Home Blog Page 589

MUI Beberkan Fakta Nampan MBG Terpapar Minyak Babi, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

0

Bogordaily.net – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengonfirmasi adanya dugaan alat makan berupa nampan yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpapar kandungan minyak babi.

Isu ini mencuat setelah MUI melakukan pertemuan intensif bersama berbagai lembaga terkait. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh, menegaskan bahwa informasi tersebut bukan sekadar rumor belaka.

“Dalam pertemuan tersebut, terkonfirmasi bahwa informasi tersebut valid,” ujar Ni’am.

Konfirmasi dari Saksi dan Dokumen

Ni’am menuturkan, kepastian soal adanya minyak babi dalam nampan MBG diperoleh dari keterangan saksi yang melihat langsung proses produksi di perusahaan penyedia alat makan. Fakta itu juga diperkuat dengan dokumen resmi yang mendukung temuan tersebut.

Informasi ini dipaparkan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar MUI pada 29 Agustus 2025. Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Badan Gizi Nasional (BGN), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta asosiasi produsen alat makan.

Menanggapi kondisi ini, MUI menekankan bahwa langkah mitigasi harus segera diambil agar program MBG yang bertujuan mulia tidak terganggu.

“Karena ini harus ada langkah mitigasi agar program MBG yang bagus ini tidak terhambat. Harus segera ada jalan keluar, dengan komitmen seluruh pihak,” tegas Ni’am.

MUI juga mendorong adanya sinergi antar-lembaga pemerintah, industri, dan masyarakat untuk memastikan kehalalan sarana pendukung program MBG, mengingat isu ini menyangkut kepercayaan publik.***

 

Jaga Stabilitas Ekonomi, Perumda Pasar Tohaga-TPID Kabupaten Bogor Terus Lakukan Upaya Pengendalian Inflasi 

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga bersama TPID Kabupaten Bogor terus berupaya untuk melakukan pengendalian inflasi daerah.

Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalkan pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi.

Serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi di Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan bahwa, akibat ekonomi dunia yang belum stabil ancaman resesi dan inflasi menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali Perumda Pasar Tohaga yang harus ikut berupaya mengantisipasi inflasi.

Menurutnya, saat ini kondisi di semua pasar cenderung stabil, daya beli masyarakat juga dirasakan pedagang masih bagus.

“Saat ini daya beli masyarakat masih dianggap bagus, mungkin karena memaksakan karena kebutuhan,” kata Haris Setiawan Selasa 23 September 2025.

Ia mengatakan, antisipasi dianggap yang paling tepat daripada jadi pemadam kebakaran, dan harus melakukan penanganan preventif.

Terbaru, Perumda Pasar Tohaga  bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyalurkan sebanyak 7 ton beras dari Bulog untuk didistribusikan kepada pedagang di Pasar Rakyat Kabupaten Bogor.

Adapun, harga beras medium mengalami kenaikan mengalami kenaikan. Namun saat ini beras SPHP hadir dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjaga.

Pihaknya terus berupaya untuk memudahkan para pedagang untuk mendapatkan beras SPHP dengan harga yang terjangkau.

Tentunya, sebagai solusi untuk dapat memberikan harga beras yang murah untuk nantinya dapat dijual kembali kepada masyarakat.

“Beras SPHP kini menjadi solusi bagi masyarakat di tengah kenaikan harga beras medium,” ungkapnya.***

Albin

KB-TK Bina Insani Gelar PTLP, Bahas Topik Calistung

0

Bogordaily.net – Sekolah KB-TK Bina Insani, Bogor menggelar kegiatan PTLP dengan materi Calistung (Baca Tulis Hitung), Kamis (18/9/2025). Kegiatan itu dilaksanakan secara online.

PTLP (Parents Teachers Learning Programme) adalah program pendidikan untuk orang tua dan guru di lingkungan KB-TK Bina Insani. PTLP di lingkungan KB-TK Bina Insansi kali ini mengupas topik “Calistung (Baca Tulis Hitung) yang Aman dan Menyenangkan bagi Anak Usia Dini”.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang kemampuan awal membaca, menulis dan behitung pada anak usia din serta stimulus yang tepat sesuai tahapan perkembangan anak. Sinergitas antara program pendidikan di rumah dan di sekolah diharapkan terjalin dalam pendampingan peserta didik sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan,” kata Head of Kurikulum Bosowa School, Lies Rachmawati M.Pd.

Yang diundang dalam acara PTLP ini adalah seluruh orang tua siswa KB-TK Bina Insani Bogor. Adapun materi yang diberikan adalah:
• Pengertian Calistung yang aman dan menyenangkan bagi anak usia dini.
• Masalah dan solusi terkait Calistung dalam pendidikan anak usia dini.
• Tujuan, manfaat dan kegiatan yang mendukung keaksaraan.
• Aturan main dan Prosedur Kerja di Sentra Persiapan.
• Empat pijakan main : Pijakan Lingkungan Main, Pijakan Sebelum Main, Pijakan Selama Main, dan Pijakan Setelah Main.
• Teori dan gambaran kegiatan keaksaraan.
• Tahapan Main Anak.

Butuh Pemahaman Mendalam tentang Calistung

Pemateri PTLP tentang Calistung adalah pakar pendidikan yang juga Asisten Head of Kurikulum Bosowa School Tjutju Herawati, M.Pd.

“Pembahasan mengenai pengertian Calistung yang aman dan menyenangkan bagi anak usia dini memerlukan perhatian yang serius dan diskusi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, baik untuk orang tua maupun guru yang berinteraksi dengan anak usia dini,” kata Tjutju Herawati.

Ia menambahkan, sebagian besar masyarakat memahami Baca Tulis Hitung adalah belajar dengan selembar kertas, alat tulis dan duduk di kursi dengan waktu yang panjang.

“Padahal rentang konsentrasi anak usia dini masih pendek. Sementara penggunaan media main yang edukatif sesuai dengan kebutuhan anak masih menjadi kendala, yakni benda-benda konkret dan mainan simbolik dibutuhkan anak usia dini sebelum mereka belajar tentang huuruf dan angka yang lebih abstrak,” ujarnya.

Tjutju menegaskan, adapun Tahapan Main dibahas sesuai tahapan perkembangan anak. Salah satu teori yang dibahas adalah teori Jean Piaget, yang menyatakan bahwa usia 0-2 tahun berada pada tahap Sensorimotor, dan usia 2-7 tahun berada pada tahap Pra Operational Konkret.

“Dengan memahami tahapan perkembangan dan jenis main (Sensorimotor, Simbolik, dan Pembangunan) yang dibutuhkan anak pada setiap perkembangannya, maka akan menjadikan orang tua mampu memberikan stimulus yang tepat, mendukung kemampuan awal membaca, menulis, dan berhitung ananda sesuai karakteristiknya yang unik dan mempersiapkan mereka untuk siap menghadapi masa sekolahnya di masa yang akan datang,” paparnya.

Tjutju mengemukakan, melalui metode BCCT (Beyond Center and Circle Time), KB-TK Bina Insani memberikan kesempatan belajar melalui main dengan pengalaman positif untuk membangun Kemampuan Awal Membaca, Menulis, dan Berhitung sesuai Teori Tahapan Perkembangan Anak.

“Diharapkan sinergi antara program pendidikan di rumah dengan di sekolah dapat dilaksanakan secara harmonis untuk mencapai tujuan bersama,” kata Bu Hera, panggilan akrab Tjutju Herawati, M.Pd.***

Perumda Pasar Tohaga-TPID Salurkan 7 Ton Beras dari Bulog untuk Pedagang di Pasar Rakyat

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga  bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyalurkan sebanyak 7 ton beras dari Bulog untuk didistribusikan kepada pedagang di Pasar Rakyat Kabupaten Bogor.

Sebelumnya diketahui, harga beras medium mengalami kenaikan mengalami kenaikan. Namun saat ini beras SPHP hadir dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjaga.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menjelaskan bahwa, pihaknya terus berupaya untuk memudahkan para pedagang untuk mendapatkan beras SPHP dengan harga yang terjangkau.

Tentunya, sebagai solusi untuk dapat memberikan harga beras yang murah untuk nantinya dapat dijual kembali kepada masyarakat.

“Beras SPHP kini menjadi solusi bagi masyarakat di tengah kenaikan harga beras medium,” kata Haris Setiawan, Selasa 23 September 2025.

Menurut Haris, pihaknya juga akan senantiasa terus berupaya untuk mencegah terjadinya inflasi, salah satunya dengan menggelar berbagai program pasar murah.

Ia berharap, kedepannya akan terwujud pasar yang sehat dan juga masyarakat bisa mendapatkan harga bahan pokok yang murah serta terjangkau.

“Bersama kita wujudkan pasar yang sehat, stabil, dan mensejahterakan,” ungkap Haris.***

Albin

Membangun Masa Depan Penuh Berkah: Tabungan dan Investasi Aman dengan BSya BCA Syariah

0

Bogordaily.net – Ketika berbicara tentang aplikasi keuangan, pertanyaan utama yang muncul di benak setiap pengguna adalah: “Apakah uang saya aman?”. BCA Syariah memahami bahwa sebuah perjalanan finansial yang “Penuh Berkah” haruslah dibangun di atas fondasi keamanan dan ketenangan pikiran.

Komitmen ini dibuktikan secara konkret dengan perolehan sertifikasi ISO 27001-2022, sebuah standar internasional yang diakui untuk sistem manajemen keamanan informasi, yang secara instan membangun kepercayaan dan kredibilitas.

Komitmen terhadap keamanan teknis ini selaras dengan visi kepemimpinan yang lebih luas. Visi Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja, secara konsisten menekankan pentingnya BSya sebagai “teman terdekat dan terpercaya”. Kepercayaan ini harus dibangun di atas fondasi keamanan yang tak tergoyahkan.

Strategi komunikasi BCA Syariah secara canggih mengelola dua level kepercayaan: level teknis yang dikomunikasikan oleh manajer fungsional untuk membangun kredibilitas rasional, dan level eksekutif yang fokus pada narasi emosional “kepercayaan” dan “persahabatan”. Dengan demikian, fitur keamanan bukan lagi sekadar spesifikasi teknis, melainkan manifestasi dari hubungan baik dengan nasabah.

Benteng Pertahanan Berlapis
Keamanan di BSya BCA Syariah dirancang secara berlapis, di mana setiap lapisan memiliki fungsi spesifik untuk melindungi pengguna dari berbagai ancaman. Struktur keamanan tiga lapis ini—sesuatu yang Anda miliki (ponsel), sesuatu yang Anda ketahui (Kode Akses & mPIN), dan sesuatu yang menjadi bagian dari diri Anda (biometrik)—menciptakan sebuah benteng pertahanan yang kokoh. Lapisan tersebut meliputi:
• Akses Biometrik: Memanfaatkan sidik jari atau pemindaian wajah untuk login.
• Kode Akses: Kata sandi alfanumerik yang kompleks sebagai lapisan pertahanan pertama.
• mPIN (Mobile PIN): PIN terpisah yang hanya digunakan untuk otorisasi transaksi finansial, berfungsi sebagai kunci kedua yang krusial.

Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ina Widjaja juga mengingatkan nasabah untuk senantiasa menjaga kerahasiaan data digital seperti User ID, PIN, dan kode OTP, serta waspada terhadap tautan mencurigakan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan bersama.

Membangun Aset Sesuai Prinsip Syariah
Setelah fondasi keamanan terbangun, BSya BCA Syariah memfasilitasi langkah selanjutnya yaitu pertumbuhan aset. Aplikasi ini menawarkan produk tabungan syariah, seperti Tahapan iB Wadiah (akad titipan) dan Tahapan iB Mudharabah (akad bagi hasil), yang menjadi dasar bagi perencanaan keuangan jangka panjang.

Selain itu, sebagai aset yang telah teruji oleh waktu, emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. BSya menjadikan investasi emas lebih mudah diakses melalui fitur Pembiayaan Emas iB, yang memungkinkan pengguna untuk mulai membangun portofolio emas dengan uang muka ringan dan jangka waktu fleksibel.
Dengan memfokuskan pada produk yang mudah dipahami dan memiliki tingkat kepercayaan tinggi seperti tabungan dan emas, BSya menyediakan jalur yang aman bagi penggunanya untuk mulai membangun kekayaan sesuai prinsip syariah.***

 

Karang Taruna Kabupaten Bogor Latih 2.000 Pemuda untuk Dukung Indonesia Emas 2045

0

Bogordaily.net – Karang Taruna Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era global.

Menyongsong visi Indonesia Emas 2045, organisasi kepemudaan ini menggelar Pelatihan Dasar Karang Taruna (PDKT) yang dirancang untuk mencetak pemuda menjadi social leader sekaligus social preneur handal.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan atau akrab disapa Kang Hergun, menegaskan bahwa program PDKT merupakan strategi kunci dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang berdaya saing tinggi.

“Dengan bekal tersebut, diharapkan pemuda Bogor mampu menjawab tantangan bonus demografi dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Kang Hergun.

Materi PDKT Karang Taruna Kabupaten Bogor

Program PDKT ini tidak hanya fokus pada kepemimpinan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan yang komprehensif, antara lain:

  • Keorganisasian Karang Taruna
  • Kepemimpinan
  • Regulasi dan Teknik Persidangan
  • Analisis dan Advokasi Sosial
  • Entrepreneur
  • Analisis Kebijakan Publik

“Harapannya, para peserta menjadi generasi visioner dan solutif bagi Kabupaten Bogor,” tambah Kang Hergun.

Target 2.000 Pemuda Peserta

Dalam pelaksanaan PDKT, setiap kecamatan di Kabupaten Bogor menargetkan minimal 50 peserta.

Dengan begitu, total peserta diproyeksikan mencapai sekitar 2.000 pemuda dari berbagai unsur, mulai dari anggota Karang Taruna, OSIS, Paskibra, hingga mahasiswa.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri, H. Ade Badrusallam, menyebut bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri pemuda untuk tampil dan berkontribusi nyata di masyarakat.

Hal senada diungkapkan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibinong, Deni, yang menegaskan bahwa PDKT menjadi dasar penting pembinaan kepemudaan di tingkat kecamatan.

Ciptakan Ekosistem Kepemudaan Progresif

Program PDKT Karang Taruna Kabupaten Bogor dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan ekosistem kepemudaan yang progresif.

Selain mencetak pemimpin muda berkualitas, pelatihan ini juga diharapkan mampu melahirkan pengusaha tangguh yang siap membawa Kabupaten Bogor menuju kemajuan.

Dengan langkah nyata ini, Karang Taruna Kabupaten Bogor optimistis bahwa generasi muda akan berperan penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, melalui kepemimpinan inklusif dan pengembangan ekonomi berbasis wirausaha.***

Xiaomi HyperOS 3 Resmi Meluncur, Ini Daftar Perangkat yang Kebagian Update Stabil

0

Bogordaily.net – Xiaomi HyperOS 3 akhirnya resmi diumumkan dengan jadwal rilis versi stabil untuk perangkat di China.

Antarmuka terbaru berbasis Android 16 ini dijadwalkan meluncur mulai 15 Oktober 2025 hingga awal 2026 mendatang.

Meski baru diumumkan untuk pasar China, biasanya perilisan global tidak akan terpaut jauh dari jadwal resmi.

Sebelumnya, Xiaomi sudah membuka program beta HyperOS 3 pada Agustus 2025. Kini, setelah tahap uji coba selesai, update stabil siap digulirkan ke berbagai perangkat, mulai dari smartphone flagship hingga kelas menengah.

Beberapa perangkat yang akan lebih dulu mendapatkan pembaruan ini antara lain Xiaomi 15 Ultra, Xiaomi 15 Series, dan Redmi K80 Pro.

Selain ponsel, update Xiaomi HyperOS 3 juga diperluas ke perangkat tablet, TV, hingga smartwatch yang memenuhi syarat. Jadwal perilisan dibuat bertahap.

Pada 31 Oktober 2025, update akan digulirkan ke Xiaomi MIX Flip 2, Xiaomi Civi 5 Pro, seri Xiaomi Tablet 7, Redmi K80, hingga Redmi Turbo 4 Series. Masuk November, giliran Xiaomi 14 Series, MIX Fold 4, MIX Flip, Civi 4 Pro, serta Redmi K70 Series.

Daftar perangkat yang lebih lama juga tetap mendapat pembaruan. Misalnya pada Desember 2025, Xiaomi MIX Fold 3, Xiaomi 13 Series, Tablet 6 Series, Redmi K60 Series, hingga lini Redmi Note 15, 14, dan 13 dipastikan kebagian. Sementara perangkat generasi lebih lama seperti Xiaomi 12 Series, Civi 2 & 3, hingga Redmi Note 12 Turbo baru akan mendapat update pada Januari 2026.

Xiaomi menegaskan bahwa pengguna di China akan menjadi yang pertama merasakan pembaruan ini. Sementara untuk pasar global, jadwal distribusinya akan diumumkan setelah 24 September 2025, dengan jeda waktu yang disebut tidak akan terlalu lama.

Dengan peluncuran Xiaomi HyperOS 3, raksasa teknologi asal Tiongkok ini kembali menegaskan ambisinya memperkuat ekosistem perangkat lintas kategori, dari smartphone, tablet, smart TV, hingga wearable.***

Polri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Fokus pada Grand Strategy 2025-2045

0

Bogordaily.net – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. Pembentukan tim ini tertuang dalam surat perintah yang diteken langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk responsibilitas dan akuntabilitas institusi Polri.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan kepada staf dan jajarannya sebagai langkah responsibilitas dan akuntabilitas,” ujar Trunoyudo kepada wartawan, Senin (22/9/2025).

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan

Trunoyudo menekankan bahwa pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut kerja sama Polri dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mendorong percepatan reformasi kepolisian.

“Sprin tersebut merupakan tindak lanjut Polri untuk bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholders terkait melalui pendekatan sistematis untuk mengelola transformasi institusi, guna mencapai proses dan tujuan akselerasi transformasi Polri sesuai dengan harapan masyarakat,” jelasnya.

Agenda Transformasi Luas dan Mendasar

Menurut Trunoyudo, tim transformasi reformasi Polri akan bekerja pada ranah mendasar dan luas, melibatkan seluruh satuan kerja dan kewilayahan.

“Proses dan tujuan mendasar yang melibatkan seluruh satuan kerja dan wilayah ini berdasarkan visi strategis Grand Strategy Polri 2025-2045,” tegasnya.

Sinergi dengan Presiden Prabowo

Sejalan dengan langkah Polri, Presiden Prabowo Subianto juga diketahui tengah membentuk Tim Reformasi Kepolisian dan telah melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan Reformasi Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa institusi Polri terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat dan akan menindaklanjuti arahan pemerintah.

“Kita tunggu saja, pasti Polri akan menindaklanjuti apa yang akan menjadi kebijakan,” kata Jenderal Sigit di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).

Ia menambahkan bahwa selama ini upaya perbaikan terus dilakukan, mulai dari internal hingga pelayanan publik, agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.***

Semifinalis Moka 2025 Ikuti City Tour, Wali Kota Dedie Tekankan Peran Pemuda Bangun Bogor

0

Bogordaily.net – Peserta Karantina Semifinalis Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor 2025 menjalani tahapan City Tour dengan mengunjungi berbagai spot yang ada di Kota Bogor, termasuk Pasar Gembrong, Kelurahan Sukasari, Kota Bogor, Minggu (21/9/2025).

Di Pasar Gembrong sukasari peserta Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor 2025 ini mendapatkan berbagai informasi terkait keberadaan pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Bogor.

Tak hanya itu, para peserta juga melakukan eksplorasi atau menggali potensi yang ada di Pasar Gembrong, agar nantinya bisa dikemas dalam sebuah ide gagasan berupa inovasi untuk kemajuan pembangunan di Kota Bogor yang bisa berdampak pada peningkatan perekonomian kerakyatan.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjadi narasumber dalam talkshow Pemuda dan Masa Depan Kota Bogor dengan memberikan informasi berbagai perencanaan kota, terkait isu serta upaya yang dilakukan pemerintah.

Antara lain pada bidang transportasi, pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi serta lingkungan.

“Untuk itu peran generasi muda itu sangat penting, sangat sentral dalam mengurai permasalahan yang ada di Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Sektor transportasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memiliki rencana rerouting, konversi, dan reduksi angkutan kota serta program transportasi massal yang saat ini menggunakan BTS.

Sektor persampahan, Kota Bogor bersama pemerintah pusat akan membangun pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Sektor kesehatan, juga telah disediakan pemeriksaan gratis dan peningkatan layanan.

Dari berbagai upaya itu, generasi muda melalui Moka 2025 memiliki peran aktif dalam melakukan kampanye publik terkait kesehatan, di antaranya mengampanyekan pola hidup sehat, memberikan contoh semangat olahraga dan mengurangi makanan manis tinggi, dan sebagainya serta juga bisa menyebarluaskan informasi berkaitan dengan penataan pembangunan yang ada di Kota Bogor.

“Jadi jangan menjadi penonton. Sehingga sebagai key opinion leader pemuda harus memiliki sikap dan pemahaman yang menyeluruh. Itu penting, karena ketika mereka tahu mereka berdiri di mana, maka pemikiran, gagasan, perhatian akan mencoba mendekatkan kepada solusi yang diinginkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua Panitia Moka 2025, Maryam Auliyah Sadikin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hari ke-2 setelah sebelumnya para peserta mengikuti kegiatan day 1 yang berisi materi, interview, dan sebagainya.

“Untuk rangkaiannya sudah berjalan sejak 6 September. Hari ini adalah city tour ke spot- spot di Kota Bogor untuk memperkenalkan ke generasi muda apa yang ada di Bogor dan seperti apa perencanaan kota,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ini rencananya akan berlangsung hingga 6 Oktober dan grand final akan dilaksanakan pada 24 Oktober mendatang.***

Marak Judi Online, Pakar dan Tokoh Agama Minta Penanganan dari Berbagai Sisi

0

Bogordaily.net – Kasus judi online di Kota Bogor kian mengkhawatirkan. Fenomenanya menjalar ke semua lapisan masyarakat, dari remaja hingga orang dewasa.

Dampaknya bukan hanya menguras isi dompet, tetapi juga merusak mental dan hubungan sosial.

Psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor, dr. Lahargo Kembaren, SpKJ, menyebut kecanduan judi atau pathological gambling adalah gangguan jiwa serius. Kecanduan judi adalah penyakit yang sama seriusnya dengan narkoba.

“Di otak, sirkuit sarafnya terganggu sehingga sangat sulit bagi penderita untuk berhenti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kecanduan judi memicu kerugian finansial, depresi, kecemasan, bahkan percobaan bunuh diri. Hubungan keluarga rusak, penderita terisolasi, dan sering terjerumus ke kebohongan, pencurian, atau kekerasan.

“Banyak pasien datang dengan kondisi rumah tangga porak-poranda, pekerjaan hilang, aset habis. Judi merusak bukan hanya dompet, tapi juga jiwa dan relasi sosial,” kata Lahargo.

Secara medis, kecanduan judi mengacaukan zat kimia otak, seperti dopamin dan serotonin. Akibatnya, penderita kehilangan kontrol diri, terus berjudi meskipun kalah, bahkan terdorong bermain karena sensasi hampir menang.

Kasus pada remaja lebih berbahaya karena otak mereka masih berkembang dan berisiko memicu gangguan kepribadian di masa depan.

Lahargo menegaskan penanganan tidak cukup hanya dengan niat berhenti. Penderita membutuhkan obat antidepresan, terapi otak seperti Transcranial Magnetic Stimulation, psikoterapi seperti Cognitive Behavior Therapy, hingga rehabilitasi.

“Pasien butuh pengobatan, konseling, dan support system yang kuat. Jangan dihakimi, tapi dampingi. Negara juga harus hadir dengan aturan yang jelas,” pungkasnya.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor juga menyatakan keprihatinannya. Ketua PCNU Kota Bogor, Edi Nurockhman, menilai maraknya judi online perlu ditangani dengan pendekatan kolaboratif.

“Kami sudah pernah sampaikan untuk membina warga pelaku judol. Namun, Pemkot belum punya data siapa saja pelakunya, sehingga pembinaan belum bisa dijalankan secara maksimal,” jelasnya.

PCNU telah menggelar pertemuan dan sosialisasi di beberapa kelurahan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya judol. Edi menyebut penyebab utama kasus ini adalah lemahnya iman, keterbatasan lapangan kerja, dan mudahnya akses judi lewat gawai.

“Buka lapangan kerja seluas-luasnya untuk seluruh lapisan masyarakat. Maka, dengan sendirinya pelaku judol hingga premanisme akan berkurang,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat hukum fokus menindak para bandar judi, bukan hanya pelaku kecil. “Jika ada oknum aparat atau pejabat yang terlibat, harus ditindak tegas,” ucapnya.

Edi menambahkan, pendekatan spiritual, pemberdayaan ekonomi, dan penegakan hukum harus berjalan seimbang. Sebab tidak bisa menyerahkan masalah judol hanya pada aparat.

“Semua pihak, termasuk masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah, harus bergerak bersama,” katanya.***