Home Blog Page 540

Kementerian UMKM: Festival Pinisi Momentum Perkuat Ekosistem UMKM Maritim Bulukumba

0

Bogordaily.net – Sekretaris Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Sesmen UMKM) Arif Rahman Hakim menegaskan Festival Pinisi tidak hanya menjadi ajang kebanggaan budaya dan jati diri maritim masyarakat Bulukumba, Sulawesi Selatan, tetapi juga ruang kolaborasi strategis antara sektor budaya, pariwisata, dan ekonomi rakyat.

“Festival Pinisi tidak hanya merayakan jati diri maritim Bulukumba, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi antara budaya, pariwisata, dan ekonomi rakyat, sebuah ekosistem yang kita bangun bersama agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sesmen UMKM Arif Rahman Hakim mewakili Menteri UMKM dalam sambutannya di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (24/10).

Festival Pinisi XV 2025 mengusung tema “Elaborasi Budaya untuk Pariwisata Berkelanjutan” digelar pada 23–25 Oktober 2025 di Pantai Mandala Ria, Desa Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Festival dimeriahkan berbagai rangkaian acara di antaranya Annyorong Lopi, karnaval budaya, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, pemecahan Rekor MURI minum kopi gula aren terbanyak, hingga kegiatan sosial seperti senam bersama dan bersih-bersih pantai.

Arif menjelaskan, Kabupaten Bulukumba dikenal memiliki potensi ekonomi maritim yang kuat dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 128 kilometer. Wilayah ini mencakup 10 kecamatan, 109 desa, dan 27 kelurahan dengan populasi sekitar 475 ribu jiwa.

Basis pengusaha UMKM tersebar di berbagai wilayah dengan keunggulan utama di sektor perikanan, kuliner, serta kerajinan khas seperti perahu Pinisi, sarung hitam Kajang, dan tenun Bira. Produk-produk tersebut kini menjadi daya tarik wisata dan ekonomi kreatif daerah yang memperkuat identitas Bulukumba sebagai kabupaten maritim.

Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) UMKM, tercatat ada 55.811 unit UMKM di Kabupaten Bulukumba, terdiri atas 55.549 usaha mikro, 218 usaha kecil, dan 44 usaha menengah.

“Angka ini menegaskan besarnya ekosistem pengusaha mikro yang perlu terus kita dorong agar naik kelas melalui kebijakan, pendampingan, dan perluasan pasar,” kata Arif.

Keunggulan ekonomi Bulukumba tercermin dalam tiga sektor utama, yakni kelautan dan perikanan (produk seperti ikan asap, ikan kering, dan abon), pertanian (olahan jagung, pisang, kopi Kahayya, dan manggis), serta kerajinan khas daerah.

Arif menilai, identitas sektor-sektor ini bukan sekadar daftar produk, melainkan narasi ekonomi lokal yang perlu diikat dengan kerja sama lintas sektor agar mampu memperkuat posisi Bulukumba di pasar wisata dan ritel nasional.

Namun demikian, Arif juga menyoroti masih adanya empat tantangan utama yang dihadapi UMKM setempat, yaitu pemasaran dan promosi yang belum konsisten, pasokan bahan baku yang belum stabil, kapasitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan, serta legalitas usaha yang belum merata.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, kita perlu satu paket kebijakan yang komprehensif mulai dari pelatihan dan pendampingan, inkubasi usaha, pembiayaan, standardisasi mutu, hingga digitalisasi pemasaran,” ujar Arif.

Ia menambahkan pendekatan tersebut penting agar setiap program saling menguatkan dan menghasilkan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Arif juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengusaha UMKM.

“Pemerintah pusat menyiapkan kebijakan dan dukungan program, pemerintah daerah menata ruang dan membuka akses pasar, sementara pengusaha UMKM menjadi motor utama yang menggerakkan mesin ekonomi daerah,” katanya.

Arif optimistis, dengan kolaborasi berbagai pihak ke depan, ajang Festival Pinisi dapat menjadi penanda kebangkitan UMKM Bulukumba dan memperkuat posisi daerah ini sebagai episentrum ekonomi maritim Sulawesi Selatan.***

Diikuti 105 Pegolf, Sinar Mas Land Kembali Gelar Deltamas Golf Tournament 2025 di Palm Springs Golf Karawang, Jawa Barat

0

Bogordaily.net – Golf bukan hanya sekadar olahraga, melainkan juga menjadi wadah untuk menjalin kebersamaan, dan memperluas jaringan relasi bisnis dan profesional.

Dengan semangat untuk mempererat hubungan antara tenant Greenland International Industrial Center (GIIC), tenant komersial Kota Deltamas dan pecinta golf di kawasan Jabodetabek, Sinar Mas Land untuk kali kedua menggelar Deltamas Golf Tournament 2025 di Palm Springs Golf, Karawang, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Turnamen tahun ini berhasil menarik antusiasme tinggi dengan diikuti 105 pegolf, yang terdiri dari tenant Kawasan Industri GIIC, tenant komersial maupun masyarakat umum.

Para peserta tidak hanya berkompetisi untuk memperebutkan trofi dan total doorprize senilai Rp55 juta, tetapi juga berkesempatan mendapatkan hadiah spektakuler berupa satu unit rumah Woodchester tipe 68/84 senilai Rp1,5 miliar melalui kategori hole-in-one.

Selain rumah, juga ada hadiah mobil Hyundai Kona Electric, dan uang tunai Rp100 juta dan membership di Palm Springs Golf untuk satu tahun.

Pada turnamen ini, peserta atas nama Hiroto Tanaka dari Sojitz Corporation berhasil hole-in-one dan berhak mendapatkan mobil Hyundai Kona Electric.

Diikuti 105 Pegolf, Sinar Mas Land Kembali Gelar Deltamas Golf Tournament 2025 di Palm Springs Golf Karawang, Jawa Barat
Tommy Satriotomo (Direktur Operasional PT Puradelta Lestari Tbk) memberikan hadiah secara simbolis pemenang hole-in-one kepada Hiroto Tanaka dan berhak mendapatkan mobil Hyundai Kona Electric.

Direktur Operasional PT Puradelta Lestari Tbk, Tommy Satriotomo mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dalam Deltamas Golf Tournament 2025. Turnamen ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi yang sehat, tetapi juga forum silaturahmi yang mempertemukan tenant GIIC dan masyarakat di Kota Deltamas. Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta hubungan yang lebih erat sekaligus peluang kolaborasi bisnis yang dapat mendukung pertumbuhan ekosistem Kota Deltamas. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan acara olahraga yang memberi manfaat bagi seluruh komunitas dan menjadikan Kota Deltamas sebagai destinasi unggulan bagi hunian, bisnis, maupun gaya hidup.”

Diikuti 105 Pegolf, Sinar Mas Land Kembali Gelar Deltamas Golf Tournament 2025 di Palm Springs Golf Karawang, Jawa Barat
Djemi Lim (Vice President Residential Region 3 Sinar Mas Land), Tommy Satriotomo (Direktur Operasional PT Puradelta Lestari Tbk), Haelim Chang (Vice President PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia), Atsushi Uehara (Vice President Director PT Puradelta Lestari Tbk) dalam Deltamas Golf Tournament 2025.

Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan Greenland International Industrial Center (GIIC) sebagai kawasan industri bertaraf internasional di atas lahan seluas ±2.200 hektare. GIIC dilengkapi dengan infrastruktur modern mulai dari pengelolaan air bersih (WTP), pengolahan limbah (WWTP), suplai listrik berbasis green renewable electricity dari PLN, hingga jaringan fiber optik dan area hijau yang luas. Hingga saat ini, lebih dari 205 perusahaan nasional maupun internasional telah bergabung di GIIC dengan bidang usaha beragam, mulai dari otomotif, makanan, hingga data center. Reputasi kawasan ini pun diakui secara global melalui berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya PropertyGuru Asia Property Awards (2021, 2022, dan 2024) serta FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2022.

Dengan dukungan fasilitas yang semakin lengkap, Kota Deltamas yang hadir sejak 1993, terus berkembang sebagai kawasan hunian, komersial, sekaligus pusat industri yang modern dan berkelanjutan seluas ±3.200 hektare. Kehadiran berbagai sarana olahraga seperti Deltamas Sport Center, J-Golf, hingga Pasadena Serenade Swimming Pool semakin memperkuat komitmen Sinar Mas Land dalam menghadirkan beragam fasilitas untuk meningkatkan kualitas hidup sehat dan seimbang bagi masyarakat. Tidak hanya itu, Kota Deltamas menggelar kegiatan olahraga bersama untuk komunitas seperti padel, fun run, badminton, dan futsal. Kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Deltamas untuk menciptakan ruang interaksi yang sehat, produktif, dan berorientasi pada gaya hidup urban.

Dari sisi aksesibilitas, Kota Deltamas memiliki lokasi strategis yang dapat dijangkau langsung melalui Tol Jakarta–Cikampek di KM 37, serta akses Tol Jakarta–Cikampek Selatan di KM 31. Selain itu, kawasan ini juga akan semakin mudah diakses dengan rencana pengoperasian Stasiun Kereta Cepat Karawang yang terhubung langsung dengan Transit Oriented Development (TOD) Kereta Cepat Whoosh. Dukungan infrastruktur modern dan akses transportasi yang memadai tersebut semakin mengukuhkan Kota Deltamas sebagai destinasi unggulan bagi hunian, bisnis, industri, sekaligus gaya hidup masyarakat urban.***

Martabak Legit Asli Bandung yang Melegenda Sejak 1991, Kini Tersebar di Bogor!

0

lookBogordaily.net – Emang ada yang masih belum tahu martabak? Makanan khas yang selalu jadi buah tangan saat bertandang ke rumah teman atau rekan. Saat ini sudah menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia.

Dari dulu sampai sekarang, martabak selalu berhasil jadi simbol kebersamaan, manisnya bikin suasana hangat, asinnya bikin obrolan makin akrab.

Seiring waktu, martabak nggak cuma sekadar jajanan malam pinggir jalan. Ia berevolusi jadi hidangan kekinian dengan beragam inovasi rasa, topping, dan tampilan yang makin menggugah. Di tengah pilihan martabak yang bermunculan, ada satu yang tetap konsisten bikin lidah jatuh cinta dari gigitan pertama, Martabak Legit. Martabak legendaris asli Bandung yang kini bisa kamu nikmati langsung di Bogor.

Martabak Legit Asli Bandung Yang Melegenda Sejak 1991, Kini Hadir Di Bogor!

Dari Bandung, Kini Harumnya Martabak Legit Tercium Di Bogor dan 130+ Kota Lainnya

Martabak asli Bandung yang hadir sejak 1991 ini berhasil menjadi pionir rasa untuk keluarga di Indonesia. Mereka percaya, martabak bukan cuma makanan, tapi juga cara sederhana untuk berbagi kebahagiaan. Karena itu, Martabak Legit selalu hadir dengan cita rasa yang konsisten di setiap wajan.

Kini, Martabak Legit sudah memiliki lebih dari 130 cabang yang tersebar di berbagai kota besar dan daerah di Indonesia. Aroma khas martabak hangatnya kini bisa dinikmati di banyak sudut kota, salah satunya Bogor.

Perluasan cabang ini bukan sekadar soal jumlah, tapi bukti nyata bahwa rasa dan kualitas Martabak Legit terus dipercaya oleh pelanggan di setiap generasi. Berikut outlet Martabak Legit Group yang bisa ditemui di wilayah bogor:
Martabak Legit Group Ciampea
Martabak Legit Group Ciapus
Martabak Legit Group Cilendek
Martabak Legit Group Ciomas
Martabak Legit Group Kedung Halang
Martabak Legit Group Tapos
Martabak Legit Group Tanah Baru
Martabak Legit Group Cilebut
Martabak Legit Group Cibinong
Martabak Legit Group Babakan Madang
Martabak Legit Group Citayam
Martabak Legit Group Sentul

Martabak Legit Asli Bandung Yang Melegenda Sejak 1991, Kini Hadir Di Bogor!

Dari Adonan Kekinian Hingga Isian Gurih Yang Menggoda

Berbeda dengan martabak lainnya, Martabak Legit menghadirkan pilihan adonan kekinian buat para pecinta martabak manis. Mulai dari adonan original, red velvet, mocca, dan pandan semuanya diolah dengan bahan premium dan disajikan dalam tekstur martabak yang lembut serta wangi menggoda. Pilihan topping yang disajikan pun beragam mulai dari toping klasik seperti jagung dan ketan serta toping modern seperti ovaltime, keju, dan oreo.

Nggak cuma itu, Martabak Legit juga punya deretan martabak asin yang jadi favorit banyak pelanggan. Para pecinta gurih kalian bisa menikmati martabak asin premium dengan tiga telur bebek atau tiga telur ayam. Isian daging sapi, ayam, kornet, dan cuko spesial racikan sendiri bikin rasanya gurih, kaya, dan berbeda dari yang lain. Setiap wajan yang dipanggang selalu fresh, disajikan hangat, dan dibuat langsung saat dipesan, menjaga kualitas dan kelezatan di setiap potongannya.

PELOPOR RASA MEWAH, HARGA MURAH

Dengan harga yang seragam yakni Rp28.000 untuk martabak manis dan RP35.000 untuk martabak asin, Martabak Legit tetap jadi pilihan terjangkau untuk semua kalangan tanpa mengorbankan cita rasa. Cocok buat camilan malam, hantaran keluarga, atau teman nongkrong bareng sahabat.

Selama lebih dari tiga dekade, Martabak Legit bukan cuma jadi merek, tapi juga bagian dari kebersamaan orang Indonesia. Dari gigitan pertama, kamu bakal tahu kenapa nama Legit bukan sekadar sebutan, tapi janji rasa yang selalu bikin ketagihan.

Kehadiran Martabak Legit di Bogor jadi kabar menggembirakan bagi para pecinta kuliner, khususnya mereka yang merindukan cita rasa otentik khas Bandung. Kini, warga Bogor tak perlu jauh-jauh ke kota kembang untuk menikmati martabak legendaris yang telah mewarnai momen kebersamaan sejak 1991. Setiap potongnya menghadirkan nostalgia manis yang kini bisa dinikmati lebih dekat, hangat, lembut, dan tentunya legit.***

Banu Lesmana Turun Tangan, Gotong Royong Perbaiki Jalan di Mekarwangi

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, Banu Lesmana, turun langsung mengikuti kerja bakti bersama warga dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Mekarwangi di RW 05, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu 25 Oktober 2025.

Kegiatan ini dilakukan untuk membuka kembali akses jalan BMW yang sudah rusak dan tidak digunakan selama kurang lebih lima tahun.

Jalan tersebut kini menjadi satu-satunya jalur penghubung antara Kelurahan Mekarwangi dan Kelurahan Kayumanis, setelah jalan alternatif ditutup sekitar dua minggu terakhir.

“Hari ini kegiatan inisiasi dari warga, ketua LPM, pengurus karang taruna, RT, RW, dan masyarakat setempat. Kami gotong royong memperbaiki akses jalan yang lama tidak dipakai,” ujar Banu Lesmana.

Menurutnya, kondisi jalan saat ini sangat tidak layak untuk dilalui. Banyak kubangan air yang dalam, permukaan jalan rusak, dan penerangan jalan yang minim membuat warga kesulitan saat melintas, terutama di malam hari.

“Saya sangat mengapresiasi semangat warga yang mau bergotong royong memperbaiki jalan ini. Minimal bisa dilalui dengan layak meskipun belum diaspal,” kata Banu.

Banu juga menegaskan akan mendorong Pemerintah Kota Bogor agar segera menangani persoalan infrastruktur tersebut, termasuk menyelesaikan proses penyerahan aset dari pihak pengembang (developer) kepada pemerintah daerah.

“Kami dari DPRD Kota Bogor akan menggunakan hak bertanya kepada pemerintah. Jika aset jalan ini masih dimiliki pihak ketiga, maka harus ada tanggung jawab sosial dari mereka untuk memperbaiki jalan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Banu menyebut jalan BMW memiliki panjang sekitar dua kilometer dan berperan penting sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Mekarwangi dan Kayumanis.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Mekarwangi, Cecep, mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan hasil musyawarah bersama antara LPM dan sejumlah RW, termasuk RW 05, 06, 07, 08, 11, 12, dan 14.

“Kami sepakat mengaktifkan kembali jalan BMW ini karena menjadi akses penting bagi warga. Apalagi sejak jalan alternatif ditutup, arus lalu lintas menuju Kayumanis jadi macet parah,” ungkap Cecep.

Cecep menambahkan, warga secara swadaya mengumpulkan dana dan material untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Alhamdulillah sudah terkumpul empat truk tanah berdasarkan informasi dari Karang Taruna. Tujuannya sederhana, yang penting jalan ini bisa dilalui dulu meskipun belum diaspal,” ujarnya.

Pihaknya berharap Pemerintah Kota Bogor dapat turun tangan membantu perbaikan secara permanen, agar warga mendapatkan akses jalan yang layak dan aman.

“Kami harap Pemkot Bogor bisa segera menindaklanjuti, karena jalan ini vital untuk mobilitas masyarakat dua kelurahan,” pungkas Cecep.***

Ibnu Galansa

Rekkam Art Festival 2025: Merayakan Warna Baru Seni dan Budaya Lokal

0

Bogordaily.net – Rekkam Art Festival (RAF) menyelenggarakan aksi spesial yang akan berlangsung selama dua hari penuh, mulai tanggal 25 hingga 26 Oktober 2025, di Alun Alun Kota Bogor.

Mengangkat tema besar “Suluh Ka Sukma, Tengtrem Ka Jiwa, Bagja Ka Bumi”, Rekkam Art Festival 2025 siap menjadi panggung bagi perpaduan tradisi dan inovasi yang merekam jejak perkembangan seni dan budaya di Indonesia, khususnya dari kalangan generasi muda.

Rekkam Art Festival (RAF) Rekkam Art Festival (RAF) adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra, dengan misi untuk menjadi etalase dan inkubator bagi karya seni dan kreativitas anak muda. RAF berkomitmen untuk mendorong apresiasi publik terhadap seni dan memajukan ekosistem budaya di Indonesia.

Kegiatan ini didedikasikan untuk ruang estetik karya kreatif anak muda. Herie Syahnilla Putra Siregar Selaku Ketua Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra menyatakan Festival ini bertujuan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga platform dialog, kolaborasi, dan edukasi bagi seniman, pegiat budaya, komunitas, serta masyarakat umum.

Sementara itu, Setni Laura Bernadethe selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Rekkam Art Festival 2025, menambahkan, tahun ini, dengan tema Suluh Ka Sukma, Tengtrem Ka Jiwa, Bagja Ka Bumi.

“Kami ingin mengajak semua pihak untuk melihat kembali bagaimana seni dan budaya lokal kita berinteraksi dengan isu-isu kontemporer. RAF 2025 akan menjadi ‘rekaman’ kolektif tentang semangat zaman, menampilkan karya-karya yang jujur, segar, dan berani dari talenta-talenta terbaik bangsa,” katanya.

Rangkaian Program Unggulan Rekkam Art Festival 2025 ini antara lain:

Pameran Seni Rupa Kontemporer & Penampilan Seni Karya: Menampilkan lebih dari 50 karya dari seniman lokal dan nasional, termasuk instalasi interaktif dan media baru yang merefleksikan tema festival. Mulai dari Pertunjukan musik, tari, dan teater yang memadukan elemen tradisional dan modern.

Diskusi dan Lokakarya (Workshop): Sesi artist talk, masterclass, dan diskusi publik yang melibatkan kurator, akademisi, dan seniman ternama, membahas keberlanjutan seni, digitalisasi budaya yang akan dikemas pada sesi Dialog Budaya.

Pasar Kreatif Lokal: Ruang bagi UMKM dan perajin lokal untuk memamerkan dan menjual produk seni dan kerajinan, mendukung ekonomi kreatif daerah.

Festival ini diharapkan dapat menarik lebih dari 2000 pengunjung dari berbagai kota dan memberikan dampak positif bagi promosi budaya serta pariwisata di Kota Bogor.***

Bogor Raya Masuk Proyek Strategis Nasional PSEL, Rudy Susmanto: Momentum Pengelolaan Sampah Hijau

0

Bogordaily.net -Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyambut baik dan mendukung penuh pembangunan program Waste To Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) oleh pemerintah pusat di tujuh lokasi, salah satunya di wilayah Bogor Raya.

Demikian diungkapkan Bupati Rudy usai menghadiri rakortas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), di Jakarta, Jumat (24/10).

Rakortas dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan. Dihadiri Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Investasi dan Hilirisasi / Kepala BKPM yang juga CEO Danantara, jajaran wakil menteri dan kepala daerah. Bupati Bogor hadir didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) dan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, rakortas membahas penetapan kabupaten dan kota terpilih untuk pembangunan fasilitas PSEL. Sebagai langkah strategis guna mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan, bagi seluruh masyarakat.

“Saya menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif strategis ini sebagai langkah nyata dalam pengelolaan sampah, sekaligus pemanfaatan energi terbarukan yang berkelanjutan untuk indonesia hijau dan Lestari,” ungkap Rudy Susmanto.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menjelaskan pembangunan program Waste To Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) siap dilakukan di tujuh wilayah Indonesia, salah satunya di wilayah Bogor Raya.

“Setelah diverifikasi kita putuskan hari ini, nanti Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup akan bersurat, mungkin nanti saya tanda tangani untuk ditetapkan sehingga nanti Danantara mengumumkan pelaksanaan pembangunannya atau groundbreaking di tujuh wilayah,” jelas Zulhas.

Zulhas menerangkan, tujuh wilayah yang dinyatakan siap untuk pembangunan PSEL tersebut antara lain wilayah Provinsi Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, wilayah Bogor Raya artinya Kota Bogor dan sekitarnya serta Kabupaten Bogor dan sekitarnya. Wilayah Tangerang Raya, wilayah Bekasi Raya, wilayah Medan Raya dan Kota Semarang.

“Indonesia sudah ketinggalan lama terkait PSEL sehingga pemerintahan Presiden Prabowo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 untuk mengatasi permasalahan sampah dengan mengubahnya menjadi energi Listrik,” terang Zulhas.

Ia menambahkan, pembangunan PSEL ini juga dapat menciptakan lapangan kerja serta menjadi sumber energi baru terbarukan menuju transisi energi. Ia pun berharap, jumlah wilayah yang ditetapkan untuk pembangunan PSEL atau Waste To Energy dapat terus bertambah ke depannya.***

Hadiri Konvensyen DMDI, Menteri UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Melayu Islam

0

Bogordaily.net — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat menyampaikan pidato kunci dalam Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-23 di Jakarta, Jumat (24/10), menekankan pentingnya transformasi digital sebagai kunci kebangkitan perekonomian antarnegara rumpun Melayu Islam.

Menurut Menteri Maman, industri halal dunia saat ini memiliki potensi yang sangat besar. Karena itu, digitalisasi menjadi langkah penting agar para pengusaha UMKM dapat terus tumbuh, beradaptasi, dan memperluas pasar ke tingkat global.

“Melalui digitalisasi dan inovasi yang inklusif, UMKM bukan hanya menjadi tulang punggung ekonomi nasional, tetapi juga motor penggerak ekonomi dunia Melayu dan Islam,” ujar Menteri Maman.

Konvensyen ini dihadiri tokoh-tokoh perwakilan dari 23 negara Melayu dan Islam di dunia. Dalam forum tersebut, Menteri Maman mengajak publik dan pengusaha untuk melihat peluang besar di sektor industri halal yang sedang menjadi tren ekonomi global.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi syariah dan industri halal berkontribusi sebesar 46,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sementara itu, ekspor produk halal pada 2024 mencapai 41,4 juta dolar AS.

Pencapaian tersebut menempatkan Indonesia dalam peta utama ekonomi Islam dunia yakni peringkat pertama dalam transaksi investasi, peringkat kedua dalam produk halal, serta peringkat ketiga dalam ekonomi Islam global, keuangan syariah, dan fesyen Muslim.

“Ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi ekonomi Islam yang sangat besar untuk didorong sebagai kekuatan global melalui penerapan digitalisasi,” ujar Menteri Maman.

Ia menambahkan, transformasi digital menjadi faktor kunci dalam memperkuat daya saing UMKM. Namun saat ini, baru sekitar 43 persen pengusaha yang terhubung ke sektor ekonomi digital.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian UMKM sedang menyiapkan peluncuran platform SAPA UMKM, sebuah sistem yang akan menghubungkan seluruh pelaku UMKM di Indonesia dengan akses permodalan, legalitas, pelatihan, dan sertifikasi usaha yang dibutuhkan.

Selain itu, Kementerian UMKM juga memperkuat ekosistem usaha syariah melalui pengembangan 43 zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS) di berbagai daerah, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah sebesar Rp21,9 triliun kepada lebih dari 334 ribu debitur, serta fasilitasi investasi syariah senilai Rp104,4 miliar dengan partisipasi 376 wirausaha.

“Dengan pengembangan ekonomi halal dan percepatan digitalisasi, kita dapat memperluas ekspor produk halal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi umat,” kata Menteri Maman.

Melalui forum DMDI, Maman berharap terjalin kolaborasi konkret antarnegara rumpun Melayu dan Islam dalam memperkuat rantai pasok produk halal global.

Kementerian UMKM, lanjutnya, berkomitmen untuk mendukung perkembangan UMKM bersama DMDI sebagai organisasi yang mempererat hubungan antarnegara rumpun Melayu dan Islam di seluruh dunia.

“Mari kita perkuat kolaborasi antara dunia Melayu dan dunia Islam untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis inovasi dan teknologi,” kata Menteri Maman.

Dalam konvensyen tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman juga menerima anugerah Tun Perak Dunia Melayu Dunia Islam, penghargaan tertinggi yang diberikan oleh DMDI sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya dalam memperkuat ekonomi Melayu dan Islam melalui pemberdayaan UMKM.

Selain itu, Menteri Maman turut menghadiri peluncuran program Saudagar Dunia Melayu Dunia Islam Global, yang diharapkan menjadi wadah baru bagi kolaborasi dan pertumbuhan ekonomi lintas negara berbasis nilai-nilai Islam dan inovasi digital.***

Inventarisasi Tanah Di Desa Untuk Pembangunan Gudang Dan Gerai Kopdes Dipercepat

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri acara Bimbingan Teknis Pengembangan Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta menyaksikan penandatanganan MoU antara Kejaksaan Negeri dengan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional se-provinsi Bangka Belitung, Namang, Jumat (24/10/2025).

Dalam acara tersebut Menkop menyampaikan Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan percepatan pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia, salah satunya termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ditargetkan Maret 2026 seluruh gudang dan gerai Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia selesai dibangun dan siap dioperasikan.

Hadir dalam acara, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Ambar Pertiwiningrum, serta jajaran Kejaksaan Negeri dan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam kesempatan tersebut Menkop Ferry Juliantono juga mengapresiasi Bangka Belitung sebagai provinsi yang tercepat mendukung dan bergerak untuk program KDKMP. Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan koperasi desa dan kelurahan dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri.

Sebagai salah satu Provinsi yang tercepat dalam pembentukan legalitas Kopdes/Kel Merah Putih, Menkop Ferry berharap Provinsi Bangka Belitung dapat melanjutkan catatan positifnya untuk melakukan percepatan operasionalisasi koperasi.

“Diharapkan pemerintah daerah Provinsi Bangka Belitung dapat memaksimalkan sinerginya dengan Kementerian Koperasi agar pembangunan gudang dan gerai dapat segera dilakukan secara masif,” ucap Menkop.

Menkop Ferry menegaskan untuk mengejar target setiap hari harus dilakukan inventarisasi 1.000 bidang tanah di desa untuk dapat dibangun gudang, gerai-gerai dan sarana prasarana pendukung lainnya. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden melalui Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih.

Sebagai upaya percepatan pembangunan gudang dan gerai tersebut, akan dikeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang pembangunan fisik gudang dan gerai serta sarana pendukung lainnya. Melalui payung hukum ini diharapkan seluruh sumber daya baik di tingkat pusat dan daerah dapat menjalin sinergi untuk melakukan percepatan pembangunan tersebut.

Menkop Ferry memastikan bahwa proses pembangunan aset fisik untuk Kopdes/Kel Merah Putih tersebut akan dilakukan pengawasan dan monitoring secara ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan atau penyelewengan dari setiap anggaran yang disiapkan oleh Bank Himbara. Pengawasan dan monitoring ini diperkuat dengan sistem digital melalui Aplikasi “Jaga Desa” yang telah dikembangkan Kejaksaan Agung.

“Presiden ingin pembangunan gudang dan gerai ini dilaksanakan secara cepat namun tetap diawasi dan dikontrol agar mutu serta kualitas bangunan terjaga. Pengawasan ini diperlukan untuk mitigasi risiko melalui kolaborasi dengan Kejaksaan Agung,” katanya.

Menurutnya, pengawasan dilakukan bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di tingkat kabupaten dan kota, berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri setempat. “Aplikasi Jaga Desa ini menjadi alat penting untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, dan pencegahan penyimpangan dalam operasional koperasi desa,” ujarnya.

“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini kita dorong sebagai gerakan kebangkitan ekonomi rakyat dari bawah. Koperasi di tingkat desa harus menjadi penggerak utama ekonomi lokal, yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat kemandirian masyarakat,” tambah Menkop Ferry.

Dalam kunjungan kerja ke Bangka Belitung tersebut, Menkop Ferry juga melakukan penanaman pohon dan pelepasan burung dalam rangka rehabilitasi lahan kritis di Desa Namang. Selain itu, Menkop juga turut melakukan penanaman padi sebagai simbol dukungan terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut.***

BRI BO Bogor Dewi Sartika Apresiasi Desa BRILiaN di Cisarua

0

Bogordaily.net –  BRI Branch Office (BO) Bogor Dewi Sartika apresiasi Desa BRILiaN Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua tepatnya di Kampung Koboy, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Regional Micro Banking Head BRI, Susanto mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas capaian prestasi yang telah diraih oleh masyarakat Desa Tugu Selatan sebagai Pemenang 15 Desa BRILian Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2024.

“Pencapaian ini tentu merupakan hasil kerja keras, komitmen dan kebersamaan yang luar biasa,” ungkapnya.

Adapun penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) ini menjadi salah satu bentuk nyata dari kepedulian Bank BRI dalam mendukung pembangunan desa. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat program pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan seluruh warga Desa Tugu Selatan.

“Saya meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari sinergi antar berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat itu sendiri,” terangnya.

Kerjasama yang harmonis ini perlu terus dijaga agar mampu menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan untuk kemajuan daerah. Semua pihak memiliki tanggung jawab bersama dalam mendukung setiap langkah pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Mari kita jadikan penyerahan CSR ini sebagai momentum untuk semakin mempererat kolaborasi dalam berbagai bidang. Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi stimulan untuk inisiatif-inisiatif baru demi kemajuan Desa Tugu Selatan.

“Saya berharap kerjasama ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi semua pihak dan semoga Tuhan YME senantiasa memberikan bimbingan dan keberkahan dalam segala usaha kita,” tutupnya.***

Revitalisasi Pasar Bogor Dimulai! Listrik dan Air Diputus, PPJ Siapkan Lelang Bongkaran Gedung Lama

0

Bogordaily.net – Revitalisasi Pasar Bogor terus bergulir, setelah tanggal 30 September dan 1 Oktober 2025 dilakukan pemutusan listrik, langkah terbaru Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor melakukan pemagaran dan pemutusan total jaringan air PDAM juga listrik Pasar Bogor pada Kamis 23 Oktober 2025.

Setelah langkah ini, dalam waktu yang bersamaan Perumda PPJ Kota Bogor mempersiapkan lelang bongkaran eks gedung Pasar dan Plaza Bogor di KPKNL.

Diketahui pemutusan total jaringan listrik dilakukan pukul 14.05 WIB dan jaringan air PDAM dilakukan pukul 15.30 WIB. Kegiatan penutupan ini juga melibatkan aparat TNI, Polri dan jajaran Pemkot Bogor.

“Bismillah, proses revitalisasi Pasar Bogor sudah dimulai. Tanggal 30 September dan 1 Oktober 2025 kemarin sudah dilakukan pemutusan listrik dan air. Dilanjutkan dengan penertiban kios-kios didalam pasar. Hari ini Selasa 23 Oktober 2025, kami melakukan pemagaran dan pemutusan total jaringan air juga listrik Pasar Bogor,” ungkap Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin.

Jenal melanjutkan, dalam Tahapan revitalisasi juga, pihaknya tengah mempersiapkan lelang bongkaran eks gedung pasar dan plaza bogor di KPKNL. Semoga di November 2025 ini sudah ada pemenang dan bisa dilakukan pembongkaran.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses ini. Terutama pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP, tim perumda Pasar Pakuan Jaya serta seluruh pegawai Perumda PPJ Kota Bogor,” tuturnya.

“Tentunya harapan kami, seluruh pedagang Pasar Bogor, untuk segera beberes dan pindah ke Pasar Jambu Dua dan Sukasari,” tambah Jenal.

Jenal menjelaskan, selain para pedagang eksisting, Perumda PPJ Kota Bogor juga menyediakan tempat untuk teman-teman Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Bogor.

“Untuk teman-teman PKL mangga kami siapkan juga tempat relokasi di Pasar Jambu Dua yang tentunya lebih representatif,” pungkasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)