Home Blog Page 518

Polisi Ringkus Tiga Pelaku Pembunuhan Sadis di Bojonggede Bogor, Ini Kronologinya

Bogordaily.net – Polisi berhasil meringkus tiga pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pria AN di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Rabu 5 November 2025.

Diketahui, tiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka diantaranya, MFR (28), MEO (28), dan juga AS (29).

Mereka dihadirkan langsung menganakan baju tahanan beserta beberapa barang bukti lainya di Mapolsek Bojonggede.

Kasat Reskrim Polsek Bojonggede Kompol Made Gede Oka menjelaskan bahwa, kasus ini bermula ketika MEO berkenalan dengan korban melalui media sosial Facebook.

“Jadi dapat saya jelaskan bahwa untuk kronologis perkara pembunuhan ini awalnya para pelaku atau salah satu tersangka yaitu MEO berkenalan dengan korban dari media sosial Facebook selanjutnya mereka chatting di grup Facebook,” kata Kompol Made Gede kepada wartawan, Rabu 5 November 2025.

Kemudian, korban dan para tersangka bersepakat untuk bertemu bersama sama nongkrong di rumah salah satu tersangka yang merupakan sudah menjadi TKP pembunuhan.

“Kemudian sekitar pukul 22.00 korban sampai dan tersangka mengajak kerumah korban kemudian mereka ngobrol nongkrong 4 orang tersangka,” jelasnya.

Selanjutnya, salah satu tersangka yaitu tersangka MFR meminjam uang kepada korban dengan alasan untuk biaya persalinan pacarnya. Namun, korban menolak.

“Tiba2 korban menolak karena tidak bisa memenuhi keinginan dari tersangka yang meminta sejumlah uang tersebut,” ujar Made.

Made menjelaskan, setelah ada penolakan tersebut tersangka merasa tersingung kemudian ada cekcok keributan dan mencoba untuk melarikan diri.

Pada saat korban ingin melarikan diri dan meninggalkan tempat, salah satu tersangka mendorong korban dan diikuti oleh tersangka lainya. Korban dianiaya dengan menggunakan pecahan kaca sehigga mengalami pendarahan.

“Jadi ketiga tersangka ini melakukan penganiayaan kepada korban dengan melakukan pemukulan kepada korban dengan menggunakan benda benda senjata tajam dan pecahan vas yang ada di TKP,” tuturnya.

Kemudian, korban zecara membabi buta menjerat leher korban menggunakan kawat hingga korban meninggal dunia dilokasi kejadian.

“Sehingga korban mengalami luka dan penuh pendarahan di pelipis dan dibagian tubuh yaitu leher korban, tersangka mengikat atau menjerat leher korban dengan kawat sehingga korbam akhirnya meninggal ditempat,” ungkap Made.

Atas perubatanya ketiga pelaku kini brhasil diringkus dan dikenakan pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sebelumnya diketahui, seorang pria AN di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor ditemukan tewas bersimbah darah, pada Senin 3 November 2025.

(Albin Pandita)

DPC Syarikat Islam Kota Bogor Berjuang di Jalur Dakwah Ekonomi, Ikuti Mukernas II Syarikat Islam

0

Bogordaily.net — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus berjuang di jalur dakwah ekonomi umat, melalui partisipasi aktif dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Syarikat Islam, yang berlangsung pada 4–6 November 2025 di Jakarta.

Kegiatan nasional ini menghadirkan berbagai tokoh nasional dari unsur pemerintahan, ulama, dan pemikir ekonomi Islam, serta seluruh pengurus Syarikat Islam se-Indonesia. Hadir dalam pembukaan antara lain Dr. K.H. Muhammad Sodikun, M.E., H. Ahmad Farial, S.E., Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. (Presiden PP/LT SI), serta Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. (Menteri Agama RI).

Selain itu, Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI) turut memberikan Studi General dalam sesi pembukaan.

Dakwah Ekonomi sebagai Arus Utama Gerakan Syarikat Islam

Ketua DPC Syarikat Islam Kota Bogor, Subhan Murtadla, S.Ag., M.E., menegaskan bahwa perjuangan Syarikat Islam tidak hanya dalam ranah dakwah spiritual, tetapi juga dakwah ekonomi yang membebaskan umat dari ketergantungan dan ketimpangan sosial.

“Gerakan dakwah Syarikat Islam hari ini harus menjawab tantangan ekonomi modern. Kami di Bogor berkomitmen membangun koperasi, UMKM, dan jaringan usaha umat yang menjadi pondasi kemandirian ekonomi rakyat. Ini adalah wujud nyata ajaran Tjokroaminoto dalam konteks kekinian,” ujarnya.

Subhan juga menyampaikan bahwa kehadiran DPC SI Kota Bogor dalam Mukernas ini bertujuan memperkuat sinergi antar daerah serta mendorong pembentukan Koperasi Syarikat Islam di tingkat kota dan kabupaten.

Tokoh Nasional: Hidupkan Semangat Cokroaminoto lewat Gerakan Koperasi

Dalam pembekalan pertama Sidang Pleno II, Sekjen DPP Syarikat Islam/Menteri Koperasi dan UKM RI, Dr. Ferry J. Juliantono, S.E.Ak., M.Si., menyampaikan bahwa semangat Cokroaminoto dalam berkoperasi menjadi landasan gerakan ekonomi Islam di Indonesia.

“Cokroaminoto melihat koperasi sebagai solusi strategis untuk melawan penindasan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Prinsip koperasi sejalan dengan nilai-nilai Islam: keadilan, kebersamaan, dan tolong-menolong dalam ekonomi umat,” ujar Ferry.

Ia menegaskan dukungan penuh terhadap Syarikat Islam untuk memperkuat koperasi berbasis desa dan kelurahan, sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto untuk membesarkan kembali gerakan koperasi sebagai perwujudan ekonomi Pancasila dan ekonomi konstitusi.

“Kami sedang membangun 80 ribu lebih Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia, agar ekonomi rakyat bangkit, sebagaimana dulu dilakukan para pendiri Sarekat Dagang Islam,” tambahnya.

Pemikiran Ekonomi dan Kebangsaan dari Berbagai Tokoh

Dalam rangkaian Mukernas II, hadir pula pembicara dari berbagai kementerian dan tokoh nasional:

  • Sudarjono, B.Eng., M.M., MBA – Wamen Pertanian RI, membahas Strategi Mewujudkan Petani Maju dan Sejahtera.
  • Ir. Ahmad Riza Patria, MBA – Wamendes PDTT RI, membahas Kemandirian Desa dalam Menumbuhkan Kekuatan Ekonomi Kerakyatan.
  • Dr. Fadli Zon, M.Sc. dan N. Syamsudin Ch. Haesy membawakan materi Diseminasi Komunikasi Budaya dalam Gerakan Islam.
  • Dr. Purbaya Yudhi Sadewa dan Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D. – membahas Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2026.
  • Dr. Redha Manthovani – Jaksa Tinggi Bidang Ekonomi, menyampaikan Peran Kejaksaan dalam Pengawasan Program Ekonomi Pemerintah.

Dalam penutupan hari kedua, Subhan Murtadla kembali menegaskan bahwa Bogor siap menjadi pusat gerakan dakwah ekonomi Syarikat Islam.

“Kami membawa semangat ‘Bogor Bangkit Bersama Umat’. Dakwah ekonomi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari umat di pasar, koperasi, dan lembaga usaha kecil. Di situlah ruh perjuangan Syarikat Islam hidup,” tegasnya.

Mukernas II Syarikat Islam berlangsung selama tiga hari, 4–6 November 2025, dengan tema besar: “Aktivasi Dakwah Ekonomi untuk Kemandirian Umat dan Kedaulatan Bangsa.”

Kegiatan ini ditutup dengan sidang pleno ke-X dan arahan akhir dari Presiden PP/LT Syarikat Islam Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H.

Sinopsis Film Solata (2025): Kisah Guru Relawan di Pegunungan Toraja

0

Bogordaily.net – Film Solata (2025) menghadirkan kisah yang hangat, menyentuh, dan penuh makna tentang perjalanan seorang guru muda yang mencari jati diri di pelosok negeri.

Dikutip dari akun Instagram @filmsolata, film ini mengikuti kisah Angkasa, seorang pria asal Jakarta yang memutuskan meninggalkan hiruk-pikuk kehidupan kota untuk menjadi guru relawan di Pegunungan Ollon, Tana Toraja.

Namun, perjalanan Angkasa bukan sekadar pelarian dari masa lalu, melainkan sebuah pencarian makna hidup dan ketenangan batin setelah mengalami berbagai luka.

Di tempat terpencil itu, ia bertemu enam murid istimewa dengan nama unik Karno, Harto, Mega, Bambang, Wahid, dan Habi yang semuanya terinspirasi dari nama presiden Indonesia.

Hubungan antara Angkasa dan keenam muridnya perlahan berkembang menjadi ikatan emosional yang kuat.

Mereka tidak hanya belajar tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kasih sayang, ketulusan, dan arti kebersamaan.

Dari hubungan inilah, Angkasa menemukan arti “keluarga” yang sesungguhnya, bukan berdasarkan darah, melainkan karena rasa saling menghargai dan memahami.

Salah satu kekuatan utama Solata adalah sinematografinya yang menampilkan panorama indah Pegunungan Ollon.

Hamparan lembah hijau, udara sejuk, dan kesederhanaan masyarakat Toraja bukan hanya menjadi latar visual, tetapi juga simbol kedamaian batin dan keteguhan hidup.

Setiap adegan terasa autentik dan penuh makna, menggambarkan kontras antara kesunyian alam dan hangatnya interaksi manusia. Keindahan ini seolah menjadi cerminan perjalanan batin Angkasa dari kesepian menuju ketulusan.

Karakter Angkasa diperankan dengan apik oleh Rendy Kjaernett, yang berhasil menampilkan transformasi emosional dari seorang pria tertutup menjadi sosok yang penuh empati.

Interaksinya dengan para murid menghadirkan banyak momen menyentuh yang mampu mengaduk perasaan penonton.

Melalui interaksi sederhana, film ini menegaskan bahwa proses belajar bukan hanya dari guru kepada murid, tetapi juga sebaliknya tentang bagaimana orang dewasa bisa belajar ketulusan dari anak-anak.

Kata Solata dalam bahasa Toraja berarti teman. Makna ini menjadi benang merah dari seluruh cerita.

Film ini ingin mengingatkan bahwa persahabatan dan kasih sayang bisa menjadi bentuk keluarga baru yang kita pilih sendiri.

Film ini cocok untuk anda yang menyukai kisah humanis dengan latar alam Indonesia yang indah. Solata 2025 menjanjikan tontonan penuh kehangatan yang akan meninggalkan kesan mendalam setelah kredit akhir bergulir.***

Jeanetta Sanfadelia Bikin Heboh Usai Sindir “Suami Gay” di TikTok

0

Bogordaily.net – Nama Jeanetta Sanfadelia, mantan istri penyanyi Ardhito Pramono, kembali jadi perbincangan hangat di media sosial. Ia mendadak viral usai mengunggah sebuah video di TikTok yang menyinggung soal “suami penyuka sesama jenis”.

Video tersebut diunggah di akun pribadinya, @jeannesfdl, dan memperlihatkan Jeanetta sedang lipsync lagu “Where is My Husband?” milik penyanyi Raye.

Namun yang mengejutkan, di bagian reff lagu yang seharusnya berbunyi “Where is my husband?”, Jeanetta justru menambahkan kalimat yang tak terduga:

“???? Your husband is gay ????”.

Kalimat itu tak hanya diucapkan, tapi juga ditulis jelas di caption, lengkap dengan tambahan keterangan, “i think i downloaded the wrong version?”

Kombinasi antara ekspresi lipsync, caption kocak, dan konteks lagu itulah yang membuat unggahan tersebut langsung viral dan memancing spekulasi liar dari netizen.

Tak butuh waktu lama, kolom komentar Jeanetta pun dibanjiri warganet yang menduga video itu merupakan sindiran untuk Ardhito Pramono, sang mantan suami.

Banyak yang berspekulasi bahwa Jeanetta tengah mengungkap sesuatu soal hubungan masa lalunya.

Namun, melihat unggahannya makin ramai diperbincangkan, Jeanetta langsung memberikan klarifikasi lewat kolom komentar. Ia membantah bahwa konten itu merupakan sindiran atau bentuk pelampiasan pribadi.

“Waduh tiba-tiba rame? Nggak nyindir siapa-siapa jujur, cuma nepuk tanganin remix lagu ini pas banget,” tulis Jeanetta.

Ia juga menjelaskan bahwa konten TikTok-nya hanya dibuat untuk hiburan semata, bukan untuk menyindir siapa pun.

“Jujur punten, nggak semua video lipsync TikTok sesuai sama hidup ini akun ini cuma buat have fun aja,” tambahnya.***

3 Ribu Personel Gabungan TNI-Polri dan Masyarakat Apel Siaga Darurat Bencana di Bogor

0

Bogordaily.net – Sebanyak 3 ribu personel gabungan TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan apel siaga darurat bencana di Lapangan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu 5 November 2025.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, kegiatan apel siaga darurat bencana dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini merupakan perintah langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk mengecek kesiapan di seluruh wilayah, terkait kesiapan personel dari TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder terkait termasuk dari masyarakat.

“Total seluruhnya ada 3000, itu gabungan antara TNI-Polri, kemudian pemerintah daerah dan relawan masyarakat yang tergabung di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” kata AKBP Wikha kepada wartawan, Rabu 5 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga turut memberikan arahan langsung kepada para relawan dan juga masyarakat untuk turut serta dalam melakukan tanggap darurat bencana.

“Tadi juga kita memberikan rompi khusus kepada para relawan tagana sehingga kita bisa mengkoordinasikan seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam melakukan upaya tanggap bencana,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya turut menghimbau masyarakat untuk selalu waspada, dikarenakan saat ini cuaca mulai masuk musim penghujan.

“Seperti kita ketahui, saat ini cuaca sedang kurang bagus bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa wilayah dan otomatis pemerintah daerah, TNI-Polri beserta seluruh masyarakat harus sigap menghadapi siaga bencana,” ujar Wikha.

Ia berharap, masyarakat bisa melakukan langkah langkah mitigasi bencana agar nantinya ketika terjadi bencana tidak berdampak dan terjadi korban jiwa.

“Sehingga, apabila terjadi sesuatu penanganannya bisa cepat, tepat, dan bisa menolong masyarakat. Terutama masyarakat yang terdampak,” ungkapnya.(Albin)

Kocak tapi Tegas! Fajar Sadboy Panik Ditilang karena Tak Pakai Helm, Langsung Peluk Aipda Ambarita di Tengah Jalan!

0

Bogordaily.net – Selebritas media sosial Fajar Sadboy kembali bikin heboh dunia maya. Tapi kali ini bukan karena curhatan galau atau patah hatinya, melainkan karena ditilang dan tertangkap karena melanggar aturan lalu lintas.

Dalam video yang diunggah oleh Aipda MP Ambarita, polisi yang dikenal tegas dalam menindak pelanggar lalu lintas, Fajar terlihat panik saat dihentikan petugas karena kedapatan tidak mengenakan helm.

Momen itu direkam pada Minggu, 2 November 2025 sekitar pukul 16.00 WIB, dan diunggah ke akun Instagram pribadi Ambarita, @mpambarita, dengan caption sederhana:

“Sore ini ya guys jam 16:00 Wib #mescar7576”

Dalam video yang langsung viral itu, Fajar tampak tegang dan gugup saat petugas menanyakan kelengkapan berkendara.

Wajahnya terlihat canggung dan sedikit bingung, hingga akhirnya suasana berubah total begitu ia sadar bahwa petugas di depannya adalah Aipda Ambarita sosok polisi yang cukup terkenal di dunia maya karena ketegasannya.

Tanpa diduga, Fajar Sadboy spontan langsung memeluk Aipda Ambarita dengan ekspresi lega sekaligus malu.

Aksi lucu ini pun membuat suasana yang semula tegang berubah jadi hangat dan penuh tawa.

Namun, meski sempat mencair, Aipda Ambarita tetap menegakkan aturan. Ia tetap menindak Fajar sesuai prosedur karena melanggar aturan berkendara tanpa helm.

Warganet pun ramai memberikan komentar positif banyak yang memuji profesionalitas dan sisi humanis Ambarita, serta menilai kejadian ini sebagai contoh edukatif bagi masyarakat.

“Lucu sih, tapi tetap tegas! Salut buat Pak Ambarita,” tulis salah satu netizen.

“Fajar Sadboy aja ditilang, masa kamu enggak pakai helm juga,” tambah yang lain.***

Bandara di AS Lumpuh Akibat Government Shutdown, Ribuan Penerbangan Terhenti dan Petugas Bekerja Tanpa Gaji!

0

Bogordaily.net – Krisis pemerintahan di Amerika Serikat (AS) berdampak besar pada dunia penerbangan. Akibat government shutdown yang berkepanjangan, ribuan penerbangan di seluruh AS terpaksa ditunda bahkan dibatalkan karena kekurangan personel pengatur lalu lintas udara yang kelelahan dan tertekan.

Menurut laporan Al Jazeera, sejak akhir pekan lalu mulai Jumat hingga Minggu lebih dari 16.700 penerbangan mengalami keterlambatan dan 2.282 penerbangan dibatalkan di berbagai bandara di AS.

Data ini didasarkan pada laporan situs pelacakan penerbangan FlightAware, dan kondisi belum menunjukkan perbaikan hingga Senin malam waktu setempat.

Beberapa bandara utama seperti Chicago O’Hare, Dallas-Fort Worth, Denver, dan Newark tercatat mengalami gangguan paling parah.

FlightAware melaporkan lebih dari 4.000 penerbangan tertunda dan 600 lainnya dibatalkan hanya di empat bandara besar tersebut.

Kekacauan ini dipicu oleh penutupan sebagian aktivitas pemerintahan AS (government shutdown) yang membuat ribuan pegawai federal, termasuk petugas pengatur lalu lintas udara, tidak menerima gaji.

Banyak di antara mereka akhirnya tidak masuk kerja karena tekanan mental dan kelelahan yang ekstrem.

Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) melalui akun resminya di X (Twitter) menyatakan bahwa, lebih dari separuh fasilitas “Core 30” yakni jaringan bandara utama di AS mengalami kekurangan personel serius.

FAA mengungkapkan bahwa, tingkat ketidakhadiran di wilayah udara New York mencapai 80 persen, menyebabkan antrean panjang dan penundaan massal penerbangan.

Diketahui, sekitar 13.000 petugas pengatur lalu lintas udara di AS tetap bekerja meskipun tidak menerima gaji sejak penutupan pemerintahan dimulai pada 1 Oktober 2025.

Mereka disebut sebagai pekerja kunci (essential workers), namun kondisi tanpa bayaran membuat banyak dari mereka terpaksa absen untuk mencari pekerjaan sementara atau menghemat tenaga.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap keamanan penerbangan nasional AS, mengingat pengawasan lalu lintas udara adalah elemen vital dalam sistem transportasi negara tersebut.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda jelas kapan kebuntuan politik di Washington akan berakhir.***

Positif Ganja dan Ekstasi, Onadio Leonardo Tak Ditahan! Polisi Pilih Rehabilitasi di Lebak Bulus

0

Bogordaily.net – Musisi sekaligus mantan vokalis Killing Me Inside, Onadio Leonardo atau yang akrab disapa Onad, dipastikan tidak ditahan meski dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis ganja dan ekstasi.

Keputusan ini diambil setelah hasil asesmen dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menyimpulkan bahwa rehabilitasi merupakan langkah yang paling tepat bagi Onad ketimbang penahanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan keputusan tersebut.

“Sesuai hasil asesmen TAT BNNP DKI Jakarta yang dilaksanakan pada 3 November 2025, OL direhabilitasi,” ujarnya, Selasa 4 November 2025.

Budi menambahkan, keputusan ini juga sejalan dengan permohonan pihak keluarga yang berharap Onad bisa menjalani proses pemulihan di tempat yang layak.

“Onad akan menjalani rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Ultra, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan,” jelasnya.

Seperti diketahui, nama Onadio Leonardo sempat menjadi sorotan publik setelah ditangkap oleh pihak kepolisian karena kedapatan menggunakan narkoba.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya jejak ganja dan ekstasi dalam tubuhnya.

Namun, pihak kepolisian menilai bahwa Onad termasuk kategori pengguna, bukan pengedar, sehingga langkah rehabilitasi dipandang lebih tepat secara hukum dan kemanusiaan.

Sementara itu, pihak keluarga menyatakan dukungan penuh agar Onad bisa fokus menjalani perawatan dan lepas dari ketergantungan narkoba.

Banyak rekan artis juga mengirimkan doa agar sang musisi bisa kembali bangkit dan memperbaiki hidupnya.***

Ratusan Ojol Pasuruan Ngamuk! Motor Rusak Usai Isi BBM di SPBU

0

Bogordaily.net – Suasana Kota Pasuruan mendadak memanas pada Selasa 4 November 2025, setelah ratusan pengemudi ojek online (ojol) turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pasuruan.

Aksi ini merupakan bentuk protes keras para pengemudi ojol yang mengaku motor mereka rusak setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat.

Sejak siang hari, massa ojol terlihat melakukan konvoi dari GOR Untung Suropati menuju kantor DPRD Kota Pasuruan.

Dengan menggunakan seragam hijau khas mereka, para pengemudi ini memadati jalan sambil membawa spanduk berisi berbagai tuntutan dan seruan agar pemerintah turun tangan.

Banyak pengemudi lain juga mengalami hal serupa motor mereka mendadak tersendat, bahkan ada yang rusak parah hingga tak bisa digunakan sama sekali.

Dugaan kuat muncul bahwa kualitas BBM di sejumlah SPBU bermasalah, dan hal ini membuat para pengemudi merasa dirugikan berat.

Di depan kantor dewan, para pengunjuk rasa meminta agar DPRD segera memanggil pihak terkait, termasuk pengelola SPBU dan instansi pengawas bahan bakar, untuk menyelidiki kasus ini.

Mereka mendesak agar ada pertanggungjawaban dan ganti rugi atas kerusakan mesin motor yang mereka alami.

Selain berorasi, massa juga menuntut agar pemerintah kota meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM di Pasuruan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Aksi tersebut berlangsung tertib meski diwarnai emosi dari para peserta. Aparat kepolisian tampak berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Hingga sore hari, perwakilan pengemudi ojol akhirnya diterima oleh sejumlah anggota dewan untuk menyampaikan langsung aspirasi dan bukti-bukti kerusakan motor mereka.

Mereka berharap keluhan ini tidak hanya didengar, tetapi juga segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata.***

Prabowo Pastikan Utang Kereta Cepat Whoosh Dibayar Rp1,2 Triliun per Tahun

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau yang dikenal dengan nama Whoosh, yang belakangan menjadi sorotan publik.

Dalam pernyataannya, Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan tetap melunasi kewajiban tersebut secara bertahap dengan nominal Rp1,2 triliun per tahun.

“Pokoknya enggak ada masalah. Karena itu, kita bayar (utang Whoosh) mungkin Rp1,2 triliun per tahun,” ujar Prabowo saat meninjau Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa 4 November 2025.

Menurut Prabowo, proyek Whoosh bukan semata soal infrastruktur mewah, melainkan memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran kereta cepat mampu mengurangi kemacetan, menekan polusi, serta mempercepat mobilitas antarwilayah.

“Manfaatnya jelas, mengurangi macet, mengurangi polusi, mempercepat perjalanan. Ini semua harus dihitung. Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi, setelah diambil negara, saya hemat. Enggak saya kasih kesempatan (koruptor) merajalela,” tegasnya.

Prabowo juga menyinggung pentingnya dukungan publik untuk memberantas praktik korupsi agar anggaran negara dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi adalah kunci utama agar proyek-proyek nasional tetap berjalan tanpa membebani rakyat.

Sebagai informasi, proyek ambisius Kereta Cepat Whoosh merupakan salah satu mega proyek yang dimulai di era Presiden Joko Widodo. Namun, proyek ini juga sempat menuai kritik karena dianggap membengkak dari sisi pendanaan.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan, total utang proyek Whoosh kini mencapai Rp116 triliun, di mana sekitar 75 persen dibiayai melalui pinjaman dari China Development Bank (CDB) dengan tingkat bunga 3,5–4 persen per tahun.

Akibatnya, beban bunga tahunan yang harus ditanggung mencapai sekitar Rp2 triliun.

Meski begitu, pemerintah optimistis proyek ini akan memberikan dampak ekonomi jangka panjang, termasuk membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas kawasan Bandung Raya dan Jakarta, serta mempercepat pengembangan transportasi publik modern di Indonesia.***