Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 590

Isi Lengkap Rancangan Anggaran Perubahan Pemkot Bogor 2025, Dari Longsor hingga Wifi Gratis

0

Bogordaily.net – Rancangan Anggaran Perubahan Pemkot Bogor 2025 dibuka dalam suasana sidang paripurna yang lebih terasa seperti sidang keluarga besar pada Selasa 17 Juni 2025.

Wali Kota, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, para anggota dewan, semua hadir – lengkap dan tak tampak ketegangan politik yang biasanya menyesaki ruang seperti itu.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, didampingi Wakilnya Jenal Mutaqin, menyampaikan penjelasan panjang lebar.

Ia tak sedang sekadar membacakan naskah. Lebih dari itu, dia sedang menjual sebuah mimpi: rancangan anggaran perubahan Pemkot Bogor 2025 yang diharapkan menjadi jembatan antara anggaran dan janji kampanye.

Yang disorot adalah Raperda Kota Bogor tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024.

Tapi publik – apalagi wartawan – tentu lebih menanti bagian kedua: paparan Perubahan KUA-PPAS 2025. Ini yang seksi, ini yang penuh harapan – juga kemungkinan kekecewaan.

Dedie bicara dengan mantap. Ia mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1/640/SJ yang mengharuskan daerah menyesuaikan arah kebijakan pembangunan dengan visi kepala daerah terpilih dan program nasional seperti Asta Cita.

Ia juga menyebut Permendagri Nomor 12 Tahun 2024 sebagai basis penyusunan RKPD 2025.

Tak hanya normatif, Rancangan anggaran perubahan Pemkot Bogor 2025 ini juga konkret: mulai dari longsor di Batutulis hingga pengembangan wifi gratis di fasilitas publik.

Untuk longsor, misalnya, sudah dianggarkan untuk perencanaan dan penanganan.

Untuk transportasi, Pemkot bertekad hidupkan kembali empat koridor angkutan massal yang dulu sempat mati suri.

Ada juga ambisi digital: command center, perluasan CCTV, dan tentu saja wifi gratis – sebuah janji lama yang kini coba diwujudkan lewat anggaran.

Semua dibungkus dalam misi Bogor Cerdas. Sementara Bogor Sehat diberi napas melalui fasilitas rawat inap di puskesmas, armada ambulans gratis 24 jam, dan dokter keliling – yang kedengarannya seperti utopia layanan publik, namun didorong untuk jadi nyata.

Lalu soal sampah. Ini klasik. Tapi kini masuk prioritas: mulai dari sistem 3R sampai penambahan armada angkut.

Sanitasi pun tak dilupakan. Sering kali hal-hal seperti ini justru lebih menyentuh warga daripada proyek megah.

Bagaimana dengan ekonomi? Bogor Sejahtera dijawab dengan dana untuk UMKM, ekonomi kreatif, dan solusi pengangguran.

Belum lagi dana cadangan untuk Porprov – siapa tahu Bogor bisa tampil lebih gagah di panggung olahraga regional.

Dedie menutup dengan menyebut bahwa banyak masukan dari fraksi-fraksi DPRD akan diakomodasi.

Artinya, masih mungkin ada perubahan. Tapi arah besar sudah ditetapkan: rancangan anggaran perubahan Pemkot Bogor 2025 tak hanya menyusun angka, tapi mencoba menyulam harapan.

Yang kini ditunggu publik: bukan hanya seberapa hebat anggaran disusun, tapi seberapa serius ia diwujudkan.

Sebab rakyat sudah terlalu lama mendengar pidato. Yang ingin mereka lihat: hasil.***

Pengedar Sabu di Bogor Selatan Ditangkap, Gunakan Pembalut Wanita untuk Sembunyikan Barang

0

Bogordaily.net – Pengedar narkoba jenis sabu di Bogor Selatan Kota Bogor tak habis akal dan bikin geleng-geleng kepala, barang haram itu disembunyikan dalam pembalut wanita .

Ya, di Kota Bogor yang selalu tampak sejuk ini, ternyata tetap menyimpan panasnya peredaran narkotika.

Dan kali ini, panas itu datang dari Bogor Selatan. Dari sabu. Dari pembalut wanita.

Itulah cara AA (30) menyamarkan barang haramnya: sabu seberat 62 gram dibungkus rapi dalam pembalut.

Mungkin berharap polisi jijik memeriksa. Atau mungkin memang sedang kehabisan akal.

Satnarkoba Polresta Bogor Kota, yang sudah lama mengendus pergerakan AA, akhirnya menciduknya.

Bukan saat menjual. Tapi saat hendak menjemput ‘paket’ dari sang bandar, dengan sistem tempel.

“Pelaku inisial AA. Barang bukti satu bungkus plastik besar berisi sabu, dilapisi pembalut wanita, dengan berat 62 gram bruto,” ujar AKP Dede Hendrawan, lewat Kasi Humas Ipda Eko Agus, Kamis, 19 Juni 2025.

Modus tempel ini memang sudah jamak di kalangan pengedar. Bandar meletakkan sabu di lokasi tertentu.

Si pengedar tinggal mengambil. Aman. Tidak ada kontak fisik. Tapi tidak cukup aman untuk lolos dari pengawasan polisi.

Waktu AA mengambil barang itulah, polisi langsung menyergap. Lokasi pengambilan di bawah pagar rumah. Di situ juga ditemukan sabu dalam pembalut.

Tapi AA bukan hanya pengambil. Dia juga pengedar. Wilayah operasinya: Cikaret, Muara, dan Empang—semuanya di Bogor Selatan.

Polisi tidak berhenti sampai di situ. Mereka geledah kamar indekos AA di Pancasan.

Ditemukan lagi barang bukti: klip-klip kecil, dan timbangan digital. Lengkap. Sudah siap edar. Siap tempel.

“AA mengaku sabu itu akan dijual dengan sistem tempel,” lanjut Dede.

Pasal yang disangkakan: 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya berat. Tidak ada ruang negosiasi.

Dan inilah potret nyata pengedar sabu di Bogor Selatan Kota Bogor hari ini. Tidak lagi dengan tas besar. Tidak lagi dengan gaya flamboyan. Tapi cukup dalam pembalut wanita. Sunyi. Diam. Tapi mematikan.***

Arah Kebijakan Anggaran Perubahan Pemkab Bogor 2025 Dibawa ke Paripurna, Tiga Program Utama Bakal Dikebut

0

Bogordaily.net – Arah kebijakan anggaran perubahan Pemkab Bogor 2025 mulai digambarkan terang-terangan oleh Bupati Rudy Susmanto dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Kamis, 19 Juni 2025.

Tidak sekadar seremonial. Tiga agenda penting dibahas. Yang pertama adalah soal pertanggungjawaban APBD, yang kedua usulan Raperda disabilitas, dan yang paling krusial: nota kesepakatan perubahan KUA dan PPS.

Inilah pintu masuk ke arah kebijakan anggaran perubahan Pemkab Bogor 2025.

Ada semangat besar. Tapi ada juga defisit besar.

Rudy bicara lugas soal kondisi keuangan daerah. Tidak bertele-tele. “Kita masih mengalami defisit keuangan sekitar 500 miliar lebih,” ujarnya.

Artinya, APBD bukan hanya soal menyusun ulang, tapi mengoreksi arah. Maka arah kebijakan anggaran perubahan Pemkab Bogor 2025 bukan sekadar perubahan angka. Tapi perubahan strategi.

Rudy tampak ingin memainkan kartu efektif. Ia tahu, uang terbatas, tapi ekspektasi masyarakat tidak ikut menyusut.

Ia ingin yang disentuh benar-benar terasa oleh rakyat. Fokus utama adalah sektor jalan, pendidikan, dan kesehatan.

Tiga ranah yang memang menjadi wajah paling nyata dari pemerintahan kabupaten.

Yang paling ia soroti: infrastruktur jalan. Wilayah barat, utara, timur, dan selatan Bogor menjadi prioritas.

Lalu puskesmas, fasilitas kesehatan, dan sekolah-sekolah rusak—yang bahkan tidak perlu diperingkat dari yang terbaik, tapi dari yang paling rusak dulu.

Dengan logika sederhana itu, Rudy ingin menghindari jebakan proyek mercusuar. Ia tidak ingin pembangunan yang indah di atas kertas, tapi hampa di lapangan.

Maka arah kebijakan anggaran perubahan Pemkab Bogor 2025 menjadi pertaruhan antara rasionalitas fiskal dan tuntutan publik.

Tak mudah memang. Tapi itulah seni mengelola daerah dengan dana terbatas. Dan DPRD kali ini tampaknya satu suara dengan eksekutif.

Nota kesepahaman sudah  ditandatangani. Artinya, rem sudah dilepas. Mesin perubahan siap dijalankan.

Tinggal publik yang menanti: apakah semua itu akan sekadar menjadi catatan paripurna, atau benar-benar terwujud menjadi jalan yang lebih mulus, sekolah yang lebih kokoh, dan puskesmas yang lebih layak?

Yang jelas, tahun 2025 akan menjadi ujian besar bagi Rudy Susmanto. Bukan sekadar sebagai bupati, tapi sebagai nakhoda fiskal dalam badai defisit.***

Wamenkop: Kopdes Merah Putih itu Wujud Pemikiran Ekonomi Pancasila Dari Margono Joyohadikusumo

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia bakal menjadi pilar utama ekonomi Pancasila yang inklusif, seperti pemikiran Margono Joyohadikusumo, yang menjadi salah satu peletak sistem ekonomi Pancasila di Tanah Air.

“Bapak Margono Joyohadikusumo adalah perumus rencana pembangunan semesta berencana, pembangunan desa dan koperasi terlibat industri dari hulu hingga hilir,” ucap Wamenkop pada acara Talkshow Tribute To Margono dengan tema Menyambut Koperasi Desa Merah Putih di Banyumas Dalam Membangun Ekonomi Kerakyatan”, di Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/6).

Selain itu, lanjut Wamenkop yang juga sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/kel Merah Putih itu, juga merupakan wujud nyata dari sinergi lintas Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah, yang dilandasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

“Presiden Prabowo Subianto ingin koperasi menjadi solusi nyata di desa, untuk mengurangi kemiskinan, menghapus praktik rentenir, menyediakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput,” ucap Wamenkop.

Lebih dari itu, Wamenkop mengungkapkan, Margono Joyohadikusumo adalah salah satu peletak dasar pemikiran sistem ekonomi Pancasila. “Sistem ekonomi Pancasila adalah sistem yang sejalan dengan semangat Pasal 33 Undang Undang Dasar 1945. Tentu Pak Margono bersama dengan Bung Hatta pada saat itu,” kata Wamenkop.

Bahkan, di mata Wamenkop, sosok Margono Joyohadikusumo adalah peletak pondasi yang menjelaskan pentingnya pembangunan berbasis desa. Wamenkop menyampaikan dalam ekonomi desa itu, Margono Joyohadikusumo meletakkan demokrasi ekonomi muncul di tengah masyarakat, khususnya di pedesaan dalam wadah koperasi.

“Semua pemikiran dari Margono Joyohadikusumo tertuang dalam naskah konstitusi kita dan pola rencana pembangunan semesta berencana. Dari situlah dimulailah pembangunan desa,” jelas Wamenkop.

Lebih dari itu, kata Wamenkop, dalam perencanaan tersebut sudah meletakkan pokok-pokok pikiran tentang membangun ekonomi dan keuangan yang inklusif. Pemikiran Margono Joyohadikusumo dilanjutkan putranya, yaitu Prof Sumitro Joyohadikusumo yang merupakan salah satu pendiri Induk Koperasi Pegawai Negeri.

Kemudian, saat ini, putra Prof Sumitro yaitu Presiden Prabowo Subianto, bikin program strategis yakni Kopdes Merah Putih. “Disinilah benang merah antara pemikiran Margono Joyohadikusumo, Prof Sumitro, dan Presiden Prabowo,” ujar Wamenkop.***

Grand Savero Bogor Hadirkan Promo B.O.S.S Untuk Warga Bogor

0

Bogordaily.net – Sebagai bentuk apresiasi terhadap warga Bogor, Grand Savero Bogor menghadirkan promo eksklusif B.O.S.S (Bogorian Only Special Staycation). Program ini ditunjukkan khusus bagi warga Bogor yang ingin menikmati pengalaman staycation berkualitas di pusat kota dengan berbagai keuntungan menarik.

Promo B.O.S.S berlaku sepanjang tahun tanpa pembatasan tanggal tertentu (blackout dates), selama kuota masih tersedia.

Melalui pemesanan via Savero Easy Booking dan penggunaan kode promo IMBOSSBOGOR, para tamu akan mendapatkan potongan harga 10% untuk semua tipe kamar – mulai dari Standard hingga Suite.

Diskon berlaku otomatis saat pemesanan dilakukan dan sudah termasuk pajak serta biaya layanan. Promo ini juga mencakup berbagai fasilitas tambahan, seperti minuman selamat datang saat kedatangan, layanan late check-out hingga pukul 14.00 WIB (berdasarkan ketersediaan), serta voucher F&B senilai Rp50.000 yang dapat digunakan di Lotus Restaurant atau Akasia Pool Bar tanpa syarat minimum transaksi.

Tidak hanya itu, Grand Savero Bogor juga menyediakan akses gratis ke area Kids Corner yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi tamu keluarga. Anak-anak dapat menikmati aktivitas edukatif dan hiburan seperti menggambar dan bermain puzzle sepanjang masa menginap.

General Manager Grand Savero Bogor, Dendi Hendratmoko, menyampaikan bahwa promo ini merupakan bentuk kedekatan hotel dengan masyarakat sekitar.

“Kami ingin mempererat hubungan dengan warga Bogor dan menghadirkan pengalaman staycation yang istimewa tanpa harus keluar kota. Dengan adanya program B.O.S.S, kami berharap Grand Savero Bogor menjadi rumah kedua bagi warga lokal untuk beristirahat, menikmati fasilitas kami, serta merasakan kehangatan pelayanan khas Savero,” ungkapnya.

Promo ini menjadi langkah nyata Grand Savero Bogor dalam mendukung gaya hidup berwisata di kota sendiri dan memperkuat peran sektor perhotelan dalam mendorong ekonomi lokal.

Untuk informasi dan reservasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Grand Savero Bogor di nomor (0251) 835 8888 atau melalui WhatsApp di 0812 2577 1939. ***

Grand Savero Bogor Hadirkan Promo E.A.S.Y Deals Untuk Meriahkan Liburan Sekolah

0

Bogordaily.net – Menyambut musim liburan sekolah, Grand Savero Bogor menghadirkan promo eksklusif E.A.S.Y Deals (Enjoyable Adventure for School-break Youth), sebuah program menginap spesial yang dirancang untuk memberikan pengalaman liburan menyenangkan bagi keluarga, khususnya anak-anak.

Program ini berlaku untuk masa pemesanan mulai 10 Juni hingga 14 Juli 2025, dengan periode menginap dari tanggal 30 Juni hingga 14 Juli 2025.

E.A.S.Y Deals menawarkan tiga pilihan paket dengan fasilitas yang disesuaikan untuk kebutuhan keluarga. Paket Super E.A.S.Y seharga Rp738.000 nett/malam mencakup menginap di Superior Room, sarapan untuk dua orang dewasa dan satu anak, dua voucher es krim khusus anak-anak, serta layanan late check-out hingga pukul 14.00 WIB berdasarkan ketersediaan.

Pengalaman yang lebih lengkap, tersedia paket Family E.A.S.Y seharga Rp898.000 nett/malam dengan menginap di Deluxe Room serta kemungkinan upgrade gratis ke Grand Deluxe Room.

Paket ini sudah termasuk sarapan untuk dua orang dewasa dan dua anak, aktivitas anak setiap akhir pekan, serta layanan early check-in pukul 10.00 WIB dan late check-out hingga pukul 14.00 WIB, yang semuanya tergantung pada ketersediaan kamar.

Sementara itu, bagi keluarga yang menginginkan kenyamanan lebih, dapat memilih paket Ultimate E.A.S.Y dengan harga Rp1.788.000 nett/malam yang mencakup menginap di Family Suite, sarapan dan afternoon tea untuk empat tamu, voucher F&B senilai Rp100.000, dan malam film anak lengkap dengan popcorn dan jus. Paket ini juga dilengkapi dengan kemudahan early check-in dan late check-out.

General Manager Grand Savero Bogor, Dendi Hendratmoko, menyatakan bahwa program ini disusun sebagai bentuk komitmen hotel dalam menghadirkan pengalaman liburan sekolah yang seru dan berkesan.

“Kami memahami bahwa liburan sekolah adalah momen yang dinanti oleh anak-anak dan keluarga. Melalui program E.A.S.Y Deals, kami ingin memberikan alternatif staycation yang tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh dengan aktivitas menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga,” ujarnya.

Dengan konsep liburan yang terjangkau, lengkap, dan ramah anak, promo E.A.S.Y Deals menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang ingin menikmati masa libur tanpa harus bepergian jauh.

Untuk informasi dan pemesanan, masyarakat dapat menghubungi Grand Savero Bogor di (0251) 835 8888 atau WhatsApp ke 0812 2577 1939. ***

Sumber Harta Kekayaan Irwan Mussry Jadi Sorotan Usai Ngunduh Mantu Al Ghazali

0

Bogordaily.net – Sumber harta kekayaan Irwan Mussry, pengusaha ternama sekaligus suami musisi Maia Estianty, kembali menjadi sorotan, lantaran Ia sangat royal dalam acara ngunduh mantu Al dan Alyssa Daguise yang digelar mewah di Hotel St. Regis, Jakarta.

Pernikahan Al Ghazali, putra sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty, berlangsung megah. Al menyerahkan maskawin berupa 16,6 gram logam mulia dan uang tunai 2.205 euro kepada Alyssa.

Acara itu disebut-sebut disiapkan dengan penuh perhatian oleh Irwan Mussry, ayah sambung Al Ghazali.

Tak heran jika publik pun mulai penasaran: dari mana sumber kekayaan Irwan Mussry hingga bisa mendukung gelaran megah tersebut?

Sosok Irwan Mussry dan Awal Karier Bisnis

Irwan Mussry atau Irwan Danny Mussry dikenal luas sebagai seorang pengusaha di bidang penjualan barang-barang mewah internasional. Ia merupakan CEO dari PT Timerindo Perkasa International, yang lebih dikenal dengan brand Time International.

Perusahaan ini adalah warisan keluarga yang awalnya didirikan oleh sang ayah, Charles Mussry, sejak tahun 1960-an. Di tangan Irwan, Time International berkembang menjadi salah satu perusahaan ritel barang mewah terbesar di Indonesia.

Time International mengelola dan memasarkan berbagai merek global, dari jam tangan mewah seperti Rolex, Piaget, Cartier, Tudor, hingga Roger Dubuis, serta fashion brand eksklusif seperti Berluti, Celine, Chanel, Zegna, Valentino, dan Fendi.

Mengutip laman resmi perusahaan, Time International telah menjadi mitra dari brand ternama dunia. Misalnya, kemitraan dengan Gucci dimulai sejak tahun 1984, dan TAG Heuer pada tahun 1989. Per tahun 1994, perusahaan ini sudah memiliki empat gerai utama di Jakarta dan Surabaya.

Kini, Time International memiliki lima divisi utama:

  • Jam tangan dan perhiasan mewah
  • Luxury fashion
  • Parfum
  • Lifestyle fashion
  • Produk spesial dan kosmetik, seperti Laniege dan Innisfree

Meski tidak tercatat sebagai pejabat publik, Irwan Mussry disebut-sebut memiliki kekayaan bernilai ratusan miliar rupiah, hasil dari bisnis ritel mewah yang sudah bertahun-tahun dijalankan.

Ia juga dikenal memiliki relasi luas dengan selebritas, pengusaha, hingga pejabat.

Sejak menikah dengan Maia Estianty pada 2018, kehidupan Irwan semakin menarik perhatian media dan warganet. Keduanya kerap tampil serasi dalam berbagai acara internasional, termasuk perjalanan bisnis maupun keluarga.(*)

Gelar LDKM, BEM FH Unpak Hadirkan Narasumber Mohammad Jumhur Hidayat

0

Bogordaily.net – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pakuan atau BEM FH Unpak menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa atau LDKM Tahun 2025 pada Kamis 19 Juni 2025 hari ini.

LDKM yang digelar khusus oleh Departemen Pendidikan dan Penalaran BEM FH Unpak kali ini memiliki tema “Optimalisasi Kepemimpinan Yang
Adaptif dan Responsif Di Era 5.0”.

Acara yang berlangsung di Aula Soepomo Lantai 4 FH Unpak menghadirkan narasumber Mohammad Jumhur Hidayat, seorang aktivis pergerakan dan pemberdayaan rakyat yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI atau BNP2TKI.

Dalam acara LDKM tersebut, Jumhur Hidayat menyampaikan materi terkait Aktivisme Mahasiswa dan Kepemimpinan Sosial.

Selain Jumhur, peserta sebelumnya mendapat materi tentang Kepemimpinan Inklusif dan Kesetaraan Gender dalam
Organisasi Mahasiswa oleh M. Nazarudin
Salam.

Materi Kepemimpinan dan Pengelolaan Isu Digital: Literasi Media dan Etika Digital” dari Fidji Muhammad Sobar.

Lalu materi Kepemimpinan Organisasi: Tata Kelola, Akuntabilitas, dan Kinerja (Organisasi) oleh Andre Grafe Sandi.

Setelah itu, BEM FH Unpak juga menghadirkan Supriantona Siburian yang menjelaskan soal materi  “Kepemimpinan Visioner: Membaca Arah Zaman dan
Tantangan Masa Depan.

Terakhir,  materi Kepemimpinan Berbasis Nilai dan Spiritualitas yang disampaikan Herdiyatna.  ***

Siapa Dian Akbar? Sosoknya Mendadak Viral Usai Poster Orang Hilang di Posting Raffi Ahmad

0

Bogordaily.net – Seorang pria bernama Dian Akbar, 37 tahun, dikabarkan menghilang secara misterius sejak awal Mei 2025, dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Yang membuat kasus ini menjadi sorotan luas adalah banyaknya publik figur yang ikut menyebarkan informasi pencarian di media sosial, termasuk Raffi Ahmad.

Unggahan poster orang hilang Dian Akbar mulai viral sejak awal Juni 2025. Tak hanya Raffi, beberapa selebritas lain juga turut menyuarakan pencarian melalui akun Instagram mereka, mendorong warganet ikut membagikan informasi demi menemukan jejak pria tersebut.

Kronologi Hilangnya Dian Akbar

Menurut keterangan pihak keluarga, Dian Akbar terakhir terlihat pada Kamis, 1 Mei 2025, saat hendak melakukan perjalanan dari Stasiun Poris, Tangerang menuju Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, untuk bertemu temannya.

Ia sempat menghubungi istrinya sekitar pukul 13.50 WIB dan menyebut bahwa kereta belum juga tiba. Setelah itu, komunikasi terputus. Ketika sang istri mencoba menghubungi kembali di sore hari, ponsel Dian sudah tidak aktif.

Menariknya, pelacakan digital melalui akun email menunjukkan lokasi terakhir Dian berada di Stasiun Rangkas Bitung, Banten, yang justru menjauh dari tujuan awalnya.

Siapa Dian Akbar?

Nama Dian Akbar bukan asing bagi sebagian kalangan. Ia dikenal memiliki pengalaman bekerja di dunia pertelevisian, salah satunya di ANTV.

Kehidupannya yang berkaitan dengan industri hiburan inilah yang membuat banyak rekan selebriti merasa tergerak membantu penyebaran informasi pencarian.

Akun Instagram pribadi miliknya, @dianakbar22, kini dibanjiri doa dan harapan dari warganet agar ia segera ditemukan dalam kondisi selamat. Banyak yang mendoakan dan meminta siapa pun yang melihat keberadaan Dian untuk segera menghubungi pihak keluarga.

Ciri-Ciri Fisik Dian Akbar

Untuk mempermudah pencarian, berikut data fisik Dian Akbar yang bisa dikenali:

Usia: 37 tahun

Tinggi badan: ± 168 cm

Berat badan: ± 50 kg

Wajah: Tirus

Akun IG: @dianakbar22

Keluarga menegaskan bahwa Dian tidak memiliki riwayat masalah kesehatan yang serius, sehingga kepergiannya yang tiba-tiba tanpa kabar sangat mengkhawatirkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dari berbagai sumber dan belum ada perkembangan signifikan. Sementara itu, dukungan dari masyarakat dan selebriti terus mengalir.

Bagi siapa saja yang memiliki informasi terkait keberadaan Dian Akbar yang hilang sejak 1 Mei 2025, dimohon untuk segera melapor ke pihak keluarga dengan nomor yang tertera di poster atau kantor polisi terdekat.***

 

Peroleh Akses Pembiayaan BRI, UMKM Penyuplai Makan Bergizi Gratis Sukses Tingkatkan Kapasitas Dapur hingga Berdayakan Masyarakat Sekitar

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program-program yang berpihak pada masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi penyedia makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Hal ini dirasakan oleh Wiwin Agustina, pemilik Catering Dapur Ibu di Kecamatan Tanjung Raja. Sejak dipercaya sebagai mitra dapur untuk program MBG, Wiwin menjalankan peran penting di balik layar, yakni menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi setiap hari bagi siswa-siswa di 14 sekolah.

“Sejak 13 Januari 2025, usaha kami dipercaya sebagai dapur percontohan dan mulai menyuplai makanan bergizi ke 14 sekolah di wilayah Kecamatan Tanjung Raja. Tiap harinya total penerima makanan bergizi ini mencapai 3.356 siswa, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA,” ucap Wiwin.

Menariknya, meski telah merintis usaha sejak 2015, wanita yang juga merupakan anggota aktif Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) mengungkapkan bahwa menjadi mitra dapur dalam program pemerintah seperti ini merupakan pengalaman yang benar-benar baru baginya.

Ia menuturkan bahwa tingginya permintaan serta ketatnya standar kualitas dan higienitas dari pemerintah menjadi tantangan tersendiri. Kondisi ini pun menuntut kesiapan dapur secara menyeluruh, meliputi sarana sanitasi yang memadai, peralatan masak berkapasitas besar, serta pengemasan makanan yang sesuai standar.

Alhasil, sebagai bentuk keseriusannya mengikuti program, Wiwin akhirnya melakukan berbagai penyesuaian dari sisi operasional yang turut memerlukan pembiayaan.

“Waktu itu, kami ditunjuk untuk maju jadi mitra dapur, dan bagaimanapun kami harus melengkapi semua persyaratan yang ditentukan oleh Badan Gizi Nasional. Padahal sebelumnya, dapur kami ya dapur rumahan biasa. Jadi, untuk bisa memulai program ini, kami memang harus menyiapkan dana sendiri terlebih dahulu,” jelasnya.

Beruntung, sejak awal merintis usaha, Wiwin telah menjaga kedisiplinan dan membangun rekam jejak yang baik sebagai nasabah pembiayaan BRI. Tak sulit untuk Wiwin mendapatkan akses permodalan saat dapurnya membutuhkan dukungan tambahan. Support inilah yang membuat usahanya lebih stabil, terlebih dengan aliran pesanan yang konsisten dari program MBG membuat kegiatan produksi dari usahanya bisa berjalan secara berkelanjutan.

Saat ini, Wiwin mencatat “Catering Dapur Ibu” telah mempekerjakan sekitar 50 orang, dengan 47 di antaranya secara khusus menangani penyediaan makanan untuk program MBG. Wiwin menyebut seluruh tenaga kerja direkrut dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya, yang merupakan bagian dari komunitas lokal. Bahkan ketika kebutuhan akan pasokan makanan meningkat, ia tak ragu membuka peluang kerja bagi warga setempat yang membutuhkan.

“Bisa dibilang kami saling memberdayakan satu sama lain, demi menggerakkan ekonomi warga sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menjelaskan bahwa dukungan BRI berupa akses pembiayaan terhadap program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan, khususnya melalui penguatan dan pemberdayaan sektor UMKM.

“Program MBG tidak semata-mata soal pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga tentang membuka akses bagi pelaku ekonomi lokal untuk berkembang. BRI berperan aktif dalam memastikan para pelaku UMKM yang terlibat dalam rantai pasok program ini dapat tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Hendy. ***