Home Blog Page 5118

Penggerebekan Besar-Besaran di Brasil, 18 Orang Tewas

0

Bogordaily.net– Kepolisian Brasil melakukan penggerebekan besar-besaran di daerah kumuh Rio de Janeiro pada Kamis, 21 Juli 2022. Dilaporkan 18 orang tewas dalam penggerebekan berdarah tersebut.

Penggerebekan besar-besaran tersebut melibatkan sekitar 400 polisi dan mengerahkan 10 kendaraan lapis baja. Tim taktis dari polisi sipil dan militer Rio de Janeiro menyerbu kompleks Alemao untuk melumpuhkan terduga kelompok kriminal.

Dilansir CNN Indonesia, polisi militer setempat dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters dilansir France 24 menyatakan kelompok itu dicurigai terlibat dalam pencurian kargo, perampokan bank dan merencanakan serangan ke daerah kumuh lawannya.

“Sedikitnya 18 orang tewas dalam serangan itu: seorang polisi, 16 tersangka kriminal, dan seorang wanita,” kata polisi tersebut.

Jumlah korban tewas dalam penggerebekan di Brasil yang luar biasa tersebut memicu kekhawatiran akan pelanggaran hak asasi manusia.

“Ada tanda-tanda pelanggaran hak asasi manusia besar, dan kemungkinan ini menjadi salah satu operasi dengan jumlah kematian tertinggi di Rio de Janeiro,” kata kantor pembela umum negara bagian itu dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu pasukan polisi negara bagian Rio tengah gencar melakukan penggerebekan di daerah kumuh kota. Bahkan, Presiden Brasil Jair Bolsonaro mendukung tindakan tegas terukur polisi dalam memerangi kejahatan yang terorganisir, dan mengatakan gangster harus mati seperti kecoak.

Setelah penggerebekan itu penduduk setempat terlihat berusaha menyelamatkan orang-orang yang terluka ke bagian belakang kendaraan untuk dibawa ke rumah sakit sementara polisi mengawasi.

Gilberto Santiago Lopes dari Komisi Hak Asasi Manusia Anacrim mengatakan polisi menolak membantu.

“Kami harus membawa mereka pergi dengan truk minuman, dan kemudian menandai penduduk setempat di mobil mereka untuk membawa mereka ke rumah sakit,” kata Gilberto.

Menurut Gilberto polisi tidak bertujuan untuk menangkap mereka melainkan untuk membunuh.

“Sehingga jika mereka terluka, mereka pikir mereka tidak pantas mendapatkan bantuan,” kata Gilberto lagi.

Warga sekitar pun marah dan membentak polisi atas peristiwa berdarah tersebut.

“Kami takut tinggal di sini,” teriak seorang warga setelah penggerebekan.***

Letkol Suhendar Pimpin Panen Padi Demplot

0

Bogordaily.net – Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat memimpin langsung adanya panen padi demplot yang berlangsung di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali pada Jumat, 22 Juli 2022.

Dikatakan Dandim, panen raya yang dipimpin langsung oleh dirinya tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI-AD, khususnya Kodim Klungkung dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional.

“Panen raya ini bagian dari adanya program swasembada ketahanan dan pangan nasional di tengah pandemi,” kata Dandim.

Pada pelaksanaan panen demplot padi kali ini, kata dia, setidaknya mampu menghasilkan 5.368 ton dengan jumlah per are sebesar 2.684 ton.

“Dampak dari pandemi ini belum berakhir, untuk itu kita diharuskan untuk bisa menghasilkan berbagai produksi melalui berbagai kreatifitas dan inovasi,” jelasnya.***

Sosialisasi Pola Hidup Sehat, Satgas Yonmek 203/AK Sasar Distrik Makki

0

Bogordaily.net – Satgas Yonmek 203/AK berupaya untuk terus mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera di Distrik Makki Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

Salah satunya, melalui adanya sosialisasi pola hidup sehat yang saat ini dilakukan oleh Satgas, Jumat, 22 Juli 2022.

Sosialisasi itu dilakukan langsung oleh Dansatgas Yonmek 203/Arya Kemuning, Mayor Inf Ahmad Zacky.

“Sosialisasi ini membahas adanya cara menggosok gigi dengan benar,” ujar Dansatgas.

Adanya sosialisasi itupun mendapat sambutan hangat dari masyarakat di Distrik Makki. Salah satunya Emanuel Pilus (57), salah satu masyarakat Distrik Makki.

Pilus mengatakan, sosialisasi akan pentingnya pola hidup sehat seperti yang dilakukan oleh Satgas saat ini, sangat penting untuk bisa diketahui oleh masyarakat.

“Sehingga, kita semua bisa mewujudkan hidup bersih dan sehat. Dan yang terpenting, bisa terhindar dari penyakit,” bebernya.***

Coba Deh! Redakaan Batuk Berdahak dengan Tiga Bahan Alami Ini

0

Bogordaily.net – Batuk berdahak memang sangat mengganggu. Namun, terdapat berbagai cara menghilangkan batuk berdahak secara alami yang bisa kita lakukan.

Cara menghilangkan batuk berdahak ini cukup menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di dapur.

Dengan cara ini, Anda tidak perlu mengkonsumsi obat dari dokter atau obat yang biasa dijual di apotek. Namun, jika kondisi batuk semakin parah, ada baiknya periksakan diri ke dokter.

Namun, kondisi ini sebenarnya tidak memerlukan perawatan khusus, karena bisa sembuh saat daya tahan tubuh membaik.

Berikut ini beberapa cara menghilangkan batuk berdahak secara alami.

1. Kumur dengan Air Garam

Larutan air dan garam bisa mengurangi dahak di belakang tenggorokan. Kita hanya perlu mencampur setengah sendok teh garam dan satu cangkir air hangat.

Biarkan air agak dingin lalu berkumurlah bebeapa kali dalam sehari.

Saat berkumur, biarkan campuran beberapa saat di mulut sebelum dibuang. Jangan sampai tertelan, ya!

2. Menggunakan Jahe

Jahe merupakan bahan alami yang mungkin sudah sering kita gunakan untuk menghilangkan batuk berdahak.

Diketahui, kandungan antiperadangan pada jahe bisa membuat membran saluran pernapasan menjadi rileks.

Kita cukup menyeduh teh dan tambahan 20-40 gram jahe ke dalamnya.

Tunggu sampai hangat lalu tambahkan madu dan perasaan lemon agar batuk berdahak semakin cepat hilang.

3. Konsumsi Madu

Selain jahe, madu juga dipercaya bisa menghilangkan batuk berdahak. Kita cukup meminum madu sebelum tidur.

Atau, kita juga bisa mengonsumsinya secara langsung atau dicampur ke minuman lain.

Campurkan dua sendok teh madu dengan air hangat atau teh herbal. Minum larutan tersebut dua kali sehari.

Namun, ada beberapa jenis madu yang tak cocok untuk anak-anak. Sehingga, berhati-hatilah jika hendak memberikan madu untuk anak di bawah 12 tahun.***

Optimalisasi Pendapatan, Pemkab Bogor Hadirkan Program Relaksasi Pajak

0

Bogordaily.net – Untuk mengoptimalkan pendapatan pajak di Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor lakukan sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, salah satunya melalui program relaksasi pajak daerah tahun 2022, sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat dalam membayar pajak, yang berlangsung di Gedung BJB Cibinong Kabupaten Bogor, Jumat 22 Juli 2022.

Dalam kesempatan ini, mewakili Plt. Bupati Bogor Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin menghimbau kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, untuk ikut serta dalam program pemutihan tahun 2022, melakukan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Lalu memutasikan kendaraan yang dimiliki/dikuasai yang berada di wilayah Kabupaten Bogor menjadi plat F Kabupaten Bogor, serta melakukan balik nama kendaraan menjadi atas nama sendiri yang masih memiliki kendaraan atas nama orang lain.

“Saya minta kepada para camat, lurah dan kepala desa untuk ikut membantu menyosialisasikan program ini kepada masyarakat melalui medsos masing-masing. Mari kita manfaatkan berbagai kemudahan yang disediakan oleh Pemkab Bogor maupun Pemprov Jabar selagi masih ada waktu, kita akan terus monitor agar tersosialisasikan dengan masif,” tegas Burhanudin, saat menghadiri kegiatan sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jabar dan Kabupaten Bogor, di Gedung BJB Cibinong, Jumat 22 Juli 2022.

Program Relaksasi Pajak Daerah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, yakni berupa pengurangan pokok piutang PBB-P2 sebesar 20% dan penghapusan sanksi administratif PBB-P2 sampai dengan tahun pajak 2017, diberikan kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran sampai dengan 31 Desember 2022.

Penghapusan sanksi administratif PBB-P2 untuk tahun pajak 2018 sampai dengan tahun pajak 2021 bagi yang melakukan pembayaran sampai dengan 31 Agustus 2022.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, juga memberikan relaksasi pajak melalui program pemutihan tahun 2022 yang sudah dimulai tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2022.

“Semoga penerimaan pajak daerah Kabupaten Bogor dapat semakin meningkat untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat,” tukas Sekda.

Menurut Burhanudin menyatakan, agar Bappenda dan seluruh Perangkat Daerah penunjang pendapatan daerah harus kreatif dan terus berinovasi mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat wajib pajak.

Kepada seluruh Perangkat Daerah/Camat/Kades/Lurah dan para ASN berperan aktif menghimpun potensi pendapatan yang berada di bidang atau wilayah kerjanya masing-masing.

“Selain itu, diperlukan juga dukungan dan peran aktif stakeholder serta sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jabar maupun Kabupaten Bogor, untuk bersama-sama mengoptimalkan pendapatan pajak,” ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa, pendapatan daerah di Kabupaten Bogor tahun 202 antara lain yakni, PAD berkontribusi sebesar 36,83% dimana 69,94%-nya bersumber dari pajak daerah.

Adapun pendapatan transfer pusat dan daerah berkontribusi 63,17%, dimana didalamnya bagi hasil pajak Provinsi Jawa Barat berkontribusi 16,91% dan alokasi bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat berkontribusi sebesar 2.84%.

“Saat ini kita memasuki triwulan ketiga tahun 2022, per 18 juli 2022, Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor baru terealisasi sebesar 4,2 triliyun atau 50,11% dari target yang ditetapkan, dengan rincian: dari realisasi PAD sebesar 1,9 triliyun atau 61,1% sedangkan dari Pendapatan Transfer Baru terealisasi sebesar 2,3 triliyun atau 43,12%,” tandas Sekda.

Kemudian, Kepala Bappenda Jawa Barat Dedi Taupik menuturkan, bahwa sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jabar ini sangat penting untuk mengoptimalisasi pajak daerah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jabar.

“Kami berharap melalui relaksasi pajak, salah satunya PBB dan pemutihan pajak kendaraan bermotor ini bisa mendorong peningkatan pajak baik Kabupaten Bogor maupun Provinsi Jabar. Kami minta agar masyarakat manfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang dimulai sejak tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus tahun 2022 ini dimanfaatkan dengan baik,” jelas Dedi.

Ditempat yang sama, Pimpinan Bank Jabar Banten Wilayah Cibinong, Budi Jamaludin menambahkan, dirinya mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jabar karena berkontribusi besar dalam meningkatkan daya tarik masyarakat, sebagai wajib pajak dalam meningkatkan pembayaran pajak.

Dukungan kemudahan layanan pembayaran pajak melalui Aplikasi BJB Digi yang terintegrasi dengan aplikasi SAMBARA.

“Layanan E-Samsat bisa dilakukan melalui layanan yang telah bekerjasama dengan Bank BJB baik Indomaret, Alfamart, Tokopedia, Buka Lapak, dan sebagainya. Selain e-samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor bank BJB pun mempunyai produk lainnya yaitu t-samsat yang merupakan produk tabungan khusus pembayaran PKP tahunan yang dimiliki BJB,” terangnya.

Menurutnya, dengan menggunakan T-Samsat wajib pajak tidak perlu lagi mengantri sebab pembayaran dilakukan secara otomatis melalui sistem auto debit kepada tabungan samsat.

Wajib pajak juga dapat terhindar dari denda keterlambatan akibat lupa pada saat waktu pembayaran.

“Semoga dengan layanan E-Samsat dan T-samsat tersebut bank BJB dapat memberikan andil dalam optimalisasi pajak daerah serta membantu mempermudah masyarakat dalam menaikkan pembayaran pajak kendaraan bermotornya,” jelasnya.***

Catat! Ini Lokasi dan Persyaratan Daftar Offline MyPertamina di Bogor

0

Bogordaily.net – Lokasi dan persyaratan daftar offline MyPertamina di Bogor. Jika gagal online gagal terus silahkan daftar offline tapi ada syaratnya.

Di Bogor gerai pendaftaran offline MyPertamina  sudah bisa dikunjungi. Tapi sebelum meluncur. Pastikan dulu Anda sudah tahu lokasi dan persyaratan daftar off line MyPertamina di Bogor ini.

Apa saja persyaratannya?

Yang harus dibawa di antaranya membawa KTP, STNK kendaraan roda empat, foto kendaraan tampak depan dan samping hingga terlihat plat nomor dan foto pribadi. Sedangkan, untuk kendaraan perusahaan harus menunjukan surat KIR

“Gerai ini untuk mempermudah masyarakat jika kebingungan atau gagal mendaftar MyPertamina sendiri, jadi kita arahkan mekanisme pendaftarannya,” jelas Pendamping Agency Pendaftaran MyPertamina, Muhammad Zikirullah didampingi Arbaaz Syaikal A kepada bogordaily.net.

Ketika Anda terus gagal untuk daftar MyPertamina secara online Anda bisa datang ke lokasi ini.

Lokasinya berada di SPBU 31.161.13 yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Di sini Anda akan dibimbing agar bisa terdaftar di MyPertamina agar bisa dilayani saat mengisi BBM nanti.

“Sekarang masih bisa mengisi BBM bio solar dan pertalite bagi yang belum terdaftar di aplikasi MyPertamina. Tetapi, per tanggal 1 Agustus nanti pengendara tidak akan dilayani mengisi BBM di semua SPBU kalau belum terdaftar di MyPertamina,” Muhammad Zikirullah, Jumat 22 Juli 2022.

Menurut Zikirullah, sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi MyPertamina dalam pembelian BBM sudah dilaksanakan sejak 1 Juli 2022.

Untuk di wilayah Kota Bogor, gerai pendaftaran baru ada di SPBU 31.161.13, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Gerai ini untuk mempermudah masyarakat jika kebingungan atau gagal mendaftar MyPertamina sendiri, jadi kita arahkan mekanisme pendaftarannya. Adapun persyaratan yang harus dibawa konsumen diantaranya membawa KTP, STNK kendaraan roda empat, foto kendaraan tampak depan dan samping hingga terlihat plat nomor dan foto pribadi. Sedangkan, untuk kendaraan perusahaan harus menunjukan surat KIR,” jelasnya.

Zikirullah mengaku, sejauh ini masyarakat yang mendaftar langsung ke gerai pendaftaran MyPertamina cukup antusias. Apalagi, sambungnya, pendafataran MyPertamina tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semua gratis, tidak ada biaya apapun. Dari tanggal 18 Juli 2022 sudah ada sekitar 51 konsumen yang mendaftar. Selain membuka gerai, kita juga melakukan sosialisasi dengan membagikan brosur di jalanan,” ujarnya.

Adapun mekanisme penggunaan aplikasi MyPertamina, lanjut Zikirullah, konsumen cukup menunjukan scan barcode yang ada di aplikasi MyPertamina ke petugas SPBU. Nanti, petugas yang akan melakukan scaning barcode tersebut.

“Jadi cara pembeliannya konsumen cukup menunjukan barcode kalo sudah terdaftar di MyPertamina, kemudian petugas yang melakukan scaning. Kalau pembayarannya sementara bisa cash, tapi nanti kedepannya pembayaran secara e-money melalui aplikasi LinkAja,” katanya.

Meski demikian, dalam penggunaan MyPertamina konsumen dibatasi pembelian BBM bio solar dan pertalite sebanyak 60 liter. Hal itu, pembelian bio solar dan pertalite melalui MyPertamina masuk dalam kategori subsidi.

“Sehari pembelian BBM lewat aplikasi MyPertamina hanya 60 liter. Kalau mau lebih, konsumen harus menunggu besoknya atau opsi lainnya bisa membeli pertamax,” tutupnya.

Seperti diketahui, pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar dan pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bagi kendaraan roda empat per tanggal 1 Agustus 2022 tidak akan dilayani jika belum terdaftar di aplikasi MyPertamina.***

Yuk Kunjungi PLN E-Mobility Day, Rasakan Sensasi Gunakan Kendaraan Listrik

0

Bogordaily.net – PLN mengajak masyarakat untuk menjajal langsung mengendarai kendaraan listrik di acara PLN E-Mobility Day: Driving The Future yang digelar pada 18 – 24 Juli 2022 di Denpasar, Bali.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya PLN untuk terus mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik dalam mendukung transisi energi bersih di Tanah Air.

Vice President Komunikasi Korporat PLN Gregorius Adi Triyanto menyatakan melalui PLN E-Mobility Day: Driving The Future, PLN ingin memberikan experience kepada masyarakat untuk mengendarai kendaraan listrik sehingga awareness masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin luas.

“Tidak hanya memperlihatkan, kami juga ingin mengajak masyarakat mencoba sensasi kendaraan listrik yang memang berbeda dengan kendaraan BBM,” tutur Gregorius.

Untuk mencoba kendaraan listrik secara gratis, pengunjung hanya perlu mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile, yaitu:

  1. Buka aplikasi PLN Mobile
  2. Pilih menu Electric Vehicle
  3. Pilih sub menu Test Drive
  4. Pilih kendaraan yang mau dicoba
  5. Pilih Booking Test Drive.

Pengalaman berkendara kendaraan listrik tentu berbeda dengan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Selain minim suara, akselerasi kendaraan listrik juga lebih responsif dibandingkan kendaraan BBM.

“Dengan merasakan secara langsung kendaraan listrik, kami harap masyarakat semakin tertarik untuk beralih menggunakan kendaraan listrik,” tutup Gregorius.

Peserta test drive asal Denpasar, Bagus memberi respons positif setelah mengendarai mobil listrik. Menurutnya, mobil listrik jauh lebih nyaman dibandingkan kendaraan yang menggunakan bahan bakar energi fosil.

Selain itu, dari sisi fitur untuk menunjang berkendara yang disediakan pun lebih modern.

“Kalau kendaraan listrik pastinya lebih bagus dari segi kenyamanan juga mantap,” ujarnya.

Bagus pun berharap kendaraan listrik semakin masif digunakan di Indonesia sehingga, dapat mengurangi emisi yang dihasilkan kendaraan bermotor dan PLN terus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Saya berharap ke depannya untuk di Indonesia lebih banyak lagi mobil-mobil seperti ini dan PLN support terus,” ungkapnya.***

Catat! Lokasi Gerai Pendaftaran Offline MyPertamina di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Lokasi gerai pendaftaran MyPertamina di Kota Bogor bisa Anda kunjungi di tempat ini.

Ketika Anda terus gagal untuk daftar MyPertamina secara online Anda bisa datang ke lokasi gerai MyPertamina di Kota Bogor ini.

Lokasinya berada di SPBU 31.161.13 yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Di sini Anda akan dibimbing agar bisa terdaftar di MyPertamina agar bisa dilayani saat mengisi BBM nanti.

“Sekarang masih bisa mengisi BBM bio solar dan pertalite bagi yang belum terdaftar di aplikasi MyPertamina. Tetapi, per tanggal 1 Agustus nanti pengendara tidak akan dilayani mengisi BBM di semua SPBU kalau belum terdaftar di MyPertamina,” kata Pendamping Agency Pendaftaran MyPertamina, Muhammad Zikirullah didampingi Arbaaz Syaikal A yang membuka gerai pendaftaran secara offline di SPBU 31.161.13 yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor saat ditemui bogordaily.net, Jumat 22 Juli 2022.

Menurut Zikirullah, sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi MyPertamina dalam pembelian BBM sudah dilaksanakan sejak 1 Juli 2022.

Untuk di wilayah Kota Bogor, gerai pendaftaran baru ada di SPBU 31.161.13, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Gerai ini untuk mempermudah masyarakat jika kebingungan atau gagal mendaftar MyPertamina sendiri, jadi kita arahkan mekanisme pendaftarannya. Adapun persyaratan yang harus dibawa konsumen diantaranya membawa KTP, STNK kendaraan roda empat, foto kendaraan tampak depan dan samping hingga terlihat plat nomor dan foto pribadi. Sedangkan, untuk kendaraan perusahaan harus menunjukan surat KIR,” jelasnya.

Zikirullah mengaku, sejauh ini masyarakat yang mendaftar langsung ke gerai pendaftaran MyPertamina cukup antusias. Apalagi, sambungnya, pendafataran MyPertamina tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semua gratis, tidak ada biaya apapun. Dari tanggal 18 Juli 2022 sudah ada sekitar 51 konsumen yang mendaftar. Selain membuka gerai, kita juga melakukan sosialisasi dengan membagikan brosur di jalanan,” ujarnya.

Adapun mekanisme penggunaan aplikasi MyPertamina, lanjut Zikirullah, konsumen cukup menunjukan scan barcode yang ada di aplikasi MyPertamina ke petugas SPBU. Nanti, petugas yang akan melakukan scaning barcode tersebut.

“Jadi cara pembeliannya konsumen cukup menunjukan barcode kalo sudah terdaftar di MyPertamina, kemudian petugas yang melakukan scaning. Kalau pembayarannya sementara bisa cash, tapi nanti kedepannya pembayaran secara e-money melalui aplikasi LinkAja,” katanya.

Meski demikian, dalam penggunaan MyPertamina konsumen dibatasi pembelian BBM bio solar dan pertalite sebanyak 60 liter. Hal itu, pembelian bio solar dan pertalite melalui MyPertamina masuk dalam kategori subsidi.

“Sehari pembelian BBM lewat aplikasi MyPertamina hanya 60 liter. Kalau mau lebih, konsumen harus menunggu besoknya atau opsi lainnya bisa membeli pertamax,” tutupnya.

Seperti diketahui, pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar dan pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bagi kendaraan roda empat per tanggal 1 Agustus 2022 tidak akan dilayani jika belum terdaftar di aplikasi MyPertamina.***

KPUD: Pemilih Baru di Kota Bogor Naik 84 Ribu Orang

0

Bogordaily.net Jumlah pemilih baru untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 khususnya di Kota Bogor naik 84 ribu orang.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor, Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2022 sebanyak 800.000 orang dari sebelumnya tahun 2019 yaitu 716.473 orang dan mengalami kenaikan sekitar 84 ribu orang.

Ketua KPUD Kota Bogor, Samsudin menjelaskan bahwa kenaikan jumlah pemilih untuk Pilkada serentak 2024 khususnya di Kota Hujan naik dengan predikat rata-rata sedang.

“Normal sesuai pertumbuhan jumlah penduduk. Rata-rata sedang aja,” kata Ketua KPUD Kota Bogor Samsudin kepada, Bogordaily.net, Jumat 22 Juli 2022.

Dari enam Kecamatan yang ada di Kota Bogor, Bogor Barat yang paling banyak jumlah pemilihnya, yaitu 176.249 orang per bulan Juni 2022.

Kemudian disusul oleh Kecamatan Tanah Sareal dengan jumlah pemilih mencapai 154.914 orang per bulan Juni 2022. Lalu Kecamatan Bogor Selatan dengan jumlah pemilih 142.750 orang per bulan Juni 2022.

Disusul lagi Kecamatan Bogor Tengah dengan jumlah pemilih 78.258 orang per bulan Juni 2022. Lalu yang terakhir Kecamatan Bogor Timur dengan jumlah pemilih 72.581 orang per bulan Juni 2022.

Dengan total dari enam Kecamatan di Kota Bogor, jumlah pemilih mencapai angka 757.970 orang, yang mana laki-laki sebanyak 377.382 pemilih dan jumlah pemilih perempuan sekitar 380.588 orang.

Dengan meningkatnya jumlah pemilih baru yang menyentuh angka 84 ribu orang, lalu siapa calon Wali Kota Bogor atau kandidat terkuat yang bisa menggaet suara tersebut? kita lihat hasilnya pada Pilkada 2024 mendatang.(Muhammad Irfan Ramadan)

Tanggal 1 Agustus Tanpa Aplikasi MyPertamina, Kendaraan Roda 4 Tidak Dilayani Mengisi BBM

0

Bogordaily.net – Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar dan pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bagi kendaraan roda empat per tanggal 1 Agustus 2022 tidak akan dilayani jika belum terdaftar di aplikasi MyPertamina.

Hal itu diungkapkan Tenaga Pendamping Agency Pendaftaran MyPertamina, Muhammad Zikirullah didampingi Arbaaz Syaikal A yang membuka gerai pendaftaran secara offline di SPBU 31.161.13 yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Sekarang masih bisa mengisi BBM bio solar dan pertalite bagi yang belum terdaftar di aplikasi MyPertamina. Tetapi, per tanggal 1 Agustus nanti pengendara tidak akan dilayani mengisi BBM di semua SPBU kalau belum terdaftar di MyPertamina,” ucapnya saat ditemui bogordaily.net, Jumat 22 Juli 2022.

Menurut Zikirullah, sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi MyPertamina dalam pembelian BBM sudah dilaksanakan sejak 1 Juli 2022.

Untuk di wilayah Kota Bogor, gerai pendaftaran baru ada di SPBU 31.161.13, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Gerai ini untuk mempermudah masyarakat jika kebingungan atau gagal mendaftar MyPertamina sendiri, jadi kita arahkan mekanisme pendaftarannya. Adapun persyaratan yang harus dibawa konsumen diantaranya membawa KTP, STNK kendaraan roda empat, foto kendaraan tampak depan dan samping hingga terlihat plat nomor dan foto pribadi. Sedangkan, untuk kendaraan perusahaan harus menunjukan surat KIR,” jelasnya.

Zikirullah mengaku, sejauh ini masyarakat yang mendaftar langsung ke gerai pendaftaran MyPertamina cukup antusias. Apalagi, sambungnya, pendafataran MyPertamina tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semua gratis, tidak ada biaya apapun. Dari tanggal 18 Juli 2022 sudah ada sekitar 51 konsumen yang mendaftar. Selain membuka gerai, kita juga melakukan sosialisasi dengan membagikan brosur di jalanan,” ujarnya.

Adapun mekanisme penggunaan aplikasi MyPertamina, lanjut Zikirullah, konsumen cukup menunjukan scan barcode yang ada di aplikasi MyPertamina ke petugas SPBU. Nanti, petugas yang akan melakukan scaning barcode tersebut.

“Jadi cara pembeliannya konsumen cukup menunjukan barcode kalo sudah terdaftar di MyPertamina, kemudian petugas yang melakukan scaning. Kalau pembayarannya sementara bisa cash, tapi nanti kedepannya pembayaran secara e-money melalui aplikasi LinkAja,” katanya.

Meski demikian, dalam penggunaan MyPertamina konsumen dibatasi pembelian BBM bio solar dan pertalite sebanyak 60 liter. Hal itu, pembelian bio solar dan pertalite melalui MyPertamina masuk dalam kategori subsidi.

“Sehari pembelian BBM lewat aplikasi MyPertamina hanya 60 liter. Kalau mau lebih, konsumen harus menunggu besoknya atau opsi lainnya bisa membeli pertamax,” tutupnya.**