Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 545

Viral! Lurah Payakumbuh Temukan Uang Rp170 Juta Milik Warga Tuna Rungu yang Sudah Wafat

0

Bogordaily.net – Sebuah momen haru sekaligus mengejutkan terjadi di Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Sumatera Barat, ketika Lurah Musleniyeti, secara tak sengaja menemukan uang tunai senilai Rp170 juta yang merupakan harta peninggalan seorang warga tuna rungu yang telah meninggal dunia.

Penemuan ini diunggah langsung oleh sang lurah melalui akun Facebook pribadinya, dan kemudian viral, menyentuh hati ribuan netizen. Kisah tersebut menjadi bukti bahwa kejujuran, kerja keras, dan kebaikan, sekecil apa pun, selalu meninggalkan jejak yang bermakna.

Dalam unggahannya pada 8 Juli 2025, Lurah Musleniyeti mengisahkan momen mengharukan saat ia dan tim mendapati uang tunai yang disimpan rapi di rumah almarhum.

Pria yang dikenal hidup sangat sederhana itu ternyata telah menyisihkan penghasilannya selama bertahun-tahun. Ia bekerja membantu warga sekitar meskipun memiliki keterbatasan fisik sebagai tuna rungu.

“Memory waktu jumpa Harta Karun,” tulis Musleniyeti dalam unggahan videonya pada 8 Juli 2025. Sebelumnya, ia juga sempat membagikan kenangan bertajuk “Jumpa lagi di Memory HP” pada 7 Juli 2025, yang memperlihatkan momen awal penemuan tersebut.

Uang tersebut ditemukan dalam kondisi tunai dan tersimpan dalam tempat aman, menunjukkan betapa almarhum sangat berhati-hati dan tekun dalam mengelola hasil kerja kerasnya. Tidak diketahui pasti untuk apa uang tersebut disimpan, namun netizen yakin almarhum menyimpannya untuk masa depan atau keperluan mendesak.

“Husnul khotimah Bapak,” tulis Musleniyeti, mendoakan almarhum yang semasa hidup dikenal sebagai sosok pekerja keras dan rendah hati meski memiliki keterbatasan fisik.

Penemuan ini sontak menyentuh hati banyak netizen yang mengapresiasi dedikasi almarhum dan kejujuran sang lurah yang turut menyampaikan kisah inspiratif ini ke publik.

Hingga saat ini, unggahan Musleniyeti terus dibagikan dan ramai diperbincangkan di media sosial, mengingatkan banyak orang bahwa kebaikan dan kerja keras, sekecil apa pun, tak akan pernah sia-sia.

Lisa Mariana Dilaporkan ke Polda Jabar, Tiga Rekaman Video Asusial Beredar di Medsos

0

Bogordaily.net – Nama selebgram Lisa Mariana kembali menjadi pusat perhatian publik usai dirinya dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh sekelompok advokat terkait beredarnya tiga video asusila yang diduga melibatkan dirinya bersama seorang pria bertato.

Video tersebut telah viral di media sosial dan memicu reaksi luas dari netizen.

Laporan atas dugaan konten pornografi ini kini telah diterima oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar dan sedang dalam proses penyidikan.

Publik pun menantikan klarifikasi resmi Lisa Mariana, yang dijadwalkan akan diperiksa sebagai terlapor pada Jumat, 11 Juli 2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga video dengan durasi berbeda-beda menunjukkan adegan asusila yang diduga kuat melibatkan selebgram asal Jawa Barat tersebut dan seorang pria dengan ciri khas tato di tubuhnya.

Yang mengejutkan, ketiga video tersebut diduga sengaja direkam di tempat berbeda dan diproduksi untuk tujuan komersial.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya laporan polisi (LP) terkait kasus ini.

“LP-nya ada di Ditsiber Polda Jabar. Kemudian, kami juga telah melakukan beberapa proses permintaan keterangan dari saksi-saksi pelapor ini untuk menguatkan daripada laporan yang dimintakan,” kata Hendra saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis 10 Juli 2025.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa pihaknya juga telah melakukan analisis digital forensik terhadap isi video tersebut. Ia menegaskan bahwa video yang beredar tidak ada kaitannya dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Ia menambahkan bahwa laporan ini tidak berkaitan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, seperti yang sempat diduga publik. “Datangnya bukan dari sosok RK (Ridwan Kamil) yang kami duga, tetapi orang lain,” tegasnya.

Penelusuran Sumber Video

Direktur Reserse Siber Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadianshah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menelusuri sumber dan jalur distribusi video tersebut yang diduga sengaja dibuat untuk diperjualbelikan secara daring.

“Semuanya ada tiga video yang telah beredar dengan pelaku yang sama, tempat yang berbeda,” ujarnya.

Sementara itu, Dirresiber Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadianshah, mengungkapkan bahwa video tersebut diduga sengaja dibuat untuk dikomersilkan melalui situs online.

Menurutnya, konten tersebut bukan sekadar disebarluaskan oleh oknum tidak bertanggung jawab, melainkan memiliki pola produksi terencana. Pihak kepolisian juga masih mengidentifikasi pelaku penyebar awal yang turut melanggar UU ITE dan Undang-undang Pornografi.

“Kalau dilihat dari videonya, ini video beredar yang memang sengaja dibuat, tetapi untuk penyebarannya kami belum sampai ke website yang menyebarkan. Masih proses pendalaman penyelidikan,” jelas Resza.

Lisa Mariana dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai terlapor di Ditreskrimsus Polda Jabar pada Jumat 11 Juli 2025. Keterangannya dinilai krusial untuk mengungkap motif dan pelaku di balik penyebaran video tersebut.

“Menunggu yang bersangkutan kami periksa. Untuk yang bersangkutan akan kami periksa, kami jadwalkan kemarin Senin, tetapi yang bersangkutan minta di reschedule karena ada pemeriksaan di Bareskrim. Baru bisa melaksanakan pemeriksaan besok Jumat,” tandas Resza.

Kasus ini kembali menyeret nama Lisa Mariana dalam kontroversi hukum, setelah sebelumnya ia terlibat kasus dengan Ridwan Kamil. Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari penyidikan Polda Jabar.

 

Audrey Bianca Juara Miss Indonesia 2025, Finalis DKI Jakarta Raih Dua Gelar Sekaligus

0

Bogordaily.net – Audrey Bianca, finalis asal DKI Jakarta, resmi dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2025 dalam malam puncak pemilihan yang digelar megah di Studio RCTI+, Jakarta, pada Rabu malam, 9 Juli 2025.

Dengan penampilan elegan dan jawaban inspiratif di babak tanya jawab, Audrey sukses mengungguli 38 finalis dari seluruh provinsi di Indonesia.

Kemenangan Audrey Bianca dalam ajang kontes kecantikan nasional Miss Indonesia ini bukan hanya membawa pulang mahkota utama, tetapi juga penghargaan khusus kategori Miss Royale, menjadikannya satu-satunya peserta yang meraih dua penghargaan sekaligus malam itu

Langkah Gemilang Audrey Menuju Mahkota Miss Indonesia 2025

Sejak awal kompetisi, Audrey telah mencuri perhatian para juri dan penonton berkat perpaduan antara penampilan anggun, intelektualitas, serta sikap membumi yang ia tunjukkan dalam setiap sesi.

Perjalanan Audrey dimulai dari 15 besar, kemudian melaju ke jajaran Top 6, sebelum akhirnya diumumkan sebagai juara utama Miss Indonesia 2025.

Dalam sesi tanya jawab yang menjadi momen penentu, Audrey menjawab dengan penuh ketenangan dan pemikiran yang mendalam.

Ia menyampaikan pentingnya peran perempuan muda sebagai agen perubahan sosial, serta komitmennya untuk memberdayakan masyarakat melalui aksi nyata di bidang pendidikan dan kesehatan.

Deretan Juri Ternama dan Penghargaan Khusus Miss Indonesia 2025

Tahun ini, dewan juri Miss Indonesia 2025 terdiri dari para tokoh profesional lintas sektor yang telah lama berkecimpung dalam dunia kecantikan, hiburan, serta sosial kemasyarakatan. Mereka antara lain:

  • Angela Tanoesoedibjo – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI
  • Peter F. Saerang – Makeup artist dan pakar kecantikan nasional
  • Maria Harfanti – Miss Indonesia 2015
  • Natasha Mannuela Halim – Miss Indonesia 2016
  • Oka Antara – Aktor dan aktivis sosial
  • Ferry Salim – Aktor dan UNICEF Goodwill Ambassador

Selain mahkota utama Miss Indonesia 2025, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan khusus kepada finalis dengan karakteristik menonjol. Berikut daftar lengkapnya:

  • Miss Royale: Audrey Bianca – DKI Jakarta
  • Miss Kulit Glowing: Zefanya Sharon Iswanto – Jawa Timur
  • Miss Persahabatan: Karmen Anastasya Sicilia Ayorbaba – Papua Pegunungan
  • Miss Favorit: Karmen Anastasya Sicilia Ayorbaba – Papua Pegunungan

 

Barbie Rilis Boneka dengan Diabetes Tipe 1, Lengkap dengan CGM dan Pompa Insulin

0

Bogordail.net –  Mattel, perusahaan mainan ternama asal Amerika Serikat, kembali membuat terobosan penting dalam dunia mainan anak-anak.

Kali ini, produsen boneka legendaris Barbie menghadirkan inovasi yang menjadi perbincangan global,  boneka Barbie dengan diabetes tipe 1.

Langkah ini tidak hanya memperluas lini Barbie Fashionista, tetapi juga menjadi representasi yang sangat relevan bagi anak-anak yang hidup dengan kondisi autoimun kronis tersebut.

Boneka ini menjadi simbol inklusi dan edukasi yang kuat, menunjukkan bahwa perbedaan fisik dan kondisi kesehatan tidak menghalangi seseorang untuk tetap percaya diri, aktif, dan tampil modis.

Kolaborasi Mattl dan Breakthrough T1D

Peluncuran Barbie dengan diabetes tipe 1 ini merupakan hasil kolaborasi antara Mattel dan Breakthrough T1D, sebuah organisasi nirlaba internasional yang selama ini dikenal gencar mendukung riset dan edukasi bagi penderita diabetes tipe 1.

Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah menciptakan representasi positif dan mengedukasi anak-anak tentang kondisi medis kronis secara empatik dan realistis.

Boneka ini secara visual tidak berbeda jauh dari boneka Barbie lainnya. Ia tetap tampil stylish dengan pakaian trendi dan aksesori modis, tetapi dengan detail tambahan yang sangat bermakna: perangkat medis yang merefleksikan kehidupan nyata penderita diabetes tipe 1.

Langkah Mattel ini mendapatkan banyak pujian dari komunitas medis, orang tua, dan kelompok advokasi inklusi anak. Selain memperkenalkan dunia medis secara halus kepada anak-anak, kehadiran boneka ini juga mendorong anak-anak dengan diabetes tipe 1 merasa diakui dan direpresentasikan dalam dunia permainan yang selama ini dianggap terlalu idealistis.

Dengan memasukkan elemen medis seperti glukometer, pompa insulin, dan aplikasi pemantau, Barbie bukan hanya sebuah mainan, tetapi juga alat bantu edukasi yang bisa digunakan dalam sesi edukasi diabetes bagi anak-anak maupun orang tua baru yang menerima diagnosis anaknya.***

 

Rustic Market Bogor Viral di Media Sosial, Tempat Ngopi Rasa Eropa di Tengah Alam

0

Bogordaily.net – Bogor kembali jadi sorotan pecinta wisata berkat viralnya tempat nongkrong unik bernama Rustic Market.

Tempat ini bukan sekadar tempat ngopi biasa, tapi menyajikan pengalaman serasa di pedesaan Eropa, lengkap dengan arsitektur ala country, suasana sejuk, dan pemandangan hijau yang memanjakan mata.

Rustic Market berlokasi di Rustic Market berada di Jl. Raya Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Lokasinya cukup strategis dan mudah diakses, menjadikannya pilihan liburan favorit warga lokal hingga kawasan Jabodetabek.

Bagi pengunjung dari pusat kota Bogor, hanya butuh waktu sekitar 24 menit berkendara atau menempuh jarak 16,3 km saja.

Lokasinya juga dekat dengan destinasi populer Pancar Mountain Natural Park, hanya sekitar 5,1 km atau 15 menit perjalanan.

Untuk wisatawan dari Jakarta, Rustic Market bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam 18 menit perjalanan dengan jarak kurang lebih 59,9 km.

Sementara dari arah Cianjur, waktu tempuh hanya sekitar 1 jam 36 menit dengan jarak sekitar 68,1 km.

Tempat ini langsung mencuri perhatian warganet setelah banyak foto dan video estetik tersebar di media sosial, mulai dari TikTok hingga Instagram.

Dengan latar belakang bangunan kayu bergaya rustic, tempat ini menyuguhkan suasana pedesaan yang romantis dan Instagramable.

Banyak pengunjung yang menyebut Rustic Market sebagai “spot healing rasa luar negeri” karena desainnya yang unik dan jauh dari kesan tempat wisata mainstream.

Selain desain bangunan yang memikat, Rustic Market juga menyajikan berbagai pilihan makanan dan minuman kekinian.

Menu andalannya antara lain kopi susu rumahan, croffle, pasta, dan hidangan western lainnya. Harga yang ditawarkan pun masih terbilang ramah di kantong, mulai dari Rp25.000-an saja.

Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai spot foto yang tersebar di seluruh area.

Mulai dari taman bunga, gazebo kayu, hingga rumah kaca yang penuh tanaman hias semuanya bisa jadi latar foto cantik untuk media sosial.

Salah satu daya tarik utama Rustic Market adalah udaranya yang sejuk karena berada di kawasan dataran tinggi.

Pengunjung disarankan datang saat pagi atau sore hari untuk mendapatkan pencahayaan terbaik sekaligus menghindari cuaca yang terlalu panas.

Tak heran jika Rustic Market kini menjadi pilihan favorit wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya untuk menikmati akhir pekan yang tenang dan menyenangkan.

Jadi, jika Anda sedang merencanakan liburan ke Bogor, jangan lupa masukkan Rustic Market ke dalam daftar kunjungan.

Cocok untuk healing, ngopi santai, atau sekadar berburu konten cantik untuk media sosial.***

Ratusan Warga Geruduk Kantor Kecamatan Tamansari, Desak Penghentian Aktivitas Tak Berizin PT PMC!

0

Bogordaily.net – Ratusan warga dari Desa Tamansari, Sukaluyu, dan Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kecamatan Tamansari pada Kamis 10 Juli 2025.

Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan keberatan atas aktivitas perusahaan PT Prima Mustika Candra (PMC) yang dinilai telah merusak lingkungan dan menggusur lahan garapan warga.

Warga mendesak Camat Tamansari, Yudi Hartono, agar menghentikan seluruh aktivitas cut and fill yang dilakukan PT PMC.

Kegiatan tersebut dianggap belum mengantongi izin resmi dan sudah menimbulkan kerusakan ekosistem sekitar, termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Cijabon dan Cikondang.

Mereka juga menuntut agar tanah bekas HGU milik PT Perkebunan Sebelas Cimulang Ciomas dikembalikan untuk dimanfaatkan warga dalam kegiatan pertanian dan kehutanan.

Kuasa Hukum Pendamping Warga Ali Zainal Abidin Al Jufri menyatakan, tuntutan utama masyarakat adalah menghentikan seluruh kegiatan PT PMC hingga ada legalitas dari pihak berwenang.

Ia menegaskan, jika aktivitas masih berlangsung, pihaknya akan melaporkannya secara resmi.

Kemudian, pihaknya menggaris bawahi bahwa, ada kelalaian dari pihak Desa maupun Kecamatan, dan sebagainya, untuk menelisik dan mempertimbangkan izin yang ada PT PMC tersebut.

“Saya pribadi datang ke beberapa dinas bisa kita pastikan untuk daerah Sukajaya dan Sukaluyu tidak memiliki izin, dan ini dibuktikan dengan surat teguran ketiga dari DPKPP yang diterima oleh pihak PT PMC yang seharusnya sudah dilimpahkan ke Pol PP, mereka masih berkilah menunggu limpahan dari DPKPP,” kata Ali Zainal kepada wartawan, Kamis 10 Juli 2025.

“Padahal seharusnya beberapa kegiatan yang mengganggu ketertiban umum harus dihentikan, ada 4 laporan polisi yang sudah diproses 2, 1 tindak pengrusakan di lahan area Sukaluyu, dan 1 tindakan kekerasan dimuka umum yang sekarang sedang diproses di Polres,” tambahnya.

Ia menjelaskan, PT PMC dinilai telah bergerak atas dasar Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang sebenarnya selama 27 tahun ditelantarkan.

Kuasa Hukum Pendamping Warga Ali Zainal Abidin Al Jufri. (istimewa/Bogordaily.net)

Kemudian bergerak menggunakan oknum ormas tanpa melakukan izin cut and fill atau clearing dari instansi terkait. Serta melakukan tindak kekerasan dan menuju ke unsur pidana. Pihaknya telah bersurat ke BPN dan lain sebagainya.

“SHGB yang mereka miliki cacat administratif karena tumpang tindih. Jadi kemarin dari BPN hendak melakukan pengukuran dengan SHGB 02 area yang diukur area Sukaluyu, secara administratif administrasinya tidak tepat, mereka bergerak tanpa izin,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya turut mengecam aksi kekerasan dan intimidasi ke warga yang dikuasai mereka sekitar 153 hektar 3 shgb, Tamansari, Sukaluyu dan Sukajadi. Namun SHGB PT PMC diketahui akan habis 1,5 tahun lagi.

“Siapa yang mampu membangun lahan seluas 150 hektar dalam waktu 1,5 tahun di kawasan kaki gunung salak, termasuk di dalamnya sungai yang terdampak dan lain sebagainya,” ujarnya.

“Jadi kalo kita hitung lahan di Sukaluyu itu ada 1.500 pohon alpukat, 200 sampai 300 pohon durian dan semua udah kita laporkan ke Polres, kemudian begitu disikat aliran yang turun sampai ke Buniaga naik jadi efek lingkunganya naik,” sambungnya.

Ia menilai, seharusnya walaupun Tamansari sudah mempunyai izin Amdalnya harus dicabut karena ada efek ke masyarakat.

Menurutnya, Amdal merupakan syarat kegiatan pembangunan namun jika amdal tersebut merusak lingkungan itu seharusnya dicabut.

Lebih lanjut, pihaknya telah bersurat ke BPN untuk menghentikan kegiatan perpanjangan, dan resmi diterima BPN, kemudian ke DPMPTSP tembusan dan sudah bersurat hampir ke 6 dinas, dan jawaban yang konkrit hanya dari DPKPP dan Polres.

“Dari DPKPP itu jawaban surat teguran yang diterima oleh pihak PMC pada tanggal 19 Mei untuk menghentikan segala kegiatan.

Jadi setelah teguran ketiga sesuai peraturan harusnya area disegel dan di bangunan yang didirikan PT PMC tanpa izin dibongkar terutama di area Sukaluyu dan Sukajaya,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah ketika menerima izin dari perusahaan lebih teliti lagi dan memperhatikan efek sikologi dari masyarakat.

“Seharusnya mereka mempertimbangkan efek sikologi sosial dan masyarakat, seperti bagaimana masyarakat melakukan mata pencaharianya, masyarakat terganggu atau tidak karena perlu kita garis bawahi shgb inilah hak yang diberikan negara untuk membangun di tanah milik negara,” ungkap Ali.

Sementara itu, Camat Tamansari Yudi Hartono mengungkapkan bahwa, pihaknya akan merespons aspirasi warga dari tiga desa yakni Desa Sukaluyu, Tamansari dan juga Sukajadi yang meminta untuk penghentian aktivitas dari PT PMC.

“Kita garis bawahi yang pertama tentunya disini meminta dihilangkan premanisme di lahan perusahaan tersebut, yang kedua meminta aktivitas dihentikan, yang ketiga pagar yang ada di desa Sukaluyu mohon dicabut, dan yang keempat itu supaya alat berat yang dikeluarkan dari lokasi,” ujar Yudi.

Yudi mengungkapan, pihaknya memiliki kewenangan yang cukup terbatas, sehingga pihaknya akan menampung dan menyampaikan aspirasi tersebut ke pimpinan yang lebih tinggi memiliki kewenangan.

“Mudah mudahan semuanya bisa mengkomunikan ini dengan baik dengan hati yang tenang sehingga hasilnya pun sesuai dengan harapan dan tadi ada beberapa yang menyampaikan mereka bertempat tinggal itu bisa kita komunikasikan mudah mudahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya meminta agar masyarakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara win win solution.

“Dan tentunya saya berharap semuanya harus memiliki formulasi dan tidak saling keukeuh keukeuh karena tidak akan ketemu. Mudah mudahan win win solution itu bisa menguntungkan dua belah pihak. Perusahaan bisa menjaga aktifitas dan warga juga bisa beraktifitas,” tutup Yudi.(Albin Pandita)

Banggar DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Longsor di Batutulis

0

Bogordaily.net – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor terus melakukan pembahasan terkait perubahan KUA-PPAS 2025 dengan Pemerintah Kota Bogor.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, menegaskan dalam rapat Banggar yang diselenggarakan, bahwa Pemerintah Kota Bogor harus segera menyelesaikan persoalan longsor di daerah Batutulis.

Rusli meminta PUPR Kota Bogor untuk segera menjalankan skenario perbaikan longsor Batutulis.

Sebab, jika menunggu pengadaan lahan untuk membuat akses baru, maka akses warga akan semakin terbatas dan ini menyebabkan permasalahan yang lain.

Seperti terhambatnya sektor ekonomi, menjadi masalah sosial baru dan terisolasinya wilayah kecamatan Bogor Selatan.

“Belanja tanah kan tidak semerta-merta bisa keluar, harus ada perencanaan. Kondisi Batutulis ini butuh penanganan cepat. Sehingga kami meminta PUPR untuk segera menyiapkan skenario perbaikan,” kata Rusli.

Berdasarkan hasil pemaparan dari Pemkot Bogor, terdapat tiga skenario perbaikan yang bisa dijalankan, salah satunya adalah pembuatan jembatan bailey.

Sehingga Rusli meminta kepada PUPR Kota Bogor untuk segera mengeksekusi program yang sudah disusun di tahun 2025 ini dengan cepat dan tepat.

Sebab, menurut Rusli masyarakat di Kecamatan Bogor Selatan sudah cukup menderita.

Sehingga anggaran Rp20 miliar yang disiapkan berdasarkan studi kelayakan yang telah dilakukan untuk pembangunan jembatan bailey bisa segera dilaksanakan.

“Oleh karena waktu yang betul-betul mepet ini perlu dimaksimalkan dengan baik, mudah-mudahan 2025 ini bisa selesai persoalan batu tulis. Kan kalau hari ini belanja lahan 2025 belum tentu bisa langsung dieksekusi. sehingga jembatan jalan dulu, proses untuk belanja lahan dan sebagainya silahkan itu dilanjutkan nanti untuk 2026-nya,” terang Rusli.

Secara paralel, PUPR Kota Bogor juga didorong untuk bisa menyelesaikan kajian dan studi kelayakan pengadaan lahan dan pembuatan infrastruktur baru yang diperkirakan baru bisa terealisasikan di tahun 2026 atau 2027 dengan memakan anggaran Rp50 miliar, sebab masih harus menunggu kepastian dari pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Rusli menekankan bahwa penyusunan anggaran dan penyusunan program harus dilandaskan dengan kebutuhan masyarakat dimana kajian bottom-up harus diprioritaskan.

Sebab, jika APBD mengikuti program dinas-dinas yang hanya repetisi dari tahun-tahun sebelumnya, maka kebermanfaatan APBD tidak mungkin bisa dirasakan oleh masyarakat dan membuat pembangunan tidak beres.

“Sudah terlalu lama masyarakat menderita, kita harus bertanggung jawab dan kami DPRD Kota Bogor mengajak Pemkot Bogor untuk bersama-sama mewujudkannya, anggaran untuk masyarakat berapapun jumlahnya akan kami berikan asal permasalahan Batutulis ini bisa beres,” tegas Rusli

Berdasarkan data terakhir dari Banggar DPRD Kota Bogor, saat ini kondisi keuangan di APBD Kota Bogor masih mengalami defisit sebanyak Rp260 miliar.

Rusli menegaskan harus ada efisiensi yang jelas dan terukur dari dinas-dinas untuk bisa mengakomodir program-program khusus dan penanganan kejadian luar bisas di Kota Bogor.

Selain itu, Rusli juga mendorong ditingkatkannya kinerja dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor untuk bisa memaksimalkan pendapatan di triwulan ketiga 2025 ini. Dengan didorong peningkatan retribusi dari berbagai sektor, seperti parkir dan lainnya.

“Sisi anggaran kita memahami bahwa kondisi hari ini juga sedang tidak baik-baik saja. Tapi kami ingin semuanya selesai di masyarakat. Ya, saya menggunakan arah logika saja,” pungkasnya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Mattel Luncurkan Boneka Barbie Kini Hidup dengan Diabetes Tipe 1

0

Bogordaily.net – Mattel kembali mencatat sejarah dalam dunia mainan anak dengan meluncurkan boneka Barbie pertama yang hidup dengan diabetes tipe 1.

Langkah ini tak hanya memperkaya lini koleksi Fashionista, tetapi juga menjadi simbol kuat bagi inklusi, empati, dan representasi kondisi medis yang sering dihadapi anak-anak di seluruh dunia.

Boneka edisi khusus ini merupakan hasil kolaborasi antara Mattel dan organisasi nirlaba internasional Breakthrough T1D, yang berfokus pada pemberdayaan individu dan keluarga yang menjalani hidup dengan diabetes tipe 1.

Hasilnya, lahirlah sosok Barbie yang tetap modis, ceria, dan aktif, namun dengan perangkat medis yang merepresentasikan kondisi kesehatannya.

Didesain Nyata, Seperti Kehidupan Sehari-hari Anak dengan Diabetes

Berbeda dari Barbie biasa, edisi ini menampilkan detail medis yang nyata. Di lengannya terpasang Continuous Glucose Monitor (CGM), alat pemantau kadar gula darah yang terhubung dengan ponsel pintarnya.

Aplikasi CGM pada ponsel Barbie menampilkan grafik kadar gula darah, sama seperti yang digunakan oleh banyak anak penderita diabetes.

Tak hanya itu, Barbie juga dilengkapi pompa insulin mini di pinggangnya, yang bertugas memberikan dosis insulin secara otomatis.

Fitur ini memperlihatkan bagaimana anak-anak dengan diabetes tetap bisa beraktivitas dengan bebas dan percaya diri, selama mereka didukung dengan perangkat dan pemahaman yang tepat.

Untuk menambah realisme, Barbie juga membawa tas berwarna biru muda, berisi camilan dan perlengkapan medis kecil gambaran nyata dari kehidupan anak-anak dengan diabetes yang harus siap siaga dalam setiap situasi.

Peluncuran Barbie ini disambut hangat oleh komunitas kesehatan dan keluarga yang hidup dengan diabetes tipe 1.

Banyak orang tua memuji langkah Mattel karena memberikan representasi positif bagi anak-anak yang sebelumnya jarang melihat kondisi mereka digambarkan dalam bentuk mainan populer.

Dengan menghadirkan boneka yang merefleksikan keberagaman kondisi medis, Mattel tak hanya memproduksi mainan, tapi juga membentuk pemahaman dan empati sejak usia dini.***

Viral! Santri di Malang Alami Luka Membusuk Usai Dicambuki Ustadz Pemilik Ponpes

0

Bogordaily.net – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, viral dan memicu kemarahan warganet.

Dalam video tersebut, tampak seorang ustadz yang juga disebut sebagai pemilik pondok pesantren tengah mencambuki kaki santri hingga menyebabkan luka serius.

Peristiwa ini pertama kali mencuat ke publik setelah video berdurasi pendek itu diunggah ke media sosial dan langsung menyebar luas.

Dalam tayangan tersebut, sang ustadz terlihat beberapa kali mengayunkan cambukan ke arah kaki korban yang tampak tidak bisa melawan.

Terdengar pula suara ustaz berkata, “Kapok ndak?” kepada santri yang meringis kesakitan.

Ironisnya, aksi kekerasan itu dilakukan berulang kali hingga korban tidak sanggup menahan rasa sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, akibat dari cambukan tersebut, santri mengalami luka parah di bagian kaki yang kemudian membusuk karena tidak segera ditangani secara medis.

Dalam video lanjutan yang juga beredar, tampak kondisi kedua kaki korban yang penuh luka bekas cambukan, dengan kulit yang terlihat menghitam dan mulai rusak.

Warganet pun menyuarakan kemarahan dan mendesak pihak berwenang untuk menindak tegas pelaku.

Kasus ini menambah deretan kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.

Banyak pihak menilai bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, apalagi jika menyebabkan luka serius pada anak di bawah asuhan lembaga pendidikan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pondok pesantren terkait kronologi kejadian maupun penanganan terhadap pelaku.

Masyarakat berharap kasus ini segera diusut tuntas dan korban mendapatkan perawatan yang layak serta perlindungan.***

Data Medis Disebar ke WhatsApp, Dara Arafah Murka

0

Bogordaily.net – Influencer sekaligus selebgram Dara Arafah meluapkan kemarahannya di media sosial usai data pribadinya dibocorkan oleh seorang oknum asuransi ke status WhatsApp.

Insiden ini memicu kemarahan publik dan sorotan terhadap pentingnya perlindungan data pribadi, khususnya dalam industri kesehatan dan asuransi.

Lewat unggahan Instagram Stories, Dara mengungkapkan bahwa seorang perempuan bernama Nadia Venika, yang diduga bekerja di perusahaan asuransi, menyebarkan riwayat penyakitnya di status WhatsApp lengkap dengan komentar yang dianggap meremehkan kondisinya.

Dalam unggahan tersebut, Nadia menulis “Huru hara karena doi selebgram padahal dx cuma febris, gea, abdominal pain????????”

Menanggapi hal itu, Dara membalas dengan nada geram:

“Bisa-bisanya ada yg nyebarin data pribadi gue ke story WA-nya dgn caption yg ngeremehin penyakit orang, kok bisa ya febris, gea, abdominal pain dibilang ‘cuma’.”

Tak berhenti di situ, Dara juga menyampaikan sindiran tajam dengan menyelipkan doa agar pelaku tidak mengalami hal yang serupa:

“Kita doain aja bareng-bareng biar Nadia Verika nggak pernah merasakan sakit yang serupa.”

Pihak Asuransi Bertindak Cepat

Kemarahan publik yang meluas membuat kasus ini langsung ditindaklanjuti oleh pihak asuransi tempat Nadia bekerja.

Tak butuh waktu lama, Dara mengonfirmasi bahwa oknum tersebut telah dipecat dan menerima surat pemutusan hubungan kerja.

Dara pun menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan asuransi yang telah bertindak tegas dan cepat.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada tim Global Excel yang telah kooperatif dan sigap dalam menindaklanjuti kasus ini. Keputusan untuk memberhentikan pihak yang bersangkutan merupakan langkah yang tepat dan menunjukkan komitmen terhadap perlindungan data pribadi.”

Kasus ini menuai banyak respons dari warganet. Mayoritas memberikan dukungan kepada Dara dan menyayangkan sikap tidak profesional dari oknum yang menyebarkan data medis tersebut.

Banyak yang menekankan pentingnya etika dalam bekerja, terlebih ketika menyangkut informasi sensitif milik klien.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan data pribadi, terutama di sektor-sektor yang mengelola data sensitif, seperti kesehatan, keuangan, dan asuransi.***