Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 582

UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

0

Bogordaily.net – Di tengah dominasi merek rempah besar di pasar, produk lokal bernama Labuna tampil mencuri perhatian dan kini menjadi salah satu brand rempah andalan yang mengisi dapur-dapur Indonesia. Berbekal semangat inovasi dan pemberdayaan, Labuna – singkatan dari Lada Bubuk Nusantara – membuktikan bahwa produk asli daerah mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Didirikan pada tahun 2017 oleh Rudi, seorang pemuda asal Mojokerto, Jawa Timur, Labuna berawal dari kejelian melihat peluang pasar lada bubuk kemasan sachet yang saat itu belum banyak digarap oleh pelaku lokal.

Meski menghadapi persaingan dengan merek-merek mapan, Rudi tetap yakin dan memulai usahanya dari nol dengan komitmen kuat: menghadirkan rempah-rempah berkualitas dalam kemasan praktis sembari memberdayakan petani lokal.

Awalnya memproduksi lada bubuk, namun seiring berjalannya waktu Labuna terus berkembang dengan memperluas lini produk ke rempah-rempah lain seperti kunyit bubuk, ketumbar bubuk, hingga bumbu khas Nusantara lainnya.

Kini distribusi produk Labuna telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh hingga Sorong, Palu, Samarinda, dan kota-kota besar di Pulau Jawa.

Transformasi Labuna sebagai UMKM naik kelas tak lepas dari peran BRI melalui program Pengusaha Muda Brilian (PMB). Sejak bergabung dengan PMB pada 2022, Labuna mendapatkan pelatihan intensif, mentoring, hingga evaluasi menyeluruh dalam pengembangan produk, pemasaran, dan manajemen usaha.

“Banyak hal bermanfaat dan membantu yang didapat dari PMB BRI,” ujar Marketing Labuna Libri Annisa.
Puncak pencapaian Labuna sebagai UMKM binaan BRI terjadi pada ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025, di mana Labuna sukses meraih penghargaan Best Expo, sebuah pengakuan atas kualitas produk dan kesiapan menghadapi pasar yang lebih luas.

Atas prestasi tersebut, BRI merekomendasikan Labuna untuk mewakili Indonesia dalam ajang Food & Hotel Asia (FHA) di Singapura, salah satu pameran industri makanan dan minuman terbesar di Asia.

“Alhamdulillah kami diikutsertakan dalam event FHA oleh BRI, mewakili Indonesian Pavilion, setelah mendapatkan gelar Best Expo pada BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Dari event tersebut kami mendapatkan banyak channel dari potential buyer, baik itu di Asia maupun dari berbagai benua lainnya,” jelas Libri.

Dukungan ini menjadi langkah awal Labuna untuk masuk ke pasar ekspor dan memperkenalkan kekayaan rempah Nusantara ke dunia internasional.

Kisah pertumbuhan Labuna turut tercermin dari capaian omzet yang kini telah melonjak dari semula puluhan juta per bulan menjadi ratusan juta setiap bulan. Perjalanan ini menunjukkan bahwa UKM lokal mampu bertumbuh signifikan jika mendapatkan dukungan yang tepat.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, menyampaikan bahwa keberhasilan Labuna merupakan contoh nyata komitmen BRI dalam mendukung UKM untuk naik kelas.

“Melalui program seperti Pengusaha Muda Brilian dan BRI UMKM EXPO(RT), BRI menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi. Tak hanya memberikan pembiayaan, kami juga fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar, termasuk pasar global,” ujar Agustya.

Menurutnya, prestasi Labuna tidak hanya mencerminkan keberhasilan satu entitas usaha, tetapi juga keberhasilan pendekatan strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berdaya saing.

“Semakin banyak UMKM seperti Labuna yang kami dorong untuk go global, semakin besar pula kontribusi sektor usaha rakyat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Agustya.

Melihat potensi pasar dan permintaan yang terus meningkat, Labuna berharap agar dukungan terhadap sektor hulu, khususnya petani rempah, juga diperkuat.

“Jika petani juga diberi program pengembangan oleh BRI, akan ada peningkatan produksi. Ini penting agar keberlanjutan suplai tetap terjaga,” pungkas Libri.

Labuna bukan sekadar kisah sukses bisnis lokal. Ini adalah bukti nyata dari sinergi antara semangat kewirausahaan, pemberdayaan petani, dan dukungan institusi finansial nasional dalam menciptakan dampak ekonomi yang luas. Dari dusun kecil di Mojokerto, kini Labuna siap membawa harum rempah Indonesia ke panggung dunia. ***

Menuju Harkopnas 2025 Menkop Budi Arie dan Wamenkop: Ziarah ke Makam RM Margono Djojohadikusumo, Mengenang Semangat Perjuangan Koperasi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi bersama Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono melakukan ziarah ke makam RM Margono Djojohadikusumo di Desa Dawuhan, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/6).

Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa dari R.M. Margono Djojohadikusumo dalam merintis koperasi sebagai fondasi ekonomi nasional yang berbasis gotong royong.

Seperti diketahui, RM Margono Djojohadikusumo adalah kakek dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto yang meninggal dunia pada tanggal 25 Juli 1978 di Jakarta, dan dimakamkan di pemakaman keluarga di Dawuhan, Banyumas, Jawa Tengah.

Menkop Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa RM Margono Djojohadikusumo adalah tokoh pendiri Bank Negara Indonesia dan pelopor gerakan koperasi di Indonesia. Oleh sebab itu menjadi keharusan bagi pemerintah untuk melanjutkan perjuangannya dalam membangun perekonomian yang kokoh dan mandiri salah satunya melalui beberapa program strategis yang telah dicanangkan seperti Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.

“Ziarah ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan momentum untuk merenungkan kembali semangat perjuangan dan dedikasi dari Margono Djojohadikusumo dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang adil dan mandiri. Beliau meletakkan dasar koperasi sebagai instrumen perjuangan ekonomi rakyat,” kata Menkop Budi Arie.

Turut hadir dalam ziarah tersebut Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Anggota DPR RI Novita Wijayanti, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Taufan E.N. Rotorasiko, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Tengah Eddy Sulistyo Bramiyanto.

Menkop menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bertekad melanjutkan semua cita-cita besar dari sang kakek membangun ekonomi kerakyatan. Diyakini melalui Kopdes/ Kel Merah Putih yang ditargetkan sebanyak 80.000 unit secara nasional akan menjadi alat untuk memajukan kesejahteraan masyarakat terutama di desa.

“Presiden Prabowo Subianto meneruskan semangat tersebut dengan menugaskan saya dan Pak Wamenkop (Ferry Juliantono) untuk memperkuat peran koperasi sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Menkop Budi Arie.

Rencananya peluncuran secara resmi program Kopdes/ Kel Merah Putih akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli mendatang. Menkop menambahkan bahwa di Banyumas saat ini telah berdiri Kopdes/ Kel Merah Putih yang dinilai layak menjadi salah satu koperasi percontohan nasional. Terlebih koperasi yang baru saja diluncurkan tersebut lokasinya sangat strategis dan berdekatan dengan makam R.M. Margono Djojohadikusumo.

“Kopdes di Dawuhan ini menandai awal perjalanan koperasi di Indonesia yang kini telah mencapai lebih 80 ribu unit yang siap diluncurkan serentak oleh Presiden bertepatan pada Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli,” ujar Menkop Budi Arie.

Menkop Budi Arie berharap keberadaan Kopdes/ Kel Merah Putih yang saat ini sedang digalakkan pemerintah menjadi salah satu wujud nyata implementasi dari mimpi-mimpi besar R.M. Margono Djojohadikusumo dalam membangun kedaulatan ekonomi Indonesia. Diyakini program ini akan berhasil dan akan menjadi tumpuan utama bagi upaya mendorong kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Dalam berbagai kesempatan saya sudah sampaikan berkali-kali bahwa musuh dari Kopdes/ Kel Merah Putih ini ada tiga yaitu ketakutan, kecurigaan dan keragu-raguan. Kopdes ini tidak akan gagal selama partisipasinya tinggi nawaitunya jelas untuk kemajuan desa,” katanya. ***

Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, PLN UP3 Bogor Lakukan Pembinaan Satuan Pengamanan

0

Bogordaily.net – Memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, PLN UP3 Bogor melakukan pembinaan satuan pengamanan (satpam) pada Senin, 9 Juni 2025.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor, Grahaita Gumelar, keselamatan kerja tidak hanya sekadar slogan, tapi juga harus menjadi budaya yang dilakukan secara konsisten oleh insan PLN.

Dalam kegiatan pembinaan teknis yang diikuti oleh 73 anggota satpam tersebut, Gumelar berpesan agar seluruh anggota satpam menjaga kesehatan dengan memperhatikan hasil pantauan berat badan setiap bulan.

“Selain itu, kesigapan dan kompetensi petugas satuan pengamanan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, pelatihan dan pembinaan teknis satpam pada hari itu dititikberatkan pada pendalaman materi peraturan baris-berbaris (PBB) dan pengetahuan dasar bela diri.

“Hal ini untuk melatih disiplin dan mental tanggap satpam, ketegasan dan kerapian, serta sebagai dasar komando lapangan seperti formasi pengamanan, menjaga perimeter, dan lain-lain,” kata Gumelar.

Sementara itu, berdasarkan hasil Audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) dengan mengacu pada Peraturan Kepolisian Negara Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Pengamanan pada Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu, yang meliputi komitmen dan kebijakan, pola pengamanan, konfigurasi standar pengamanan, dan monitoring dan evaluasi, PLN UP3 Bogor memperoleh skor 95,03% yang termasuk dalam kategori baik.

“Namun masih terdapat elemen dan kriteria yang harus diperbaiki dan ditindaklanjuti,” ucap Gumelar.

Jeri Rustaman, Koordinator Satpam PLN UP3 Bogor, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan pembinaan teknis bersama rekan-rekan anggota satpam.

“Secara evaluasi, alhamdulillah manfaatnya sangat besar sekali dirasakan. Kegiatan pelatihan rutin setiap bulan dilaksanakan dua kali, mempunyai tujuan untuk melatih kebugaran, ketangkasan, dan kebersamaan. Untuk menunjukkan bahwa satpam PLN menjadi satpam yang terbaik melalui pelatihan yang rutin dilaksanakan. Semoga ke depannya satpam PLN tetap jaya,” kata Jeri.

Di tempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Tonny Bellamy, berpesan satpam PLN harus sigap, cepat tanggap, dan profesional untuk mendukung kelancaran operasional PLN dalam melayani pelanggan dan menghadirkan listrik yang aman dan andal bagi masyarakat. ***

Kopdes Dawuhan Tidak Sekedar Piloting, Tapi memberi Energi Kopdes Yang Lain

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Desa Dawuhan, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) dapat menjadi contoh terbaik dalam pengelolaan koperasi di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan Kopdes/kel Merah Putih Dawuhan ini hanya berjarak 200 meter dari makam Margono Djojohadikusumo (Kakek Presiden Prabowo Subianto), yang merupakan tokoh penting dalam sejarah koperasi di Banyumas.

“Diharapkan, semoga semangat beliau bisa menular ke Kopdes/kel Merah Putih di Dawuhan ini,” kata Menkop dalam Soft Launching Percontohan Kopdes/kel Merah Putih Dawuhan, Banyumas, Sabtu (21/6/2025).

Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Anggota DPR RI Novita Wijayanti, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Taufan E.N. Rotorasiko, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Tengah Eddy Sulistyo Bramiyanto, serta perwakilan pejabat dari Kemenkop dan stakeholder terkait.

Banyumas sendiri dikenal sebagai kota bersejarah, di mana koperasi pertama kali didirikan oleh Raden Aria Wirjaatmadja, pelopor Koperasi di Hindia Belanda pada tahun 1895. Sehingga Banyumas, bukan hanya kota yang penuh dengan orang-orang besar tetapi juga sejarah yang luar biasa.

Menkop Budi Arie mengapresiasi pendirian dan pengembangan Kopdes/kel Merah Putih Dawuhan yang dipelopori oleh para Notaris dan tim pengurus desa.

Menkop menekankan, pentingnya menjaga kearifan lokal dalam pengelolaan koperasi. Agar koperasi bisa sama dengan koperasi di seluruh dunia. “Tapi kearifan lokal harus tetap dijaga. Ini ciri khas Banyumas,” ujarnya.

Dirinya juga memberikan target ambisius agar Kopdes/kel Merah Putih Dawuhan bisa menjadi juara satu Koperasi Desa nasional pada tahun depan, dengan syarat koperasi tersebut memiliki anggota minimal setengah dari warga desa dan keuntungan minimal Rp1 miliar rupiah per tahun.

“Maka, pendirian Kopdes/kel Merah Putih Dawuhan ini menandai awal perjalanan koperasi di Indonesia yang kini telah mencapai sekitar lebih 80 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan di seluruh Nusantara,” ujar Menkop.

Pemerintah, kata Menkop Budi Arie, melihat momentum ini sebagai saatnya Indonesia mengukir sejarah baru dalam perubahan ekonomi dan gerakan rakyat yang berfokus pada pengembangan koperasi desa.

Tujuan utama dari pengoperasian Kopdes/kel Merah Putih adalah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mulai dari mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan sosial keluarga, hingga menstabilkan harga dan pasokan kebutuhan pokok. “Desa-desa diharapkan menjadi lebih produktif, tumbuh, dan mandiri melalui koperasi ini,” ucapnya.

Tak hanya itu, inovasi juga menjadi fokus utama, dengan penerapan sistem transaksi cashless dan digitalisasi yang memudahkan operasional koperasi, serta pengawasan yang lebih transparan dan profesional.

“Saya sudah membuktikan sendiri transaksi tanpa uang tunai menggunakan sistem digital buatan anak bangsa yaitu, QRIS. Berharap seluruh Kopdes/kel Merah Putih menggunakan transaksi digital agar akuntabel dan transparan,” tambah Menkop.

Pemerintah menargetkan, pengoperasian Kopdes/kel Merah Putih secara luas dapat berjalan cepat, namun tetap terukur dan terorganisir dengan baik, agar tidak menimbulkan kerusuhan sosial.

“Tak hanya SDM-nya yang siap, tapi juga organisasinya dan tata kelola juga harus siap. Ada 3 indikatornya dalam mengawasi Kopdes/kel Merah Putih ini. Tercatat, terukur dan terdampak,” ucap Menkop.

Menkop mengungkapkan, keberhasilan koperasi ini akan diukur dari dampaknya terhadap masyarakat desa di seluruh Indonesia. Melalui semangat sejarah dan inovasi teknologi, diharapkan Kopdes/kel Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan berdaya saing di era digital. “Koperasi menggerakkan ekonomi dari akar rumput, agar kemiskinan di desa bisa berkurang dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkop bersama kementerian/lembaga terkait juga melakukan ziarah dan doa di makam Margono Djojohadikusumo, sebagai bentuk penghormatan sekaligus persiapan menyambut Hari Koperasi Nasional yang jatuh pada 12 Juli. ***

Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Cocok untuk Harian dan Keluarga

0

 

Bogordaily.net – Mencari mobil bekas di bawah 100 juta rupiah masih menjadi solusi favorit bagi masyarakat Indonesia yang menginginkan kendaraan pribadi tanpa membebani anggaran.

Pasar mobil second di tanah air terus tumbuh, seiring tingginya permintaan akan kendaraan murah, tangguh, dan irit bahan bakar.

Meski tergolong mobil bekas, bukan berarti unit-unit ini ketinggalan zaman. Banyak di antaranya masih memiliki performa mesin yang layak, desain menarik, dan fitur keselamatan standar. Mulai dari mobil kota (city car), hatchback, hingga MPV, semuanya tersedia dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Berikut ini adalah daftar mobil bekas dengan harga di bawah 100 juta yang direkomendasikan karena menawarkan kombinasi harga, kualitas, dan efisiensi:

Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta

1. Honda Brio Satya (2015–2017)

Harga Pasaran: Mulai Rp 78 Juta

Honda Brio Satya merupakan salah satu mobil paling dicari di segmen mobil bekas murah. Dengan mesin 1.2L i-VTEC 4-silinder, mobil ini sanggup menghasilkan tenaga hingga 90 PS dan torsi 110 Nm.

Pilihan transmisi manual 5-percepatan dan CVT menjadikan mobil ini fleksibel untuk kebutuhan kota maupun luar kota.

Konsumsi BBM Brio tergolong irit, mencapai rata-rata 20 km/l. Fitur keselamatan seperti dual airbags, ABS, EBD, serta struktur bodi G-CON + ACE menjamin keamanan berkendara. Desainnya yang stylish dan mudah dimodifikasi juga membuatnya digemari anak muda.

2. Suzuki Ignis (2017)

Harga Pasaran: Mulai Rp 77 Juta

Dikenal dengan gaya urban dan bodi mungil yang tangguh, Suzuki Ignis adalah pilihan unik di kelasnya. Mobil ini dibekali mesin 1.2L K12M yang menghasilkan tenaga 82 PS dan torsi 113 Nm. Cocok untuk pengguna yang menginginkan ground clearance tinggi layaknya SUV mini.

Transmisi tersedia dalam versi manual dan AGS (Auto Gear Shift), serta konsumsi BBM yang sangat irit di kisaran 21–22 km/l. Fitur keselamatan: ABS, EBD, BA, dan dual airbags, sudah jadi standar.

3. Toyota Agya (2016)

Harga Pasaran: Mulai Rp 95 Juta

Toyota Agya menjadi pilihan tepat untuk pengguna pemula atau keluarga kecil. Mesinnya 1.0L atau 1.2L, tergantung varian, dengan efisiensi bahan bakar antara 19–21 km/l.

Dikenal sebagai city car ekonomis, Agya menawarkan fitur keselamatan seperti dual airbags, ABS, dan EBD. Perawatannya mudah dan spare part melimpah. Mobil ini cocok digunakan sehari-hari dan cukup nyaman untuk perjalanan jarak sedang.

4. Daihatsu Ayla (2015)

Harga Pasaran: Mulai Rp 85 Juta

Daihatsu Ayla dikenal sebagai mobil murah dengan efisiensi tinggi. Mobil ini hadir dalam beberapa varian mesin, 1.0L dan 1.2L, serta pilihan transmisi manual dan otomatis. Konsumsi BBM-nya tergolong sangat hemat, berkisar 19–21 km/l.

Walaupun tergolong mobil LCGC (Low Cost Green Car), Ayla tetap dilengkapi dual airbags dan struktur bodi berstandar keselamatan. Selain itu, biaya servis dan pajaknya tergolong ringan.

5. Nissan Grand Livina (2013)

Harga Pasaran: Mulai Rp 90 Juta

Butuh mobil keluarga yang luas tapi tetap ramah di kantong? Nissan Grand Livina jawabannya. Mobil 7-penumpang ini ditenagai mesin 1.5L atau 1.8L yang bertenaga dan cocok untuk perjalanan luar kota. Tenaga mesin mencapai 105–126 PS, tergantung varian.

Meskipun konsumsi BBM-nya sedikit lebih boros (12–15 km/l), kenyamanan kabin, suspensi empuk, dan fitur lengkap seperti ABS, EBD, dan dual airbags membuatnya unggul di kelas MPV bekas murah. Ideal untuk keluarga muda yang aktif.

Itulah tadi rekomendasi mobil bekas dibawah Rp100 juta.***

Riding Bersama Komunitas Motor, Rudy Susmanto dan Dedie A Rachim Gaungkan Persaudaraan Bogor Raya

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy SusmantoBogor Rudy Susmanto bersama Wali Kota Bogor Dedi A Rachim, dan juga sejumlah komunitas motor riding bareng, keliling wilayah kota maupun Kabupaten Bogor, pada Sabtu 21 Juni 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kolaborasi serta memperkuat hubungan Pemerintahan kota maupun Kabupaten Bogor.

“Terimakasih kita beberapa kali hubungan semakin baik, kerjasama semakin baik juga antara Kabupaten Bogor dan kota Bogor alhamdulillah sekaligus dalam rangkaian HJB ke 543 kita semua elemen masyarakat berkumpul menjadi satu,” kata Rudy Susmanto, Sabtu 21 Juni 2025.

Menurut Rudy, ada beberapa komunitas motor yang turut mendampingi diantaranya, vespa, harley, dan lain sebagainya.

“Ada anak vespa, motor antik, motor tua, ada temen temen dari Harley juga, komunitas yang ada di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Adapun, untuk rute perjalanan riding yang ditempuh, dimulai dari Stadion Pakansari menuju Balai Kota, kemudian kembali lagi menuju Stadion Pakansari.

“Tentunya hari ini menapaki perjalanan telah kembali dari Stadion Pakansari – Balai kota Bogor – Gunung Geulis – kembali ke Stadion Pakansari,” ujar Rudy.

Sementara itu, Walikota Bogor Dedie A Rachim mengungkapkan bahwa, kegiatan riding ini dinilai sebagai bentuk meningkatkan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten dan juga sejumlah komunitas motor Bogor.

“Ini riding dalam rangka memperkokoh persaudaraan Bogor, kabupaten kota itu satu. Jadi artinya sebuah elemen masyarakat termasuk juga para pecinta motor classic, kemudian motor besar, Scooter, vespa semua bersatu,” ungkap Dedie.

“Hari ini berkumpul di kota bogor diantar oleh pak Bupati Bogor, terimakasih pak Rudy,” tambahnya.

(Albin Pandita)

Adhi City Sentul Hadirkan Hunian Bernuansa Alam, Tawarkan Promo Spesial di Akhir Pekan

Bogordaily.net – Menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian modern yang berpadu dengan nuansa alam, Adhi City Rest Hub Sentul menghadirkan penawaran spesial pada akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu, 21–22 Juni 2025.

Dalam penawaran terbatas ini, pengembang memberikan gratis cicilan hunian selama 18 bulan untuk unit-unit ready stock maupun limited stock. Promo ini menjadi daya tarik utama bagi calon pembeli yang tengah mencari hunian nyaman, strategis, dan bernilai investasi tinggi.

Hunian Modern Minimalis Bernuansa Alam di Kawasan Strategis Sentul

Sebagai informasi, Adhi City Sentul adalah sebuah kota mandiri modern masa depan di kawasan Sentul yang menghadirkan hunian, lingkungan dan fasilitas modern untuk kenyamanan dan kemudahan aktivitas harian Anda.

Dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti di atas lahan seluas 120 hektare, Adhi City Sentul mengusung konsep integrated future city dengan mengkombinasikan konsep natural living dan kawasan mixed-use development dengan sarana transportasi yang saling terintegrasi.

Dengan begitu, terciptalah sebuah lingkungan yang dapat membantu Anda menikmati kehidupan yang nyaman dan mempermudah aktivitas dan pemenuhan kebutuhan Anda dan keluarga.

Fasilitas Lengkap

Sebagai kota mandiri modern, Adhi City Sentul tidak hanya menghadirkan rumah tinggal, tetapi juga infrastruktur premium dan fasilitas lengkap untuk mendukung aktivitas harian para penghuninya.

Fasilitas Umum di Dalam Kawasan:

  • Adhi City Plaza (pusat komersial)
  • Masjid Raya
  • Area komersial
  • Sekolah

Fasilitas Eksklusif untuk Penghuni:

  • Clubhouse & Gym
  • Taman bermain anak
  • Jogging track
  • Sport Pavilion
  • Sistem keamanan 24 jam dengan one gate system

Terlebih lagi, Adhi City Sentul menjadi kota mandiri pertama yang terintegrasi langsung dengan stasiun LRT (Stasiun LRT Sentul) di Sentul yang dapat memudahkan mobilitas harian Anda.

Jadi, Anda dan keluarga bisa pergi kemanapun tanpa harus merasa kesulitan menemukan transportasi umum.

Selain stasiun LRT, tentu masih ada banyak akses lainnya yang dapat mempermudah Anda untuk bepergian dari kota ini. Beberapa akses jalan dan transportasi yang dapat Anda gunakan, antara lain:

  • 2,3 km dari LRT City Royal Sentul.
    0,4 km dari Tol Sirkuit Sentul.
    11 km dari Stasiun Cibinong.
    12 km dari Tol Lingkar Luar Bogor.

Dengan konsep modern, fasilitas lengkap, dan konektivitas prima, Adhi City Rest Hub Sentul menjadi jawaban bagi Anda yang mencari hunian sehat, harmonis, dan strategis untuk masa depan keluarga.

(Albin Pandita)

Puluhan Anak Ikuti Lomba Menggambar dan Mewarnai Bertema Ikon Kota Bogor

Bogordaily.net – Sebanyak 50 anak antusias mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang digelar oleh Star Women Community di Hotel Azzana Essence Sanggabuana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Pendiri Star Women Community, Dita Ariyanti, mengatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, dengan tajuk Bogor Fun Contest.

“Anak-anak diminta untuk menggambar dan mewarnai berbagai simbol khas Kota Bogor, seperti Tugu Kujang dan rusa. Tujuannya tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengenalkan ikon-ikon kota ini kepada generasi muda,” ungkap Dita.

Kompetisi ini dibagi menjadi dua kelompok usia, yaitu anak usia 4-7 tahun dan 8-11 tahun. Para peserta menampilkan karya terbaik mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari content creator seni gambar, Ibnu Abbas, serta Sumedi selaku Sekretaris APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia).

“Para pemenang akan memperoleh piala, piagam penghargaan, dan dana pembinaan sebagai bentuk apresiasi,” tambah Dita.

Sumedi, yang turut hadir sebagai juri, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan lomba ini.

Ia menilai kegiatan tersebut bisa mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua.

“Kegiatan seperti ini juga mendukung predikat Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak, karena melibatkan partisipasi lintas generasi yang positif,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemuda Tani Kota Bogor CSR dengan CV Rizky Handayani

Bogordaily.net – Guna meningkatkan dan memgoptimalkan ketahanan pangan, Pemuda Tani Kota Bogor melakukan kerjasama CSR dengan CV Rizky Handayani

Ketua Pemuda Tani Kota Bogor Jieckry Da Friansyah, mengatakan bahwa, kerjasama ini bentuk keseriusan dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Salah satunya menyurkan bantuan CSR berupa mesin pompa alcon dan sprayer, untuk mempermudah para petani mengolah dan mengurus pertanian mereka.

“Alat bantu pertanian ini akan kita distribusikan secepatnya ke beberapa titik di Kota Bogor, kita usahakan tepat sasaran dan kita berikan untuk petani lokal yang belum memiliki alat tersebut,” kata Ketua Pemuda Tani Kota Bogor Jieckry Da Friansyah, Sabtu 21 Juni 2025

Sementara itu, Wakil Ketua Pemuda Tani Kota Bogor Aldrien, turut menbahkan, pihaknya akan selalu berusaha demi menjaga semangat petani-petani lokal yang masih menggunakan alat tradisional agar beralih ke alat yang modern.

Pemuda Tani Kota Bogor akan bekerja maksimal dan menjadi garda terdepan dalam ketahanan pangan demi terwujudnya petani yang sejahtera sesuai arahan dan mandat yang diberikan atas didirikan nya organisasi ini.

“Semoga langkah kita ini bisa meningkatkan kinerja dan memaksimalkan hasil panen para petani,” tambahnya

Direktur CV Rizky Handayani menyambut positif kerjasama tersebut. Menurutnya Pemuda Tani Kota Bogor harus menjadi contoh bagi organisasi lain.

“Agar masyarakat di Kota Bogor umumnya bisa merasakan kebermanfaatan yang sangat dirasakan dengan ada nya pemuda tani di tengah mereka,” jelasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

IPB University Beri Award Perumda Pasar Tohaga Atas Inovasi Digital Melalui Aplikasi TUPAI dan Sistem Pembayaran QRIS di Pasar Rakyat

Bogordaily.net – Dalam rangka mendukung program kampus berdampak, Sekolah Vokasi IPB University melalui Program Studi Komunikasi Digital dan Media menjalin kemitraan strategis dengan Perumda Pasar Tohaga, Kabupaten Bogor. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan inovasi digital di sektor pasar tradisional, sebagai langkah konkret integrasi antara keilmuan akademik dan kebutuhan praktis di lapangan.

Dalam acara tersebut, SV-IPB juga menyerahkan sertifikat penghargaan (award, red) kolaborasi kepada Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor sebagai bentuk apresiasi atas upaya inovatif mereka dalam mendukung digitalisasi transaksi pasar rakyat melalui aplikasi TUPAI dan sistem pembayaran QRIS.

Ketua Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Dr. Hudi Santoso, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan kontribusi nyata terhadap tantangan industri dan masyarakat.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa keilmuan yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan secara langsung di lapangan. Hal ini juga sejalan dengan misi Sekolah Vokasi untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan era digital,” ungkap Dr. Hudi di Kampus SV IPB Cilibende Kota Bogor Jum’at (20/6)

Dr. Hudi Santoso menegaskan bahwa ke depan, Program Studi Komunikasi Digital dan Media akan terus memperluas kolaborasi, terutama dalam mendampingi mitra melalui penguatan keterampilan digital marketing serta pelibatan aktif mahasiswa dalam program-program kampus berdampak.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi, khususnya dalam peningkatan kapasitas digital marketing mitra serta membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa. Ini merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mewujudkan kampus yang benar-benar berdampak,” ujar Dr. Hudi Santoso.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Delta dan dihadiri oleh ketiga jajaran Direksi Perumda Pasar Tohaga, yaitu Haris Setiawan selaku Direktur Utama, M. Zakie Hanifan sebagai Direktur Umum, dan Haris Ibrahim sebagai Direktur Operasional. Hadir pula para dosen dari Program Studi Komunikasi Digital dan Media.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bentuk sinergi penting dalam mengatasi keterbatasan sumber daya dan pengetahuan di tingkat pelaksana teknis.

“Dalam visi kami, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan. Kami menyambut baik kolaborasi dengan IPB University, yang reputasinya sudah tidak diragukan, untuk memperkuat transformasi digital di lingkungan pasar rakyat,” ujar Haris Setiawan.

Haris Setiawan juga berharap kerja sama ini dapat dilanjutkan dalam bentuk program-program yang lebih konkret dan aplikatif. “Kami membayangkan adanya pelibatan mahasiswa, baik dalam praktik lapangan maupun pendampingan teknis. Dengan begitu, akan tercipta banyak pertukaran pengetahuan dan ide segar yang saling memperkaya,” tambahnya.

Kemitraan ini diharapkan menjadi fondasi bagi terbangunnya ekosistem digital pasar yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat peran Sekolah Vokasi IPB University sebagai penggerak inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. ***