Home Blog Page 520

Pemkot Bogor Gencarkan Program DASHAT, Upaya Nyata Atasi Stunting Lewat Dapur Sehat Warga

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus menggencarkan Program Dashat atau Dapur Sehat Atasi Stunting hingg ke wilayah.

Program kolaborasi ini menyasar keluarga berisiko stunting dengan cara memberdayakan masyarakat untuk mengolah makanan bergizi menggunakan sumber daya lokal.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengunjungi langsung kegiatan Fasilitasi Pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kampung Keluarga Berkualitas, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur.

Disana, setiap dua pekan sekali, anak-anak di bawah usia lima tahun yang termasuk dalam Keluarga Berisiko Stunting (KRS) diberikan asupan bergizi dari dapur tersebut. Di antaranya berupa paket makanan empat sehat lima sempurna, satu pak telur ayam, susu, dan dua ekor ayam potong beku.

“Dua minggu sekali memang dirasa kurang cukup untuk mengurangi risiko stunting. Namun edukasi yang diberikan puskesmas atau posyandu tentang menu sehat ke depannya bisa lebih maksimal dilakukan,” ujar Jenal Mutaqin.

Di Kelurahan Sindangsari sendiri, hingga saat ini masih terdapat sekitar delapan balita yang berstatus stunting. Kedelapan balita tersebut masih terus mendapatkan intervensi dan treatment sesuai kebutuhan.

“Butuh kolaborasi dan kerja sama para orang tua dalam menerapkan pola asuh terhadap balitanya. Jika orang tua ragu harus bagaimana, silahkan bertanya kepada pendamping dari puskesmas atau posyandu,” katanya.

Jenal Mutaqin juga mengapresiasi warga Sindangsari yang rela rumahnya dijadikan sebagai dapur Dashat. Hal ini menjadi bentuk kepedulian warga untuk bersama-sama mengentaskan kasus stunting di Kota Bogor.

“Dan saya hadir di sini juga untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari para warga, apa pun itu, termasuk yang berkaitan dengan pelayanan pemerintah,” jelasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Fundamental Kuat dan Prospektif, BRI Siapkan Buyback Saham

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) atau BBRI memiliki langkah strategis berupa pembelian kembali saham (buyback) untuk mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan.

Buyback saham tersebut juga menjadi cerminan optimisme perseroan terhadap keberlanjutan kinerja secara jangka panjang BRI.

Sebagaimana diketahui, aksi buyback BRI telah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 24 Maret 2025 lalu dengan jumlah sebesar-besarnya Rp3 triliun.

Adapun, buyback dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lama 12 (dua belas) bulan setelah tanggal RUPST. Di samping itu, buyback saham BBRI juga dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk Pasal 43 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 29 Tahun 2023.

Harga Saham BBRI

Harga saham BBRI sendiri saat ini dinilai undervalue. Hal tersebut tercermin dari data Bloomberg pada Jumat (31/10/2025), dari total 37 analis yang memberikan pandangan terhadap saham BBRI, sebanyak 30 analis atau sekitar 81% merekomendasikan “beli” dengan target harga rata-rata 12 bulan ke depan sebesar Rp4.651 per saham. Saat ini PBV BRI berada di level 1,80x (posisi 31 Oktober 2025) atau masih dibawah rata-rata PBV 5 tahun sehingga BBRI dapat dikategorikan undervalue.

Sementara itu, pada Press Conference Paparan Kinerja Keuangan BRI Triwulan III 2025 (30/10) Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu mengungkapkan bahwa Perseroan masih memiliki alokasi budget untuk melakukan buyback saham.

“Kami memperoleh budget kurang lebih sekitar Rp3 triliun, dan saat ini kami masih memiliki budget yang dapat kami pakai sesegera mungkin jika melihat situasi pergerakan BBRI. Saat ini memang kami melihat saham BBRI undervalue, kami mempertimbangkan untuk melakukan hal (buyback) tersebut,” ujar Viviana.

Dari sisi kinerja keuangan, hingga akhir Triwulan III 2025 BRI berhasil mencatatkan kinerja positif dan berkelanjutan. Hal tersebut ditunjukkan dari kemampuan Perseroan yang membukukan laba sebesar Rp41,2 triliun dengan indikator kinerja kunci yang sehat dan tumbuh positif.

Tercatat, total aset BRI tumbuh 8,2% YoY, menjadi Rp2.123,4 triliun. Selanjutnya, dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga menunjukkan peningkatan yang solid, di mana dana pihak ketiga tercatat tumbuh 8,2% yoy menjadi Rp1.474,8 triliun. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,3% YoY menjadi Rp1.438,1 triliun.

Capaian tersebut didukung oleh aspek permodalan yang kuat. Di mana, Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI ada di level 25,4%, di atas ketentuan minimum regulator.

“Selain itu, dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) bank berada di level yang memadai sebesar 86,5%. Angka ini memberikan ruang likuiditas yang memadai bagi BRI untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan”, pungkas Viviana.

Wali Kota Bogor Terima Kunjungan Dubes Malaysia, Bahas Kerja Sama Pendidikan hingga Perdagangan

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, bersama jajaran Kedutaan Besar Malaysia di Balai Kota Bogor, Paseban Suradipati.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Malaysia dan Kota Bogor di sejumlah sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, perdagangan, hingga sosial.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral antara Kota Bogor dan Malaysia.

“Alhamdulillah, kami menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Malaysia untuk Republik Indonesia beserta seluruh jajaran dalam rangka beberapa kegiatan yang terkait dengan pemerintahan dan pendidikan. Kami membahas berbagai hal, seperti pendidikan, kesehatan, hingga persoalan sosial,” ujar Dedie.

Ia menegaskan bahwa hubungan baik antara kedua wilayah perlu terus ditingkatkan melalui kolaborasi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Potensi Kerja Sama Sektor Perdagangan

Dedie juga menyoroti potensi besar kerja sama di sektor perdagangan dan ketahanan pangan. Salah satu peluang yang ditawarkan yakni keterlibatan Malaysia dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah Indonesia.

“Kami menawarkan beberapa kesempatan yang mungkin bisa diambil oleh Malaysia untuk memperkuat perdagangan antar dua negara. Termasuk dukungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan seperti susu, sayur, buah, telur, hingga peralatan dapur dan standar higienitas yang diperlukan dalam program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.

Selain sektor ekonomi, Dedie menekankan pentingnya mempererat hubungan antarmasyarakat dan budaya, terutama di kalangan generasi muda.

“Kami ingin memperkuat hubungan antara dua bangsa ini agar semakin erat dan saling mengenal budaya masing-masing, terutama di kalangan generasi muda. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat menjaga kondisi regional yang damai dan kondusif sesuai dengan harapan bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi dan langkah awal memperluas kerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor.

“Tujuan kunjungan kami utamanya adalah bersilaturahmi dan mencari peluang untuk mengukuhkan lagi hubungan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dengan Kota Bogor,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 142 pelajar Malaysia yang menempuh pendidikan di Bogor, terutama di Institut Pertanian Bogor (IPB). Selain itu, dari 2,3 juta wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia setiap tahun, banyak di antaranya menjadikan Kota Bogor sebagai destinasi favorit.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Pro dan Kontra menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

0

Bogordaily.net – Fenomena pro dan kontra menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional, akhir – akhir ini mulai menghiasi jagad maya.

Aktifis mahasiswa di era 70, 80 dan 90 tetap tegak lurus melakukan penolakan, tentang penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Pun begitu juga dengan eksponen 98 tentunya, yang saat era reformasi sangatlah “tercederai dengan wacana penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Tapi ada juga barisan dari eksponen 80, 90 pun 98 yang mendukung, karena acuannya Soeharto masih layak dijadikan pahlawan nasional, dibandingkan dengan era Jokowi dalam 10 tahun kemarin yang membuat rakyat Indonesia sangatlah terpuruk. Baik sisi ekonomi sosial budaya, apalagi soal pangan.

Atau mungkin juga dengan masyarakat petani, nelayan atau masyarakat bawah yang abaikan soal perpolitikan.

Dan mereka sangat menyetujui sebagai pahlawan nasional, dikarenakan era Soeharto benar-benar swasembada pangan, atau harga kebutuhan pangan sangat terjangkau masyarakat bawah.

Disini bagaimana kita melihat parameter dari penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Seorang Prabowo Subiyanto yang saat ini menjabat Prediden, yang notabene pernah berhadapan dengan mantan Panglima GAM Gubernur Muzakir Manaf juga bisa bersalaman, berpelukan berjalan seiring untuk bangsa dan negara.

Pro dan Kontra menjadi kewajaran, tinggal bagaimana dan dimana sudut pandang kita melihat.

Tapi yang musti menjadi dikritisi dan disikapi, jangan sampai ada penumpang gelap dalam complycated nya fenomena ini.

Artinya, dengan pola pemerintahan Prabowo di lebih 1 tahun kepemimpinannya, banyak juga menimbulkan Pro dan Kontra. Jelas dan tegas yang Kontra dengan pola kepemimpinan Prabowo adalah pejabat atau mantan pejabat, para oligark dan sekelompok orang yang terusik segala bentuk kejahatannya di era Jokowi.

Sehingga sangatlah mungkin, mereka lah yang akan menjadi penumpang gelapnya, yaitu kelompok yang Kontra penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Pelahan ekonomi negara yang diawaki Purbaya, mulai menjadi harapan rakyat. Dengan segala gebrakan nya, yang berani menolak pembayaran hutang terkait Whoosh (kereta api cepat).

Begitu juga dengan bidang pertanian, pun bidang yang lain berangsur menjadi sesuatu yang bisa diharapkan oleh segenap rakyat Indonesia.

(Wawan Leak)

Bupati Rudy Susmanto Tinjau SMKN 1 Gunung Putri Pasca Ambruk, Bakal Evaluasi Struktur Banganan Sekolah

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau kondisi SMKN 1 Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pasca ambruk, pada Selasa 4 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Rudy memastikan bahwa, seluruh siswa yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan dirumah sakit.

Kemudian kata Rudy, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut tidak terganggu. Serta nantinya para siswa maupun guru akan mendapatkan trauma healing.

“Tentunya kami memastikan dari Pemkab Bogor, anak² kami yang ada di Kabupaten Bogor khususnya yg bersekolah di smkn 1 Gunungputri memastikan bahwa KBM tidak terganggu,” kata Rudy kepada wartawan, Selasa 4 November 2025.

“Lalu siswa siswi mendapatkan layanan trauma healing bagi siswa siswi maupun para guru yang mengajar di SMKN 1 Gunungputri,” tambahnya.

Menurut Rudy, trauma healing dilakukan untuk memberikan semangat kembali kepada para siswa agar tidak merasa takut ketika masuk ruang kelas untuk melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Kegiatan belajar mengajar kedepan dapat kembali normal,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya turut mengucapkan Terima kasih kepada kementerian pendidikan dan dinas pendidikan Provinsi Jawa barat yang telah melakukan langkah langkah cepat untuk segera revitalisasi pembangunan kelas yang rusak.

Nantinya, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan melakukan evaluasi beberapa struktur bangunan atap sekolah di Kabupaten Bogor agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Tetapi kami pun Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa barat akan melakukan mengevaluasi terhadap beberapa bangunan sekolah yang menggunakan atap struktur yang hampir mirip,” ujar Rudy.

“Sehingga anak anak kita bisa melakukan kegiatan belajar mengajar dengan nyaman dan aman,” sambungnya.

Sebelumnya diketahui, atap sekolah di SMKN1 Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor ambruk menimpa puluhan siswa pada Senin 3 November 2025.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan bahwa ada sebanyak 44 siswa yang mengalami luka.

“Ada 44 orang yang mengalami luka-luka,” ujar Yudi.

(Albin Pandita)

RS Azra Bogor Gelar “Heart to Heart Couple Prenatal Yoga”, Siapkan Calon Ayah dan Ibu Sambut Kelahiran dengan Cinta

0

Bogordaily.net — RS Azra Bogor kembali menghadirkan kegiatan istimewa bagi para calon orang tua melalui acara “Heart to Heart Couple Prenatal Yoga”, yang digelar pada Sabtu, 8 November 2025, pukul 08.00–11.00 WIB di Ruangan Training Center RS Azra.

Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi calon ayah dan ibu untuk memperkuat ikatan emosional sekaligus mempersiapkan diri menuju proses persalinan yang sehat, tenang, dan penuh kasih.

Dalam sesi ini, peserta akan dipandu oleh instruktur yoga sekaligus bidan profesional, Reni, yang akan mengajarkan gerakan-gerakan lembut untuk membantu kesiapan fisik dan mental menjelang kelahiran.

Selain itu, turut hadir dr. Steaffie Eunike, Sp.KJ, dokter spesialis kedokteran jiwa, yang akan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mental selama masa kehamilan.

Sementara itu, dr. Rizkha Adistyatama, Sp.OG, dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi RS Azra, akan berbagi wawasan mengenai konsep gentle birth proses persalinan yang alami, aman, dan penuh kenyamanan bagi ibu serta bayi.

Calon ayah dan ibu yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar dengan biaya Rp200.000 per pasangan, dan akan mendapatkan goodie bag menarik.

Untuk informasi dan pendaftaran, peserta dapat menghubungi 0852-8168-1783.

Melalui kegiatan ini, RS Azra berharap dapat membantu pasangan calon orang tua mempersiapkan kelahiran buah hati dengan penuh cinta, kesadaran, dan kesiapan fisik maupun mental.

(Ibnu Galansa)

Atap SMKN 1 Gunung Putri Bogor Ambruk, Pemprov Jabar Bakal Tanggung Jawab Atas Pemulihan Kesehatan Siswa 

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan tanggapan soal ambruknya atap sekolah SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang menimpa puluhan siswa pada Senin 3 November 2025.

Menurut Dedi, kualitas pembangunan sekolah yang masih dibawah standar menjadi penyebab ambruknya sekolah tersebut, selain dikarenakan faktor hujan deras dan angin kencang.

“Salah satu pekerjaan rumah di Jawa Barat adalah banyaknya sekolah yang kualitas pembangunanya dibawa standar. Sehingga ketika ada angin kencang hujan deras berakibat pada robohnya sekolah tersebut dan itu dialami oleh SMKN 1 Gunung Putri ambruk dan siswa lagi belajar mengalami luka luka,” kata Dedi Mulyadi.

Oleh karena itu, Dedi Mulyadi memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bertanggung jawab atas pemulihan kesehatan para siswa menjadi korban luka yang saat ini tengah dirawat dirumah sakit.

Kemudian, dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera membangun kembali ruang kelas yang ambruk dengan lebih berkualitas.

“Pemerintah Provinsi bertanggung jawab terhadap pemulihan kesehatanya dan dalam waktu cepat kami ingin membangu kembali sekolah tersebut dengan ruang kelas yang lebih berkualitas,” jelasnya.

Selain itu, tak lupa, pihaknya meminta permohonan maaf atas adanya insiden tersebut dan akan segera melakukan penanganan dilokasi.

“Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf atas nama Provinsi Jawa Barat atas musibah tersebut, dalam waktu tidak terlalu lama kami akan melakukan penanganan dan pembersihan kembali,” ungkap Dedi.

Sebelumnya diketahui, atap bangunan sekolah di SMKN1 Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor ambruk menimpa puluhan siswa pada Senin 3 November 2025.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan bahwa ada sebanyak 44 siswa yang mengalami luka. Dan kini telah dirawat di rumah sakit Cileungsi.

“Ada 44 orang yang mengalami luka-luka,” ujar Yudi.

(Albin Pandita)

 

Lewat Mobil Pelayanan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Sosialisasi Pendaftaran Sambungan Baru kepada Masyarakat

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus melakukan sosialisasi untuk pendaftaran sambungan baru kepada masyarakat.

Salah satunya melalui mobil pelayanan untuk menerima pendaftaran sambungan baru air bersih khususnya di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Adapun, program ini menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan pelayanan air bersih di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, petugas turut memperkenalkan aplikasi “My Kahuripan” untuk memudahkan pelanggan baru Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memberikan promo atau diskon sambungan baru 50% spesial akhir tahun.

Adapun, promo diskon penyambungan baru itu dari harga Rp.1.700.000 diskon menjadi 50% untuk kategori sosial, rumah tangga dan niaga kecil dan niaga sedang hanya periode 1 Oktober-31 Desember 2025.

Promo ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin mulai berlangganan layanan air bersih dari Tirta Kahuripan, terutama bagi pelaku usaha kecil atau keluarga baru yang sedang membangun rumah.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi langsung call center: 1500862 atau WhatsApp pelayanan 0821-1996-9008.

(Albin Pandita)

 

Musim Hujan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Himbau Pelanggan Tak Gunakan Air Secara Berlebihan

Bogordaily.net – Musim penghujan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memberikan himbauan kepada pelanggan untuk tidak menggunakan air secara berlebihan.

Adapun, intensitas hujan yang tinggi dapat menyebabkan meningkatkan debit pada sumber air baku. Tingginya debit sumber air baku terkadang dapat membawa sampah atau lumpur.

Sehingga sulit untuk dilakukanya proses produksi atau distribusi air bersih kepada pelanggan. Atau terhambatnya proses pengolahan air bersih

Oleh karena itu, pelanggan dihimbau untuk tidak menggunakan air secara berlebihan dan menampung air bersih pada bak penampungan dirumah.

Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengajak pelanggan untuk dapat menjaga kelestarian sumber air bersih dengan tidak membuang sampah atau mencemari sungai disekitar.

Sementara itu, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor juga turut menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk dapat selalu menjaga meter air di rumah.

Dikarenakan meteran air adalah bagian dari tanggung jawab pelanggan. Kemudian Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor meminta kepada masyarakat.

(Albin Pandita)

Pemberdayaan BRI Dorong Usaha Kue Kering “Bakulis” Naik Kelas, Jadi Sumber Penggerak Ekonomi Warga Sekitar

0

Bogordaily.net – Banyak pengusaha UMKM menemukan semangat baru untuk bertahan dan berinovasi di masa pandemi. Salah satunya adalah Sulis, pemilik usaha kue kering Bakulis, yang memulai langkah usahanya dari dapur rumah.

Melalui dukungan dan pemberdayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Sulis berhasil mengembangkan usahanya sekaligus membuka peluang kerja bagi ibu-ibu di sekitar tempat tinggalnya.

Didirikan pada tahun 2020 di Jakarta Timur, Bakulis lahir dari situasi sulit saat pandemi Covid-19 melanda. Saat itu, Sulis yang sebelumnya bekerja di perusahaan jasa konstruksi teknik sipil harus memutar otak untuk tetap memenuhi kebutuhan keluarga setelah tempat kerjanya tutup.

Dari dapur rumahnya, ia mulai memproduksi berbagai camilan dan kue kering, seperti nastar, kastengel, sagu keju, kue kacang, dan putri salju, yang banyak diminati terutama saat bulan puasa dan Lebaran.

Seiring waktu, usaha yang awalnya berskala rumahan itu mulai menunjukkan hasil. “Nama Bakulis sendiri merupakan singkatan dari Bakulan Ibu Lis, sederhana, tapi mudah diingat,” kenang Sulis.

Sulis pun bercerita, upayanya memperluas jangkauan pemasaran membuat permintaan terhadap produk kue keringnya terus meningkat. Melihat peluang itu, ia mulai melibatkan ibu-ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya untuk membantu proses produksi, sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi mereka.

Kini, produk Bakulis telah dipasarkan ke berbagai kota di Pulau Jawa, mulai dari Bandung, Purwakarta, Semarang, hingga Surabaya. Dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 500 kemasan per bulan.
Setelah usahanya mulai stabil, Sulis merasa perlu memperdalam pengetahuan agar bisnisnya bisa berkembang lebih profesional.

Dari sana, perjalanannya bersama BRI dimulai. Ia bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta pada awal tahun 2025 dan terpilih dalam program BRIncubator Lokal 2025.

Awalnya, Sulis mengaku ragu karena merasa usahanya masih kecil. Namun, melalui pendampingan dan mentoring dari para fasilitator BRI, ia justru mendapatkan banyak wawasan baru tentang pengelolaan bisnis dan pemasaran digital.

“Alhamdulillah, mindset saya terbuka. Meski usaha saya masih mikro, tapi di BRIncubator Lokal yang dipayungi oleh Rumah BUMN BRI Jakarta, usaha saya disejajarkan dengan yang sudah besar dan bagus. Kami dapat mentoring, ilmu bisnis, belajar packaging, branding, dan pemasaran secara online yang semuanya didukung penuh oleh tim Rumah BUMN Jakarta. Sekarang saya jauh lebih percaya diri,” ujar Sulis.

Sulis juga mengungkapkan bahwa program pendampingan melalui Rumah BUMN dan platform digital LinkUMKM BRI telah banyak membantunya mengembangkan usaha serta mendapatkan banyak wawasan tentang strategi pemasaran, pengelolaan bisnis, hingga perluasan jejaring. Beberapa pelanggan bahkan kini menjadi reseller setelah mengenal produk Bakulis.

Ke depan, Sulis berharap BRI terus mendukung pelaku usaha mikro seperti dirinya agar dapat naik kelas. “Semoga Rumah BUMN BRI terus memberi kesempatan bagi kami untuk ikut pameran dan memperkenalkan produk ke masyarakat luas. Usaha mikro seperti kami juga ingin berkembang dan dikenal,” tuturnya.

Pada kesempatan berbeda, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI berkomitmen untuk terus hadir mendampingi pengusaha UMKM di setiap tahap perjalanan usaha mereka.

Menurutnya, berbagai program pelatihan dan pendampingan yang diinisiasi BRI menjadi pijakan penting untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperluas pasar.

“Melalui inisiatif pembinaan berkelanjutan dan program pemberdayaan yang menyeluruh, BRI percaya pelaku UMKM seperti ini memiliki potensi besar untuk bisa memperluas potensi pasar. BRI optimis UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian nasional, tetapi juga mampu tampil sebagai lokomotif ekonomi rakyat,” tutup Dhanny.