya.

Selain kegiatan sosial, acara juga diisi dengan peninjauan area Kantor Imigrasi Bogor, termasuk kunjungan ke bangunan bersejarah Pendopo Shwarna Bhumi dan bunker peninggalan masa lalu yang kini menjadi bagian dari kawasan heritage kantor.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota memberikan tanggapan positif terhadap upaya pelestarian nilai sejarah yang dilakukan Kantor Imigrasi Bogor.

Ia menilai bahwa, langkah ini tidak hanya memperkaya identitas lembaga, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi dan kebanggaan bagi masyarakat.

Kegiatan perayaan HUT ke-1 Kemenimipas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarunit kerja serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

Melalui semangat kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian, Kemenimipas diharapkan terus menjadi instansi yang berdaya saing, humanis, dan memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara.***

Pasar Jambu Dua Raih Sertifikat SNI Mutu Satu Pasar Rakyat

0

Bogordaily.net – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dipimpin oleh Direktur Utama Jenal Abidin ini resmi menerima Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) Mutu Satu Pasar Rakyat Jambu Dua dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

Penyerahan sertifikat berlangsung di Arcamanik, Kota Bandung, dalam acara yang dihadiri oleh jajaran pejabat Kementerian Perdagangan RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta perwakilan dari berbagai daerah penerima sertifikasi pasar rakyat.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Perumda Pasar Pakuan Jaya bersama Pemerintah Kota Bogor dalam mewujudkan pasar yang bersih, tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Sertifikat SNI ini menjadi bukti bahwa pasar rakyat di Kota Bogor telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan pemerintah,” ujar Jenal Abidin.

Sertifikat SNI Mutu Satu Pasar Rakyat merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap pasar-pasar yang telah memenuhi standar dalam aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, kesehatan lingkungan, pengelolaan limbah, dan pelayanan kepada pedagang serta pengunjung.

Dengan diraihnya sertifikat ini, Perumda Pasar Pakuan Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pengelolaan pasar di Kota Bogor, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik, agar pasar rakyat dapat menjadi pusat ekonomi yang modern tanpa kehilangan karakter tradisionalnya.

“Kami berharap, pencapaian ini dapat memotivasi seluruh pengelola dan pedagang pasar di Kota Bogor untuk terus menjaga standar pelayanan, meningkatkan kualitas, dan menciptakan lingkungan pasar yang sehat serta ramah bagi semua,” tambah Jenal Abidin.

Jenal menambahkan, keberhasilan ini juga sejalan dengan instruksi Wali Kota Bogor yang mendorong peningkatan kualitas pasar rakyat agar lebih bersih, tertib, dan berdaya saing.

Upaya tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Pemerintah Kota Bogor, yakni mewujudkan Bogor Beres (Bersih, Representatif, dan Sejahtera).

“Kami berkomitmen menjaga standar ini secara berkelanjutan. Target kami, seluruh pasar di bawah PPJ bisa menyusul meraih predikat serupa,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya akan terus berupaya mengembangkan pasar-pasar rakyat agar mampu bersaing dengan pasar modern, sekaligus memperkuat peran pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Muhammad Irfan Ramadan)

Mahasiswi Terjatuh dari Lantai 3, Universitas Pakuan Berikan Pendampingan dan Dukungan Penuh

0

Bogordaily.net – Universitas Pakuan menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi di lingkungan kampus dan melibatkan salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., menegaskan bahwa pihak universitas turut berduka dan prihatin atas kejadian tersebut.

Ia bersama jajaran kampus telah menjenguk langsung mahasiswi yang bersangkutan di rumah sakit untuk memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarganya.

Selain itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. Singgih Irianto TS., M.Si., bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Towaf Totok Irawan, S.E., M.E., Ph.D., turut hadir mendampingi mahasiswi tersebut beserta keluarga hingga malam hari untuk memastikan seluruh proses penanganan medis berjalan dengan baik.

“Atas nama seluruh civitas akademika Universitas Pakuan, kami menyampaikan doa dan dukungan terbaik bagi pemulihan kondisi mahasiswi kami. Universitas akan memastikan semua proses penanganan berjalan dengan baik serta menjaga privasi korban dan keluarganya,” ujar Prof. Didik pada Kamis 13 November 2025.

Prof. Didik juga menegaskan komitmen universitas untuk memberikan pendampingan penuh kepada korban dan keluarga selama proses pemulihan berlangsung.

Kronologi Kejadian

Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 12 November 2025 sekitar pukul 12.00 WIB. Seorang mahasiswi Program Studi Manajemen semester 3 bernama Ira Siti Nurazizah dilaporkan terjatuh dari lantai tiga Gedung Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis usai mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS).

Berdasarkan rekaman CCTV, korban tampak duduk di tepi pagar pembatas atau balkon lantai tiga, sebelum akhirnya terjatuh ke bawah.

Petugas keamanan kampus bersama pihak fakultas segera melakukan tindakan cepat dengan mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, pihak universitas melalui jajaran dekan dan perwakilan fakultas masih terus mendampingi mahasiswi tersebut, serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga dalam proses pemulihan.

Langkah Universitas dan Pihak Kepolisian

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penelusuran dan pengumpulan informasi guna mendalami kronologi serta penyebab terjadinya insiden tersebut.

Universitas Pakuan mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menghormati privasi korban dan keluarga.

Selain itu, pihak universitas juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan aparat berwenang dan meningkatkan langkah-langkah keamanan serta keselamatan di lingkungan kampus agar kejadian serupa tidak terulang.

“Universitas Pakuan, melalui seluruh pimpinan dan civitas akademika, berdoa agar kondisi saudari Ira Siti Nurazizah segera membaik dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” tutup Rektor.(Ibnu Galansa)