Home Blog Page 5054

Lewat Skuter, Satpol PP Kota Bogor Siap Antar Jemput Siswa Miskin

0

Bogordaily.net – Melalui program sosialisasi Sekolahku Tertib (Skuter), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, upayakan berikan bantuan untuk anak-anak agar tidak putus sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat dan Anggota (Bid PMA) Satpol PP Kota Bogor, Asep Faizal Rahman menjelaskan bahwa, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, untuk mengupayakan agar anak-anak tidak putus sekolah.

“Untuk mereka yang akan putus sekolah karena tidak sanggup untuk biaya hidup misalkan, nah kita kerja sama dengan dinas pendidikan gimana caranya supaya mereka tidak putus sekolah,” kata Asep Faizal Rahman, Senin 1 Agustus 2022.

Asep menambahkan, pihaknya juga akan memberikan bantuan, bilamana banyak kendala yang dialami anak-anak sekolah dalam menjalani proses belajarnya.

“Contohnya bantuan tranportasi dari rumah dia ke sekolah mereka yang misalkan rumahnya jauh mereka ada kemungkinan karena tidak ada biaya untuk transpot misalkan itu kita dengan dinas pendidikan punya bos afirmatif yang di mana di afirmatif ada biaya transpot anak ke sekolah transpot siswa miskin itu kita bantu di sekolah itu,” tambahnya.

Untuk program Skuter, kata Asep, diselenggarakan mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA, dalam satu tahun. Dan sudah berjalan sebagian tingkat SD.

Selain itu, Asep mengatakan, pihaknya juga akan membantu penghijauan dari sisi misalkan perlu penghijauan kita juga menggandeng dari bisang pertamanan untuk penghijauan apakah taman vertikal atau memang kalau bisa horizontal di gelar di tanah yang dimiliki oleh sekolah.

“Untuk yang sudah berjalan itu SD sukasari tapi sekarang karena kemarin juga covid dan lain sebagainya di halaman sekolah itu di luar di trotoar banyak lagi pedagang kaki lima dulu sudah bersih,” terangnya.

“Nah rencana ke depan kita akan rapikan lagi untuk SMP yang sudah berjalan SMPN 5 dan untuk SMA nya belum karena memang 2019 juga baru mulai saya sendiri masuk 2020 tapi memang saya buat karena kita covid mereka kan tidak ada disekolah yaa rencana tahun ini mau kita,” sambungnya.

Asep berharap, dengan adanya program Skuter tersebut, dapat membantu para peserta didik di Kota Bogor agar lebih nyaman dalam menjalankan proses belajar mengajarnya.

Terlebih untuk mencegah, dan memberikan rasa aman kepada para siswa sekolah agar terhindar dari tindakan bully di sekolah mereka masing-masing.

“Harapanya ya begitu peserta didik dikota bogor bisa merasa nyaman untuk mengenyam jenjang pendidikan di sekolah. Biar tidak lagi merasa takut di-bully takut ada orang yang kan masih sering ada bully-an bully-an antara senior dengan junior,” tutup Asep.

(Muhammad Irfan Ramadan/Riyaldi Suhud)

Babinsa Kelurahan Kencana Hadiri Khitanan Massal

0

Bogordaily.net – Menyambut 1 Muharram 1444 H, Babinsa Kelurahan Kencana Serka Saman Mega Jaya menghadiri acara khitanan massal yang diselenggarakan DKM Masjid As Surofa san BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia).

Acara khitanan massal digelar di RT.02/RW.01, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin 1 Agustus 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 50 anak.

Serka Saman Mega Jaya memberikan semangat dan juga motivasi bagi anak- anak yang menjadi peserta sunat massal.

“Yang namanya sunat itu wajib bagi laki-laki yang sudah aqil balig untuk umat islam. Bagi anak-anak yang mengikuti sunat massal ini harus semangat dan tidak boleh takut,” kata Babinsa Kelurahan Kencana Serka Saman Mega Jaya, Senin 1 Agustus 2022.

Kegiatan khitanan massal itu dihadiri Camat Tanah Sareal, Sahib Khan, Lurah Kencana Muslim, Babinsa/Bhabinkamtibmas Kelurahan Kencana, Ketua RT/RT, Ketua DKM Masjid As Surofa, Tokoh Agama dan masyarakat serta rim medis BSMI.**

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

One Piece Tamat? Inilah Penjelasan Eiichiro Oda

0

Bogordaily.net – Anime fenomenal One Piece akan segera tamat? Benarkah? Kabar itu sudah sering berhembus.

Kabar itu kembali mencuat, anime One Piece akan tamat setelah dua dekade lebih menemani hari-hari penggemar anime di seluruh dunia.

Itu karena Eiichiro Oda memutuskan untuk hiatus dalam waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan final saga.

One Piece chapter 1054 disebut akan menjadi awal dari final saga. Berakhirnya anime ini sendiri sempat diprediksi tak akan lama lagi.

Melansir Sportskeeda, ada kabar baik buat pecinta One Piece di seluruh dunia.

Oda mengatakan jika One Piece belum akan tamat dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, cerita One Piece karya Eiichiro Oda memang menjadi fenomena yang sangat luar biasa ketika pertama kali dirilis di Weekly Shonen Jump pada 1997.

Dan sejak itu, One Piece tidak pernah mengalami penurunan popularitas.

Alur cerita yang menarik, karakter yang unik, dan elemen cerita yang berbeda menjadi beberapa alasan mengapa serial ini masih bertahan.

Pada titik ini, One Piece adalah seri yang cukup besar di mana Eiichiro Oda, sebagai pencipta seri, dapat melanjutkan cerita selama yang dia inginkan.

Tapi, tentu menimbulkan pertanyaan, sampai kapan? Ia sendiri sudah sangat sering memberikan “prediksi” kapan ia akan menyelesaikan serial tersebut.

Misalnya, pada 2020 kemarin dia mengatakan akan menyelesaikan seri One Piece dalam lima tahun ke depan.

Kemudian, beberapa tahun yang lalu dia juga menyebutkan bahwa dia akan menyelesaikan One Piece dalam waktu kurang lebih lima tahun.***

(Riyaldi Suhud)

Menu Bekal Anak Sekolah di 4 Negara, Kamu Pernah Coba Ngga?

0

Bogordaily.net – Menu bekal anak sekolah di empat negara ini sangat menggugah.

Ya, bekal anak sekolah merupakan salah satu yang paling menyenangkan pagi anak-anak khususnya saat jam istirahat. Selain jajan mereka biasanya makan siang dengan bekal yang sudah disiapkan orang tuanya.

Setiap negara memiliki menu bekal makan siang yang berbeda-beda dan bisa menjadi inspirasi bagi negara lain misalnya.

Dirangkum dari Insider, berikut adalah menu bekal anak sekolah untuk makan siang di empat negara yang patut dicoba.

1. Prancis

Menu bekal siang siswa di Prancis adalah empat jenis hidangan lezat. Mulai dari salad sayuran segar dan ditambah protein yang berkualitas seperti daging salmon dengan tambahan brokoli panggang.

Bukan orang Prancis namanya apabila mereka tidak membawa serta keju yang lembut, selai, dan roti segar. Kemudian uniknya, makan siang mereka diakhiri dengan mengonsumsi permen manis sebelum kembali ke kelas.

2. Jepang

Anak-anak sekolah di Jepang biasanya tidak hanya mengonsumsi makanan sehat, namun juga mengolahnya secara mandiri menu makan siang mereka.

Anak-anak secara bergiliran diminta untuk membantu memasak, menyajikan dan membersihkan. Kemudian makan siang yang mereka konsumsi adalah nasi, sayuran, dan ikan.

3. Finlandia

Negara Finlandia biasanya akan memberikan makan siang gratis untuk setiap siswa demi memastikan standar nutrisinya. Menu makan siang mereka mulai dari salad bit, lobak panggang, lalu ada crepe dan hernekeitto sebagai sumber protein.

Selain itu adapula sup kacang polong dengan daging ham asap yang dipadukan dengan roti renyah bernama Nakkileip.

4. Italia

Anak-anak sekolah di Italia biasanya mendapatkan makan siang di kafetaria dengan dua pilihan menu. Bila mereka tinggal di kota Roma, maka mereka harus mendapatkan 70 persen makanan dari bahan dasar organik yang mengacu pada undang-undang.

Menu makan siang pertama yang diberikan adalah hidangan pasta dengan ayam panggang dan keju mozarella. Sementara itu, menu makan siang kedua yakni salad tomat.***

(Riyaldi Suhud)

Satpol PP Kota Bogor Masuk Sekolah Sosialisasikan ‘Skuter’

0

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melalui Bidang Pembinaan Masyarakat dan Anggota (Bid PMA) melakukan program sosialisasi Sekolahku Tertib (Skuter).

Sosialisasi Skuter diadakan di setiap sekolah yang ada di Kota Bogor. Untuk menumbuhkan rasa disiplin dan tertib di sekolah mereka.

Kepala Bidang PMA Satpol PP Kota Bogor, Asep Faizal Rahman mengatakan, program ini bertujuan untuk menumbuhkan tertib disekolah.

“Sehingga mereka ini tidak mudah terpancing untuk ikut ikutan seniornya atau alumni alumninya melakukan hal hal yang negatif di sekolah maupun diluar sekolah,” kata Asep Faizal, Senin 1 Agustus 2022.

Asep menambahkan, skuter adalah program Satpol PP Kota Bogor yang menerapkan tertib dan terkandung dalam Perda 21 tahun 200.

“Tiga belas perda itu kita itukan kemudian termasuk tertib sekolahan tertib anak sekolahnya itu sendiri bahwa mereka harus disiplin tepat waktu,” tambahnya.

Mulai dari cara berpaikaian, kata Asep, dan lain sebagainya, disiplin kan kepada para anak-anak sekolah di Kota Bogor. Hal itu untuk menunjukan bahwa mereka sekolah punya attitude yang harus junjung

“Adat istiadat yang harus mereka junjung adat istiadat terhadap yang lebih senior adat kepada adek kelas adat kepada guru atau tenaga kerja yang berada disekolah itu misalkan,” jelasnya.

“Kemudian lingkungan sekolah jadi kita ada tim pembina kampung tertib ada tim pembinanya SEKUTER juga ada tim pembinanya dari beberapa SKPD, lingkungan sekolah kalo lingkungan sekolah itu dekil nah kita minta mereka untuk mengaware kebersihan dilingkungan sekolah itu sendiri jangan mengandalkan petugas kebersihan termasuk nanti dinilai sama tim dari DLH kebersihanya gimana nanti mereka kasih penghargaan,” tutup Asep.

(Muhammad Irfan Ramadan/Riyaldi Suhud)

Dandim 0606/KB Lepas 4 Anggota Kodim Dalam Masa Persiapan Pensiun

0

Bogordaily.net – Komandan Kodim (Dandim) 0606 Kota Bogor Letkol Inf Ali Akhwan memimpin kegiatan pelepasan anggota yang melaksanakan Masa Persiapan Pensiun (MPP) di Makodim 0606/KB Jalan Jenderal Sudirman No.33 Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin 1 Agustus 2022.

Adapun anggota Kodim 0606/KB menjelang MPP adalah Pelda Rudi Sobari, Pelda Suherman, Sertu Abdurahman dan PNS M.Taufik serta di hadiri oleh 45 anggota Kodim 0606.

Dalam amanatnya, Dandim 0606/KB Letkol Inf Ali Akhwan mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian, dedikasinya serta Dharma Bakti selama ini bersama Kodim 0606/KB dan jaga selalu nama baik TNI, karena jiwa tentara melekat pada diri masing-masing.

“Diibaratkan pepatah, gajah mati meninggalkan gading dan harimau mati meninggalkan belangnya dan manusia mati meninggalkan amal kebaikannya, dan itulah yang harus ditinggalkan oleh anggota Kodim yang melaksanakan pensiun dan MPP,” kata Dandim 0606/KB Letkol Inf Ali Akhwan.

Lebih lanjut, Letkol Ali Akhwan menyampaikan, ke depan setiap ada anggota yang akan melaksanakan MPP maupun pensiun anggota Kodim akan dilaksanakan sama yang saat ini di laksanakan.

“Diharapkan Kodim 0606/KB bisa lebih baik lagi dalam berbagai hal, saya ucapkan banyak terima kasih kepada 4 orang anggota Kodim 0606/KN yang melaksanakan MPP maupun pensiun, jangan sampai putus komunikasi dengan personel Kodim 0606,” ungkapnya.

Dalam kegiatan MPP ini dihadiri langsung oleh para Danramil jajaran Kodim 0606/KB dan para Pasi Dim 0606/KB.**

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

Tak Punya Perdana Menteri, Irak Makin Kacau

0

Bogordaily.net–  Sudah sepuluh bulan Irak tak memiliki perdana menteri. Situasi negara itu tampaknya semakin kacau. Pendukung ulama kenamaan Irak, Moqtada Sadr, kembali menduduki parlemen pada Minggu, 31 Juli 2022.

“Kami mengharapkan yang terbaik, tapi yang kami dapat justru yang terburuk. Politikus di parlemen tak memberikan kami apa-apa,” kata demonstran yang ikut menduduki parlemen, Abdelwahab al-Jaafari, kepada AFP dilansir CNN Indonesia, Senin, 1 Agustus 2022.

Aksi demonstrasi terbaru ini membuat Irak makin larut dalam konflik politik berkepanjangan sejak pemilu digelar 10 bulan lalu, tepatnya pada Oktober 2021.

Saat itu, koalisi politik Sadr sebenarnya meraup suara paling banyak di parlemen, tapi tak cukup untuk membentuk mayoritas. Setelah berulang kali mencoba, mayoritas tetap tak terbentuk.

Parlemen akhirnya mengajukan sejumlah nama dan koalisi untuk mengisi kekosongan pemerintahan. Gelombang unjuk rasa terbaru ini muncul akibat keputusan Keranga Kerja Koordinasi di parlemen untuk mencalonkan mantan menteri kabinet, Mohammed Shia al-Sudani, sebagai PM.

Faksi Sudani di parlemen berisi kader-kader musuh bebuyutan Sadr, seperti eks PM Nuri al-Maliki, dan Hashed al-Shaabi.

Sadr menyerukan agar pendukungnya bergerak menentang keputusan tersebut. Para pendukung pun sudah sempat menduduki parlemen pada Rabu pekan lalu. Namun, mereka akhirnya angkat kaki dua jam kemudian, setelah Sadr memerintahkan para pendukungnya untuk pergi.

Sebelumnya ratusan pendukung ulama ternama Irak, Muqtada al-Sadr, menyerbu gedung parlemen Irak pada Sabtu, 30 Juli 2022. Para demonstran memprotes upaya pembentukan pemerintah yang dipimpin oleh kelompok-kelompok yang didukung Iran.

Pasukan keamanan Irak menggunakan gas air mata dan bom suara guna mencoba mengusir para demonstran dan menyebabkan beberapa luka. Kejadian ini disaksikan oleh wartawan The Associated Press.

Sesi parlemen yang diharapkan pun gagal terjadi. Diketahui, tidak ada anggota dewan yang berada di sana.***

Orang Tua Wajib Tahu, Ini 4 Tanda Darah Rendah pada Anak

0

Bogordaily.net–  Darah rendah atau anemia merupakan kondisi dimana jumlah sel-sel darah merah didalam tubuh menurun dibawah normal. Kondisi ini disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi.

Darah rendah bisa menimpa siapa saja termasuk anak-anak. Darah rendah atau anemia pada anak-anak terkadang sulit dideteksi karena anak-anak rentan terkena penyakit lainnya.

Orang tua tak perlu khawatir karena bisa diatasi atau diobati segera jika terdeteksi secara dini. Maka dari itu orang tua wajib tahu tanda darah rendah pada anak agar sebagaimana dilansir Your Say Suara.com dari Halodoc:

Kulit berwarna pucat atau menguning

Kulit yang terlihat menguning atau pucat merupakan salah satu tanda anak mengalami darah rendah atau anemia. Hal ini terjadi karena penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan dengan pembentukannya (anemia hemolitik).

Air kencing berwarna hitam

Jika urin atau air kencing anak yang keluar berwarna gelap atau hitam, ini adalah salah satu tanda tekanan darah rendah pada anak-anak. Sistem imun tubuh menyerang sel darah merah yang sehat sebagai penyebabnya. Ketika dikeluarkan dari tubuh, sel darah merah bercampur dengan urin dan berubah menjadi gelap atau bahkan merah seperti darah.

Tubuh lemas dan lemah

Ketika tubuh kekurangan sel darah merah, tubuh akan mengalami anemia. Beberapa gejala yang dapat terjadi adalah tubuh menjadi lemas dan sakit akibat kurangnya hemoglobin dalam tubuh.

Detak jantung cepat

Anemia pada anak bisa meningkatkan denyut jantung. Hal ini terjadi karena jantung harus memompa lebih banyak darah untuk memenuhi kebutuhan sel darah merah dalam tubuh. Penting bagi Ibu untuk memperhatikan kondisi anak agar masalah ini bisa diatasi sebelum menimbulkan masalah yang besar bagi anak dan pastikan ibu memberikan asupan makanan sehat dan bergizi  termasuk makanan yang mengandung zat besi. ***

Jarang Nongol di TV, Chef Renatta Operasi Plastik

0

Bogordaily.net – Jarang muncul di televisi Renatta Moeloek atau Chef Renatta ternyata sedang operasi plastik.

Sosok kece yang biasanya nongol dalam ajang kompetisi memasak itu memang sudah jarang tampil di TV.

Usut punya usut, dia ternyata sedang operasi plastik.

“operasi plastik.” tulisnya menjawab pertanyaan para fansnya di akun Twitter.

Jawabannya itu pun bikin heboh.
Jawaban itu merupakan reaksi chef Renatta saat ditanya netizen.

“Chef Renatta kemana aja nih? Kok udah jarang keliatan akhir-akhir ini?,” tanyanya.

Chef Renatta kemudian menjawab singkat “operasi plastik.” Hal ini membuat netizen terkejut dengan pengakuannya. Tak sedikit pula yang menggoda Chef Renatta karena merasa tak percaya.

“Emang plastiknya sakit apa chef?,” cuit seorang nitizen, melansir Suara.com, Senin 1 Agustus 2022.

“Jangan nanti pas meninggal gk bisa terurai… Ihh serem. Jadi kuyang nanti,” katanya nitizen.

“Plis jangan chef, belom oplas aja cantiknya bikin jantung w ketar-ketir,” tambah netizen lainnya.

Ia menjelaskan operasi plastik yang dimaksudnya. Saat ini dirinya memang tengah sibuk melakukan tindakan mengurangi limbah plastik dalam kesehariannya.

“Jadi gini lho, maksud saya operasi plastik itu bener-bener operasi plastik yaitu operasi atau tindakan untuk mengurangi limbah plastik. Jadi saya memulai gaya hidup baru dengan melakukan aksi one green step karena mulai dari kita, tanggung jawab kita untuk menjaga bumi,” katanya.

Dirinya mengaku tengah membiasakan untuk memilah sampah di rumah, mulai dari sampah organik sampai berbagai macam sampah anorganik.***

(Riyaldi Suhud)

Heboh Kuburan Bansos Beras, Tukang Gali: Bilangnya Buat Septic Tank

0

Bogordaily.net–  Penemuan kuburan paket bantuan sosial (bansos) berupa beras dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di lahan tak jauh dari gudang JNE, Jalan Tugu Jaya, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok terus menyedot perhatian.

Warga yang diminta pihak JNE untuk menggali lubang, Nanang mengaku bansos tersebut dikubur sekitar tahun 2020.

Saat itu, kata Nanang, ia melakukan penggalian lubang dengan lebar dua meter dan kedalalman 1,5 meter bersama rekannya yang bernama Rusdi. Awalnya, Nanang diminta untuk menggali lubang dari rekannya yang bernama Dadung. Pihak JNE menghubungi Dadung untuk mencari tenaga menggali septic tank.

“Saya awalnya dikasih orderan dari teman, namanya Pak Dadung untuk gali septic tank, ya sudah,” kata Nanang di lokasi, sebagaimana dilansir Suara.com, Senin, 1 Agustus 2022.

“Intinya minta cari tenaga. Saya enggak siap tenaga, saya cari teman. Dia (Nanang) mau,” tambahnya.

Nanang lalu menggali bersama rekannya bernama Rusdi secara manual menggunakan pacul, pengki, dan garpu selama dua hari.

Sementara itu Ketua RT 10 RW 03, Sugeng mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui adanya paket bansos yang ditimbun tersebut. Selaku pimpinan lingkungan, dia baru tahu adanya temuan paket bansos yang diduga ditimbun tersebut dari berita.

“Kalau kami sendiri di lingkungan Tirtajaya, kami tidak tahu. Saya tahu dari Youtube,” kata Sugeng.

Menurut Sugeng, pihaknya tidak pernah melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lahan tersebut. Sebelumnya, lahan itu memang kerap dijadikan lahan parkir untuk mobil milik gudang JNE.

“Di sini mobil penuh, jadi warga tidak tahu. Ketua lingkungan jadi tidak tahu kalau di sini ada aktivitas mencurigakan. Ini tempat parkir JNE, jadi kami tidak tahu. Bukan kami tidak memperhatikan lingkungan, kami cukup waspada jadi kami tidak tahu persis,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan Polisi telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok terkait temuan tersebut. Dari hasil kordinasi dengan Dinsos Kota Depok, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut Dinsos Kota Depok tidak pernah menggunakan jasa JNE untuk pengiriman bahan sembako untuk wilayah Kota Depok.

Polisi masih terus menyelidiki temuan beras bansos yang ditimbun itu dan akan memintai keterangan sejumlah pihak terkait.

Sementara itu di sisi lain, pihak JNE buka suara terkait temuan berkarung-karung beras bansos di tanah lapang Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Depok.

VP of Marketing JNE Express, Eri Palgunadi mengatakan temuan beras bansos di Depok merupakan barang rusak dan mengklaim tak ada pelanggaran.

“Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak,” kata Eri dalam keterangan resminya dikutip Detik.com.***

(Riyaldi Suhud)