Home Blog Page 590

BSya BCA Syariah Memperkaya Perjalanan Spiritual Anda

0

Bogordaily.net – Bagi banyak umat Muslim, niat untuk beribadah—seperti menunaikan sedekah atau menjaga waktu salat—sangatlah kuat. Namun, kesibukan dan berbagai hambatan dalam kehidupan sehari-hari sering kali menjadi penghalang. BSya BCA Syariah dirancang sebagai sebuah alat untuk menghilangkan hambatan tersebut, menjadikannya solusi digital yang tidak hanya memudahkan transaksi finansial, tetapi juga secara aktif mendukung pemenuhan kebutuhan ibadah. Desain aplikasi ini secara inheren memudahkan penggunanya untuk mengingat dan menjalankan kewajiban spiritual mereka.

Ibadah dalam Genggaman
BSya BCA Syariah secara sadar dirancang untuk mengintegrasikan kebutuhan finansial dan spiritual sebagai bagian inti dari layanannya, bukan sekadar fitur tambahan. Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja, menekankan bahwa BSya hadir sebagai solusi digital yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga “mendampingi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ibadah”.

Komitmen ini diwujudkan melalui serangkaian fitur yang komprehensif. Nasabah dapat memanfaatkan BSya untuk berbagai kebutuhan ibadah, seperti “menunaikan zakat dan kurban, [dan] melakukan setoran haji” langsung dari aplikasi.

Fitur Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) di dalam aplikasi memungkinkan pengguna untuk menyalurkan dana mereka secara langsung ke daftar Lembaga Amil Zakat (LAZ) terpercaya yang telah dikurasi. Fitur “autodebet Zakat” yang ditawarkan saat pembukaan rekening online adalah sebuah terobosan yang mengotomatiskan salah satu rukun Islam.

Untuk ibadah Haji, yang merupakan impian seumur hidup bagi jutaan umat, BSya menyederhanakan perjalanannya melalui fitur “Setoran Haji”, yang memungkinkan pengguna melakukan setoran awal dan memantau tabungan mereka, mengubah impian menjadi sebuah rencana yang konkret dan terkelola.

Demikian pula, fitur Kurban mengatasi tantangan logistik dengan memungkinkan pengguna memilih dan membayar hewan kurban mereka langsung dari aplikasi melalui lembaga mitra yang terverifikasi.

Integrasi fitur ibadah yang mendalam ini bukan hanya menjadi pembeda produk, tetapi juga menciptakan keunggulan kompetitif yang sulit ditiru. Sementara bank konvensional dapat meniru fitur transaksi seperti QRIS atau transfer, mereka akan kesulitan untuk meniru dan memasarkan fitur ibadah dengan kredibilitas dan keaslian yang sama.

Posisi strategis BSya sebagai pendamping transaksi dan ibadah membangun loyalitas berbasis nilai (value-based loyalty). Ketika nasabah menggunakan BSya untuk tujuan sepenting menabung Haji atau secara rutin menunaikan zakat, aplikasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual jangka panjang mereka.

Loyalitas yang terbentuk dari sini jauh lebih kuat dan emosional daripada loyalitas yang hanya didasarkan pada biaya transfer yang lebih rendah atau promosi sementara, mengubah hubungan nasabah dari sekadar transaksional menjadi kemitraan spiritual.

Panduan Ibadah Harian
Selain kewajiban-kewajiban besar, BSya juga memperhatikan ritme ibadah harian. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur-fitur gaya hidup yang mendukung spiritualitas sehari-hari, seperti Jadwal Salat yang akurat berdasarkan lokasi pengguna dan Arah Kiblat terintegrasi yang presisi.

Kehadiran fitur-fitur ini merupakan bukti komitmen holistik BSya untuk benar-benar “menemani langkah” nasabah dalam setiap aspek kehidupan mereka, memperkuat pesan bahwa BSya adalah mitra kehidupan yang utuh, bukan sekadar utilitas keuangan.***

BPBD Catat Sebanyak 497 Warga Terdampak Gempa Bumi 3,8 M di Bogor

0

Bogordaily.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 497 warga terdampak gempa bumi swarm Sukabumi-Bogor.

Sebelumnya diketahui, gempa dengan 3,8 magnitudo mengguncang wilayah Bogor-Sukabumi pada Minggu 21 September 2025 sekitar pukul 23.15 WIB.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani mengungkapkan, berdasarkan kaji cepat ada dua Kecamatan yang terdampak gempa bumi, yakni Kecamatan Pamijahan, dan Leuwiliang.

“Ada dua kecamatan, Leuwiliang dan Pamijahan,” kata Adam kepada wartawan, Senin 22 September 2025.

Adapun, untuk data sementara di Kecamatan Leuwiliang, yakni Desa Purasari ada 253 Jiwa atau 96 KK yang terdampak.

Kemudian, Kecamatan Pamijahan, yakni Desa Purwabakti ada sebanyak
32 jiwa 10 KK. Sementara itu, sebanyak 194 jiwa telah kembali ke rumahnya masing-masing.

“RW 10 terdapat 194 jiwa 62 KK sudah kembali di rumah masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Adam, saat ini pihaknya membutuhkan terpal dan tenda untik kebutuhan warga yang mengungsi.

“Kebutuhan masyarakat terpal dan tenda,” ungkap Adam.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari bmkg.go.id, terjadi lima kali gempa yang dekat dengan wilayah Bogor. Kekuatan gempa dimulai dari 2.6 Magnitudo hingga 4.0 Magnitudo.

Mulai Sabtu, 20 September pukul 23.47 WIB, gempa dengan kekuatan 4.0 Magnitudo dan punyl 23.56 WIB terjadi gempa susulan sebesar 3.0 Magnitudo.

Lalu, pada Minggu 21 September, terjadi pada 00.22 dini hari dengan kekuatan 2.6 Magnitudo dan terdapat susulan pada 01.59 dengan gempa sebesar 3.8 Magnitudo, lalu pada Minggu sore, sekitar pukul 16.23 gempa kembali terjadi dengan kekuatan 3.8 Magnitudo.

(Albin Pandita)

Saling Jual Beli Serangan, Persikad Depok Imbang Atas Sriwijaya FC 3-3 di Stadion Pakansari

0

Bogordaily.net – Persikad Depok harus puas berakhir imbang atas Sriwijaya FC dalam lanjutan pertandingan pekan ke-2 Pegadaian Liga 2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin 22 September 2025.

Dalam pertandingan tersebut, kedua tim saling jual beli serangan. Tim tuan rumah Persikad Depok bermain dominan menyerang sejak pluit awal dibunyikan terhadap pertahanan tim tamu Sriwijaya FC.

Persikad berhasil menciptakan gol pertama pada menit ke 32” lewat tendangan keras pemain nomor 10 Enzo Nicolas Jacques yang tidak dapat ditepis oleh kiper Sriwijaya FC 1-0 Persikad Depok unggul.

Kemudian, pada menit 35” tim tuan rumah Persikad Depok kembali mencetak gol dan menggandakan keunggulan, lewat pemain nomor punggung 14 Imus Wiranda dengan sepakan mendatarnya.

Persikad Memimpin Laga

Tim tamu yang tertinggal 2 gol tidak mau tinggal diam, dan langsung melancarkan serangan terhadap pertahanan Persikad Depok.

Hasilnya, pada menit ke 43” tim Sriwijaya FC berhasil memperkecil kedudukan, lewat tendangan terukur dari luar kotak penalti oleh pemain nomor punggung 8 Nugroho Fatchur Rohman. 2-1 Sriwijaya FC memperkecil angka.

Tak berselang lama, tim tamu Sriwijaya FC kembali menggandakan keunggulan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit 45+1”, lewat sepakan dari pemain nomor punggung 80 Al Muzani.

Hingga peluit babak pertama dibunyikan, tak ada gol kembali yang tercipta dan skor imbang 3-3 menutup laga babak pertama.

Pertandingan dilanjutkan pada babak kedua, tim tuan rumah Persikad Depok langsung melancarkan serangan ke pertahanan Sriwijaya FC.

Hasilnya gol cepat tercipta, pada menit ke 48” pemain nomor punggung 37 Bil’Asqan Hi Tenang, berhasil menceploskan bola ke dalam gawang dari Sriwijaya FC. 3 – 2 Persikad Depok kembali unggul.

Pertandingan kembali sengit, tim tamu Sriwijaya FC yang tertinggal kembali menyamakan kedudukan pada menit 71” lewat sepakan dari pemain nomor 7 Hamzah Depa, yang tak bisa, ditepis kiper Persikad Depok. 33 pertandingan semakin sengit.

Namun, hingga pluit panjang dibunyikam tidak ada gol kembali yang tercipta. Sehingga membuat skor sama kuat 3-3 menutup laga antara Persikad Depok menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

(Albin Pandita)

Bupati Bogor Rudy Susmanto Dukung Garudayaksa FC Bermarkas di Stadion Pakansari

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendukung klub Garudayaksa FC untuk bermarkas di Stadion Pakansari, Cibinong dalam mengarungi pertandingan Liga 2 Pegadaian tahun 2025-2026.

Menurut Rudy, Garudayaksa FC adalah salah satu tim sepak bola yang dibentuk oleh tokoh tokoh berpengaruh di wilayah Kabupaten Bogor.

“Ini adalah tim binaan tokoh² panjang yang ada di Kabupaten Bogor, ada Garudayaksa FC,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Senin 22 September 2025.

Rudy menjelaskan, saat ini manajemen tim ini telah mengajukan surat perizinan kepada Pemkab Bogor untuk menjadikan Stadion Pakansari sebagai home base.

“Garudayaksa FC telah mengajukan surat kepada Pemkab Bogor untuk menjadikan Stadion Pakansari sebagai home base,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Rudy, kehadiran klub ini dapat memicu kembali antusiasme masyarakat Kabupaten Bogor terhadap sepakbola sebagai ajang rekreasi dan hiburan masyarakat.

“Kita melihat olahraga bukan hanya sebatas olahraga, bukan hanya sebatas hobi tapi ini merupakan sarana rekreasi hiburan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Selain itu, pihaknya sebagai pejabat daerah akan senantiasa mendukung kemajuan olahraga di wilayah Kabupaten Bogor, salah satunya dengan pembenahan infrastruktur.

“Tentunya kami pelayan masyarakat Kabupaten Bogor dengan melayani masyarakat sebaik²nya dan infrastruktur keolahragaan kami sempurnakan dan lengkapi bersama sama,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

DPKPP Kabupaten Bogor Bakal Mempercantik Sejumlah Setu Hingga Jalan di Kawasan Cibinong Raya

0

Bogordaily.net – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten (DPKPP) Kabupaten Bogor bakal mempercantik sejumlah setu dan jalan di sekitar kawasan Cibinong Raya.

Kepala DPKPP Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya tengah fokus mengikuti arahan dari Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk pembenahan infrastruktur.

Salah satunya dengan pembenahan fasilitas publik yakni jalan raya, maupun setu yang ada di kawasan Cibinong Raya.

“Kita banyak yang harus kita lakukan pembenahan, bukan hanya di jalan tegar beriman, di jalan tegar beriman kita sedang berupaya memperindah Cibinong situ plaza,” kata Eko kepada wartawan, Senin, 22 September 2025.

Menurut Eko, pihaknya juga saat ini tengah mempercantik salah satu ikon Kabupaten Bogor yakni Lawang kori yang diperkirakan akan segera rampung.

“Kemudian lawang Kori dan tamannya, mudah mudahan di akhir tahun ini sudah selesai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eko menambahkan, sejumlah setu di kawasan Cibinong Raya yang dinilai belum rapi akan turut dibenahi oleh Pemkab Bogor.

“Beberapa tempat di setu Cibinong, setu Cikaret juga akan kita benahi dan akan kita tata agar lebih rapi lagi,” ungkap Eko.

(Albin Pandita)

Devano Danendra Comeback dengan Album Baru ‘Nanti Pasti Kan Ada’, Rilis di Hari Ultah ke-23

0

Bogordaily.net – Setelah dua tahun vakum, Devano Danendra akhirnya kembali meramaikan industri musik Tanah Air.

Putra penyanyi dangdut Iis Dahlia itu siap merilis album baru bertajuk “Nanti Pasti Kan Ada” pada 23 September 2025, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-23.

Album ini berisi 14 lagu yang menggambarkan perjalanan hidup Devano. Salah satunya, “Rumah?”, sudah lebih dulu dirilis pada 22 Agustus 2025.

Lagu tersebut ditulis Devano saat masih SMP, sebagai bentuk ekspresi kerinduan terhadap kehangatan rumah yang tak lagi bisa ia sandarkan.

Lagu Romantis untuk Baila Fauri

Tak hanya mengangkat kisah personal, Devano juga menyelipkan karya spesial untuk kekasihnya, Baila Fauri dari grup no na.

Lewat Instagram, ia membocorkan potongan lagu berjudul “Bendera Merah (Red Flag)” yang penuh makna romantis.

“Ini salah satu track favorit saya di album. Lagu ini saya tulis buat Baila Fauri,” tulis Devano dalam unggahan, Jumat lalu.

Hubungan Devano dan Baila sendiri telah terjalin sejak 2022. Meski harus menjalani LDR karena kesibukan Baila di Amerika Serikat, keduanya masih terlihat mesra hingga kini.

Tracklist Album Devano Danendra

Selain “Rumah?” dan “Bendera Merah (Red Flag)”, album “Nanti Pasti Kan Ada” juga menghadirkan 12 lagu lain, di antaranya:

Intro – Pulang dan Kembali
Tak Tersampaikan
Percaya
Tulis Lagi Untukmu
Waktu untuk Bicara
Raut Wajahmu
Surat Hati
Tuhan, Bagaimana Jika Aku Meninggal
Janji
Beribu Cerita (Dongeng)
Akhir Tulisan

Album ini dijadwalkan rilis serentak di platform musik digital tepat pukul 00.00 WIB, 23 September 2025.

Comeback ini menjadi langkah penting bagi Devano, yang kini semakin matang dalam menulis lagu dan mengolah pengalaman hidup menjadi karya musik.***

Ikuti Arahan Pusat, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Pastikan tidak ada Anggota Dewan Gunakan Strobo

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara memastikan tidak ada anggota legislatif di Kabupaten Bogor yang menggunakan lampu strobo maupun sirine pada kendaraan pribadi.

Hal tersebut menyusul imbauan Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara terkait pembatasan penggunaannya.

Menurutnya, DPRD Kabupaten Bogor siap mematuhi arahan pemerintah pusat maupun kepolisian terkait penggunaan strobo yang kerap disalahgunakan di jalan raya.

“Apapun itu apalagi dari Presiden langsung atau dari Mensesneg, kami pastikan sudah akan mengikuti imbauan-imbauan tersebut,” kata Sastra, Senin 22 September 2025.

Ia menambahkan, kebijakan pembekuan penggunaan strobo dan sirine oleh Kakorlantas Polri menjadi acuan yang wajib ditaati oleh pejabat di daerah.

“Ya tentu kami di daerah, khususnya di Kabupaten Bogor akan mengikuti aturan-aturan itu,” jelasnya.

Kemudian, ia memastikan seluruh anggota DPRD tidak ada yang menggunakan perlengkapan tersebut, termasuk dirinya sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah.

“Kita pastikan tidak ada. Pokoknya kalau tidak mau telat ya berangkat lebih cepat,” ujar Sastra.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo membeberkan bahwa Kemensetneg telah menerbitkan Surat Edaran terkait penggunaan sirine dan strobo bagi pejabat publik. Menurutnya, fasilitas tersebut tidak boleh digunakan melampaui batas kewajaran.

“Jangan digunakan untuk sesuatu yang melampaui batas-batas wajar dan tetap kita harus memperhatikan serta menghormati pengguna jalan yang lain,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Ia menekankan, meskipun aturan memperbolehkan penggunaan lampu sirine untuk efektivitas waktu pada kondisi tertentu, pejabat wajib memperhatikan kepatutan dan ketertiban masyarakat.

“Bukan berarti menggunakan fasilitas tersebut semena-mena atau semau-maunya,” ujarnya.

Sebagai teladan, Prasetyo mencontohkan Presiden Prabowo Subianto yang tetap mengikuti aturan lalu lintas dalam aktivitasnya sehari-hari.

“Bapak Presiden sering ikut bermacet-macet, kalau pun lampu merah juga berhenti, ketika tidak ada sesuatu yang sangat mendesak. Semangatnya itu yang harus dicontoh,” tuturnya.(Albin)

Gegerkan Warga Cibuluh, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Kosong

0

Bogordaily.net – Warga Kampung Cibuluh, RT05/RW08, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, digemparkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas pada Senin 22 September 2025.

Jasad tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB setelah warga mencium bau menyengat dari kebun kosong.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena gantung diri.

Ciri-ciri korban, rambut ikal, kulit sawo matang, jaket hitam, kaos hitam, celana jeans panjang hitam dan sandal slop merk diadora warna coklat.

“Kondisi korban ditemukan sudah membengkak, wajah tidak utuh akibat digerumuti belatung, serta tubuh menghitam. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar lima hari hingga satu minggu sebelum ditemukan,” katanya.

Warga sekitar mengaku tidak mengenali korban. Polisi memastikan bahwa korban bukan warga setempat. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.

Jenazah telah dievakuasi ke RSUD Ciawi oleh tim Dokes Polresta Bogor Kota untuk dilakukan visum luar. Polisi bersama tim Inafis masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan motif peristiwa ini.(Ibnu Galansa)

Manfaatkan KUR BRI, Pedagang Nanas Ini Sukses Kembangkan Produk Olahan yang Diminati Pasar

0

Bogordaily.net – Berawal dari usaha keluarga, Nadi Sugiharto telah menjalankan usaha buah ‘Nanas Nadi’ sejak 1993 di Pasar Tradisional SMEP, Bandar Lampung.

Konsistensi yang ia jaga selama lebih dari tiga dekade membuat usahanya terus eksis dan dipercaya pelanggan hingga saat ini.

Nadi menuturkan, dari sebuah lapak sederhana, ia fokus menjual nanas lokal yang dikenal manis dan segar. Meski berbagai tantangan datang silih berganti, ia tidak pernah menyerah.

Justru, seiring waktu, ia pun berinovasi mengolah nanas menjadi beragam olahan, seperti bahan petisan dan selai, yang memiliki daya simpan lebih lama guna memperpanjang umur simpan produk.

“Awal saya jual buah-buahan segar dan mulai mencoba produk olahan dari nanas. Kemudian, saya berpikir agar usaha saya bisa berkembang lebih besar lagi. Selain menawarkan ke pembeli perorangan, saya juga mencoba untuk memasok ke restoran, hotel, dan toko roti,” jelas Nadi.

Titik penting kesuksesan perjalanan usaha Nadi pun terjadi pada 2020, ketika ia memperoleh pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.

Dukungan permodalan tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasar.

“Tahun 2020, saya coba pinjam KUR sebesar Rp50 juta, kemudian yang kedua naik jadi Rp65 juta. Prosesnya mudah, dan karena pembiayaan ini, usaha saya semakin berkembang. Produksi meningkat, omzet naik, pelanggan bertambah, dan produk kami makin dikenal. Harapan saya, usaha ini bisa terus maju dan memberi manfaat lebih luas,” ujar Nadi Sugiharto.

Lebih lanjut, kini Nadi terus memanfaatkan layanan digital BRI untuk menunjang kelancaran usahanya.

Melalui aplikasi BRImo, ia mengelola keuangan dengan lebih teratur, mulai dari mengecek saldo, melakukan transfer, hingga membayar berbagai kebutuhan usaha. Ia pun mengandalkan QRIS agar proses pembayaran pelanggan menjadi praktis, cepat, dan aman.

Di samping itu, pertumbuhan usaha milik Nadi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Dia mengungkapkan dari semula bisnisnya hanya dikelola sendiri, kini Nadi mampu membuka lapangan kerja dengan melibatkan sejumlah karyawan tetap.

Bahkan, pada periode Ramadan ketika permintaan melonjak, jumlah pekerja bisa bertambah hingga 15 orang.

“Alhamdulillah, usaha ini bukan hanya bermanfaat bagi keluarga saya, tapi juga bisa memberi peluang kerja bagi warga sekitar. Setiap kali permintaan meningkat, saya bisa mengajak lebih banyak orang untuk membantu,” tutur Nadi.

Sebagai informasi, hingga akhir Agustus 2025 BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp114,28 triliun kepada 2,5 juta debitur UMKM. Penyaluran KUR BRI ini setara dengan 65,31% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025, yaitu sebesar Rp175 triliun.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa perluasan akses pembiayaan terus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa pembiayaan yang disalurkan dapat menghasilkan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.

“KUR merupakan instrumen strategis dalam memperluas pembiayaan produktif yang berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Penyaluran yang tepat sasaran akan mendorong produktivitas, mendukung keberlanjutan usaha, serta membuka peluang kerja yang lebih luas. BRI pun terus konsisten untuk mendorong UMKM dapat menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Akhmad.***

Ayah Liza Natalia Meninggal Dunia, Doa dan Ucapan Duka Mengalir Deras

0

Bogordaily.net – Kabar duka menyelimuti keluarga artis sekaligus instruktur senam kondang, Liza Natalia. Sang ayah tercinta, Syamsul Rizal bin Ahmad Rojali, meninggal dunia pada Minggu 21 September 2025 pukul 20.35 WIB.

Kabar berpulangnya ayah Liza dibagikan melalui unggahan Instagram Story Yusuf Hasnoputro. Dalam pengumuman tersebut tertulis bahwa almarhum disemayamkan di rumah duka Jl. Tanjung Duren Utara VIII No. 164, Jakarta Barat.

“Innalillahi wainnailayhi roji’un. Dengan penuh duka cita kami sampaikan bahwa ayahanda kami, Syamsul Rizal bin Ahmad Rojali, telah berpulang ke rahmatullah,” demikian isi kabar duka yang dibagikan keluarga.

Tak butuh waktu lama, unggahan itu langsung dibanjiri ucapan belasungkawa dari rekan, sahabat, hingga warganet.

“Innalillahi wainnailayhi roji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fuanhu, semoga wafat dalam keadaan husnul khotimah. Turut berduka cita sedalam-dalamnya,” tulis salah satu netizen.

“Turut berduka ya sayang. Semoga amal ibadah papa diterima di sisi Allah SWT, dan kamu sekeluarga diberi ketabahan,” komentar lainnya.

Kepergian sang ayah menjadi kehilangan mendalam bagi Liza Natalia dan keluarga. Banyak doa dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.***